JIPM: Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Volume . Nomor . , tahun PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBANTUAN TEKA-TEKI SILANG PADA MATA PELAJARAN FIQIH UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS Vi MTS AR ROWIYAH Ach. Rizqi Ubaidillah1 Moh. Ayyub Mustofa 11. Nurul Iskandar 22 e-mail: achriqiubaidillah@gmail. Abstrak This research aims to develop puzzle-based LKPD to increase interest in learning. The development of puzzle-based LKPD can help class Vi students understand the terms of halal and haram food and drink by playing crossword puzzles. The development model uses the ADDIE (Analyze. Design. Development. Implementation and Evaluatio. The subjects of this research were 20 students of MTs Ar Rowiyah Mancengan Modung Bangkalan. Data collection techniques use media validation questionnaires, material validation questionnaires, practicality questionnaires, and effectiveness questionnaires . tudents' interest in learnin. and the results obtained use a percentage formula. The results of the media validation questionnaire obtained an average value of 0. 82 with very valid criteria and a reliability of 94. with reliable criteria. Material validation obtained an average score of 0. 8 with very valid criteria and reliability of 92. 1% with reliable criteria. The practicality questionnaire obtained an average score of 92. 27% with very good criteria. The effectiveness questionnaire . tudents' interest in learnin. obtained an average score of 86. 25% with very good criteria. Thus, puzzle-based LKPD is suitable for se in learning jurisprudence regarding the provisions of halal and haram food and Kata kunci Development. LKPD. TTS. Halal Haram Food and Drinks PENDAHULUAN Dasar dalam dunia pendidikan baik di lingkup lembaga sekolah atau madrasah, proses pembelajaran memang hal yang wajib ada karena itu merupakan keharusan atau syarat dalam menciptakan proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran sendiri tidak luput dari penggunaan metode, model dan strategi yang harus dilakukan oleh pendidik sebagai cara yang harus digunakan untuk menambah efektivitas pembelajaran, baik pembelajaran umum maupun pembelajaran Pendidikan Agama(Hidayat & Syahidin, 2. Begitu pentingnya pendidikan sehingga harus dijadikan prioritas utama dalam pembangunan bangsa. Dengan berpendidikan juga akan meningkatkan derajat seseorang. Seperti yang terdapat dalam Al-qurAoan surah al-mujadalah ayat 11: eo AcEEa Eac aOe aI N aIIa eO aIeI aE eI aOEac aOe aI aeOaO EeaEe aI a a NA AOa eAa a NA Artinya: AuAllah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orangorang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Ay (Q. S Surah Al-Mujadalah: . Pendidikan Agama Islam adalah suatu usaha untuk membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa dapat memahami ajaran Islam secara menyeluruh, lalu menghayati el-Aulad: Jurnal Pendidikan Dasar https://e. id/index. php/elaulad/index Titel. tujuan, yang pada akhirnya dapat mengamalkan serta menjadikan Islam sebagai pandangan hidup(Umami, 2. Menurut(Elihami & Syahid, 2. Pendidikan Agama Islam merupakan Suatu aktivitas yan disengaja untuk membimbing manusia dalam memahami dan menghayati ajaran agama Islam serta dibarengi dengan tuntutan untuk menghormati penganut agama lain. Proses belajar mengajar dalam pendidikan merupakan interaksi antara guru dan peserta didik secara berencana, terarah dan terprogram. Interaksi ini tentu memerlukan berbagai kemampuan guru untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan dalam proses belajar mengajar tersebut. Setiap guru seharusnya mengarahkan kemampuannya agar dapat melaksanakan pengajaran yang baik, sehingga diharapkan peserta didik memiliki ilmu pengetahuan, sikap dan keterampilan. Dengan demikian guru dalam proses pembelajaran sangatlah penting dimana guru harus mempunyai metode yang baik dalam mengajar, memberikan dorongan atau motivasi kepada peserta didik supaya menambah minat belajar, khususnya pada mata pelajaran Fiqih peserta didik sering merasa bosan karena guru hanya menggunakan metode ceramah. Sehingga dengan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. (Pulungan, 2. Salah satu keefektifan dalam proses belajar mengajar juga didukung dengan adanya media pembelajaran yang sesuai, agar interaksi antara guru dan peserta didik berjalan dengan baik dan informasi yang disampaikan dapat diterima oleh peserta didik, guru perlu mengembangkan media yang berinovasi dan bervariasi, guru dapat mengembangkan media konvensional dengan media yang baru, untuk menimbulkan rangsangan tertentu kearah keinginkan untuk belajar. (Rohmawati, 2. menurut(Rohmawati, 2. pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang menyediakan kesempatan belajar sendiri atau melakukan aktivitas seluas-luasnya kepada peserta didik untuk belajar. Penyediaan kesempatan belajar sendiri dan beraktivitas seluas-luasnya diharapkan dapat membantu peserta didik dalam memahami konsep yang sedang di pelajari. Pengembangan berbagai bahan ajar saat ini telah banyak dilakukan oleh berbagai kalangan, baik guru ataupun percetakan buku untuk memenuhi kebutuhan pendidikan yang diharapkan pemerintah. Adapun hal tersebut juga dilakukan oleh peneliti untuk dapat mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) guna memenuhi kebutuhan pendidikan saat ini. Lembar kerja merupakan sarana pembelajaran yang dapat digunakan oleh pengajar dalam meningkatkan keterlibatan atau aktivitas peserta didik dalam proses belajar mengajar. Pada umumnya. LKPD berisi petunjuk praktikum, percobaan yang bisa dilakukan dirumah, materi untuk diskusi, dan soal-soal latihan maupun segala bentuk petunjuk yang mampu mengajak peserta didik beraktivitas dalam proses pembelajaran Chintia Tri Noprinda and Sofyan M Soleh. AuPengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbantuan Higher Order Thinking Skill (HOTS),Ay Indonesian Journal of Science and Mathematics Education 2, no. : 168Ae76. Lembar kerja peserta didik (LKPD) digunakan sebagai panduan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan juga sebagai alat pembelajaran yang akan mempermudah peserta didik dalam proses pembelajaran terutama dalam memahami materi pelajaran fiqih. Pengarang Titel. Salah satu hal yang bisa memengaruhi belajar seseorang adalah minat. Seseorang yang mempunyai minat terhadap suatu pelajaran dengan sendirinya akan merasa senang dalam mengikuti pelajaran tersebut. Suasana yang seperti ini akan memudahkan materi pelajaran masuk dalam pikiran dan pemahaman peserta didik, ini bisa terjadi karena dengan adanya minat, sehingga dengan sendirinya mau memusatkan perhatiannya secara intensif terhadap sesuatu yang diminatinya tersebut. Oleh karena itu, guru sebagai belajar mengajar membangkitkan minat peserta didik terhadap Karena adanya minat belajar terhadap pelajaran yang diajarkan guru, maka peserta didik akan malas dan pembelajaran yang diberikan guru jadi kurang