JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 PENGARUH KOMPETENSI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT ADITAMA INOVASI ASIA DI JAKARTA SELATAN Fajar Tri Afandi1. Veritia2 Universitas Pamulang, 1fajartriafandi93@gmail. com, 2dosen00822@unpam. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di PT Aditama Inovasi Asia di Jakarta Selatan. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan instrumen angket. Total populasi dan sampel penelitian ini sebanyak 75 responden dan menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji instrumen, analisis regresi linier sederhana & berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan, terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi (X. terhadap kinerja karyawan (Y), yaitu. Y = 20,888 0,446 X1. Artinya jika kompetensi kerja di PT Aditama Inovasi Asia ditingkatkan maka kinerja karyawan akan semakin meningkat. Dan terdapat pengaruh positif dan signifikan Disiplin Kerja (X. terhadap kinerja karyawan (Y), yaitu. Y = 6,870 0,804 X2. Artinya jika Disiplin Kerja di PT Aditama Inovasi Asia ditingkatkan maka kinerja karyawan akan semakin meningkat dan semakin baik. Serta Terdapat pengaruh positif dan signifikan Kompetensi (XA. dan Disiplin Kerja (X. , terhadap Kinerja Karyawan (Y), hal ini dibuktikan dengan hasil persamaan regresi berganda yaitu Y = 3,764 0,146 (X. 0,736 (X. Artinya jika Kompetensi dan Disiplin Kerja di PT Aditama Inovasi Asia ditingkatkan maka kinerja karyawan akan semakin meningkat secara maksimal dan dapat berjalan dengan baik. Kata Kunci: kompetensi. disiplin kerja. kinerja karyawan Abstract The purpose of this study was to determine the effect of competence and work discipline on employee performance at PT Aditama Inovasi Asia in South Jakarta. This research method is quantitative research and uses a questionnaire instrument. The total population and sample of this study were 75 respondents and used a saturated sampling technique. Analysis of the data in this study using descriptive analysis, instrument test, simple & multiple linear regression analysis and hypothesis test. The results of this study indicate, there is a positive and significant influence of competence (X. on employee performance (Y), namely. Y =20,888 0,446 X1. This means that if the work competence at PT Aditama Inovasi Asia is improved, employee performance will And there is a positive and significant effect of Work Discipline (X. on employee performance (Y)Ay, namely. Y = 6,870 0,804 X2. This means that if the Work Discipline at PT Aditama Inovasi Asia is improved, employee performance will increase and get better. There is a positive and significant effect of Competence (X. and Work Discipline (X. , on Employee Performance (Y), this is evidenced by the results of the multiple regression equation which are Y = 3,764 0,146 (X. 0,736 (X. This means that if the Competence and Work Discipline at PT Aditama Inovasi Asia are improved, employee performance will increase optimally and can run well. Keywords: competence, work discipline, employee performance 50 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 PENDAHULUAN untuk mencapai tujuan organisasi. Kinerja Suatu organisasi memiliki tujuan yang Mangkunegara dibentuk untuk kebaikan bersama. Organisasi (Chairunnisah et al. , 2021:. mengatakan dapat dikatakan berhasil jika dapat mencapai kinerja karyawan adalah hasil kerja secara tujuan organisasi yang diwujudkan oleh kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh sumber daya