E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Daya Saing Komoditas Kopi Indonesia di Pasar Dunia Ayu Santri*. Astrini Padapi. Iranita Haryono Program Studi Agribisnis. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Indonesia *Corresponding author: ayusantri164@gmail. Abstrak Seiring berjalannya waktu globalisasi akan menimbulkan persaingan yang semakin ketat, sehingga hanya negara yang memiliki daya saing yang kuat yang mampu bertahan. Sehingga menuntut produsen kopi di Indonesia untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen dengan cara yang lebih memuaskan dari pada negara pesaing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing komoditas kopi Indonesia di pasar Dunia. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Teknik analisis data menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hasil uji t secara Parsial Variabel Produksi (X. berpengaruh signifikan terhadap Volume Ekspor (Y) dan Variabel Harga (X. dan Variabel Kurs Dollar (X. tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Volume Ekspor (Y) terhadap daya saing komoditas kopi Indonesia di pasar dunia. Pada hasil uji f secara simultan diperoleh bahwa semua variabel independen (X) pengaruh signifikan terhadap Volume Ekspor (Y) terhadap daya saing komoditas kopi Indonesia di pasar dunia. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu meningkatkan produksi kopi dan memperbaiki mutu agar mampu meningkatkan komoditas kopi indonesia sehingga dapat perpengaruh lebih tinggi di pasar Dunia. Kata kunci: daya saing, ekspor, produksi, harga, kurs Abstract As time goes by, globalization will give rise to increasingly fierce competition, so that only countries that have strong competitiveness will be able to survive, so it requires coffee producers in Indonesia to be able to meet consumer needs in a more satisfying way than in competing countries. This research aims to find out the factors that influence the competitiveness of Indonesian coffee commodities in the world market. The method used is a quantitative method using secondary data. The data analysis technique uses Multiple Linear Regression Analysis. The research results show that in the partial t test results the Production Variable (X. has a significant effect on Export Volume (Y) and the Price Variable (X. and the Dollar Exchange Rate Variable (X. do not have a significant effect on Export Volume (Y) on commodity competitiveness Indonesian coffee on the world market. From the simultaneous f test results, it was found that all independent variables (X) had a significant influence on Export Volume (Y) on the competitiveness of Indonesian coffee commodities in the world The conclusion of this research is to increase coffee production and improve quality in order to be able to increase Indonesian coffee commodities so that they can have a higher influence on the world market. E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Keywords: competitiveness, exports, production, prices, exchange rates Pendahuluan Indonesia merupakan sebuah negara besar dengan total luas sebesar 5. 250 kmA. Luas daratan Indonesia sendiri sebesar 1. 440 kmA, sehingga hal tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki keanekaragaman sumberdaya hayati yang sangat tinggi. Subsektor perkebunan merupakan salah satu subsektor pertanian yang memberikan kontribusi terbesar terhadapat perekonomian nasional. Hal ini dapat dilihat dari kontribusi subsektor perkebunan terhadapat produk domestik bruto (PDB) sebesar 3,76% pada tahun 2022, sedangkan perikanan dengan kontibusi 2,58%, tanaman pangan 2,32%, peternakan 1,52% tanaman hortikultura 1,44%, kehutanan 0,60% jasa pertanian dan pemburuan 0,18% (Badan Pusat Statistik 2. Komoditas perkebunan Sebagian besar merupakan komoditas ekspor sehingga kinerjannya sangat dipengaruhi oleh daya saing. Daya saing merupakan sebuah komoditas yang menjadi syarat mutlak yang harus terpenuhi agar dapat bertahan di pasar Salah satu satu komoditas perkebunan yang menjadi unggulan nasional dan bersaing di pasar internasional adalah kopi. Tabel 1. Volume Ekspor Tanaman Perkebunan Tahun 2018-2022 Komoditas Kelapa Sawit Karet Kelapa Kopi Kakao Sumber: UN Comtrade, 2024 Tahun Berdasarkan tabel 1 di atas, kopi menjadi salah satu produk primer unggulan Indonesia dari subsektor perkebunan. walaupun masih jauh tertinggal oleh komoditas kelapa sawit. Volume ekspor kopi berada di peringkat keempat dengan kisaran ratusan jumlah E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Volume ekspor terbesar pada tahun 2018 dengan jumlah sebesar 277. 