Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1045- 1056 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pengaruh Proses Rekrutmen Pegawai PPNPN Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat Terhadap Kinerja Pegawai Aldo Ginanjar Rizki. Widwi Handari Adji Politeknik Piksi Ganesha Bandung 19404065@gmail. com, widwihandari@gmail. ABSTRACT. The purpose of conducting this research is to find out whether the PPNPN recruitment of the national narcotics agency in West Java province has an effect on employee performance . In this study the researchers used a quantitative approach research method with 39 participants with a 95% confidence level and carried out one of the tests, namely the linear regression test simple and using the SPSS V. 25 application and the results of this study indicate that the recruitment has a significant effect on employee performance. Keywords: Recruitment. Employee performance ABSTRAK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah rekrutment PPNPN badan narkotika nasional provinsi jawa barat berpengaruh terhadap kinerja pegawai , dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian pendekatan kuantitatif dengan 39 partisipan dengan tingkat kepercayaan 95% dan melakukan salah satu pengujian yaitu uji regresi linier sederhana serta memakai aplikasi SPSS V. 25 lalu hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa rekrutmen tersebut berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Kata kunci: Rekrutmen. Kinerja Pegawai PENDAHULUAN Manajemen sumber daya manusia keberadaannya sangat penting bagi perusahaan ketika mengelola, mengatur, dan memanfaatkan SDM yang dimiliki agar dapat berfungsi dengan efisien serta produktif guna mencapai tujuan perusahaan Aktivitas-aktivitas manajemen sumber daya manusia ini terdiri persiapan, penarikan, seleksi, pengembangan, pemeliharaan, penggunaan, pemberhentian. Hal ini bertujuan agar perusahaan bisa mengelola SDM dengan baik sehingga memperoleh tenaga kerja yang berkualitas dan tenaga kerja yang benar-benar dapat diandalkan didalam perusahaan. (Setiono 2. Sumber daya manusia adalah manusia yang bekerja dilingkungan suatu organisasi disebut juga personil, tenaga kerja,pekerja atau karyawan. Oleh karena itu kualitas SDM senantiasa harus dikembangkan dan diarahkan supaya dapat mencapai tujuan yang diharapkan. (Tsauri 2. 1045 | Volume 6 Nomor 3 2023 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1045- 1056 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Kualitas sumber daya merupakan salah satu faktor yang diperlukan untuk meningkatkan produktifitas kinerja suatu perubahan. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang mempunyai keunggulan kompetensi yang tinggi karena kompetensi dapat mendukung peningkatan prestasi kerja pegawai. Prestasi kerja yang baik dianggap dapat membantu meningkatkan kualitas perusahaan tersebut. (Wulandari 2. Kinerja pegawai adalah apa yang dilakukan atau tidak dilakukan pegawai. Kinerja seorang pegawai akan baik, jika pegawai mempunyai keahlian yang tinggi, kesediaan untuk bekerja, adanya imbalan atau upah yang layak dan mempunyai harapan masa depan. Kinerja yang optimal akan terwujud bilamana organiasi dapat memilih karyawan yang memiliki motivasi dan kecakapan yang sesuai dengan pekerjaannya serta memiliki kondisi yang memungkinkan mereka agar dapat bekerja secara maksimal. ayu aji santosa, verri aji sutriono 2. Rekrutmen adalah proses yang menerapkan pendekatan positif. Calon karyawan diajak untuk bergabung dengan organisasi dengan syarat dan ketentuan. Proses rekrutmen memiliki tahapan atau proses yang mudah karena hanya dengan memberikan informasi kepada masyarakat bahwa organisasi membutuhkan tenaga (Wulandari 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja anggota organisasi,yaitu: Faktor kemampuan yaitu kemampuan potensi ( IQ) dan kemampuan reality . nowledge dan skil. Faktor motivasi terbentuk dari sikap karyawan dalam menghadapi situasi Motivasi seharusnya terbentuk dari awal . y pla. bukan karena keterpaksaan atau kebetulan . y accisen. Pengaruh rekrutmen terhadap kinerja pegawai sangat penting karena proses rekrutmen meliputi pencarian kandidat, seleksi, dan penempatan karyawan yang sesuai dengan kualifikasi, kompetensi, dan kriteria yang telah ditetapkan oleh PPNPN merupakan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang di angkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan. Badan Narkotika Nasional adalah sebuah Lembaga Negara Non Kementrian Indonesia yang mempunyai tugas negara dibidang pencegahan, penyalahgunaan dan peredaran gelap psikotropika, prekusor, dan bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol. (BNN 2. 