Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan DOI: https://doi. org/10. 70285/qh5hkb51 Pengaruh Kompetensi dan Pelatihan terhadap Prestasi Kerja Karyawan pada Divisi Operasional Cleaning Service KSO APS ISS Terminal 1 Cabang Bandara Soekarno - Hatta Ade Ruspiana1*. Veritia2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pamulang aderuspiana@gmail. com 1, dosen01757@unpam. Received 5 Juni 2025 | Revised 20 Juni 2025 | Accepted 25 Juli 2025 *Korespondensi Penulis Abstract This study aims to determine the effect of competence and training on employee work performance in the Operational Cleaning Service Division of KSO APS ISS Terminal 1 Soekarno-Hatta Airport Branch. The research background is based on the phenomenon of declining service quality and many findings of less than optimal work results. The research method uses a quantitative approach with a population of 119 employees and a sample of 92 respondents determined using the Slovin formula with an error rate of 5%. Data analysis techniques used multiple linear regression with SPSS 26. The results showed that competence has a significant positive effect on work performance with a t value of 6. 685 > t table 987 and a contribution of 33. Training has a significant positive effect on work performance with a t value of 7. 224 > t table 1. 987 and a contribution of 36. Simultaneously, competence and training significantly influence work performance with an f value of 35. 232 > f table 3. 099 and a contribution Research implications show the importance of competency development and continuous training programs to improve employee work performance in the airport cleaning service industry. Keywords: Competence. Training. Work Performance. Cleaning Service. Airport Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan pelatihan terhadap prestasi kerja karyawan pada Divisi Operasional Cleaning Service KSO APS ISS Terminal 1 Cabang Bandara Soekarno-Hatta. Latar belakang penelitian didasari oleh fenomena menurunnya kualitas pelayanan dan banyaknya temuan hasil kerja yang kurang maksimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi 119 karyawan dan sampel 92 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai t hitung 6,685 > t tabel 1,987 dan kontribusi sebesar 33,2%. Pelatihan berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai t hitung 7,224 > t tabel 1,987 dan kontribusi sebesar 36,7%. Secara simultan, kompetensi dan pelatihan berpengaruh Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Juni-September . Tahun : 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai f hitung 35,232 > f tabel 3,099 dan kontribusi sebesar 44,2%. Implikasi penelitian menunjukkan pentingnya pengembangan kompetensi dan program pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan dalam industri cleaning service Kata Kunci: Kompetensi. Pelatihan. Prestasi Kerja. Cleaning Service. Bandara PENDAHULUAN PT Angkasa Pura II telah mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah Republik Indonesia untuk mengelola dan mengupayakan pengusahaan Pelabuhan Udara Jakarta Cengkareng yang kini berubah nama menjadi Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta Bandara Halim Perdanakusuma sejak 13 Agustus 1984. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jasa kebandarudaraan, diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan memiliki prestasi kerja yang optimal untuk mencapai tujuan perusahaan. KSO APS ISS Cleaning Service merupakan bentuk Kerjasama Operasional antara PT Angkasa Pura Solusi dan PT ISS Indonesia yang bergerak di bidang jasa kebersihan di area Bandar Udara di bawah naungan PT Angkasa Pura II (Perser. Menjaga dan meningkatkan kualitas kebersihan Gedung Terminal Bandar Udara Soekarno-Hatta merupakan tantangan yang tidak mudah dan memerlukan kerjasama tim di setiap divisi, salah satunya adalah divisi operasional. Fenomena yang terjadi pada perusahaan ini adalah seringnya mendapat komplain kualitas pelayanan dari pemberi jasa yang bersumber dari kurangnya kualitas kerja karyawan dan banyaknya temuan hasil kerja yang kurang maksimal. Hal ini mengakibatkan menurunnya efektivitas dan efisiensi kerja karyawan. Berdasarkan data rekapitulasi penilaian prestasi kerja karyawan tahun 