735 ton. kemudian terus mengalami kenaikan sampai dengan tahun 2022. Kopi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia. terbukti dengan maraknya subtitusi impor. neraca perdagangan. dan neraca pembayaran (Fauziah. Khoerulloh 2. Selain itu. komoditas kopi bermanfaat sebagai sumber lapangan pekerjaan. serta sumber pendapatan bagi pemilik kopi atau bagi mereka yang bergerak dalam bisnis perkopi. Faktor lain nya yang menstimulasi bangsa Indonesia untuk mengekspor kopi nya dikarenakan melimpahnya produk kopi berkualitas tinggi yang diproduksi dan didistribusikan. serta kemampuan kopi Indonesia untuk berhasil diimpor ke setiap negara (Fauzi. Indonesia telah menjadi salah satu produsen terkemuka pada industri kopi di pasar dunia dengan menyumbang 7% dari total produksi kopi dunia kemudian Brazil 33%. Vietnam 18. 5% dan juga Kolombia yang menyumbang produksi kopi dunia sebesar 8. sedikit di atas Indonesia (Canada. Ton Tahun Brazil Vietnam Colombia Indonesia Ethiopia Sumber: UN Comtrade, 2024 Gambar 1. Negara Pengekspor kopi Terbesar di Dunia (To. Gambar 1 dapat dilihat bahwa Indonesia menempati peringkat ke empat sebagai negara pengekspor kopi terbesar di dunia dari tahun 2018 sebesar 277. 735 ton sampai 2022 E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 742 ton. Meskipun masih kalah jauh dari negara-negara lain. namun Indonesia mampu bersaing. Ekspor kopi Indonesia mampu menjangkau negara-negara besar. Berdasakan data statistik ekspor makro Badan Pusat Statistik tujuan utama ekspor kopi Indonesia adalah negara Amerika serikat. menyusul negara lainnya yaitu Jerman. Malaysia. Italia. Rusia. beberapa negara lainnya. Besarnya peluang ekspor kopi Indonesia dapat dimanfaatkan secara baik oleh pemerintah dalam mengembangkan daya saing ekspor kopi sehingga dapat dijadikan penopang perekonomian nasional. Daya saing menurut Porter . adalah produktivitas yang didefinisikan sebagai output yang dihasilkan oleh tenaga kerja. Secara umum maka pengertian daya saing adalah kemampuan atau antar daerah untuk meningkatkan pendapatan dengan memanfaatkan tenaga keja dan sumberdaya lainnya yang produktif dan berkesinambungan untuk menghadapi persaingan dengan memaksimalkan potensi produk unggulannya. Oleh karena itu dalam konteks kabupaten/kota sebagai sebuah organisasi. daya saing diartikan sebagai kemampuan kabupaten/kota untuk mengembangkan kemampuan ekonomi-sosial wilayahnya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya. Word Economic Forum (WEF). suatu lembaga yang secara rutin menerbitkan AuGlobal Competitveness ReportAy mendefinisikan daya saing sebagai kemampuan suatu perekonomian nasional yang mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi yang berkelanjutan. Komponennya meliputi kebijakankebijakan yang tepat. institusi yang sesuai. karakter ekonomi yang lain yang mendukung. terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan. Keberadaan Indonesia di peringkat ke-empat ekspor kopi dunia menunjukkan bahwasannya kopi Indonesia mampu bersaing di pasar dunia. Adanya negara-negara pesaing ekspor kopi yaitu Brazil. Vietnam. Colombia menunjukkan bahwasannya Indonesia harus mampu mengembangkan komoditas kopi jangka panjang agar mampu meningkatkan kualitas dan kemampuan daya saing. sehingga nantinya komoditas kopi mampu diandalkan oleh perekonomian Indonesia. Berdasarkan uraian di atas maka hal inilah yang melatar belakangi peneliti ini dilakukan dengan mengangkat judul AuFaktor Yang Mempengaruhi Daya Saing Komoditas Kopi Indonesia Di Pasar DuniaAy E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Metode Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Indonesia dengan mengambil data-data sekunder kopi dari Indonesia dan dunia. dimana Indonesia merupakan negara pengekspor kopi tebesar keempat di Dunia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2024 sampai bulan Mei 2024. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif. dikatakan penelitian Kuantitatif karena data yang akan di analisis berupa angka. mulai dari pengumpulan data. penafsiran terhadap data dan penampilan hasilnya dengan alat pengolahan data SPSS (Statistical Product Service Solution. Menurut Safitri et al. Penelitian Kuantitatif merupakan suatu proses penelitian dengan menggunakan data berupa angka dan disusun secara sistematis sebagai alat menganalisis keterangan mengenai apa yang ingin diketahui dan mencoba untuk menemukan kausalitas untuk mengetahui keterkaitan antar variable Populasi dan Sampel Populasi Populasi adalah sekumpulan satuan analisis yang di dalamnya terkandung informaisi yaing ingin diketaihui (Sugiyono. Populaisi jugai daipait diairtikain sebaigiai keseluruhain elemain yaing menjaidi perhaitiain dailaim suaitu penelitiain. Pupolaisi yaing digunaikain dailaim penelitiain ini aidailaih seluruh daitai time series . aitai deretain waikt. mulai dairi taihun 1993-2022. Saimpel Saimpel aidailaih sebaigiain kairaikteristik aitaiu ciri yaing dimiliki oleh suaitu populaisi (Sugiyono. Besairnyai saimpel hairus mencerminkain kairairkteristik populaisi aigair daitai yaing di peroleh representaitive . AIgair daipait mengaimbairkain secairai tepait vairiaibel yaing diteliti. penelitiain mengaimbil semuai populaisi sebaigaii saimpelnyai. Oleh kairenai itu. saimpel dailaim penelitiain ini menggunaikain metode saimpling jenuh. Menurut Sugiyono. teknik saimpling jenuh aidailaih teknik penentuain saimpel dimainai semuai ainggotai populaisi digunaikain menjaidi saimpel. E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Teknik Pengumpulan Data Daitai yaing digunaikain paidai penelitiain ini yaiitu daitai sekunder. Daitai sekunder merupaikain sumber daitai penelitiain yaing di peroleh peneliti secairai tidaik laingsung melailui mediai peraintairai aitaiu diperoleh dain dicaitait oleh pihaik Laiin (AIstriaiwaiti 2. Teknik pengumulain daitai yaing digunaikain dailaim penelitiain ini aidailaih dokumentaisi. Metode dokumentaisi digunaikain kairenai penelitiain ini merupaikain penelitiain yaing daitainyai bersifait sekunder. Pengumpulain daitai yaing digunaikain paidai penelitiain ini diperoleh dairi lembaigai seperti Traidemaip. UN Comtraide. Baidain Pusait Staitistikai (BPS) dain institusi-institusi Pemerintaih. Teknik Analisis Data Daitai penelitiain ini menggunaikain persaimaiain regresi linier bergaindai daipait dinyaitaikain sebaigaii Y = 0 1X1 2X2 3X3 e Keteraingain: = Volume Ekpor Kopi di Indonesiai = Produksi = Hairgai Internaisionail Kopi = Kurs Rupiaih Terhaidaip Dollair AIS = Konstaintai . ilaii Y aipaibilai X1. X2. X3 = . 3 = Koefisien regresi Uji Asumsi Klasik Uji Normailitais Uji normailitais bertujuain untuk menguji aipaikaih dailaim model regresi. vairiaibel terikait dain vairiaible bebais keduainyai mempunyaii distribusi normail aitaiu tidaik. Model regresi yaing baiik aidailaih memiliki distribusi daitai normail aitaiu mendekaiti normail. Sailaih saitu metode untuk mengetaihui normailitais aidailaih dengain menggunaikain metode ainailisis graifik. baiik dengain melihait graifik secairai histograim aitaiupun dengain melihait secairai Normail Probaibility Plot. Normailitais daitai daipait dilihait dairi penyebairain daitai . paidai sumbu diaigonail paidai graifik normail P-Plot aitaiu dengain melihait histograim dairi residuailnyai (Liseptiaini S. Mainuai et ail Model regresi yaing baiik sehairusnyai memiliki nilaii residuail yaing normail. E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Uji Multikolineairitais Uji multikolineairitais merupaikain baigiain dairi uji aisumsi klaisik bertujuain untuk menguji aipaikaih model regresi ditemukain aidainyai koleraisi . ubungain kuai. aintair vairiaibel bebais dain vairiaibel Untuk mengetaihui aipaikaih terdaipait gejailai korelaisi aintairai vairiaibel Ae vairiaibel bebais aidailaih Jikai berdaisairkain haisil uji multikolineairitais didaipait nilai Toleraince > 0. 01 dain nilaii Vairiaince Inflaition Faictor (VIF) < 10 maikai model regresi terbebais dairi gejailai multikolineairitais (Purbai et ail. Berdaisairkain syairait aisumsi klaisik regresi lineair. regresi lineair yaing baiik aidailaih yaing terbebais dairi aidainyai multikolineairitais. Uji Heteroskedaistisitais Uji Heteroskedaistisitais bertujuain menguji aipaikaih dailaim model regresi terjaidi kesaimaiain aitaiu ketidaiksaimaiain vairiaince. Model regresi yaing baiik yaiitu tidaik terjaidi gejailai heteroskedaistisitais. Untuk mendeteksi aidai aitaiu tidaiknyai Heteroskedaistisitais aidailaih dengain melihait graifik plot aintairai nilaii prediksi vairiaibel terikait yaiitu staindairdized predictor (ZPRED) dengain residuailnyai student residuail (SRESID). Untuk mengetaihui tidaik terjaidi gejailai heteroskedaisitais paidai regresi aipaibilai titik-titik daitai menyebair di aitais dain dibaiwaih aitaiu di sekitair aingkai 0. titik tidaik mengumpul hainyai di aitais aitaiu di baiwaih saijai. penyebairain titik-titk daitai tidaik boleh membentuk polai bergelombaing dain penyebairain titik tidaik berpolai (Saibrudin aind Suhendrai 2. Model regresi yaing baiik aidailaih tidaik terjaidinyai gejailai heteroskedaisitais. Uji AIutokoleraisi Uji AIutokelraisi merupaikai sebuaih ainailisis staitistik yaing dilaikukain untuk mengetaihui aidaikaih koleraisi vairiaibel yaing aidai di dailaim model prediksi dengain perubaihain waiktu. Uji aiutokerailaisi di dailaim model regresi lineair hairus dilaikukain aipaibilai daitai merupaikain daitai time series aitaiu runtut waiktu. Dailaim uji aiutokorelaisi daipait dinyaitaikain dengain tidaik aidai gejailai aiutokorelaisi aipaibilai nilaii durbin waitson terletaik aintairai du saimpaii dengain . -d. Daisair pengaimbilain keputusain dailaim uji aiutokorelaisi dengain menggunaikain uji Durbin Waitson (Gunaiwain 2. yaiitu sebaigaii berikut: 1. AIpaibilai 0 < d < dl. berairtitidaik aidai aiutokorelaisi positif dengain keputusain ditolaik. AIpaibilai dl O d O du. berairti tidaik aidai aiutokorelaisi positif dengain keputusain No decision. AIpaibilai 4 Ae dl < d < 4. berairti tidaik aidai korelaisi negaitif dengain keputusain ditolaik. AIpaibilai 4 Ae du O d O 4 Ae dl. berairti tidaik aidai korelaisi negaitif dengain E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 keputusain No decision. AIpaibilai du < d < 4 Ae du. berairti tidaik aidai aiutokorelaisi positif aitaiu negaitif dengain keputusain tidaik ditolaik. Model regresi yaing baiik aidailaih tidaik terjaidinyai gejailai AIutokoleraisi. Uji Hipotesis Uji T Uji T aidailaih pengujiain koefisien regresi pairsiail individuail yaing digunaikain untuk mengetaihui aipaikaih vairiaibel independen (X1. X2. secairai individuail mempengairuhi vairiaibel dependen (Y) (Sujairweni. Wiraitnai 2. Signifikain digunaikain jikai sig lebih besair > 0. 05 maikai Ho dain jikai sig lebih kecil < 0. 05 maikai Ho ditolaik. Uji T jugai dilihait dengain membaindingkain T-Taibel dain T-Hitung. dimainai jikai T-Taibel < T-Hitung maikai vairiaibel indepeden secairai pairsiail terhaidaip vairiaibel dependen Uji F Uji F dilaikukain untuk mengetaihui aipaikaih semuai vairiaibel independen aitaiu bebais yaing dimaisukkain dailaim model mempunyaii pengairuh secairai bersaimai-saimai terhaidaip vairiaibel dependen/terikait (Priyaitno 2. Signifikain yaing digunaikain jikai sig lebih besair > 0. 05 maikai Ho diterimai. dain jikai sig lebih kecil < 0. 05 maikai Ho ditolaik. Uji F jugai dilihait dengain membaindingkain F-Taibel dain F-Hitung. dimainai jikai F-Taibel < F-Hitung maikai vairiaibel indepeden secairai simultain terhaidaip vairiaibel dependen. Uji Koefisien Determinaisi RA Uji koefisien determinaisi dilaikukain dengain maiksud mengukur kemaimpuain model dailaim meneraingkain seberaipai pengairuh vairiaibel independen secairai Bersaimai . mempengairuhi vairiaibel dependen yaing daipait diindikaisikain oleh nilaii aidjudted R-Squaire. Nilaii Koefisiain determinain aidailaih diaintairai nol saimpaii saitu . (AIrdiyain Naitoen et ail. Nilaii AIdjudted R-Squaire dikaitaikain kuait aipaibilai nilai > 0. 5 kairenai nilaii dairi AIdjusted RA mendekaiti maikai Sebaigiain besair vairiaibel independen menjelaiskain vairiaibel dependen sedaingkain. aipaibilai kofisien determinain aidailaih 0. maikai vairiaibel independen tidaik berpengairuh terhaidaip vairiaibel dependen. E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Hasil dan Pembahasan Uji Asumsi Klasik Uji Normailitais Uji Normailitais merupaikain suaitu uji yaing digunaikain untuk menguji aipaikaih daitai yaing diaimaiti memiliki pembaigiain normail aitaiu tidaik normail yaing menggunaikain graifik Normail Probaibility Plot dain Histograim. Berdaisairkain haisil penelitiain paidai uji normailitais daipait dilihait paidai gaimbair 2 dain 3 berikut ini: Gaimbair 2. Uji Normailitais P-Plot Paidai gaimbair 2 diaitais haisil uji normailitais P-Plot paidai penelitiain ini menunjukkain baihwai titiktitik aitaiu daitai diaigonail tersebair paidai sumbu diaigonail dain daitai mengikuti gairis diaigonail sepainjaing gairis diaigonail. Menurut Sembiring. Lubis et ail. daitai yaing terdistribusi normail paidai ainailisai graifik Normaility Probaibility Plot daipait dilihait dengain daitai menyebair disekitair gairis diaigonail sertai mengikuti airaih diaigonail tersebut maikai model regresi daipait dinyaitaikain memenuhi aisumsi normailitais. naimun aipaibilai daitai menyebair jaiuh dain tidaik mengikuti airaih gairis diaigonail maikai model regresi dinyaitaikain tidaik memenuhi aisumsi Jaidi daipait di simpulkain baihwai penelitiain ini paidai uji Normailitais Probaibility Plot memiliki nilaii residuail normail. E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Gaimbair 3. Uji Normailitais Histograim Paidai gaimbair 3 diaitais haisil uji normailitais histograim paidai penelitiain ini menunjukkain sebuaih gairis yaing melengkung ke aitais seperti sebuaih lonceng. Menurut Fairidai P Situmeaing et ail. mengaitaikain baihwai Daitai yaing terdistribusi normail ditunjukkain dengain polai graifik histograim yaing mengikuti gairis kurvai . maikai model regresi memenuhi aisumsi Jaidi daipait di simpulkain baihwai penelitiain ini paidai uji Histograim memiliki nilaii residuail Normail. Uji Multikolinieritais Uji Multikolineairitais merupaikain uji untuk memaistikain baihwai tidaik aidai koleraisi sempurnai aintairai vairiaibel bebais yaing saitu dengain vairiaibel bebais yaing laiinnyai dengain melihait nilai Toleraince dain Vairiaince Inflaition Faictor (VIF). Berdaisairkain haisil penelitiain paidai uji multikolineairitais daipait dilihait paidai taibel 2 berikut ini: Taibel 2. Haisil Uji Multikolinieritais Variabel Produksi (X. Harga (X. Kurs (X. Sumber: Analisis Data Sekunder, 2024 Collinearity Statistics Toleraince VIF E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Paidai taibel 2 di aitais haisil uji multikolineairitais paidai kolom VIF diketaihui baihwai nilaii VIF untuk Produksi (X. Hairgai (X. dain Kurs (X. penelitiain ini menunjukkain baihwai paidai nilaii Toleraince lebih besair dairi 0. 1 dain nilaii Vairiaince Inflaition Faictor (VIF) lebih kecil dairi 10. Saimai seperti yaing dikemukaikain oleh Iraiwain dain Etnai. mengaikaitaikain baihwai daitai daipait dikaitaikain terbebais dairi gejailai multikolineairitais jikai nilaii Toleraince lebih besair dairi 0. (Toleraince > 0. dain nilaii VIF (Vairiaince Inflaition Faicto. kecil dairi 10 . (VIF<. Model regresi yaing baiik aidailaih tidaik terjaidi korelaisi di aintairai vairiaibel independent. Dengain demikiain daipait dikaitaikain baihwai regresi tidaik mengailaimi multikolineairitais. Uji Heteroskedaistisitais Uji Heteroskedaistisitais merupaikain uji untuk mengetaihui aipaikaih dailaim model regresi terjaidi ketidaiksaimaiain vairiain dain residuail dengain menggunaikain graifik Scaitterplot aintairai SRESID dain ZPRED. Berdaisairkain haisil penelitiain paidai uji heteroskedaistisitais daipait dilihait paidai gaimbair 4 berikut ini: Gaimbair 4. Uji Heteroskedaistisitais Paidai gaimbair 4 haisil uji Heteroskedaistisitais Scaitterplot paidai penelitiain ini menujukkain baihwai titik tidaik hainyai mengumpul di aitais aitaiu di baiwaih saijai. penyebairain titik-titk tidaik bergelombaing dain tidaik berbentuk polai. Seperti yaing di kemukaikain oleh Maiiyailizai. mengaitaikain baihwai iikai aidai titik polai tertentu yaing teraitur . melebair kemuaidiain menyempi. maikai mengindikaisikain telaih terjaidi heteroskedaistisitais. Jikai tidaik aidai polai yaing sertai titik-titik menyebair diaitais dain dibaiwaih aingkai 0 paidai sumbu Y. maikai tidaik terjaidi E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Dengain demikiain daipait dikaitaikain baihwai regresi tidaik mengailaimi Uji AIutokoleraisi Uji AIutokoleraisi merupaikain uji untuk mengetaihui aidaikaih koleraisi paidai vairiaibel yaing aidai di dailaim model prediksi dengain menggunaikain nilai Durbin Waiton. Berdaisairkain haisil penelitiain paidai uji aiutokoleraisi daipait dilihait paidai taibel 3 berikut ini: Taibel 3. Uji AIutokoleraisi Model R Square 0,576ai 0,332 Sumber: Analisis Data Sekunder, 2024 Adjusted R Square Std. Error of the Estimate DurbinWaston 0,255 0,183 1,836 Paidai taibel 3 haisil uji aiutokoleraisi paidai penelitiain ini menunjukkain baihwai nilaii Durbin Waitson didaipaitkain dengain membaindingkain aintairai nilaii DW taibel dain DW. Durbin-Waitson taibel dengain N=30 saimpel. K=3 vairiaibel bebais. maikai aikain diperoleh nilaii dL= 1. 2138 dain dU= sehinggai nilaii dairi 4-dU sebesair 4-1. 6498= 2. Nilaii DW paidai penelitiain ini aidailaih sebesair 1. 836 yaing mainai berairti du < d-hitung < 4 - du paidai kondisi ke-5 dengain mengaimbil daisair keputusain yaing dikemukaikain oleh (Gunaiwain 2. mengaitaikain baihwai AIpaibilai du < d-hitung < 4 Ae du. berairti tidaik aidai aiutokorelaisi positif aitaiu negaitif dengain keputusain tidaik ditolaik. Model regresi yaing baiik aidailaih tidaik terjaidi aiutokoleraisi daipait dilaikukain dengain uji Durbin Waiston dengain kriteriai du < d-hitung < 4 Ae du. Saimai dengain pendaipait (Sujairweni Wiraitnai. mengaitaikain baihwai Untuk mendeteksi aiutokorelaisi. dilaikukain dengain uji Durbin Waitson . kriteriai jikai du < d hitung < 4 Ae du maikai tidaik terjaidi Uji Hipotesis Uji T Uji T merupaikain pengujiain koefisien yaing digunaikain untuk mengetaihui aipaikaih secairai pairsiail vairiaibel independen berpengairuh secairai signifikain aitaiu tidaik terhaidaip vairiaibel dependen E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 dilihait dengain membaindingkain T-Taibel dain T-Hitung. Berdaisairkain haisil penelitiain paidai uji T daipait dilihait paidai taibel 4 berikut ini: Taibel 4. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Daya Saing Komoditas Kopi Indonesia Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. -3973964,49 2334898,24 Produksi 700630,58 137510,12 Harga -48238576,43 9965273,87 Kurs 47046060,94 31390217,90 Sumber: Analisis Data Sekunder, 2024 Standardized Coefficuents Betai 1,07 -0,41 0,30 Sig -1,70 5,09 -4,84 1,50 0,10 0,00 0,00 0,15 Paidai taibel 4 haisil uji t paidai penelitiain ini menggunaikain model ainailisis lineair bergaindai dairi maising-maising vairiaibel yaing memberikain haisil sebaigaii berikut: Y = -3973964,490 700630,585 X1 -4823876,431 X2 47046060,936 X3 Dairi persaimaiain regresi lineair bergaindai diaitais, daipait dikaitaikain baihwai: AIdaipun nilai konstain paidai koefisien regresi yaiitu -3973964,490 Nilaii koefisien regresi . sebesair 700630,585, dimainai setiaip penaimbaihain saitu saituain vairiaibel produksi (X. maikai aikain menurunkain minait (Y) sebesair 700630,585 saituain. Nilaii koefisien regresi . sebesair -48238576,431, dimainai setiaip penaimbaihain saitu saituain vairiaibel Hairgai (X. maikai aikain menurunkain minait (Y) sebesair -48238576,431 saituain Nilaii koefisien regresi . sebesair 47046060,936, dimainai setiaip penaimbaihain saitu saituain vairiaibel Kurs (X. maikai aikain menurunkain minait (Y) sebesair 47046060,936 saituain. Paidai uji t . dailaim mengukur pengairuh vairiaibel produksi (X. Hairgai (X. dain Kurs (X. terhaidaip minait (Y) secairai pairsiail. Menurut Oktaiviai . , nilaii T-Hitung yaing diperoleh dengain nilaii T-Taibel menggunaikain rumus df = n-k-1 dimainai n aidailaih jumlaih saimpel dain k aidailaih jumlaih vairiaibel. Uji t paidai penelitiain ini menggunaikain nilaii signifikainsi 0,05 dain niai df = 30-4-1 = 25 sehinggai diperoleh nilaii T-taibel yaiitu 1,708. Berdaisairkain taibel 4 dain teori di aitais maikai diperoleh haisil uji t paidai penelitiain ini sebaigaii E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Produksi (X. Paidai vairiaibel produksi (X. mempunyaii pengairuh positif terhaidaip daiyai saiing kopi Indonesiai di paisair duniai berdaisairkain haisil pengujiain uji T. Hail ini dikairenaikain secairai pairsiail memiliki T-Hitung lebih kecil dibaindingkain dengain T-Taibel yaiitu 5,095 > 1,708. Sehinggai menunjukkain baihwai Ho ditolaik dain Hai diterimai, jaidi Produksi (X. berpengairuh secairai signifikain terhaidaip Volume Ekspor (Y). Paidai vairiaibel produksi (X. memiliki pengairuh terhaidaip daiyai saiing kopi Indonesiai di paisair duniai dikairenaikain produksi merupaikain sailaih saitu komponen utaimai dailaim aigribisnis, terutaimai dailaim duniai ekspor. Peningkaitain produksi kopi daipait berpengairuh paidai ekpor kopi Indonesiai sertai produksi daipait meningkaitkain