E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 MANAJEMEN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU Rully Permata Rully. permata@gmail. Universitas Islam Kh. Ruhiyat Cipasung Dadang Ahmad Sujatnika dfbocil66@gmai. Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Hidayah Abstrack Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan prfesionalisme guru. Peningkatan profesionalisme guru memerlukan arahan dari pemimpin sekolah. pemimpin sekolah memiliki peran penting untuk meningkatkan professional guru. Maka Diperlukan manajemen kepemimpinan yang mampu untuk mengelola pendidikan dengan baik. Professionalisme guru diperlukan untuk memberikan proses pembelajaran kepada peserta didik secara baik. manajemen kepemimpinan sekolah dirasa cocok untuk menciptakan iklim sekolah yang berimbas pada tugas-tugas guru disekolah. Penelitian menggunakan metode penelitian Berdasarkan sumber data yang didapatkan dari lapangan. Maka selanjutnya data tersebut dikaji dan di olah dengan tahapan-tahapan seperti wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian dan temuan dilapangan dapat dirasakan bahwa perencanaan kepemimpinan sudah dilakukan, akan tetapi masih belum . Pengorganisasian kepemimpinan kepala selolah, pendelegasian wewengan dari setiap bidang telang terlaksana dengan baik. Pengorganisasian kepemimpinan kepala selolah, pendelegasian wewengan dari setiap bidang telang terlaksana dengan baik. Pengorganisasian kepemimpinan kepala selolah, pendelegasian wewengan dari setiap bidang telang terlaksana dengan baik. Pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah, pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah terlaksana secara optimal. Pengawasan kepemimpinan kepala sekolah, dalam fungsi manajemen ini, kepala sekolah sebagai pemangku kebijakan tertinggi disekolah sudah melakukan pengawasan secara ketat, guna mengharapakan para guru dapat mengikuti aturan dan program dimana dapat meningkatkan guru professional. Kata kunci : Manajemen. Kepemimpinan Sekolah. Profesionalisme Guru Abstract Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Rully Permata1. Dadang Ahmad Sujatnika2 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 The aim of this research aims to determine the leadership management of school principals in increasing teacher professionalism. Increasing teacher professionalism requires direction from school leaders. School leaders have an important role in improving teacher So leadership management is needed that is capable of managing education well. Teacher professionalism is needed to provide a good learning process to School leadership management is deemed suitable for creating a school climate that has an impact on teachers' duties at school. The research uses qualitative research Based on data sources obtained from the field. Then the data is then studied and processed using stages such as interviews, observation and documentation studies. The results of research and findings in the field can be seen that leadership planning has been carried out, but is still not optimal. Organizing the leadership of the school head, delegating authority from each field has been carried out well. Organizing the leadership of the school principal, delegating authority from each field has been carried out well. Organizing the leadership of the school principal, delegating authority from each field has been carried out well. Implementation of the principal's leadership, the implementation of the principal's leadership is carried out optimally. Supervision of the principal's leadership, in this management function, the principal as the highest policy maker in the school has carried out strict supervision, in order to hope that teachers can follow the rules and programs which can improve professional teachers. Keywords : Management. School Leadership. Teacher Professionalism PENDAHULUAN Pemimpin sekolah memiliki kebijakan dalam mengatur sekolah termasuk bagaimana meningkatkan profesionalisme