Proceedings Series on Physical & Formal Sciences. Volume 5 Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan ISSN: 2808-7046 Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Ikan Hias pada Usaha Budidaya Maresh Farm Id di Kecamatan Kejobong. Purbalingga. Jawa Tengah Bangkit Wiranata1. Aulia Fatah Noor Fauzi1. Ratna satriani2,3 . Taufik Budhi Pramono1,2 Program Studi Akuakultur. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Jenderal Soedirman Pusat Inkubator Bisnis Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Universitas Jenderal Soedirman Sosial Ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian. Universitas Jenderal Soedirman ARTICLE INFO Article history: DOI: 30595/pspfs. Submited: 05 Mei, 2023 Accepted: 21 Mei, 2023 Published: 04 Agustus, 2023 Keywords: Ekonomi. EFAS. IFAS. Ikan Hias. Analisis SWOT ABSTRACT Budidaya ikan hias air tawar memiliki nilai ekonomis tinggi dan berpotensi besar untuk dikemabangkan. Purbalingga merupakan salah satu kawasan penghasil ikan hias terbesar di jawa tengah. Maresh fish id adalah salah satu pembudidaya ikan hias dengan komoditas utama ikan rasbora galaxy . anio margariatu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan usaha budidaya ikan hias di Kecamatan Kejobong. Kabupaten Purbalingga, serta menentukan strategi pengembangan usaha yang prioritas untuk usaha Pengambilan data penelitian dilakukan dengan Metode penelitian survey aktif menggunakan kuisoner serta pengambilan sampel secara Responden dipilih berdasarkan pengetahuan dan peran penting mereka dalam strategi pengembangan yang berkaitan dengan informasi yang dibutuhkan. Metode analisis data menggunakan IFAS (Internal Strategic Factor Analysis Summar. EFAS (External Strategic Factor Analysis Summar. Internal Eksternal (IE). SWOT (Strength. Weakness. Opportunities. Threat. dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis faktor internal . ekuatan dan kelemaha. dan eksternal . eluang dan ancama. yang dapat mempengaruhi udaha budidaya Maresh fish farem adalah Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan usaha tersebut adalah lahan budidaya yang luas, sedangkan kelemahan adalah belum merambah pasar lokal dan masih mengandalkan pengepul. Selain itu, terdapat peluang dalam permintaan pasar yang tinggi, namun juga ada ancaman dalam bentuk hama dan penyakit. Dari hasil analisis menggunakan matriks QSPM, strategi pengembangan usaha yang paling tepat adalah dengan menambah kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memanfaatkan bahan baku secara efektif dan efisien. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan kesuksesan usaha budidaya Maresh Fish Farm. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Corresponding Author: Bangkit Wiranata Universitas Jenderal Soedirman Jl. Dr. Soeparno. Karangwangkal Purwokerto, 53122 Email: bangkit. wiranata@mhs. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi perikanan dan kelautan yang tinggi. Sektor kelautan dan perikanan sendiri berperan sebagai salah satu dari sebagian besar sektor penggerak dalam perekonomian di negara ini. Peningkatan produksi dalam sektor ini tentunya menjadi salah satu fokus yang diperlukan agar mampu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat yang terlibat dalam industri ini khusus ya di bidang perikanan (Kusrini, 2. Salah satu sub sektor perikanan yang berpotensi untuk dikembangkan di masa mendatang adalah budidaya terutama budidaya ikan hias. Meskipun kontribusi budidaya ikan hias dalam penyediaan produk perikanan masih tergolong kecil, namun terus menunjukkan kecenderungan peningkatan dari tahun ke tahun di Indonesia dan di seluruh dunia. Hal ini membuktikan bahwa budidaya ikan hias juga dapat menjadi salah satu sektor yang berpotensi dalam memajukan sektor kelautan dan perikanan secara keseluruhan. Budidaya ikan hias merupakan salah satu bisnis di bidang perikanan yang cukup menjanjikan