304 Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Jl. Ahmad Yani. 33,5 - Kampus STMIK Banjarbaru Loktabat Ae Banjarbaru (Tlp. , e-mail: puslit. stmikbjb@gmail. e-ISSN: 2685-0877 p-ISSN: 0216-3284 Penerapan Metode Moving Average Pada Bengkel XYZ Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall Gunawan H C Sibuea1*. Febry P J Sibuea2 1Sistem Informasi. Universitas Asa Indonesia. Jakarta. Indonesia 2SIIO. Politeknik STMI. Jakarta. Indonesia *Email Corresponding Author: gunawan@asaindo. Abstract The digital era has brought significant transformation to various business sectors, including the automotive repair industry. XYZ Workshop faces challenges in managing fluctuations in service demand and spare parts requirements. To address these issues, this research develops a webbased stock prediction system using the Moving Average method and the Waterfall software development model. The Moving Average method is employed to analyze historical data and accurately forecast stock needs, assisting the workshop in efficient restocking planning. The web-based system provides real-time access to stock information, facilitating quick and wellmeasured decision-making. The Waterfall model ensures that system development is conducted systematically, from requirements analysis to testing. The research results indicate that the application of the Moving Average method on the web-based system effectively improves stock management efficiency, reduces the risk of stockouts or overstocking, and enhances operational flexibility. This system can serve as a reference for other workshops in optimizing inventory management. Keywords: Prediction System. Moving Average. Stock Management. Waterfall. Abstrak Era digital telah membawa transformasi signifikan pada berbagai sektor bisnis, termasuk industri perbengkelan. Bengkel XYZ menghadapi tantangan dalam mengelola fluktuasi permintaan layanan dan kebutuhan suku cadang. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem prediksi kebutuhan stok berbasis web menggunakan metode Moving Average dan model pengembangan perangkat lunak Waterfall. Metode Moving Average digunakan untuk menganalisis data historis dan meramalkan kebutuhan stok secara akurat, membantu bengkel melakukan perencanaan restock yang efisien. Sistem berbasis web memberikan akses real-time terhadap informasi stok, memudahkan pengambilan keputusan yang cepat dan terukur. Model Waterfall memastikan pengembangan sistem dilakukan secara sistematis, mulai dari analisis kebutuhan hingga pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Moving Average pada aplikasi web efektif meningkatkan efisiensi pengelolaan stok, mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan stok, serta meningkatkan fleksibilitas operasional. Sistem ini dapat menjadi rujukan bagi bengkel lain dalam optimalisasi manajemen persediaan. Kata Kunci: Sistem Prediksi. Moving Average. Manajemen Stok. Waterfall. Pendahuluan Era digital yang berkembang pesat telah membawa transformasi signifikan di berbagai sektor bisnis, termasuk industri perbengkelan. Penerapan teknologi informasi kini menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing. XYZ, sebagai salah satu bengkel yang melayani berbagai jenis kendaraan bermotor, menghadapi tantangan dalam mengelola fluktuasi permintaan layanan dan kebutuhan suku cadang yang tidak menentu. Oleh karena itu, penting bagi XYZ untuk mengadopsi sistem berbasis teknologi yang mampu memprediksi kebutuhan stok secara akurat, guna menghindari kekurangan atau kelebihan stok yang dapat memengaruhi kelancaran operasional dan kepuasan pelanggan. Penerapan Metode Moving Average Pada a. Gunawan H C Sibuea Progresif e-ISSN: 2685-0877 Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan dalam prediksi kebutuhan stok adalah metode Moving Average. Moving average digunakan dalam analisis data deret waktu untuk meratakan fluktuasi jangka pendek dan mengidentifikasi tren jangka panjang . Dalam konteks manajemen persediaan di bengkel. Moving Average dapat membantu memperkirakan kebutuhan suku cadang berdasarkan data historis