Doi: https://doi. org/10. 47709/ppi. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) Vol 2 No 01. April 2024 Submitted : 2024-08-13 Accepted : 2024-08-14 Published : 2024-08-17 Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penggunaan Canva untuk Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka Imeldawaty Gultom. | Rusmin Saragih. | Emma Martina Pakpahan. STMIK Kaputam. 3Universitas Prima Indonesia imeldagultom81@gmail. com | evitha12014@gmail. com | emmamartinabr. pakpahan@unpri. Abstrak: Pelatihan peningkatan kompetensi guru dalam penggunaan Canva untuk pembelajaran berdiferensiasi di SMP Swasta Primbana Medan bertujuan untuk memperkuat keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini berangkat dari kebutuhan untuk meningkatkan kualitas materi pembelajaran dan keterlibatan siswa melalui penggunaan alat digital yang inovatif. Pelatihan ini melibatkan sesi teori dan praktik yang dirancang untuk mengenalkan fitur Canva dan aplikasinya dalam pembuatan materi ajar yang visual dan interaktif. Metodologi yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, observasi, dan analisis dokumen untuk menilai peningkatan keterampilan guru dan kualitas materi pembelajaran yang dihasilkan. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan guru dalam menggunakan Canva, yang berdampak positif pada kualitas materi pembelajaran. Guru-guru di SMP Swasta Primbana Medan kini dapat menciptakan materi yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa, yang pada gilirannya meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa. Pelatihan ini juga berhasil membentuk komunitas belajar di kalangan guru, di mana mereka saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam penggunaan Canva. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi seperti Canva dapat mendukung pembelajaran berdiferensiasi dan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dengan lebih efektif. Rencana tindak lanjut meliputi pendampingan berkelanjutan dan pengembangan modul pelatihan tambahan untuk memperkuat kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pendidikan. Kata Kunci: Canva. Pembelajaran Berdiferensiasi. Kurikulum Merdeka. Pelatihan Guru. Teknologi Pendidikan Pendahuluan Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mengakibatkan perubahan besar dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Di era digital ini, kemampuan untuk mengakses, memanfaatkan, dan mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar menjadi sebuah kompetensi yang esensial bagi para pendidik. Seperti yang diungkapkan oleh Arsyad . , penggunaan teknologi dalam pendidikan dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memperkaya konten pembelajaran, dan mendukung proses belajar yang lebih efektif serta efisien. Namun, salah satu tantangan utama dalam penerapan teknologi di dunia pendidikan adalah kesiapan tenaga pendidik dalam mengadopsi dan menggunakan alat-alat digital secara optimal. Salah satu platform desain grafis yang populer di kalangan pendidik adalah Canva, yang digunakan untuk menciptakan materi pembelajaran yang visual dan interaktif. Canva memungkinkan guru untuk Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International (CC BY-NC 4. Doi: https://doi. org/10. 47709/ppi. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) Vol 2 No 01. April 2024 Submitted : 2024-08-13 Accepted : 2024-08-14 Published : 2024-08-17 mendesain bahan ajar yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan minat siswa, yang merupakan inti dari pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan yang berfokus pada penyesuaian proses belajar mengajar sesuai dengan kebutuhan, minat, dan gaya belajar setiap siswa. Pendekatan ini sangat relevan dalam konteks Kurikulum Merdeka yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi Indonesia pada tahun 2021. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada guru dalam mengelola pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik masingmasing siswa, agar mereka dapat mencapai potensi maksimalnya. Meskipun Canva memiliki potensi besar dalam mendukung pembelajaran berdiferensiasi, tidak semua guru memiliki keterampilan yang memadai untuk mengoperasikan alat ini. Survei yang dilakukan di SMP Swasta Primbana Medan menunjukkan bahwa sebagian besar guru di sekolah tersebut belum terbiasa menggunakan Canva, khususnya dalam konteks pembelajaran berdiferensiasi. Sebagian besar guru masih menggunakan metode konvensional dalam penyampaian materi, yang sering kali tidak mampu menyesuaikan dengan beragam kebutuhan siswa. Menurut Hargreaves dan Fullan . , kesiapan dan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi adalah kunci kesuksesan implementasi kurikulum yang inovatif. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, guru tidak hanya diharapkan menguasai konten dan metode pengajaran, tetapi juga teknologi yang relevan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih adaptif dan personal. Tanpa pelatihan dan dukungan yang memadai, sulit bagi guru untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk memanfaatkan teknologi dengan efektif. Penelitian ini sangat penting karena membahas aspek kritis dalam dunia pendidikan, yaitu bagaimana meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Dalam era Kurikulum Merdeka, fokus pembelajaran tidak lagi terletak pada guru, tetapi lebih pada siswa. Oleh karena itu, kemampuan guru untuk menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan individual siswa menjadi sangat Penelitian ini berfokus pada SMP Swasta Primbana Medan, sebuah sekolah yang telah mulai mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, tetapi masih menghadapi berbagai tantangan dalam penerapannya, terutama dalam penggunaan teknologi digital seperti Canva. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu para guru di sekolah tersebut untuk lebih memahami dan menguasai penggunaan Canva, sehingga mereka dapat menciptakan materi pembelajaran yang lebih bervariasi dan menarik, yang pada akhirnya akan meningkatkan keterlibatan dan prestasi belajar siswa. Studi kasus di SMP Swasta Primbana Medan juga memberikan konteks lokal yang penting, mengingat banyak sekolah di Indonesia yang masih menghadapi kesulitan serupa dalam mengadopsi teknologi dalam pembelajaran. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan rekomendasi yang berguna bagi sekolah-sekolah lain yang menghadapi tantangan serupa. Pelatihan ini bertujuan untuk Meningkatkan kompetensi guru di SMP Swasta Primbana Medan dalam penggunaan Canva untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi, mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi oleh guru dalam memanfaatkan Canva untuk pembelajaran berdiferensiasi serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan pelatihan lanjutan atau program pendukung lainnya yang dapat membantu guru dalam memaksimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Manfaat dari pelatihan ini adalah Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Penggunaan Teknologi. Mendukung Pembelajaran Berdiferensiasi. Meningkatkan Kualitas Materi Pembelajaran. Memberikan Pengalaman Belajar yang Lebih Bermakna bagi Siswa serta Mendorong Inovasi dalam Proses Pembelajaran. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International (CC BY-NC 4. Doi: https://doi. org/10. 47709/ppi. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) Vol 2 No 01. April 2024 Submitted : 2024-08-13 Accepted : 2024-08-14 Published : 2024-08-17 Berbagai literatur terkait penggunaan teknologi dalam pendidikan, pembelajaran berdiferensiasi, dan Kurikulum Merdeka akan dijadikan sebagai acuan. Arsyad . menekankan pentingnya media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu. Hargreaves dan Fullan . menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam teknologi adalah salah satu faktor kunci dalam keberhasilan implementasi kurikulum yang inovatif. Penelitian lain oleh Ahmad dan Zain . menunjukkan bahwa penggunaan teknologi seperti Canva dapat meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar siswa. Mereka menemukan bahwa siswa lebih terlibat dan termotivasi ketika materi pembelajaran disajikan dalam format visual yang menarik dan interaktif. Hal ini relevan dengan tujuan Kurikulum Merdeka yang ingin menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan personal bagi setiap siswa. Di sisi lain, penelitian oleh Siregar . mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama dalam penerapan teknologi di sekolah-sekolah Indonesia adalah kurangnya pelatihan dan dukungan bagi guru. Banyak guru merasa terbebani oleh tuntutan