Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pengaruh Daya Tarik Objek Wisata terhadap Minat Berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor Muhammad Sutiyadi1. Ika Suryono Djunaid2 Program Studi Hospitality dan Pariwisata. Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Bunda Mulia muhammadsutiyadi21@gmail. ABSTRACT Tourist Attraction is a support for Mount Geulis Camp Area Bogor which is very persuasive in making visitors interested and visiting. Tourist Attractions have differences starting with Attraction. Accessibility. Amenities and Ancillary Service. This study aims to determine the effect of tourist attraction on visiting intentions and strengthen existing theories. This study used a 100-response sample, and a questionnaire and a Likert scale were used for data collection. Validity, reliability, normality, and heteroscedasticity tests were then used in this study. The information checking strategy used in this review is the basic straight relapse check technique, then using speculation tests, namely the specific t test and f test, the coefficient of determination test (R. Based on the results of the T test. Attraction Amenities. Ancillary it can be concluded that acceptance has a Partial Influence on Interest in Visiting the Mount Geulis Camp Area Bogor, while Accessibility has no Partial Influence on Interest in Visiting the Mount Geulis Camp Area Bogor. and the results of the f test show that the variable Tourist Attractiveness and indicators affect the intention to visit simultaneously. Then the results of the test for the coefficient of determination can show that the value of r square is 29. 9%, and it implies that there is an influence relationship between Tourist Attractiveness on visiting then at that time, while the remaining 70. 1% was influenced by various factors which will not be reviewed in this review. Keywords: tourist attraction, mount Geulis camp Bogor area, interest in visiting. ABSTRAK Daya Tarik Wisata adalah sebuah bantuan untuk Gunung Geulis Camp Area Bogor yang sangat persuasif dalam membuat pengunjung tertarik dan berkunjung. Daya tarik wisata memiliki perbedaan mulai dengan attraction, aksessbilitas, amenities dan ancillary Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daya tarik wisata terhadap minat berkunjung dan memperkuat teori yang ada. Penelitian ini menggunakan sampel 100respon, dan kuesioner dan skala Likert digunakan untuk pengumpulan data. Uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan heteroskedastisitas kemudian digunakan dalam penelitian ini. Strategi pemeriksaan informasi yang digunakan dalam tinjauan ini adalah teknik pemeriksaan dasar straight relaps, selanjutnya menggunakan uji spekulasi, yaitu uji t spesifik dan uji f, uji koefisien determinasi (R. Berdasarkan hasil uji T, attraction amenities, ancillary dapat ditarik kesimpulan bahwa diterima terdapat pengaruh secara parsial terhadap minat berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor, sedangkan aksesbilitas tidak Terdapat pengaruh secara parsial terhadap minat berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor. Hasil uji f memperlihatkan bahwa variabel daya tarik wisata serta indikator mempengaruhi 1214 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. minat berkunjung secara simultan. Kemudian hasil pengujian koefisien determinasi dapat memperlihatkan bahwa nilai r2 adalah 29,9%, dan itu menyiratkan bahwa ada hubungan pengaruh antara Daya Tarik Wisata terhadap minat berkunjung, sedangkan sisanya 70,1% dipengaruhi oleh berbagai faktor yang tidak akan diulas dalam ulasan ini. Kata Kunci: daya tarik wisata. Gunung Geulis Camp Area Bogor, minat berkunjung. PENDAHULUAN Pariwisata merupakan sektor ekonomi yang mempunyai peran penting di perekonomian Indonesia. Menurut UU RI Nomor 10 Tahun 2009, pariwisata mencakup beragam kegiatan pariwisata yang didukung oleh fasilitas dan layanan dari masyarakat, pengusaha, dan pemerintah daerah setempat. Industri ini memiliki dampak langsung pada perekonomian, masyarakat, serta