Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. No. September 2025 P-ISSN 2406-8756 E-ISSN 2809-445X Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan Isak 35 Pada Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia Sofhia Tuzahara1. Sri Rani Fauziah2. Dewi Maya Sari3. Totok Rudianto4. Mutia Arfiani5 Program Studi Akuntansi1,2,3,4,5. Politeknik Aceh sofhiatuzahara@example. com1, sri. rani@politeknikaceh. id2, dewi@politeknikaceh. totok@politeknikaceh. id4, mutiaarfiani@politeknikaceh. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menyusun laporan keuangan Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia Banda Aceh berdasarkan ISAK 35. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan keuangan yayasan masih sederhana, hanya terbatas pada pencatatan kas masuk dan kas keluar tanpa penyajian laporan keuangan yang sesuai dengan ISAK 35. Setelah disusun berdasarkan ISAK 35, laporan keuangan menjadi lebih lengkap dan akuntabel sehingga meningkatkan transparansi serta kepercayaan para donatur dan masyarakat. Kata Kunci: Laporan Keuangan. Yayasan. ISAK 35. Non-Laba PENDAHULUAN Laporan keuangan adalah dokumen yang mencerminkan kondisi dan aktivitas keuangan suatu entitas dalam periode tertentu, seperti bulanan, triwulanan, atau tahunan. Laporan ini disusun berdasarkan pencatatan akuntansi dan mengikuti standar akuntansi yang berlaku, seperti PSAK di Indonesia. Tujuan utamanya adalah memberikan informasi yang jujur, akurat, dan bermanfaat kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Laporan keuangan tidak hanya memberikan angka, tetapi juga mencerminkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana dan sumber daya. Dalam organisasi nirlaba seperti yayasan, laporan keuangan menjadi alat pertanggungjawaban kepada para donatur dan publik bahwa dana yang telah diterima digunakan dengan semestinya. Keterbukaan ini penting untuk membangun kepercayaan dan menjaga kredibilitas yayasan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan pada yayasan sebagai bentuk masyarakat, dan pemerintah. Banyak yayasan belum menerapkan standar akuntansi yang berlaku sehingga laporan keuangan yang disajikan kurang lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun laporan keuangan Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia berdasarkan ISAK 35. II. TINJAUAN KEPUSTAKAAN Pengertian Laporan Keuangan. Menurut (IAI, 2. laporan keuangan merupakan suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja suatu keuangan Tujuan laporan keuangan ini yakni untuk kepentingan umum adalah penyajian laporan keuangan, kinerja keuangan, arus kas dari entitas yang berguna untuk membuat Menurut Kieso et al. , . laporan keuangan adalah catatan tertulis yang menginformasikan tentang kegiatan bisnis suatu perusahaan. Laporan keuangan difungsikan oleh pihak internal ataupun Laporan keungan juga dibutuhkan Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. No. September 2025 P-ISSN 2406-8756 E-ISSN 2809-445X oleh para investor, analisis pasar dan kreditor untuk mengevaluasi kesehatan keuangan dan pontensi pendapatan suatu perusahaan. Organisasi Non Laba Organisasi nonlaba adalah entitas yang tujuan utamanya tidak mencari keuntungan. Sumber daya mereka berasal dari sumbangan pihak-pihak yang tidak mengharapkan pengembalian atau manfaat ekonomi setara. Menurut PSAK 45, organisasi nirlaba mendapatkan sumber daya dari sumbangan anggota untuk mendukung kebijakan atau menyelesaikan masalah, baik internal maupun eksternal organisasi (PSAK,2023, hlm. Berdasarkan UUD Nomor 16 Tahun 2001 Tentang Yayasan merupakan satu badan hukum yang memiliki kakayaan yang dipisahkan serta digunakan untuk membantu tercapainya tujuan tertentu dalam bidang sosial, kemanuasian dan keagamaan. Suatu yayasan didiirikan oleh satu orang atau lebih dengan memiliki kekayaan yang dipisahkan dari harta kekayaan sang pendiri yayasan, yang dijadkan sebagai kekayaan awal dari yayasan tersebut. Menurut UUD Nomor 16 Tahun 2021 Laporan Keuangan Non Laba berdasarkan ISAK 35 Intrerpretasi keuangan ISAK 35 adalah suatu panduan yang penyusunan penyajian dalam laporan keuangan bagi organisasi nonlaba dan interpretasi dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 1 paragraf 05 Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI, 2. menyatakan bahwa AuPernyataan ini menggunakan terminilogi yang cocok bagi entitas yang berorientasi laba, termasuk entitas bisnis sektor publik. Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) menyebutkan bahwa Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 45 (PSAK . revisi 2010 yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi keuangan pada tanggal 8 April 2011 yang membahas tentang penyajian laporan keuangan untuk entitas non laba telah dilakukan pencabutan. Pada tanggal 11 April 2019. Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) kemudan mengesahkan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK . Menurut ISAK 35, laporan keuangan yang diperoleh melalui siklus akuntansi entitas berorientasi nonlaba antara lain: laporan posisi keuangan, laporan penghasilan komprensif, laporan perubahan aset neto, laporan arus kas, dan catatan atas laporan Pembuatan laporan keuangan akan menjelaskan tentang maksud laporan posisi pengelompokan aset neto tanpa batasan dan aset neto dengan pembatasan. Tujuan dibuatnya laporan posisi keuangan yaitu untuk menyajikan informasi tentang aset, liabilitas dan aset neto dan informasi tentang jalinan antara unsur-unsur tersebut pada suatu waktu, laporan keuangan menyediakan total aset, liabilitas, dan aset neto, laporan keuangan entitas bisa dilihat sebagai berikut: Aset. Sumber daya yang di pegang oleh sebuah entitas sebagai hasil dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi dimasa depan di nantikan oleh entitas (IAI, 2. lazimnya entitas menyiapkan dan mengakulasi kan aset kelompok yang sama atau homogen yaitu adalah kas dan setara kas, piutang pasiaen, pelajar, anggota dan penerima jasa lain, persediaan, sewa, asuransi dan jasa lain yang dibayar dimuka, alat Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. No. September 2025 P-ISSN 2406-8756 E-ISSN 2809-445X keuangan dan investasi jangka panjang, tanah gedung, peralatan, serta aset tetap lain yang di gunakan untuk menghasilkan barang jasa. Liabilitas. Liabilitas merupakan kewajiban yang dimiliki oleh suatu entitas yang berasal dari dana eksternal baik yang berasal dari sumber pinjaman perbankan ,leasing, penjualan obligasi dan sejenisnya Fahmi . Aset Neto. Aset neto merupakan modal dalam suatu laporan keuangan yang bermanfaat. Laporan posisi keuangan menyediakan beberapa golongan aset neto menurut ada atau tidaknya pembatasan oleh pemasok sumber daya yang tanpa menginginkan pembayaran Aset neto menurut keadaannya yang dekat pada sumber daya menjadi 2 pengelompokan aset neto ialah: Aset neto tanpa pembatasan . ithout Aset neto tanpa pembatasan yaitu aset neto yang tidak memiliki batasan mengenai aset tersebutnya, secara umum aset neto tanpa pembatasan terdiri dari pendapatan jasa, pendapatan dari sumbangan penjualan aset dan sejenisnya, pendapatan dari investasi, contohnya derma yang diberikan oleh si penderma, penderma tidak secara jelas memuat jangka waktu mengenai dermanya tetapi sekedar untuk memberi derma, agar entitas tersebut maka dari itu pemasukan serta pengeluaran yang berkaitan dengan entitas atau badan bisa di kelola untuk keperluan Aset neto dengan pembatasan . ith Aset neto dengan pembatasan yaitu, menyatuhkan golongan aset neto terikat permanen dan aset neto terikat temporer sebagai aset neto dengan pembatasan akan memangkas kerumitan. Aset neto bagian pembatas yaitu aset neto yang berhubungan dengan sumber daya berbentuk kegiatan operasional tertentu dan aset neto yang dipakai untuk selamanya, contohnya tanah dan bangunan yang di sediakan untuk tujuan tertentu, maka pemasukan dan pengeluaran diluar entitas contohnya kas anak yatim, kas fakir miskin dan lain-lain i. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan informasi untuk memberikan gambaran yang cukup jelas tentang subjek yang diteliti (Siregar et, al. Penelitian menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Objek penelitian adalah Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia Banda Aceh. Data primer diperoleh langsung dari pengurus yayasan, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen keuangan yang tersedia. IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan keuangan yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia masih disajikan sangat sederhana dan belum mengacu pada ISAK 35, pedoman untuk penyajian laporan keuangan entitas nonlaba. Pencatatan yang dibuat oleh Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia hanya sebatas pencatatan uang masuk dan uang keluar namun sudah mengelompokaan sesuai akunnya masing-masing. Namun ada pengelompokannya seperti pembelian aset tetap dimasukan dalam kelompok biaya. Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. No. September 2025 P-ISSN 2406-8756 E-ISSN 2809-445X Untuk dapat menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan ISAK 35, beberapa penyesuaian telah peneliti lakukan memindahkan pembelian aset tetap dari biaya ke akun neraca serta menghitung penyusutan aset tetap perusahaan dan membukukannya karena yayasan Hafidz Cendikia selama ini belum pernah menghitung penyusutan aset Berikut adalah laporan keuangan setelah penyesuaian tersebut Laporan Posisi Keuangan Pada Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia belum menyajikan laporan keuangan sesuai ISAK 35 pada tahun 2024. Dengan tidak menyusun laporan keuangan posisi keuangan maka entitas tidak dapat melihat seberapa besar aset lancar dan aset tidak lancar dan aset tidak lancar yang Maka dari itu dengan menyusun laporan posisi keuangan dan juga sesuai dengan ISAK 35, pihak Yayasan dapat melihat informasi keuangan secara detail. Berikut laporan posisi keuangan Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia tahun 2024. Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia Laporan Posisi Keuangan Per 31 Desember 2024 ASET Aset Lancar Kas Bank Piutang Total Aset Lancar Aset Tidak Lancar Bangunan Akumulasi Depresiasi Bangunan Bahan bangunan Peralatan kantor Akumulasi Depresiasi peralatan kantor Total Aset Tidak Lancar TOTAL ASET LIABILITAS Liabilitas Jangka pendek Hutang Liabilitas jangka Panjang Hutang Bank TOTAL LIABILITAS ASET NETTO Tanpa Pembatasan dari pemberi sumber daya Saldo Awal Surplus Tahun Berjalan Dengan Pembatasan dari pemberi sumber daya TOTAL ASET NETO TOTAL LIABILITAS DAN ASET NETO Laporan Penghasilan Komprehensif Pada Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia tepatnya di tahun 2024 belum menyusun laporan keuangannya. Seharusnya entitas nirlaba atau nonlaba menggunakan konsep terbaru yaitu ISAK 35 guna mendukung untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan mereka, yang mana nantinya berfungsi sebagai mempermudah pemberi bantuan untuk membaca bagaimana laporan keuangan tersebut. Dalam laporan penghasilan komprehensif yang sesuai ISAK 35 akan memberikan informasi mengenai segala pendapatan dan beban yang dijalankan Berikut komprehensif Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia tahun 2024. Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. No. September 2025 P-ISSN 2406-8756 E-ISSN 2809-445X Laporan Penghasilan Komprehensif Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia Laporan Penghasilan komprehensif Untuk periode yang berakhir pada periode 2024 Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia Laporan Perubahan Aset Neto Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 TANPA PEMBATASAN DARI PEMBERI SUMBER DAYA PENDAPATAN pendapatan pendaftaran pendapatan pesatren Pendapatan SPP pendapatan lain-lain Total Pendapatan BEBAN Gaji dan Honor Listrik/Air?tlp ATK Makan Minum Biaya buku Ekskul Bayar Ijazah Konsumsi Beban operasional Beban adiminitrasi Beban kegiantan HUT RI Beban pendidikan Beban sewa Beban peralatan Beban lain-Lain Beban perawatan Beban Keamanan Beban perlengkapan kantor Beban sosial Beban kebersihan Beban operasional dan wifi Beban Depresiasi Bangunan Beban Depresiasi peralatan kantor Beban Pemeliharan Beban kegiatan Total Beban ASET NETO TANPA PEMBATASAN DARI PEMBERI SUMBER DAYA Surplus tahun berjalan Saldo Akhir 000,00 . DENGAN PEMBATASAN DARI PEMBERI SUMBER DAYA Pendapatan Sumbangan Penghasilan inventasi jangka panjang Total Pendapatan PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF Saldo Awal Laporan Perubahan Aset Neto Pada Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia belum menyajikan laporan perubahan aset neto pada tahun 2024 maupun tahun-tahun sebelummnya. Pihak Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia tidak memiliki aset neto dengan pembatasan namun hanya memiliki aset neto tanpa pembatasan. Laporan perubahan aset neto perlu di susun untuk tujuan melengkapi unsur laporan keuangan serta mempermudah untuk mengetahui surplus . aset Yayasan Cendekia dalam tahun berjalan, selain penting juga sangat membantu untuk tahun-tahun berikutnya. Berikut laporan perubahan aset neto Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia tahun 2024. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Yayasan Pendidikan Hafidz Cendikia masih belum menerapkan ISAK 35 dalam penyajian laporan keuangan, laporan yang disajikan hanya berisi pencatatan kas masuk dan kas Penelitian ini menghasilkan laporan posisi keuangan, laporan komprehensif dan laporan aset neto tahun 2024. DAFTAR KEPUSTAKAAN Ikatan Akuntan Indonesia. ISAK 35: Penyajian Laporan Keuangan Entitas Nonlaba. Kieso. Weygandt. , & Warfield. Intermediate Accounting. Wiley. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D. Siregar. Metode Penelitian Kuantitatif Dilengkapi Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS. Kencana