penjualan atau permintaan, sehingga memungkinkan perencanaan yang lebih baik dan efisien . Dengan demikian, bengkel XYZ dapat mengoptimalkan pengelolaan persediaan dan mengurangi risiko kerugian akibat ketidakakuratan stok. Pengembangan sistem prediksi berbasis web menjadi solusi ideal karena menyediakan aksesibilitas yang luas dan kemudahan penggunaan. Sistem ini memungkinkan manajemen bengkel untuk memantau dan mengelola stok suku cadang secara real-time dari mana saja, selama terhubung dengan internet. Fleksibilitas ini mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan akurat, serta memfasilitasi integrasi dengan sistem lain jika dibutuhkan. Pemilihan model pengembangan perangkat lunak Waterfall dalam pembuatan sistem ini diharapkan dapat memastikan bahwa setiap tahap pengembangan, mulai dari analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan, dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Melalui penerapan metode Moving Average dan pengembangan sistem berbasis web menggunakan model Waterfall, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pada proses bisnis perusahaan serta membantu proses pengelolaan persediaan barang di gudang. Serta menjadi alat pendukung untuk membantu pengambilan keputusan kapan waktu yang tepat untuk melakukan restock dengan metode Moving Average. Kemudian, dapat memaksimalkan penjadwalan demi terjaganya manajemen persediaan dan juga mengkalkulasikan biaya yang keluar dan pendapatan yang masuk. Tinjauan Pustaka 1 Metode Waterfall Metode pengembangan aplikasi yang dapat digunakan saat ini adalah metode waterfall. Pada penelitian Usnaini, penerapan metode waterfall dapat diterapkan dalam pengembangan sistem yaitu sistem inventarisis berbasis web. Sedangkan pada penelitian Irwanto, bahwa metode waterfall dapat digunakan pengembangan sistem dengan dengan tahapan-tahapan penelitian diantaranya yaitu analisis, desain, pemrograman dan pengujian. Tahapan pada waterfall yang diterapkan dapat dilihat pada Gambar 1 . Model Waterfall lainnya dikemukakan oleh Kenneth dan tim pada bukunya metode waterfall memiliki keuntungan dalam mengidentifikasi persyaratan jauh sebelum pemrograman dimulai dan membatasi perubahan terhadap persyaratan seiring berjalannya proyek. Gambar 1. Tahapan Waterfall . Penelitian Terdahulu Pada penelitian terdahulu pengembangan sistem berbasis web dapat membantu dalam pengelolaan kebutuhan barang secara online. Sedangkan pada penelitian lain penerapan sistem berbasis web meningkatkan kinerja menjadi lebih efisien dan efektif. Pada penelitian terdahulu sudah dilakukan pengembangan aplikasi berbasis Penerapan Metode Moving Average Pada a. Gunawan H C Sibuea e-ISSN: 2685-0877 web dan menerapkan metode moving average. Penelitian Fatimah mengembangkan aplikasi berbasis web, menyimpulkan metode moving average dapat meramal jumlah service mobil serta membantu bengkel X dalam perencanaan bisnis. Sedangkan pada penelitian lain metode tersebut sudah berhasil diterapkan menyimpulkan bahwa sistem peramalan teruji dengan data dan diperoleh nilai ramalan yang baik untuk pengelolaan persediaan barang. Penerapan lainnya terdapat pada penelitian Suroso, dapat meramalkan kebutuhan suku cadang yang akan distok ke depannya supaya tidak terjadi kekurangan atau kelebihan suku cadang. Pada penelitian Eka penerapan moving average berbasis web menunjukkan bahwa metode Single Moving Average yang digunakan pada sistem ini adalah layak. Pada penelitian Kurniah, hasil penelitiannya menemukan bahwa penerapan sistem informasi berbasis web dapat digunakan darimana saja dan menjadikan pekerjaan lebih efisien. Penelitian ini memiliki perbedaan signifikan dibandingkan penelitian terdahulu dalam beberapa aspek utama, seperti model pengembangan, fitur sistem, dan penerapan metode analisis data. Berbeda dengan penelitian Fatimah. Suhendra, dan Suroso yang hanya menerapkan metode Moving Average dalam sistem peramalan tanpa integrasi sistem pengelolaan stok yang komprehensif, penelitian ini menggabungkan metode Moving Average dengan pengembangan sistem berbasis web menggunakan model Waterfall