Jurnal Akuntansi dan Bisnis (Akuntans. Vol 3. No. Mei 2023, pp. 20 - 27 p-ISSN : 2808-9022 . e-ISSN : 2798-1789 . http://journal. politeknik-pratama. id/index. php/JIAB n page 20 IMPLEMENTASI METODE R&D PADA SISTEM PENGGAJIAN GURU HONORER Myra Andriana1. Priyadi2 Universitas Sains dan Teknologi Komputer Jalan Majapahit No 605 Semarang, e-mail: myra. andriana@stekom. Universitas Sains dan Teknologi Komputer Jalan Majapahit No 605 Semarang, e-mail: priyadi@stekom. ARTICLE INFO Article history: Received 11 May 2023 Received in revised 13 May 2023 Accepted 14 May 2023 Available 15 May 2023 ABSTRACT This research was conducted at one of the MTs in Semarang Regency. The payroll system that exists at this school is not yet computerized. The problem that arises with the current system is an error in calculating teacher salaries. In addition, processing teacher salary calculations requires quite a long time. The treasurer must record the teacher's presence and teacher's teaching schedule as the basis for salary calculations, so that it becomes less efficient. This process has a high potential for errors which can result in the nominal salary received by honorary teachers not being what it should be. To solve these problems, a payroll system was developed using the R&D or Research and Development method. In the early stages, system requirements are determined by collecting various data and analyzing the data obtained. The next stage is to design the system by describing the data flow and system flow, designing tables, creating entity relationship diagrams (ERD), and designing system Furthermore, testing of the system that has been developed is carried out. The database used in this research is MySQL. With the development of a computerized salary calculation system, it is able to simplify and improve the work efficiency of Treasurers in the process of determining teacher attendance, catching up schedules, calculating salaries, and Keywords: Information System. Payroll. R&D Method Abstrak Penelitian ini dilakukan pada salah satu MTs di Kabupaten Semarang. Sistem penggajian yang ada pada sekolah ini belum terkomputerisasi. Permasalahan yang timbul dengan sistem yang sekarang berjalan adalah adanya kesalahan dalam perhitungan gaji guru. Selain itu dalam pemrosesan perhitungan gaji guru membutuhkan waktu yang cukup lama. Bendahara harus merekap presensi guru dan jadwal mengajar guru sebagai dasar untuk perhitungan gaji, sehingga menjadi kurang efisien. Proses ini memiliki potensi kesalahan yang cukup tinggi yang dapat berdampat pada nominal gaji yang diterima para guru honorer ini tidak sesuai dengan yang seharusnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dikembangkan sistem penggajian dengan menggunakan metode R&D atau penelitian pengembangan. Pada tahap awal, persyaratan sistem ditentukan dengan mengumpulkan berbagai data dan menganalisis data yang diperoleh. Langkah selanjutnya adalah merancang sistem dengan menggambarkan aliran data dan aliran sistem, merancang tabel, membuat diagram Received May 11, 2023. Revised May 13, 2023. Accepted May 14, 2023 Myra Andriana, dkk. JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS. Vol. No. Mei 2023, pp. 20 Ae 27 hubungan entitas (ERD), dan merancang antarmuka sistem. Sistem yang dikembangkan juga diuji. Basis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah MySQL. Dengan mengembangkan sistem penggajian yang terkomputerisasi dapat mempermudah dan membuat pekerjaan kasir lebih efisien dalam menentukan kehadiran guru, penjadwalan, menghitung upah dan pelaporan. Kata Kunci: Sistem Informasi. Penggajian. Metode R&D PENDAHULUAN Selain perkembangan teknologi yang sangat pesat, penggunaan komputer memegang peranan yang sangat penting dalam berbagai bidang yang saling mendukung dalam kehidupan sehari-hari. Karena tanpa adanya sistem pengolahan informasi, proses-proses dalam organisasi tidak berjalan sesuai harapan baik dari segi waktu maupun kinerja yang dihasilkan. Teknologi telah berkembang untuk menyesuaikan dengan zaman modern, namun layanan manajemen manual tradisional masih ada. Misalnya perhitungan honor guru untuk salah satu guru administrasi sekolah dalam memberikan jasanya perlu diperbaiki . Masalah pengupahan menjadi rumit karena bukan hanya masalah beberapa rupiah bagi pekerja yang harus dibayar untuk pekerjaannya, tetapi juga berimplikasi luas pada sistem pengupahan. Untuk itu diperlukan proses dan partisipasi, proses penghitungan upah dan pembuatan laporan setelah semua data terkumpul . MT di Kabupaten Semarang juga mengalami masalah yang sama. MT memiliki 17 guru dan staf relawan. Perhitungan gaji bulanan mereka didasarkan pada layanan yang diberikan atau hasil kerja. Semua