Darma dan Hastuti: Pengaruh Book Tax Difference Terhadap Pertumbuhan LabaA PENGARUH BOOK TAX DIFFERENCES TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN SEKTOR KEUANGAN Elisa Gunawan Darma* dan Rini Tri Hastuti Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara Jakarta *Email: elisa . 125190122@stu. Abstract: This study aims to examine the effect of Book Tax Difference which has been caused by temporary differences and permanent differences in profit growth in financial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange BEI in 2019-2022. The selection of the sample that the author uses is based on purposive sampling with certain criteria and uses secondary data in the form of financial reports obtained from the sites id, w. com, w. This study used a sample of 31 companies . anks and insurance companie. Data management techniques using Eviews 12 and Microsoft Excel. Based on the results of research that has been done by the author, it can be concluded that in this study it shows that Temporary Differences in Book Tax Differences have no effect on profit growth and permanent differences in Book Tax Differences have no effect on profit growth. Keywords: Temporary Differences. Permanent Differences. Profit Growth Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Book Tax Difference yang telah diproksi dengan perbedaan temporer dan perbedaan permanen terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia BEI pada tahun 2019-2022. Pemilihan pada sample yang penulis gunakan dipilih berdasarkan purposive sampling dengan kriteria tertentu dan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari situs w. id, w. Penelitian ini menggunakan sample sebanyak 31 perusahaan yakni (Bank dan perusahaan asurans. Teknik pengelolahan data dengan menggunakan Eviews 12 dan Microsoft Excel. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan penulis, maka dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini menunjukkan Perbedaan Temporer dalam Book Tax Differences tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan laba dan perbedaan permanen dalam Book Tax Differences tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan laba. Kata kunci: Perbedaan Temporer. Perbedaan Permanen. Pertumbuhan laba Pendahuluan Laba merupakan selisih antara pendapatan dan pengeluaran biaya dalam suatu perusahaan kepentingan Laba dapat didefinisikan sebagai indikator untuk mengevaluasikan suatu kinerja dalam hal keuangan perusahaan. Laba juga dijadikan sebagai solusi sebagai perngambilan keputusan untuk pemberian tambahan bonus dan Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1046-1054 Darma dan Hastuti: Pengaruh Book Tax Difference Terhadap Pertumbuhan LabaA kompensasi kepada para manajer dan para staf manajemen. Para pemakai laporan keuangan harus memiliki pengetahuan tentang pertumbuhan laba karena pertumbuhan laba dapat mempresentasikan tentang naik atau turunnya kinerja keuangan pada suatu Salah satu komponen yang dapat mempengaruhi Pertumbuhan laba yaitu Book Tax Difference. Book Tax Difference terjadi karena adanya perbedaan pengajuan yang menimbulkan adanya selisih antara pencatatan laba fiscal dan pencatatan laba Pencatatan laba fiscal pada dasarnya menggunakan undang undang perpajakan sebagai landasan dan menggunakan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) pada pencatatan laba komersial. Jika perusahaan ingin melakukan rekonsiliasi fiscal maka perusahaan dapat melihat perincian apakah hasilnya positif atau negative serta dapat melihat perbedaan temporer dan perbedaan permanen pada laporan keuangan Perbedaan temporer merupakan perbedaan waktu yang bersifat sementara, karena adanya perbedaan antara pengahsilan dan beban yang diakui oleh komersial dan tidak diakui fiscal atau sebaliknya sedangkan Perbedaan Permanent terjadi karena adanya perbedaan penghitungan laba antara fiscal dan komersial tanpa melakukan Kajian Teori Perbedaan Temporer