JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. TINJAUAN KAPASITAS DAN PELAYANAN PADA PELABUHAN FERRY (STUDI KASUS PADA PELABUHAN INA MARINA DI KECAMATAN KOTA MASOHI, KABUPATEN MALUKU TENGAH) Isak Lilipory. Jacob Breemer. Sri Utami Meladya Eko. Jurusan Teknik Sipil. Politeknik Negeri Ambon. Jurusan Manajemen. Politeknik Indotec caklilipory@gmail. com, . breemerjacob8@gmail. com, . sriutamimeladya@gmail. ARTICLE HISTORY Received: October 27, 2025 Revised February 7, 2026 Accepted: February 7, 2026 Online available: February 27, 2026 Keyword: Capacity. Service. Ina Marina Port. Arithmetic. SWOT *Correspondence: Name: Isak Lilipory E-mail: caklilipory@gmail. Kantor Editorial Politeknik Negeri Ambon Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jalan Ir. Putuhena. WailelaRumahtiga. Ambon Maluku. Indonesia Kode Pos: 97234 ABSTRACT Ina Marina Ferry Port in Kota Masohi plays an important role in connecting various islands in the Central Maluku Regency and serves as the main access point for residents and tourists traveling to destinations across the Maluku region. The purpose of this research is to identify internal and external factors that influence the port's capacity and services, and to analyze its facilities, including the waiting area and parking lot. The findings show that Ina Marina Ferry Port has several strengths, such as its strategic location, adequate pier, affordable tariffs, and basic facilities. However, weaknesses were identified, including a limited waiting area, the absence of gender-separated toilets, inefficiencies in the ticketing system, and inadequate facilities for larger vehicles. Externally, the port faces opportunities such as increasing passenger demand, development of new routes, potential investment, and tourism partnerships, alongside threats including competition, government regulations, weather conditions, environmental risks, and rising operational costs. Capacity analysis using the arithmetic method indicates that the waiting area and motorcycle parking lot will not meet the projected demand in 2034, while facilities for four-wheel and six-wheel vehicles remain adequate. Service analysis using SWOT places the port in Quadrant i (WO), suggesting that the main strategy is to leverage external opportunities to address internal Keywords : Capacity. Service. Ina Marina Port. Arithmetic. SWOT PENDAHULUAN Kota Masohi merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Provinsi Maluku. Kabupaten Maluku Tengah. Kabupaten Maluku Tengah beberapa kecamatan diantaranya : Kecamatan Kota Masohi (Namael. Kecamatan Amahai (Amaha. Kecamatan Teon Nila Serua ( Waipia ). Kecamatan Seram Utara ( Wahai ). Kecamatan Banda (Banda Neir. Kecamatan Tehoru (Tehor. Kecamatan Saparua (Saparu. Kecamatan Pulau Haruku (Pelau. Kecamatan Salahutu (Tuleh. Kecamatan Leihitu (Hil. Kecamatan Nusa Laut (Amet. Kecamatan Seram Utara Barat (Pasane. Kecamatan Teluk Elpaputih (Sahula. Kecamatan Leihitu Barat (Wakasih. Kecamatan Telutih (Laim. Kecamatan Seram Utara Timur Seti (Kobisont. Kecamatan Utara Timur (Kob. Kecamatan Saparua Timur (Tuhah. Kecamatan kota masohi memiliki posisi yang strategis Isak Lilipory et. DOI: https://doi. org/10. 31959/js. sebagai pusat perdagangan, dan layanan transportasi bagi wilayah disekitarnya. Salah satu sektor vital dalam mendukung mobilitas barang dan penumpang di wilayah ini adalah transportasi laut, khususnya melalui Pelabuhan Ina Marina Pelabuhan ferry ina marina di kota masohi merupakan salah satu pelabuhan yang berperan penting dalam menghubungkan berbagai pulau yang ada di Kabupaten Maluku Tengah, serta menjadi titik akses utama bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin bepergian ke berbagai destinasi di wilayah Maluku. Mengingat Kabupaten Maluku Tengah terdiri dari pulau Ae pulau yang tersebar, transportasi laut termasuk ferry menjadi saran yang sangat dibutuhkan untuk memfasilitasi koneksi antar pulau yang ada di maluku Pelabuhan ferry Ina Marina memiliki kapasitas dermaga yang melayani kapal ferry tipe Roll On/Roll Tinjauan Kapasitas Dan Pelayanan Pada JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 Volume 16. No. Juni 2026 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. Off Cantika Lestari 99 B dan Kapal Motor Penyebrangan Tatihu dengan bobot kapal 750 GT . Pelabuhan ini dilengkapi dengan lahan parkir yang dapat menampung kendaraan roda 2, kendaraan roda 4 dan roda 6 dengan luas parkiran 700 M2. Saat ini, terdapat 2 buah kapal ferry yang Melayani rute utama yaitu Masohi (Ina Marin. ke Tulehu ( ferry Cantika 99 B) dan Masohi ke Waai (Kapal Motor Penyeberangan Tatihu ). dengan frekuensi 1 kali trip untuk rute Masohi ke Tulehu dan rute Masohi ke Waai per hari. Waktu tempuh untuk masing Ae masing rute berkisar antara 5 jam, tergantung pada kondisi cuaca dan arus laut. Selain itu, pelayanan pada pelabuhan Ina Marina terbilang baik dalam hal terakomodirnya penumpang dan kendaraan dengan jadwal tetap serta tarif yang Demikian pula tersedianya fasilitas pelabuhan yang dapat menunjang kenyamanan pengguna jasa diantaranya loket untuk pejalan kaki dan kendaraan yang menjadi satu , toilet, gudang, rumah dinas, kantor, tempat sampah, gangway . alur untuk pejalan kaki untuk menuju ke kapa. , jalur untuk kendaraan roda 2,4 dan 6 untuk ke kapal, reas area untuk kendaraan yang beristirahat serta lahan parkir yang memadai. Ruang tunggu dan kantin juga disediakan untuk kenyamanan penumpang. Namun, terdapat beberapa kendala yang dapat mempengaruhi kualitas pelayanan dan kapasitas dipelabuhan yakni kondisi tempat pembelian tiket untuk pejalan kaki dan kendaraan yang menjadi satu, kondisi toilet yang tidak bedakan berdasarkan gender, ruang tunggu yang sempit pada saat lonjakan arus mudik pada hari-hari besar keagamaan. Dan juga seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk perlu memperluas area ruang tunggu,untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi pengguna jasa. TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Pelabuhan Pelabuhan adalah tempat yang terdiri atas daratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai lokasi kapal bersandar, berlabuh, naik-turun penumpang, serta bongkar-muat barang, dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran serta kegiatan penunjang lainnya. Tingkat Kapasitas Dan Pelayanan Pelabuhan. Tingkat kapasitas dan pelayanan pada pelabuhan ferry merupakan aspek krusial yang mempengaruhi kelancaran operasi dan kepuasan penggunaan antara Tingkat Kapasitas, meliputi : kapasitas dermaga, kapasitas penumpang dan kendaraan, dan kapasitas ruang penyimpanan. Tingkat Pelayanan, meliputi : kecepatan proses naik turun kendaraan dan proses cehck-in tiket dan boarding pass, kualitas layanan, dan keamanan (Muhajir et al. , 2. Kapal. Menurut KBBI . kapal adalah kendaraan pengangkut penumpang dan barang di laut, sungai dan lain sebagainya. Jenis-jenis kapal ya sebagai berikut : kapal penumpang . eperti kapal ferry, kapal cepat, kapal sabuk dl. , kapal barang umum . eperti, kapal peti kemas, dan kapal barang cura. , kapal khusus . eperti, kapal tanker milik PT. Pertamin. , dan kapal ikan(Ummah, 2. Pengertian Dermaga. Dermaga adalah salah satu bangunan pelabuhan yang digunakan dan menambatkan kapal yang melakukan bongkar muatan dan menaik turunkan Dermaga harus dirancang sedemikian rupa sehingga kapal dapat merapat dan menabat serta melakukan kegiatan dipelabuahan dengan aman,cepat dan lancar. (Adolph J, 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan analisis aritmatik gradient untuk memprediksi pertumbuhan penumpang dan kendaraan pada Pelabuhan Ina Marina Di Kecamatan Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah untuk 10 tahun kedapan . Data yang digunakan adalah data sekunder yang di peroleh dari Dinas Perhubungan Maluku Tengah. Dan analisis SWOT (Strangths. Weaknesses. Opportunites. Threat. untuk mengevaluasi kondisi saat ini dan merumuskan Strategi Pengembangan pelabuhan ina marina di kecamatan kota masohi kabupaten maluku tengah. Data yang digunakan adalah data primer dari hasil penyebaran kuesioner di pelabuhan ina sebanyak 76 responden. HASIL PENELITIAN Anaisis Faktor Internal (IFAS) dan Faktor Eksternal (EFAS) Faktor Internal Faktor internal terdiri dari Strengths (Kekuata. dan Weaknesses (Kelemaha. , yaitu aspek-aspek yang berasal dari dalam organisasi atau fasilitas Strengths (Kekuata. Lokasi strategis sebagai pusat perdagangan dan transportasi laut. Dermaga berukuran 80 meter x 10 meter ini mampu melayani kapal ferry berukuran menengah hingga besar seperti Cantika 99B dengan panjang sekitar 78-80 meter dan kapasitas hingga 1310 GT. Dermaga juga sesuai untuk kapal Penyeberangan Samandar dan Tatihu yang memiliki ukuran sama atau lebih Tinjauan Kapasitas Dan Pelayanan Pada PelabuhanA DOI: https://doi. org/10. 31959/js. JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 Volume 16. No. Juni 2026 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. kecil, menjamin operasional penyeberangan yang lancar dan aman di rute tersebut. Lahan parkir dengan luas 700 m2 yang mampu menampung untuk kendaraan roda 2 sebanyak 122 , kendaraan roda 4 sebanyak 28, dan juga menyediakan parkir untuk roda 6 sebanyak 8. Pelayanan dengan jadwal tetap serta tarif yang terjangkau untuk penumpang dan Fasilitas penunjang seperti loket, toilet, ruang tunggu, kantin, dan gangway. Weaknesses (Kelemaha. Tempat pembelian tiket pejalan kaki dan kendaraan digabung dalam satu lokasi, sehingga kurang praktis. Toilet tidak dibedakan berdasarkan ruang tunggu seluas 200 m2 dapat menampung sekitar 23 orang penumpang dalam keadaan duduk, namun terasa terutama saat terjadi lonjakan arus mudik Kapasitas pelayanan terbatas dengan seiring pertumbuhan penduduk dan pengguna jasa. Keterbatasan fasilitas untuk kendaraan besar dan area tunggu kendaraan. Faktor Eksternal Faktor eksternal terdiri dari Opportunities (Peluan. dan Threats (Ancama. , yaitu hal-hal di luar organisasi yang dapat mempengaruhi kinerja, baik secara positif maupun negatif. Opportunities (Peluan. Peningkatan jumlah penumpang dan wisatawan ke Maluku dan Maluku Tengah. Pengembangan rute baru antar pulau untuk meningkatkan konektivitas. Peningkatan investasi dan pembangunan infrastruktur pelabuhan. Potensi peningkatan kapasitas ruang tunggu serta penambahan fasilitas yang lebih nyaman bagi pengguna jasa. Potensi kerja sama dengan sektor destinasi di Maluku. Threats (Ancama. Persaingan moda transportasi laut di wilayah sekitar mengancam Pelabuhan Ferry Ina Marina karena operator kapal cepat dan pelabuhan lain menawarkan frekuensi layanan lebih tinggi, tarif kompetitif, fasilitas dan layanan digital yang lebih baik. data proposal menunjukkan penurunan kunjungan dan kebutuhan modernisasi . uang tunggu sempit, fasilitas kurang memadai, pemisahan loket tiket