manusianya. Manajemen adalah ilmu dan seni mengelola proses pemanfaatan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang sumber daya manusia dan sumber daya diberikan kepadanya. Sedangkan menurut lainnya secara efektif dan efisien untuk Fuertes dkk (Wahyudi et al. , 2022:. mencapai tujuan tertentu menurut Hasibuan mengatakan bahwa kinerja karyawan dikaitkan (Susan, 2019:. Sementara itu, menurut dengan prestasi masing-masing karyawan Justin dkk (Tamsah & Nurung 2022:. sesuai dengan peraturan atau harapan dari Manajemen Karena menyelesaikan sesuatu melalui orang lain dan mencerminkan kemampuan, keterampilan, dan mengoptimalkan sumber daya yang mereka kapabilitas masing-masing individu dalam suatu organisasi. Untuk itu, karyawan harus Manajemen dapat berfungsi dalam organisasi terampil dan cenderung menunjukkan tingkat dan kelompok dengan peran manusia yang kemampuan atau skill yang tinggi terhadap sangat strategis. Manajemen didefinisikan tugas pekerjaannya. sebagai kegiatan manajemen dalam proses Hal ini membuat kompetensi karyawan pengambilan keputusan, koordinasi kegiatan tim, dan kepemimpinan. Manajemen yang organisasi agar tetap kompetitif di masa depan. baik mampu mewujudkan tujuan organisasi Menurut Hutapea dan Thoha (Nguyen et al. dengan dukungan Sumber Daya Manusia 2020:. "Kompetensi adalah kapasitas yang yang profesional. Hal ini perlu dilakukan oleh ada pada diri seseorang yang dapat membuat manajemen PT Aditama Inovasi Asia yang orang tersebut mampu memenuhi apa yang sedang mengembangkan perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis di bidang jasa organisasi sehingga organisasi tersebut mampu pembasmi hama. Ketatnya persaingan dalam dunia usaha Sedangkan menurut Rivai dan Sagala dalam membuat perusahaan PT Aditama Inovasi kompetensi Anggreany adalah kemampuan Asia di Jakarta Selatan melakukan inovasi dan strategi bisnis dalam meningkatkan kualitas pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam menyelesaikan suatu pekerjaan atau sesuai merupakan output atau hasil pemberdayaan dengan standar kinerja yang telah ditentukan karyawan yang dilakukan oleh organisasi (Tambak Kinerja 2022:2. Memiliki 51 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Kompetensi didefinisikan sebagai kemampuan pekerjaan akan memudahkan penyelesaian untuk melakukan tugas, tugas atau peran secara tugas pekerjaan yang dibebankan pada pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai pribadi Sehingga perusahaan lebih berkembang dengan baik. dan sikap. Kompetensi mengintegrasikan Kompetensi dibangun di atas Selain kompetensi yang harus dimiliki pengetahuan dan keterampilan dan diperoleh oleh setiap individu karyawan. PT Aditama melalui pengalaman kerja dan belajar dengan Inovasi Asia juga perlu didukung oleh tingkat disiplin kerja karyawan. Dengan disiplin kerja Menurut Noe (Tarigan & Setiawan, 2020:. Kompetensi adalah kemampuan perusahaan berjalan efektif dan efisien. individu dalam melaksanakan tugas profesinya Penyelesaian tugas yang tepat waktu akan yang merupakan gabungan antara pengetahuan, mempercepat proses berjalannya sistem kerja keterampilan dan sikap. yang tepat dan akurat. Menurut Yuliana et al Fungsi Kompetensi (Iptian et al. , 2020:. disiplin kerja juga Ruky (Tarigan & Setiawan, 2020:. berpendapat konsep kompetensi menjadi mengarahkan anggota organisasi perusahaan agar mematuhi berbagai peraturan perusahaan digunakan oleh unit-unit kerja, terutama yang ada. Sedangkan menurut Azzahra dkk perusahaan besar karena berbagai alasan, (Araffat