Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . ANALISA PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN DRAINASE BETON PRACETAK U-DITCH DENGAN PASANGAN BATU KALI Indra Pardamean Harahap1. Mhd. Rahman Rambe2. Rizky Febriani Pohan3 Alumni Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan Dosen Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan Abstrak:Sistem drainase adalah rangkaian kegiatan yang membentuk upaya pengaliran air, baik air permukaan, maupun air tanah dari suatu daerah atau kawasan. Material yang paling sering dijumpai di kalangan masyarakat adalah batu kali. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah, industri di bidang properti semakin meningkat sehingga dapat meningkatnya akan kebutuhan material bahan bangunan yang berkualitas terutama pada material drainase. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan biaya dan waktu pelaksanaan pada drainase beton pracetak U-Ditch dan drainase batu kali. Metode yang digunakan untuk menghitung biaya dan waktu pada pekerjaan drainase beton pracetak dan drainase batu kali adalah Analisa Harga Satuan Pekerjaan tahun 2016. Dari hasil analisa yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan drainase batu kali adalah Rp. 509,05, sedangkan untuk pekerjaan drainase beton pracetak adalah Rp. 600,00. Selisih biaya antara drainase batu kali dengan drainase beton pracetak sebesar Rp. 090,75. Waktu pelaksanaan untuk pekerjaan drainase batu kali dibutuhkan selama 56 hari, sedangkan waktu pelaksanaan untuk pekerjaan beton pracetak selama 17 hari dengan jumlah Tukang yang sama sebanyak 5 orang. Selisih waktu pelaksanaan antara drainase batu kali dengan beton pracetak sebesar 39 hari, dimana waktu pelaksanaan drainase beton pracetak lebih efisien dibandingkan pelaksanaan pasangan batu kali. Kata kunci: Drainase. Batu kali. Beton Pracetak. Biaya. Waktu PENDAHULUAN Drainase jalan mengandung pengertian membuang atau mengalirkan air ke tempat pembuangan yang telah ditentukan dengan cara gravitasi. Sistem drainase adalah rangkaian kegiatan yang membentuk upaya pengaliran air, baik air permukaan maupun air tanah dari suatu daerah atau kawasan air yang dapat mengganggu aktivitas Drainase saat ini sebagian sudah menggunakan sistem precast uditch, namun pada umumnya tetap menggunakan sistem konvensional yaitu dengan pasangan batu kali. Precast UDitch merupakan salah satu inovasi dari beton precast yang diperuntukan sebagai drainase, baik untuk saluran maupun saluran irigasi. Sedangkan untuk saluran konvensional . asangan batu kelebihan yang dimiliki adalah tidak memerlukan biaya tambahan untuk transportasi material dan alat berat untuk proses pemasangan atau pengangkatan, dan meminimalisir terjadinya masalah pada Selain memiliki kelebihan, kekurangan dari saluran konvensional . asangan batu kal. adalah, diperlukan pemeliharaan secara rutin, mutu tidak terjamin, terutama permukaannya tidak sehalus beton Precast. Beton pracetak merupakan komponen bangunan drainase yang dibuat dari sement portland, air, agregat halus, agregat kasar, besi tulangan. Beton pabrikasi yang pada umumnya adalah beton padat. Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. TINJAUAN PUSTAKA Drainase didefinisikan sebagai suatu rangkaian pengaliran air, baik air permukaan . , maupun air tanah dari suatu daerah atau kawasan. Sistem drainase merupakan bagian penting pada suatu kawasan jalan dan perumahan. Fungsi dengan adanya saluran drainase secara umum, yaitu : Dapat genangan air Dapat menurunkan permukaan air tanah pada tingkat yang ideal Dapat mengendalikan erosi tanah Dapat mengendalikan kerusakan jalan dan bangunan yang ada Dapat mengendalikan air hujan yang berlebihan sehingga tidak terjadi bencana banjir Drainase Batu Kali Batu kali adalah batu yang umumnya ukurannya tidak beraturan yang didapatkan dari sungai ataupun gunung dan merupakan salah satu bahan bangunan rumah/bangunan