Jurnal Pengabdian West Science Vol. No. Juni, 2025, pp. Edukasi Masyarakat Dalam Pembuatan Probiotik Alami Dalam Meningkatkan Kesehatan Ternak di Desa Binjai Bakung Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Sri Wahyuni1. Yayuk Putri Rahayu2. Nomi Noviani3. Dian Habibie4. Farida Yani5 1,2,3,4,5 Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah *Corresponding author Email: sriwahyuni@umnaw. Article History: Received: Jun, 2025 Revised: Jun, 2025 Accepted: Jun, 2025 Abstract: Penggunaan probiotik telah menjadi alternatif penting dalam praktik peternakan untuk mengatasi resistensi antibiotik dan meningkatkan kesehatan ternak. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya peternak di Desa Binjai Bakung. Kecamatan Pantai Labu. Kabupaten Deli Serdang, dalam memahami serta membuat probiotik alami untuk ternak. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik langsung pembuatan probiotik. Hasil Pre Test menunjukkan pemahaman dan keterampilan awal peserta yang bervariasi, dengan hanya 50% memahami probiotik, 75% mengetahui contoh probiotik . mumnya untuk manusi. , dan 30% mampu membuat probiotik alami. Setelah program, evaluasi melalui Post Test menunjukkan peningkatan luar biasa dengan tingkat keberhasilan 100% pada seluruh indikator: 20 dari 20 peserta memahami pengertian dan manfaat probiotik, 20 dari 20 peserta mampu menyebutkan contoh produk probiotik, dan 20 dari 20 peserta mampu membuat probiotik alami untuk ternak. Keberhasilan 100% ini membuktikan efektivitas metode dan materi yang disampaikan. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas individu peserta tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif pada pemberdayaan ekonomi lokal dan praktik peternakan yang berkelanjutan dengan mengurangi ketergantungan pada pakan komersial dan antibiotik. Untuk memastikan keberlanjutan dan dampak jangka panjang, direkomendasikan adanya pasca-pelatihan, kelompok peternak, evaluasi dampak komprehensif, serta menjalin kemitraan untuk pengembangan program lebih lanjut. Keywords: Probiotik. Ternak. Edukasi Masyarakat. Kesehatan Hewan. Pengabdian Masyarakat. https://wnj. westscience-press. com/index. php/jpws Vol. No. Juni, 2025, pp. Pendahuluan Probiotik, merupakan mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat kesehatan bagi inang, telah menjadi alternatif populer untuk antibiotik dalam praktik peternakan karena meningkatnya resistensi bakteri terhadap obat-obatan ini. banyak negara, penggunaan antibiotik sebagai promotor pertumbuhan dalam industri peternakan telah menyebabkan munculnya patogen multiresisten (MDR) yang dapat mengancam kesehatan hewan dan manusia (Amin et al. , 2020. Abreu et , 2. Salah satu alasan utama penggunaan probiotik dalam pakan ternak adalah untuk memperbaiki keseimbangan mikrobiota usus. Komposisi yang sehat dari mikrobiota usus memiliki implikasi langsung terhadap kesehatan ternak, termasuk peningkatan pencernaan, penyerapan nutrisi, dan ketahanan terhadap berbagai patogen (Uyeno et al. , 2015. Kober et al. , 2. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat meningkatkan imunitas dan kesehatan secara keseluruhan pada hewan ternak, yang pada gilirannya berkontribusi pada produktivitas yang lebih tinggi (Hsu et al. , 2018. Kumar et al. , 2. Dalam menghadapi tantangan kesehatan hewan yang semakin kompleks, seperti diare pada anak sapi dan masalah gastrointestinal lainnya, penggunaan probiotik terbukti efektif dalam mengurangi insiden penyakit ini (Du et al. , 2. Probiotik yang umum digunakan dalam peternakan termasuk berbagai spesies Lactobacillus