kegiatan berupa pelayanan administrasi sudah sesuai dengan praktek, namun sistem yang digunakan saat ini masih Karena itu, proses penghitungan kompensasi guru tidak seefisien itu. Setiap awal bulan, kasir mulai menunjukkan jumlah peserta yang dihitung secara manual dari absensi dan menyerahkannya kepada ibu. Unggul. Absen dan kegiatan mengajar menjadi dasar penghitungan gaji guru. Ketika bendahara telah menyiapkan laporan gaji, laporan hasil dan laporan gaji dicetak dan diserahkan ke administrasi sekolah untuk diperiksa dan disetujui. Setelah disetujui, gaji dibuat dengan mencetak kembali gaji mba. Unggul. Sistem informasi penggajian yang terkomputerisasi diperlukan untuk meminimalkan ketidakefisienan ini. Pengembangan sistem informasi gaji yang terkomputerisasi untuk MTs akan memudahkan penghitungan kehadiran guru, rekapitulasi gaji dan pelaporan. TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Sistem Informasi Suatu sistem didefinisikan sebagai seperangkat prosedur yang saling berhubungan dan saling berhubungan untuk secara kolektif menyelesaikan suatu tugas. Secara umum, sebuah sistem informasi terdiri dari tiga komponen utama. Ketiga komponen tersebut meliputi software, hardware dan brainware. Ketiga komponen ini saling berkaitan satu sama lain. Menurut Yogiyanto, sistem adalah suatu jaringan kerja yang saling berhubungan dan tersusun untuk melakukan suatu kegiatan atau mencapai suatu tujuan tertentu . Sistem adalah kumpulan komponen jaringan yang terhubung untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem informasi adalah kumpulan atau sekumpulan elemen yang saling terorganisir, saling terkait dan bergantung satu sama lain . Sistem informasi adalah sistem yang terdiri dari sejumlah komponen sistem, yaitu perangkat lunak, perangkat keras, dan program otak yang mengubah data menjadi hasil yang berguna untuk mencapai tujuan tertentu dalam suatu organisasi. Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai sistem internal dari suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang (SDM), fasilitas, teknologi, media, metode dan kontrol, dengan tujuan untuk memelihara saluran komunikasi penting, memproses jenis acara dan sinyal rutin tertentu. kepada manajemen. dan itu. Mereka menjadi sangat penting dan bergantung pada orang lain selama peristiwa internal dan eksternal yang penting dan memberikan dasar yang kuat untuk keputusan yang baik . Sistem Informasi Penggajian Sistem informasi penggajian digunakan untuk memproses transaksi penggajian atau pembayaran gaji karyawan . Imtihan menjelaskan dalam kajiannya AuSistem Informasi Penggajian Guru Honorer Menggunakan Konsep Agile Software Development dengan Metodologi Extreme Programming (XP) pada SMK Bangun BangsaAy bahwa Sistem Informasi Penggajian Guru Honorer ini dibuat bertujuan untuk mempermudah proses penggajian guru . Melalui sistem ini diharapkan kedepannya sistem penggajian yang sebelumnya masih manual diterapkan dapat terkomputerisasi dengan baik, sehingga hasil yang diharapkan lebih maksimal, cepat, akurat, tepat dan bermanfaat. Masuk ke sistem informasi penelitiannya untuk mengolah data gaji dan menghitung PPH Pasal 21 di CV. Informasi Perusahaan Nama Perusahaan Sinar Ngaliyan Engineering Services Semarang. Penelitian ini menggunakan metode . esearch and developmen. Melalui pengembangan sistem informasi dapat membantu dalam perhitungan gaji karyawan dan perhitungan pajak penghasilan pasal 21. Selain itu, sistem Implementasi Metode R&D pada Sistem Penggajian Guru Honorer. (Myra Andrian. p-ISSN : 2808-9022 e-ISSN : 2798-1789 yang dikembangkan memudahkan dalam pembuatan laporan gaji . Arif Giyarti menyatakan dalam kajiannya AuPengembangan sistem penggajian pegawaiAy bahwa sistem penggajian pegawai merupakan fungsi dan tugas penting manajemen sumber daya manusia. Fungsi utamanya adalah memberikan kompensasi kepada karyawan dalam bentuk upah sebagai imbalan atas kontribusinya pada organisasi/instansi. Pengolahan data yang lambat dapat mengakibatkan lambatnya data penggajian, yang dapat menyebabkan keterlambatan pembayaran upah. Selain itu, kesalahan dalam perhitungan dapat membuat informasi menjadi tidak akurat . METODOLOGI PENELITIAN Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan kajian Peneliti melakukan observasi di sekolah terkait dengan penempatan guru honorer. Selain observasi, peneliti juga melakukan tanya jawab langsung kepada pengelola sekolah tentang proses penggajian saat ini, termasuk akuntansi, pembukuan, dan penggajian untuk guru sukarelawan. Kemudian dilakukan kajian literatur, mencari temuan penelitian yang mendukung topik penelitian sebelumnya. Metode Pengembangan Sistem Metode pengembangan sistem adalah seperangkat cara