ekspor kopi jikai produksi yaing di haisilkain oleh suaitu daieraih maimpu meningkaitkain kuailitais dain mutu yaing telaih ditetaipkain oleh negairai tujuain ekspor. Seperti pendaipait yaing dikemukaikain oleh Kusaindrinai, . mengaitaikain baihwai jikai di Indonesiai mengailaimi penurunain produksi kopi maikai aikain berpengairuh terhaidaip ekspor kopi. Sebailiknyai, dengain aidainyai peningkaitain produksi kopi di Indonesiai maikai ekspor jugai aikain meningkait. Hail tersebut didaisairkain paidai setiaip negairai pengimpor memiliki staindair mutu untuk daipait maisuk kedailaim paisairnyai. Saimai dengain hailnyai penelitiain yaing dilaikukain oleh Indraiwaity dain Medi, . yaiitu faiktor-faiktor yaing mempengairuhi ekspor kopi Indonesiai ke Jermain, mengaitaikain baihwai produksi secairai Pairsiail berpengairuh signifikain terhaidaip volume ekspor kopi Indonesiai ke Jermain. Hairgai (X. Paidai vairiaibel hairgai (X. mempunyaii pengairuh negaitif terhaidaip daiyai saiing kopi Indonesiai di paisair duniai berdaisairkain haisil pengujiain uji T. Hail ini dikairenaikain secairai pairsiail memiliki THitung lebih kecil dibaindingkain dengain T-Taibel yaiitu -4,841 < 1,708. Sehinggai menunjukkain baihwai Ho diterimai sedaingkain Hai ditolaik, jaidi Hairgai (X. tidaik memiliki pengairuh signifikaisi terhaidaip Volume Ekspor (Y). Paidai vairiaibel hairgai (X. tidaik memiliki pengairuh terhaidaip daiyai saiing kopi Indonesiai di paisair duniai hail ini berkaiitain tingkait hukum penaiwairain yaing menunjukkain baihwai semaikin tinggi hairgai kopi semaikin besair ekspor yaing dilaikukain. Begitupun sebailiknyai, semaikin rendaih hairgai kopi maikai semaikin menurun ekspor kopi yaing dilaikukain. Seperti pendaipait yaing dikemukaikain E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 oleh Naindai, . Menyaitaikain baihwai semaikin tinggi hairgai kopi duniai, maikai semaikin besair pulai ekspor yaing daipait dilaikukain. AItaiupun sebailiknyai, semaikin rendaih tingkait hairgai kopi di paisair duniai maikai semaikin menurun pulai ekspor kopi yaing daipait dilaikukain. Hairgai kopi internaisionail dailaim meningkaitkain volume ekspor kopi Indonesiai ke paisair duniai mengailaimi penurunain. Hail tersebut ddaipait di airtikain baihwai jikai terjaidi nai k maiupun turunnyai hairgai kopi tingkait internaisionail tidaik mempengairuhi besair volme ekspor kopi Indonesiai ke paisair duniai. Hail ini di sebaibkain tingginyai penaiwairain aikain ekspor kopi dain volume ekspor kopi Indonesiai yaing tinggi. Naimun yaing pailing mempengairuhi aidailaih produksi yaing dihaisilkain sertai kuailitais dain mutu yaing terjaigai. Saimai dengain hailnyai penelitiain yaing dilaikukain oleh (Faikhrul Umaim, 2. yaiitu AInailisis Pengairuh Hairgai Kopi Duniai. Produktifitais Perkebunain. Kurs Nilaii Tukair. Dain Hairgai Kopi Domestik Terhaidaip Volume Ekspor Kopi AImstirdaim Kaibupaiten Mailaing mengaitaikain baihwai hairgai kopi duniai tidaik memiliki pengairuh yaing signifikain terhaidaip volume ekspor kopi Kaibupaiten Mailaing. Kurs (X. Paidai vairiaibel Kurs (X. mempunyaii pengairuh negaitif terhaidaip daiyai saiing kopi Indonesiai di paisair duniai berdaisairkain haisil pengujiain uji T. Hail ini dikairenaikain secairai pairsiail memiliki THitung lebih kecil dibaindingkain dengain T-Taibel yaiitu 1,499 < 1,708. Sehinggai menunjukkain baihwai Ho diterimai sedaingkain Hai ditolaik, jaidi Kurs (X. tidaik memiliki pengairuh signifikaisi terhaidaip Volume Ekspor (Y). Paidai vairiaibel Kurs (X. tidaik memiliki pengairuh terhaidaip daiyai saiing kopi Indonesiai di paisair duniai dikairenaikain nilai tukair maisih menghaimbait dailaim kegiaitain ekpor kopi Indonesiai. Seperti yaing dikemukaikain oleh (Faithai 2. mengaitaikain baihwai nilaii tukair maisih menjaidi pengaimbait dailaim kegiaitain ekspor, kairenai aidainyai ketidaikstaibilain kailkulaisi maitai uaing yaing menghaimbait kegiaitain ekspor kopi Indonesiai. Besairnyai trainsaiksi internaisionail yaing menggunaikain Dollair dain bainyaiknyai jumilaih maitai uaing beredair dailaim negeri menjaidikain uaing rupiaih tidaik laiku, hail yaing ini yaing menjaidi sebaib kurs rupiaih kuraing berpengairuh dailaim perdaigaingain internaisionail. Saimai dengain hailnyai penelitiain yaing dilaikukain oleh (Geai Dwi AIsmairai et ail, 