1046 | Volume 6 Nomor 3 2023 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1045- 1056 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pegawai PPNPN Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat sebanyak 39 Hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti dari 10 pegawai PPNPN mengenai proses rekrutmen berdasarkan motivasi membuat pegawai nyaman bekerja sebanyak 7 orang, 3 orang menyatakan bahwa motivasi dan kenyamanan kerja tidak Dengan adanya proses prekrutan karyawan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat untuk memenuhi kriteria pegawai yang dibutuhkan sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul pengaruh proses rekrutmen pegawai PPNPN Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat terhadap kinerja pegawai, yang dimana bertujuan untuk untuk mengetahui apakah proses rekrutmen dan seleksi berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada PPNPN Badan Narkotika Provinsi Jawa Barat TINJAUAN PUSTAKA Rekrutmen Salah satu cara dalam mencari sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, yaitu melalui sistem rekrutmen. Bahwa rekrutmen merupakan proses mencari, menemukan dan menarik para pelamar yang memiliki kemampuan dan sikap sesuai kebutuhan untuk mau melamar pekerjaan pada suatu organisasi. Menurut siagian dalam simbolan . indikator-indikator seleksi adalah kesesuaian pengetahuan, keterampilan, kemampuan calon pegawai dengan pekerjaan, kesesuaian kebutuhan calon pegawai dengan lingkungan perusahaan dan kesesuaian antara nilai-nilai personal calon pegawai dengan perusahaan. Adapun alternatif rekrutmen yaitu: Outsourcing dalam jangka pendek dengan tambahan jam kerja. Adalah proses penyerahan tanggung jawab untuk bidang pelayanan kepada pihak eksternal. Dalam hal ini dilakukan alih daya dari berbagai fungsi organisasi atau perusahaan untuk mengisi pekerjaan atau jabatan tertentu yang sedang dibutuhkan. Contingent workers Tenaga kerja sementara merupakan tenaga kerja yang bersifat kontrak secara Perusahaan yang menyediakan pekerja sementara ini membantu klien mereka dalam menangani kelebihan beban kerja atau pekerjaan khusus. Employee Leasing 1047 | Volume 6 Nomor 3 2023 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1045- 1056 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Merupakan karyawan perusahaan yang bekerja dengan klien perusahaan dalam hubungan kerja untuk memberikan tenaga ahli bidang administrasi. Overtime ( Lembu. Metode yang digunakan dalam menghadapi fluktuasi volume pekerjaan. (Utomo 2. Rekrutmen dapat ditentukan dari berbagai sumber dan ketertarikan calon pelamar untuk memasukan lamarannya ke perusahaan ditentukan oleh beberapa faktor yaitu : Faktor balas jasa Status karyawan Sepesifikasi pekerjaan Kesempatan mengembangkan diri Metode rekrutmen Soliditas atau kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan. (Kawiana 2. Kinerja Prestasi yang dicapai seseorang disebut actual performance atau job performence yang biasa kita sebut dengan kinerja. Seorang karyawan yang melaksanakan fugsinya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan serta berhasil secara kualitas maupun (Budianto 2. Faktor penting dalam penilaian kinerja karyawan : Kuantitas kerja Kuantitas pekerjaan dapat menunjukan kinerja karyawan karena kuantitas kerja melihat seberapa banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan secara efektif dan efisien. Kualitas kerja Salah satu indikator penting dalam menilai kinerja karyawan adalah kualitas pekerjaan selain besarnya target pekerjaan yang akan dicapai dan banyaknya pekerjaan yang dapat diselesaikan. Pengetahuan tentang pekerjaan Pengetahuan dan keahlian sangat berkaitan dengan kinerja dalam pekerjaan. Pengetahuan yang diberikan perusahaan lewat pelatihan dan latar belakang pendidikan karyawan dapat meningkatkan kinerja karyawan. Perencanaan kegiatan 1048 | Volume 6 Nomor 3 2023 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1045- 1056 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pimpinan perusahaan harus mempunyai standar yang bisa disebut