dan saluran, yaitu digunakan untuk membuat konstruksi dinding penahan tanah dan juga untuk membuat pondasi bangunan atau rumah, hal ini dikarenakan kemampuan konstruksi pasangan batu kali dalam menahan beban yang cukup besar. Drainase batu kali merupakan suatu komponen struktur yang paling utama dalam sebuah bangunan. Proses pekerjaan drainase batu kali diawali dari pengandukan, transportasi, penuangan. Metode pelaksanaan pekerjaan pasangan batu kali (Ervianto, 2. Tahap Persiapan Pelaksanaan pengukuran dan pemasangan Pembersihan lokasi pekerjaan Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . Pengadaan bahan material pekerjaan pasangan batu seperti batu, pasir, dan semen ke lokasi Bahan material ditempatkan tidak jauh dan mudah dijangkau dari lokasi pekerjaan. Jika diperlukan perlu disiapkan tempat penyimpanan khusus untuk bahan atau material, terutama untuk bahan semen agar penyimpanan semen dapat dilakukan dengan benar. Tahap Pelaksanaan Pembuatan pasangan batu sesuai dengan yang ditunjukkan oleh gambar Dasar galian dibuat rata dan diberi landasan dari adukan semen dengan pasir setebal 3 cm sebelum meletakkan batu pada lapisan yang pertama. Batu dengan ukuran yang besar diletakkan pada lapisan dasar atau lapisan yang pertama dan pada sudut-sudut dari pasangan batu tersebut. Batu dipasang dengan muka terpanjang secara mendatar dan untuk muka batu yang tampak dipasang sejajar dengan muka dinding batu yang terpasang. Batu sampai merata selama beberapa saat agar air dapat meresap. Setiap rongga atau celah antar batu diisi dengan bahan adukan dari semen dan pasir sesuai dengan komposisi campuran yang ditentukan. Pada saluran ini umumnya memiliki bentuk penampang trapesium yang menyalurkan limpasan air hujan dengan debit yang besar. Ada beberapa keunggulan drainase batu kali yang dapat Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. diuraikan, yakni sebagai berikut (Ervianto, 2. Pekerjaan dilapangan mudah dan Pekerjaan mudah dibentuk Saluran batu kali lebih murah karena faktor bahan dan material yang digunakan. Tidak terlalu memerlukan alat berat dan kendaraan yang banyak dalam meresahkan masyarakat. Sedangkan kelemahan drainase batu kali pada saat pemasangan/ pengerjaan adalah sebagai berikut (Ervianto, 2. Memerlukan tenaga kerja yang Menggunakan bekisting relatif Pekerjaan agak lama karena pengerjaannya berurutan saling Terpengaruh oleh faktor cuaca, pengecoran tidak dapat dilakukan. Drainase Beton Pracetak Metode Pracetak merupakan metode pelaksanaan struktur yang tidak melakukan pengecoran ditempat proyek yang akan dibangun, melainkan dilakukan ditempat Adapun hal yang perlu diperhatikan dalam pengerjaan beton pracetak adalah metode pelaksanaan, tahap pembuatan, penyimpanan, transportasi. Pada proses pembuatan komponen beton pracetak ini kualitasnya lebih terpantau dengan baik. Secara sederhana beton dibentuk oleh pengerasan campuran antara semen, air, agregat halus . , agregat kasar . atupecah/keriki. Terkadang ditambahkan pula campuran bahan lain untuk mempebaiki kualitas Dalam hal ini ada beberapa keunggulan drainase beton pracetak yang dapat diuraikan yakni (Ervianto, 2. Durasi proyek menjadi lebih sigkat Mereduksi biaya konstruksi Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . Kontuinitas proses konstruksi dapat Produksi massal Mengurangi biaya pengawasan Mengurangi kebisingan Dihasilkan kualitas beton yang baik Pelaksanaan konstruksi hampir tidak terpengaruh oleh cuaca Adapun kelemahan dari drainase beton pracetak dapat diuraikan sebagai berikut (Ervianto, 2. Proses Pengiriman dari pabrik ke lapangan harus hati-hati agar tidak terjadi keretakan. Membutuhkan alat transportasi yang memadai Membutuhkan alat berat untuk Membutuhkan tenaga kerja yang Rencana Anggaran Biaya Pengertian secara umum, rencana anggaran biaya merupakan prakiraan biaya material, biaya upah, dan biaya lain-lain yang dibutuhkan untuk