2. yaiitu AInailisis Faiktor Yaing Mempengairuhi Ekspor Kopi Indonesiai Ke AImerikai Serikait, mengaitaikain baihwai tidaik terdaipait hubungain yaing signifikain aintairai nilai tukair dengain volume ekspor. E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Uji F Uji F merupaikain pengujiain untuk mengetaihui secairai baigaiimainai pengairuh vairiaibel independent secairai Bersaimai-saimai terhaidaip vairiaibel dependen dilihait dengain membaindingkain F-Taibel dain F-Hitung. Berdaisairkain haisil penelitiain paidai uji f daipait dilihait paidai taibel 5 berikut Taibel 5. Uji F Model Regression Residuail Totail Sumber: Analisis Data Sekunder, 2024 Sum of Squares 0,436 0,878 1,314 Mean Square 0,145 0,034 Sig 4,304 0,014b Paidai taibel 5 haisil uji F paidai penelitiain ini menunjukkain baihwai nilaii F hitung dairi uji F . paidai penelitiain ini yaiitu 4,304 dengain menggunaikain pengujiain menggunaikain SPSS. Menurut (Itai Raihmaiwaiti & Rissailaitul Illiyin 2. , mengaitaikain baihwai Untuk melihait pengairuh secairai simultain ini daipait di lihait dairi haisil uji f yaiitu dengain membaindingkain aintairai F-Hitung dengain F-Taibel. Cairainyai yaiitu dengain menentukain nilaii deraijait bebais . untuk pembilaing . dengain rumus df1 = k-1, kemudiain menentukain deraijait bebais/ degree of freedom . untuk penyebut aitaiu df2 dengain rumus df2= n-k, dimainai k aidailaih jumlaih semuai vairiaibel . ebais terikai. dain n aidailaih jumlaih daitai. Jaidi paidai penelitiain ini menggunaikain nilaii signifikain 0,05 dain di peroleh df1 = 4-1 = 3 df2 = 30-4 = 26 sehinggail F-Taibel yaiitu 2,98. Haisil uji f paidai penelitiain ini F-Hitung > F-Taibel dengain nilaii 4,302 > 2,98, sehinggai daipait dikaitaikain baihwai vairiaibel Produksi (X. Hairgai (X. dain Kurs (X. berpengairuh signifikain secairai simultain terhaidaip vairiaibel Volume Ekspor (Y) maikai Ho ditolaik dain Hai diterimai. Uji Koefisien Determinaisi RA Uji Koefisien Determinaisi RA merupaikain pengujiain untuk mengukur kemaimpuain model dailaim meneraingkain vairiaisi vairiaibel independen terhaidaip vairiaibel dependen dengain melihait nilaii RSquaire. Berdaisairkain haisil penelitiain paidai uji koefisien determinaisi RA dilihait pdai taibel 6 berikut ini: E-ISSN: 2809-7424 | Journal of Agribusiness Science and Rural Development (JASRD). Vol. 4 No. 1 2024 | 069-087 Taibel 6. Uji Koefisien Determinaisi RA Model 0,576ai Sumber: Analisis Data Sekunder, 2024 R Square Adjusted R Square 0,332 0,255 Std. Error of the Estimate 0,183 Paidai taibel 6 haisil uji koefisien determinain RA paidai penelitiain ini menunjukkain baihwai nilaii RSquaire sebesair 0,332 yaing airtinyai Produk (X. Hairgai (X. dain Kurs (X. memiliki pengairuh terhaidaip vairiaibel Volume Ekspor (Y) sebesair 33,2% sedaingkain sisainyai 66,8% merupaikain pengairuh dairi vairiaibel bebais laiinnyai yaing tidaik diteliti. Menurut (Haisibuain et ail, 2. Nilaii R2 aidailaih nol dain saitu. Jikai nilaii R2 semaikin mendekaiti saitu, menunjukkain semaikin kuait kemaimpuain vairiaibel bebais dailaim menjelaiskain vairiaibel terikait. Jikai nilaii R2 aidailaih nol, menunjukkain baihwai vairiaibel bebais secairai keseluruhain tidaik daipait menjelaiskain vairiaibel terikait, maikai daipait dikaitaikain baihwai kemaimpuain vairiaibel independent dailaim penelitiain ini mempengairuhi vairiaibel dependen sebesair 33,2% meskipun dikaitegorikain lemaih. Hal tersebut serupai seperti yaing dikemukaikain oleh (Chin, 1. mengaitaikain baihwai nilaii R-Squaire dikaitegorikain kuait jikai lebih dairi 0,67, moderait jikai lebih dairi 0,33 tetaipi lebih rendaih dairi 0,67, dain lemaih jikai lebih dairi 0,19 tetaipi lebih rendaih dairi 0,33. Kesimpulan Berdaisairkain ainailisis faiktor yaing mempengairuhi daiyai saiing komoditais kopi Indonesiai di paisair duniai daipait di simpulkain baihwai Produksi (X. Hairgai (X. dain Kurs (X. mempunyaii pengairuh yaing signifikain secairai simultain terhaidaip daiyai saiing komoditais kopi Indonesiai di paisair duniai. Sedaingkain secairai Pairsiail Vairiaibel Produksi (X. berpengairuh signifikain terhaidaip Volume Ekspor (Y) dain Vairiaibel Hairgai (X. dain Vairiaibel Kurs (X. tidaik memiliki pengairuh signifikain terhaidaip Volume Ekspor (Y) terhaidaip daiyai saiing komoditais kopi Indonesiai di paisair Daftar Pustaka