optimal. Berdasarkan dari hasil observasi yang telah dilakukan di MTs Ar Rowiyah, terdapat permasalahan-permasalahan dalam pembelajaran fiqih. Permasalahan-permasalahan tersebut, yaitu: kurangnya minat belajar peserta didik terhadap pelajaran fiqih, peserta didik merasa malas ketika diberikan lembar kerja, serta kurangnya rasa ingin tahu dari peserta didik ketika diberikan soal. Adanya media LKPD berbantuan Teka-Teki diharapkan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik di MTs Ar-Rowiyah dan mempermudah peserta didik untuk belajar secara mandiri dikarenakan tidak diperbolehkan membawa alat METODE Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian dan pengembangan R&D (Research and Developmen. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2023-2024 yang dilaksanakan di MTs Ar Rowiyah yang terletak di Desa Langpanggang. Kecamatan Modung. Kabupaten Bangkalan. Pengembangan LKPD Berbantuan Teka-Teki Silang ini, menggunakan model pengembangan ADDIE. Tahap dalam model ADDIE terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis. Design. Development. Implementation and evaluationRahmat Arofah Hari Cahyadi. AuPengembangan Bahan Ajar Berbantuan Addie Model,Ay Halaqa: Islamic Education Journal 3, no. : 35Ae43, https://doi. org/10. 21070/halaqa. Pada penelitian ini menggunakan instrumen pengumpulan data yang berupa angket untuk ahli materi, ahli media, dan guru PAI untuk menguji kelayakan pada modul berupa uji validasi. Sedangkan untuk mengetahui mengumpulan data kepraktisan keefektifan minat belajar menggunakan instrument angket kerpaktisan dan keefektifan minat belajar. Uji validitas LKPD berbasis teka-teki yang dilakukan oleh ketiga para ahli tersebut menggunakan rumus AikenAos. Dalam mengolah data angket ahli materi, ahli media, dan guru IPAmenggunakan rumus yaitu sebagai berikut ycO = Oc yc /[ ycu . ca Oe . ] . (Fadila et al , 2. Keterangan: S = r Ae lo Io = angka penelitian validitas terendah . alam hal ini adalah . c = angka penilaian validitas tertinggi . alam hal ini adalah . r = angka yang diberikan oleh penilai Pengarang Titel. Hasil dari pengelolaan data diatas, akan dilihat tingkat validitasnya dengan kriteria sebagai berikut. Tabel 1. Kriteria validitas produk multimedia interaktif Tingkat Kualifikasi Keterangan Pencapaian 0,80 < V < 1,00 Sangat valid Boleh digunakan 0,60 < V < 0,80 Valid Boleh digunakan setelah direvisi kecil 0,40 < V < 0,60 Cukup valid Boleh digunakan setelah direvisi besar 0,20 < V < 0,40 Kurang valid Tidak boleh digunakan V < 0,20 Tidak valid Tidak boleh digunakan (Sumber : (Fadillah, 2. Setelah uji validasi lanjut dengan uji reabilitas yang mana digunakan untuk melihat tingkat kesepakatan antar ahli agar melihat nilai setiap aspek pada media LKPD teka-teki. Berikut uji reliabilitas media teka-teki dihitung dengan rumus Borich. ycEya = . Oe yaOeyaA ya yaA ) y 100 %. (Alfin, et al . Keterangan: R = Reliabilitas (Percentage of Agreemen. A = Frekuensi tertinggi yang diberikan validator B = Frekuensi terendah yang diberikan validator Suatu instrumen dikatakan reliabel apabila nilai reliabilitasnya E 0,75 atau E 75 % dengan berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan guru Fiqih MTs 2. Angket kepraktisan LKPD ditujukan kepada peserta didik MTs Ar Rowiyah kelas Vi yang telah menggunakan LKPD berbantuan teka-teki pada materi ketentuan makanan dan minuman halal dan haram sebagai media pembelajaran. Sehingga peserta didik memberikan umpan balik setelah mengisi angket. Hasil dari penilaian angket dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut ycNycycy ycII = x 100% . ycNycyco (Sugianto. Keterangan: ycII = Nilai rata-rata Tsp = Jumlah skor yang diperoleh Tsm = Jumlah skor maksimal Arifin. , et al. AoUji Kelayakan Buku Ajar Berbantuan Ayat Al- Qur Ao an Pada Materi Tata SuryaAo. Natural Science Education Reseach, 2. , 133Ae39 Wakhidah. , et al. AoValiditas Strategi Scaffolding Imwr (Inspiring-Modeling-WritingReportin. Pada Pendekatan SaintifikAo. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 18. , 1Ae12 Sugianto. , et al. AoPengembangan Modul IPA Berbantuan Proyek Terintegrasi STEM pada Materi TekananAo . Jurnal of Natural Science Education Research, 1. , . , 28Ae39. Pengarang Titel. Hasil dari pengelolaan data diatas, akan dilihat tingkat kepraktisan dengan kriteria sebagai berikut. Persentase Kepraktisan Kriteria 75 % < R O 100 % Sangat Baik 50 % < R O 75 % Baik 25 % < R O 50 % Cukup Baik R O 25 % Tidak Baik Angket keefektifan terhadap LKPD berbantuan teka-teki yang telah diberikan kepada peserta didik Mts Ar Rowiyah kelas Vi. Sehingga peserta didik memberikan umpan balik terhadap LKPD tersebut setelah mengisi angket. Hasil dari penilain angket dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: NP = ya x 100% . yaA (Nurdiniaya, et al . Keterangan: = Nilai persen yang dicari = Jumlah peserta didik yang memilih jawaban AuyaAy = Jumlah seluruh peserta didik Hasil dari pengelolaan data diatas, akan dilihat tingkat keefektifan dengan kriteria sebagai berikut. Nilai Persen Respon Siswa Kriteria 80% < NP O 100% Sangat baik 60% < NP O 80% Baik 40% < NP O 60% Cukup baik 20% < NP O 40% Kurang baik NP O 20% Sangat kurang baik HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Analisis kelayakan produk dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan LKPD berbantuan teka-teki pada materi ketentuan makanan dan minuman halal dan haram. Dalam kelayakan LKPD berbantuan teka-teki ini dinilai oleh para pakar yang dilakukan melalui validasi ahli media dan validasi ahli materi. Validasi ahli media dilakukan satu dosen program studi pendidikan PAI dan Guru fiqih. Validasi ahli materi dilakukan dosen program studi pendidikan PAI dan guru fiqih. Berikut hasil analisis yang dilakukan oleh para pakar. Analisis validasi ahli media Analisis validasi ahli media dilakukan yang bertujuan untuk mengetahui data yang diperoleh terkait kelayakan LKPD berbantuan teka-teki pada materi ketentuan makanan dan minuman halal dan haram. Validasi ahli media dilakukan oleh Ibu Raudlatul Jannah. Pd. selaku dosen program studi pendidikan PAI dam Bapak Mansur. Pd. selaku guru fiqih di MTs Ar Rowiyah. Validasi ahli media telah tervalidasi pada tanggal 13 juni 2024. Hasil validasi ahli media dapat dilihat pada tabel dibawah. Nurdiniaya. , et al. AoPengembangan Modul Berbantuan Kearifan Lokal Banyuwangi AuPengolahan Biji KopiAy Pokok Pembahasan Suhu Dan KalorAo. Jurnal Pembelajaran Fisika, 8. 