dalam Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) no 46 telah dinyatakan perbedaan temporer merupakan perbedaan antara nilai yang tercatat pada asset atau kewajiban di neraca dan pada dasar pengenaan pajaknya. Komersial juga mengakui perbedaan temporer sebagai suatu penghasilan atau pengeluaran pada waktu yang bersangkutan sesuai dengan penelitian (Zyain 2008,. Pada penelitian Wicaksana . menyatakan bahwa perbedaan ketepatan waktu terjadi karena adanya beda pengakuan ketepatan waktu secara program akuntansi dibandingkan melalu cara fiscal. Perbedaan Permanen dapat terjadi karena adanya berbagai ketentuan yang berkaitan dengan beban antara standar akuntansi keuangan dan peraturan perundang Ae undangan perpajakan. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pada peraturan perundangan-undangan perpajakan. Sebagian penghasilan tidak perlu dikenakan pajak. Sementara itu jika secara komersial laba tersebut diakui. Sedangkan ada beberapa beban pengeluaran yang dapat diatur oleh UU perpajakan, sampai pengeluran yang tidak dapat dikurangkan, namun menurut komersial baiaya dapat dihitung sebagai beban. Pertumbuhan laba adalah suatu hal yang berbeda antara suatu pendapatan yang telah diperoleh melalui transaksi pada suatu periode dan suatu biaya yang terkait pada Definisi laba menurut IAI adalah suatu peningkatan manfaat ekonomi selama 2 tahun yang berbentuk pertumbuhan dan pendapatan aset yang mengarah pada suatu peningkatan ekuitas. Sedangkan pengertian laba yang telah dianutkan pada strukturasi laba secara operasional merupakan suatu perbedaan antara pendapatan yang telah diperoleh dari suatu periode transaksi dengan biaya yang sudah terkait pada pendapatan tersebut. Kerangka Pemikiran Tujuan pelaporan keuangan yaitu betujuan mempersiapkan segala laporan tentang keuangan yang sangat dibutuhkan bagi para stakeholder perushaan yang akan menggambil sebuah keputusan. Sedangkan lap. Laba Rugi mempersiapkan segala Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1046-1054 Darma dan Hastuti: Pengaruh Book Tax Difference Terhadap Pertumbuhan LabaA laporan tentang aktifitas diperusahaan selama durasi yang sedang berjalan. Dalam laporan laba dan rugi kadang kadang dipilih untuk menjadi tolak ukur suatu perusahaan. Book tax differences dapat digunakan untuk memanipulasi laba yang pasti menyusahkan bagi pengguna laporan keuangan dalam mengambil sebuah keputusan. Book Tax Differences bisa digunakan untuk menyatakan informasi tentang suatu nilai dari laba dan juga terdapat manfaat untuk menilai kapasitas kerja sebuah perusahaan. Dasar yang dipikirkan merupakan ada keleluasan dalam akuntansi yang diberikan dalam mengukur hasil KP (Kena Paja. hingga Book Tax Differences dapat memberi laporan discretion manajemen dlam proses akrualisasi. Dampak dari perusahaan yang melakukan manajemen laba adalah kualitas yang dihasilkan laba menjadi rendah dan kurang presistensi. Tetapi Hasil dari kinerja perusahaab terhadap manajemen laba yaitu kinerja menjadi lebih baik dengan mendapatkan laba yang lebih tinggi. Selain memberikan keuntingan dalam memberikan informasi-informasi tentang pendeteksi laba. Book Tax Difference dapat memprediksi hal yang dapat dipengaruh dari kenerja sebuah perusahaan dari pembedaan mekanisme dalam menghitung laba. Pembedaan ini muncul karen ada pembedaan pengaturan dari pengaturan akuntansi dengan pengaturan pajak yang tidak melalui menejemen laba Pada jurnal ini, tidak hanya menggunakan pembedaan temporer tetapi juga menggunakan pembedaan permanen. Dari ke dua perbedaan ini dapat mengakibatkan koreksi positif maupun negative. Laba fiskal akan bertambah jika ada koreksi positif dan sebaliknya laba fiskal berkurang jika negative. Laba fiskal merupakan pajak yang berbanding lurus dengan pajak. Variabel-variabe ini berpengaruh pada pertumbuhan Kerangka pemikiran dalam penelitian ini seperti digambarkan dibawah ini: Perbedaan Permanen ( X1 ) Perbedaan Temporer ( X2 ) Pertumbuhan