Analisis Hasil Simulasi Penurunan Andongan Konduktor AC3 Menggunakan CCP Webbase Terhadap Pengukuran Andongan Sutt 150kV BKSAM-Lahat Febby Perwiro Utomo1*. Kurnia Oktareza1 PT PLN (Perser. UPT Bengkulu. Jl. Jawa No. Suka Merindu. Kec. Sungai Serut. Kota Bengkulu. Bengkulu 38115 Email: febby@pln. ABSTRACT SUTT 150kV Bukit Asam - Lahat, is one of the main lines that are the backbone of Sumatra's The reliability of server conditions is highly dependent on the quality of the transmission system and its supporting equipment. The ability to maintain the reliability of equipment in a range system greatly affects the quality of the electric current, so minimizing the potential for ENS (Energy Non-Serv. to appear in an electrical system is a must. Conductor wire as the main component of HVAC (High Voltage Alternating Curren. in transmission lines has a major influence on the reliability of operation of a transmission system. One of the internal factors that disrupt electrical energy is a decrease in the way of a conductor, causing the safe distance between the conductor and surrounding objects to decrease. For this reason, it is necessary to take preventive measures to analyze the potential for a decrease in the way of a conductor and to prevent disturbances that have occurred from happening again. CCP (Conductor Comparison Progra. from CTC Global has the ability to project the sag of a conductor using load capacity parameters. For this, a comparison is required between field measurements to test the percentage of similarity between simulation calculations and real conditions in the field. Keywords: Conductro. Transmission. Pollutants. Reliability, system. ENS. CCP ABSTRAK SUTT 150kV Bukit Asam - Lahat, is one of the main lines that are the backbone of Sumatra's The reliability of server conditions is highly dependent on the quality of the transmission system and its supporting equipment. The ability to maintain the reliability of equipment in a range system greatly affects the quality of the electric current, so minimizing the potential for ENS (Energy Non-Serv. to appear in an electrical system is a must. Conductor wire as the main component of HVAC (High Voltage Alternating Curren. in transmission lines has a major influence on the reliability of operation of a transmission system. One of the internal factors that disrupt electrical energy is a decrease in the way of a conductor, causing the safe distance between the conductor and surrounding objects to decrease. For this reason, it is necessary to take preventive measures to analyze the potential for a decrease in the way of a conductor and to prevent disturbances that have occurred from happening again. CCP (Conductor Comparison Progra. from CTC Global has the ability to project the sag of a conductor using load capacity parameters. For this, a comparison is required between field measurements to test the percentage of similarity between simulation calculations and real conditions in the field. Kata kunci: Conductro. Transmission. Pollutants. Reliability. System. ENS. CCP PENDAHULUAN SUTT 150kV Bukit Asam-Lahat merupakan salah satu aset dari PT PLN (Perser. Unit Induk Penyaluran Dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera. Unit Pelaksana Transmisi (Bengkul. Unit Layanan Transmisi Dan Gardu (ULTG) Lahat yang berlokasi di Kabupaten Muara Enim. Provinsi Sumatera Selatan. Sebagai salah satu jalur backbone pada sistem kelistrikan Sumatera Jalur ini menghubungkan dua kabupaten di Sumatera Selatan yaitu kabupaten Muara Enim dan Lahat. Sistem penyaluran pada sistem sumatera membentang dari Prov. Aceh s/d Bandar Lampung dengan total panjang saluran transmisi sepanjang ribuan kms, khususnya untuk segment Bukit Asam Ae Lahat panjangnya /- 90 kms. Jalur ini memiliki pengaruh yang penting terhadap penyaluran energy listrik dari pembangkit yang ada di Subsistem Sumatera Bagian Selatan (Sumbagse. terutama energy yang di bangkitkan pada PLTU Bukit Asam untuk disalurkan sesuai dengan arah permintaan beban (Load Flo. sesuai dengan merit order yang berlaku. PLN UIP3B Sumatera sebagai salah satu bagian dari PLN Group yang diberikan wewenang untuk mengelola dan menjaga kesinambungan kelistrikan seSumatera memiliki kewajiban untuk peduli dan mencegah setiap potensi bahaya yang akan menimbulkan gangguan pada saat ini ataupun masa yang akan