budaya Indonesia. Pariwisata dianggap sebagai sektor industri yang dihargai serta berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional melalui kekayaan alam dan potensi wisata yang dimiliki setiap kawasan. Perkembangan industri pariwisata di Indonesia saat ini menunjukkan kemajuan yang cukup pesat. Khususnya di destinasi wisata alam yang terus berkembang hingga saat ini, hal tersebut dikarenakan industri ini dapat dikatakan dikelola secara komersial dan non komersial. Gunung Geulis Camp Area adalah lokasi pusat bumi perkemahan dan pelatihan outbond yang terletak di Jl. Bukit Pelangi No. Gn. Geulis. Kecamatan Sukaraja. Bogor. Jawa Barat. Tempat ini menawarkan berbagai kegiatan outdoor, termasuk team building, family gathering, employee gathering, outbond, outing, adventure camp, wisata outbond di Bogor, wisata camping untuk keluarga, outing perusahaan, outbound perusahaan, dan berbagai kegiatan lainnya. Adapun fenomena yang ditemukan penulis adalah faktor 4A (Attraction. Amenities. Accesability. Ancillar. terhadap minat berkunjung menginap di Gunung Geulis Camp Area Bogor sehingga membuat wisatawan mempertimbangkan dalam melakukan pengambilan keputusan Berkunjung suatu objek wisata. Maka peneliti memutuskan untuk meneliti dan menuangkannya ke dalam skripsi dengan judul: AuPengaruh Daya Tarik Objek Wisata terhadap Minat Berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor Au. METODE PENELITIAN Penelitian ini menerapkan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Dalam rangka melakukan penelitian ini, penulis akan menggunakan berbagai cara untuk mengumpulkan data, termasuk kuesioner, wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Populasi yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah para wisatawan yang telah mengunjungi Gunung Geulis Camp Area, dengan total populasi sebanyak 1. 857 pengunjung. Peneliti menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode accidental Sampling dalam menentukan sampel penelitian. Setelah dilakukan perhitungan sampel, diperoleh jumlah sampel sebesar 94,89. Akan tetapi, demi konsistensi dan kemudahan dalam analisis, 1215 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. peneliti membulatkannya menjadi 100 responden. HASIL DAN PEMBAHASAN Jenis Kelamin Gambar 1. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Sumber: Data diolah oleh peneliti, 2023 Data menunjukkan bahwa sebagian besar yang berkunjung ke Gunung Geulis Camp Area adalah Laki-laki dengan jumlah persentase sebesar 65% sedangkan 35% sisanya pengunjung Perempuan. Bahwa dapat disimpulkan mayoritas pengunjung di Gunung Geulis Camp Area adalah laki-laki. Ini dikarenakan laki-laki menyukai berwisata outdoor & camp area baik perorangan ataupun bergerombol karena ajakan teman sekolah atau rekan kerja. Usia Gambar 2. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Usia Sumber: Data diolah oleh peneliti, 2023 Data menunjukkan bahwa sebanyak 37% pengunjung berusia 19-23 tahun, 30% pengunjung berusia 23-28 tahun, 17% pengunjung berusia <19 tahun, 12% 1216 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. pengunjung berusia >28-33 tahun, 2% di usia >34-38 & usia >38. Maka responden yang pernah menginap di Villa Gunung Geulis Camp Area Bogor adalah berusia 1923 tahun. Hal ini dikarenakan banyak anak muda khususnya Laki-laki yang berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor dengan tujuan berwisata alam. Pekerjaan Gambar 3. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan Sumber: Data diolah oleh peneliti, 2023 Terlihat bahwa sebesar 40% pengunjung bekerja sebagai Karyawan Swasta, 35% pengunjung bekerja sebagai Wiraswasta dan 25% pengunjung bekerja sebagai Pelajar/Mahasiswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa responden yang pernah berkunjung Villa Gunung Geulis Camp Area Bogor bekerja sebagian Karyawan Swasta dan Wiraswasta, hal ini dapat dikarenakan Karyawan Swasta dan Wiraswasta memiliki pemasukan maupun pendapatan yang cukup untuk berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor. Jenjang Pendidikan Gambar 4. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Jenjang Pendidikan Sumber: Data diolah oleh peneliti, 2023 1217 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Data menunjukkan bahwa Jenjang Pendidikan SMA/SMK 56%. Jenjang Pendidikan S1 sebanyak 20%. Jenjang Pendidikan Diploma 15%, untuk Jenjang SDSMP hanya 9%. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa mayoritas responden yang pernah berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor memiliki jenjang pendidikan akhir sebagai seorang SMK/SMA. Domisili Gambar 4. 5 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Jenjang Pendidikan Sumber: Data diolah oleh peneliti, 2023 Diagram menunjukkan pengolahan data bahwa sebanyak 50% pengunjung dari Jakarta, 17% pengunjung dari Bogor, 14% pengunjung dari Tangerang, 10% pengunjung dari Bekasi, 9% pengunjung dari Depok. Dapat disimpulkan bahwa banyaknya pengunjung dari Jakarta hal ini dikarenakan Bogor merupakan tempat Daya Tarik yang menawarkan pesona alam sehingga pengunjung yang dari kota Jakarta ingin merasakan Wisata Alam yang dimiliki Gunung Geulis Camp Area Bogor. 1218 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Analisis Data dan Interpretasi . Uji Validitas yo Hasil Uji Validitas Variabel X Daya Tarik Wisata Tabel 1. Hasil Perhitungan Uji Validitas X Sumber: Hasilnya Pengolahan Data oleh Peneliti, 2023 Berdasarkan hasil analisis tabel uji validitas, dapat dinyatakan bahwa semua indikator pertanyaan pada variabel X (Daya Tari. menunjukkan nilai r hitung yang lebih besar daripada r tabel . ,1. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa seluruh indikator pernyataan pada variabel Daya Tarik telah terbukti valid dan dapat dipergunakan untuk tahap selanjutnya dalam penelitian ini. Namun, perlu ditegaskan bahwa terdapat variasi data dari tingkat terendah hingga tertinggi yang disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk variasi dalam pertanyaan yang diberikan oleh peneliti kepada Hal ini menyebabkan respons dari sampel bervariasi, tergantung pada persepsi individu mereka terhadap Gunung Geulis Camp Area. Bogor. 1219 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Hasil Uji Validitas Variabel Y Minat Berkunjung Tabel 2. Hasil Perhitungan Uji Validitas Y Sumber: Hasilnya Pengolahan Data, 2023 Berdasarkan tabel Uji Validitas Minat Berkunjung menunjukkan hasil nilai R > R tabel . ,1. sehingga dinyatakan valid. Uji Realibilitas yo Hasil Uji Realibilitas Variable X Daya Tarik Wisata Tabel 3. Hasil Perhitungan Uji Reabilitas Variabel X Reliability Statistics Sumber: Hasil Pengolahan oleh Peneliti, 2023 Berdasarkan hasil perhitungan dari tabel uji reliabilitas di atas, terlihat bahwa nilai Cronbach's Alpha pada variabel X Daya Tarik Wisata adalah 0,460. Nilai ini lebih besar dari batas minimal yang ditetapkan yaitu 0,1966. Hal ini menunjukkan bahwa semua pernyataan pada variabel Daya Tarik Wisata memiliki reliabilitas yang cukup baik dan dapat dipercaya. Dengan demikian, data dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya dalam penelitian ini. 1220 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Hasil Uji Reabilitas Variabel Y Minat Berkunjung Tabel 4. Hasil Perhitungan Uji Reabilitas Variabel Y Reliability Statistics Sumber: Hasil Pengolahan Oleh Peneliti, 2023 Berdasarkan hasil perhitungan dari tabel uji reliabilitas di atas, terlihat bahwa nilai Cronbach's Alpha pada variabel X Daya Tarik Wisata adalah 0,210. Angka ini juga melebihi batas minimal yang telah ditetapkan sebesar 0,1966. Temuan ini menunjukkan bahwa semua pernyataan yang ada dalam variabel Daya Tarik Wisata memiliki tingkat reliabilitas yang memadai dan dapat Oleh karena itu, data tersebut dapat dipertimbangkan untuk digunakan dalam tahap selanjutnya dalam penelitian ini. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Tabel 5. Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Sumber: Hasil Pengolahan Oleh Peneliti, 2023 1221 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Penelitian ini akan dianggap mengikuti distribusi normal jika nilai signifikansi berada di atas 5% . Berdasarkan hasil uji normalitas onesample Kolmogorov-Smirnov pada variabel Daya Tarik Wisata, didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,116, yang lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa data pada variabel Daya Tarik Wisata dapat dianggap mengikuti distribusi normal. Uji Heteroskedastisitas Tabel 6. Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Sumber: Hasil Pengolahan Oleh Peneliti, 2023 Dependent Variable: Minat Berkunjung Berdasarkan hasil yang di dapatkan melalui SPSS 25, maka didapatkan nilai signifikansi dari Daya Tarik Wisata dengan indikator Attraction dengan nilai 0,49. Accesbillity dengan nilai 0,81. Amenities 0,01 dan 0,00 Ancillary Service lalu sehingga disimpulkan penelitian ini adalah tidak terjadinya Heteroskedastisitas yang dimana General Ancillary Service dan Amenities indikator Daya Tarik Wisata > 0,05. 1222 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Analisis Regresi Linear Sederhana Tabel 7. Analisis Regresi Linear Sederhana Coefficientsa Sumber: Hasil Pengolahan Oleh Peneliti, 2023 Dependent Variable: Minat Berkunjung Berdasarkan hasil dari SPSS 25, maka analisis regresi linear sederhana dalam penelitian ini adalah Y= 0,00 (Attractio. 0,49 (Accesbilit. 0,428 (Amenitie. -0,529 (Ancillary Service ) 1,099 14. 993 ( Constan. Maka interpretasi yang terdapat persamaan regresi di atas antara lain, sebagai berikut: Nilai constant adalah 14. 993 yang artinya variabel independent (Daya Tarik Wisat. diasumsikan 0 . , maka variabel dependent . inat berkunjun. Nilai pada koefisien regresi dengan indicator Daya tarik Wisata . ttraction 0,352 accessbility -0,428 dan amenities 0,. maka dapat disimpulkan bahwa hasil tersebut dukungan yang positif terhadap minat Ini berati semakin berkurang nilai indikator pada Daya Tarik Wisata seperti: attraction, accessibility dan, amenities maka akan semakin besar minat berkunjung juga. Sedangkan untuk nilai variabel Daya tarik Wisata pada indikator Ancillary Service adalah -1,099 memiliki dukungan yang negatif terhadap minat beli Yang berati semakin besar nilai indikator Ancillary Servuce maka akan semakin kecil minat beli konsumennya juga. 1223 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Uji Hipotesis UJI T Tabel 8. Uji T Coefficientsa Sumber: Hasil Pengolahan Oleh Peneliti, 2023 Dependent Variable: Minat Berkunjung Berdasarkan hasil pengujian pada tabel di atas, maka dapat disimpulkan bahwa: Seluruh dimensi pengaruh daya tarik wisata memiliki nilai signifikansi 0,049 < 0,05 dan t hitung < t tabel dapat dikatakan dimensi atraksi tidak memiliki pengaruh terhadap minat berkunjung. Seluruh dimensi pengaruh daya tarik wisata memiliki nilai signifikansi 0,081 < 0,05 dan t hitung < t tabel dapat dikatakan dimensi aksesibilitas tidak memiliki pengaruh terhadap minat berkunjung. Seluruh dimensi pengaruh daya tarik wisata memiliki nilai signifikansi 0,001< 0,05 dan t hitung < t tabel dapat dikatakan dimensi fasilitas memiliki pengaruh terhadap minat berkunjung. Seluruh dimensi pengaruh daya tarik memiliki nilai signifikansi 0,000< 0,05 dan t hitung < t tabel dapat dikatakan dimensi jasa pelayanan memiliki pengaruh terhadap minat berkunjung. 1224 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. UJI F Tabel 9. Uji F Sumber: Hasil Pengolahan Oleh Peneliti, 2023 Dependent Variable: Minat Berkunjung Predictors: (Constan. Ancillary Service. Attraction. Amenities. Accesbility Dari hasil uji F pada tabel ANOVA, terlihat bahwa nilai signifikansi adalah 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Selain itu, nilai F hitung adalah 10,108, yang juga lebih besar daripada nilai F tabel sebesar 2,47. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa H5 diterima. Artinya, semua variabel X (Daya Tarik Wisat. yang mencakup Atraksi. Aksesibilitas. Fasilitas, dan Layanan Tambahan secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y (Minat Berkunjun. di Gunung Geulis Camp Area. Bogor. Uji Koefisien Determinasi ( R2 ) Tabel 10. Hasil Uji Koefiesien Determinasi Model Summary Sumber: Hasil Pengolahan Data oleh Peneliti, 2023 Predictors: (Constan. Ancillary Service. Attraction. Amenities. Accesbility Dari tabel uji koefisien determinasi didapatkan bahwa nilai R square adalah 0,299 yang dihasilkan dari menguadratkan nilai korelasi yaitu 0,546 x 0,546 = 0,299. Nilai R Square sebesar 0,299 menunjukkan bahwa 29% dari 1225 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. variasi pada variabel Y (Minat Berkunjun. dapat dijelaskan oleh variabel X1 (Daya Tarik Wisat. secara bersama-sama. Dengan kata lain, variabel Daya Tarik Wisata memiliki pengaruh bersama-sama terhadap variabel Minat Berkunjung. Pembahasan Penelitian Penelitian ini melibatkan 100 orang responden yang telah mengunjungi Gunung Geulis Camp Area. Bogor. Para responden diminta untuk mengisi kuesioner yang berisi pernyataan mengenai Persepsi Harga dan Keputusan Menginap. Setelah kuesioner disebar kepada 100 responden dan data telah diolah, peneliti mendapatkan beberapa hasil data sebagai berikut: [Silahkan masukkan hasil data yang ingin Anda sertakan untuk dilanjutkan parafasenya. Berdasarkan responden yang pernah berkunjung Gunung Geulis Camp Area Bogor sebesar 100%. Berdasarkan jenis kelamin yang pernah berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor adalah laki - laki senilai 65% dan 35% adalah perempuan. Berdasarkan usia pengunjung yang pernah berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor berusia antara 19-23 tahun. Berdasarkan jenjang pendidikan akhir pengunjung yang pernah berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor adalah SMK/SMA. Berdasarkan pekerjaan pengunjung yang pernah berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor adalah Karyawan Swasta. Berdasarkan wilayah domisili pengunjung yang pernah berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor adalah warga Jakarta. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pembahasan penelitian yang membahas "Pengaruh Daya Tarik Objek Wisata terhadap Minat Berkunjung di Gunung Geulis Camp Area Bogor", maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Berdasarkan hasil uji F, dapat di simpulkan bahwa (Attaction. Acessbility. Amenities, and Ancillary Servic. H1 diterima dengan AuTerdapat pengaruh secara simultan Daya Tarik Wisata Terhadap Minat Berkunjung di Gunung Geulis Camp Area BogorAy. Hasil koefisien determinasi (R. menunjukkan hasil bahwa variabel Minat beli Konsumen (Y) dipengaruh oleh Daya Tarik Wisata (X) sebesar 29,9,% dan sisanya sebesar 70,1% dijelaskan dengan variabel lain di luar penelitian ini. Berdasarkan hasil uji T, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel Attraction (X. berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Minat Berkunjung (Y). Dapat ditarik kesimpulan bahwa H2 dengan AuTidak terdapat pengaruh Secara Terhadap Minat berkunjung di Gunung Geulis Camp Area BogorAy Berdasarkan hasil uji T, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel 1226 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1214-1228 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. accessbility (X. tidak mempengaruhi secara signifikan variabel Minat Berkunjung (Y). Dapat ditarik kesimpulan bahwa H3 diterima. dengan AuTerdapat Pengaruh Secara Parsial Amenities Terhadap Minat Berkunjung di Gunung Geulis Camp Area BogorAy. Berdasarkan hasil uji T, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel Amenities (X. berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Minat Berkunjung (Y) Dapat ditarik kesimpulan bahwa H4 diterima dengan AuTerdapat Pengaruh Secara Parsial Store Layout Terhadap Minat Beli Konsumen di Rumah Makan Hawaii. Sanggau Kalimantan BaratAy. Berdasarkan hasil uji T, dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel Ancillary Service (X. berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Minat Berkunjung (Y). Dapat ditarik kesimpulan bahwa H5 diterima dengan AuTerdapat Pengaruh terhadap minat berkunjung di Gunung Geulis Camp Area BogorAy DAFTAR PUSTAKA