2021-2023, belum ada yang mencapai total bobot dengan nilai 240-300 . ategori Sangat Bai. , dengan nilai berturut-turut 74, 73, dan 76. Menurut Astuti dan Prayogi . , prestasi kerja merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Prestasi kerja karyawan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya kompetensi dan pelatihan yang diberikan kepada karyawan. Sutrisno dalam Hendra dan Indriati . menjelaskan bahwa kompetensi dalam organisasi publik maupun privat sangat diperlukan terutama untuk menjawab tuntutan organisasi dengan adanya perubahan yang sangat cepat, perkembangan masalah yang kompleks dan dinamis serta ketidakpastian masa depan. Data kompetensi karyawan menunjukkan belum meratanya distribusi program kompetensi, seperti NCC (New Comer Clas. yang menurun dari 50 orang di tahun 2021-2022 menjadi 30 orang di tahun 2023. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Juni-September . Tahun : 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Research Gap Penelitian tentang hubungan kompetensi dan pelatihan terhadap prestasi kerja telah banyak dilakukan dalam berbagai sektor industri, namun terdapat kesenjangan penelitian yang signifikan dalam konteks industri jasa kebandarudaraan, khususnya pada sektor cleaning Mayoritas studi existing fokus pada industri manufaktur, perbankan, atau layanan umum yang memiliki karakteristik operasional yang berbeda dengan lingkungan bandara Industri aviation service memiliki kompleksitas unik yang meliputi standar kebersihan dan keamanan internasional berdasarkan regulasi ICAO, lingkungan kerja 24/7 dengan tingkat stress tinggi, interaksi dengan diverse international passengers, serta compliance terhadap aviation security protocols yang ketat. Lebih spesifik lagi, model Kerjasama Operasional (KSO) dalam konteks aviation service masih sangat underexplored dalam literatur akademis. KSO APS ISS yang merupakan joint venture antara PT Angkasa Pura Solusi dan PT ISS Indonesia memiliki struktur organisasional yang kompleks dengan dual reporting system, multi-layered supervision yang melibatkan KSO management. PT Angkasa Pura II, dan regulator penerbangan, serta hybrid corporate culture yang menggabungkan dua budaya perusahaan berbeda. Kompleksitas ini menciptakan tantangan unik dalam implementasi program kompetensi dan pelatihan yang belum pernah dieksplorasi secara mendalam dalam penelitian sebelumnya. Selain itu, konteks pascapandemi COVID-19 telah mengubah fundamental landscape industri penerbangan, termasuk aspek human resource management dalam aviation support services. New normal dalam industri penerbangan mencakup protokol kesehatan yang ketat, perubahan perilaku dan ekspektasi penumpang, integrasi teknologi untuk contactless services, serta restructuring workforce yang signifikan. Namun, belum ada kajian komprehensif yang mengeksplorasi bagaimana perubahan-perubahan ini mempengaruhi requirement kompetensi dan effectiveness program pelatihan dalam meningkatkan prestasi kerja, khususnya dalam konteks aviation cleaning service yang beroperasi dalam lingkungan high-stakes dengan standar internasional. Novelty Untuk mengisi kesenjangan penelitian tersebut, penelitian ini menghadirkan kebaruan melalui pengembangan "Aviation Service Competency-Performance Framework" yang secara spesifik dirancang untuk menganalisis dynamics kompetensi dan pelatihan dalam konteks dualorganization structure pada industri jasa kebandarudaraan. Framework ini mengintegrasikan tiga komponen teoritis utama: aviation-specific competency model yang diadaptasi dari Spencer & Spencer competency theory dengan mempertimbangkan unique requirements dalam aviation environment, dual-organization learning theory yang memodifikasi organizational learning concepts untuk struktur KSO, dan service excellence framework yang mengombinasikan SERVQUAL dimensions dengan aviation safety dan security standards. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Juni-September . Tahun : 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Kebaruan metodologis penelitian ini terletak pada pendekatan "Multi-Dimensional Performance Assessment" yang mengukur prestasi kerja dari berbagai perspektif stakeholders dalam aviation ecosystem. Pendekatan ini melibatkan internal assessment dari KSO management, client evaluation dari PT Angkasa Pura II sebagai principal, end-user satisfaction surveys dari international passengers, serta regulatory compliance measurement berdasarkan aviation authority standards. Metodologi 360-degree evaluation ini belum pernah diterapkan dalam konteks aviation cleaning service research dan memberikan comprehensive understanding tentang performance dynamics dalam complex stakeholder environment. Dari segi kontribusi praktis, penelitian ini menghasilkan "Post-Pandemic Aviation Service Excellence Model" yang menggabungkan traditional competency development dengan pandemic resilience building. Model ini mengeksplorasi bagaimana competency requirements berevolusi dalam new normal, adaptation of training methods dengan health protocols, integration of technology dalam skill development, serta building workforce resilience dalam high-risk environment. Framework ini tidak hanya applicable untuk KSO APS ISS, tetapi juga dapat diadaptasi oleh aviation service providers lainnya di Indonesia maupun internationally, sehingga memberikan significant contribution untuk pengembangan industri penerbangan nasional dan regional. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan pelatihan terhadap prestasi kerja karyawan pada Divisi Operasional Cleaning Service KSO APS ISS Terminal 1 Cabang Bandara Soekarno-Hatta. METODE Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan explanatory Penelitian dilaksanakan di KSO APS ISS Cleaning Service Terminal 1A. Keberangkatan Lt. AOD064 Bandara Internasional Soekarno Hatta. Kel. Pajang. Kec. Benda. Kota Tangerang. Banten pada bulan Oktober 2023 hingga selesai. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada divisi Operasional Cleaning Service KSO APS ISS Terminal 1 Cabang Bandara Soekarno-Hatta yang berjumlah 119 orang. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 92 responden. Rumus Slovin yang digunakan: n = N / . eA) n = 119 / . n = 119 / . 0,0. n = 119 / 1,2975 n = 91,7 OO 92 responden Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert 5 poin . =Sangat Tidak Setuju hingga 5=Sangat Setuj. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach's Alpha > 0,70 untuk semua variabel. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 26, meliputi uji asumsi klasik, analisis deskriptif, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, uji t . , dan uji F . Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Juni-September . Tahun : 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan HASIL dan PEMBAHASAN HASIL Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, diperoleh persamaan sebagai berikut: Model (Constan. Kompetensi Pelatihan Tabel 1. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Sig. Sumber: Data olahan menggunakan SPSS 26, 2024 Dari tabel di atas diperoleh persamaan regresi: Y = 11,595 0,339 (X. 0,444 (X. , yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan 1 unit kompetensi akan meningkatkan prestasi kerja sebesar 0,339 point, dan setiap peningkatan 1 unit pelatihan akan meningkatkan prestasi kerja sebesar 0,444 Hasil Uji Koefisien Korelasi dan Determinasi Tabel 2. Hasil Uji Koefisien Korelasi dan Determinasi Model R Square Adjusted R Std. Error of Square the Estimate Sumber: Data olahan menggunakan SPSS 26, 2024 Nilai koefisien korelasi A sebesar 0,665 menunjukkan hubungan yang kuat antara kompetensi dan pelatihan dengan prestasi kerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 0,442 atau 44,2% menunjukkan bahwa 200ariable kompetensi dan pelatihan mampu menjelaskan variasi prestasi kerja karyawan sebesar 44,2%, sedangkan sisanya 55,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil Uji t (Parsia. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Juni-September . Tahun : 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan Tabel 3. Hasil Uji t Variabel Kompetensi Model R Square Adjusted R Std. Error of Square the Estimate Sumber: Data olahan menggunakan SPSS 26, 2024 Tabel 4. Hasil Uji t Variabel Pelatihan Model (Constan. Kompetensi Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Sig. Sumber: Data olahan menggunakan SPSS 26, 2024 Hasil uji t menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai t hitung 6,685 > t tabel 1,987 dan sig. 0,000 < 0,05. Pelatihan juga berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai t hitung 7,224 > t tabel 1,987 dan 0,000 < 0,05. Hasil Uji F (Simulta. Tabel 5. Hasil Uji F (Simulta. Model Regression Residual Total Sum of Squares Mean Square Sig. Sumber: Data olahan menggunakan SPSS 26, 2024 Hasil uji F menunjukkan nilai f hitung 35,232 > f tabel 3,099 dengan sig. 0,000 < 0,05, yang berarti kompetensi dan pelatihan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Juni-September . Tahun : 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 PEMBAHASAN Pengaruh Kompetensi terhadap Prestasi Kerja Karyawan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi kerja karyawan dengan kontribusi sebesar 33,2%. Temuan ini sejalan dengan penelitian Buulolo . yang menemukan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan pada Kantor Camat Lolowau Kabupaten Nias Selatan dengan nilai t hitung 6,248 > t tabel 1,701. Kompetensi yang baik memungkinkan karyawan untuk memahami tugas dan tanggung jawab mereka dengan lebih baik, sehingga dapat menghasilkan kinerja yang optimal. Dalam konteks cleaning service bandara, kompetensi teknis seperti penguasaan alat kebersihan, pemahaman standar kebersihan internasional, dan kemampuan bekerja dalam lingkungan yang demanding sangat penting untuk mencapai prestasi kerja yang excellent. Pengaruh Pelatihan terhadap Prestasi Kerja Karyawan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi kerja karyawan dengan kontribusi sebesar 36,7%. Hasil ini konsisten dengan penelitian Bali dkk. yang menemukan bahwa pelatihan berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai dengan nilai t hitung 9,412 > t tabel 1,689. Pelatihan yang efektif dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap karyawan dalam melaksanakan tugas. Program pelatihan seperti NCC (New Comer Clas. LSP Kompetensi Team Leader, dan ISS Academy yang diselenggarakan perusahaan terbukti memberikan dampak positif terhadap prestasi kerja karyawan. Pengaruh Kompetensi dan Pelatihan secara Simultan terhadap Prestasi Kerja Karyawan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan pelatihan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan dengan kontribusi sebesar 44,2%. Temuan ini sejalan dengan penelitian Hutahaean . yang menemukan bahwa kompetensi dan pelatihan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan PT Sinar Menara Deli Medan. Kombinasi kompetensi yang baik dan pelatihan yang berkelanjutan menciptakan sinergi yang optimal dalam meningkatkan prestasi kerja karyawan. Hal ini menunjukkan pentingnya pendekatan holistik dalam pengembangan SDM di industri cleaning service bandara. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi kerja karyawan dengan kontribusi sebesar 33,2%. Pelatihan juga berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi kerja karyawan dengan kontribusi sebesar 36,7%. Secara simultan, kompetensi dan pelatihan berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan dengan kontribusi sebesar 44,2%. Implikasi manajerial dari penelitian ini adalah perlunya KSO APS ISS melakukan pengembangan kompetensi karyawan secara berkelanjutan dan merancang program pelatihan yang lebih efektif dan merata. Perusahaan perlu memastikan distribusi program kompetensi yang seimbang dan mengembangkan kurikulum pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri cleaning service bandara. Keterbatasan penelitian ini adalah fokus pada satu divisi operasional saja dan belum mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi prestasi kerja. Penelitian mendatang disarankan untuk Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Juni-September . Tahun : 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 mengeksplorasi variabel mediasi seperti motivasi kerja dan kepuasan kerja, serta melakukan studi komparasi dengan perusahaan cleaning service lainnya. PENGHARGAAN Ucapan terima kasih disampaikan kepada KSO APS ISS Cleaning Service Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta yang telah memberikan izin dan dukungan dalam pelaksanaan penelitian ini. Terima kasih juga kepada seluruh responden yang telah berpartisipasi dalam penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA