Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 9. No 1. Mei 2025 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: : https://10. 32696/ajpkm. v%vi%i. PARSEL (Pemanfaatan Air Rebusan Seledr. Untuk Menurunkan Tekanan Darah Penederita Hipertensi Pada Wanita Menopause Rabia Wahdah 1. Cintia N F1. Putri Yuliantie 1. Elysa Marini2 * Universitas Sari Mulia. Banjarmasin. Indonesia. Puskesmas Sungai Tabuk 1. Banjar. Indonesia. Abstrak Hipertensi adalah salah satu isu Kesehatan yang sangat umum di antara orang tua. Terapi komplementer merupakan metode alternatif diluar dari pengobatan medis. Obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi ini hipertensi meliputi penghambatan beta, penghambatan enzim pengubah angiotensin (ACE), diuretik, penghambat alfa serta penghambat saluran kalsium. Dimana efek samping dari diuretik merupakan kehilangan kalium di dalam tubuh yang keluar melalui urin bersamaan dengan natrium. Kehilangan kalium dapat menyebakan kram otot dalam situasi yang parah hingga menyebakan kematian. Masalah kesehatan yang ditemukan di Desa Tajau Landung RT 03 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sungai Tabuk I yaitu masalah yang ditemukan yakni lansia dengan hipertensi. Tujuan kegiatan pengabdian terapi komplemneter ini dapat membantu menurukan tekanan darah pada penderita hipertensi khususnya wanita menopause dengan hipertensi. Metode yang digunakan penyuluhan dan demontrasi ini yaitu meningkatkan pengetahuan wanita menopause tentang terapi non farmakologis sederhana yang bisa diterapkan dirumah. Kesimpulan kegiatan pengabdian pemanfaatan air rebusan seledri untuk menurunkan tekanan darah pada wanita menopause penderita hipertensi dilakukan melalui cara peyuluhan dengan menggunakan PowerPoint di wilayah kerja Puskesmas Sungai Tabuk 1 Desa Tajau Landung Rt. Kata kunci: Hipertensi. Menopause. Seledri. Abstract Hypertension is a highly prevalent health problem among the elderly. Complementary therapy is a disease management method used to support conventional medical treatment or as an alternative treatment option outside of conventional medical treatment. Pharmacological treatments used for hypertension include beta blockers, angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitors, diuretics, alpha blockers, and calcium channel A consequence of using diuretics is that potassium levels in the body are flushed out alongside sodium in urine. Yhe depletion of potassium can cause muscle cramps and, in extreme cases, death. health problem identified in Tajau Landung Village. RT 03, within the Sungai Tabuk I Community Health Center (UPTD), is the elderly with hypertension. The purpose of this community service activity, as a nonpharmacological therapy, is to help lower blood pressure in hypertension sufferers, especially menopausal women with hypertension. The methods used in this counseling and demonstration are to increase menopausal women's knowledge of simple non-pharmacological therapies that can be applied at home. The conclusion of the community service activity of celery boiled water to lower blood pressure in hypertension sufferers was carried out through counseling using PowerPoint in the work area of Sungai Tabuk 1 Health Center. Tajau Landung Village. Rt. Keywords: hypertension, menopause, celery. Submit: Mei 2025 Diterima: Mei 2025 Publish: Mei 2025 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Vol. 9 No. Mei 2025 nutrisi, serta teknik relaksasi dapat diterapkan untuk orang yang berisiko atau telah mengalami hipertensi. Ada beberapa alasan dalam memilih pengobatan alternatif ini karena bahanbahan yang digunakan dalam terapi non farmakologis ini tidak memiliki kandungan kimia sehingga ama dan tidak menyebabkan efek samping, biayanya terjangkau serta memiliki tingkat keberhasilan penyembuhan yang signifikan (Maharani et al. , 2. (Majid & Rini, 2. Hipertensi terjadi ketika tekanan darah berada diatas 140/90 mmHg. Hipertensi ialah sebuah kondisi dimana tekanan darah memiliki frekuensi yang tinggi . dan berlangsung secara terus-menerus yang seringkali diakibatkan oleh salah satu faktor risiko yang tidak berfungsi dengan baik dalam menjaga tekanan darah tetap normal (Majid, 2. Menopause adalah