Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 2. Novenber 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Pengembangan UMKM Melalui Peningkatan Pemasaran Produk Tempe Pak Kasman di Desa Jatiadi Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo Zahrotul Karimah1. Maulidia Gita Lestari2. Vero Maharani Putri3,Fryo Dharma Saputra4,Fitriana Wahyu Nurhidayah5,Nourma Ulva6 Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Panca Marga *Korespondensi : 5 nourmaulva@upm. Abstrak Pemberdayaan ekonomi lokal sangat bergantung pada pengembangan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu prioritas utamanya. terutama dalam konteks produk unggulan Pengabdian masyarakat ini berfokus pada upaya meningkatkan pemasaran dan mengembangkan produk tempe Pak kasman di Desa Jatiadi. Kecamatan Gending. Kabupaten Probolinggo. Tempe, sebagai produk olahan kedelai dengan potensi pasar yang signifikan, seringkali menghadapi kendala dalam pemasaran oleh karena itu perlu adanya pemasaran digital untuk meningkatkan pemasaran produk online melalui media sosial. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan daya saing produk tempe Pak Kasman melalui pengembangan UMKM. Kata kunci: Pemberdayaan Ekonomi lokal. UMKM. Pemasaran digital. Tempe Abstract Local economic empowerment relies heavily on the development of Micro. Small and Medium Enterprises (MSME. as one of its main priorities, especially in the context of superior regional products. This community service focuses on efforts to improve marketing and develop Pak Kasman tempe products in Jatiadi Village. Gending District. Probolinggo Regency. Tempe, as a processed soybean product with significant market potential, often faces obstacles in marketing, therefore there is a need for digital marketing to increase online product marketing via social media. This service aims to overcome these challenges and increase the competitiveness of Pak Kasman's tempeh products through the development of MSMEs. Keywords: Local Economic Empowerment. MSMEs. Digital Marketing. Tempe Submit: Juni 2024 Diterima: Agustus 2024 Publis: November 2024 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Vol. 8 No. November 2024 meningkatkan kinerja usaha, baik melalui perluasan usaha maupun peningkatan kualitas dan kuantitas Pengembangan membutuhkan komitmen yang kuat dan strategi yang terencana. Meskipun modal finansial menjadi faktor penting, ide-ide inovatif, strategi yang tepat, pengalaman yang memadai, dan pengetahuan yang luas juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan Namun, di antara berbagai faktor penting tersebut, pemasaran menjadi kunci yang mempengaruhi keberhasilan pengembangan usaha. Pemasaran membantu pelaku usaha menjangkau target pasar yang tepat, membangun brand awareness, dan meningkatkan Khoirudin dan Lubis . menyatakan pertumbuhan ekonomi berperan penting dalam meningkatkan kemiskinan, dan mendorong kemajuan Surya Wardana . pengangguran merupakan prioritas utama bagi pemerintah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah tantangan pertumbuhan Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kualitas hidup Namun. UMKM berperan penting dalam meningkatkan ekspor nonmigas, dan berkontribusi pada peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB). Dengan demikian. UMKM menjadi pilar penting dalam mewujudkan stabilitas nasional dan kesejahteraan masyarakat. Di Indonesia, jumlah UMKM sangat besar karena proses pendiriannya yang mudah dan tidak memerlukan izin Hal ini menjadikan UMKM sebagai penopang penting bagi perekonomian nasional terutama bagi masyarakat berpendapatan rendah, dalam menjalani aktivitas ekonomi melalui UMKM) Pahlavi & Dharin. Menurut Tjiptono pemasaran merupakan proses bisnis yang mengatur jalannya penyaluran Tujuannya adalah untuk mencapai kepuasan konsumen secara maksimal dan membantu perusahaan mencapai tujuan bisnisnya. Pemasaran memegang peranan strategis dalam keberhasilan sebuah usaha. hanya sebatas program penjualan atau pendistribusian produk, pemasaran mencakup berbagai aspek penting, mulai dari penentuan produk yang tepat, penetapan harga yang kompetitif, segmentasi pasar yang terarah, hingga strategi promosi yang efektif. Melalui proses pemasaran yang terencana, produk dapat menjangkau konsumen yang tepat, membangun citra positif di mata konsumen, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan bisnis. Desa jatiadi memiliki potensi yang luar