untuk Adanya kegiatan budidaya ikan hias ini menjadi salah satu bisnis yang dapat menjamin tingkat keuntungan yang lebih tinggi bagi para pembudidaya ikan. Tingginya harga jual, proses perkembangbiakkan yang relatif mudah, dan siklus reproduksi yang relatif cepat merupakan beberapa keunggulan yang dimiliki oleh ikan hias sehingga sangat menjanjikan untuk dibudidayakan dan dikembangkan. Selain itu, potensi pasar dan tingginya permintaan terhadap ikan hias khususnya ikan hias air tawar semakin memperluas peluang dari pengembangan budidaya ikan hias (Nugroho at al. , 2. Ikan hias merupakan salah satu komoditas perikanan dengan potensi perdagangan yang cukup besar baik di dalam maupun luar negeri. Besarnya peluang pasar ikan hias ini dapat bermanfaat dalam meningkatan devisa negara (Ratnasari et al. , 2. Ikan hias di Indonesia sendiri sudah mempunyai pasar yang cukup besar, bahkan di beberapa daerah produksi ikan hias sudah cukup tinggi dan pemasarannya hingga ke luar negeri. Salah satu wilayah dengan penghasil ikan hias terbesar adalah Kabupaten Purbalingga. Purbalingga merupakan salah satu kabupaten yang terlatak di Jawa Tengah yang merupakan sentra produsen ikan hias di Indonesia, dimana pada tahun 2020 produksi ikan hias di wilayah ini mencapai angka 15. 500 ekor dengan sebagian besar produksinya berupa ikan hias air tawar (BPS, 2. Tingginya tingkat produksi ikan hias di wilayah ini tentunya karena peran dari para kelompok pembudidaya yang ada, salah satunya adalah maresh fish id. Maresh fish Id merupakan salah satu pembudidaya ikan hias yang memiliki komoditas utama yaitu ikan rasbora galaxy (Danio margariatu. Rasbora galaxy merupakan ikan hias dari genus Danionae yang saat ini baru dibudidayakan oleh para pembudidaya. Spesies ikan ini memiliki peluang sebagai komoditas unggulan karena harga jual dan permintaan pasar terutama di internasional yang cukup tinggi serta teknik budidayanya yang relatif mudah dilakukan oleh para pembudidaya (Iskandar et al. , 2. Sebagai upaya pengembangan usaha dari budidaya ikan hias rasbora galaxy ini, maka diperlukan adanya pendekatan untuk merumuskan strategi yang tepat. Salah satu cara atau pendekatan yang dapat dilakukan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha yang tepat dan efektif adalah melalui analisis SWOT (Strengths, weaknes, opportunities. Analisis SWOT merupakan sebuah metode pendekatan yang digunakan untuk menentukan metode yang tepat dalam memanfaatkan keluatan dan peluang yang ada secara maksimal dan mengurangi adanya kelemahan serta ancaman. Pendekatan ini merupakan salah satu strategi dalam pengembangan usaha yang berdampak jangka panjang dan jangka pendek (Mahendra dan Asnawi, 2. Dalam analisis SWOT, evaluasi dilakukan dengan membagi faktor-faktor yang relevan ke dalam dua kelompok utama, yaitu faktor internal yang mencakup kekuatan . dan kelemahan . , serta faktor eksternal yang terdiri dari peluang . dan ancaman . Faktor-faktor tersebut diidentifikasi dengan tujuan digunakan sebagai dasar perencanaan strategis, sehingga dapat menentukan perbaikan yang dibutuhkan dalam mengembangkan bisnis ke depan (Nugroho et al. , 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor baik internal maupun eksternal yang memengatuhu pengembangan usaha ikan hias di Kecamatan Kejobong. Kabupaten Purbalingga, serta menentukan staregi pengembangan usaha yang prioritas untuk usaha tersebut. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada pembudidaya ikan hias Maresh Farm Id. Studi kasus merupakan salah satu jenis metode penelitian yang sangat berguna untuk memahami suatu fenomena secara mendalam dan detail . ona,2. Tempat dan Waktu Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada usaha budidaya ikan hias Maresh Farm Id yang berlokasi di Desa Langgar. Kecamatan Kejobong. Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret hingga April 2023. Obyek Penelitian Objek penelitian ini adalah ikan hias rasbora galaxy sebagai slah satu komuditas unggulanKabupaten Purbalingga. Metode pengambilan data penelitian ini menggunakan survey aktif dengan kuisoner serta pengambilan sampel secara Responden dipilih berdasarkan pengetahuan dan peran penting mereka dalam strategi pengembangan yang berkaitan dengan informasi yang dibutuhkan. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Analisis data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Analisis SWOT Analisis SWOT merupakan alat analisis yang digunakan secara teratur dalam menyusun strategi usaha. Menurut Rangkuti . , analisis SWOT bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang terlibat dalam merumuskan strategi usaha secara sistematis. Tahapan dalam analisis SWOT meliputi analisis faktor internal yang mencakup kekuatan dan kelemahan, serta analisis faktor eksternal yang mencakup peluang dan ancaman. Setelah itu, bobot dan rating diberikan pada setiap faktor untuk memudahkan pengambilan keputusan dalam strategi usaha yang diambil. Efas Ifas IFAS adalah metode analisis faktor internal yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan . dan kelemahan . dalam sebuah usaha. Sementara itu. EFAS adalah metode analisis faktor eksternal yang digunakan untuk mengevaluasi peluang . dan ancaman . yang dapat memengaruhi usaha tersebut. IFAS Matrix, atau Ringkasan Analisis Faktor Internal, adalah sebuah alat identifikasi yang digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal yang dapat digunakan untuk mengatasi kelemahan perusahaan. Proses identifikasi dilakukan dengan memeriksa berbagai faktor dalam berbagai bidang fungsional perusahaan seperti sumber daya manusia, lokasi, produksi, pemasaran, keuangan, dan manajemen (David 2. Dengan menggunakan IFAS Matrix, perusahaan dapat menentukan kekuatan internalnya dan memperbaiki kelemahan yang ada. EFAS Matrix, atau Ringkasan Analisis Faktor Eksternal, adalah suatu metode untuk mengidentifikasi faktor-faktor eksternal yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas peluang bisnis dan mengatasi ancaman yang mungkin terjadi di masa depan. Faktor-faktor eksternal ini dibagi menjadi dua lingkungan, yaitu lingkungan makro . ermasuk faktor demografi, ekonomi, alam, dan politi. dan lingkungan mikro . ermasuk kondisi perusahaan, konsumen, pesaing, dan produk penggant. (David, 2. Dengan menggunakan EFAS Matrix, perusahaan dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk mengatasi faktor eksternal dan memanfaatkan peluang yang tersedia. QSPM QSPM, atau Quantitative Strategic Planning Matrix, merupakan sebuah alat untuk menyusun strategi dengan menggunakan teknik analitis yang dapat mengevaluasi faktor internal kunci. Alat ini dapat mengungkapkan daya tarik relatif dari beberapa strategi alternatif dan memberikan dasar yang objektif dalam memilih strategi tertentu serta membuat peringkat/rating strategi untuk menentukan prioritas. Dengan menggunakan teknik ini, perusahaan dapat menentukan strategi terbaik secara objektif dengan menggunakan input dari analisis matriks IFAS dan EFAS, serta mencocokkan hasil dari analisis SWOT. Dengan QSPM, perusahaan dapat memilih secara objektif antara beberapa alternatif strategi yang tersedia (David, 2. Internal Eksternal Faktor internal merujuk pada kondisi-kondisi yang berasal dari dalam perusahaan dan dapat mempengaruhi pembuatan keputusan dalam berbagai aspek manajemen seperti pemasaran, keuangan, operasi, sumberdaya manusia, penelitian dan pengembangan, sistem informasi manajemen, serta budaya perusahaan. Sementara itu, faktor eksternal merujuk pada kondisi-kondisi yang berasal dari luar perusahaan dan dapat mempengaruhi pembuatan keputusan perusahaan. Faktor ini mencakup lingkungan industri . ndustry environmen. dan lingkungan bisnis makro . acro environmen. , termasuk aspek ekonomi, politik, hukum, teknologi, kependudukan, dan sosial budaya (Fahmi, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Maresh fish Id merupakan salah satu pembudidaya ikan hias yang memiliki komoditas utama yaitu ikan rasbora galaxy (Danio margariatu. Rasbora galaxy merupakan ikan hias dari genus Danionae yang saat ini baru dibudidayakan oleh para pembudidaya. Spesies ikan ini memiliki peluang sebagai komoditas unggulan karena harga jual dan permintaan pasar terutama di internasional untuk menumbuhkan jumlah produksi dan meningkatkan kualitas produk maka dibutuhkan langkah langkah strategis untuk mencapai hal tersebut. Identifikasi Faktor Internal dan Faktor Eksternal Analisis faktor internal dan eksternal adalah sebuah metode yang digunakan dalam analisis SWOT untuk mengenali faktor-faktor yang ada di dalam dan luar perusahaan. Melalui analisis ini, perusahaan dapat mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perusahaan serta dampaknya pada perusahaan (Subaktilah, dkk. Faktor-faktor kekuatan dan kelemahan pada usaha pembudidaya ikan hias maresh fish id tersaji pada Tabel 1. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Tabel 1. Identifikasi faktor internal Kekuatan (Strengt. Kelemahan (Weaknes. 1 Lahan yang sudah tersedia dan milik pribadi. (S. Kolam yang dimiliki masih terbata. ( W. Aset . erlatan pendukun. yang memadai dan Masih belum lengkapnya perizinan dan legalitas lain seperti (S. KUSUKA. TDK, dll. (W. Sudah ada akses transportasi, listrik, dan air (S. Akses transportasi yang kurang memadai karena rusak akibat sering dilalui kendaraan berat. (W. Sudah adanya mitra kerjasama seperti penyedia benih, pakan, dan pemasaran. (S. Air budidaya masih mengandalkan satu sumur yang digunakan juga untuk keperluan rumah tangga. (W. Sudah adanya bio-security. (S. Ketersediaan telor ikan masih terganggu. (W. Tempat budidaya yang tahan terhadap cuaca (S. Terdapat jadwal piket karyawan. (S. Telur yang terkadang masih terserang jamur. Penerapan K3 dalam proses budidaya (S. Main management (Kontrak, gaji, tata tertib, visi, mis. yang sudah terbentuk. (S. Sudah memiliki perijinan resmi dari pemerintah (NIB). (S. Adanya hama kecebong sebagai kompototor makanan. (W. Belum jelasnya pembagian keuntungan bersih antar (W. Jadwal piket karyawan yang masih belum dilaksanakan oleh karyawan sebagaimana mestinya. (W. Roti BS . edia kultur pakan alam. yang tersedia masih banyak tercampur dengan roti BS yang kualitasnnya buruk. (W. Faktor-faktor peluang dan ancaman pada usaha pembudidaya ikan hias maresh fish id tersaji pada Tabel 2. Tabel 2. Identifikasi faktor eskternal Peluang (Opportunit. Perluasan tempat budidaya diberbagai tempat dengan kerjasama dengan berbagai pihak. (O. Ancaman (Threat. Lahan sewaktu-waktu dapat hancur karena bencana alam seperti gempa dan tanah longsor. (T. Terjalinnya hubungan kerjasama dari berbagai supplier hingga produsen peralatan budidaya. (O. Fluktuasi harga peralatan-perlaatan yang mendukung proses budidaya. (T. Dukungan pemerintah berupa perbaikan askes jalan ke lokasi budidaya, penyedia peralatan pendukung budidaya, (O. Semakin luasnya jejaring kemitraan dengan berbagai pembudidaya ikan hias. (O. Akses transportasi . yang semakin parah karena sering dilewati kendaraan berat. (T. Penambahan jenis ikan hias yang dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan pasar. (O. Potensi tingginya minat masyarakat terhadap ikan hias. (O. Masyarakat yang iseng memasuki tempat budidaya tanpa sesuai prosedur yang telah ditetapkan. ( T. Terjadinya kemalingan peralatan yang menunjang proses produksi. (T. Menjadi produsen pakan alami berkualitas untuk benih (O. Terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar (O. Kejadian luar biasa . perti perang, krisis global, pandem. mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada pemasaran produk. (T. Terjadinya persaingan dengan pembudidaya lain dalam pemenuhan kebutuhan roti BS untuk proses produksi pakan alami benih ikan. (T. Regulasi pemerintah yang ketat terhadap bisnis (T. Monetasi keilmuan melalui pelatihan dan workshop (O. Kualitas benih ikan dibawah mempengaruhi hasil akhir budidaya(T. Diversifikasi produk dengan menjual aksesoris dan perlengkapan budidaya ikan hias. (O. Terputusnya kerjasama antar mitra karena hubungan yang kurang baik. (T. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Hasil Analisis Matriks Faktor Strategi Internal dan Matriks Faktor Strategi Eksternal Analisis matriks IFAS Analisis matriks IFAS digunakan sebagai alat untuk meringkas dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan yang telah diidentifikasi pada faktor internal yang berpengaruh terhadap pengembangan usaha budidaya ikan hias maresh fish id. Tabel 3 menunjukan indeks kumulatif sebesar 3,01 mengindikasikan posisi internal yang kuat. Faktor S10 W10 Tabel 3. Perhitungan IFAS Reting sekor total Tabel 3 menunjukan indeks kumulatif sebesar 3,41856 mengindikasikan posisi internal yang kuat. Analisis matriks IFAS menunjukan kekuatan terbesar yang paling berpengaruh pada Usaha ini yaitu Sudah adanya mitra kerjasama seperti penyedia benih, pakan, dan pemasaran. dengan skor 0. 208019 Sedangkan kekuatan yang memiliki nilai terkecil adalah Terdapat jadwal piket karyawan. dengan skor 0. Kelemahan yang memiliki nilai terbesar adalah Air budidaya masih mengandalkan satu sumur yang digunakan juga untuk keperluan rumah tangga. Sedangkan kelemahan yang memiliki nilai terkecil adalah budidaya ini adalah Lahan sewaktu-waktu dapat hancur karena bencana alam seperti gempa dan tanah longsor dengan skor 0. Analisis matriks EFAS Analisis matriks EFAS digunakan sebagai alat untuk meringkas dan mengevaluasi Peluang dan ancaman yang telah diidentifikasi pada faktor eskternal yang berpengaruh terhadap pengembangan usaha budidaya ikan hias maresh fish id. Tabel 4. Perhitungan IFAS Faktor Bobot Reting Sekor Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Faktor Bobot O10 T10 Reting SEKOR TOTAL Sekor Tabel 4 menunjukan indeks kumulatif sebesar 3. 211039 mengindikasikan posisi eksternal yang kuat. Analisis matriks EFAS menunjukan Peluang terbesar yang paling berpengaruh pada Usaha ini yaitu Monetasi keilmuan melalui pelatihan dan workshop dengan secor 0. 368182 Sedangkan kekuatan yang memiliki nilai terkecil adalah Terdapat pada Perluasan tempat budidaya diberbagai tempat dengan kerjasama dengan berbagai dengan skor 0. Ancaman yang memiliki nilai terbesar adalah Terputusnya kerjasama antar mitra karena hubungan yang kurang baik dengan sekor0. Sedangkan Ancaman yang memiliki nilai terkecil adalah budidaya ini adalah Fluktuasi harga peralatan-perlaatan yang mendukung proses budidaya dengan skor Hasil Analisis Matriks IE (Internal-Eksterna. Matriks IE merupakan sebuah metode evaluasi yang digunakan untuk menentukan posisi suatu entitas atau organisasi dengan mempertimbangkan dua dimensi kunci, yaitu total skor bobot IFAS pada sumbu horizontal dan total skor bobot EFAS pada sumbu vertikal. Dalam hal ini, sumbu horizontal merepresentasikan posisi internal suatu entitas, sedangkan sumbu vertikal merepresentasikan pengaruh eksternal terhadap entitas Setelahdilakukan analisis terhadap matriks IFAS dan matriks EFAS, didapatkan sebuah hasil analisis yang menggabungkan kedua matriks tersebut, yaitu Matriks IE (Internal-Eksterna. Matriks IE sendiri terdiri dari skor terbobot dari kedua matriks tersebut yang kemudian dipetakan untuk mengetahui kondisi pembudidaya ikan hias maresh fish id. Dalam analisis faktor internal menggunakan matriks IFAS, didapatkan skor sebesar 3,418506 pada Tabel 2, sedangkan dalam analisis faktor eksternal menggunakan matriks EFAS, didapatkan skor sebesar 3,21103 pada Tabel 3. Dari hasil analisis kedua matriks tersebut, kemudian dikombinasikan untuk membentuk hasil analisis matriks IE, yang dapat dilihat pada Gambar 1. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Gambar. 