belum optima. sehingga bila tidak ditangani pelabuhan berisiko kehilangan pangsa pasar. Perubahan regulasi atau kebijakan pemerintah yang bisa mempengaruhi operasional pelabuhan. Kondisi cuaca dan arus laut yang tidak menentu, yang dapat mengganggu jadwal pelayanan. Dampak keselamatan pada transportasi laut. Tabel 1. Hasil Analisis IFAS Faktor Strategis Strength (Kekuatan ) Nilai IFE Rating Bobot Bobot & Rating Lokasi strategis sebagai pusat perdagangan dan transportasi Kapasitas dermaga yang dapat melayani kapal ferry Cantika 99 B dan Kapal Motor Penyeberangan Tatihu. Lahan parkir yang memadai kendaraan roda 2, kendaraan roda 4 dan roda 6. Pelayanan dengan jadwal tetap dan tarif yang terjangkau untuk penumpang dan Fasilitas penunjang seperti loket, toilet, ruang tunggu, katin, dan gangway. Total Kekuatan Faktor Strategis Weaknesses (Kelemaha. Tempat pembelian tiket pejalan kaki dan kendaraan digabung dalam satu Toilet tidak dibedakan berdasarkan gender. Ruang tunggu sempit saat lonjakan arus mudik Kapasitas pelayanan yang terbatas seiring bertambahnya jumlah penduduk dan pengguna Keterbatasan fasilitas untuk kendaraan besar dan area tunggu kendaraan. Total Kelemahan TOTAL IFE Selisih Nilai IFE Rating Bobot (%) Bobot &Rating Tinjauan Kapasitas Dan Pelayanan Pada PelabuhanA DOI: https://doi. org/10. 31959/js. JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 Volume 16. No. Juni 2026 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. Tabel 2. Bobot dan Rating EFAS Diagram Ifas & Efas Dari perhitungan bobot rating IFAS & EFAS . Total Kekuatan (Strength. = 11,31 . Total Kelemahan (Weaknesse. = 12,95 . Total Peluang (Opportunitie. = 13,7 . Total Ancaman (Threat. = 10,4 Gambarn nilai sumbu yang didapat yaitu : X (Faktor Interna. = Kekuatan - Kelemahan = 11,31 Ae 12,95 = - 1,64 . egatif, artinya kelemahan domina. Y (Faktor Eksterna. = Peluang - Ancaman = 13,7 Ae 10,4 = 3,3 . ositif, artinya peluang lebih besa. KUADRAN 3 strategi WO KUADRAN 1 strategi SO KUADRAN 4 strategi WT KUADRAN 2 strategi ST Gambar 1. Diagram IFAS & EFAS Diagram SWOT menunjukan bahwa Pelabuhan Ferry Ina Marina berada pada posisi kuadaran 3 strategi WO yaitu memanfaatkan peluang yang besar di tengah kelemahan internal. Fokus utama adalah perbaikan kelemahan internal melalui pemanfaatan berbagai peluang eksternal, seperti kerja sama dengan sektor pariwisata, peningkatan investasi, dan pengembangan fasilitas dan infrastruktur pelabuhan. Strategi Pelayanan Rencana Strategi atas hasil analisis SWOT dengan dalam strategi pengembangan Pelabuhan Ina Marina di Kota Masohi adalah sebagai berikut : Strategi S-O (Strengths-Opportunitie. Manfaatkan lokasi strategis pelabuhan sebagai pusat perdagangan dan transportasi laut untuk mengembangkan rute baru antar pulau sehingga meningkatkan konektivitas wilayah. Gunakan kapasitas dermaga yang memadai dan meningkatkan pelayanan dan kenyamanan ruang tunggu, guna menarik lebih banyak penumpang dan wisatawan. Tingkatkan kerja sama dengan sektor pariwisata untuk mendukung promosi destinasi Maluku dan meningkatkan investasi pengembangan infrastruktur pelabuhan. Strategi W-O (Weaknesses-Opportunitie. Perbaiki kelemahan seperti ruang tunggu yang sempit dan fasilitas yang kurang memadai dengan meningkatkan kapasitas ruang tunggu dan memperbaiki fasilitas agar lebih nyaman dan aman bagi pengguna jasa. Pisahkan tempat pembelian tiket pejalan kaki dan kendaraan untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Kembangkan fasilitas khusus untuk kendaraan besar dan area tunggu kendaraan agar mampu mengakomodasi peningkatan pengguna jasa. Strategi