fase ketika wanita tidak lagi mengalami siklus Banyak wanita merasakan kecemasan serta ketakutan saat memasuki fase menopause. Perubahan ini terjadi karena penurunan hormon esterogen, progesterone dan hormon Dari perubahan hormon ini dapat menyebabkan gejala fisik seperti berkeringat berlebih saat malam, muncul rasa panas dibagin tubuh atas secara tiba-tiba, kesulitan tidur, vagina kering, kesulitan menahan buang air kecil, berat badan meningkat serta terdapat masalah pada mulut dan juga gigi (Intan, 2. Terapi mencakup penggunaan obat-obatan seperti beta blocker, angiotensinconverting enzyme (ACE) inhibitor, diuretik, alfa blocker, dan calcium channel blocker. Diuretik diketahui dapat menimbulkan efek samping berupa penurunan kadar kalium, karena mineral ini ikut terbuang bersama natrium melalui urine. Kekurangan kalium tersebut berpotensi menimbulkan kram otot, dan dalam kondisi yang lebih serius dapat berujung pada kematian (Sohrabi. F et al, 2. Terapi komplementer merupakan metode menangani penyakit yang bertujuan sebagai pendukung bagi pengobatan medis atau sebagai alternatif diluar pengobatan medis. Sebagian besar masyarakat hanya mengetahui bahwa penanganan hipertensi hanya bisa dilakukan melalui penggunaan obat-obatan. Masyarakat masih belum ditimbulkan oleh penggunaan obat dalam jangka panjang pada kesehatan Oleh karena pengelolaan tekanan darah tinggi harus mencakup metode terapi yang melibatkan terapi non farmakologis seperti aktivitas fisik, mengurangi kebiasaan merokok dan pengaturan asupan makanan atau Pada penelitian penelitian Henny Vidia Effendy . memperlihatkan bahwasanya pemberian terapi air rebusan seledri mampu memengaruhi penurunan tekanan darah pada wanita Penelitian ini didukung oleh Diah Evawanna Anuhgera . pemberian air rebusan seledri (Apium Graveolen. ini mampu menurunkan tekanan darah diastor maupun sistol pada hipertensi ringan, dengan memanfaatkan terapi komplementer air rebusan seledri terhadap wanita menopause untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi ringan. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Berdasarkan hasil pengkajian data yang telah di temukan di lapangan Desa Tajau Landung didapat lansia dengan hipertensi sebanyak 59% dari 44 orang lansia, balita dengan stunting sebanyak 25% dari 15 balita, dan 20% lansia yang mengalami gula darah dari 44% lansia. Hasil diatas didapat berdasarkan presentase tiga masalah tertinggi yang dialami oleh masyarakat di Desa Tajau Landung RT 3. Vol. 9 No. Mei 2025 Menopause Di Desa Tajau Landung RT 03 Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tabuk 1 Kabupaten BanjarAy. Berikut Langkah-langkah Pelaksanaan Kegiatan : Perencanaan: Menentukan target audiens, pesan yang ingin disampaikan, dan alat yang akan digunakan. Membuat susunan mengenai materi penyuluhan yang akan dilaksanakan yang mudah dipahami dan mudah untuk di pahami. Membuat powerpoint sebagai media Menentukan waktu dan tempat pelaksanaan penyuluhan. Pelaksanaan: Mempersiapkan peralatan dan bahan yang diperlukan. Menyampaikan penyuluhan dengan bahasa yang mudah dipahami dan Melibatkan peserta aktif dalam kegiatan sehingga ada feedback yang di berikan. Evaluasi: Melakukan perubahan manfaat dari terapi yang Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memanfaatkan terapi komplementer sebagai upaya penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi, khususnya wanita menopause. Solusi yang direncanakan dalam program pengabdian kepada masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sungai Tabuk I yaitu dengan memberikan terapi berupa konsumsi air rebusan seledri untuk membantu menurunkan tekanan darah pada kelompok sasaran tersebut. METODE PELAKSANAAN Penyuluhan PowerPoint, pemberian demontrasi, dan pembagian Air Rebusan Seledri merupakan satu diantara cara efektif pemanfaatan air rebusan seledri untuk menurunkan tekanan darah pada Dengan memberikan paparan materi melalui PowerPoint, dan cara pembuatan air rebusan seledri dapat disampaikan secara menarik dan mudah dipahami. Tujuan penyuluhan dan demontrasi ini farmakologis sederhana yang bisa diterapkan dirumah. Media edukasi yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu PowerPoint yang berjudul