biasa dalam Usaha Mikro Kecil dan Gunawan . mendefinisikan pengembangkan usaha sebagai suatu Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 Menengah, hal ini membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Banyaknya UMKM yang berpotensi untuk keterbatasan yang dialami oleh UMKM dalam pemasaran seperti kurangnya Salah satu UMKM yang terdapat di Desa Jatiadi yaitu UMKM tempe Pak Kasman. Melalui wawancara memperoleh wawasan yang kaya tentang sejarah produk serta tantangan dan peluang yang dihadapi Bapak Kasman menjalankan usahanya. Oleh karena itu pertemuan tersebut bertujuan meningkatkan pemasaran produk tempe pak Kasman. METODE PELAKSANAAN Kegiatan ini dijalankan dengan cara wawancara, observasi dan survei lokasi pembuatan di Desa Jatiadi. Tahapannya meliputi: Semoga program ini dapat menjadi katalisator bagi kemajuan UMKM Desa Jatiadi dan dapat perekonomian desa yang lebih maju dan berdaya saing. Sehingga tercipta dampak positif yang nyata bagi masyarakat desa. Koordinasi awal : pada tanggal agustus 2024, yang mana perangkat Desa Jatiadi kecamatan gending kabupaten probolinggo. Koordinasi tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat desa dalam mengembangkan dan meningkatkan daya saing produk yang ada di desa Jatiadi. Persiapan : Sebelum terjun adalah melakukan riset pasar untuk pengembangan UMKM. Pelaksanaan survei : Pada tanggal 31 Agustus 2024, kami melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembuatan produk tersebut. Di sana, kami berkesempatan untuk berbincang langsung dengan pemilik produk yaitu Bapak Abdur Rahman yang akrab disapa Bapak Kasman. Pertemuan menggali informasi langsung dari perspektif mendalam tentang produk HASIL DAN PEMBAHASAN Undang-Undang Nomor Tahun 2008 mendefinisikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai usaha ekonomi produktif yang dimiliki oleh individu atau badan usaha perusahaan besar. Halim . dan Adrian . sepakat bahwa UMKM mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja, yang pada akhirnya dapat membantu mengurangi Namun, masih ada beberapa kendala yang dihadapi oleh UMKM, salah satunya adalah strategi pemasaran yang kurang efektif. Banyak UMKM yang masih mengandalkan cara tradisional dalam memasarkan produknya, seperti melalui mulut ke mulut atau dengan membuka toko fisik. Hal ini membuat mereka kesulitan bersaing dengan bisnis besar yang memiliki sumber daya dan strategi pemasaran yang lebih canggih. Selain itu, kurangnya pengetahuan tentang Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 digital marketing juga menjadi kendala bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Membangun pengembangan yang tepat untuk UMKM Pak Kasman membutuhkan pemahaman mendalam tentang tantangan dan peluang yang Observasi dan wawancara langsung dengan Pak Kasman dapat memberikan informasi berharga untuk merumuskan langkah-langkah yang Dengan melakukan observasi dan wawancara dengan Pak Kasman dapat menggali informasi tentang sejarah bisnis, strategi pemasaran yang telah diterapkan, dan kendala yang Menanyakan tentang target pasar, strategi penetapan harga, dan saluran distribusi dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang posisi bisnis di pasar. Melalui observasi dan wawancara, informasi yang diperoleh dapat dianalisis untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi UMKM tempe Pak Kasman. Informasi ini dapat menjadi dasar untuk merumuskan strategi pengembangan yang lebih efektif, seperti meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pasar, atau meningkatkan efisiensi operasional. Observasi yang dilakukan di UMKM Pak Kasman menghasilkan beberapa temuan penting terkait proses produksi, kualitas produk, dan potensi pengembangan Proses pembuatan tempe Pak Kasman masih menggunakan metode tradisional. Meskipun menghasilkan produk yang cenderung memakan waktu dan kurang efisien. Penggunaan teknologi yang tepat dapat efisiensi produksi, mengurangi Kualitas bahan baku yang digunakan untuk membuat tempe tergolong baik. Pak Kasman dalam proses pengolahan. Hal ini menunjukkan komitmen Pak Kasman Kondisi tergolong bersih dan terawat. Meskipun sederhana, tempat dengan peralatan dasar yang Namun, meningkatkan sanitasi dan keamanan tempat produksi agar memenuhi standar yang lebih Kemasan produk tempe Pak Kasman masih sederhana dan kurang menarik. Kemasan yang mengurangi daya tarik produk Pengembangan desain kemasan yang lebih modern dan menarik dapat