perencanaan, karena karyawan dan pimpinan perusahaan bertujuan untuk mengukur perkembangan yang dapat dicapai sumber daya manusia dalam perusahaan. Otoritas AywewenangAy Mengatakan bahwa dalam melakukan suatu kerja yang sesuai dengan kontribusinya yang diperintahkan oleh seorang anggota organisasi kepada anggota lainnya dalam suatu organisasi formal adalah sifat dari suatu komunikasi. Disiplin Taat kepada hukum dan peraturan yang berlaku dan menghormati perjanjian kerja dengan organisasi dalam pelaksanan kegiatan kerja karyawan. Inisiatif Perencanaan yang berkaitan dengan tujuan organisasi yang dihasilkan dari ide yang dibentuk dari daya pikir dan kreatifitas. Karakteristik kinerja karyawan Mempunyai komitmen yang tinggi, resiko yang dihadapi berani diambil dan ditanggung, tujuan yang realistis dimiliki, memperjuangkan tujuan untuk direalisasikan rencana kerja yang menyeluruh, umpan balik dari seluruh kegiatan kerja yang dilakukan dapat dimanfaatkan, rencana yang telah diprogramkan dapat direalisasikan. (Silaen 2. Berdasarkan variabel X dan Y pada penelitian ini sehingga metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif pada pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang banyak menggunakan angka, mencari data,serta hasil data yang didapat. Mengacu pada judul yang penulis buat penelitian ini menggunakan skala likert. Dengan begitu peneliti menggunakan metode kuisoner dalam hal pengumpulan data. Peneliti mengajukan beberapa pertanyaan kepada responden dengan bantuan platform Google Form untuk memudahkan metode kuisoner ini. (Nalendra 2. Penelitian ini dilakukan di Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, responden dalam penelitian merupakan pegawai PPNPN. Populasi yang ada pada PPNPN Badan Narkotika Nasional sebanyak 39 orang. Menjelaskan bahwa sempel adalah suatu ciri yang dimiliki populasi, dari jumlah populasi tersebut sempel yang diambil sebanyak 39 pegawai dengan tingkat kepercayaan 95%. HIPOTESIS 1049 | Volume 6 Nomor 3 2023 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1045- 1056 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Hipotesis atau anggapan dasar adalah jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat praduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya. Dugaan jawaban tersebut merupakan kebenaran yang sifatnya sementara, yang akan diuji kebenarannya dengan data yang dikumpulkan melalui penelitian. H1 : Adanya pengaruh rekrtumen terhadap kinerja pegawai HASIL DAN PEMBAHASAN UJI KUALITAS DATA Uji Validitas Tabel. 1 Uji Validitas X tabel 5% (N=. 0,738 0,308 0,651 0,308 0,707 0,308 0,811 0,308 0,750 0,308 0,713 0,308 0,592 0,308 0,567 0,308 0,683 0,308 0,375 0,308 0,642 0,308 0,639 0,308 Hasil VALID Tabel. 2 Uji Validitas Y tabel 5% (N=. 0,722 0,308 0,784 0,308 1050 | Volume 6 Nomor 3 2023 H0 : Tidak ada pengaruh rekrutmen terhadap kinerja pegawai Hasil VALID Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1045- 1056 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. 0,602 0,308 0,642 0,308 0,742 0,308 0,667 0,308 0,553 0,308 0,602 0,308 0,699 0,308 0,499 0,308 0,670 0,308 0,670 0,308 0,690 0,308 0,752 0,308 Dasar pengambilan keputusan dalam Nilai R hitung dengan tabel Jika nilai rhitung > rtabel = valid Jika nilai rhitung < rtabel = tidak valid Nilai rtabel dengan N = 39 pada signifikansi 5% pada distribusi nilai tabel statistik maka diperoleh nilai R tabel sebesar 0,308. Jadi hasil dari data diatas menunjukan bahwa pada varibel X . dan variabel Y (Kinerj. yang memiliki R hitung > R tabel 0,308, artinya data tersebut Valid. Uji Reabilitas Tabel. 3 Uji Reabilitas X Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items ,867 1051 | Volume 6 Nomor 3 2023 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1045- 1056 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Tabel. 4 Uji Reabilitas Y Reliability Statistics Cronbach's Dasar pengambilan keputusan Alpha N of Items ,896 Dikatakan reliable jika nilai Cronbach alpha > 0,60 Hasil data diatas menunjukan bahwa pada variabel X memiliki nilai Cronbach alpha sebesar 0,867 yang tentunya > 0,60 dan pada variabel Y memiliki nilai Cronbach alpha sebesar 0,896 > 0,60, yang dapat disimpulkan kedua variabel tersebut bersifat Realiable. UJI ASUMSI KLASIK Uji Heteroskedastisitas Tabel. 