1 materiks IE Pada sumbu horizontal, terdapat tiga kategori posisi internal yang dapat dilihat berdasarkan skor antara 1,00 hingga 4,00. Skor antara 1,00 hingga 1,99 menunjukkan posisi internal yang lemah, skor 2,00 hingga 2,99 menunjukkan posisi internal yang rata-rata, dan skor 3,00 hingga 4,00 menunjukkan posisi internal yang kuat. Di sisi lain, pada sumbu vertikal terdapat tiga kategori pengaruh eksternal yang dapat dilihat berdasarkan skor antara 1,00 hingga 4,00. Skor antara 1,00 hingga 1,99 menunjukkan posisi eksternal yang rendah, skor 2,00 hingga 2,99 menunjukkan pengaruh eksternal yang sedang, dan skor 3,00 hingga 4,00 menunjukkan pengaruh eksternal yang tinggi . ratama, 2. Dalam gambar yang ditunjukkan, posisi pembudidaya ikan hias "Maresh Fish ID" pada kuadran I dapat dilihat dari skor IFAS sebesar 3. 418506 pada sumbu horizontal, yang menunjukkan pengaruh internal berengaruh eksternal yang cukup signifikan. Pembudidaya iakan hias maresh farm id yang kuat. Sementara itu, skor EFAS sebesar 3. 211039 pada sumbu vertikal menunjukkan pengaruh eksternal dari usaha budidaya yang relatif tinggi. Oleh karena itu, secara keseluruhan, posisi "Maresh Fish ID" dapat dikategorikan sebagai posisi yang kuat secara internal dan memiliki Kuadran 1 mengindikasikan bahwa perusahaan berada dalam situasi yangmenguntungkan karena memiliki peluang dan kekuatan yang dapat dimanfaatkan. Oleh karena itu, untuk mengoptimalkan situasi ini, perusahaan sebaiknya menerapkan kebijakan pertumbuhan yang agresif sebagai Matriks analisis SWOT Dalam matriks SWOT, terdapat empat strategi utama yang dapat dihasilkan, yakni S-O (StrengthsOpportunitie. W-O (Weaknesses-Opportunitie. S-T (Strengths-Threat. , dan W-T (Weaknesses-Threat. Setiap strategi memiliki karakteristik tersendiri dan penting untuk diterapkan secara bersama-sama dan saling mendukung dalam implementasinya. Hal ini penting dilakukan agar perusahaan dapat memaksimalkan potensi kekuatan dan peluang yang dimiliki, serta mengatasi kelemahan dan menghindari ancaman yang mungkin muncul di lingkungan perusahaan. (Tjoe dan Sarjono, 2. dalam (Sari& Oktafianto, 2. INTERNAL EKSTERNAL Tabel 5. Matriks analisis SWOT Kekuatan Kelemahan (Weaknes. (Strengt. 1Lahan yang sudah 1. Kolam yang dimiliki masih terbatas tersedia dan milik Aset . Masih belum lengkapnya perizinan dan legalitas lain pendukun. yang seperti KUSUKA. TDK, dll Sudah ada akses 3. Akses transportasi yang kurang memadai karena rusak transportasi, listrik, akibat dan air sering dilalui kendaraan berat Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Peluang (Opportunit. Perluasan tempat budidaya diberbagai tempat dengan kerjasama dengan berbagai Terjalinnya supplier hingga peralatan budiday Sudah adanya benih, pakan, dan Sudah adanya bio-security Tempat cuaca ekstrim Terdapat jadwal piket karyawan Penerapan Main (Kontrak, gaji, tata tertib, visi, mis. Sudah memiliki perijinan pemerintah (NIB) Strategi S-O Backgorund perusahaan yang menjadikan mitra semakin percaya dengan perusahaan dan mau untuk saling bekerjasama (S9,. strategi 1 Air budidaya masih mengandalkan satu sumur yang digunakan juga untuk keperluan rumah tangga Ketersediaan telor ikan masih terganggu Telur yang terkadang masih terserang jamur Adanya hama kecebong sebagai kompototor makanan Belum jelasnya pembagian keuntungan bersih antar Jadwal piket karyawan yang oleh karyawan sebagaimana mestinya Roti BS . edia kultur pakan alam. yang tersedia masih banyak tercampur dengan roti BS yang kualitasnnya buruk Strategi W-O Menambah jumlah kolam dengan membuka cabang produksi di berbagai tempat (W1, . strategi 2 Menambahkan kapasitas roduksi untuk memenuhi pasar dan memanfaatkan bahan baku secara efektif dan efisien (W10. strategi 4 kungan pemerintah berupa perbaikan askes jalan ke lokasi budidaya, penyedia budidaya, dsb. Semakin luasnya jejaring kemitraan dengan berbagai