untuk menguasai teknologi baru, terutama jika mereka tidak mendapatkan pelatihan yang memadai. Penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan yang berkelanjutan dan dukungan yang konsisten agar guru dapat mengembangkan keterampilan yang Realisasi Kegiatan Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di SMP Swasta Primbana Medan dengan fokus pada pelatihan penggunaan Canva untuk pembelajaran berdiferensiasi telah memberikan berbagai hasil positif dan dampak yang signifikan bagi para guru dan siswa di sekolah tersebut. Berikut adalah ringkasan dari hasil dan dampak kegiatan ini: Peningkatan Kompetensi Guru Salah satu hasil utama dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi para guru dalam menggunakan Canva sebagai alat bantu pembelajaran. Sebelum pelatihan, sebagian besar guru di SMP Swasta Primbana Medan masih belum familiar dengan Canva dan masih bergantung pada metode pengajaran konvensional. Melalui pelatihan ini, guru-guru tidak hanya diperkenalkan dengan dasardasar penggunaan Canva, tetapi juga diajarkan teknik-teknik desain grafis dasar yang relevan untuk membuat materi pembelajaran yang menarik dan interaktif. Setelah pelatihan, para guru menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan Mereka mampu membuat berbagai jenis materi pembelajaran seperti poster, infografis, dan presentasi yang visual dan menarik. Evaluasi terhadap proyek akhir yang dibuat oleh para guru menunjukkan bahwa mereka berhasil menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran berdiferensiasi dalam desain materi pembelajaran mereka. Peningkatan Kualitas Materi Pembelajaran Dampak langsung dari peningkatan kompetensi guru adalah peningkatan kualitas materi pembelajaran yang digunakan di kelas. Materi yang dihasilkan setelah pelatihan lebih variatif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa. Guru-guru mulai mengintegrasikan elemen visual yang menarik dalam materi pembelajaran mereka, yang tidak hanya membantu siswa memahami materi dengan lebih baik tetapi juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penggunaan Canva juga memungkinkan guru untuk membuat materi yang lebih personal dan disesuaikan dengan gaya belajar individu siswa, yang merupakan inti dari pembelajaran berdiferensiasi. Sebagai contoh, guru-guru kini mampu membuat materi yang berbeda untuk siswa dengan kemampuan Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International (CC BY-NC 4. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) Vol 2 No 01. April 2024 Submitted : 2024-08-13 Accepted : 2024-08-14 Published : 2024-08-17 Doi: https://doi. org/10. 47709/ppi. belajar yang berbeda, sehingga semua siswa mendapatkan pengalaman belajar yang sesuai dengan tingkat pemahaman mereka. Meningkatkan Keterlibatan dan Motivasi Siswa Salah satu dampak signifikan dari penggunaan materi pembelajaran yang lebih visual dan interaktif adalah peningkatan keterlibatan dan motivasi siswa. Setelah pelatihan, guru melaporkan bahwa siswa lebih tertarik dan lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Materi pembelajaran yang lebih menarik secara visual membantu siswa untuk lebih fokus dan memahami konsep-konsep yang diajarkan dengan lebih baik. Selain itu, pendekatan pembelajaran berdiferensiasi yang didukung oleh materi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa juga meningkatkan rasa percaya diri siswa. Mereka merasa lebih diperhatikan dan dipahami, yang pada akhirnya mendorong mereka untuk lebih berpartisipasi dalam proses Penguatan Komunitas Belajar di Kalangan Guru Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga berhasil memperkuat komunitas belajar di antara para guru di SMP Swasta Primbana Medan. Melalui pelatihan ini, guru-guru tidak hanya belajar dari instruktur, tetapi juga dari satu sama lain. Mereka berbagi pengalaman, tantangan, dan praktik terbaik dalam menggunakan Canva untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi. Komunitas belajar ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi platform bagi para guru untuk saling mendukung dalam menghadapi tantangan dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kolaborasi ini juga membuka peluang untuk inovasi dalam proses pembelajaran, di mana guru dapat terus bereksperimen dengan pendekatan dan alat baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Dampak Jangka Panjang Dampak jangka panjang dari kegiatan ini diharapkan akan terlihat dalam peningkatan hasil belajar siswa dan keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Swasta Primbana Medan. Dengan kompetensi yang lebih baik dalam menggunakan teknologi seperti Canva, guru-guru akan lebih mampu menciptakan pengalaman belajar yang relevan dan bermakna bagi siswa, yang pada akhirnya akan mendukung perkembangan akademis dan personal siswa secara keseluruhan. Hasil Pelatihan peningkatan kompetensi guru dalam penggunaan Canva untuk pembelajaran berdiferensiasi yang dilaksanakan di SMP Swasta Primbana Medan menghasilkan beberapa pencapaian yang signifikan. Berikut adalah hasil utama dari kegiatan pelatihan ini: Peningkatan Keterampilan Guru dalam Menggunakan Canva Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan guru-guru di SMP Swasta Primbana Medan dalam menggunakan Canva sebagai alat bantu pembelajaran. Sebelum pelatihan, sebagian besar guru memiliki pengetahuan yang terbatas tentang Canva, dan sebagian besar masih bergantung pada metode pengajaran konvensional. Setelah mengikuti pelatihan, para guru menunjukkan peningkatan kemampuan dalam membuat materi pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan prinsip pembelajaran berdiferensiasi. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International (CC BY-NC 4. Doi: https://doi. org/10. 47709/ppi. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) Vol 2 No 01. April 2024 Submitted : 2024-08-13 Accepted : 2024-08-14 Published : 2024-08-17 Guru-guru kini mampu menggunakan fitur-fitur Canva untuk membuat berbagai jenis materi, termasuk poster, infografis, presentasi, dan lembar kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Selain itu, mereka juga mampu mengatur layout dan elemen visual secara efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Peningkatan Kualitas Materi Pembelajaran Salah satu hasil yang nyata dari pelatihan ini adalah peningkatan kualitas materi pembelajaran yang dihasilkan oleh guru-guru. Materi pembelajaran yang dibuat menggunakan Canva lebih variatif dan menarik secara visual, yang membantu dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan personal bagi siswa. Guru-guru juga mulai menggunakan materi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan gaya belajar siswa, yang merupakan inti dari pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Sebagai contoh, materi pembelajaran yang sebelumnya bersifat monoton dan berbasis teks kini diubah menjadi lebih dinamis dengan penambahan elemen grafis, ilustrasi, dan diagram yang memudahkan siswa dalam memahami konsep-konsep yang diajarkan. Penggunaan warna, font, dan layout yang menarik juga membuat materi lebih mudah diakses dan dipahami oleh siswa. Meningkatkan Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran Dampak dari penggunaan materi pembelajaran yang lebih visual dan interaktif terlihat dari peningkatan keterlibatan siswa selama proses belajar mengajar. Guru-guru melaporkan bahwa siswa menjadi lebih tertarik dan antusias dalam mengikuti pelajaran. Penggunaan Canva memungkinkan guru untuk membuat materi yang lebih engaging, yang pada gilirannya meningkatkan partisipasi siswa di Siswa juga menunjukkan peningkatan dalam pemahaman materi karena materi yang disajikan lebih mudah dipahami melalui pendekatan visual. Hal ini penting dalam mendukung pencapaian tujuan pembelajaran sesuai dengan Kurikulum Merdeka, di mana siswa diharapkan untuk belajar secara lebih mandiri dan aktif. Pembentukan Komunitas Belajar di Kalangan Guru Kegiatan pelatihan ini juga mendorong terbentuknya komunitas belajar di kalangan guru di SMP Swasta Primbana Medan. Selama pelatihan, para guru tidak hanya belajar dari instruktur tetapi juga saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan strategi dalam menggunakan Canva. Ini menciptakan lingkungan kolaboratif di mana para guru dapat terus belajar dan meningkatkan kemampuan mereka secara bersama-sama. Komunitas ini diharapkan dapat terus berkembang sebagai platform untuk diskusi dan pertukaran ide tentang penggunaan teknologi dalam pendidikan. Dengan adanya komunitas belajar ini, guru-guru dapat terus mendukung satu sama lain dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dan dalam menghadapi tantangan baru dalam pembelajaran. Evaluasi dan Umpan Balik Positif Setelah pelatihan, dilakukan evaluasi terhadap kompetensi guru dalam menggunakan Canva dan dampak dari materi pembelajaran yang dihasilkan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa ada peningkatan signifikan dalam keterampilan desain grafis guru dan efektivitas materi pembelajaran yang mereka buat. Umpan balik dari guru-guru juga sangat positif, di mana mereka merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus menggunakan Canva dalam kegiatan belajar mengajar. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International (CC BY-NC 4. Doi: https://doi. org/10. 47709/ppi. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) Vol 2 No 01. April 2024 Submitted : 2024-08-13 Accepted : 2024-08-14 Published : 2024-08-17 Guru-guru juga menyatakan bahwa pelatihan ini membantu mereka untuk lebih memahami konsep pembelajaran berdiferensiasi dan bagaimana menerapkannya dalam kelas. Mereka melihat Canva sebagai alat yang sangat bermanfaat dalam menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan individu siswa. Kesimpulan Pelatihan yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan Canva bagi pembelajaran berdiferensiasi di SMP Swasta Primbana Medan telah menunjukkan hasil yang sangat Berdasarkan pelaksanaan dan evaluasi kegiatan, berikut adalah kesimpulan utama dari pelatihan Peningkatan Keterampilan Guru: Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan Canva. Sebelum pelatihan, banyak guru yang belum familiar dengan platform ini dan masih mengandalkan metode konvensional. Namun, setelah mengikuti pelatihan, guru-guru menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam memanfaatkan Canva untuk membuat materi pembelajaran. Mereka kini lebih percaya diri dalam menggunakan fitur Canva untuk menciptakan berbagai jenis materi yang menarik dan interaktif. Peningkatan Kualitas Materi Pembelajaran: Salah satu hasil penting dari pelatihan adalah peningkatan kualitas materi pembelajaran yang dihasilkan. Dengan menggunakan Canva, guruguru dapat membuat materi yang lebih variatif dan menarik, yang mendukung pembelajaran Materi yang sebelumnya cenderung monoton kini menjadi lebih engaging dengan tambahan elemen grafis, ilustrasi, dan layout yang membantu siswa dalam memahami informasi dengan lebih baik. Peningkatan Keterlibatan Siswa: Penggunaan materi pembelajaran yang lebih visual dan interaktif berdampak positif pada keterlibatan siswa. Guru melaporkan bahwa siswa menjadi lebih tertarik dan aktif dalam proses belajar mengajar ketika materi disajikan dengan cara yang lebih menarik. Hal ini mendukung tujuan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran yang lebih personal dan adaptif terhadap kebutuhan siswa. Pembentukan Komunitas Belajar di Kalangan Guru: Pelatihan ini juga berhasil membentuk komunitas belajar di kalangan guru SMP Swasta Primbana Medan. Selama pelatihan, guru-guru tidak hanya belajar dari instruktur tetapi juga saling berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang penggunaan Canva. Komunitas ini diharapkan akan terus berkembang sebagai platform untuk dukungan dan pertukaran ide dalam menghadapi tantangan implementasi Kurikulum Merdeka dan penggunaan teknologi dalam pendidikan. Umpan Balik Positif dan Rencana Tindak Lanjut: Evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, dengan guru merasa lebih siap dan termotivasi untuk menggunakan Canva dalam pengajaran mereka. Rencana tindak lanjut meliputi pendampingan berkelanjutan untuk memastikan penerapan keterampilan yang diperoleh dan pengembangan modul pelatihan tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mata pelajaran dan kurikulum. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya dengan meningkatkan keterampilan guru, kualitas materi pembelajaran, dan keterlibatan siswa. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi SMP Swasta Primbana Medan tetapi juga berpotensi menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam mengadopsi teknologi untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International (CC BY-NC 4. Doi: https://doi. org/10. 47709/ppi. Pengabdian Pendidikan Indonesia (PPI) Vol 2 No 01. April 2024 Submitted : 2024-08-13 Accepted : 2024-08-14 Published : 2024-08-17 Daftar Pustaka