Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH FASILITAS KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI UPTD PUSKESMAS MAZO KABUPATEN NIAS SELATAN Lifertina Laia Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nias Raya . ifertinalaia@gmail. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai di UPTD Puskesmas Mazo Kabupaten Nias Selatan. Jenis penelitian adalah jenis Jenis data penelitian ini adalah jenis data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari responden. Sumber data penelitian ini adalah dari pegawai dengan cara menggunakan angket, dengan populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 39 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dengan nilai Y=14. Berdasarkan hasil penelitian pengujian hipotesis dengan nilai thitung 4. 997>ttabel 1,687, sehingga peneliti menyimpulkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai di UPTD Puskesmas Mazo Kabupaten Nias Selatan. Saran penelitian ini adalah . Untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik di UPTD Puskesmas Mazo Kabupaten Nias Selatan, sebaiknya fasilitas kerja seperti ruang pendaftaran pasien, laboratorium tempat nyuci tangan dilengkapi . Dalam meningkatkan kinerja pegawai, maka pimpinan organisasi perlu menyediakan menyediakan fasilitas kerja dan menciptakan lingkungan kerja untuk menjaga keharmonisan komunikasi antara rekan kerja Kata Kunci: Fasilitas. kinerja pegawai Abstract The purpose of this study was to determine the effect of work facilities on employee performance at UPTD Mazo Health Center. South Nias Regency. The type of research is the quantitative type. This type of research data is a type of primary data, namely data obtained directly from respondents. The source of data for this study was from employees using questionnaires, with the population and sample in this study being 39 respondents. The data analysis method used is a simple regression analysis with a value of Y = 14. Based on the results of the hypothesis testing study with a calculated value of 4,997>ttable 1,687, the researcher concluded that there was a positive and significant influence between work facilities on employee performance at UPTD Mazo Health Center. South Nias Regency. The suggestions of this study are . To carry out a good job at UPTD Mazo Health Center. South Nias Regency, work facilities such as patient registration rooms, laboratories where hands are equipped are needed. In improving employee Copyright . Lifertina Laia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X performance, organizational leaders need to provide work facilities and create a work environment to maintain harmonious communication between colleagues. Keywords: Work. Employee Performance Pendahuluan Dalam arus pengembangan pegawai sangat penting manusia bagi pegawai, karena menyangkut aktivitas memegang peranan yang sangat dominan yang dilkukan pegawai, ini menunjukkan dalam aktivitas atau kegiatan perusahaan. organisasi yang peduli tentang pegawai Sumber daya manusia mempunyai peranan mereka dan mengharapkan pegawai untuk penting baik secara perorangan ataupun berkembang. kelompok, dan sumber daya manusia Fasilitas kerja merupakan segala menjadi salah satu penggerak utama atas sesuatu yang menjadi sarana pendukung dalam kegiatan normal organisasi. Untuk perusahaan ditentukan oleh keberadaan adanya fasilitas yang baik. Dalam setiap sumber daya manusianya. Setiap organisasi organisasi pemerintahan, selain kertas alat operasional masih diperlakukan bermacam- macam fasilitas kerja lainnya seperti ruang Keberhasilan pendaftaran pasien, laboratorium, mobil ambulance, tempat nyuci tangan, dan lain pegawainya dengan harapan apa yang Penggunaan menjadi tujuan puskesmas akan tercapai. merupakan salah satu aspek yang menarik pada perhatian pekerjaan. Menurut Putri, dkk dasarnya sebagai penggerak utama jalanya . Adanya fasilitas kerja yang Pegawai lengkapnya fasilitas serta sarana tidak akan bermanfaat tanpa