pembudidaya ikan hias Penambahan jenis ikan hias yang dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan pasar Potensi tingginya minat masyarakat terhadap ikan hias Menjadi produsen pakan alami berkualitas untuk benih Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Diversifikasi produk dengan perlengkapan budidaya ikan Terbukanya pekerjaan bagi masyarakat Monetasi Ancaman (Threat. Lahan sewaktu-waktu dapat hancur karena bencana alam seperti gempa dan tanah Strategi S-T konstruksi taham menggunakan bata (S1,T. Strategi W-T Peningkatan kualitas benih melalui standarisasi SPF (Specific Pathogen Fre. (W6. strategi 5 Fluktuasi harga peralatanperlaatan yang mendukung proses budidaya Akses transportasi . yang semakin parah karena sering dilewati kendaraan Terputusnya antar mitra karena hubungan yang kurang baik Masyarakat yang iseng memasuki tempat budidaya tanpa sesuai prosedur yang telah ditetapkan Terjadinya kemalingan peralatan yang menunjang proses produksi Kejadian luar biasa . perti pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada pemasaran Terjadinya dengan pembudidaya lain dalam pemenuhan kebutuhan roti BS untuk proses produksi pakan alami benih ikan Regulasi pemerintah yang ketat terhadap bisnis budidaya Kualitas benih ikan mempengaruhi hasil akhir Analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matri. Alat yang dikenal dengan nama QSPM digunakan untuk mengevaluasi faktor kunci internal dan menyusun strategi dengan cara analitis. QSPM memberikan nilai relatif untuk setiap strategi alternatif dan Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 membantu dalam memilih strategi yang paling sesuai serta memberikan peringkat prioritas. Tujuannya adalah untuk memilih strategi yang tepat dan objektif berdasarkan input dari analisis matriks IFAS dan EFAS serta mempertimbangkan hasil analisis SWOT. Dengan QSPM, alternatif strategi dapat dipertimbangkan secara objektif dan dipilih yang terbaik di antara beberapa alternatif strategi yang ada. Seperti yang disebutkan oleh David . QSPM membantu dalam membuat keputusan yang lebih rasional dan tepat dalam memilih strategi bisnis yang paling sesuai. Urutan prioritas strategi pada udaha pembesaran ikan hias maresh fish id dari nilai TAS dari yang tertinggi sampai terendah tersaji Tabel 6. Peringkat Tabel 6. Peringkat analisis QSPM Nilai Strategi menambah kapasitas produksi untuk memanfaatkan bahan baku secara efektif dan efisien W10,O7 Menambah jumlah kolam dengan membuka cabang produksi di berbagai tempat (W1, . Backgorund perusahaan yang sudah jelas menjadikan mitra semakin percaya dengan perusahaan dan mau untuk saling bekerjasama (S9,. Peningkatan kualitas benih melalui standarisasi SPF (Specific Pathogen Fre. (W6. SIMPULAN . Simpulan Kesimpulan yang dapat di ambil dari usaha maresh fish id adalah Kekuatan terbesar usaha adalah adanya mitra kerjasama, sedangkan kelemahan terbesarnya adalah ketergantungan pada satu sumur air. Posisi eksternal usaha kuat dengan peluang terbesar monetisasi keilmuan melalui pelatihan dan Ancaman terbesarnya adalah terputusnya kerjasama antar mitra karena hubungan yang kurang baik. Udaha ini berada pada Kuadran 1 mengindikasikan bahwa perusahaan berada dalam situasi yang menguntungkan karena memiliki peluang dan kekuatan yang dapat dimanfaatkanPrioritas strategi pada udaha pembesaran ikan hias maresh fish id yaitu menambah kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memanfaatkan bahan baku secara efektif dan efisien. Saran Perusahaan sebaiknya menerapkan kebijakan pertumbuhan yang agresif sebagai strategi. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kepada dosen pembimbing penelitian, narasumber wirausaha, karyawan, konsumen, suplayer, dan dinas sebagai koresponden atas bantuan dan dukungan yang diberikan. Semua kontribusi dan masukan yang diberikan sangat membantu dalam pembuatan karya tulis ini. DAFTAR PUSTAKA