124Ae31 Pengarang Titel. Indikator Validasi Reliabilitas (%) Ketepatan Tata Letak Media Keharmonisan Pemilihan Warna Tampilan Keharmonisan Pilihan Jenis dan ukuran Huruf LKPD berbantuan teka-teki Ketepatan Pemilihan Gaya Bahasa Rata-Rata 0,75 0,83 0,78 92,86 92,86 0,83 0,92 0,82 Sangat 85,71 Kriteria Reliabel Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa dalam nilai validasi media pada LKPD berbantuan teka-teki memperoleh nilai rata-rata 0,82 dan pada reliabilitasnya memperoleh nilai rata-rata sebesar 94,3 validasi ahli materi Analisis vaidasi ahli materi dilakukan bertujuan untuk mengetahui data yang diperoleh terkait kelayakan materi dalam LKPD berbantuan teka-teki pada materi ketentuan makanan dan minuman halal dan haram. Validasi ahli materi dilakukan oleh Bapak Jalaludin Faruq. Pd. Pd. selaku dosen PAI dan Bapak Mansur. Pd. selaku guru fiqih di MTs Ar Rowiyah. Validasi ahli media ini telah tervalidasi pada tanggal 13 juni 2024. Hasil validasi ahli materi dapat dilihat pada tabel dibawah. Indikator Isi Penyaji Rata-Rata Kriteria Validasi Sangat Valid Reliabilitas (%) 91,43 92,86 Reliabel Berdasarkan diatas dapat diketahui bahwa dalam nilai validasi materi pada LKPD berbantuan teka-teki memperoleh nilai rata-rata 0,8 dan pada reliabilitasnya memperoleh nilai rata-rata sebesar 92,1. Hasil Analisis Data Angket Kepraktisan Hasil data angket keterbacaan diperoleh dari angket kepraktisan yang diberikan kepada peserta didik yang telah menggunakan LKPD berbantuan teka-teki. Pada pengambilan data ini bertujuan untuk mengetahui kepraktisan peserta didik terhadap LKPD berbantuan teka-teki. Jumlah sampel yang digunakan dalam pengambilan data sebanyak 20 peserta didik dari kelas Vi MTs Ar Rowiyah. Hasil data yang diperoleh dapat dilihat pada tabel berikut: No. Butir Aspek penilaian Hasil (%) Kriteria Warna sampul Sangat baik Gambar Sangat baik Materi pelajaran Sangat baik Bahasa Sangat baik Kalimat Sangat baik Warna isi Sangat baik Pengarang Titel. Mendorong peserta didik Sangat baik menyelesaikan masalah Menumbuhkan rasa senang Sangat baik Mendorong keingintahuan dan Sangat baik belajar mandiri Mendorong berfikir kritis Sangat baik Menumbuhkan rasa antusias Sangat baik Rata-Rata Angket kepraktisan peserta didik (%) 92,27 Sangat baik Dalam hasil analisis angket kepraktisan peserta didik mendapatkan persentase sebesar 92,27% sehingga kepraktisan pada LKPD berbantuan teka-teki sangat baik pada peserta didik. Hasil Analisis Data Angket Kepraktisan Hasil data angket keterbacaan diperoleh dari angket kepraktisan yang diberikan kepada peserta didik yang telah menggunakan LKPD berbantuan teka-teki. Pada pengambilan data ini bertujuan untuk mengetahui kepraktisan peserta didik terhadap LKPD berbantuan teka-teki. Jumlah sampel yang digunakan dalam pengambilan data sebanyak 20 peserta didik dari kelas Vi MTs Ar Rowiyah. Hasil data yang diperoleh dapat dilihat pada tabel berikut: No. Butir Aspek penilaian Hasil (%) Kriteria Warna sampul Sangat baik Gambar Sangat baik Materi pelajaran Sangat baik Bahasa Sangat baik Kalimat Sangat baik Warna isi Sangat baik Mendorong peserta didik Sangat baik menyelesaikan masalah Menumbuhkan rasa senang Sangat baik Mendorong keingintahuan dan Sangat baik belajar mandiri Mendorong berfikir kritis Sangat baik Menumbuhkan rasa antusias Sangat baik Rata-Rata Angket kepraktisan peserta didik (%) 92,27 Sangat baik Dalam hasil analisis angket kepraktisan peserta didik mendapatkan persentase sebesar 92,27% sehingga kepraktisan pada LKPD berbantuan teka-teki sangat baik pada peserta didik. Hasil dan Analisis Angket Keefektifan (Minat Belajar Peserta didi. Hasil analisis data minat belajar peserta didik diukur dengan menggunakan angket. Angket ini diberikan pada peserta didik setelah menggunakan LKPD berbantuan teka-teki. Adanya hal ini untuk mengetahui sejauh mana minat belajar peserta didik setelah menggunakan LKPD berbantuan teka-teki. Hasil data yang diperoleh dapat dilihat pada