meningkatkan nilai jual produk dan membangun citra yang lebih positif. Saluran distribusi produk tempe Pak Kasman masih terbatas. Produk tempe pak kasman hanya dipasarkan atau diperjual belikan di warung-warung terdekat dan desa tetangga. Perlu dilakukan upaya untuk distribusi, misalnya melalui Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) platform e-commerce, atau agen Vol. 8 No. November 2024 Pengemasan produk tempe dengan diwariskan turun temurun. Ketika hendak di pasarkan, produk tempe pak kasman ini masih di kemas lagi menggunakan plastik. Namun produk tempe pak kasman dikemas dengan biasa sehingga kurang menarik Tetapi walaupun dikemas dengan cara yang masih tradisional. Proses Pembuatan Tempe Pak Kasman Tempe Pak Kasman dibuat dengan proses tradisional yang telah diwariskan turun temurun. Proses ini diawali dengan pemilihan kedelai berkualitas tinggi yang kemudian dibersihkan dan direndam dalam air Setelah direndam, kedelai dikupas kulitnya dan direbus hingga lunak. Kedelai yang telah lunak kemudian ditiriskan dan Setelah dingin, kedelai ditaburi dengan ragi tempe yang merupakan campuran dari berbagai jenis jamur dan bakteri. Ragi tempe ini fermentasi yang menghasilkan cita rasa dan tekstur khas tempe. Dalam masyarakat cenderung tertarik oleh Kemasan produk yang dulunya hanya berfungsi sebagai wadah, kini telah menjelma menjadi elemen penting dalam strategi pemasaran. Kemasan yang menarik mampu memikat perhatian konsumen dan meningkatkan daya jual produk. Mereka menganggap kemasan sebagai cerminan kualitas dan nilai produk. Kedelai yang telah diberi ragi kemudian dibungkus dengan daun pisang dan difermentasi selama 1-2 Proses fermentasi ini berlangsung dalam suhu ruang dan menghasilkan perubahan kimiawi yang menghasilkan aroma khas dan tekstur lembut pada Setelah proses fermentasi selesai, tempe siap dipotong dan Tempe Pak Kasman dijual bungkusan, siap untuk diolah menjadi berbagai macam masakan. Proses pembuatan tempe Pak Kasman yang tradisional ini menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki cita rasa yang khas. Pemasaran produksi yang dilakukan oleh UMKM Tempe Pak Kasman Tempe Pak Kasman adalah salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di Desa Jatiadi. UMKM Tempe Pak Kasman memiliki potensi yang besar untuk berkembang. Strategi pemasaran tempe pak kasman hanya di perjual belikan di warungwarung terdekat dan juga desa Hal ini menyebabkan masyarakat luas di luar wilayah tersebut kurang mengetahui tentang tempe pak kasman tersebut. Untuk diperlukan strategi pemasaran yang Hal ini bertujuan untuk Pengemasan produk yang berdaya saing Proses pengemasan produk tempe pak kasman masih dilakukan secara manual dan sederhana, yaitu dikemas Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) khalayak yang lebih luas, membangun ketertarikan, dan mendorong rasa ingin mencoba produk tersebut. Agar produk tempe pak kasman dikenal oleh masyarakat luas, kami membuat banner yang menarik dan informatif. Banner yang dibuat telah menampilkan nama produk disertai dengan gambar produk dan juga informasi singkat tentang keunggulan produk seperti ciri khas menggunakan daun pisang. Strategi lain meningkatkan penjualan produk adalah dengan memanfaatkan kekuatan media Vol. 8 No. November 2024 yang positif. Banner yang dipasang berhasil menarik perhatian masyarakat. Sejak pemasangan banner, terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah Hal ini menunjukkan bahwa banner telah berhasil memperkenalkan awareness di kalangan masyarakat. Peningkatan penjualan yang signifikan juga tercatat setelah pemasangan Hal ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan telah berhasil meningkatkan permintaan dan penjualan produk. Keberhasilan strategi pemasangan banner ini juga memberikan dampak positif bagi Pak Kasman dalam membangun brand kepercayaan konsumen. Hal ini mendorong Pak Kasman untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas Sedangkan strategi promosi melalui media sosial juga telah membuahkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran merek dan penjualan. Melalui konten menarik dan interaktif di platform seperti Instagram Tempe Pak Kasman mampu menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda yang aktif di media sosial. Selain itu, promosi media sosial juga membantu Tempe Pak Kasman dalam membangun citra positif sebagai produsen tempe berkualitas dan Melalui konten yang di unggah di