Bisnis dan Iptek Vol. No. April 2022, 29-43 ISSN : 2502-1559 Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity DOI: https://doi. org/10. 55208/bistek April , 2022 PENGARUH NET PROFIT MARGIN (NPM) DAN RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP HARGA SAHAM (STUDI PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR FOOD AND BEVERAGE DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE TAHUN 2012-2. Ani Sumarni1. Bulan Tati Fitria2. Indri Ayu Tansar3. Soelaiman Sukmalana4 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan. Bandung1,2,3,4 Email: anisumarni@gmail. com1, bulan@stiepas. id2, indri@stiepas. sukmalana@stiepas. Abstract The share price is the share value that reflects the company's wealth that issued the shares. So that the greater the value of the stock price, the higher the value of the company. This study aims to prove the effect of Net Profit Margin (NPM) and Return On Equity (ROE) on stock prices. The research method used in this study is a descriptive verification method on Food and Beverage sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2012-2015 period. To obtain data and information that will support this research, namely by collecting secondary data and testing the multiple regression hypothesis to determine the effect of NPM and ROE on stock prices. Based on the study results showing the results of multiple regression, the equation Y=-144618,665 5167,671 X 6846,367 X from the t-test results obtained t-count results of 2,242 with a significant level of 0. which is greater than the t-table value of 2. From the value R square, it knows that the influence of NPM and ROE Financial Ratios affects stock prices by 0. 5%, while the rest is the influence of other factors . not examined. Therefore, the research results above can conclude that NPM and ROE significantly influence stock prices. The research implication suggested increasing the Net Profit Margin (NPM) and Return On Equity (ROE) of the company's stock price in the food and beverage sub-sector on the Indonesia Stock Exchange. To the company if the management performance is good. Keywords: NPM. ROE. Stock Price. Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 Abstrak Harga saham merupakan nilai saham yang mencerminkan kekayaan perusahaan yang mengeluarkan saham tersebut. Sehingga semakin besar nilai harga saham menunjukkan semakin tinggi pula nilai perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan pengaruh Net Profit Margin (NPM), dan Return On Equity (ROE) terhadap Harga Saham. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif verifikatif pada perusahaan sub sektor Food and Beverage terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 20122015. Dalam usaha memperoleh data dan informasi yang akan mendukung penelitian ini yaitu dengan mengumpulkan data sekunder serta melakukan uji hipotesis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh NPM dan ROE terhadap Harga Saham. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan hasil regresi berganda diperoleh persamaan Y=-144618,665 5167,671 X 6846,367 X dari hasil uji t diperoleh hasil t-hitung sebesar 2,242. dengan taraf signifikan 0,05, yang lebih besar jika dibandingkan dengan nilai t-tabel sebesar 2,042. Dari nilai (R squar. diketahui bahwa pengaruh Rasio Keuangan NPM dan ROE berpengaruh terhadap harga saham sebesar 0,695 atau 69. 5% sedangkan sisanya merupakan pengaruh faktor-faktor . lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa NPM dan ROE memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Harga Saham. Implikasi penelitian disarankan untuk meningkatkan Net Profit Margin (NPM) dan Return On Equity (ROE) terhadap harga saham perusahaan pada sub sektor food and beverage di Bursa Efek Indonesia disarankan perlu menjaga kinerja perusahaan, meningkatkan profesionalisme manajemen dalam mengelola perusahaan sehingga investor akan cenderung meningkatkan kepercayaan kepada perusahaan jika kinerja manajemen nya baik. Kata Kunci: NPM. ROE. Harga