Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 19 June 2021 :: Accepted: 24 June 2021 :: Published: 30 June 2021 TINDAKAN KEMOTERAPI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA KLIEN KANKER DI RUMAH SAKIT GRANDMED LUBUK PAKAM TAHUN 2021 Kuat Sitepu1*. Adi Arianto1. Luci Riani Br Ginting2. Henni Dawati Damanik1 Program Studi S1 Keperawatan. Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat. Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam Jln. Sudirman No. 38 Lubuk Pakam. Kabupaten Deli Serdang. Sumatera Utara Ae Indonesia *email korespondensi author: ksitepu3@gmail. DOI 10. 35451/jpk. Abstrak Kemoterapi adalah proses pengobatan yang memakai preparat antineoplastik menggunakan tujuan membunuh sel kanker menggunakan fungsi dan reproduksi Kanker menggunakan adanya pembelahan sel yang tidak terkendali dan selsel yang menyerang jaringan biologis lainnya, baik menggunakan pertumbuhan langsung di jaringan invasi atau menggunakan migrasi sel ketempat yang jauh . Penyakit kanker ini merupakan penyakit yang tidak menular dan menjadi masalah kesehatan masyarakat, baik dunia maupun di Indonesia. Untuk mengetahui hubungan tindakan kemoterapi dengan tingkat kecemasan pada klien kanker di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam tahun 2021. Metode: analisis data hasil pengabdian ini menggunakan design kuantitatif dengan jenis survey pengabdian ini menggunakan design dengan menggunakan cross sectional yaitu adalah jenis studi observasi yang menganalisis data dari suatu populasi. Hasil pengabdian ini didapatkan nilai p= 0,00. Berarti p value < 0. 05, maka ada hubungan tindakan kemoterapi dengan tingkat kecemasan pada klien kanker di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam tahun 2021. Kesimpulan: tindakan kemoterapi akan memberikan tingkat kecemasan yang berbeda-beda pada setiap pasien yang menjalaninya, tergantung dari sikap mereka menerima penyakitnya serta adanya ilmu pengetahuan yang ada tentang penyakit kanker yang akan di obati dengan cara di Saran : Bagi Tempat pengabdian: Diharapkan dapat menambah wawasan untuk perawat lainnya untuk lebih memaksimalkan tindakan yang akan dilakukan. Kata kunci :tindakan kemoterapi, tingkat kecemasan, klien kanker Abstract Chemotherapy is a treatment process that uses antineoplastic preparations with the aim of killing cancer cells and slowing the growth of cancer cells by disrupting cellular function and reproduction. Cancer is characterized by uncontrolled cell division and the ability of these cells to invade other tissues, either by direct growth into adjacent tissue . or by migration of cells to the place that is far away . Cancer is one of the non-communicable diseases that is a public health problem, both in the world and in Indonesia. Research objectives: To determine the relationship between chemotherapy and anxiety levels in cancer clients at Grandmed Lubuk Pakam Hospital in 2021. Research methods: This study used a quantitative research design with the type of analytical survey. This study used a cross-sectional design, which is a type of observational study that analyzes data from a population. the research results obtained p value = 0. It means that the p value <0. 05, then there is a relationship between chemotherapy measures and anxiety levels in cancer clients at Grandmed Lubuk Pakam Hospital in 2021. Conclusion: chemotherapy will provide different levels Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 19 June 2021 :: Accepted: 24 June 2021 :: Published: 30 June 2021 of anxiety for each patient undergoing it, depending on their attitude to accept the as well as the existing knowledge about cancer that will be treated by Suggestion: For Research Sites: It is hoped that it can add insight to other nurses to further maximize the actions to be taken. Keywords: chemotherapy measures, anxiety level, cancer clients Pendahuluan Kanker merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya pembelahan sel yang tidak terkendali dan kemampuan sel-sel jaringan biologis lainnya, baik dengan pertumbuhan langsung di jaringan yang . Penyakit merupakan salah satu penyakit tidak maupun di Indonesia. Namun kanker merupakan pembunuh no. 2 setelah menyebabkan kematian sebesar 12% kematian di dunia. (Adipo et al. Organisasi Kesehatan Dunia World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa 12 juta orang diseluruh dunia terkena kanker setiap tahun dan 7,6 juta meninggal karena Menurut data di Eropa, terdapat 000 kasus baru dan hampir 000 kematian pada tahun 2008, dibandingkan di Amerika Serikat tercatat lebih dari 190. 