JMS. Tahun. Vol. 1 (No. , pp. Jurnal Matematika & Sains Kompleks YPP Al Fattah Siman Sekaran Lamongan METODE PERBANYAKAN Azotobacter sp. DENGAN MEDIA CAIR DI KANTOR KOORDINATOR PTPH BOJONEGORO Nur Maulidah1. Fita Fitriatul Wahidah2* 1,2 Program Studi Biologi. Universitas Billfath. Lamongan. Corresponding Author : *085771922797. agro97@gmail. Abstract This study aimed to determining how the production process of Azotobacter sp. using liquid media as the biological agent of Azotobacter sp. Azotobacter sp. is a nitrogen fixing bacteria as fertilizer of soil. Azotobacter sp. including natural biological agents that are environmentally. The process production of the biological agent was used liquid media from soybean which carried out in the coordinator office of PTPH bojonegoro. The result showed that propagation of Azotobacter sp. can be done with the stages of making bacterial isolation on Natrium Agar (NA) and making liquid media with soybean . ased ingredient. The calculation method using the TPC method is done by counting the number of bacterial colonies that appear on the petridish. From the results of the calculation of the TPC the average number is 3,8 x 108, showed that is feasible to be used as an effective growth regulator fertilizer. Keyword : Biofertilizer. Azotobacter sp. TPC (Total Plate Coun. How to cite: Maulidah. Wahidah. , . Metode Perbanyakan azotobacter sp. dengan Media Cair di Kantor Koordinator PTPH Bojonegoro. JMS (Jurnal Matematika dan Sain. , 1. , pp. PENDAHULUAN Penggunaan bahan-bahan kimia dalam pertanian hingga saat ini masih terusmenerus dilakukan oleh para petani. Bagi petani sudah menjadi suatu kewajiban untuk menggunakan pupuk dan pestisida yang berbahan kimia . on organi. Sedangkan di sisi lain pemerintah selalu menekankan PHT (Pengendalian Hama Terpad. Salah satu tindakan yang menerapkan PHT adalah dengan penggunaan pupuk organik yang berasal dari agen hayati (Harsono, 2. Agen hayati adalah pengolahan suatu organisme tertentu baik itu bakteri, cendawan, nematoda, dan protozoa yang dapat perkembangan hama penyakit organisme pengganggu tanaman (Estuningtyas, 2. Agen hayati termasuk alternatif yang baik untuk mengurangi ketergantungan dan bahan yang digunakan termasuk bahan organik yang diolah menjadi anorganik bagi tanaman untuk menyerap nitrogen serta melarutkan fosfat untuk meningkatkan unsur hara yang E ISSN 2775-0671 P ISSN 2775-2631 Metode Perbanyakan Azotobacter sp. tersedia di dalam tanah (Firdausi & Muslihatin, 2. Azotobacter sp. adalah salah satu agen hayati alami. Azotobacter sp. pengikat nitrogen yang ada pada tubuhnya dan disebar pada tanah. Azotobacter sp. mengikat nitrogen diudara secara bebas, pengikatan nitrogen juga dapat menyuburkan tanaman selain itu Azotobacter sp. juga dapat menjadi patogen bagi tanaman untuk pertumbuhan dan hasil tanaman. Azotobacter sp. penambat nitrogen dapat meningkatkan penyerapan mineral, mengurangi kerusakan yang diakibatkan cuaca, tanaman tahan terhadap penyakit (Rahmi, 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses produksi Azotobacter dengan menggunakan media cair dengan bahan utama kedelai. Selain itu dilakukan perhitungan koloni bakteri untuk uji kelayakan Azotobacter sp. di lapang. Metode perhitungan menggunakan TPC (Total Plate Coun. METODEPENELITIAN Alat dan Bahan Alat. Alat tulis, buku catatan, kamera, jas laboratorium. Tabung Reaksi. Gelas Beker. Hot Plate. Rak Tabung. Bunsen. Corong. Galon. Autoklav. Kapas. Plastik werb. Tali Karet. Alat Fermentor. Kompor Gas. Timbangan Analitik. Panci. Saringan. Cawan Petri, vortex maxer, magnetic stirrer, blue tip, kertas label, mikropipet, jarum OSE. LAF (Laminar Air Flo. , pipet filler. Bahan. Isolate bakteri Azotobacter sp. (F. , media NA (Natrium Aga. miring, kedelai, susu sachet atau susu skim, gula pasir, media PCA (Plate Count Aga. , aquades. Metode Perbanyakan Proses pembuatan agen hayati Azotobacter sp. yang dilakukan di Kantor Koordinator PTPH Bojonegoro secara in vitro, dimulai dari pembuatan media NA (Natrium Aga. kemudian disterilkan menggunakan autoklav, tahapan selanjutnya adalah streak bakteri ke dalam tabung reaksi yang sudah ada media NA(Natrium Aga. miring, setelah itu di inkubasi di dalam inkubator selama 2 hari. Isolat Azotobacter sp. selanjutnya siap dibiakkan dalam media cair, kemudian dilakukan proses pengenceran dan perhitungan TPC (Total Plate Coun. JMS (JurnalMatematika dan Sain. Nur Maulidah. Fita Fitriatul Wahidah Analisis Data Data didapat dari hasil pengamatan langsung di laboratorium. Data dianalisis secara deskriptif yang kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan foto HASIL DAN PEMBAHASAN Metode Perbanyakan Azotobacter sp. pada Media Cair Terdapat berbagai macam cara atau metode dalam perbanyakan agen hayati. Pada penelitian ini metode perbanyakan yang digunakan adalah dengan menggunakan media cair yang berbahaan dasar kedelai. Setelah bakteri Azotobacter sp. dibuat di media NA (Natrium Aga. dan siap untuk dibiakkan maka tahapan selanjutnya adalah proses pembuatan media cair. Tahapan pembuatan media cair diuraikan sebagai berikut: Kedelai direbus dengan air dan dicampur susu kental manis atau susu skim, gula pasir dilarutkan kedalam air mendidih kemudia sari kedelai disaring dan dimasukkan ke dalam galon yang berisi 9 liter air. Dua isolat bakteri Azotobacter sp. dimasukkan ke dalam galon kemudian galon ditutup serta diberi selang yang sudah disambungkan dengan alat fermentor selama 5 hari. Disiapkan 9 tabung reaksi dan diisi dengan aquades sebanyak 9 ml. Kemudian ditutup dan dimasukkan kedalam plastik ukuran 1 kg untuk disterilisasikan menggunakan autoklav. Untuk pembuatan media PCA(Plate Count Aga. : di takar 22,5 gram dan dicairkan dengan aquades 1 liter/ 1000 ml. Pengenceran: diambil sample agen hayati 1 ml dengan mikropipet dan dicampurkan pada tabung reaksi yang sudah berisi aquades 9 ml, diaduk menggunakan vortex maxer agar tercampur rata. Dari tabung pertama di ambil 1 ml untuk dicampurkan pada tabung kedua dan seterusnya sampai pengenceran ke Sembilan. Saat pengenceran dari tabung reaksi ke 5,7 dan 9 di ambil 1 ml dan di tempatkan pada cawan petri. Setelah media PCA sudah siap lalu dituangkan pada cawan petri yang sudah berisi pengenceran tadi dengan dicampurkan secara melingkar bentuk angka dari pengenceran yang bercampur dengan media PCA tersebut, setelah selesai diberi plastik werb, setelah dingin media yang ada di cawan di balik dan di letakkan di LAF(Laminar Air Flo. selama 2 hari (Yunita et al. , 2. Volume 1. No. Agustus 2021, pp. Metode Perbanyakan Azotobacter sp. Perhitungan TPC (Total Plate Coun. Dari perhitungan TPC (Total Plate Count ) ini ditentukan dengan rumus sebagai berikut: Koloni per ml atau per gram = jumlah koloni pada cawan X 1 faktor pengenceran Dari rumus diatas bisa disimpulkan hasil sebagai berikut: Tabel 1. Hasil perhitungan koloni Azotobacter sp. Pengenceran Jumlah Pengenceran 105 Pengenceran 107 Pengenceran 109 Menurut tabel diatas jumlah rata-rata dari pengenceran adalah: = 0, 74 y 107 76 y 107 =38, 37 y 107 = 3,8 y 108 Perhitungan koloni dilakukan menggunakan AuStandart Plate CountAy dengan cara menghitung dari cawan serta memilih jumlah koloni yang ada di sample yang layak untuk diaplikasikan (Soesetyowati & Azizah, 2. Hasil tabel 1 diatas menunjukkan bahwa produksi agen hayati Azotobacter sp. layak untuk di aplikasikan di lapang sebab jumlah rata- rata 3,8 x 108 sudah mencapai jumlah rata Ae rata efektifitas uji ke tanaman. Efektifitas yang digunakan para petani biasanya dengan jumlah rata Ae rata 1010/ 108. Hasil dari pengenceran di atas menunjukkan hasil yang berbeda dari pengenceran ke 5,7 dan pengenceran ke 9, dari perbedaan di atas bisa disimpulkan adanya faktor persiapan medium dan inkubasi yang tidak sama dapat menghasilkan jumlah mikroba yang berbeda. Hasil pengenceran ke 9 tidak termasuk rata Ae rata dikarenakan perhitungan ke9 menunjukkan hasil terendah sehingga ditulis kurang dari 30. Perhitungan ke-9 menunjukkan hasil negatif, sehingga tidak layak digunakan. Perhitungan bakteri yang berukuran 0,5 - 5AAm bisa menggunakan TPC (Total Plate Coun. untuk mengetahui kualitas dan hygiene pada suatu produk yang akan dihasilkan (Sukmawati. Adapun keunggulan TPC (Total Plate Coun. adalah untuk menghitung semua JMS (JurnalMatematika dan Sain. Nur Maulidah. Fita Fitriatul Wahidah jumlah sel yang ada pada cawan, sel yang hidup serta jenis mikroba lain yang ada didalamnya, karna koloni yang terbentuk berasal dari satu sel maka koloni tersebut juga dapat digunakan sebagai isolasi mikroba (Maiti & Bidinger, 1. Sedangkan ukuran jamur/cendawan yang terlalu kecil berukuran 3 AAm, cara perhitunganya menggunakan haemocytometer yang diamati melalui mikroskop untuk menghitung sel cendawan yang ada (Mahreni & Suhenri, 2. SIMPULAN DAN SARAN Perbanyakan Azotobacter sp. dapat dilakukan dengan tahapan pembuatan isolate bakteri pada agar miring (NA) dan pembuatan media cair dengan bahan dasar kedelai. Adapun cara perhitungan menggunakan metode TPC dilakukan dengan tahapan menghitung jumlah koloni bakteri yang tampak pada cawan petri. Dari hasil perhitungan TPC jumlah rata- rata 3,8 . 108 sehingga layak untuk dijadikan pupuk pengatur tumbuh yang efektif. Saran.