untuk memastikan pengembangan dan penerapan prediksi yang lebih akurat dan sistematis. Selain itu, penelitian ini menawarkan fitur real-time stock monitoring yang memungkinkan bengkel untuk melakukan restock secara tepat waktu berdasarkan prediksi kebutuhan suku cadang, sehingga meningkatkan efisiensi manajemen stok serta fleksibilitas operasional yang belum banyak dibahas dalam penelitian sebelumnya. Metodologi Berdasarkan hasil tinjauan pustaka yang sudah dilakukan, pada penelitian ini menerapkan metode waterfall untuk pengembangan aplikasi dengan mengikuti tahapantahapan seperti pada gambar 2. Gambar 2. Tahapan-tahapan Prosedur Waterfall dalam Penelitian Keterangan dari setiap alurnya dapat dijelaskan seperti berikut: Perencanaan Merupakan tahapan yang bertujuan untuk memahami masalah-masalah yang ada untuk selanjutnya dibuat menjadi sistem informasi dengan menggunakan wawancara sebagai metode pengumpulan datanya. Pada tahapan ini didapatkan proses bisnis yang sedang berjalan dan dapat dilihat pada gambar 3. Analisa Kebutuhan Perangkat Lunak Pada tahapan ini menjelaskan hasil analisa kebutuhan sistem yang akan dikembangan sebagai berikut. user memasukkan username dan password untuk login, admin dapat memprediksi kebutuhan produk, admin dapat membuat usulan produk yang akan dibeli, owner dapat memvalidasi atau menolak usulan admin. Customer bisa melakukan reservasi, customer bisa lihat katalog produk dan jumlah produk realtime, pembuatan bukti pembayaran otomatis, dan owner melihat riwayat transaksi yang terjadi. Desain Pada tahapan ini menggambar desain kebutuhan sistem dilakukan. Gambar 4 menampilkan proses bisnis usulan yang akan dikembangkan. Rancangan sistem yang akan dikembangkan dapat dilihat melalui usecase diagram pada gambar 5. Desain database yang akan diterapakan dapat dilihat pada gambar 6. Progresif: Vol. No. Februari 2025: 304-315 Progresif e-ISSN: 2685-0877 Gambar 3. Flowmap Proses Bisnis Penjualan Bengkel yang Berjalan Penerapan Metode Moving Average Pada a. Gunawan H C Sibuea e-ISSN: 2685-0877 Gambar 4. Flowmap Prosedur Bisnis Usulan untuk Bengkel XYZ Progresif: Vol. No. Februari 2025: 304-315 Progresif e-ISSN: 2685-0877 Gambar 5. Use Case Diagram Gambar 6. Entity Relationship Diagram Penerapan Metode Moving Average Pada a. Gunawan H C Sibuea e-ISSN: 2685-0877 . Implementasi Pada tahapan ini menjelaskan implementasi desain sistem yang akan dikembangkan, untuk kebutuhan frontend akan dikembangkan menggunakan HTM sedangkan untuk back end menggunakan bahasa pemograman PHP. Pengujian Pada tahapan ini menerapkan pengujian Black box testing untuk memastikan fungsifungsi pada sistem berfungsi sesuai sfesifikasi. Hasil dan Pembahasan Implementasi Sistem . Antar Muka Pengguna Hasil penerapan desain berupa antar muka pada sistem yang dibangun dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Antarmuka yang ditampilkan menggambarkan fungsi dan tampilan yang akan digunakan oleh pengguna. Gambar 7. Halaman Login. Gambar 7 menampilkan halaman login pengguna, dimana penggunakan diharapkan memasukkan username dan password kemudian menekan tombol login. Data yang dimasukkan akan di lakukan proses validasi, jika username dan password sesuai dengan data yang ada di dalam database maka pengguna akan di arahkan ke halaman utama yang dapat dilihat pada gambar 8. Gambar 8. Halaman Dashboard Owner Pada gambar 8 merupakan halaman utama salah pengguna dimana terdapat data berupa diagram, data transaksi dan menu yang dapat digunakan oleh pengguna. Progresif: Vol. No. Februari 2025: 304-315 Progresif e-ISSN: 2685-0877 Gambar 9. Halaman Persediaan stok Gambar 10. Halaman Prediksi stok Gambar 11. Halaman Riwayat Restock Admin Penerapan Metode Moving Average Pada a. Gunawan H C Sibuea e-ISSN: 2685-0877 Gambar 12. Halaman Katalog Produk Gambar 9 hingga Gambar 12 menunjukkan antarmuka dashboard sistem yang menampilkan informasi stok saat ini, prediksi kebutuhan, dan status permintaan Hasil Prediksi Moving Average dapat dilihat pada Tabel 1 yang menyajikan hasil prediksi kebutuhan suku cadang untuk lima bulan ke depan menggunakan