000 kasus baru dan 000 kematian (Soebachman, 2011 dalam Adipo et all 2. Diperkirakan aka nada 1,6 juta kasus kanker dan 1,1 juta kematian akibat kanker, terutama di Asia Tenggara pada tahun 2012 di Indonesia, kanker disebabkan oleh stroke. TBC, tekanan darah tinggi, trauma, penyakit perinatal dan diabetes. Menurut Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS), jenis kanker tertinggi di RS seluruh Indonesia pasien rawat inap tahun 2008 adalah kanker payudara . ,4%) (Depkes, 2010 dalam Adipo, 2. Prosedur medis untuk mengobati kanker meliputi pembedahan, terapi radiasi, dan kemoterapi. Kemoterapi adalah pengobatan sistemik. Dengan kata lain, obat menyebar ke seluruh tubuh hingga mencapai sel kanker yang telah menyebar di tempat lain. Efek kemoterapi mempengaruhi kesehatan sel dan sel kanker dan dapat menimbulkan banyak efek samping. Efek samping pada pasien yang menerima kemoterapi naturopati termasuk mual, muntah, gangguan pencernaan, diare, kerusakan kulit, rambut rontok, dan kerusakan sumsum tulang belakang, yang mengurangi produksi sel darah kekebalan melemah. Pelanggan merasa takut, takut dan takut. (Yudono, 2. Pasien yang menerima kemoterapi untuk pertama kalinya sering berisiko mengalami kecemasan tingkat tinggi dan Pasien takut atau takut akan efek samping kemoterapi (Yudono, 2. Efek psikis yang paling sering Kecemasan adalah suatu perubahan yang ambigu dan difus atau perasaan bahwa penyakitnya masih tetap terancam, bingung, panik, dan tertekan (Theophilus, 2. Seseorang psikologis, seperti informasi kanker yang menderita kanker. Seseorang yang Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 19 June 2021 :: Accepted: 24 June 2021 :: Published: 30 June 2021 didiagnosis menderita kanker dijatuhi hukuman mati, dan itu hanya masalah Keadaan kecemasan yang umum berkonsentrasi, kehilangan nafsu makan, kurangnya antusiasme untuk hidup. Ini adalah reaksi emosional umum yang dapat terjadi ketika dokter mendiagnosis penyakit serius . seperti kanker, seperti penolakan, kecemasan, atau depresi (Nurpeni, 2. Kecemasan perubahan status kesehatan yang terjadi sebagai ancaman, ancaman umum termasuk mual, muntah parah demam, pendarahan, rambut rontok dan dan lainlain. Diperkirakan jumlah mereka yang menderita kecemasan baik akut maupun kronik mencapai 5% dari jumlah penduduk, denganperbandingan antara wanita dan peria 1: 1000, dan diperkirakan antara 2%sampai 4% di antara penduduk di suatu saat dalam kehidupanya pernah mengalami cemas (Dadang Hawari, 2011 dalam Juliandi Pasien kanker seringkali takut akan kurangnya informasi tentang kanker dan kesalahpahaman tentangnya. Ketakutan akan kanker membutuhkan psikologis dan kemoterapi, dan jika perlu, bantuan psikolog, ahli agama, atau tokoh masyarakat (Yunitasari, 2. Di Rumah Sakit Grandmed banyak Banyak pasien kanker yang merasa takut untuk dilakukan tindakan kemoterapi, mereka takut mati setelah dilakukan tindakan kemoterapi. Mereka tidak tau apa manfaat dari tindakan kemoterapi adalah tindakan akhir dari penyakit kanker. Data yang di dapat saat banyaknya pasien kanker di ruang 5D sebanyak 30 orang. Terdiri atas 5 orang yang sudah 3 kali mendapatkan tindakan kemoterapi dan 25 orang yang belum pernah kemoterapi, tetapi mengalami penyakit kanker, kanker yang dialami pasien terdiri dari kanker mamae, kanker serviks, juga leukemia . anker dara. Banyak pasien kanker yang di rawat di Rumah Sakit Grandmed memilih untuk hanya diberikan tindakan biasa seperti hanya di rawat inap dan hanya di Hal ini membuat peneliti tertarik untuk melakukan pengabdian tentang hubungan tindakan kemoterapi dengan tingkat kecemasan pada klien kanker. Metode Data hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini diolah design kuantitatif dengan jenis survey pengabdian ini menggunakan design dengan menggunakan cross sectional yaitu adalah jenis studi observasi yang menganalisis data dari (Sugiyono,2. Sasaran penyuluhan ini sebanyak 30 Hasil dan Pembahasan Hasil Distribusi Hubungan tindakan kemoterapi pada klien kanker di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam tahun 2021 dapat dilihat pada tabel 1 dibawah ini: Tabel 1 Distribusi Tindakan Kemoterapi di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam Tindakan Frekue Persent o kemoterapi nsi . (%) Tidak Dilakukan Total Dari tabel 1 dapat dilihat bahwa dilakukan yaitu sebanyak 19 orang . ,3%), dan tindakan kemoterapi yang dilakukan yaitu sebanyak 11 orang . ,7%). Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 19 June 2021 :: Accepted: 24 June 2021 :: Published: 30 June 2021 Dari tabel 2 dapat dilihat bahwa tingkat kecemasan yang ringan yaitu sebanyak 1 orang . ,3%), kecemasan yang sedang yaitu sebanyak 10 orang . ,3%), dan kecemasan yang berat yaitu sebanyak 19 orang . ,3%). Tabel 2 Distribusi Tingkat Kecemasan di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam N Tingkat Frek Persentas o Kecema uensi e (%) . 1 Ringan 2 Sedang 3 Berat Total Distribusi Hubungan tindakan kemoterapi dengan tingkat kecemasan pada klien kanker di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam tahun 2021 dapat dilihat pada Tabel 3 Hubungan tindakan kemoterapi dengan tingkat kecemasan pada klien kanker di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam tahun 2021. Tindakan kemoterapi Tingkat Tidak Dilakukan Val Ringan Sedang Berat 17 89,5 Total Dari tabel 3 dapat dilihat bahwa dari 1 orang pasien yang mempunyai tingkat kecemasan ringan didapatkan 1 orang . ,0%), dilakukan tindakan kemoterapi di Rumah Sakit, dan 0 orang . ,0%), kemoterapi di Rumah Sakit. Dari 10 orang pasien yang mempunyai tingkat kecemasan sedang, didapatkan 8 orang . ,0%) dilakukan tindakan kemoterapi di Rumah Sakit, dan 2 orang pasien ,0%), kemoterapi di Rumah Sakit, dan 19 orang pasien . ,0%) yang mempunyai tingkat kecemasan berat, didapatkan 2 orang pasien . ,5%) dilakukan tindakan kemoterapi, dan 17 orang pasien ,5%), Hasil kemoterapi dengan tingkat kecemasan pada klien kanker di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam tahun 2021. Didapatkan nilai p= 0,00. Berarti p value < 0. 05, maka ada Hubungan tindakan kemoterapi dengan tingkat kecemasan pada klien kanker di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam tahun 2021. Pembahasan Kemoterapi Kemoterapi metode pengobatan kanker dengan meresepkan zat/obat yang membunuh sel kanker (Juliandi, 2. Menurut Yudono . , analisis hubungan antara faktor-faktor mempengaruhi tingkat kecemasan yang p-value 0,000 bahwa hasil Berdasarkan dari hasil pengabdian didapatkan bahwa tindakan kemoterapi yang tidak dilakukan yaitu sebanyak 19 orang . ,3%), dan tindakan kemoterapi yang dilakukan yaitu sebanyak 11 orang . ,7%). Menurut penelitian dari Juliandi, 2016, kecemasan pasien carsinoma paru dalam menjalani tindakan kemoterapi di ruang Kemoterapi Rsud Dr. Zoelham Binjai Tahun 2016, menyatakan bahwa tingkat pengetahuan dan pendidikan seseorang mempengaruhi kecemasan, karena bila responden memiliki pendidikan SMA masih memiliki tingkat kecemasan yang karena pendidikan tidak mutlak berpendidikan akan mampu menghadapi kecemasan yang ada, begitu juga dengan pengetahuan, bila pengetahuan berpengetahuan cukup. Dalam hal ini semakin banyak pengetahuan, sumber Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 19 June 2021 :: Accepted: 24 June 2021 :: Published: 30 June 2021 informasi dan pengalaman seseorang kecemasan yang dialami. Tindakan dilakukan oleh responden untuk pertama dampak kecemasan yang lebih tinggi pada responden, karena ketidak tau an responden untuk efek dari tindakan kemoterapi yang akan dilakukan. Akan responden untuk tidak mau dilakukan tindakan kemoterapi. Kemoterapi tidak dilakukan dikarenakan banyak pasien yang dirawat dengan masalah kanker merasa khawatir akan tindakan tersebut yang akan berpengaruh pada kondisinya. karena efek dari obat kemoterapi dapat muntah, kulit kering serta rasa tidak Asumsi peneliti bahwa pasien yang belum menjalani kemoterapi kebanyakan sudah merasa takut terlebih dahulu sebelum menjalankan proses dari tindakan kemoterapi dikarenakan banyak yang mendengar kabar dari banyak orang yang menyatakan bahwa tindakan kemoterapi itu sangat berbahaya dan akan membuat kondisi pasien menjadi sangat lemah setelah dilakukan tindakan Berdasarkan hasil pengabdian yang menggunakan uji chi-square didapatkan Hasil Hubungan tindakan kemoterapi dengan tingkat kecemasan pada klien kanker di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam Didapatkan nilai p= 0,00. Berarti p value < 0. 