Saham. PENDAHULUAN Investor mengukur kinerja perusahaan berdasarkan kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan keuntungan. Untuk menganalisis kinerja perusahaan dapat dilakukan dengan menganalisis kinerja keuangan yang telah diterbitkan oleh perusahaan dari laporan keuangan para investor dapat melihat jika kinerja perusahaan yang baik dapat meningkatkan laba bersih sehingga harga saham menjadi tinggi. Harga saham merupakan nilai saham yang mencerminkan kekayaan perusahaan yang mengeluarkan saham tersebut. Pada umumnya, semakin baik kinerja suatu Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 perusahaan maka semakin tinggi laba usaha dan semakin banyak keuntungan yang dinikmati oleh pemegang saham, sehingga semakin besar kemungkinan harga saham tersebut akan naik. Namun demikian, perusahaan yang memiliki kinerja baik harga sahamnya bisa saja turun dikarenakan keadaan pasar. Saham yang memiliki kinerja baik sekalipun harganya mengalami penurunan karena keadaan pasar yang buruk yang menyebabkan kepercayaan pemodal terguncang. Jika kepercayaan pemodal ini pulih, siklus ekonomi membaik ataupun hal-hal lain membaik, maka harga saham ini akan kembali naik. Salah satu alat analisis dalam menilai harga saham adalah dengan melakukan analisis rasio keuangannya. Analisis rasio keuangan memiliki peran penting untuk mendapatkan tolak ukur tertentu untuk dapat membandingkan efisien dan efektivitas yang dicapai oleh perusahaan pada tahun tertentu dibandingkan dengan tahun sebaliknya atau sesudahnya. Informasi-informasi tersebut dapat diketahui di Bursa Efek Indonesia. Saat ini Bursa Efek Indonesia memiliki 11 jenis Indeks harga saham, yang salah satunya Indeks Sektoral dimana semua Perusahaan Tercatat yang dipilih berdasarkan dalam masing-masing sektor. Sekarang ini ada 10 sektor yang ada di BEI yaitu sektor pertanian, pertambangan, industri dasar, aneka industri, barang konsumsi, properti, infrastruktur, keuangan, perdagangan dan jasa, dan Salah satu jenis sektor yang saat ini yang begitu potensi adalah sektor industri barang konsumsi seperti industri makanan dan minuman yang saat ini sudah ada 16 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham perusahaan tersebut merupakan saham yang banyak diminati oleh Terbukti pada krisis global pada tahun 2008 dibandingkan dengan sektor industri lainnya, pada saat itu hanya industri food and beverage yang mampu Ini dikarenakan kebutuhan masyarakat terhadap makanan dan minuman merupakan suatu kebutuhan primer sehingga permintaan pada sektor tersebut tetap tinggi. Di saat ekonomi global tak menentu seperti saat ini, konsumsi rumah tangga seperti makanan, minuman dan transportasi menjadi komponen utama yang menjadi penggerak bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ini disebabkan konsumsi masyarakat masih terjaga dengan tumbuh sebesar 4,9% sehingga sektor konsumsi khususnya makanan dan minuman masih menjadi backbone ekonomi Selain tidak menentu nya kondisi perekonomian Indonesia, ancaman lain dari industri makanan dan minuman adalah potensi naiknya harga bahan baku, seperti Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 terigu, gula, garam, minyak goreng, jagung, kedelai, susu dan komoditas lainnya serta harga kemasan ditambah dengan adanya rencana pemerintah pengenaan cukai pada kemasan plastik pada tahun 2017, diperkirakan akan mendorong kenaikan harga makanan dan minuman cukup tinggi karena plastik merupakan wadah pengemasan. Maka dari itu para pelaku industri makanan dan minuman harus lebih mengefisiensi produktivitasnya dengan tidak bergantung pada bahan baku import dan juga berinovasi dalam hal kemasan dengan menggunakan bahan ramah lingkungan sehingga isu-isu yang ada tidak akan mengganggu pertumbuhan sektor industri makanan dan minuman. selain itu, sektor customer goods juga memiliki konsumen yang loyal, sehingga membuat penggerakan saham-saham barang konsumsi di bursa efek cenderung aman. Dalam penelitian ini, peneliti menjadikan perusahaan pada industri barang