dan Bacillus, yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan ternak (Su et al. , 2022. Zamojska et al. , 2. Misalnya. Lactobacillus plantarum dan Bacillus cereus telah diidentifikasi memiliki potensi sebagai tambahan pakan yang bermanfaat, karena kemampuannya dalam memproduksi senyawa antimikroba yang dapat melindungi ternak dari infeksi Bahaddad et al. , 2. Ini sangat krusial, mengingat bahwa infeksi yang tidak diinginkan dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi peternak (Bhogoju & Nahashon, 2. Di sisi lain, pembuatan probiotik alami oleh masyarakat dapat dilakukan dengan edukasi yang bermanfaat mengenai pemilihan bahan baku dan teknik fermentasi yang tepat. Proses fermentasi yang melibatkan penggunaan bakteri baik seperti Lactobacillus tidak hanya meningkatkan nilai gizi makanan ternak tetapi juga mengurangi risiko kesehatan yang mungkin terjadi akibat kontaminasi berbahaya (Ursell et al. , 2013. , oliewska et al. , 2. Melalui pendidikan, masyarakat dapat mempelajari cara membuat probiotik secara mandiri, yang dapat diterapkan di lingkungan peternakan mereka, sehingga mengurangi biaya pembelian pakan komersial dan meningkatkan kesehatan hewan serta produktivitas. Pengembangan pengetahuan tentang probiotik juga harus disertai dengan Vol. No. Juni, 2025, pp. pemahaman tentang dampak negatif dari penggunaan antibiotik yang berlebihan yang dapat memicu munculnya resistensi (Peles et al. , 2. Oleh karena itu, penting untuk mendidik peternak dan anggota masyarakat lainnya tentang perbedaan antara penggunaan antibiotik dan probiotik, serta melibatkan mereka dalam praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Probiotik menawarkan pendekatan yang lebih sehat dan lebih berkelanjutan dalam manajemen kesehatan ternak, di mana masyarakat dapat terlibat langsung dalam produksi makanan dan perawatan hewan mereka (Miranda et al. , 2. Masyarakat juga perlu memahami ekonomi dari probiotik sendiri. Dengan ketergantungan pada pakan komersial yang mahal dan meningkatkan kesehatan ternak secara alami, peternak dapat meningkatkan margin keuntungan mereka (Loh et al. , 2020. Low et al. , 2. Salah satu langkah positif dalam mempromosikan pembelajaran masyarakat tentang pembuatan probiotik adalah melalui pelatihan dan lokakarya yang mengajarkan teknik fermentasi sederhana, penggunaan bahan organik, dan cara menjaga kebersihan lingkungan peternakan. Dalam konteks yang lebih luas, inisiatif ini tidak hanya mendukung kesehatan ternak tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Pangan yang lebih sehat dan ternak yang lebih kuat mampu menghasilkan produk yang lebih berkualitas untuk konsumsi manusia, yang dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan yang berhubungan dengan konsumsi produk hewani yang terkontaminasi (Bhogoju & Nahashon, 2022. Bahaddad et al. , 2. Jelaslah bahwa edukasi masyarakat dalam pembuatan probiotik alami sangat penting untuk meningkatkan kesehatan ternak serta mendukung daya saing sektor peternakan lokal dalam era globalisasi. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan untuk memahami secara mendalam inovasi layanan perbankan dan pemasaran tabungan di Bank Sumut KCP Marindal. Data primer dikumpulkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam beberapa tahapan proses, yang meliputi: Pengetahuan tentang kegiatan dan metode. Kegiatan ini didasari oleh Mengumpulkan peserta untuk kegiatan Vol. No. Juni, 2025, pp. Kegiatan Pelaksanaan Hal ini didasarkan pada survei lokasi dan analisis situasi. Kegiatan pengabdian untuk masyarakat umum dilakukan dengan menggunakan metode ceramah. Metode ceramah digunakan pada saat peneliti memberikan informasi tentang prinsip-prinsip Hal ini dilakukan dengan cara praktikum. Praktikum dilakukan secara mandiri oleh para peserta untuk mengajarkan ketrampilan kepada siswa. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Setelah sesi pelatihan selesai, para peserta diharapkan memberikan umpan balik yang telah diterima oleh peserta. Hasil dan Pembahasan Kesehatan hewan ternak sangat bergantung pada pakan yang dikonsumsi karena dengan menggunakan pakan yang sehat . empunyai kandungan energi yang berasal dari karbohidrat dan lemak, protein, vitamin dan minera. , hewan ternak pun dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Pemberian probiotik dimaksudkan untuk meningkatkan kecernaan pakan karena probiotik memiliki kemampuan mencerna karbohidrat, protein maupun lemak (Ali, 2. Probiotik juga diyakini dapat menjamin pembentukan secara efektif organisme yang bermanfaat dalam tubuh inang . terutama mikroorganisme yang berada dalam sistem pencernaan karena dapat memperbaiki keseimbangan mikroflora usus. Oleh karena itu, tujuan pemberian probiotik adalah untuk memperbaiki kondisi pencernaan dengan cara mengurangi jumlah racun dan metabolitnya yang dapat menyebabkan Vol. No. Juni, 2025, pp. atau memperburuk kanker . , mengurangi jumlah racun yang ada atau dihasilkan oleh pencernaan, dan mengurangi jumlah enzim yang diperlukan untuk menguraikan pakan dan menghasilkan vitamin dan zat-zat lain yang tidak terurai di Oleh karena itu, penggunaan probiotik menawarkan beberapa manfaat, antara lain: meningkatkan pertumbuhan ternak, meningkatkan konsumsi pakan melalui peningkatan efisiensi dari proses pencernaan, meningkatkan produksi telur, dan meningkatkan kesehatan dengan resistensi terhadap penyakit lain yang disebabkan oleh interaksi antagonis jangka panjang atau rangsangan kebalan. Menurut beberapa penelitian, penggunaan probiotik pada ransum dapat meningkatkan produktivitas ayam ras pedaging, petelur, dan kampung. Sebagai contoh, probiotik yang ditemukan pada ternak sapi Bali telah terbukti memberikan dampak positif terhadap kinerja mikroba rumen (Hau, 2. Probiotik dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis: mikrobiota gaya hidup, seperti starbio dan mikrobiota fermentatif, seperti Lactobacillus acidophilus. Aspergillus niger. oryzae, dan kultur ragi (Saccharomyces cerevisia. (Chen dkk, 2. Probiotik dapat diberikan secara diam-diam melalui mulut atau dengan menggunakan pakan atau udara minimal. Probiotik yang baik harus efektif dengan memenuhi beberapa kriteria: harus memiliki efek pada induk yang sehat, tidak menyebabkan penyakit atau beracun, mengandung sejumlah besar sel hidup yang sehat, dapat mendukung kehidupan yang sehat dalam konteks aktivitas metabolisme normal, dapat mendukung kehidupan yang sehat dalam konteks kurun waktu penyimpanan jangka panjang dan kondisi lapangan, memiliki sensor yang baik, dan yang pasti harus menguntungkan bagi peternak. Probiotik merupakan produk teknologi yang belum sepenuhnya diketahui oleh masyarakat umum maupun masyarakat luas. Oleh karena itu, sosialisasi dilakukan untuk mengedukasi masyarakat umum mengenai probiotik, manfaatnya bagi ternak, dan cara pembuatannya dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat di sekitar peternak. Rata-rata peserta yang hadir, menurut hasil kegiatan pengabdian, adalah masyarakat umum, yang umumnya terdiri dari ternak ruminansia dan unggas . yam dan bebe. Dari awal hingga akhir, para mahasiswa mengikuti kegiatan pengabdian ini sehingga mereka dapat