ANALISIS PENGARUH RASIO LIKUIDITAS. RASIO LEVERAGE DAN RASIO AKTIVITAS TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN SUB SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-2023 ANALYSIS OF THE EFFECT OF LIQUIDITY RATIO. LEVERAGE RATIO AND ACTIVITY RATIO ON PROFITABILITY OF PHARMACY SUB-SECTOR COMPANIES LISTED ON THE INDONESIA STOCK EXCHANGE IN 2019-2023 Lailatus SaAoadahA*. Binti Ayu FadhilahA Jurusan Manajemen,Fakultas Ekonomi,Universitas KH. Wahab Hasbullah Jombang *Korespondensi penulis: lailatus@unwaha@ac. ABSTRAK ARTICLE HISTORY Received . February 2. Revised . March 2. Accepted . April 2. KEYWORDS Return on Assets. Current Ratio. Debt to Equity Ratio and Total Asset Turnover This research aims to determine the effect of Liquidity. Leverage and Activity on Profitability (ROA) in pharmaceutical subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2023 period. This research uses a quantitative approach. The population in this study were 14 pharmaceutical subsector companies listed on the Indonesian Stock Exchange. The sampling technique used was purposive sampling and a sample of 7 pharmaceutical subsector companies was obtained. The data analysis technique used is multiple linear regression. The results of this study show that CR partially has an insignificant effect on ROA and the DER variable partially has an insignificant effect on ROA, while the TATO variable partially has a significant effect on ROA. Simultaneously CR. DER and TATO have a significant effect on ROA. The ability of the CR. DER and TATO variables in explaining ROA is 86% as shown in the adjusted R square value of 0. 85997 while the remaining 14% is influenced by other variables or factors. ABSTRACT This is an open access article under the CCAeBY-SA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Likuiditas. Leverage dan Aktivitas terhadap Profitabilitas (ROA) pada perusahaan subsector farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 14 perusahaan subsector farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 7 perusahaan subsector farmasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial CR berpengaruh tidak signifikan terhadap ROA dan variabel DER secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap ROA, sedangkan variabel TATO secara parsial berpengaruh signifikan terhadap ROA. Secara simultan CR. DER dan TATO berpengaruh signifikan terhadap ROA. Kemampuan variabel CR. DER dan TATO dalam menjelaskan ROA adalah sebesar 86% sebagaimana yang ditunjukkan pada nilai adjusted R square sebesar 0,85997 sedangkan sisanya 14% dipengaruhi oleh variabel atau faktor yang lain PENDAHULUAN Pada tahun 2020, pandemi Covid-19 membawa dampak signifikan pada kehidupan sosial dan ekonomi global, termasuk Indonesia. Menurut Kepala BPS, pemulihan ekonomi di tahun 2021 sangat bergantung pada perbaikan sektor kesehatan. Industri farmasi merupakan salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan pesat, sejalan dengan meningkatnya jumlah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tujuan utama perusahaan adalah mencapai keuntungan maksimal dan memberikan kesejahteraan kepada pemegang saham melalui peningkatan profitabilitas. JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 177 Ae 186 | 177 Penelitian ini berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas perusahaan, dengan mengambil contoh PT. Kalbe Farma Tbk yang menunjukkan fluktuasi profitabilitas selama 5 tahun. PT. Kalbe Farma Tbk Gambar 1 Grafik Retunt On Asset Pt. Kalbe Farma Tbk 2019-2023 Sumber : data diolah dari Laporan keuangan PT Kalbe Farma Tbk Gambar 1 menunjukkan bahwa perkembangan profitabilitas selama 5 tahun mengalami fluktuasi setiap tahunnya karena dipengaruhi oleh beberapa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Faktor-faktor yang diteliti meliputi likuiditas. Total Asset Turn Over (TATO), dan Likuiditas merupakan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek, sedangkan TATO mengukur keaktifan total aset dalam menghasilkan Leverage merupakan kemampuan perusahaan untuk menggunakan aset atau modal dengan biaya tetap untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan perusahaan farmasi yang terdaftar di BEI selama 5 tahun . untuk menganalisis pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap profitabilitas perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi investor, kreditor, dan pihak lain yang berkepentingan dengan kinerja keuangan perusahaan farmasi. Dengan demikian, penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana perusahaan farmasi mengelola keuangannya dan bagaimana faktor-faktor likuiditas. TATO, dan leverage mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Judul penelitian ini adalah "Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas. Rasio Leverage dan Rasio Aktivitas terhadap Profitabilitas Perusahaan sub sektor farmasi di Bursa Efek Indonesia 2019-2023. TINJAUAN PUSTAKA Rasio Keuangan Rasio keuangan adalah alat analisis yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja keuangan suatu perusahaan. Analisis rasio keuangan membandingkan angka-angka tertentu dalam laporan keuangan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi keuangan perusahaan. Dalam penelitian ini, penulis memilih empat rasio yang paling dominan, yaitu: Rasio Likuiditas. Rasio Leverage. Rasio Aktivitas,dan Rasio Profitabilitas. Yang mana keempat rasio ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi keuangan suatu perusahaan. JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 177 Ae 186 | 178 Rasio Likuiditas Likuiditas merupakan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek disaat jatuh tempo. (Binti Robingah, 2. Dimensi konsep likuiditas mencerminkan ukuran-ukuran kinerja manajemen ditinjau dari sejauh mana manajemen perusahaan mampu mengelola modal kerja yang dibiayai dari hutang lancar dan saldo kas perusahaan. Rasio likuiditas dalam penelitian ini menggunakan current ratio. y 100% Rasio Leverage Menurut Kasmir, 2017, 113. rasio leverage merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan utang. Artinya besarnya jumlah utang yang digunakan perusahaan untuk membiayai kegiatan usahanya jika dibandingkan dengan menggunakan modal sendiri. Dalam penelitian ini rasio leverage diukur menggunakan Debt to equity rasio . debt to equity y 100% Rasio Aktivitas Rasio aktivitas merupakan rasio yang digunakan perusahaan untuk melihat dan mengukur seberapa efektif perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya atau Rasio aktivitas ini melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi pada berbagai jenis aktiva (Tyas et al. , 2. Dalam penelitian ini rasio leverage diukur menggunakan total asset turn over. Rasio Profitabilitas Rasio profitabilitas merupakan alat ukur yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Salah satu indikator rasio profitabilitas adalah Return on Asset (ROA), yang dihitung dengan membagi laba bersih dengan total aset. Semakin tinggi nilai ROA, maka semakin baik kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aset yang dimiliki. y 100% METODOLOGI PENELITIAN Dalam penelitian ini ditemukan sampel sebanyak 14 perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2019-2023. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling, yang menghasilkan 7 perusahaan farmasi dengan kreteria sebagai Perusahaan sub sector farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2019-2023. Perusahaan sub sector farmasi yang mempublikasikan laporan keuangan selama lima tahun berturut-turut yaitu tahun 2019-2023. JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 177 Ae 186 | 179 Perusahaan sub sector farmasi yang memperoleh laba positif selama lima tahun berturut-turut yaitu tahun 2019-2023. Memiliki data lengkap yang dibutuhkan untuk pengukuran variabel. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Analisis Keuangan Current Ratio Table 1. Hasil Perhitungan Current Ratio Pada Perusahaan Sub Sector Farmasi Di BEI Tahun 2019-2023 Kode Rata-rata . %) Kreteria DVLA 228,45% Sangat baik SCPI 216,51% Sangat baik MERK 197,25 Baik PEHA 89,87 Kurang baik SIDO 963,26 Sangat baik KLBF 341,27 Sanagt baik TSCP 218,11 Sangat baik Sumber : Data Sekunder diolah,2024 Dari table 1 menunjukkan bahwa likuiditas perusahaan rata-rata sangat Namun, pada perusahaan PT Phapros tbk mengalami penurunan aktiva Current ratio dikatakan sangat baik karena adanya peningkatan aktiva lancer baik dari penambahan kas dari hasil penjualan secara tunai maupun pelunasan piutang. Sedangakan current ratio yang rendah dikarenakan adanya penurunan aktiva lancar dan peningkatan hutang. Debt To Equity Ratio Table 2. Hasil Perhitungan Debt To Equity Ratio Pada Perusahaan Sub Sector Farmasi Di BEI Tahun 2019-2023 Kode Rata-rata . %) Kreteria DVLA 37,72% Sangat baik SCPI 47,99% Sangat baik MERK 35,48 Sanagt baik PEHA 122,48 Kurang baik SIDO 9,87 Sangat baik KLBF 16,70 Sanagt baik TSCP 94,46 Baik Sumber : Data Sekunder diolah,2024 Dari table 2 menunjukkan bahwa debt perusahaan rata-rata sangat baik. Berdasarkan hasil analisis rasio keuangan perusahaan dengan nilai debt to equity ratio tertinggi adalah PT Tempo Scan Pacific Tbk. dengan nilai sebesar 337,35 Perolehan nilai debt to equity ratio yang tinggi maka menunjukkan bahwa perusahaan dalam kondisi kurang baik. Dimana kondisi ini disebabkan oleh total hutang yang tinggi. Total Asset Turn Over JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 177 Ae 186 | 180 Table 3. Hasil Perhitungan Total Asset Turn Over Pada Perusahaan Sub Sector Farmasi Di BEI Tahun 2019-2023 Kode Rata-rata . %) Kreteria DVLA 0,94 Tidak baik SCPI 1,71 Kurang baik MERK 0,93 Tidak baik PEHA 0,57 Tidak baik SIDO 0,92 Tidak baik KLBF 1,07 Kurang baik TSCP 1,18 Kurang baik Sumber : Data Sekunder diolah,2024 Berdasarkan table 3 menggambarkan rata-rata Total Asset Turn Over tidak Hasil analisis rasio keuangan perusahaan dengan nilai Total Asset Turn Over terendah adalah PT Phapros Tbk sebesar 0,51 pada tahun 2020. Hasil perhitungan Total Asset Turn Over perusahaan dikatakan kurang baik dikarenakan kemampuan perusahaan dalam mengelola laba sehingga akan menurun profitabilitas Return On Asset Table 4. Hasil Perhitungan Return On Asset Pada Perusahaan Sub Sector Farmasi Di BEI Tahun 2019-2023 Kode Rata-rata Kreteria DVLA 6,91 Cukup baik SCPI 11,49 Baik sekali MERK 13,04 Baik sekali PEHA 1,98 Kurang baik SIDO 25,93 Baik sekali KLBF 12,09 Baik sekali TSCP 9,12 Baik Sumber : Data Sekunder diolah,2024 Berdasarkan table 4 menggambarkan rata-rata Return On Asset baik sekali. Dari hasil analisis rasio keuangan perusahaan dengan nilai Return On Asset terendah adalah PT Phapros Tbk sebesar 1,98. kinerja keuangan perushaan dikatakan tidak baik karena rendahnya nilai return jika jika nilai retrun semakin besar maka lebih efisien manajemen dalam mengelola basis asetnya. Pemilihan Model Regresi Data Panel Dalam menentukan model terbaik, terdapat tiga teknik estimasi model yang dapat digunakan, yaitu: Uji Chow Pengujian ini digunakan untuk membandingkan dua model yang berbeda dan menentukan mana yang lebih baik. Uji chow menghasilkan nilai probabilitas sebesar 0,0000 yang mana nilai probabilitas lebih kecil dari taraf signifikansi yang telah ditetapkan yaitu sebesar 0,05. Oleh karena itu, jika nilai probabilitas 