seorang guru. menjadi guru professional memerlukan proses yang cukup rumit. Maka dengan manajemen kepemimpinan yang diaplikasikan oleh kepala sekolah akan dapat terwujud. Kualitas kepala sekolah dalam pemimpin dapat menentukan keberhasilan peningkatan guru. Proses manajemen kepemimpinan kepala sekolah belum terlaksana dengan optimal. Kepala sekolah sebagai pemangku tertinggi pemangku kebijakan disekolah memiliki wewengan penuh dengan kebijakan dan aturanaturan yang berlaku pada sekolah. proses manajerial yang baik oleh kepala sekolah akan mampu mengelola lembaga sekolah. Kepemimpinan haruslah kita mengerti bagaimana pemimpin sebenarnya, maksud dari pemimpin, tujuan, cara kerja pemimpin, hak-hak pemimpin haruslah kita ketahui baik untuk anggota, calon pemimpin hingga pemimpin sesungguhnya, agar dalam menjalani kepemiminan berjalan dengan baik dan terarah terutama dalam bidang kependidikan. (Hayati et al. , 2. Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Rully Permata1. Dadang Ahmad Sujatnika2 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 Kepala sekolah memerlukan perencanaan pendidikan yang matang dan mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap sekolah. permasalahan yang terjadi dilapangan masih belum optimalnya kepala sekolah dalam mengelola sekolah secara Manajemen diperlukan oleh kepala sekolah untuk mengelola sekolah dengan baik dan mengelola sumber daya manusia secara baik dan maksimal. Kepala sekolah harus mampu untuk mendesain program-program dalam rangka pengembangan sekolah secara Dalam hal ini kepala sekolah memiliki pengaruh yang sangat besar untuk mengarahkan guru, membina guru secara langsung melalui kebjakan dan aturan yang Untuk meningkatkan kualitas guru maka kepala sekolah memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk pencapaian mutu pendidikan. kepala sekolah sebagai pemimpin sekolah sekiranya mampu untuk memaksimalkan manajemen kepeimpinannya secara baik dan benar. Menggerakan sumber daya dengan baik menuju arah professional dan menciptakan mutu pendidikan yang unggul. Penelitian ini dilakukan dengan merujuk penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian sekarang antara lain sebagai berikut: kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru sangat diperlukan, dan untuk mewujudkannya diperlukan kemampuan-kemampuan yang mendasar seorang kepala sekolah dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan di sekolah agar dapat berjalan dengan baik, tepat dan efektif. Tugas kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan bukanlah pekerjaan yang mudah. Sebagai pemimpin lembaga pendidikan, kepala sekolah harus mampu mendorong kinerja para bawahan agar bekerja secara sukarela, menampilkan kinerja yang tinggi untuk mencapai standar mutu yang diharapkan oleh orang tua, masyarakat, industri dan pemerintah (Zulaikah, 2. Pasal 12 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 1990 bahwa: AuKepala sekolah bertanggungjawab atas penyelenggaraan kegiatan pendidikan, administrasi sekolah, pembinaan tenaga kependidikan lainnya, dan pendayagunaan serta pemeliharaan sarana dan prasarana. Kepala sekolah sebagai pemimpin lembaga pendidikan harus mampu melakukan manajemen kepemimpinannya dengan baik. Kesuksesan kepemimpinan kepala sekolah dalam aktivitasnya dipengaruhi oleh faktor- faktor yang dapat menunjang untuk berhasilnya suatu kepemimpinan, oleh sebab itu suatu tujuan akan tercapai apabila terjadinya keharmonisan dalam hubungan atau interaksi yang baik antara atasan dengan bawahan, di samping dipengaruhi oleh latar belakang yang dimiliki pemimpin, seperti motivasi diri untuk berprestasi, kedewasaan dan keleluasaan dalam hubungan sosial dengan sikap-sikap hubungan manusiawi. (Djunaini, 2. Berdampak dengan professionalisme guru, peningkatan guru peran dari kepala sekolah sangat penting. Guru adalah ujung tombak dalam pendidikan, dimana guru berinteraksi langsung dengan peserta didik. Pengetahuan guru dari segi akademis, psikologi anak, perilaku