05, maka ada Hubungan tindakan kemoterapi dengan tingkat kecemasan pada klien kanker di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam Hal dengan Hasil penelitian Teovilus, . , bahwa Hasil uji KendallAos Tau diperoleh tingkat signifikansi sebesar 0,00 . ig <0,. Hal ini berati Ho ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pasien kanker tentang kemoterapi dengan kecemasan dalam menjalani tindakan kemoterapi di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Kecemasan . merupakan reaksi normal terhadap ancaman stress dan bahaya, baik yang nyata maupun yang dibayangkan. Kecemasan adalah reaksi umum terjadi terhadap perubahan status kesehatan yang dianggao sebagai ancaman, ancaman umum termasuk perdarahan, rambut rontok dan lain-lain. Kecemasan pasien akan menghadapi pengobatan atau menghadapi kematian (Juliandi, 2. Adaptasi untuk mempersiapkan kondisi fisik dan psikologis selama menjalani pengobatan. Hal ini dapat meningkatkan kecemasan yang dirasakan karena adaptasinya buruk, dan biasanya responden yang stadium 2 dan 3, dimana stadium tersebut membuat pasien merasa cemas karena merasa takut akan penyakitnya yang akan menggangu kesehatan. Dukungan dukungan emosional . erhatian, cinta, empat. dukungan rasa syukur, dan dukungan aktif dukungan penghargaan . enghargai, umpan bali. , dukungan informasi . aran, nasehat, informas. antuan tenaga, dana, dan Pasien yang menerima dukungan terutama dari keluarga akan membuat pasien merasa nyaman, diperhatikan dalam menjalani kemoterapi. Masalah signifikan terhadap kondisi pasien saat menunggu diagnosis, pemeriksaan medis atau laporan efek samping pengobatan, atau menunggu hasil tes. Sulit bagi Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 19 June 2021 :: Accepted: 24 June 2021 :: Published: 30 June 2021 pasien kanker untuk memahami kondisi ini karena kondisi kanker ini dan stres tertentu serta pengkondisian fisik dan psikologis individu. Pada akhirnya tindakan kemoterapi akan memberikan tingkat kecemasan yang berbeda-beda pada setiap pasien yang menjalaninya, tergantung dari sikap mereka menerima penyakitnya serta adanya ilmu pengetahuan yang ada tentang penyakit kanker yang akan di obati dengan cara di kemoterapi. Apriyani. The Predictors Of Psychological Status Among Primary Breast Cancer Patients In Japan. vhttp://w. org/journ al/ojn. Fayed. Hubungan dukungan kecemasan pasien pre operasi di ruangan RB2 RSUP HAM. Juliandi. Pengaruh kecemasan pasien carsinoma paru kemoterapi di ruang kemoterapi rsud dr. zoelham binjai tahun 2016 vol 11 nmr 3 Januari-April 2017. Kemp. Charles. Klien Sakit Terminal. Seri AsuhanKeperawatan. Edisi 2. EGC Lubis. Hasnida. Terapi perilaku kognitif pada pasien kanker. Medan Ae USU Press, 2009. Lutfa. Faktor-faktor mempengaruhi kecemasan pasien dalam tindakan kemoterapi di Rumah Sakit Moewardi Surakarta. Nurpeni et all. Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien kanker payudara . a mamma. di ruang i RSUP Stuart. Buku Ajar Patofisiologi. Jakarta: EGC. Yunitasari. Hubungan beberapa kecemasan pasien pasca diagnosis RSUP Dr. Kariadi Semarang. Yudono. Analisis faktorfakor kecemasan pasien ca mamae dengan tindakan kemoterapi. Sulistyawati. Hubungan Dukungan keluarga dengan tingkat kemoterapi di ruang cempaka timur RSUP Sanglah Denpasar. Teovilus. Hubungan pengetahuan pasien tentang kemoterapi dengan panembahan senopati bantul. Media Ilmu Kesehatan Vol. No. April Kesimpulan Berdasarkan kemoterapi dengan tingkat kecemasan pada klien kanker di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam tahun 2021. adalah tindakan kemoterapi dengan tingkat kecemasan pada klien kanker di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam tahun 2021, bahwa Didapatkan nilai p= 0,00. Berarti p value < 0. 05, maka ada Hubungan tindakan kemoterapi dengan tingkat kecemasan pada klien kanker di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam Ucapan Terima Kasih Ucapan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam. Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam. Direktur Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam, dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan PKM ini yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Daftar Pustaka