atau tindakan untuk melakukan penelitian berdasarkan asumsi dasar, pandangan filosofis, pertanyaan dan masalah yang muncul dalam penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah metode R&D atau Research and Development . Langkah-langkah ini ditunjukkan secara skematis pada gambar berikut: Gambar 1. Alur Metode R&D HASIL DAN PEMBAHASAN Flowchart Sistem Penggajian yang diusulkan Bagan alir sistem atau flowchart adalah perangkat diagram grafis yang merekam dan menyampaikan aliran, media, dan operasi pemrosesan data yang diperlukan dalam sistem informasi. Hal ini dilakukan melalui penggunaan berbagai simbol yang dihubungkan dengan anak panah yang menandakan kelanjutan aktivitas pengolahan data. JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS (AKUNTANSI) Vol. No. Mei 2023, pp. 20 - 27 Myra Andriana, dkk. JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS. Vol. No. Mei 2023, pp. 20 Ae 27 Gambar 2. Flowchat Sistem Usulan ERD (Entity Relationship Diagra. Entity Relationship Diagram atau biasa dikenal dengan ERD, adalah representasi grafis yang menggambarkan desain konseptual dari database yang akan dibuat. Model entity relationship digunakan untuk mengubah data yang ada menjadi label di dunia nyata sebagai perangkat konseptual untuk grafik data yang dikenal sebagai entity relationship diagram. Gambar 3. ERD (Entity Relationship Diagra. Use Case Diagram Diagram use case menunjukkan interaksi antara use case dan aktor. Aktor dapat berupa orang, perangkat atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem yang dibangun. Use case menggambarkan fungsionalitas sistem dan persyaratan yang harus dipenuhi sistem dari sudut pandang pengguna. Gambar 4. Use Case Diagram Desain Interface 1 Form Login Implementasi Metode R&D pada Sistem Penggajian Guru Honorer. (Myra Andrian. p-ISSN : 2808-9022 e-ISSN : 2798-1789 Gambar 5. Halaman Login Pada form login user yang meliputi tata usaha, guru, bendahara maupun kepala sekolah dapat memasukkan username dan password kemudian klik login. Jika username dan password salah maka tidak bisa login. 2 Dashboard Guru Gambar 6. Dashboard Guru Pada dashboard guru terdapat menu absensi untuk absen saat akan mengajar dan transkip gaji untuk melihat gaji yang didapat bulan itu. 3 Dashboard Tata Usaha Gambar 7. Dashboard Tata Usaha Pada dashboard tata usaha terdapat menu data guru berisi data guru dan menambah data guru, data kelas untuk menambah data kelas, data mapel berisi data dan menambahkan mata pelajaran, jadwal berisi jadwal guru, rekap absensi berisi rekap absensi semua guru, dan rekap gaji berisi rekap gaji semua guru. 4 Dashboard Bendahara Gambar 8. Dashboard Bendahara Pada dashboard bendahara terdapat menu penggajian yang berisi untuk menginput gaji semua guru, slip gaji untuk melihat dan mencetak slip gaji. 5 Form Jadwal JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS (AKUNTANSI) Vol. No. Mei 2023, pp. 20 - 27 Myra Andriana, dkk. JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS. Vol. No. Mei 2023, pp. 20 Ae 27 Gambar 9. Form Jadwal Halaman membuat jadwal mengajar untuk guru, yang bertugas membuat jadwal mengajar guru adalah tata 6 Form Presensi Gambar 10. Form Presensi Guru Pada menu absensi setiap guru sudah ada jadwalnya masing-masing yang telah dibuatkan oleh bagian tata usaha, setiap guru yang akan mengajar harus absensi sesuai jadwal yang telah dibuat. 7 Transaksi Penggajian Gambar 11. Form Transaksi Penggajian Pada halaman transaksi penggajian, dilakukan input penggajian oleh bendahara sekolah. Laporan Rekap Presensi Implementasi Metode R&D pada Sistem Penggajian Guru Honorer. (Myra Andrian. p-ISSN : 2808-9022 e-ISSN : 2798-1789 Gambar 12. Laporan Rekap Presensi Tampilan rekap presensi guru akan otomatis di rekap di halaman rekap absensi. Rekap Gaji Semua Guru Gambar 13 Rekap Gaji Guru Laporan rekap gaji, bendahara yang telah melakukan input penggajian akan otomatis masuk ke data rekap gaji bulanan. KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN Mengacu pada pembahasan terkait sistem penggajian guru honorer yang dikembangkan oleh peneliti yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa dengan mengimplementasikan sistem penggajian yang terkomputerisasi akan mempermudah dan meningkatkan efisiensi dalam menghitung gaji guru. Bendahara akan lebih mudah dan cepat untuk merekap presensi guru dan kegiatan mengajar untuk menentukan besaran gaji setiap guru yang akan diterima. SARAN Sistem penggajian yang dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan tempat penelitian. Sehingga untuk penelitian dan pengembangan selanjutnya dapat ditambahkan fitur seperti perhitungan PPh 21 atau disesuakan dengan kebutuhan agar lebih optimal. DAFTAR PUSTAKA