konsumsi khususnya sub sektor Food and Beverage di Indonesia. Dari ke enam belas perusahaan diatas, hanya delapan perusahaan yang digunakan untuk Adapun harga saham pada ke delapan perusahaan sub sektor Food and Beverage yang terdaftar di BEI tahun 2012 sampai dengan 2015 dapat dilihat pada gambar 1 yang menyajikan perkembangan harga saham delapan perusahaan sub food and beverage. Kedelapan perusahaan tersebut menunjukkan harga saham kecenderungan mengalami fluktuasi harga saham dari tahun ke tahun. Banyak faktor yang menyebabkan suatu harga saham mengalami fluktuasi tersebut. Faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga saham adalah kinerja perusahaan, kebijakan pemerintah, fluktuasi nilai mata uang, kondisi ekonomi, tingkat suku bunga, rumor dan sentimen pasar. Harga saham tertinggi adalah perusahaan PT. Mayora Indah Tbk. yang mencapai harga sebesar Rp. 500, sedangkan harga saham terendah adalah PT. Nippon Indosari Corpindo Tbk. yang harga sahamnya sebesar Rp. Gambar 1. Kondisi Perkembangan Rata-rata Harga Saham Perusahaan Sub Sektor Food and Beverage Periode 2012-2015 Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 Berdasarkan fenomena diatas, rata-rata harga saham terjadi fluktuatif pada setiap Ini terjadi karena pengaruhnya kenaikan harga bahan baku dan diduga fluktuasi harga saham juga dipengaruhi beberapa faktor dari rasio keuangan, diantaranya Net Profit Margin (NPM) dan Return On Equity (ROE). Berikut data empirik dari beberapa faktor diatas yang mempengaruhi harga saham yang berfluktuasi adalah sebagai berikut: Tabel 1. Kinerja Keuangan Perusahaan Sub Sektor Food and Beverage Periode Nama Emiten Tahun PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) PT. Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) PT. Mayora Indah Tbk. (MYOR) PT. Delta Djakarta Tbk. (DLTA) PT. Siantar Top Tbk. (STTP) PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. (AISA) PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Co. Tbk. (ULTJ) NPM (%) 9,55 5,92 8,09 5,79 10,58 8,91 8,43 9,21 12,52 10,50 10,03 12,44 7,08 8,81 2,89 8,44 12,41 31,20 32,76 27,45 5,81 6,75 5,69 7,27 9,23 8,55 7,36 6,22 12,58 9,40 7,23 11,91 ROE (%) 14,00 8,90 12,48 8,60 19,04 16,85 16,83 17,84 22,37 20,07 19,64 22,76 24,27 26,87 9,99 24,07 35,68 39,98 37,68 22,60 12,88 16,49 15,10 18,41 12,47 14,71 10,52 9,42 21,08 16,13 12,51 18,70 Berdasarkan fenomena dan tabel diatas, untuk PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) jika kita lihat dari NPM dan ROE nya angka yang didapat berubah-ubah, maksudnya naik turun dari tahun ke tahun. Dapat dilihat pada tahun 2012 angka cukup tinggi namun pada tahun 2013 mengalami penurunan. Tetapi pada tahun 2014 angka naik lagi dan kembali turun pada tahun 2015. Maka dapat dikatakan Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 semakin rendahnya ROE maka semakin rendah berarti kemampuan perusahaan tersebut dalam memberi keuntungan bagi pemegang saham sangat rendah. Untuk PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) Apabila dilihat dari NPM, pada tahun 2012 angka cukup tinggi namun pada tahun 2013 dan 2014 mengalami penurunan berturut-turut. Akan tetapi mengalami kenaikan kembali pada tahun dilihat hasil dari ROE angka yang di dapat tidak menentu dari tahun ke tahun, di lihat dari pada tahun 2012 menunjukkan di posisi tinggi namun pada tahun 2013 dan 2014 mengalami penurunan berturut-turut dan kembali naik pada Semakin tinggi ROE, maka akan semakin baik perusahaan tersebut memiliki peluang untuk memberikan pendapatan yang besar bagi pemegang saham atau investor. Lalu untuk PT. Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) dilihat NPM nya naik secara signifikan sama seperti kasus dari PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP). Namun bila dilihat dari ROE, pada tahun 2012 angka menunjukkan cukup tinggi dan pada tahun berikutnya tahun 2013 ada penurunan sebesar 2,3, dan masuk tahun 2014 ada kembali terjadi penurunan 0,43. Tetapi di tahun 2015 ROE naik cukup tinggi sebesar 3,12, kenaikannya ini mengindikasi bahwa perusahaan telah efektif dalam menggunakan modal yang ditanamkan sehingga menghasilkan laba setiap investasi nya. Untuk PT. Mayora Indah Tbk. (MYOR) dilihat dari NPM nya, pada tahun 2012 ke tahun 2013 angkanya naik kemudian mengalami penurunan cukup besar sebesar 5,92 pada tahun 2014 dan pada tahun 2015 kembali naik cukup besar juga. Untuk hasil ROE yang didapat PT. Mayora Indah Tbk. (MYOR), pada tahun 2012 ke tahun 2013 mengalami kenaikan yang tidak terlalu tinggi, namun pada tahun 2014 mengalami penurunan yang cukup besar ke angka 9,99. Kemudian pada tahun 2015 naik kembali dan cukup besar. Untuk PT. Delta Djakarta Tbk. (DLTA) dan PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dilihat dari NPM pada kedua perusahaan ini, angkanya yang selalu naik turun dari tiap tahunnya. Pada hasil ROE, untuk PT. Delta Djakarta Tbk. (DLTA) dan PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) pada tahun 2012 angka yang didapat kecil, namun pada tahun berikutnya mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada tahun 2013, namun pada tahun 2014 dan 2015 terus mengalami penurunan, semakin rendah ROE maka perusahaan tersebut dianggap memiliki kinerja yang cukup rendah. Untuk yang terakhir PT. Siantar Top Tbk. (STTP) dan PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Co. Tbk. (ULTJ). kasusnya sama menunjukkan bahwa NPM dan ROE nya pada tahun 2012 sampai 2015 tidak menentu, angkanya yang selalu Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 naik turun dari setiap tahunnya, ini menunjukkan bahwa dikuatirkan perusahaan akan mengalami gangguan likuiditas di masa yang akan datang. Karena laba perusahaan akan tertekan akibat harus memenuhi kewajibannya. Penelitian ynztyrk & Karabulut . menunjukkan adanya pengaruh positif Net Profit Margin terhadap naik turunnya harga saham di Bursa Efek Istambul selama periode 2008-2016. Demikian pula penelitian yang dilakukan oleh Alaagam . yang menunjukkan Net Profit Margin (NPM) berpengaruh terhadap harga Net Profit Margin (NPM) merupakan perbandingan antara laba bersih dengan Semakin besar NPM, maka kinerja perusahaan akan semakin produktif, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya pada perusahaan tersebut. Rasio ini menunjukkan berapa besar persentase laba bersih yang diperoleh dari setiap penjualan. Semakin besar rasio ini, maka dianggap baik kemampuan perusahaan untuk mendapatkan laba yang tinggi. nztyrk & Karabulut, 2018. Alaagam, 2019. Masrizal. Widiastuti. Mawardi & Wisudanto, 2. Hal ini juga berdampak pada harga saham dari perusahaan tersebut di pasar modal juga akan meningkat, sehingga NPM akan berpengaruh terhadap harga saham perusahaan. NPM juga penting bagi manajer operasi karena mencerminkan strategi penetapan harga penjualan yang diterapkan perusahaan dan kemampuannya untuk mengendalikan beban usaha. Hasil dari rasio ini mencerminkan laba bersih dari setiap rupiah penjualan. Para investor pasar modal harus mengetahui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba sehingga investor dapat menilai apakah perusahaan yang profitable atau tidak. Kemampuan perusahaan dalam memberikan keuntungan kepada pemegang saham dapat dilihat juga dari Return On Equity (ROE). Return On Equity (ROE) adalah perbandingan antara laba bersih dengan ekuitas yang dimiliki perusahaan. (Singh & Bagga, 2. Rasio ini adalah salah satu rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memberikan keuntungan bagi pemegang saham . emilik moda. dengan menunjukkan persentase laba bersih yang tersedia untuk modal pemegang saham yang telah digunakan oleh perusahaan, dengan kata lain rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak keuntungan yang menjadi hak pemilik modal . emegang saha. Menurut Jermsittiparsert. Ambarita. Mihardjo & Ghani . kenaikan ROE biasanya di ikuti dengan kenaikan harga saham perusahaan tersebut. Semakin tinggi ROE berarti semakin baik kinerja perusahaan dalam mengelola modalnya untuk menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham. (Chavali & Rosario, 2. Dengan menggunakan rasio ini investor dapat mengetahui atau menilai prospek Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 perusahaan di masa depan dan juga mengetahui sejauh mana pertumbuhan pendapatan perusahaan. (Pattiruhu & Paais, 2. Dari penjelasan diatas dapat dilihat bahwa kinerja keuangan perusahaan sangat penting terhadap harga saham untuk menarik perhatian para investor agar dapat menanamkan modalnya kepada perusahaan tersebut. Berdasarkan latar belakangnya masalah yang telah diuraikan diatas, maka peneliti merumuskan masalah seberapa besar pengaruh net profit margin dan return on equity terhadap harga saham dan tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya pengaruh net profit margin dan return on equity terhadap harga saham. METODE PENELITIAN Metode ini menggunakan metode analisis deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif, ini juga dapat digunakan untuk menguji hipotesis atau menjawab pertanyaan penelitian. Pemilihan metode ini didasarkan kepada keinginan peneliti untuk mendapatkan gambaran mengenai Net Profit Margin (NPM), dan Return On Equity (ROE) dan Harga Saham pada sub sektor Food and Beverage di Bursa Efek Indonesia serta keinginan mendapatkan gambaran tentang hubungan pengaruh baik langsung maupun tidak langsung dari variabel-variabel yang telah ditetapkan. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, karena penelitian ini diperoleh dari data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan. Data yang dibutuhkan adalah data yang berhubungan dengan masalah-masalah atau fenomena yang ada sesuai dari tujuan Sehingga data tersebut akan dikumpulkan, diolah, dianalisis, dan diproses lebih lanjut sesuai dengan teori-teori yang telah dipelajari dan kemudian akan ditarik suatu kesimpulan. Variabel independen (X) dalam penelitian ini adalah: Net Profit Margin (NPM) sama dengan laba bersih dibagi dengan penjualan bersih. Ini menujukan kestabilan kesatuan untuk menghasilkan perolehan pada tingkat penjualan khusus. Variabel bebas pertama dalam penelitian ini adalah Net Profit Margin (NPM) perusahaan dari tahun 2012 sampai dengan 2015. Return On Equity (ROE) untuk mengukur laba bersih sesudah pajak dengan modal sendiri. Rasio ini menunjukkan efisiensi penggunaan modal sendiri. Variabel bebas pertama dalam penelitian ini adalah Return On Equity (ROE) perusahaan dari tahun 2012 sampai Variabel dependen atau sering disebut variabel terikat (Y) merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Variabel Terikat (Y) dalam penelitian ini adalah Harga Saham Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 merupakan cerminan dari ekspektasi investor terhadap faktor-faktor earning, aliran kas da tingkat return yang disyaratkan investor, yang mana ketiga faktor tersebut juga sangat dipengaruhi oleh kinerja ekonomi makro. Data penelitian peneliti mengambil data laporan keuangan tahunan perusahaan sub sektor Food and Beverage yang dikeluarkan oleh perusahaan pada periode Data yang diambil merupakan data sekunder yang diperoleh dari website resmi yang dimiliki oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu situs Selain itu, untuk data lainnya mengenai harga saham perusahaan yang bersangkutan pada periode 2012-2015 diperoleh dari website yahoo finance. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebagai sampel yang dipilih secara purposive sampling dari seluruh perusahaan sub sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dengan metode ini sampel dipilih berdasarkan kriteria tertentu, yaitu sebagai berikut: . Perusahaan sub sektor food and beverage di BEI selama periode 2012-2015. Menerbitkan laporan keuangan per tahun. Memiliki data dan laporan keuangan yang berkaitan dengan pengukuran variabel penelitian. Berdasarkan pertimbangan tersebut, diperoleh jumlah sampel sebanyak 8 Daftar perusahaan tersebut adalah sebagai berikut: Tabel 2 Sample Perusahaan No. Kode Nama Perusahaan INDF Indofood Sukses Makmur Tbk. ROTI Nippon Indosari Corpindo Tbk. PSDN Prasidha Aneka Niaga Tbk. SKLT Sekar Laut Tbk. STTP Siantar Top Tbk. AISA Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. ULTJ Ultrajaya Milk Industry & Trading Co. Tbk. Ketiga variabel tersebut akan diuji dengan menggunakan uji asumsi klasik. Pengujian asumsi digunakan untuk mengetahui apakah estimasi regresi yang sedang dilakukan penelitian benar-benar bebas dari adanya gejala heteroskedastisitas, gejala multikolinearitas dan gejala autokorelasi. Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 Untuk mengetahui kuat lemahnya hubungan antara variabel independen X (Net Profit Margi. , dan Return On Equity (ROE) dan variabel dependen Y (Harga Saha. maka digunakan uji koefisien korelasi. Teknik analisis data menggunakan cross section berdasarkan laporan keuangan tahun 2012-2015 pada sub sektor food and beverage yang terdaftar di BEI. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear dan tingkat signifikansi yang digunakan sebesar 5%. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji asumsi klasik dilakukan untuk mengetahui apakah model regresi memenuhi kriteria BLUE . est, linier, unbiased dan efficient estimato. Uji normalitas dalam penelitian ini digunakan uji statistik non parametric Kolmogorov-smirnov. Syarat agar data dapat dikatakkan berdistribusi normal adalah Jika nilai Asymp. Sig. -taile. > taraf signifikan () 0,05. Berdasarkan tabel 4. 3 di atas, tabel Kolmogorov-smirnov hasil uji normalitas nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 999 lebih besar dari alpha . Sehingga menyatakan bahwa data berdistribusi normal sehingga penelitian ini layak dilanjutkan karena memenuhi asumsi normalitas. Uji multikolinearitas dilakukan dengan menggunakan uji nilai tolerance dan nilai Variance Inflation Factor (VIF). Guna untuk menentukan ada tidaknya masalah multikolinearitas adalah VIF < 10 dan nilai tolerance > 0,1. Hasil tolerance masing-masing variabel bebas diatas 0,10. Dan hasil perhitungan VIF juga menunjukan tidak ada variabel bebas yang memiliki nilai dibawah 10. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam model regresi ini tidak ada masalah multikolinearitas antara variabel bebas. Untuk mengetahui ada tidaknya autokorelasi pada model regresi ini adalah dengan menggunakan Uji Durbin Watson (D. Nilai Dw adalah sebesar 1,978, atau Dw berada di rentang -2 dampai 2. Maka hasil dari pengujian ini dapat dikatakan tidak terjadi autokorelasi pada penelitian ini. Untuk melihat ada tidaknya hateroskedastisitas dapat dilakukan dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot antara SPRESID dan ZPRED dimana sumbu Y adalah Y yang telah diprediksi, sumbu X adalah residual (Y prediksi Ae Y sesungguhny. yang di studentized. Dasar analisisnya adalah jika ada pola tertentu yang teratur . ergelombang, melebar kemudian menyempi. , maka menperlihatkan telah terjadi haterokedastisitas. Dari hasil grafik menunjukan bahwa ada pola serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah angak 0 pada sumbu Y dengan demikian dapat di simpulkan bahwa pada model regresi ini tidak terjadi Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 Net Profit Margin (NPM) yang dialami sangat fluktuasi di setiap tahunnya. Hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan perusahaan menjaga konsistensi pendapatan melalui penjualan sehingga menyebabkan pendapatan yang sudah mengalami kenaikan menjadi turun kembali sehingga mengakibatkan nilai dari harga saham yang sebelumnya naik menjadi turun kembali. Dan setelah di rataratakan semua NPM diperoleh lah hasil 10,6 menunjukkan nilai rata-rata NPM tersebut berada diatas nilai rata-rata NPM standar industri yaitu sebesar 5%. Jika nilai NPM naik maka harga saham juga akan mengalami kenaikan. Return On Equity (ROE) ini sama halnya dengan variabel NPM yakni fluktuasi, bahkan bisa dilihat beberapa perusahaan fluktuasi nilai ROE subsektor food and beverage selalu besar pada tahun ke tahun dan cenderung turun pada akhir Perusahaan yang menggunakan