metode Moving Average berdasarkan data penjualan tiga bulan terakhir. Tabel 1 Data Aktual Bulan Oktober 2025 November 2025 Desember 2025 Januari 2025 Februari 2025 Prediksi Moving Average Pengujian Sistem Hasil pengujian menggunakan metode Black Box menunjukkan bahwa semua fitur, mulai dari input data, proses prediksi, hingga laporan stok, berfungsi dengan baik tanpa error. Melakukan Login Test Case ID Function Data assumption Deskripsi : Melihat Stok 001 : Proses melihat stok : Fungsi menampilkan stok sparepart : Pengujian fungsi melihat stok. Tabel 2. TestCase Login . Prediksi Stok Test Case ID Function Data assumption Deskripsi : Melakukan prediksi stok : Proses melakukan prediksi stok : Fungsi operasi prediksi stok : Melakukan prediksi stok Progresif: Vol. No. Februari 2025: 304-315 Progresif e-ISSN: 2685-0877 Tabel 3. TesCase Prediksi Stok . Melakukan Change Password Test Case ID : Melihat Riwayat Restock Admin Function : Proses Melihat riwayat restock Admin Data assumption : Fungsi riwayat restock Admin Deskripsi : Menampilkan riwayat restock Admin Tabel 4. Testcase Change Password . Melakukan Change Password Test Case ID : Melihat Halaman Katalog Produk Function : Proses Melihat Halaman Katalog Produk Data assumption : Fungsi Halaman Katalog Produk Deskripsi : Menampilkan Daftar Katalog Produk Tabel 5. Testcase Change Password 3 Pembahasan Penerapan metode Waterfall pada pengembangan sistem dirasa tepat karena setiap tahapan dapat diterapkan dengan baik terlihat dari kebutuhan dan sistem sesuai, serta sistem dapat digunakan dengan baik. Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang sudah dibahas pada bab tinjauan pustaka dimana metode ini dapat digunakan pengembangan sistem dengan dengan tahapan-tahapan penelitian diantaranya yaitu analisis, desain, pemrograman dan Sedangkan berdasarkan hasil pengujian penerapan sistem berbasis web membantu pihak bengkel dalam mengelola persediaan barang di gudang dimana pihak bengkel dapat memantau stok gudang secara real time, prediksi kebutuhan stok, dan menampilkan katalog produk dan dapat diakses bukan hanya pihak bengkel tetapi pelanggan, hal ini menjawab persoalan yang bengkel yang pada proses bisnis sebelumnya untuk mendapatkan informasi harus secara manual dan mencari data melalui faktur belanja dan langsung ke penyimpanan Hal ini menguatkan penelitian kurniah, bahwa penerapan sistem infirmasi berbasis web meningkatkan efisiensi kinerja dan dapat digunakan dimana saja. Penerapan metode Moving average pada aplikasi web yang dikembangkan dapat memprediksi kebutuhan stok gudang sehingga bengkel dapat segera melakukan pemesanan stok sesuai dengan prediksi yang didapatkan. Berdasarkan penelitian terdahulu dan hasil penelitian ini, penerapan metode Moving average pada aplikasi berbasis web masih relevan digunakan dalam membantu meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja perusahaan. , serta dapat membantu melakukan prediksi kebutuhan barang atau sparepart yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian menu prediksi stok yang dapat menampilkan kebutuhan stok bengkel. Penerapan Metode Moving Average Pada a. Gunawan H C Sibuea e-ISSN: 2685-0877 Berdasarkan hasil pembahasan dan pengujian sistem pada pada penelitian ini penerapan metode Waterfall dapat digunakan dalam pengembangan sistem serta penerapan sistem informasi berbasis web membantu pengguna dalam meningkatkan efisiensi kinerja dimana pengguna tidak perlu lagi mencari data secara manual atau langsung kedalam gudang, melainkan melalui aplikasi web pengguna dapat mendapatkan kebutuhan dan membantu Simpulan Hasil dari penelitian pengembangan sistem prediksi kebutuhan stok suku cadang berbasis web di bengkel XYZ memberikan beberapa manfaat signifikan dalam hal efisiensi Operasional dengan prediksi yang lebih akurat, pengelolaan stok menjadi lebih efisien, mengurangi risiko kehabisan stok atau kelebihan stok. Kemudahan Akses: Sistem berbasis web memungkinkan akses dari mana saja, mendukung fleksibilitas operasional. Implementasi Moving Average: Teknik ini terbukti efektif dalam meratakan