Instagram. Tempe Pak Kasman berhasil mengubah persepsi masyarakat tentang tempe sebagai makanan tradisional menjadi makanan modern yang sehat dan lezat. Di era digital saat ini media sosial telah menjadi platform utama untuk berbagai kegiatan, termasuk pemasaran Media sosial juga berperan penting dalam memenuhi kebutuhan Masyarakat memanfaatkan media sosial untuk mencari berbagai informasi. Platform ecommerce yang terintegrasi dengan media sosial memudahkan masyarakat untuk berbelanja online, mendapatkan produk dan jasa yang dibutuhkan dengan lebih mudah dan efisien. Dengan menggunakan media sosial sebagai strategi pemasaran, produk tempe pak kasman dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat, tempe pak kasma dapat meningkatkan popularitas dan penjualan produknya. Hal ini akan berdampak positif bagi usaha pak kasman, serta membuka peluang bagi masyarakat luas untuk menikmati produk tersebut. Hasil dari strategi promosi media sosial ini tercermin dalam peningkatan penjualan Tempe Pak Kasman. Meningkatnya konsumen, baik melalui pembelian langsung maupun melalui platform e- Hasil Strategi pemasangan banner yang Tempe Pak Kasman membuahkan hasil Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) commerce, menjadi bukti nyata efektivitas strategi promosi yang Keberhasilan promosi media sosial Tempe Pak Kasman memanfaatkan platform digital untuk membangun merek dan meningkatkan Dengan strategi yang tepat dan konten yang menarik, media sosial dapat menjadi alat yang efektif dalam Dengan hasil yang positif ini. Pak Kasman semakin optimis untuk memperkenalkan Tempe Pak Kasman kepada masyarakat yang lebih luas. berencana untuk menerapkan strategi pemasaran yang lebih kreatif dan inovatif di masa depan untuk terus membangun brand yang kuat di pasar. Kemasan tempe pak kasman bisa dikatakan kurang menarik tanpa diberi label ataupun tanda pengenal. Dengan adanya penelitian yang dilakukan terhadap produk tempe pak kasman, maka pengemasan akan diubah menjadi lebih menarik sehingga dapat menarik daya tarik konsumen. Kemasan tempe diberi label atau tanda pengenal, seperti nama produk serta informasi kontak yang dapat dihubungi untuk pemesanan Dengan konsumen akan lebih mudah untuk memesan produk secara online. Dengan kemasan yang lebih menarik juga, tempe pak kasman tidak hanya akan terlihat lebih menarik, tetapi juga dapat meningkatkan persepsi konsumen terhadap kualitas dan nilai produk. Konsumen yang tertarik dengan kemasan produk yang menarik cenderung akan lebih tertarik untuk mencoba produk tersebut, yang pada Vol. 8 No. November 2024 akhirnya dapat meningkatkan penjualan dan popularitasnya. Gambar 1. Tempat Produksi Tempe Pak Kasman Gambar 2. Proses Fermentasi Gambar 3. Pemasangan Banner Gambar 4. Pemasaran produk melalui media sosial Instagram KESIMPULAN Pengabdian masyarakat yang "Pengembangan UMKM Melalui Peningkatan Pemasaran Produk Tempe Pak Kasman di Desa Jatiadi Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo" menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan pemasaran produk tempe Pak Kasman. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 Peningkatan tersebut terlihat dari: REFERENSI A Peningkatan pengetahuan dan keterampilan Pak Kasman dalam hal pemasaran digital. Pelatihan yang kemampuan Pak Kasman dalam memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produknya, seperti melalui media sosial dan marketplace. Jurnal: Khoirudin. , & Lubis. Analisis Financial Technology dan Demografi Terhadap Tingkat Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga. Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi A. A Meningkatnya jangkauan pasar produk tempe Pak Kasman. Dengan strategi pemasaran digital. Pak Kasman menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk di luar Desa Jatiadi. Suryawardana. Strategi Pemasaran Umkm Dalam Situasi Pandemi Covid-19 Di Kelurahan Pedurungan Kidul Kecamatan Pedurungan. Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Semarang Juni, 19. A Meningkatnya omzet penjualan Pak Kasman. Peningkatan penjualan ini merupakan bukti nyata dari keberhasilan program Pak Kasman mengembangkan usahanya. Pahlawi. , & Dharin. Strategi Pengembangan Potensi Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah Kerajinan Tangan Kiso AuJago AbadiAy Di Desa Kemiri. Kabupaten Banyumas. Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3. , 113Ae125. https://doi. org/10. 30656/ps2pm. UCAPAN TERIMA KASIH