modal secara efisien berarti kemampuan menghasilkan laba yang tinggi sehingga biasanya mempunyai ROE yang tinggi Hal ini menunjukan bahwa investor mengharapkan laba besar di masa Apabila dilihat dari rata-rata ROE dapat dikatakan baik sebesar 18,7169 menunjukkan nilai rata-rata ROE tersebut berada diatas nilai rata-rata ROE industri yaitu sebesar 15%, ini artinya tingkat pertumbuhan sub sektor food and beverage sebesar 18,7169%. Harga saham pada kedelapan sampel perusahaan sub sektor food and beverage mengalami fluktuasi pada setiap tahunnya. Hal ini dikarenakan adanya faktor dari kinerja keuangan perusahaan tersebut yakni dari faktor rasio keuangannya diantaranya NPM dan ROE yang mengalami fluktuasi pula. Hal itu disebabkan oleh faktor, asset, modal dan laba yang dihasilkan oleh perusahaan. Maka semakin baik perusahaan mengelola asset, modal dan menghasilkan laba, maka semakin baik pula harga saham perusahaan tersebut untuk ditawarkan kepada para Dari hasil perhitungan antara Variabel X (NPM) dan Variabel Y (Harga Saha. memiliki hubungan yang kuat, hal ini dapat dilihat dari perhitungan r = 0,834. NPM memiliki pengaruh yang signifikan. Berdasarkan hasil perhitungan regresi berganda yang didapat adalah: Y=-144618,665 5167,671 X 6846,367 X e Koefisien yang terdapat pada persamaan diatas dapat dijelaskan sebagai berikut: Konstanta sebesar -144618,665 persen menunjukan bahwa jika NPM dan ROE sama dengan nol maka rata-rata harga saham pada sektor tersebut adalah sebesar 144618,665 persen sedangkan NPM memiliki koefisien sebesar 5167,671 persen, artinya setiap kenaikan 1 persen diprediksi akan meningkatkan harga saham sebesar 5167,671 X. Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 Hal ini sesuai dengan penelitian ynztyrk & Karabulut . dan Alaagam . mengatakan bahwa jika semakin besar NPM laba yang tinggi tersebut akan mampu membagikan deviden yang besar sehingga akan diikuti dengan harga saham yang akan meningkat. Dengan meningkatnya harga saham perusahaan, maka return saham yang akan diperoleh investor juga akan semakin tinggi. Jika nilai NPM naik maka harga saham juga akan mengalami kenaikan. Hal ini didukung oleh penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Masrizal. Widiastuti. Mawardi & Wisudanto, 2020 menunjukkan bahwa net profit margin berpengaruh positif signifikan secara parsial terhadap harga saham, ini berarti net profit margin (NPM) memberikan pengaruh yang nyata terhadap harga saham pada sub sektor food and beverage. Dengan kata lain, semakin tinggi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba maka akan mengakibatkan kenaikan pada harga saham perusahaan tersebut. Sesuai dengan penelitian Pattiruhu & Paais . suatu perusahaan yang memiliki ROE yang tinggi, berarti perusahaan tersebut menunjukkan semakin efisien penggunaan modal sendiri yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Sebaliknya perusahaan dengan ROE yang rendah mempunyai tingkat efisien penggunaan modal rendah, semakin rendah ROE suatu saham maka cenderung semakin menurunnya harga saham. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Jermsittiparsert. Ambarita. Mihardjo & Ghani . menunjukkan bahwa return on equity (ROE) berpengaruh positif signifikan secara parsial terhadap harga saham, dengan kata lain semakin tinggi nilai saham perusahaan maka tingkat efisien dalam penggunaan modal tinggi, maka return saham yang di peroleh oleh investor akan naik dan tingkat pengembalian semakin besar. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi (KD) yang didapat yaitu sebesar 0,695 atau 69. 