0,0000 < 0,05 artinya menolak Ho atau memilih model fixed effect daripada model common effect. Uji Hausman JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 177 Ae 186 | 181 Pengujian ini bertujuan untuk memilih antara model fixed effect dan random Pengujian regresi Hausman menghasilkan nilai probabilitas chisquare sebesar 0,0000 yang mana nilai probabilitas lebih kecil dari taraf signifikansi yang telah ditetapkan yaitu sebesar 0,05. Oleh karena itu, jika nilai probabilitas 0,0000 < 0,05 artinya menolak Ho atau memilih model fixed effect daripada model random Uji Lagrange Multiplier (LM) Pengujian ini biasanya digunakan untuk menentukan apakah model yang dipilih sudah optimal atau belum. Pengujian lagrange multiplier pada bagian breusch pagan menghasilkan nilai probabilitas sebesar 0. 0000 yang mana nilai probabilitas lebih besar dari taraf signifikansi yang telah ditetapkan yaitu sebesar 0,05. Oleh karena itu, jika nilai probabilitas 0. 0000 < 0,05 artinya Ho ditolak atau memilih model random effect dibanding model common effect . Table 5. Matriks Pemilihan Model Pengujian Uji Chow Uji Hausman Uji Lagrange Multiplier CEM FEM REM Keterangan FEM FEM REM Sumber: Data diolah, 2024 Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan diketahui bahwa, dari pengujian dengan uji chow model yang dipilih adalah model fixed effect, dari pengujian dengan uji hausman model yang dipilih adalah model fixed effect, sedangkan pengujian dengan uji lagrange multiplier model yang dipilih adalah model random effect. Maka dari beberapa pemilihan model terbaik yang dipilih adalah model fixed effect. HASIL UJI ASUMSI KLASIK Sebelum melakukan pengujian hipotesis, perlu dilakukan pengujian asumsi klasik untuk memastikan bahwa model regresi yang digunakan memenuhi persyaratan yang diperlukan. Persyaratan uji asumsi klasik tersebut meliputi: Table 6. Matriks Persyaratan Asumsi Klasik FEM dan CEM (OLS) REM (GLS) Tidak Iya Ya. Jika variabel bebas lebih Ya. Jika variabel bebas lebih Heteroskedastisitas Ya Tidak Autokorelasi Tidak Tidak Uji Persyaratan Normalitas Multikolinieritas Berdasarkan persyaratan pengujian asumsi klasik yang digunakan pada model fixed effect adalah uji heteroskedastisitas dan multikolinieritas. JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 177 Ae 186 | 182 Uji Heterokedastisitas Table 7. Uji Heterokedastisitas Heteroskedasticity Test: White Null hypothesis: Homoskedasticity F-statistic Obs*R-squared Scaled explained SS Prob. Prob. Chi-Square. Prob. Chi-Square. Sumber: Data primer diolah Eviews, 2024 Berdasarkan pengujian dengan uji hetoroskedastisitas dapat dilihat bahwa nilai probabilitas chi-square sebesar 0,2963. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa nilai probabilitas chi-square lebih besar dari taraf nilai signifikansi yaitu 0,05. Dari nilai tersebut . ,2963 > 0,. dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah Uji Multikolinearitas Table 8. Uji Multikoliearitas Sumber: Data primer diolah Eviews, 2024 Berdasarkan uji multikolinearitas diatas dapat dilihat bahwa nilai korelasi variabel-variabel independen tersebut kurang dari 0,85. Dari nilai-nilai tersebut dapat disimpulkan nilai variabel-variabel X < 0,85 . ,067444 < 0,. dan (-0,040038 < 0,. yang berarti tidak menolak Ho atau tidak terjadi masalah multikolinearitas. Hasil Regresi JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 177 Ae 186 | 183 Berikut ini merupakan hasil kelayakan model yang sudah dipilih: Table 9. Fixed Effect Dependent Variable: ROA Method: Panel Least Squares Date: 12/06/24 Time: 13:42 Sample: 2019 2023 Periods included: 5 Cross-sections included: 7 Total panel . observations: 35 Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. DER TATO 65E-08 00E-07 Effects Specification