JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 99-. Diterima: September 2018 Dipublikasikan: Desember 2020 PENDAMPINGAN DISAIN KEMASAN MAKANAN TIPA-TIPA DI DESA MAROM KECAMATAN ULUAN KABUPATEN TOBA SAMOSIR Disposal Design of Tipa-tipa Food Packaging In Marom. Distric of Uluan- Toba Samosir Regency Rimbun Siringoringo1*. Jamaluddin2. Yosephine Sembiring3 Program Studi Manajemen Informatika. Fakultas Ekonomi. Universitas Methodist Indonesia. Jl. HangTuah No. 08 Medan Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Methodist Indonesia. Jl. HangTuah No. 08 Medan *e-mail korespondensi: rimbun. ringo@gmail. ABSTRAK Tipa-tipa merupakan salah satu makanan oleh-oleh yang sangat terkenal dari Toba Samosir. Produk ini menjadi salah satu wujud kearifan kuliner lokal di Toba Samosir, khususnya Kecamatan Uluan yang bersumber dari tradisi turun-temurun masyarakat Saat ini keberadaan ke dua jenis makanan lokal ini mengalami penurunan penjualan karena terhimpit oleh makanan atau jajanan kekinian yang banyak disediakan di toko-toko dan swalayan. Daya tarik disain dan kualitas kemasan yang masih sangat klasik dan sederhana, semakin kurangnya kepercayaan konsumen akan kebersihan dan kelayakan konsumsi makanan tipa-tipa dan sasagun, minimnya promosi dan informasi tentang produk pada wisatawan menjadi beberapa faktor utama penyebab nya. Melalui PKM ini, tim telah melakukan pendampingan disain kemasan, pelabelan makanan, dan pembungkusan makanan kepada masyarakat mitra. Masyarakat mitra pada PKM ini adalah kelompok pedagang tipa-tipa yang ada di Desa Marom. Kecamaan Uluan. Kabupaen Toba Samosir. Pendampingan telah diakukan kepada masyarakat mitra di Desa Marom Trasnfer ipteks yang telah diaksanakan adalah desain kemasan, pelabelan kemasan, penggunaan sealer, penggunaan stempel kadaluarsa, serta pemilihan model-model kemasan modern. Kata Kunci: Tipa-Tipa. Disain Kemasan. Disain Label. Toba Samosir ABSTRACT Tipa-tipa is one of the very famous souvenirs from Toba Samosir. This product is a form of local culinary wisdom in Toba Samosir, especially in Uluan District. This snack comes from a traditional tradition for people who still survive today. At present, the existence of these two types of local food has decreased due to being squeezed by current foods or snacks that are provided in many shops and supermarkets. Compared to food sold in supermarkets. Tipa-tipa is lagging in many ways, namely the appeal of design and quality of packaging which is still very classic and simple, the lack of consumer confidence in cleanliness and the feasibility of consuming tipa-tipa and sausage foods, the lack of promotion and information about products. Partners in community service are the tipa-tipa traders in Marom. District of Uluan. Toba Samosir The purpose of this community service is to carry out science and technology transfer to improve the quality, attractiveness of packaging, and digital marketing. Through this community service, the team has provided packaging design assistance, food labeling, and packaging techniques to partner communities. Partner products have been sold at the souvenir center in Toba Samosir. The results of the packaging design Siringoringo. R et al. PENDAMPINGAN DISAIN KEMASANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 99-. and digital marketing assistance are seen as very important by partners in increasing partner income. Keywords: Tipa-Tipa. Packaging Design. Label Design. Toba Samosir PENDAHULUAN Kuliner merupakan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pariwisata karena kuliner sering merupakan bagian dari budaya dan kearifan lokal suat daerah (Akbar dan Pangestuti, 2. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (Lestari et al, 2. , komposisi pengeluaran wisatawan Nusantara baik pada tahun 2014 maupun tahun 2016, menempati urutan kedua terbesar, mencapai sekitar 18,9 persen dari total pengeluaran atau rata-rata sebesar 206,9 ribu rupiah. Wilayah Toba Samosir sebagai daerah pariwisata di sekitar Danau Toba terkenal dengan kearifan kuliner lokal berupa makanan oleh-oleh khas daerah yaitu tipatipa. Produk ini menjadi ciri khas Toba Samosir, khususnya Kecamatan Uluan, karena kedua produk makanan ini berasal dari tradisi masyarakat Toba Samosir. Belakangan ini keberadaan ke dua jenis makanan lokal ini terhimpit oleh makanan atau jajanan kekinian yang banyak disediakan di toko-toko. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan kelompok pegadang tipa-tipa di Desa Maron Kecamatan Uluan, beberapa faktor yang menjadi penyebab adalah . Daya tarik disain dan kualitas kemasan yang masih sangat klasik dan sederhana, karena daya tarik suatu produk tidak dapat dipisahkan dari kemasannya (Uchyani & Irianto, . Semakin kurangnya kepercayaan konsumen akan kebersihan dan kelayakan konsumsi makanan tipa-tipa dan sasagun, . Informasi tentang produk yang sangat Dari sisi manajemen dan pemasaran, pedagang tipa-tipa masih mempertahankan metode penjualan yang sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu yaitu dengan tipa-tipa gelondongan atau menyusun pada meja dagangan dan dipasarkan pada emperan toko atau pasar tradisional yang diadakan seminggu sekali (Simanjuntak, 2. Gambar 1. Gelondongan Tipa-tipa Salah satu sentra produksi tipa-tipa berada di Desa Marom. Kecamatan Uluan. Kabupaten Toba Samosir. Tipa-tipa diproduksi sebagai usaha kecil rumah tangga di Desa Marom. Membuat tipa-tipa berawal dari kebiasaan masyarakat Batak untuk membuat tipa-tipa setiap masa panen padi selesai. Pada akhirnya, masyarakat Desa Marom membuat Tipa-tipa sebagai usaha kecil rumah tangga dan telah berjalan selama berpuluh-puluh tahun. Pada saat ini, tipa-tipa telah menjadi kearifan lokal Kecamatan Uluan. Harga tipa-tipa ini tergolong cukup murah dan terjangkau, tersedia dalam bentuk bungkusan dari harga Rp 5. 000 sampai Rp 20. Penjualnya pun cukup banyak, di sepanjang jalan lintas Uluan-Parapat kita dapat melihat karung Siringoringo. R et al. PENDAMPINGAN DISAIN KEMASANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. berisi tipa-tipa disusun di depan rumah para pedagang kelontong. Gambar 2. Kemasan Klasik Tipa-Tipa Masyarakat di Desa Marom terdiri atas 50 kepala keluarga. Penghasilan utama masyarakat di Desa Marom umumnya adalah sebagai petani dan pedagang. Sebagai masyarakat yang mengandalkan pertanian, pendapatan masyarakat di Kecamatan Uluan khususnya di Desa Maron masih perlu ditingkatkan melalui sektor lain seperti UMKM dan pariwisata. Sebagai pariwisata di Toba Samosir khususnya Kecamatan Uluan sangat besar. Terdapat 23 objek wisata alam dan wisata budaya unggulan yaitu Danau Toba. Pantai Pasifik. Taman Eden 100. Siregar Aek Nalas. Museum T. Silalahi Center, dan Pahoda Aero Sport area. Jumlah pasar yang terdapat di Kabupaten Toba Samosir sebanyak 13 pasar dan 354 kios yang ditempati oleh pedangang untuk berjualan (Badan Pusat Statistik Toba Samosir, 2. Didukung oleh sumber daya alam dan keindahan Danau Toba, sektor pariwisata merupakan sektor potensial yang dapat menjadi andalan di Kabupaten Toba Samosir saat ini dan dimasa mendatang. Jumlah wisatawan datang ke Toba Samosir tahun 2015 sebanyak 114. 