Laba (Y) Var. Independen Gambar 1. Kerangka Pemikiran Pengembangan Hipotesis Book Tax Differences dalam penelitian ini akan di bagi menjadi 2 yaitu temporer dan Jika permanen ditimbulkan karena ada transaksi dari akuntansi dan pajak yang ada dari pendapatan yang telah dipotong di PPh Final. Bunga Deposito merupakan hasil yang telah dilakukan dalam aturan akuntan yang telah menaikan keuntungan Dari pengaturan pajak tdk di akui dan tidak ada di hitungan laba Fiskal karena bersifat final. Hal tersebut mengakibatkan laba akan menjadi rendah dan hasil pajak menjadi lebih kecil. Terdapat perbedaan temporer dari beban dalam pengitungan laba ini dan berbeda dengan pendapatan dlm penghitungngan Laba Fiskal. Telah di deteksi bahwa beban pajak Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1046-1054 Darma dan Hastuti: Pengaruh Book Tax Difference Terhadap Pertumbuhan LabaA berguna untuk menjauhi kerugian, sedangkan tidak memenuhi analisis pasar. Pada penelitian Halon telah ditunjukkan bahwa jika ada yang mempunyai perbedaan temporer pada perusahaannya maka laba akan berkurang secara persistensi Metodologi Penggunaan sampel pada penelitian ini adalah perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di BEI tahun periode 2019 -2022. Pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling. Variabel independen dalam model perhitungan adalah perbedaan temporer dan perbedaan permanen dan variabel dependennya yaitu pertumbuhan laba. Jumlah data yang digunakan dalam pengujian ini berjumlah 124 untuk setiap variabelnya yang diperoleh dari 31 perusahaan yang menggunakan mata uang Rupiah dalam laporan keuangannya. Penggunaan variabel operasionalisasi yang digunakan adalah: Tabel 1. Tabel Ringkasan Operasionalisasi Variabel Dan Instrumen Variabel Pertumbuhan Laba (Y) Ukuran Perbedaan Temporer (X. Perbedaan Temporer (X. Pengujian yang akan dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari analisis statistik deskriptif, perkiraan model data panel yang digunakan dengan membandingkan Chow Test. Hausman Test, dan Lagrange Multiplier Test, uji adjusted R2, analisis regresi linear berganda, uji F, dan uji T. Hasil Uji Statistik dan Kesimpulan Uji Asumsi Klasik. Pengujian asumsi klasik akan diuji terlebih dahulu sebelum melakukan uji hipotesis. Uji asumsi klasik pada penelitian ini menggunakan Uji Multikolinieritas dan Uji Heteroskedastisitas. Penelitian ini menggunakan model common effect yaitu metode OLS Berdasarkan hasil Uji Multikolinearitas,mendapatkan nilai Ae 0. 999575 < 0. 90 yang berarti uji multikoline tidak menunjukkan terdapat nilai korelasi yang tinggi antar vaiable bebas dan berdasarkan hasil uji herteroskedastisitas nilai probabilitas pada (X. dan (X. 4359 dan 0. 4275 yaitu lebih besar dari Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1046-1054 Darma dan Hastuti: Pengaruh Book Tax Difference Terhadap Pertumbuhan LabaA (>0. makas dapat disimpulkan bahwa pada uji ini tidak menimbulakan masalah Kemudian dilanjutkan dengan melakukan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan pengujian ini, variabel dependen (Y) pertumbuhan laba mendapat nilai rata-rata (Mea. 729728, nilai tengah (Media. 196690, nilai maksimum sebesar 55361, dan nilai minimum sebesar -0. Nilai standar deviasi dari harga saham adalah sebesar 2. Variabel independen Perbedaan Temporer memiliki nilai ratarata (Mea. 083153, nilai tengah (Media. 002195, nilai maksimum 567707, dan nimai minimum sebesar -0. Nilai standar deviasi dari pertumbuha laba adalah 0. Untuk variabel independent perbedaan permanen memiliki nilai rata-rata (Mea. 084892, nilai tengah (Media. sebesar 000196, nilai maksimum sebesar 0. 