fluktuasi permintaan dan memberikan prediksi yang cukup akurat. Namun, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi selama penelitian, seperti kebutuhan data historis yang memadai dan ketergantungan pada kualitas data input. Sistem ini diharapkan menjadi solusi bagi bengkel XYZ dan dapat diadopsi oleh bengkel lain untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen stok suku cadang. Daftar Referensi . Monika. Ruchjana. Abdullah, and R. Budiarto. AuSystematic Literature Review on An Integrated Generalized Space Time Autoregressive Integrated Moving Average (GSTARIMA) Model with Heteroscedastic Error and Kriging Method for Forecasting Climate,Ay 2023, doi: 10. 20944/preprints202308. Fatimah. Yunitarini, and Y. Dwi. AuPerancangan Sistem Informasi Peramalan Jasa Bengkel Mobil Dengan Metode Weighted Moving Average,Ay Indones. Eng. , vol. 2, pp. 73Ae85, 2022. Sibuea. Agustin. Ferdhinand. Widyatmoko. Nomensen, and A. Kusmawati. AuRancang Bangun Sistem Inventory Barang Berbasis Web dengan Metode Prototyping di Program Studi Teknologi Rekayasa Otomotif Politeknik STMI Jakarta,Ay Ilk. Comput. Sci. Appl. Informatics, vol. 6, no. 1, pp. 91Ae101, 2024, doi: 28926/ilkomnika. Suhendra. Asfi. Lestari, and I. Syafrinal. AuSistem Peramalan Persediaan Sparepart Menggunakan Metode Weight Moving Average dan Reorder Point,Ay MATRIK J. Manajemen. Tek. Inform. dan Rekayasa Komput. , vol. 20, no. 2, pp. 343Ae354, 2021, doi: 30812/matrik. Suroso. Rahmah, and M. Utami. AuImplementasi Pemanfaatan Sistem Informasi Peramalan Kebutuhan Suku Cadang Kendaraan Berbasis Web,Ay J. Community Serv. Sustain. , vol. 2, no. 1, pp. 11Ae20, 2024, doi: 10. 52330/jocss. Ganpatrao Sabale. AuComparative Study of Prototype Model For Software Engineering With System Development Life Cycle,Ay IOSR J. Eng. , vol. 02, no. 07, pp. 21Ae24, 2012, doi: 9790/3021-02722124. Nalendra. AuRapid Application Development (RAD) model method for creating an agricultural irrigation system based on internet of things,Ay IOP Conf. Ser. Mater. Sci. Eng. 1098, no. 2, p. 022103, 2021, doi: 10. 1088/1757-899x/1098/2/022103. Suryadi. Sufandi, and D. Nurdiana. AuThe application of online practicum in assisting learning process of database courses using Waterfall method,Ay SinkrOn, vol. 3, pp. 906Ae914, 2022, doi: 10. 33395/sinkron. Usnaini. Yasin, and A. Sianipar. AuPerancangan sistem informasi inventarisasi aset berbasis web menggunakan metode waterfall,Ay J. Manajamen Inform. Jayakarta, vol. 1, no. 1, p. 36, 2021, doi: 10. 52362/jmijayakarta. Irwanto. AuPerancangan Sistem Informasi Sekolah Kejuruan dengan Menggunakan Metode Waterfall (Studi Kasus SMK PGRI 1 Kota Serang-Bante. ,Ay Lect. Pendidik. , vol. 12, no. 1, pp. 86Ae107, 2021, doi: 10. 31849/lectura. Kenneth E. Kendall dan Julie E. Kendall. Systems Analysis and Design 5th Edition, no. Kurniah. AuPenerapan Sistem Informasi Berbasis Web Untuk Pengelolaan dan Progresif: Vol. No. Februari 2025: 304-315 Progresif e-ISSN: 2685-0877 Pengarsipan Dokumen,Ay Infotek J. Inform. dan Teknol. , vol. 6, no. 2, pp. 258Ae267, 2023, doi: 10. 29408/jit. Handayani. Faizah. Mutiara Ayulya. Rozan. Wulan, and M. Hamzah. AuPerancangan Sistem Informasi Inventory Barang Berbasis Web Menggunakan Metode Agile Software Development Designing a Web-Based Inventory Information System Using the Agile Software Development Method,Ay J. Test. dan Implementasi Sist. Inf. , vol. 1, no. 29Ae40, 2023. Haryanto. AuSistem Informasi Rekam Medis Berbasis Web (Studi Kasus: Klinik Gaga Medik. ,Ay Innov. Soc. Sci. Res. , vol. 4, pp. 1976Ae1992, 2024. Permana and A. Sihanato. AuImplementasi Arsitektur MVC Dalam Pengembangan Aplikasi Customer Relationship Portal,Ay J. Teknol. Inf. , vol. 10, no. 1, pp. 50Ae57, 2024, doi: 10. 52643/jti. Eka Pradina. Vendyansyah, and R. Primaswara Prasetya. AuPenerapan Metode Single Moving Average Dalam Sistem Peramalan Penjualan Pada Toko Seragam Sekolah Ayzam,Ay JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform. , vol. 7, no. 5, pp. 3023Ae3030, 2024, doi: 36040/jati. Penerapan Metode Moving Average Pada a. Gunawan H C Sibuea