AuPARSEL (Pemanfaatan Air Rebusan Seledr. Untuk Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Pada Wanita Melakukan kegiatan selanjutnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan penyuluhan pencegahan hipertensi pada wanita menopause dengan media edukasi PowerPoint telah dilaksanakan di Desa Tajau Landung RT 03 pada tanggal 05 Agustus 2025. Acara ini dimulai dengan sambutan dari panitia dan pihak posyandu, dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh pemateri Materi yang disampaikan yaitu Pemanfaatan Air Rebusan Seledri Untuk Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Pada Wanita MenopauseAy. Media edukasi yang digunakan berupa Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PowerPoint dengan desain informatif dan ilustrasi menarik agar mudah dipahami oleh peserta. Dalam sesi diskusi, banyak peserta yang mengungkapkan bahwa mereka sebelumnya belum mengetahui terapi non farmakologis hipertensi dan belum memahami pentingnya konsumsi rebusan seledri dalam menurunkan Oleh karena itu, terapi non farmakologis menjadi fokus utama dalam sesi ini. Selain pemaparan materi terapi menggunakan PowerPoint, dilakukan juga demonstarsi cara pembuatan air rebusan seledri. Hal ini bertujuan agar menerapkannya di rumah secara Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, (Pemanfaatan Air Rebusan Seledr. PARSEL berupa botol 100 ml dibagikan kepada wanita menopause untuk diminum dirumah sebagai terapi non farmakologis. Selain itu, kegiatan demonstrasi akan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Dari hasil kegiatan yang telah dilaksanakan, dapat dilihat bahwa edukasi tentang Pemanfaatan Air Rebusan Seledri (PARSEL) memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan pemahaman menopause. Hal tersebut relevan terhadap penelitian bahwa media visual dapat membantu masyarakat dalam menyerap informasi dengan lebih baik. Peningkatan masyarakat setelah penyuluhan ini terlihat dari evaluasi yang dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan. Sebelum penyuluhan, hanya sebagian kecil peserta yang mengetahui terapi non farmakologis hipertensi. Namun setelah Vol. 9 No. Mei 2025 pengetahuan peserta yang menunjukkan minat untuk menerapkan terapi non farmakologis untuk menurunkan tekanan darah dan melakukanya secara rutin. Keberhasilan kegiatan ini juga dipengaruhi oleh metode penyuluhan yang diterapkan. Metode ceramah yang disertai dengan diskusi interaktif dan meningkatkan keterlibatan peserta. Selain PowerPoint sebagai alat bantu edukasi memberikan manfaat tambahan dalam mempermudah pemahaman masyarakat tentang terapi non farmakologis Namun, dalam pelaksanaan kegiatan ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu dalam Selain berkelanjutan dari pemerintah desa dan puskesmas sangat diperlukan agar program edukasi ini dapat dilakukan secara berkala dan lebih luas Secara umum, pelaksanaan kegiatan ini memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan wawasan mengenai terapi nonfarmakologis untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Apabila kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan, diharapkan hipertensi di Desa Tajau Landung RT 03. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 9 No. Mei 2025 2 pengaruh pemberian%2 0air rebusan seledri th d tekanna darah pada menopause. Pdf Majid. Pengaruh Terapi Relaksasi Guided Imagery Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi. Masker Medika, 9. , 542Ae550. https://doi. org/10. 52523/maskerm Gambar PARSEL Noervadila. Puspitasari. Kartika, . Idayani. , & Rasyidi. Peningkatan penyuluhan kesehatan reproduksi pada lansia pre-menopause di Desa Sumberejo Kecamatan Banyuputih. Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4. , 49Ae KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang Pemanfaatan Air Rebusan Seledri untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi pada wanita menopause dilakukan PowerPoint di wilayah kerja puskesmas sungai tabuk 1 Desa Tajau Landung Rt. Sohrabi. Niazmand. Mahmoudabady. , & Niazmand, . The vasodilatory effect of Apium graveolens L . seed in isolated rat aorta: The roles of endothelium, calcium and potassium channels. Avicenna Journal of Phytomedicine. REFERENSI