datang. Kondisi kelistrikan diakui merupakan salah sistem yang dibuat untuk memiliki sensitifitas yang tinggi pada gangguan sehingga memberikan kondisi yang rentan dari sisi teknis. Gangguan yang menyebabkan munculnya ENS seperti trip pada PMT di bay PHT pada Gardu Induk PLN dapat dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal peralatan. Faktor internal seperti material utama dan material pendukung sedangkan untuk eksternal, peralatan gangguan yang muncul dapat berasal dari gardu induk maupun saluran transmisi yang terbentang antar gardu induk (GI). Pada tulisan kali ini masalah yang diangkat dibatasi pada masalah internal pada saluran transmisi yang membentang antara GI Bukit Asam ke GI Lahat. Secara spesifik nanti akan dibahas Root Cause Problem Solve (RCPS) dari penyebab muncul ENS pada suatu jaringan transmisi. Salah satunya ialah penuruan andongan konduktor AC3 yang disebabkan reaksi dari turunnya kemampuan menahan tegangan listrik pada konduktor yang mengalir pada saat itu (N-1 tidak terpenuh. , akibatnya konduktor menyentuh ranting pohon terdekat dan menyebabkan gangguan pada proses METODE/PERANCANGAN PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian kali ini ialah metode kuantitatif deskriptif dengan cara pengumpulan data, survei lapangan dan perhitungan terkait dengan kondisi dan kebutuhan data yang akan digunakan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengukuran andongan di lapangan. Sedangkan untuk perhitungan data potensi penurunan andongan pada konduktor AC3 terkait menggunakan tools perhitungan CCP Webbase dan juga perumusan dengan menggunakan regresi linear untuk melihat perbandingan data proyeksi hasil pengukuran di lapangan terhadap simulasi menggunakan program CCP. Pengumpulan Data & Kegiatan Pengukuran Andongan Menggunakan Ranging Meter Untuk melihat kondisi terkini di lapangan maka dilaksanakan pengukuran andongan yang dilakukan oleh penanggung jawab jaringan saluran transmisi ULTG Lahat. Pengukuran dilakukan untuk mengukur jarak dari andongan saat penghantar beroperasi 1 sirkit dan juga kondisi pada beban Data yang dikumpulkan berupa data hasil pemeriksaan kondisi dan pengukuran span konduktor SUTT 150kV Bukit Asam - Lahat. Skematic diagram saluran SUTT 150kV Bukit Asam Ae Lahat dapat dilihat pada gambar 1. Gambar 1. Diagaram Tower 150kV T. 001 s/d T. 138 Bukit Asam Ae Lahat Tabel 1. Data Hasil Pengukuran Sampling Andongan AC3 Segment Bukit Asam Ae Lahat Tanggal Waktu (WIB) Beban Lokasi 1 28-Sep-22 T28-T29 2 28-Sep-22 3 28-Sep-22 4 28-Sep-22 T28-T29 T28-T29 T28-T29 16-Jul-22 T68-T69 6 05-Jul-22 7 05-Jul-22 8 29-Sep-22 T68-T69 T68-T69 T68-T69 9 28-Sep-22 T69-T70 Jarak Konduktor fasa bawah ke tanah Penurunan Penurunan Line 1 Line 2 Line 1 Line 2 ACUAN PENGUKURAN ACUAN PENGUKURAN ACUAN PENGUKURAN -0,1 13,37 0,93 10 28-Sep-22 T69-T70 11 28-Sep-22 T69-T70 Sumber: Data Pengukuran Tahun 2022 Catatan: Resaging pernah dilakukan pada tanggal 1 Maret 2018 Pengolahan Data Menggunakan CPP Webbase (CTC Globa. CCP dari CTC Global merujuk pada Conductor Comparison Program yang merupakan program perbandingan konduktor. Program ini membantu pengguna untuk memilih konduktor yang sesuai dengan kebutuhan mereka dengan membandingkan karakteristik teknis dari berbagai konduktor yang tersedia. Dalam CCP CTC Global, pengguna dapat memilih berbagai parameter konduktor, seperti diameter, berat, luas penampang, tahanan, dan lainnya, dan membandingkan konduktor-konduktor yang memenuhi parameter-parameter tersebut. CCP CTC Global dilengkapi dengan database yang terus diperbarui dan dapat digunakan secara online melalui situs web CTC Global. CCP (Conductor Comparison Progra. dari CTC Global berguna untuk membandingkan karakteristik berbagai jenis konduktor dan menentukan konduktor yang paling sesuai untuk suatu aplikasi tertentu. Dalam hal perhitungan andongan pada konduktor. CCP dapat membantu memilih jenis konduktor yang paling tepat berdasarkan parameter seperti jenis dan ukuran konduktor, lingkungan, dan kondisi operasi. CCP menggunakan model matematis untuk memprediksi karakteristik konduktor, seperti andongan, ketegangan, dan tegangan jatuh, berdasarkan parameter yang diinputkan. Dalam hal perhitungan andongan. CCP dapat memberikan estimasi andongan pada suhu operasi dan beban tertentu untuk berbagai jenis konduktor, sehingga memudahkan dalam pemilihan konduktor yang tepat untuk suatu aplikasi. Dari data hasi pengukuran dan simulasi data menggunakan CCP Webbase, maka diperoleh data perkiraan penurunan andongan pada SUTT 150kV Lahat - Bukit Asam sebagai Tabel 2. Data Hasil Pengolahan Data Penurnan Andongan menggunakan CCP Webbase CCP WEBASE No Tanggal Jam Beban SAG SAG T. 69SAG 1 03-Feb-23 13. 