5%, artinya perubahan harga saham yang dipengaruhi oleh faktor NPM dan ROE sebesar 69,5%, sedangkan sisanya 30,5% merupakan pengaruh faktor-faktor . lain yang tidak diteliti pada penelitian ini seperti ROA. EPS. BV. DER. GPM. DPS. PER. Hasil penelitian menunjukkan tingginya NPM dan ROE akan diikuti dengan tingginya kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba dan kemampuan perusahaan memberikan keuntungan kepada pemegang saham atau investor dari Jadi semakin tinggi NPM dan ROE maka semakin tinggi harga saham, sejalan dengan pendapat yang dikemukakan oleh Singh & Bagga . dan Pattiruhu & Paais . serta Jermsittiparsert. Ambarita. Mihardjo & Ghani . yang menyatakan bahwa kedua variabel tersebut berpengaruh terhadap harga saham. Hal ini didukung oleh penelitian terdahulu menunjukkan bahwa net Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 profit margin (NPM) dan return on equity (ROE) berpengaruh positif signifikan secara parsial terhadap harga saham. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian ini dan hasil pembahasan penulis menarik kesimpulan bahwa Net Profit Margin (NPM) perusahaan pada sub sektor Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2015 secara keseluruhan dapat dikatakan baik karena nilai rata-rata yang diperoleh berada diatas nilai rata-rata NPM standar industri yaitu sebesar 10,6%. Return On Equity (ROE) perusahaan pada sub sektor Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2015 secara keseluruhan dapat dikatakan baik karena apabila dilihat dari rata-rata ROE dapat dikatakan baik sebesar 18,7169% nilai rata-rata ROE tersebut berada diatas nilai rata-rata industri ini artinya tingkat pertumbuhan sub sektor food and beverage sebesar 18,7169%. Harga saham pada kedelapan sampel perusahaan sub sektor food and beverage periode 2012-2015 secara keseluruhan dapat dikatakan termasuk kriteria sangat kuat dengan hasil yang diperoleh sebesar 0,834. Net Profit Margin (NPM) dan Return On Equity (ROE) berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham pada sub sektor food and beverage di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2015 berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi (KD) yang didapat yaitu sebesar 69. Guna untuk meningkatkan yang berkaitan dengan variabel Net Profit Margin (NPM), perusahaan pada sub sektor food and beverage di Bursa Efek Indonesia disarankan perlu lebih mengevaluasi kembali terhadap besarnya pendapatan dan beban sehingga laba yang diperoleh tidak mengalami penurunan. Dengan cara memperkecil beban bunga dan beban operasional dengan seefektif mungkin, selain itu perusahaan dapat meningkatkan strategi pemasaran dan penjualan produk salah satunya dengan kegiatan promosi baik melalui media cetak maupun elektronik sehingga konsumen mengetahui tentang produk dan tertarik untuk Semakin banyak penjualan maka semakin besar laba yang diperoleh, dan naiknya NPM akan meningkatkan harga saham perusahaan tersebut. Guna untuk meningkatkan yang berkaitan dengan variabel Return On Equity (ROE), perusahaan pada sub sektor food and beverage di Bursa Efek Indonesia disarankan perlu meningkatkan penggunaan hutang yang berhubungan dengan ekuitas, tetapi hanya untuk tingkat yang tidak terlalu membahayakan posisi keuangan perusahaan. Selain itu perusahaan harus benar-benar menjaga kestabilan modal kerja bersih perusahaan sehingga laba yang dihasilkan perusahaan terus Bisnis Dan Iptek | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung Sumarni. Pengaruh Net Profit Margin dan Return On Equity April , 2022 Guna untuk meningkatkan harga saham perusahaan pada sub sektor food and beverage di Bursa Efek Indonesia disarankan perlu meningkatkan pendapatan tingkat penjualan, tingkat investasi, serta tingkat pendapatan agar pasar dapat menghargai suatu saham tersebut dengan tinggi. Selain itu perusahaan harus mempertahankan harga saham dengan pemilihan investasi yang tepat maka perusahaan akan ditunjuk sebagai tempat penanaman modal bijaksana bagi Hal ini akan membantu mempertinggi nilai dari perusahaan atau harga saham. Guna untuk meningkatkan Net Profit Margin (NPM) dan Return On Equity (ROE) terhadap harga saham perusahaan pada sub sektor food and beverage di Bursa Efek Indonesia disarankan perlu menjaga kinerja perusahaan, meningkatkan profesionalisme manajemen dalam mengelola perusahaan sehingga investor akan cenderung meningkatkan kepercayaan kepada perusahaan jika kinerja manajemen nya baik. REFERENSI