594 wisatawan, terdiri dari 11. 828 wisatawan mancanegera, 766 wisatawan domestik. Jumlah VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 99-. wisatawan mancanegara atau wisman yang ke Danau Toba meningkat pada 2017. Peningkatan itu sebesar 12,2 persen dibandingkan periode sama 2016 menjadi 736 orang METODE Pelaksanaan PKM yang dilaksanakan di Desa Marom dilaksanakan dalam beberapa tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Keseluruhan tahapan pelaksanaan tersebut digambarkan pada gambar 3. Gambar 3. Flowchart Kerja PKM 1 Persiapan dan Pembekalan Tahap persiapan dilakukan beberapa kegiatan, yaitu : Survei kegiatan, dalam hal ini pedagang tipa-tipa di Desa Marom, kecamatan Uluan. Wawancara Kepala Desa Marom mendapatkan keterangan langsung kondisi perekonomian masyarakat, kondisi pedagang tipa-tipa di Desa Siringoringo. R et al. PENDAMPINGAN DISAIN KEMASAN A Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. Mamom, tantangan dan peluang, kebutuhan yang akan dipenuhi Penyusunan Penyusunan dimaksudkan agar pelaksanaan kegiatan terlaksana dengan teratur dan terarah Penyusunan materi dan modul peatihan/pendampingan. Materi PKM disusun dalam bentuk modul dengan tujuan agar penyampaian 2 Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu pendampingan dan pelatihan labelling, packaging, pelatihan pemasaran produk menggunakan media sosial, dan pelatihan penataan ruangan 3 Evaluasi Program Tahapan ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan, sehingga dapat dilakukan penyempurnaan apabila ditemui kekurangan-kekurangan selama kegiatan pelatihan dilaksanakan. Evaluasi dilaksanakan pada awal kegiatan, saat kegiatan berlangsung dan pada akhir Evaluasi dilakukan dengan beberapa metode yaitu dengan pengamatan Kuisioner dimaksudkan untuk mengetahui pendapat dari kelompok pedagang mengenai kegiatan ini, sehingga dapat diketahui apakah tujuan dari kegiatan ini sudah tercapai atau belum. VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 99-. Sosialisasi pelaksanaan PKM. Sosialisasi disampaikan secara langsung kepada perwakilan mitra dan dalam bentuk pamflet kegiatan. Pada gambar 4 ditampilkan bentuk pamflet Gambar 4. Pamflet Sosialisasi PKM Gambar 5. Foto Bersama Dengan Mitra 2 Persiapan Persiapan alat dan bahan Alat dan bahan yang diperlukan adalah sealer kemasan, tinta trodat, stempel kadaluarsa, bantalan stempel, cutter, gunting, rak kios serbaguna, dan model-model kemasan. 4 Penyusunan Laporan Penyusunan Laporan terbagi menjadi dua laporan kemajuan dan laporan hasil. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Sosialisasi Gambar 6. Sealer Kemasan Siringoringo. R et al. PENDAMPINGAN DISAIN KEMASAN A Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 99-. Gambar 7. Tinta Trodat Dan Stempel Kadaluasa Gambar 9. Disain abel Tipa-Tipa Dua Sisi Modul pelatihan Model pelatihan berisi latihan dan Modul ini digunakan pada saat pelatihan agar peserta lebih mudah memahami isi materi. Disain II dikhususkan untuk disain label kemasan dua sisi untuk kemasan stading pouch transparan ukuran 14 x 20 cm. Disain ini memanfaatkan nuansa danau toba dan ornamen gorga . khas daerah Toba Samosir. Label yang telah dirancang kemidian dicetak pada kertas glossy yang tahan air sebagaimana ditinjukkan pada Gambar 8. Modul Pendampingan 3 Pelaksanaan Kegiatan ini dilakukan di Desa Marom Kecamatan Uluan Kabupaten