et al. , 2020:. Disiplin kerja dapat diukur melalui hal-hal berikut, yaitu tujuan Memperjelas standar kerja dan harapan dan kemampuan, model pemimpin, gaji, yang ingin dicapai. keadilan, rasa hormat . n herent contro. Alat seleksi karyawan. Memaksimalkan produktivitas. Sehingga mampu meningkatkan Dasar pengembangan sistem remunerasi. kualitas kinerja perusahaan. Memfasilitasi Berdasarkan latar belakang di atas, "Pengaruh Kompetensi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT Aditama Inovasi Asia Jakarta Selatan. Menyelaraskan perilaku kerja dengan nilai-nilai organisasi. Indikator Kompetensi Menurut Edison (Setiastuti, 2022:. dijelaskan bahwa terdapat dimensi dan KERANGKA TEORI Kompetensi kompetensi karyawan atau pegawai yaitu Kompetensi menurut Robert (Rohida et sebagai berikut: Pengetahuan 52 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Keahlian Menurut Hasibuan (Wahyuni & Lubis. Sikap 2020:58-. , indikator yang mempengaruhi Disiplin Kerja tingkat kedisiplinan seseorang dalam suatu Disiplin kerja menurut Wahyu dan organisasi atau perusahaan adalah: Slama (Juliati, 2021:. Disiplin kerja juga Tujuan dan Kemampuan diartikan sebagai sikap kepatuhan seseorang Tealadan Kepemimpinan terhadap aturan/ketentuan yang berlaku dalam Balas Jasa organisasi, yaitu bergabung dengan diri Keadlian sendiri dalam organisasi atas dasar kesadaran Pengawasan Ketat bukan karena unsur paksaan. Sedangkan Sanksi menurut Hasibuan (Maryani et al. , n. Ketegasan kedisiplinan merupakan fungsi operasional Hubungan Kemanusiaan terpenting dari manajemen sumber daya Kinerja Karyawan manusia, karena semakin baik kedisiplinan Menurut Mathis Jackson karyawan, semakin tinggi pula prestasi kerja (Supratman et al. , 2021:. berpendapat bahwa yang dapat mereka capai. Menurut Newstrom dalam Asmiarsih berbasis hasil yang berfokus pada prestasi menyatakan bahwa disiplin memiliki 3 Sedangkan Menurut Rivai (Febrianti . bentuk, yaitu (Julianto, 2019:. et al. , 2020:. menyatakan bahwa kinerja Disiplin Preventif adalah perilaku nyata yang ditampilkan oleh Disiplin preventif adalah tindakan setiap orang sebagai prestasi kerja yang SDM untuk didorong agar mematuhi dihasilkan oleh karyawan sesuai perannya standar atau peraturan. dalam perusahaan. Indikator Kinerja Karyawan Disiplin Korektif menurut Setiawan dan Kartika (Abdi et al. Disiplin korektif adalah tindakan yang 2019:. Dikatakan untuk mengukur kinerja, diambil setelah pelanggaran standar Anda dapat menggunakan indikator berikut: timbulnya pelanggaran lebih lanjut. Disiplin Progresif Ketepatan Penyelesaian Tugas Kesesuaian Jam Kerja Jumlah Ketidakhadiran Karyawan Kerjasama Antar Karyawan Disiplin progresif adalah tindakan disiplin berulang berupa hukuman yang METODE PENELITIAN semakin berat, dengan maksud agar Penelitian ini menggunakan penelitian pelanggar dapat memperbaiki diri Menurut Sugiyono (Marlapa & sebelum hukuman berat dijatuhkan. Mulyana, 2020:. Penelitian kuantitatif dapat Indikator Disiplin Kerja 53 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 berdasarkan filsafat positivisme, digunakan Saya yang cukup 0,434 0,227 0,000 Valid Saya training dari pekerjaan saat 0,645 0,227 0,000 Valid Saya memiliki 0,783 0,227 0,000 Valid Saya memiliki keahlian teknis sesuai dengan 0,785 0,227 0,000 Valid Saya masalah sesuai dengan tugas 0,687 0,227 0,000 Valid Saya memiliki lkeahlian lain tugas pekerjaan saat ini 0,571 0,227 0,000 Valid Saya percaya sikap baik kepada rekan kerja akan pekerjaan yang kerjasama tim 0,755 0,227 0,000 Valid untuk meneliti instrumen penelitian, analisis data kuantitatif atau statistik, dengan tujuan menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Populasi dan sampel adalah 75 karyawan di PT Aditama Inovasi Asia. Karena sampel untuk penelitian diambil dari semua populasi. Sampling digunakan dalam penelitian ini. TEKNIK ANALISIS Uji Validitas Whiston (Syrycy Maslakyi, 2020:2. mendefinisikan validitas sebagai memperoleh data yang sesuai untuk tujuan penggunaan alat ukur. Validitas ditentukan oleh interpretasi yang relevan dan tepat dari Diasumsikan rhitung dibandingkan dengan rtable pada tingkat alpha dengan tingkat kesalahan . %) dimana rtabel diperoleh dengan total 75 responden, yaitu dengan rumus df = . = . = 73 sebesar 0,227. Berikut ini adalah hasil pengolahan data pengujian validitas masing-masing variabel: Variabel Kompetensi (X. Tabel 1. Pengujian Validitas Instrumen Pernyataan Kompetensi (X. Pernyataan Sig. Saya memiliki sesuai dengan jabatan saat ini 0,643 0,227 0,000 Keputus Valid 54 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Saya sangat 9 pekerjaan yang 0,813 0,227 0,000 Valid dilakukan oleh karyawan lain Saya 10 sikap sopan 0,730 0,227 0,000 Valid santun dalam Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26 . Variabel Disiplin Kerja (X. Tabel 2. Pengujian Validitas Instrumen Pernyataan Disiplin Kerja (X. Pernyataan Tujuan tugas harus sesuai yang dimiliki Saya n pekerjaan sudah sesuai kerja yang Atasan saya contoh yang baik kepada Atasan saya panutan bagi Saya sesuai dengan beban kerja yang saya Sig. Keputus 605 0,227 0,000 Valid 810 0,227 0,000 Valid 838 0,227 0,000 Valid 650 0,227 0,000 Valid 685 0,227 0,000 Valid Saya merasa cukup dengan fasilitas yang Dalam n konflik Atasan saya bersikap adil dan bijaksana Atasan saya an hukuman dan sanksi Atasan selalu yang saya secara rutin Atasan saya selalu hadir kerja untuk Saya Saya yang bersifat mendidik dan 600 0,227 0,000 Valid 732 0,227 0,000 Valid 712 0,227 0,000 Valid 727 0,227 0,000 Valid 331 0,227 0,004 Valid 557 0,227 0,000 Valid 608 0,227 0,000 Valid 55 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 menjadi alat Pemimpin tegas kepada aturan dan 490 0,227 0,000 Valid nnya oleh Atasan saya tegas atas 582 0,227 0,000 Valid Keharmonisa n dalam 664 0,227 0,000 Valid n sikap Hubungan yang saling 617 0,227 0,000 Valid instansi yang nyaman dan Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26 . Variabel Kinerja Karyawan (Y) Tabel 3. Pengujian Validitas Instrumen Pernyataan Kinerja Karyawan (Y) Pernyataan Sig. Saya menyelesaikan tugas yang diberikan oleh 827 0,227 0,000 perusahaan secara tepat waktu Pekerjaan yang saya lakukan sesuai 674 0,227 0,000 dengan standar Saya mampu mengelola waktu dalam penyelesaian 453 0,227 0,000 tugas yang diberikan oleh Saya bekerja sesuai dengan jam kerja 668 0,227 0,000 yang ditetapkan Saya mampu mengelola jam kerja 0. 755 0,227 0,000 dengan baik Saya jarang absen jika tidak benar6 859 0,227 0,000 benar dalam keadaan mendesak Saya sering izin cuti 419 0,227 0,000 Saya mampu bekerjasama dengan 522 0,227 0,000 rekan kerja yang Saya mendapatkan arahan dari senior karyawan jika 611 0,227 0,000 kendala dalam Saya senang membantu rekan kerja disaat 474 0,227 0,000 kesulitan dalam Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26 . Kepu Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid 56 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Berdasarkan hasil pengolahan data di atas, dapat disimpulkan bahwa data yang Tabel 6. Uji Reliabilitas Variabel Kinerja Karyawan (Y) dikumpulkan dinyatakan valid dan kemudian Reliability Statistics dilanjutkan ke tahap pengujian berikutnya Cronbach's Alpha N of Items 0,820 Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26 . untuk mendukung penelitian ini. Berdasarkan hasil pengolahan data di atas. Uji Reliabilitas Syrycy Maslakyi, . 0:2. dapat disimpulkan bahwa setiap variabel penelitian dinyatakan reliabel. Karena nilai mengukur instrumen untuk memberikan hasil Cornbach Alpha > 0,60 dengan level signifikan yang serupa ketika diterapkan pada waktu yang berbeda. Hasil uji reliabilitas akan Uji Regresi dikatakan reliabel jika nilai alpha Cronbach > Uji Regresi Linear Berganda Reliabilitas 0,60. Dengan ketentuan sebagai berikut: Jika nilai Cronbach Alpha > 0,60, maka Hair et al. (Suhartanto et al. , 2020:. Analisis hubungan linier antara dua atau lebih variabel independen dengan variabel dependen. Jika nilai Cronbach Alpha < 0,60, maka instrumen penelitian dinyatakan tidak Tabel 7. Hasil Pengujian Regresi Linear Berganda Coefficients Berikut ini adalah hasil pengolahan data uji reliabilitas untuk masing-masing Tabel 4. Uji Reliabilitas Variabel Kompetensi (X. Reliability Statistics Model 1 (Const Compe Work Discipl Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Employee Performance Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26 . Cronbach's Alpha N of Items Berdasarkan hasil analisis perhitungan 0,867 Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26 . regresi pada tabel di atas, dapat diperoleh Tabel 5. Uji Reliabilitas Variabel Disiplin Kerja (X. 0,736 X2. Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items 0,909 Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26 . persamaan regresi Y = 3,764 0,146 X1 Uji Regresi Linear Sederhana Montgomery et al. , . Model regresi linier sederhana, yaitu model dengan regresi tunggal x yang memiliki hubungan dengan respons y yaitu garis lurus. Model regresi linier sederhana ini adalah: 57 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Berdasarkan hasil perhitungan regresi y = 0 1 x A pada tabel di atas, dapat diperoleh persamaan Keterangan: Y : Variabel Dependent X1 , . Xn : variabel independen pada Observasi ke Ae1 0A , n : Koefisien Regresi regresi Y = 20,888 0,466 X1. Di mana intersep 0 dan kemiringan 1 Coefficients Tabel 9. Hasil Pengujian Regresi Linear Sederhana Variabel Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) tidak diketahui konstanta dan A adalah Kesalahan Model Unstandardized Coefficients diasumsikan memiliki rata-rata nol dan Std. Error varians E2 yang tidak diketahui. Selain itu, kami biasanya berasumsi bahwa kesalahan tidak berkorelasi. Ini berarti bahwa nilai satu kesalahan lainnya. Parameter 0 dan 1 1 (Const Work Discipl Stan Coef Beta Sig. Dependent Variable: Employee Performance Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26 . biasanya disebut koefisien regresi. Koefisien Berdasarkan hasil perhitungan regresi ini memiliki interpretasi yang sederhana dan pada tabel di atas, dapat diperoleh persamaan seringkali bermanfaat. Kemiringan 1 adalah regresi Y = 6,870 0,804 X2 . rata-rata dihasilkan oleh perubahan satuan x. Jika Uji Hipotesis rentang data pada x termasuk x = 0, maka Uji Parsial . -tes. intersep 0 adalah rata-rata distribusi respons Nani et al (Alita et al. , 2021:. Uji-T y ketika x = 0. Jika rentang x tidak termasuk digunakan untuk menentukan apakah variabel nol, maka 0 tidak memiliki interpretasi independen sebagian atau secara individual