10,16 6,83 16-Jul-22 11. 9,17 5,95 5,77 05-Jul-22 15. 7,72 05-Jul-22 20. 11,52 7,74 7,41 5 28-Sep-22 17. 11,44 7,83 7,25 6 28-Sep-22 17. 11,35 7,76 7,17 7 28-Sep-22 18. 12,01 8,07 7,43 8 28-Sep-22 19. 11,98 8,04 9 28-Sep-22 19. 11,98 8,04 Sumber: Hasil pengolahan data menggunakan tools CCP Webbase . Untuk selanjutnya data hasil pengukuran yang disimulasikan pada tabel 2 akan dibandigkan korelasinya menggunakan proses regresi linear terhadap proyeksi penurunan andongan/sagging. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada Segment BKSAM-LAHAT yang menggunakan konduktor AC3 , pada tahun 2022 terjadi 1 kali gangguan yang disebabkan penurunan andongan sehingga menyebabkan gangguan yang meluas pada subsistem SUMBAGSEL berikut detail gangguan tersebut: Tabel 3. Data Gangguan Akibat Penurunan Andongan Pada SUTT BKSAM-LAHAT NO Tanggal 04 Juli WAKTU 18:31 WIB Titik Lokasi Span T. Urutan Kejadian Dampak Trip PHT LAHAT-BKSAM #1 dan Trip PHT LAHAT-BKSAM #2 Overload ENS = 4115,8 MWh Untuk mencegah terjadinya gangguan yang serupa dikemudian hari maka harus dilakukan beberapa tindakan preventif dimulai dari menyusun mitigasi risiko untuk kemudian memetakan solusi yang harus segera diimplementasikan. Mitigasi risiko dilakukan dengan menggunakan metode RCPS (Root Cause Problem Solv. dengan hasil sebagai berikut : Tabel 4. RCPS GANGGUAN SALURAN TRANSMISI AKIBAT ANDONGAN No. Masalah Akar Masalah Penyelesaian 1 Penurunan Andongan Kondisi fisik Menjaga dan memperbaiki kondisi 2 Penurunan Jarak Penentuan desain Meninjau ulang desain dan Aman penentuan jarak aman 3 Kenaikan Beban Kapasitas Transmisi Meningkatkan kapasitas transmisi melalui penambahan konduktor atau peningkatan tegangan, serta pemantauan kondisi beban Urgensi Tinggi Tinggi Tinggi Dari tabel RCPS diatas dapat diklasifikasikan jenis gangguan pada saluran transmisi akibat penurunan andongan, dari tabel diatas diketahui bahwa penurunan andongan yang menyebabkan gangguan dikategorikan dalam kategori urgensi yang AutinggiAy, artinya harus segera diimplementasikan solusi yang sudah disiapkan. Berikut hasil perhitungan menggunakan regresi linear untuk membandingkan hasil pengukuran di lapangan terhadap hasil simulasi menggunakan CCP WEBBASE. Tabel 5. Hasil Perhitungan Menggunakan Regresi Linear Tanggal Jam Beban AKTUAL SAG SAG SAG 03-Feb10,8 16-Jul9,1 05-Jul11,5 05-Jul22 28-Sep22 11,31 28-Sep22 12,13 28-Sep22 11,85 28-Sep22 11,82 = Hasil Dari Perhitungan Regresi Linear = Span 411m . N = 2,25 Ton = Span 329m . N = 2,25 Ton = Span 314m . N = 2,1 Ton 6,93 6,13 7,49 7,58 7,08 CCP WEBBASE SAG SAG SAG 10,16 6,83 5,95 5,77 7,72 11,52 7,74 7,41 7,23 7,23 7,52 7,63 11,52 7,74 7,46 7,37 7,63 11,48 7,72 7,43 7,35 7,33 11,49 7,71 7,43 9,17 KESIMPULAN DAN SARAN Simpulan Kenaikan beban pada suatu penghantar memliki pengaruh yang signifikan terhadap kenaikan andongan pada penghantar . Berdasarkan hasil pengolahan data lapangan menggunakan regresi linear diketahui bahwa hasil simulasi data menggunakan CCP memilki memiliki tinggkat kesamaan diatas 95% sehingga layak untuk digunakan untuk memproyeksikan kenaikan andongan akibat pengaruh kenaikan beban. Saran Untuk mencegah gangguan akibat penurunan andongan dapat dilakukan pengumpulan data pada setiap segment yang memiliki kondisi healthy index yang kritis terhadap tegakan . ohon sekitar ROW) Untuk PLN agar dapat membuat CCP webbase internal yang dapat digunakan untuk seluruh unit PLN UCAPAN TERIMAKASIH Terima kasih diucapkan sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang mendukung dan memberikan informasi yang dibutuhkan dalam penyelesaian tulisan ini. Khususnya kepada Bapak DONI ADREAN, sebagai manajer UPT Bengkulu, rekan-rekan dari UPT Bengkulu dan ULTG Lahat yang sudah berkenan memberikan data sehingga dapat dipergunakan dalam tulisan ini. Penulis menyadari masih banyak dari tulisan ini yang dibisa ditelaah lebih dalam lagi, sehingga dengan adanya tulisan ini bisa membuka wawasan dan diskusi terkait masalah yang penulis paparkan pada tulisan diatas. DAFTAR PUSTAKA