tabel berikut: No Butir Aspek penilaian Hasil (%) Rata-Rata Kriteria (%) Ketertarikan dan Sangat Baik Rasa Senang Pengarang Titel. Keinginan dalam Belajar Keaktifan dalam Belajar Keefektifan dalam minat Rata-Rata Angket Keefektifan (%) Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik 86,25 Sangat Baik Adapun aspek ketertarikan dan rasa senang memperoleh nilai rata-rata 90%, aspek keinginan dalam belajar memperoleh nilai rata-rata sebesar 95%, aspek keaktifan dalam belajar memperoleh nilai rata-rata 77,5% dan aspek keefektifan dalam belajar memperoleh nilai rata-rata 82,5%, sehingga rata-rata dari keempat aspek memperoleh 86,25%. Dalam hasil analisis data angket keefektifan pada LKPD berbantuan teka-teki sangat baik untuk digunakan sebagai media pembelajaran PEMBAHASAN Berdasarkan hasil uji kelayakan LKPD berbantuan teka-teki dari dua validasi menyatakan sangat valid . ayak digunaka. Pengembangan LKPD berbantuan teka-teki dapat dijadikan media pembelajaran bagi peserta didik untuk belajar secara mandiri dengan dibimbing oleh guru atapun tidak dibimbing, sehingga peserta didik merespons dengan baik dan merasa senang belajar dengan menggunakan LKPD. Adanya LKPD berbantuan teka-teki dapat meningkatkan minat belajar peserta didik dengan menjadikan peserta didik merasa senang untuk belajar dengan tanpa keterpaksa, sehingga dapat menimbulkan peserta didik lebih tertarik untuk belajar dan memahami materi 5. Berdasarkan hasil tertinggi dari 11 aspek penilaian terhadap kepraktisan peserta didik dalam LKPD berbantuan teka-teki adalah aspek gambar, aspek kalimat , aspek mendorong peserta didik menyhelesaikan masalah dan aspek mendorong keingintahuan dan belajar mandiri yang semuanya sama-sama memperoleh nilai sebesar 100% dengan kriteria sangat baik. Sedangkan hasil terendahnya adalah aspek materi pelajaran yang memperoleh nilai sebesar 75% dengan kriteria sangat baik. Perolehan hasil tertinggi tersebut dikarenakan pada gambar dalam LKPD berbantuan teka-teki didesain menggunakan gambar yang menarik perhatian peserta didik, serta pada kalimat yang sudah sesuai dengan PEUBI dan begitu jelas dibaca oleh peserta didik. Sehingga peserta didik merasa senang dan tertarik dengan LKPD berbantuan teka-teki. Sedangkan hasil terendahnya dikarenakan sebagian dari peserta didik MTs Ar Rowiyah masih ada yang belum paham dengan materi pelajaran ketentuan makanan dan minuman halal dan haram, sehingga peserta didik sulit untuk memahami materi tersebut, tetapi peserta didik tetap semangat belajar meskipun hanya menggunakan materi tersebut yang ada pada LKPD berbantuan teka-teki. Refnil Yetti. Pengembangan Lkpd Berbantuan Puzzle Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Peserta didik Kelas 8 MTsn 15 Mukomuko. Vol 2. Pengarang Titel. Berdasarkan hasil angket keefektifan . inat belajar peserta didi. terhadap LKPD berbantuan teka-teki dari empat indikator tesebut memperoleh nilai tinggi sebesar 90%, 95%, 77,5%, dan 82,5 dengan kriteria sangat baik. Dari nilai 95% ini merupakan nilai tertinggi pada indikator keinginan dalam belajar dengan 3 pernyataan. Sedangkan nilai 77,5% merupakan nilai terendah pada indikator keaktifan dalam belajar. Berdasarkan hasil nilai yang diperoleh dari setiap indikator sama-sama mendapatkan nilai tinggi karena media yang digunakan sangat mendukung dengan kebutuhan dan kondisi peserta didik MTs Ar Rowiyah kelas Vi yaitu dengan adanya TTS yang terdapat dalam LKPD, sehingga peserta didik lebih senang