Berikut ini adalah data uji regresi mempengaruhi variabel dependen. Sebagai yang telah diproses dengan SPSS Versi 26 perbandingan untuk melihat pengaruh yang yang dapat dilihat pada tabel berikut: signifikan, digunakan kriteria tingkat signifikan Tabel 8. Hasil Pengujian Regresi Linear Sederhana Variabel Kompetensi (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) sebesar 5% . dan untuk membandingkan thitung dengan ttabel dengan kriteria sebagai Coefficients Model 1 (Const Compe Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Nilai signifikansi (P-valu. <0,05, maka Sig. H0 ditolak, dan H1 diterima. Nilai signifikansi (P-valu. > 0,05, maka H0 diterima, dan H1 ditolak. Untuk kesimpulan: Dependent Variable: Employee Performance Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26 . 58 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Jika (P-valu. <0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, itu berarti bahwa Tabel 11. Hasil Uji Hipotesis (Uji T) Variabel Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) mempengaruhi variabel dependen. Coefficients Jika (P Valu. > 0,05, maka H0 Model diterima dan H1 ditolak, berarti variabel mempengaruhi variabel dependen. 1 (Const Work Discipl Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Berdasarkan distribusi ttabel nilai df = 72 Dependent Variable: Employee Performance Di kolom 0,025, nilai ttabel ditemukan 1,993. Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26 . Sig. Dari hasil penelitian, bahwa koefisien regresi. Dari tabel di atas, diperoleh nilai thitung nilai t dan signifikan parsial adalah sebagai sebesar 11,604 sedangkan nilai thitung untuk n = 72 adalah 1,993. Karena nilai thitung > ttabel dan Tabel 10. Hasil Uji Hipotesis (Uji T) Variabel Kompetensi (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Coefficients Unstandardized Coefficients Model 1 (Const Compe Std. Error Stan Coef Beta nilai tingkat signifikan . 0,000 < 0,05. H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Aditama Inovasi Asia di Jakarta Selatan. Sig. Uji Simultan (Uji-F) Nani et al. (Alita et al. , 2021:. A Uji simultan adalah uji gabungan dari semua parameter dalam model regresi, yang bertujuan Dependent Variable: Employee Performance Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26 . Dari tabel di atas, diperoleh nilai thitung sebesar 4,690 sedangkan nilai ttabel untuk n = untuk menguji bahwa hubungan antara variabel independen dan dependen mempengaruhi variabel dependen secara simultan . Pada penelitian ini digunakan kriteria 72 adalah 1,993. Karena nilai thitung > ttabel dan nilai tingkat signifikan . 0,000 < 0,05. H0 membandingkan nilai Fhitung dengan Ftabel ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat dengan ketentuan sebagai berikut: disimpulkan bahwa Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan pada PT Aditama Inovasi Asia di Jakarta Selatan. Jika nilai Fhitung < Ftabel: berarti H0 diterima dan H3 ditolak Jika nilai Fhitung > Ftabel: berarti H0 ditolak dan H3 diterima. 59 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 simultan yang signifikan antara Kompetensi Untuk menentukan besarnya F tabel dicari (X. dan Disiplin Kerja (X. terhadap Kinerja dengan kondisi df = . , maka diperoleh Karyawan (Y) pada PT Aditama Inovasi Asia . = 72, sehingga Ftabel = 3,12 Kriteria di Jakarta Selatan. dikatakan signifikan jika nilai Fhitung > Ftabel atau nilai A < Sig. 0,05. Perumusan hipotesis HASIL DAN PEMBAHASAN adalah sebagai berikut: Pengaruh Kompetensi Kinerja Karyawan (Y) (X. Terhadap H03 = 0 Tidak ada pengaruh signifikan Kompetensi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT Aditama Inovasi Asia di analisis data, nilai persamaan regresi Y = 888 0. 466X1. Penentuan, nilai, atau kontribusi pengaruh Kompetensi (X. pada Kinerja Jakarta Selatan. Ha3 O 0 Terdapat Berdasarkan hasil penelitian dan hasil antara Kompetensi Kerja dan Disiplin Kinerja Karyawan Aditama Inovasi Asia di Jakarta Selatan. Karyawan (Y) 23,2% sedangkan sisanya 76,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor Pengujian diperoleh nilai thitung> ttabel atau . 690 > 1. Hal ini juga diperkuat dengan ketentuan bahwa nilai A value < Sig. 05 or . 000 < 0. karena H0 ini ditolak dan H1 diterima, artinya ada pengaruh yang sebagian signifikan antara Tabel 12. Hasil Uji Simultan (Uji F) Antara Variabel Kompetensi (X. dan Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Residual Total Sum of Squares Mean Square Sig. perhitungan yang diperoleh t = 2,281. Dengan nilai Sig 0. 030 < 0. Ini menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap Berdasarkan hasil pengujian pada tabel di atas, nilai Fhitung > Ftabel atau . ,976 > 3,. , hal ini juga diperkuat dengan nilai A < Sig. 0,05 atau . ,000 < 0,. Dengan demikian. H0 ditolak dan H3 diterima, hal ini Hasil penelitian ini sejalan dengan H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya variabel Dependent Variable: Kinerja Karyawan Predictors: (Constan. Disiplin Kerja. Kompetensi Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26 . Aditama Inovasi Asia di Jakarta Selatan. penelitian Pramularso . berdasarkan ANOVAa Model 1 Regression kompetensi terhadap kinerja karyawan di PT kinerja karyawan CV Inaura Anugerah Jakarta. Koefisien determinasi menunjukkan besarnya karyawan di CV Inaura Anugerah Jakarta sebesar 15,7% sedangkan sisanya 84,3% dipengaruhi oleh faktor selain kompetensi. Hasil perhitungan menunjukkan persentase kompetensi yang cukup kecil terhadap kinerja 60 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 karyawan, hanya 15,7%, sehingga faktor lain dengan nilai A < Sig. 05 atau . 000 < 0. diyakini memiliki pengaruh besar dalam karena H0 ini ditolak dan H2 diterima, artinya mempengaruhi kinerja karyawan dan perlu terdapat pengaruh yang sebagian signifikan ditinjau ulang lebih lanjut. antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan Disamping itu hasil penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian Azwin . penelitian Muslimat & Wahid . yang menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh karyawan dengan persamaan regresi Y = signifikan terhadap kinerja karyawan dengan 4,703 0,855X1 kuat dengan koefisien persamaan regresi Y = 12,149 0,733X, nilai korelasi 0,781 atau kuat dan kontribusi diperoleh thitung> ttabel atau . ,341 > 1,. , 1% sedangkan sisanya 38,9% 64,7%. Hasil penelitian ini sejalan dengan PT Aditama Inovasi Asia di Jakarta Selatan. Pengujian Pengujian probabilitas 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak hipotesis diperoleh nilai thitung > ttabel atau dan H1 diterima, artinya terdapat pengaruh . ,707 > 1,. yang signifikan antara Kompetensi terhadap Disamping itu hasil penelitian dalam Kinerja Karyawan di PT. Gunatronicatama penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian Cipta. Filliantoni, dkk . dimana hasil Berdasarkan persentase kompetensi penelitiannya menunjukkan bahwa lingkungan yang cukup kecil terhadap kinerja karyawan kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan hanya sebesar 23,2%, dengan