akan, karakter anak menjadi alat sebagai keberhasilan Dimana dilapangan guru masih belum professional. Masih ada guru yang belum memiliki sertifikat profesi dan masih banyak guru yang belum memiliki gelar sarjana Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Rully Permata1. Dadang Ahmad Sujatnika2 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 kependidikan yang berdampak pada proses belajar mengajar dan proses pendidikan Guru profesional pada hakikatnya adalah sosok guru yang memiliki kesadaran yang kolektif dan utuh akan posisinya sebagai pendidik. Seorang guru profesional dituntut memiliki empat kompetensi yaitu pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial berdasarkan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah (Hamid, 2. Penelitian dilapangan menunjukan bahwa manajemen kepemimpinan kepala sekolah sudah dilakukan akan tetapi masih belum optimal. Akar masalah dalam penelitian ini adalah manajemen kepala sekolah dalam pengelolaan antara lain perancanaan, pengorganisasian pelaksanaan, pengawasan kepemimpinan kepala sekolah masih belum optimal pada implementasi disekolah. TINJAUAN PUSTAKA Fungsi manajemen menurut Terry Perencanaan (Plannin. yaitu sebagai dasar pemikiran dari tujuan dan penyusunan langkah langkah yang akan dipakai untuk mencapai tujuan. Merencanakan berarti mempersiapkan segala kebutuhan, memperhitungkan matang-matang apa saja yang menjadi kendali, dan merumuskan bentuk pelaksanaan kegiatan yang bermaksud untuk mencapai tujuan. Pengorganisasian (Organizatio. yaitu sebagaia cara untuk mengumpulkan orang orang dan menenmpatkan mereka menurut kemampuan dan keahliannya dalam pekerjaan yang sudah direncanakan. Penggerakan (Actuatin. yaitu untuk menggerakan organisasi agar berjalan sesuai dengan pembagian kerja masing-masing serta menggerakan seluruh sumber daya yang ada dalam organisasi agar pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan bisa sesuai dengan rencana dan bisa mencapai tujuan. Pengawasan (Controllin. yaitu untuk mengawasi apakah gerakan dari organisasi ini sudah sesuai dengan rencana atau belum. Serta mengawasi sumber daya dalam organisasi agar bisa terpakai secara efektif dan efisien tanpa ada yang melenceng dari rencana (Farida, 2. Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan perlu memiliki visi dalam membangun sekolah sekaligus kemampuan mempertahankan sekolahnya. Kecakapan memimpin ini akan berdampak pada kemampuan merekrut pendidik yang berbakat, dan dalam menciptakan program-program yang dapat memberikan peserta didik suatu lingkungan belajar yang baik dan kondusif. Kepemimpinan pendidikan yang baik ditunjukkan oleh kemampuan dan kesiapan kepala sekolah sebagai pemimpin di sekolah dalam mempengaruhi, membimbing, mengarahkan, dan menggerakkan staf sekolah agar dapat bekerja secara efektif dalam rangka mencapai tujuan pendidikan dan pengajaran yang telah ditetapkan (Rahmat & Kadir, 2. Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Rully Permata1. Dadang Ahmad Sujatnika2 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 Manajemen Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru memerlukan komitmen dan tanggung jawab dari seluruh komponen. Pengembangan guru membutuhkan pelatihan yang berkelanjutan dalam mencetak guru profesional guru profesional harus komitmen menjalankan tugas profesinya yakni mendidik, mengajar, membimbing, mendidik mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi sebagai bentuk tanggung jawab baik kepada Allah, kepada dirinya sendiri dan kepada sesama (Nailah & Afifa, 2. Dalam menghadapi tuntunan situasi perkembangan zaman dan pembangunan nasional, sistem pendidikan nasional harus dapat dilaksanakan secara tepat guna dan hasil guna dalam berbagai aspek dimensi,jenjang dan tingkat pendidikan. Keadaan semacam itu pada gilirannya akan menuntut para pelaksana dalam bidang pendidikan diberbagai jenjang untuk mampu menjawab tuntutan tersebut melalui fungsi-fungsinya sebagai guru (Zulaikah. METODE PENELITIAN Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Berdasarkan sumber data yang didapatkan dari lapangan. Maka selanjutnya data tersebut dikaji dan di olah dengan tahapan-tahapan seperti wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Dalam penelitian kualitatif, akan terjadi tiga kemungkinan terhadap "masalah" yang dibawa oleh peneliti dalam penelitian. Yang pertama masalah yang dibawa oleh peneliti tetap, sehingga sejak awal sampai akhir penelitian sama (Sugiyono, 2. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Planning Kepemimpinan Kepala Sekolah Berdasarkan hasil penelitian dan temuan dilapangan dapat dirasakan bahwa perencanaan kepemimpinan sudah dilakukan, akan tetapi masih belum maksimal. Perencaan kepemimpinan kelapa sekolah pada penyusunan program kerja sekolah supaya kepala sekolah dapat mengetahui bagaimana tindakan-tindakan yang akan dicapai oleh penyusunan RKKS masih belum sepenuhnya dilakukan dengan benar. Terlihat dalam pengembangan sumber daya untuk mengembangkan program kerja kepala sekolah diantaranya perencanaan pada bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana dengan melakukan persiapan sekolah untuk pembelajaran selama satu semester dengan melakukan penyusunan perangkat pembelajaran bagi guru, setelah itu diperiksa oleh kepala sekolah untuk melihat kesesuaian yang telah ditetapkan. serta bagaimana programprogram dari bidang kesiswaan dan memanfaatkan sarana prasarana untuk memaksimalkan proses pembelajaran Itu semua untuk meningkatkan guru professional Pada perencanaan kepemimpinan kepala sekolah memerlukan perumusan program-program yang dapat menjadi unggulan sekolah. Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Rully Permata1. Dadang Ahmad Sujatnika2 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 Fungsi Perencanaan Seorang pemimpin perlu membuat perencanaan yang menyeluruh bagi organisasi dan bagi diri sendiri selaku penanggung jawab tercapainya tujuan Manfaatnya antara lain: Perencanaan merupakan hasil pemikiran dan analisa situasi dalam pekerjaan untuk pedoman apa yang akan dilakukan. Perencanaan berarti pemikiran jauh ke depan disertai keputusan- keputusan yang diambil berdasarkan fakta-fakta yang ada. Perencanaan berarti proyeksi atau penempatan diri ke situasi pekerjaan yang akan dilakukan dan tujuan atau target yang akan dicapai (Widarto, 2. Organizing Kepemimpinan Kepala Sekolah Berdasarkan hasil penelitian dan temuan dilapangan bahwa pengorganisasian kepemimpinan kepala sekolah telah dilakukan dengan optimal. Kepala sekolah telah melakukan manajerial dengan baik. dapat dirasakan bahwa bahwa pada setiap bidang seperti kurikulum sudah dilakukan delegasi dengan baik dan penggontrolan dari kepala pengorganisasian dilakukan untuk dapat memahami dan mengetahui tugas dari masing-masing bidang. Keteraturan bidang akan memberikan hasil yang professional untuk keberlanjutan sekolah. pengorganisasian akan menimbulkan kesadaran bahwa tugas dan fungsi yang telah diberikan oleh kepala sekolah menjadi tanggung jawab yang harus ditaati. Pengorganisasian merupakan kemampuan manajemen perusahaan dalam memotivasi, mengarahkan, berkomunikasi dan mempengaruhi bawahannya. Dalam hal pengarahan organisasi, bisa dilakukan dengan memberikan motivasi, disebabkan para manajer tidak bisa mengarahkan kecuali bawahan bersedia untuk mengikuti arahan manajer, motivasi ialah kegiatan yang menyebabkan, menyalurkan serta memelihara tindakan manusia, motivasi merupakan subjek yang penting bagi manajer karena manajer harus bekerja dengan dukungan melalui orang lain (Jamrizal, 2. Actuating Kepemimpinan Kepala Sekolah Berdasarkan hasil dari penelitian dan temuan dilapangan bahwa menunjukan pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah sudah dilakukan dengan baik. bahwa kepala sekolah sudah menggerakan para bawahannya dengan baik. kegiatan belajar mengajar guru yang diarahkan oleh kepala sekolah dengan gaya kepemimpinan kepala sekolah mampu untuk menumbuhkan motivasi pada guru. penghargaan dan sangksi yang dibuat oleh sekolah dirasakan mampu memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap dedikasi dan tanggung jawab guru pada setiap tugas dan fungsi. Gaya kepemimpinan adalah cara yang dipergunakan oleh pemimpin dalam mempengaruhi para pengikutnya (Djunaini, 2. Controlling Kepemimpinan Kepala Sekolah Berdasarkan hasil dari penelitian dan temuan dilapangan bahwa dapat dilihat pengawasan dari kepemimpinan kepala sekolah dapat berjalan dengan baik. Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Rully Permata1. Dadang Ahmad Sujatnika2 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 sekolah melakukan pengawasan secara berkala untuk mengelola sekolah secara terukur. Monitoring dilakukan sebagai pengawasan secara mendetail oleh kepala sekolah terhadap kinerja guru yang professional. Pengawasan memberikan ukuran terarah kepada guru sehingga dapat meningkatkan kualitas kompetensi guru menuju guru professional. Pengontrolan kepala sekolah dapat dirasakan memang sangat ketat dalam pelaksanaan pengontrolan disekolah. Kepala sekolah melakukan sendiri pengontrolan pada setiap kelas dimana guru sedang melakukan proses belajar mengajar. Kepala sekolah pula melakukan refleksi bagaimana supaya kegiatan dan program yang telah dibuat dan dilaksanakan tercapai dengan baik yang pada akhirnya akan membuat guru-guru disekolah menjadi Dilihat pengontrolan dari kepala sekolah sampai ke kelas-kelas untuk melihat bagaimana kinerja dari para guru dalam melakukan pembelajaran dikelas. Istilah pengendalian seringkali dipertukarkan dengan istilah pengawasan, terutama di lingkungan sektor publik . Pengawasan adalah proses kegiatan pimpinan untuk memastikan dan menjamin bahwa tujuan dan tugas-tugas organisasi akan dan telah terlaksana dengan baik sesuai dengan kebijaksanaan, instruksi, rencana dan ketentuanketentuan yang telah ditetapkan dan yang berlaku (Anggota, 2. SIMPULAN Berdasarkan penelitian diatas, maka peneliti menyimpulkan bahwa manajemen kepemimpinan kepala sekolah untuk meningkatkan profesionalisme guru adalah sebagai Perencanaan kepemimpinan kepala sekolah, dimana perencanaan sudah dilakukan dengan optimal, akan tetapi masih ada hal yang belum dilaksanakan. Dimulai dari penyusunan RKKS oleh kepala sekolah sampai perencanaan bidang dari kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana yang dilakukan oleh kepemimpinan sekolah menunjukan hasil yang baik dan optimal walaupun masih belum sepenuhnya terlaksana secara menyeluruh. Pengorganisasian kepemimpinan kepala selolah, pendelegasian wewengan dari setiap bidang telang terlaksana dengan baik. dimana pengawasan kepala sekolah sudah sesuai dengan dan bagaimana setiap bidang yang ada di sekolah sudah terlaksana dari sisi tugas dan fungsi masing-masing bidang. Pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah, pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah terlaksana secara optimal. Kepala sekolah memberikan pengarahan serta motivasi-motivasi kepada guru untuk meningkatkan kinerja sehingga dalam proses belajar mengajar dapat terlaksana dengan professional. Dapat dilihat kegiatan tersebut bisa menjadi peningkatan guru professional di sekolah. Pengawasan kepemimpinan kepala sekolah, dalam fungsi manajemen ini, kepala sekolah sebagai pemangku kebijakan tertinggi disekolah sudah melakukan pengawasan secara ketat, guna mengharapakan para guru dapat mengikuti aturan Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Rully Permata1. Dadang Ahmad Sujatnika2 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 4. No 1 Juni 2024 dan program dimana dapat meningkatkan guru professional. Refleksi dilakukan oleh kepala sekolah untuk melihat kembali kekurangan dan kelebihan dari programprogram yang telah dibuat. Monitoring dilakukan secara berkala, seperti kepala sekolah melakukan pengontrolan langsung ke kelas-kelas guna menjadi pengontrol yang efektif dan melihat kinerja guru-guru yang melakukan proses belajar mengajar. DAFTAR PUSTAKA