adanya pegawai yang Fasilitas kerja tersebut sebagai alat atau Keberhasilan dan sarana dan prasarana untuk membantu suatu karyawan agar lebih mudah menyelesaikan pekerjaannya dan karyawan akan bekerja pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai lebih produktif. Tersedianya fasilitas kerja. Organisasi karyawan akan merasa nyaman dalam bekerja dan menimbulkan semangat kerja Copyright . Lifertina Laia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X untuk mendapatkan hasil yang diharapkan pendorong untuk bekerja. Suatu kantor oleh organisasi. Kinerja pegawai adalah sebagai kelengkapan fasilitas kerja seperti ruang hasil kerja secara kualitas dan kuantitas pendaftaran yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam ambulance, tempat cuci tangan, dan fasilitas tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Dalam pencapaian tujuan organisasi Menurut Yenti . Untuk meningkatkan penambahan kinerja benar-benar mendapat Organisasi diterapkanlah kedisplinan kerja yang baik. menyediakan fasilitas yang menyenangkan Karena dengan adanya fasilitas kerja dalam bagi karyawan misalnya fasilitas tempat organisasi akan menjamin terpeliharanya ibadah, jaminan pengobatan, jaminan hari kelancaran pelaksanaan kerja, sehingga tua dan lain sebagainya. Dengan demikian pegawai bekerja secara efektif dan efesien. apabila kantor dinas sanggup menydiakan Tanpa dukungan fasilitas kerja yang baik, fasilitas-fasilitas dinas mampu menambah semangat dari Ketidak kerja pegawai sehigga kerjanya pula ditingkatkan. Berdasarkan penelitian pada UPTD mempengaruhi kinerja pegawai. Kinerja Puskesmas Mazo Kabupaten Nias Selatan pegawai yang tinggi sangatlah diharapkan bahwa kinerja yang belum terlaksana ini oleh organisasi untuk mewujudkan tujuan dapat diukur melalui fasilitas kerja yang Semakin banyak pegawai yang memiliki kualitas dan kuantitsa kinerja penyelesaian pekerjaan pegawai seperti kurangnya ketersediaan ruang pendaftaran diinginkan akan tercapai optimal. Pegawai di UPTD Puskesmas Mazo karena gedung dapat bekerja dengan baik bila memiliki tersebut tidak begitu luas, perlengkapan fasilitas kerja yang tinggi sehingga dapat laboratorium masih kurang lengkap seperti menghasilkan kinerja pegawai yang baik pula dengan adanya fasilitas kerja yang pegawai kurang termotivasi dalam bekerja, tinggi yang dimiliki pegawai, maka tujuan kurang memanfaatkan mobil ambulance organisasi akan tercapai. tersebut maka USG Pengaruh fasilitas kerja terhadap menyediakan tempat cuci tangan bagi kinerja pegawai jika fasilitas kerja yang pasien satu kebersihan UPTD Copyright . Lifertina Laia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Puskesmas Mazo, sehingga kinerja pegawai Di samping itu menurut (Priyono, pekerjaan 2007:. Aufasilitas juga berarti tersedianya pegawai masih belum memenuhi target pekerja yang berkualitas, yang tergantung yang ditentukan seperti beberapa pegawai pada kemampuan melakukan seleksi pada menunda-nunda pekerjaan yang diberikan oleh atasan dan memilih untuk lebih (Asnwai, 2019:. Aufasilitas aktivitas perusahaan berbentuk fisik dan Ay Menurut kurang ketelitian dalam menjadwalkan Data kinerja pegawai dari bulan Oktober ke bulan Desember tahun kegunaan yang relatif tetap dan dapat 2022 ini dapat dilihat pada Lampiran 1. memberikan efek untuk masa depan yang Dari latar belakang diatas, peneliti datang. Ay Menurut (Hendri, 2. fasilitas tertarik untuk melaksanakan penelitian kerja adalah fasilitas kerja merupakan secara ilmiah dengan judul AuPengaruh suatu Fasilitas Kerja Terhadap Kinerja Pegawai terhadap karyawan agar menunjang kinerja di UPTD Puskesmas Mazo Kabupaten karyawan, sehingga dapat meningkatkan Nias SelatanAy produktifitas karyawan Berdasarkan teori di atas, maka Konsep Fasilitas Kerja Fasilitas kerja merupakan sarana kerja merupakan sarana yang diberikan perusahaan untuk mendukung jalannya Fasilitas kerja yang memadai nada perusahaan dalam mencapai tujuan dengan kondisi yang layak pakai dan