170129, dan nilai minimum sebesar -7. Nilai standar deviasi yang diperoleh dari variabel independen ini adalah sebesar Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Tabel 2. Hasil Uji Analisis Statistik Deskriptif Selanjutnya kita akan melakukan analisis data dengan menggunakan estimasi model data panel seperti Chow Test. Hausman Test, dan Lagrange Multiplier Test. Setelah semua pengujian telah dilakukan, kita dapat menemukan effect yang terpilih untuk melakukan uji selanjutnya. Selanjutnya dapat dilanjutkan dengan analisis regresi linear berganda yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara variabel bebas dengan variabel terikatnya. Atas uji estimasi model data panel, hasil menunjukan bahwa effect yang terpilih adalah Random Effect Model dan dapat diperoleh persamaan model regresi berganda yang digunakan adalah sebagai berikut: Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1046-1054 Darma dan Hastuti: Pengaruh Book Tax Difference Terhadap Pertumbuhan LabaA Tabel 3. Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Y = 0,73 8. 27 X1 8. 10 X2 Pengujian selanjutnya adalah Uji Koefisien Determinasi yang mana pengujian ini berfungsi untuk mengukur seberapa besar pengaruh yang diberikan oleh variabel independent terhadap variabel dependen yang diteliti. Kesimpulan yang akan ditarik dilakukan dengan melihat nilai dari adjusted R-square yang ditampilkan oleh Random Effect Model. Nilai adjusted R-square biasanya berada diantara 0-1. Jika nilai adjusted R-square adalah 0 atau negative Tabel 4. Hasil Uji Koefisien Adjusted R2 Pada hasil uji table diatas dinyatakan bahwa nilai dari adjusted R-square sebesar 0. sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan atau pengaruh dari variable independent . erbedaan temporer dan permane. terhadap variable dependen . ertumbuhan lab. Kita akan melakukan uji simultan atau bisa juga disebut dengan uji F dengan tingkat keyakinan yang digunakan adalah 95% (=0. Uji F digunakan untuk menilai keyakinan model penelitian dan juga untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh variable independent. Jika nilai probabilitas F-statistic >0. 05, maka model regresi dianggap tidak layak untuk digunakan dalam penelitian ini ataupun dapat dikatakan bahwa tidak terdapat pengaruh perbedaan temporer. Begitu juga dengan sebaliknya, jika nilai probabilitas F-statistic <0. 05, maka model regresi yang dipilih sudah tepat dan layak untuk digunakan dalam penelitian ini. Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1046-1054 Darma dan Hastuti: Pengaruh Book Tax Difference Terhadap Pertumbuhan LabaA Tabel 5. Hasil Uji F Berdasarkan table 4. 12 diatas, dapat dilihat bahwa nilai f statistic sebesar 0. 4365 dan nilai probabilitas . -statisti. 6476 yaitu lebih besar dari 0. 05 sehingga dapat disimpulkan bahwa semua variable Independen yaitu perbedaan temporer dan permanen tidak berpengaruh signifikan secara simultan terhadap variable dependen yaitu pertumbuhan laba. Selanjutnya kita akan melakukan Uji Statistik t (Uji-. dengan tingkat keyakinan yang digunakan adalah 95% (=0. Uji t digunakan untuk menguji seberapa besar pengaruh dari variable independen perbedaan temporer (X. dan perbedaan permanen (X. , terhadap variable dependen yaitu pertumbuhan laba (Y). Kesimpulan yang akan ditarik dalam uji-t ini akan dilakukan dengan memperhatikan nilai probabilitas. Jika nilai probabilitas dari variable independent yang diuji lebih besar dari 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa variable independent tersebut tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variable dependen dalam penelitian ini, begitu juga dengan Tabel 6. Hasil Uji T Berdasarkan diatas tertulis bahwa Variable X1 yaitu perbedaan temporer memiliki T statistic sebesar 0,7826 dengan nilai prob sebesar 0,4359 (> 0,. maka bisa disimpulkan bahwa perbedaan temporer (X. tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba (Y). Sedangkan pada Variable (X. yaitu perbedaan permanent memiliki T statistic sebesar 0,7971 dengan nilai prob sebesar 0,4275 (> 0,. maka bisa disimpulkan bahwa perbedaan permanen (X. tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba (Y). Diskusi Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan hasil menunjukan bahwa perbedaan temporer tidak berpengaruh pada pertumbuhan laba sehingga hal ini menyimpulkan bahwa variable (X. yaitu perbedaan temporer memberikan pengaruh terhadap pertumbuan laba (Y) ditolak. Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1046-1054 Darma dan Hastuti: Pengaruh Book Tax Difference Terhadap Pertumbuhan LabaA Perbedaan temporer berpengaruh pada beban pajak perusahaan melalui asset pajak tanggungan dan kewajiban pajak tangguhan. Kenaikan pada sejumlah hasil dari neto asset pajak tangguhan menjadikan beban pajak di perusahan berkurang, sebaliknya jika kenaikan jumlah hasil pada kewajiban pajak tangguhan memberikan akibat pada naiknya beban pajak perusahaan. Jumlah kenaikan pada neto asset maupun kewajiban pajak tangguhan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap besaran beban pajak penghasilan, hal ini tidak berpengaruh pada pertumbuhan laba. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan nilai probabilitas bahwa menunjukan bahwa nilai probabilitas lebih besar dari (>0. , sehingga dapat disimpulkan bahwa Variable Indenpenden (X. yaitu perbedaan permanen terbukti tidak memiliki pengaruh pada pertumbuhan laba (Y). Dengan demikian hipotesis (H. dalam penelitian ini yang telah menunjukkan bahwa perbedaan permanen berpengaruh pada pertumbuhan laba ditolak. Perbedaan permanen yang tidak mempunyai perngaruh terhadap pertumbuhan laba merupakan dampak dari jumlah dari perbedaan permanen yang nilainya tidak terlalu signifikan besarnya terhadap jumlah laba kena pajak. Pada perbedaan permanen dapat dijadikan sebagai pengurangan atau sebagai penambahan laba kena pajak dengan jumlah yang tidak signifikan tidak berpengaruh terhadap perubahan jumlah beban pajak kini, hal tesebut dapat menjelaskan perbedaan permanen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan laba. Penutup Berdasarkan hasil dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa perbedaan temporer (Temporary Difference. pada Book Tax Differences dibuktikan tidak mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan laba. Dan pada perbedaan permanen (Permanent Difference. pada Book Tax Differences juga tidak terbukti mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan laba. Pada penelitian ini juga memiliki keterbatas yang sedikit menghambat penelitian ini, berikut merupakan keterbatasan pada penelitian ini: . Karena penelitian ini hanya berfokus pada sektor keuangan penulis sedikit mengalami kesulitan dalam mencari perusahaan karena tidak semua perusahaan Bank dan Asuransi termasuk dalam Bursa Efek Indonesia (BEI), . Pada penelitian ini hanya menggunakan data pada periode tahun 2019-2022 yaitu hanya 4 tahun sehingga untuk data yang dikumpulkan penelitian hanya menggambarkan hasil pada periode tersebut, . Pada penelitian ini hanya menggunakan 2 variable saja sehingga membuat penlitian ini hanya menguji 2 variable tersebut saja, . Karena metode pengumpulan ini menggunakan data tidak langsung yaitu dari website sehingga membuat banyak data yang diambil tidak akurat. Saran dalam penelitan sangat berguna untuk membantu penelitian yang akan dilakukan di masa yang akan datang untuk membuat penelitian tersebut menjadi lebih baik lagi. Berikut ini beberapa saran yang dapat dipertimbangkan untuk penelitian di masa yang akan dating, yaitu: . Penelitian dapat berfokus pada sektor industri lain selain keuangan seperti sector public, keuangan syariah, pajak, dan lain lain, . Menggunakan data sampel dengan jangka waktu lebih panjang misalnya lebih dari 4 tahun, . Tidak hanya menggunakan 2 variable saja . erbedaan temporer dan perbedaan permane. tetapi juga menambahkan variable seperti large negative atau large positive, . Pengumpulan data sebaiknya dicari secara langsung agar lebih akurat tidak hanya mengandalkan data dari website. Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1046-1054 Darma dan Hastuti: Pengaruh Book Tax Difference Terhadap Pertumbuhan LabaA Daftar Pustaka