S-T (Strengths-Threat. Gunakan kekuatan pelabuhan seperti kapasitas dermaga dan pelayanan dengan jadwal tetap untuk meningkatkan daya saing menghadapi persaingan dengan pelabuhan lain di wilayah Maluku. Tingkatkan prosedur keamanan dan kesiapan menghadapi perubahan regulasi serta kondisi cuaca yang tidak menentu agar operasional tetap lancar dan minat pengguna jasa tetap tinggi. Strategi W-T (Weaknesses-Threat. Minimalisir dampak kelemahan dan ancaman dengan melakukan modernisasi fasilitas, seperti memperbaiki toilet dan ruang tunggu serta meningkatkan kapasitas pelayanan, sehingga Tinjauan Kapasitas Dan Pelayanan Pada PelabuhanA DOI: https://doi. org/10. 31959/js. JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 Volume 16. No. Juni 2026 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. dapat mengurangi risiko penurunan minat pengguna jasa akibat kenaikan biaya operasional dan tarif. Perkuat manajemen risiko terkait dampak lingkungan dan keselamatan transportasi laut untuk menjaga reputasi dan keberlanjutan operasional pelabuhan. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian pada Pelabuhan Ferry Ina Marina di Kecamatan Kota Masohi. Kabupaten Maluku Tengah, dapat disimpulkan bahwa: Perhitungan aritmatik untuk data penumpang dan kendaraan di pelabuhan penyeberangan ina marina yang naik didapat data perkembangan untuk proyeksi 10 tahun kedepan penumpang dan kendaraan yang naik yaitu penumpang sebanyak 33,684, kendaraan roda 2 sebanyak 3,232, kendaraan roda 4 sebanyak 1,033, kendaraan roda 6 untuk kapasitas eksisting penumpang untuk saat ini dengan peramalan penumpang pada 10 tahun kedepan kondisi ruang tunggu tidak memenuhi atau sempit. Dan untuk kondisi lahan parkir untuk kendaraan roda 4&6 pada saat ini dengan peramalan pada 10 tahun kedepan masih memenuhi kapasitas lahan parkir pada pelabuhan. Namun, untuk roda 2 tidak memenuhi kapasitas lahan parkir pada pelabuhan. Dan apabila dibandingkan dengan kapasitas kapal ferry, terlihat adanya ketidakseimbangan antara daya tampung kapal dan fasilitas lahan parkir yang tersedia di pelabuhan. Kapal ferry memiliki kapasitas angkut kendaraan yang relatif lebih besar per trip, namun lahan parkir hanya mampu menampung 35 unit kendaraan roda dua, 16 unit kendaraan roda empat, atau 5 unit kendaraan roda enam per hari. Kondisi ini menunjukkan bahwa lahan parkir tidak sepenuhnya mendukung kapasitas angkut kapal, sehingga berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan di area pelabuhan maupun jalan akses. Berdasarkan hasil perhitungan IFAS (-1,. dan EFAS . Pelabuhan Ferry Ina Marina berada pada Kuadran 3 strategis WO, yang menunjukkan kelemahan internal masih dominan namun peluang eksternal cukup besar. Oleh karena itu, strategi memanfaatkan peluang yang ada untuk memperbaiki kelemahan internal, terutama dalam hal peningkatan fasilitas dan ku alitas pelayanan. Saran Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka perlu dilakukan peningkatan fasilitas utama seperti perluasan ruang tunggu penumpang, penambahan kursi, pemisahan toilet berdasarkan gender, serta pengaturan loket tiket antara pejalan kaki dan Selain itu, lahan parkir perlu ditata ulang, khususnya untuk kendaraan roda dua yang diproyeksikan tidak mencukupi dalam 10 tahun ke Langkah ini penting untuk menjaga kenyamanan penumpang serta kelancaran arus kendaraan di pelabuhan. Selain itu perlu memanfaatkan peluang eksternal dengan menjalin kerja sama dengan sektor pariwisata, pemerintah daerah, maupun investor swasta untuk mendukung pengembangan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan. DAFTAR PUSTAKA