mengikuti pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil pretest, 50% peserta belum memahami manfaat dan pengertian probiotik, sedangkan 50% peserta dapat menerima manfaat dan pengertian probiotik, namun belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang probiotik dalam kaitannya dengan ternak. Di sisi lain, 75% responden mengetahui apa itu produk probiotik, namun banyak juga yang menyebutkan probiotik yang dikonsumsi oleh manusia, seperti yogurt, kefir. Vol. No. Juni, 2025, pp. dadih, dan acar. Sebagai contoh, peserta dapat membuat probiotik yang sehat untuk ternak, dengan persentase 30%. Capaian Yang Indikator Diharapkan Memahami Peserta menjawab pertanyaan dan dengan benar terkait manfaat probiotik Hasil Pre Test : 10 Orang memahami probiotik dan manfaatnya. Post Test : 20 orang manfaat probiotik Peserta mampu Peserta mampu Pre Test : 15 Orang contoh mampu produk produk probiotik menyebutkan contoh produk probiotik Post Test : 20 orang manfaat probiotik Peserta mampu Peserta mampu Pre Test : 7 Orang membuat probiotik membuat probiotik mampu alami untuk ternak alami untuk ternak untuk ternak Tingkat Keberhasilan Post Test : 20 orang untuk ternak Data yang disajikan menunjukkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta terkait probiotik, khususnya dalam konteks pemanfaatannya untuk ternak. Kegiatan ini memiliki tiga capaian utama yang diharapkan, yaitu pemahaman tentang probiotik dan manfaatnya, kemampuan menyebutkan contoh produk probiotik, serta keterampilan membuat probiotik alami untuk ternak. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi, yaitu 100% untuk setiap indikator capaian yang ditetapkan. Hal ini terlihat dari peningkatan signifikan jumlah peserta yang mencapai target pada Post Test dibandingkan dengan Pre Test. Vol. No. Juni, 2025, pp. Pemahaman Pengertian Probiotik dan Manfaatnya: Pada Pre Test, hanya 10 orang yang memahami pengertian dan manfaat probiotik. Namun, setelah kegiatan pengabdian, jumlah ini meningkat drastis menjadi 20 orang pada Post Test. Peningkatan sebesar 100% menunjukkan bahwa metode penyampaian materi efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai dasar-dasar Ini mengindikasikan bahwa sesi edukasi atau penyuluhan yang diberikan berhasil mentransfer pengetahuan esensial kepada seluruh peserta yang terlibat. Kemampuan Menyebutkan Contoh Produk Probiotik: Serupa dengan poin pertama, kemampuan peserta dalam menyebutkan contoh produk probiotik juga menunjukkan peningkatan yang memuaskan. Dari 15 orang pada Pre Test, seluruh 20 peserta mampu menyebutkan contoh produk probiotik pada Post Test. Pencapaian 100% ini menegaskan keberhasilan kegiatan dalam memperluas wawasan peserta mengenai aplikasi praktis probiotik yang ada di pasaran atau yang dikenal secara umum. Kemampuan Membuat Probiotik Alami untuk Ternak: Indikator ini merupakan aspek keterampilan yang paling penting dalam kegiatan pengabdian ini. Pada Pre Test, hanya 7 orang yang memiliki kemampuan untuk membuat probiotik alami untuk ternak. Ini menunjukkan bahwa sebelum kegiatan, mayoritas peserta belum memiliki keterampilan praktis Namun, setelah intervensi pengabdian, seluruh 20 orang peserta pada Post Test mampu membuat probiotik alami untuk ternak. Kenaikan yang sangat substansial ini, dari 7 menjadi 20 orang, merefleksikan keberhasilan luar biasa dari sesi pelatihan atau praktik langsung yang mungkin menjadi bagian dari kegiatan. Ini berarti bahwa peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga menguasai keterampilan praktis yang dapat mereka terapkan secara langsung. Diskusi