Cross-section fixed . ummy variable. R-squared Adjusted R-squared of regression Sum squared resid Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat Sumber: Data primer diolah Eviews, 2024 Berdasarkan persamaan regresi data panel yang telah terbentuk, maka dapat dilakukan interpretasi sebagai berikut: Nilai konstanta () sebesar -0,6780 dapat diartikan apabila Current Ratio. Debt to Equity Ratio dan Total Asset Turn Over dianggap nol, maka Return On Asset (ROA) akan meningkat sebesar -0,6780. Nilai koefisien regresi Current Ratio bernilai negative (-) sebesar 0,0009 artinya setiap penurunan satu satuan pada Current Ratio akan menurunkan Return On Asset (ROA) sebesar -0,0009 Sebaliknya, peningkatan satu satuan pada Current Ratio akan meningkatkan Return On Asset (ROA) sebesar 0. dengan asumsi variabel lainnya tetap. Nilai koefisien regresi Debt to Equity Ratio bernilai negative (-) sebesar 5,65E08 artinya setiap penurunan satu satuan pada Debt to Equity Ratio akan menurunkan Return On Asset (ROA) sebesar 5,65E-08. Sebaliknya, peningkatan satu satuan pada Debt to Equity Ratio akan meningkatkan Return On Asset (ROA) sebesar 5,65E-08 dengan asumsi variabel lainnya tetap. Nilai koefisien regresi Total Asset Turn Over bernilai positive ( ) sebesar 9877 artinya setiap peningkatan satu satuan pada Total Asset Turn Over JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 23 No. 2 May 2025 page: 177 Ae 186 | 184 akan meningkatkan Return On Asset (ROA) sebesar 11. 9877 dengan asumsi variabel lainnya tetap. Hasil uji F dari analisis regresi data panel untuk menilai probabilitas F menghasilkan angka sebesar 0,00000 yaitu nilai probabilitas F lebih kecil dari taraf signifikan . ,00000 < 0,. Hal ini berarti variabel CR(X. DER (X. , dan TATO (X. secara bersamaan . berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA). Menurut pengujian Koefisien Determinasi (R Squar. nilai yang dihasilkan untuk Adjusted RSquared adalah 0,859970. Hal ini menunjukkan bahwa presentase sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen adalah sebesar Atau dapat diartikan bahwa variabel independen yang digunakan dalam model mampu menjelaskan variabel dependen. Sedangkan sisanya sebesar 14% dipengaruhi variabel lain di luar penelitian ini selain Current Ratio. Debt Equity Ratio dan Total Asset Trun Over. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Current ratio secara persial berpengaruh tidak signifikan terhadap ROA sektor farmasi di BEI tahun 2019-2023. Debt to equity ratio secara persial berpengaruh tidak signifikan terhadap ROA sektor farmasi di BEI tahun 2019-2023. Total asset turn over secara persial berpengaruh signifikan terhadap ROA sektor farmasi di BEI tahun 2019-2023 Current ratio, debt to equity ratio, dan total asset turn over secara simultan berpengaruh signifikan terhadap ROA sektor farmasi yang terdaftar di BEI tahun Saran Perusahaan sector farmasi di BEI perlu lebih memperhatikan besarnya current ratio yang dihasilkan oleh perusahaan, jika hasil current ratio perusahaan semakin tinggi maka perusahaan tidak menggunakan aktiva lancarnya dan itu akan berakibat menurunnya profitabilitas perusahaan. Perushaan sektor farmasi dirasa perlu memperhatiakan nilai debt equity ratio yang dihasilkan perusahaan, dikarenakan apabila perusahaan lebih banyak menggunakan utangnya daripada modal dan aset sendiri maka hal tersebut akan berdampak pada penurunan profitabilitas perusahaan akibat bunga yang tinggi dan banyaknya utang. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan menggunakan atau menambah variabel lain dalam model penelitian yang digunakan agara mampu memberikan hasil lebih baik dan bisa menggunakan objek yang lain serta periode lain agar mampu memberikan manfaat yang luas. DAFTAR PUSTAKA