adanya faktor- terhadap kinerja karyawan Indomobil Nissan- faktor lain yang diyakini berpengaruh besar Datsun Solobaru. terhadap kompetensi dalam mempengaruhi kinerja karyawan sehingga perlu dikaji ulang Pengaruh Kompetensi (X. dan Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) dalam penelitian lebih lanjut. Berdasarkan Pengaruh Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Berdasarkan menunjukkan bahwa Kompetensi (X. dan Disiplin Kerja (X. Kinerja Karyawan persamaan regresi Y = 6,870 0,804X2 Nilai memperoleh persamaan regresi Y = 3,764 determinasi atau kontribusi pengaruh Disiplin 0,146 X1 0,736 X2 berarti variabel Kerja (X. terhadap Kinerja Karyawan (Y) kompetensi (X. memiliki hubungan yang kuat sebesar 64,8% sedangkan sisanya 35,2% dan disiplin kerja (X. memiliki hubungan yang dipengaruhi oleh faktor lain. Pengujian sangat kuat terhadap kinerja karyawan (Y). hipotesis diperoleh nilai thitung> ttabel atau Koefisien determinasi atau kontribusi pengaruh . ,604 > 1,. Hal ini juga diperkuat simultan adalah 66,7%, sedangkan sisanya 61 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 33,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diterima H1 artinya terdapat pengaruh positif yang tidak diteliti. Pengujian hipotesis dan sebagian signifikan antara Kompetensi diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau . ,976 > terhadap Kinerja Karyawan pada PT Aditama 3,. , hal ini juga dikonfirmasi dengan nilai A Inovasi Asia di Jakarta Selatan. < Sig. 0,05 atau . ,000 < 0,. karena ini H0 . Disiplin Kerja berpengaruh positif dan ditolak dan H3 diterima. Ini berarti bahwa ada signifikan terhadap kinerja karyawan dengan pengaruh simultan yang signifikan antara persamaan regresi Y = 6. 804 X2. Untuk kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel atau karyawan PT Aditama Inovasi Asia di Jakarta . ,604 > 1,. Hal ini juga diperkuat dengan Selatan. nilai A < Sig. 05 atau . 000 < 0. , sehingga Hasil dalam penelitian ini sejalan H0 ditolak dan H2 diterima, artinya terdapat dengan penelitian Lestari, dkk . pengaruh positif dan sebagian signifikan antara yang menunjukkan bahwa hasil tes dapat Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada disimpulkan bahwa kompetensi (X. dan PT Aditama Inovasi Asia di Jakarta Selatan. disiplin kerja (X. memiliki Fhitung 3,08 . Berdasarkan hasil Uji Regresi Linier dengan sig. 0,000<0,05. Hal ini menunjukkan Berganda menunjukkan bahwa Kompetensi bahwa H0 dan Ha diterima, yang berarti (X. dan Disiplin Kerja (X. berpengaruh (X. (X. signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan memperoleh persamaan regresi Y = 3,764 terhadap kinerja karyawan di PT. Mutiara 0,146 X1 0,736 X2. Kemudian dengan hasil Mukti Farma. Dan hal ini sejalan dengan uji hipotesis diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau . 976 > 3. , ini juga diperkuat oleh nilai A menyatakan bahwa kompetensi (X. dan < Sig. 0,05 atau . ,000 < 0,. Dengan demikian H0 ditolak dan H3 diterima. Artinya berpengaruh signifikan terhadap kinerja ada pengaruh simultan positif dan signifikan karyawan di PT. Indojaya Agrinusa Unit antara Kompetensi dan Disiplin Kerja terhadap Hatchery Pekanbaru. Kinerja Karyawan di PT Aditama Inovasi Asia Rivaldi (X. Jakarta Selatan. KESIMPULAN Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 20,888 0,466 X 1. Kemudian, uji hipotesis diperoleh nilai thitung sebesar > ttabel atau . ,690 > 1,. Hal ini juga diperkuat dengan nilai A < Sig. 0,05 atau . ,000 < 0,. , sehingga H0 ditolak dan DAFTAR PUSTAKA