5 Uji Heteroskedastisitas Dasar pengambilan keputusan Ciri-ciri tidak terjadi gelaja heteroskedastisitas : 1, titik-titik data penyebar di atas dan di bawah atau di sekitar angka 0. Titik-titik tidak mengumpul hanya di atas atau di bawah saja. 1052 | Volume 6 Nomor 3 2023 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1045- 1056 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Penyebaran titik-titik data tidak boleh membentuk pola bergelombang melebar kemudian menyempit dan melebar kembali. Penyebaran titik-titik data tidak berpola. Dapat disimpulkan gambar diatas tidak terjadi heteroskedastisitas dikarenakan gambar tersebut tidak melenceng dari ciri-ciri yang sudah dijelaskan diatas. Uji Korelasi Pearson Tabel 6. Uji Korelasi Pearson Correlations REKRUTMEN REKRUTMEN KINERJA ,662 Pearson Correlation Sig. -taile. ,000 KINERJA Pearson Correlation ,662 Sig. -taile. ,000 **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Dasar Pengambilan Keputusan : Membandingkan Pearson Correlation dengan r tabel. A Pearson Correlation > r tabel = berhubungan A Pearson Correlation < r tabel = tidak berhubungan Pedoman Derajat Hubungan : Nilai Pearson Correlation 0,00 /d 0,20 = tidak ada korelasi. Nilai Pearson Correlation 0,21 s/d 0,40 = korelasi lemah. Nilai Pearson Correlation 0,41 s/d 0,60 - korelasi sedang. Nilai Pearson Correlation 0,61 s/d 0,80 = korelasi kuat. Nilai Pearson Correlation 0,81 =/d 1,00 = korelasi sempurna. Maka dapat disimpulkan dari hasil yang diperoleh bahwa pada variabel rekrutmen nilai korelasi pearson nya yaitu 0,662 yang artinya berkorelasi kuat dan saling berhubungan terhadap kinerja pegawai. Uji Regresi Linear Sederhana Tabel 7. Uji Koefiensi Determinasi 1053 | Volume 6 Nomor 3 2023 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1045- 1056 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Model Summary Model Adjusted R Std. Error of the Square Estimate R Square ,662 ,439 ,423 4,01029 Predictors: (Constan. REKRUTMEN Tabel diatas menunjukan bahwa nilai korelasi/hubungan ( R) yaitu sebesar 0,423 yang artinya pengaruh variabel bebas Rekrutmen ( X) terhadap variabel terikat Kinerja ( Y) adalah sebesar 42,3%. Uji Parsial (T) Tabel 8. Uji T Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model (Constan. Std. Error 17,309 8,390 ,826 ,154 REKRUTMEN Dependent Variable: KINERJA Coefficients Beta ,662 Sig. 2,063 ,046 5,376 ,000 Dasar pengambilan keputusan : Jika nilai sig < 0,05, atau t hitung > t tabel maka terdapat pengaruh variabel X terhadap variabel Y dan Jika nilai sig > 0,05, atau t hitung < t tabel maka tidak terdapat pengaruh variabel X terhadap variabel Y. T tabel = t ( a/2 . n- k- . Dengan tingkat kepercayaan 0,5% = . ,025 . = 2,024 hasil ini disesuaikan dengan distribusi T tabel. Nilai signifikan tabel Rekrutmen menunjukan 0,00 < 0,05 dan T tabel 5,376 > 2,024 maka H1 Diterima yang artinya rekrutmen(X) mempengaruhi kinerja(Y). 1054 | Volume 6 Nomor 3 2023 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1045- 1056 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Uji Simultan (F) Tabel. 9 Uji F ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression 464,847 464,847 Residual 595,051 16,082 Total 1059,897 Dependent Variable: KINERJA Sig. 28,904 ,000 Predictors: ( Constan. REKRUTMEN Dasar pengambilan keputusan : Jika nilai sig < 0,05, atau t hitung > t tabel maka terdapat pengaruh variabel X secara simultan terhadap variabel Y dan Jika nilai sig > 0,05, atau t hitung < t tabel maka tidak terdapat pengaruh variabel X secara simultan terhadap variabel Y. F tabel = F . n-k ) Dengan tingkat kepercayaan 0,05% = F . = 4,17 hasil ini disesuaikan dengan distribusi F tabel. Nilai signifikan menunjukan 0,00 < 0,05 dan T tabel 28,904 > 4,17 maka H1 Diterima yang artinya pada variabel rekrutmen (X) mempengaruhi secara simultan terhadap variabel kinerja ( Y). KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan alat bantu SPSS V25 dapat disimpulkan bahwa pada variabel ( X) rekrutmen mempengaruhi secara signifikan terhadap kinerja pegawai di badan narkotika nasional jawa barat, dalam melakukan pengujian korelasi pearson menunjukan bahwa hubungan antara rekrutmen dan kinerja sangat kuat serta hasil dari pengujian secara simultan atau menyeluruh menunjukan bahwa H1 diterima karena nilai nya bernilai signifikan Dalam penelitian ini, peneliti berharap dapat membahas variabel yang lebih luas mengenai rekrutmen dan dapat dijadikan bahan penelitian selanjutnya. DAFTAR PUSTAKA