belajar dengan menggunakan LKPD berbantuan teka-teki. Adanya LKPD berbantuan teka-teki sangatlah besar pengaruhnya terhadap minat belajar peserta didik yang awalnya merasa bosan belajar fiqih dan setelah menggunakan LKPD berbantuan teka-teki minat belajar peserta didik lebih meningkat dari sebelumnya. Hal ini seperti penelitian dalam6 yang membahas tentang Media Pembelajaran Teka-Teki Silang bahwa minat belajar peserta didik pada tingkat kemenarikan yang tinggi dengan nilai persentase 92%. Hal tersebut dapat diketahui nilai rata-rata angket keefektifan . inat belajar peserta didi. terhadap LKPD berbantuan teka-teki adalah 86,25% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut membuktikan dengan adanya LKPD berbantuan teka-teki dapat meningkatkan minat belajar peserta didik dengan menjadikan peserta didik merasa senang untuk belajar fiqih yang dipadukan dengan permainan TTS, karena dengan adanya media pembelajaran TTS peserta didik lebih tertarik untuk belajar dan memahami materi ketentuan makanan dan minuman halal dan haram. KESIMPULAN Uji kelayakan LKPD berbantuan teka-teki sangat layak digunakan oleh peserta didik MTs kelas Vi yang ada di pondok sebagai produk media pembelajaran untuk fiqih. Kepraktisan LKPD berbantuan teka-teki memiliki tingkat kepraktisan sangat baik menurut peserta didik dengan memperoleh nilai 92,27. Dalam hasil angket keefektifan . inat belajar peserta didi. pada LKPD berbantuan teka-teki memperoleh nilai rata-rata sebesar 86,25 dengan kriteria sangat baik. BIBLIOGRAFI Cahyadi. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Addie Model. Halaqa: Islamic Education Journal, 3. , 35Ae43. https://doi. org/10. 21070/halaqa. Elihami. , & Syahid. Penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Pribadi Yang Islami. Jurnal Edumaspul, 2. , 79Ae96. https://doi. org/10. 33487/edumaspul. Fadila. , et al. Perancangan Perizinan Santri Menggunakan Bahasa Pemograman PHP/MySQL Di SMP Nurul Ikhlas. CSRID (Computer Science Research and Its Development Journa. , 11. , 84. https://doi. org/10. 22303/csrid. Fadillah. Pengembangan Instrumen Penilaian Untuk Mengukur Keterampilan Maria Yuniati Nona Ade. Pengembangan Media Pembelajaran Teka-Teki Silang (TTS) Pada Materi Sistem Gerak Untuk Kelas XI SMA. Vol 11. 2, . Maria Yuniati Nona Ade. Pengembangan Media Pembelajaran Teka-Teki Silang (TTS) Pada Materi Sistem Gerak Untuk Kelas XI SMA. Vol 11. 2, . Pengarang Titel. Proses Sains Siswa SMA. Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi, 1. , 123Ae134. https://doi. org/https://doi. org/10. 32502/dikbio. Hidayat. , & Syahidin. Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Model Contextual Teaching and Learning Dalam Meningkatkan Taraf Berfikir Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 16. , 115Ae136. https://doi. org/10. 14421/jpai. Noprinda. , & Soleh. Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS). Indonesian Journal of Science and Mathematics Education, 2. , 168Ae176. Pulungan. Pemanfaatan ICT dalam pembelajaran PAI QUERY : jurnal sistem Sistem Informasi, 01. , 19Ae24. Rohmawati. Efektivitas Pembelajaran. Pendidiikan Usia Dini, 9. , 203Ae218. Sugianto. , et al. Pengembangan Modul IPA Berbasis Proyek Terintegrasi STEM pada Materi Tekanan. Jurnal of Natural Science Education Research, 1. , 28Ae39. Umami. Penilaian Autentik Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Kurikulum 2013. Jurnal Kependidikan, 6. , 222Ae232. https://doi. org/10. 24090/jk. Pengarang