yang ditetapkan oleh pemegang kendali. terpelihara dengan baik akan membantu Konsep Kinerja Pegawai Menurut (Sitompul. Kinerja pegawai diartikan sebagai 2. perilaku nyata yang ditunjukkan oleh fasilitas kerja adalah salah satu sarana pegawai sebagai hasil kerja yang dihasilkan pendukung untuk menciptakan motivasi oleh pegawai sesuai dengan perannya kerja terhadap kinerja pegawai. Menurut (Monde, 2. fasilitas kerja merupakan . Aukinerja pegawai dapat diartikan oleh pegawai Menurut Duha dan diminati sebagai cara atau kemampuan individu baik dalam hubungan dalam bekerja untuk dapat memberikan langsung dengan pekerjaan maupun untuk hasil yang memuaskan ditempatnya bekerja kelancaran pekerjaan. dalam satu paket atau bagian pekerjaan Copyright . Lifertina Laia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X tertentu atau pada suatu periode waktu pekerjaannya dan pegawai akan bekerja tertentuAy. lebih produktif. Tersedianya fasilitas kerja. Berdasarkan uraian diatas, maka karyawan akan merasa nyaman dalam dapat disimpulkan bahwa kinerja pegawai bekerja dan menimbulkan semangat kerja merupakan suatu hasil kerja yang dicapai untuk mendapatkan hasil yang diharapkan standar dan kriteria yang telah ditetapkan oleh organisasi. Indikator Fasilitas Kerja dalam kurun waktu tertentu. Fasilitas yang menjadi tanggung Kerangka Teori jawab manajer terscbut, yang terpenting di Pengaruh Fasilitas Kerja Terhadap Kinerja antaranya adalah usaha dalam menge Pegawai Fasilitas kerja yang lengkap juga kelancaran pekerjaan. Menurut (Priyono, dijadikan salah satu pendorong untuk 2007:. aspek sebagai indikator fasilitas Suatu kantor harus mempunyai kerja adalah sebagai berikut: berbagai macam kelengkapan fasilitas kerja a. Menghindari dan mencegah atau seperti gedung kantor, komputer, meja, mengeliminir hambatanhambatan. Beberapa hambatan lemari dan fasilitas pendukung lainnya seperti kendaraan dinas. Menurut pekerjaan yang harus dieliminasi Hendri oleh manajer sehagai fasilitas kerja . berpengaruh pada kinerja pegawai yang lebih baik, lebih tepat, dan lebih rapi, peralatan secara layak, menunda- Sebaliknya, nunda memberikan pembia yaan fasilitas kerja tidak memadai maka akan desain ruangan/tempat kerja yang menurun karena berpengaruh pada moral kurang berjalan dengan baik. tidak efisien. Peralatan dan sumber-sumber kerja sangat mendukung pegawai dalam bekerja yang adekuat. Dalam kenyataannya penggunaan metode kerja yang Menurut Yenti . adanya fasilitas kerja yang disediakan Fasilitas kerja tersebut sebagai alat atau sarana dan prasarana untuk membantu menurun/mundur apabila manajer pegawai agar lebih mudah menyelesaikan huruk dalam menyediakan dan Copyright . Lifertina Laia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X terhadap kinerja pegawai seperti terlihat pada gambar SDM, Penelitian ini menggunakan jenis tepat, baik dan benar . fektif dan penelitian kuantitatif bersifat kausal . ebab Jenis data yaitu jenis kuantitatif. Metode Penelitian Ketelitian dalam seleksi pekerja. sumber data adalah data primer. Data Aspek ini sangat esensial dalam primer adalah data yang diperoleh atau memotivasi pekerja, karena efisiensi dikumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian atau yang bersangkutan yang Tempat penelitian ini dilakukan Indikator Kinerja Pegawai di UPTD Puskesmas Mazo Kabupaten Nias Kinerja pegawai merupakan hasil Selatan. Waktu penelitian ini dilakukan pekerjaan yang dibandingkan dengan sejak dikeluarkan surat izin penelitian oleh standar yang telah ditentukan. Menurut LPPM Universitas Nias Raya. Teknik Sinaga dkk . indikator kinerja pengumpulan data adalah teknik angket pegawai adalah sebagai berikut: dan observasi. Uji instrumen penelitian Hasil kerja, meliputi: kuantitas hasil adalah uji validitas dan reabilitas. Populasi kerja, kualitas hasil kerja, serta dan sampel dalam penelitian ini adalah efisien dalam melaksanakan tugas. seluruh pegawai di UPTD Puskesmas Mazo Perilaku kerja, meliputi: disiplin Kabupaten Nias Selatan sebanyak 39 orang kerja, inisiatif dan ketelitian. Sampel teknik penelitian ini Sifat pribadi yang berhubungan adalah teknik sampling jenuh. Metode penelitian ini adalah metode analisis regresi linier sederhana. Kerangka Berpikir Hasil Penelitian Dan Pembahasan Kerangka berpikir pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Temuan Penelitian fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai. Puskesmas perawatan yang akan untuk memberikan gambaran yang lebih dibangun itu yakni UPTD Puskesmas Mazo jelas, maka dibuat suatu kerangka berpikir Kabupaten Nias Selatan. UPTD Puskesmas yang menjelaskan pengaruh fasilitas kerja Mazo Kabupaten Nias Selatan dilengkapi berbagai fasilitas dan lahan yang sudah Copyright . Lifertina Laia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Multiple modes exist. The smallest value is shown Pembangunan gedung UPTD Puskesmas Sumber: Hasil Olahan Penelitian . Mazo Kabupaten Nias Selatan merupakan Kabupaten Nias Tabel 2 Deskriptif variabel kinerja pegawai (Y) Selatan. UPTD Puskesmas Mazo Kabupaten Nias Selatan merupakan pelayanan pasien UPTD Statistics Puskesmas Mazo Kabupaten Nias Selatan Kinerja di pimpin oleh Bapak Waoziduhu Ndruru. Valid Missing Mean Std. Error of Mean Median Mode Std. Deviation Skewness Std. Error of Skewness Kurtosis Std. Error of Kurtosis Minimum Maximum Sum Percentiles Multiple modes exist. The smallest value is shown Deskriptif Penelitian Variabel Deskripsi data variabel penelitian menjelaskan tentang nilai rata-rata hitung, ukuran standar deviasi, kemiringan kurva . , dan keruncingan kurva . masing-masing variabel penelitian yakni dengan menggunakan alat bantu perangka lunak Program SPSS statistic version 22 dengan hasilnya sebagai berikut: Tabel 1. Deskriptif variabel fasilitas kerja (X) Sumber: Hasil Olahan Penelitian . Statistics Fasilitas Valid Missing Mean Std. Error of Mean Median Mode Std. Deviation Skewness Std. Error of Skewness Kurtosis Std. Error of Kurtosis Minimum Maximum Sum Percentiles Uji Validitas Uji mengukur dengan benar data yang sudah Peneliti melakukan uji instrumen UPTD Puskesmas Mazo Kabupaten Nias Selatan dengan responden sebanyak 39 orang. Validitas pernyataan dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS sehingga dapat dilihat pada table 3. Tabel 3 Hasil Validitas Variabel Penelitian Copyright . Lifertina Laia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Pern Keterangan R_Hitun R_Hitung Ket Kinerja R tabel Fasilitas Pegawai 0,814 0,342 0,316 Valid 0,610 0,769 0,316 Valid 0,605 0,787 0,316 Valid 0,578 0,346 0,316 Valid 0,645 0,462 0,316 Valid 0,402 0,363 0,316 Valid 0,761 0,716 0,316 Valid 0,334 0,646 0,316 Valid 0,716 0,787 0,316 Valid 0,349 0,617 0,316 Valid Sumber: Hasil Olahan Penelitian . Berdasarkan sebanyak 39 responden bahwa hasil uji reliabilitas diketahui nilai CrobachAos Alpha 0,716>0,5 CrobachAos Alpha kinerja pegawai sebesar 0,700>0,5. Sehingga peneliti menyimpulkan hasil data dalam butir angket untuk variabel fasilitas kerja dan kinerja pegawai dinyatakan Reliabel. Uji Normalitas Data Pada pengujian uji normalitas data dilakukan melalui program SPSS Versi 22 sehingga hasil uji normalitas data penelitian uji dapat dilihat di tabel 5. instrument penelitian pada pegawai UPTD Tabel 5 Puskesmas Mazo Kabupaten Nias Selatan Hasil Uji Normalitas Data dengan responden sebanyak 39 responden One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test bahwa nilai Rhitung>Rtabel 0,316 artinya untuk 20 pernyataan variabel baik fasilitas kerja dan kinerja pegawai dikatakan valid. Normal Parametersa. Uji Reliabilitas Maka untuk mendapatkan hasil reliabilitas penelitian dapat diolah melalui Most Extreme Differences program SPSS versi 22 sehingga dapat dilihat pada tabel tabel 4. Tabel 4 Uji Reliabilitas Variabel Penelitian Cronbach's No. Item Variabel Kolmogorov-Smirnov 0,716 Kinerja pegawai 0,700 Standar Residual Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Alpha Fasilitas kerja Mean Std. Deviati Absolut Positive Negativ Standardi Predicted Value Berdasarkan hasil penelitian bahwa nilai Kolmogorov-Smirnov sebesar 0. 114 dan Sumber: Hasil Olahan peneliti . Asymp Sig. -taile. 171>0,05. Berdasarkan hasil uji reliabilitas Maka dapat disimpulkan data residul pada uji coba penelitian pegawai UPTD berdistribusi normal. Puskesmas Mazo Kabupaten Nias Selatan Copyright . Lifertina Laia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X dari uji asumsi aklasik dan telah memenuhi Gambar 3 asumsi dasar bahwa variasi residual sama Normal Probability Plot untuk semua pengamatan. Pembahasan Pengujian Hipotesis Pada penelitian ini ada beberapa bagian yang akan dilakukan Untuk itu Sumber: Hasil olahan data penelitian . Berdasarkan Uji Koefisien Determinasi. dapat Uji Parsial (Uji . Hasil uji t dapat dilihat tabel 6: Tabel 6 memenuhi asumsi klasik, karena data Hasil Uji t (Uji Parsia. menyebar disekitar garis diagonal dan Coefficientsa Model menunjukkan pola distribusi normal. Unstandardized Coefficients Std. Error Heteroskedastisitas Berdasarkan hasil uji normalitas data, (Consta Fasilita s kerja Dependent Variable: kinerja pegawai heterokedastisitas dapat di lihat pada gambar 4: Sig. Sumber Hasil Pengujian Parsial Penelitian . Gambar 4 Uji Koefisien Determinasi (R. Uji Heteroskedastisitas Dalam perhitungan nilai determinasi SPSS Tabel 7 Hasil Uji Determinasi Model Summaryb Sumber: Hasil olahan data penelitian . Scatter Model membentuk pola tertentu atau teratur dari titik yang ada. Hal ini dapat peneliti menyimpulkan bahwa model regresi bebas Square Adjusted R Square Std. Error of Estimate Predictors: (Constan. Fasilitas kerja Copyright . Lifertina Laia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Dependent Variable: Kinerja pegawai mampu menjelaskan variabel kinerja Sumber Hasil Pengujian R2 Penelitian . pegawai sebesar 40,3%, sedangkan 59,7% Metode Analisis Regresi Sederhana dipengaruhi oleh variabel lain seperti 0 Analisis regresi adalah alah satu analisis yang luas pemakaiannya. Analisis regresi yang digunakan adalah analisis mengetahui ada tidaknya pengaruh antara variabel bebas dengan variabel terikat. Berdasarkan budaya organisasi dan lain sebagainya. Saran Peneliti Untuk melaksanakan pekerjaan dengan UPTD Puskesmas Nias Selatan. Kabupaten Mazo fasilitas kerja seperti ruang pendaftaran Y= 14,506 0,655X pasien, laboratorium dan tempat pencuci Inteprestasi hasil persamaan regresi linier sederhana dapat di uraikan sebagai berikut: tangan dilengkapi kebutuhan. Dalam meningkatkan kinerja pegawai. Konstanta . = 14,506 menunjukkan dengan nol. 0,655 menunjukkan nilai fasilitas antara rekan kerja. UPTD Puskesmas Mazo menyediakan mobil ambulance untuk kerja ketika naik 1 satuan maka pegawai sebesar 0,655. dan menciptakan lingkungan kerja untuk nilai kinerja pegawai kerja sama Koefisien regresi fasilitas kerja (X)= menyediakan menyediakan fasilitas kerja nilai fasilitas kerja positif ketika poin yang menjadi saran pada penelitian sederhana sehingga dapat dilihat di bawah Untuk menjaga kesehatan masyarakat Penutup Simpulan maka UPTD Puskesmas Mazo sebaiknya menyediakan tempat cuci tangan setiap Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti menarik kesimpulan yaitu sebagai ruang pasien. Untuk meningkatkan kualitas pekerjaan pegawai di UPTD Puskesmas Mazo. Ada pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai di UPTD Puskesmas (R. 403 artinya fasilitas kerja memberikan insentif bagi yang aktif Mazo Kabupaten Nias Selatan. Hasil uji determinasi bahwa nilai RSquare Pimpinan UPTD Puskesmas Mazo Copyright . Lifertina Laia. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Telaumbanua. Baziduhu Laia. Relationship Student Learning Interest To The Learning Outcomes Of Natural Sciences. International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC), 4. , 240Ae246. https://doi. org/https://doi. org/10. 51601/ij kesejahteraan pasien Daftar Pustaka