Toba Samosir. Pada pelaksanaan PKM ini, ada 4 jenis disain label makanan tipa-tipa yang direncanakan, sebagaimana ditampilkan pada gambar 8, 9, 10, dan 11. Disain I dikhususkan untuk disain label kemasan dua sisi untuk kemasan stading pouch ukuran 14 x 17 cm. Gambar 10. Disain Label Tipa-Tipa Dua Sisi Siringoringo. R et al. PENDAMPINGAN DISAIN KEMASAN A Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. Disain i dikhususkan untuk disain label kemasan satu sisi untuk kemasan standing pouch kombinasi ukuran 10 x 12 cm. VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 99-. yang paling vital. Memilih kemasan haruslah dilakukan secara serius, karena akan berdampak terhadap produk yang kita Kemasan standup pouch menjadi pilihan baru bagi para pelaku industri makanan saat ini. Untuk menghasilkan disain dan kualitas kemasan yang baik sangat penting kualitas seal atau penutup kemasan. Pendampingan dilengkapi dengan alat sealer khusus yaitu Impulse sealer yang akan menghasilkan penutupan yang sangat baik dan menjamin kedap udara dan kelembaban. Gambar 11. Disain Label Tipa-Tipa Satu Sisi Label yang telah dirancang kemudian dicetak pada kertas bontac yang tipis sebagaimana ditinjukkan pada gambar 11. Disain V dikhususkan untuk disain label kemasan satu sisi untuk kemasan stading pouch transparan ukuran 15 x 20 cm. Label yang telah dirancang kemudian dicetak pada kertas glossy yang mengkilap dan tahan air sebagaimana ditinjukkan pada gambar 12. Gambar 13. Pendampingan Sealer Kemasan Label memegang peranan yang sangat peting pada daya tarik produk. Label makanan dapat mengandung informasi nama produk, komposisi, cara penyajian, tanggal kadaluarsa dan informasi lokasi produksi dan media sosial. Pada gambar ditampilkan pelatihan dan pendampingan pemasangan label produk tipa-tipa bersama dengan mitra. Gambar 12. Disain Label Tipa-Tipa Satu Sisi Gambar 14. Pendampingan Pemasangan Label Saat ini dunia kemasan semakin Dalam industri makanan dan minuman, kemasan memegang peranan Salah satu kekurangan produk lokal adalah dari sisi model kemasan. Saat ini tersedia beragam jenis model kemasan yang Siringoringo. R et al. PENDAMPINGAN DISAIN KEMASAN A Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JPMB (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO) . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. lebih modern seperti stading pouch, transparan, pouch paper kraft, gusset dan yang lainnya. Pada pelatihan ini diperkenalkan serta menerapkan kemasan standing pouch paper kraft, pouch sebagaimana ditapilkan pada gambar 14. VOLUME 4 NOMOR 2 DESEMBER 2020 (Halaman 99-. 4 Monitoring dan evaluasi Monitoring dan evaluasi bertujuan untuk mengamati sejauh mana PKM ini memiliki dampak yang diharapkan. Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan bekerjasama kepada asosiasi UMKM Toba Samosir. Kendala dan kesulitan yang dialami mitra dapat dilaporkan kepada asosiasi untuk selanjutnya menjadi masukan bagi Tim Gambar 15. Pendampingan Pemilihan Model Kemasan Gambar 19. Tindak Lanjut Pendampingan Gambar 16. Produk Tipa-Tipa Siap Jual Gambar 17. Pendampingan Pembukuan Usaha Dan Laba-Rugi PENUTUP Melalui PKM ini, telah dilakukan transfer ipteks kepada mitra sehingga mitra telah memiliki pemahaman pentingnya kualitas kemasan serta keterampilan untuk menerapkan disain dan kualitas kemasan tipa-tipa yang baik. Kegiatan PKM ini terlaksana berkat kerjasama antara Dinas UMKM, perangkat Desa Marom serta asososiasi UMKM Kabupaten Toba Samosir. UCAPAN TERIMAKASIH