mendirikan suatu Rencana anggaran biaya diperlukan sebagai pedoman pembangunan agar proses pembangunan berjalan seecara efisian dan efektif. Adapun item susunan untuk pembuatan Rencana Anggaran Biaya adalah (AHSP, 2. A Harga Bahan dan Upah A Analisis Pekerjaan A Volume Pekerjaan A Rencana Anggaran Biaya Harga Bahan dan Upah Bahan bangunan meliputi berbagai macam bahan yang digunakan dalam proyek konstruksi. Perhitungan kebutuhan bahan harus mempertimbangkan jenis, kualitas, dan kuantitas bahan yang Berikut dapat kita lihat bahan yang dipergunakan pada pelaksanaan drainase pasangan batu kali adalah Semen, batu kali, pasir, kerikil. Sedangkan pelaksanaan drainase beton pracetak Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. adalah Semen, batu kali, pasir, kerikil, tulangan besi dan cetakan. Untuk harga dari masing-masing material diperoleh dari satuan harga masing-masing daerah (Mukomoko, 2. Harga upah adalah hak pekerjaan atau buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan kepala pekerja atau buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesempatan atau peraturan perundangundangan, termasuk tunjangan bagi pekerja atau buruh. Dalam hal ini yang termasuk dalam harga upah pada pasangan batu kali dan beton pracetak ialah pekerja, tukang batu, mandor (Mukomoko, 2. Analisa Pekerjaan Biaya Pekerjaan Analisis Pekerjan adalah proses sistematis dalam menghimpun informasi tertulis mengenai jenis pekerjaan apa saja yang harus dikerjakan dalam suatu proyek agar tujuan proyek tercapai. Dalam hal ini analisa pekerjaan yang harus diketahui dalam pelaksanaan pekerjaan yakni, koefisien satuan pekerjaan galian tanah, koefisien satuan pekerjaan pasangan batu kali dan koefisien satuan pekerjaan beton Koefisien ini dapat di lihat di Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) tahun 2016 yang dikeluarkan oleh badan Standarisasi Nasional. Volume Pekerjaan Volume menghitung jumlah banyaknya volume pekerjaan dalam suatu satuan. Volume tersebut sebagai kubikasi dari pekerjaan. Dalam volume suatu pekerjaan bukanlah merupakan isi volume sebenarnya, pekerjaan dalam satu kesatuan. Volume pekerjaan tersebut dihitung berdasarkan hasil perencanaan atau gambar kerja bangunan yang akan dibuat. Semua bagian atau elemen konstuksi yang ada pada gambar kerja harus dihitung secara lengkap dan teliti untuk mendapatkan perhitungan volume pekerjaan secara akurat dan lengkap (Mukomoko, 2. Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . METODE Metode penelitian adalah salah satu cara yang digunakan untuk mencapai tujuan dari penelitian yang menentukan jawaban atas masalah yang ada. Pembahasan metodologi meliputi uraian tahapan pelaksanaan studi dan uraian perencanaan yang digunakan. Adapun tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pertama tahap identifikasi masalah kemudian pengumpulan data, pengolahan data dan menganalisis data. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua bagian yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Metode analisis kualitatif merupakan suatu analisis yang dilakukan tidak berdasarkan berdasarkan logika mengenai suatu deskriptif dan didasari oleh penguraian sebab akibat. Lokasi penelitian untuk pelaksanaan drainase batu kali dan beton pracetak UDith yang berada di Jalan Lintas Padangsidimpuan-Madina Desa Siabu. Panjang drainase yang dianalisa yaitu 350 Adapun jenis drainase yang di tinjau adalah drainase batu kali dan beton Penampang drainase batu kali yang lama hanya dibongkar satu sisi saja sehingga beton pracetak bisa terpasang. Berikut penampang batu kali pada saat pemasangan yang ada di lapangan. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 27 April 2024 sampai dengan 08 Mei 2024. Selanjutnya data-data yang dibutuhkan Adapun data yang diperoleh pada saat penelitian yaitu mengetahui lebar penampang baik pasangan batu kali maupun beton pracetak U-Ditch sesuai dengan kondisi yang terpasang dilapangan. Harga satuan yang digunakan yaitu berdasarkan Standart Satuan Harga (SSH) Bagan alir penelitian ini dimulai dari pengumpulan reperensi terutama tentang drainase pracetak dengan drainase batu Tahap selanjutnya membuat latar Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . belakang tentang ketertarikan dengan menganalisa biaya dan waktu pelaksanaan sesuai dengan tujuan yang ingin di capai serta mengumpulkan literatur sesuai dengan batasan masalah yang di buat yang di jelaskan di dalam tinjauan pustaka. Mulai Rumusan Masalah Tinjauan Pustaka Pengumpulan Data Data Primer Gambar Kerja Rencana Anggaran Biaya Data Sekunder Daftar Harga Satuan Data Bahan/Matrial Peraturan departemen Pekerjaan Umum Panjang : 350 m Untuk antara drainase batu kali dengan beton pracetak maka dimensi dan panjang saluran harus sama. Adapun tipikal drainase beton pracetak dengan spesifikasi sebagai berikut : Dimensi : Lebar 120 cm. Tinggi 90 cm. Tebal atas 10 cm dan Tebal Bawah 15 cm Panjang : 350 m Adapun harga bahan dan upah dapat kita lihat pada penjelasan dibawah ini. Harga bahan dan upah ini menjadi dua item pekerjaan yaitu drainase batu kali dan beton pracetak. Harga material ini bersumber dari Standart Satuan Harga Kabupaten Mandailing Natal Tahun Anggaran 2023 serta berdasarkan AHSP Analisa Data Drainase Beton Pracetak Drainase Batu Kali Biaya dan waktu pelaksanaan Kesimpulan Dan Saran Selesai Gambar 1. Bagan Alir Penelitian HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Adapun tipikal drainase batu kali dengan spesifikasi sebagai berikut : Dimensi : Lebar 120 cm. Tinggi 90 cm. Tebal atas 20 cm. Tebal Pondasi Bawah 30 cm dan tebal plesteran = 1,5 cm Adapun rencana anggaran biaya untuk masing-masing item pekerjaan drainase batu kali yang di peroleh, yaitu : Adapun jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan galian tanah yaitu: Biaya (R. = Volume galian x Harga Satuan = 357 m3 x Rp. 200,00 Rp. 200,00 Adapun jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan urugan pasir yaitu: Biaya (R. = Volume pasir urug x Harga Satuan = 10,50 m3 x Rp. 280,00 Rp. 440,00 Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. Adapun jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan pondasi yaitu: Biaya (R. = Volume pondasi x Harga Satuan = 164,50 m 3 x Rp. 170,00 =Rp. 465,00 Adapun jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan plesteran yaitu: Biaya (R. = Volume plesteran x Harga Satuan = 630,00 m2 x Rp. 346,41 = Rp. 238,30 Adapun jumlah biaya yang dibutuhkan untuk Pekerjaan Beton K- 175 yaitu: Biaya (R. = Volume Beton K175x Harga Satuan = 10,50 m3 x Rp. 165,75= Rp. 165,75 Sehingga diperoleh jumlah total biaya untuk pekerjaan pasangan batu kali sebesar JumlahTotal = Rp. 200,00 Rp. 440,00 Rp. 465,00 Rp. 238,30 Rp. 165,75 = Rp. 509,05 Adapun rencana anggaran biaya untuk masing-masing item pekerjaan beton pracetak yang di peroleh, yaitu : Adapun jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan galian tanah yaitu: Biaya (R. = Volume galian x Harga Satuan = 378 m3 x Rp. 200,00 Adapun jumlah biaya yang dibutuhkan untuk Pengadaan beton Biaya (R. = jumlah Unit x Harga Satuan = 292 unit x Rp. 000,00 Rp. 000,00 Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . Sehingga diperoleh jumlah total biaya untuk pekerjaan beton pracetak sebesar : JumlahTotal = Rp. 600,00 Rp. 000,00 Rp. 600,00 Untuk menentukan durasi waktu pekerjaan drainase batu kali adalah dengan menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Tahun Pengamatan lansung hanya berupa tinjauan dan tidak dapat dilakukan pengambilan data karena penelitian skripsi ini merupakan pekerjaan drainase yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Waktu total =Pekerjaan pekerjaan pasir urug pekerjaan pondasi pekerjan plesteran Pekerjaan beton k175=9 hari 1 hari 25 hari 19 hari 2 hari = 56 hari Untuk menentukan durasi waktu pekerjaan drainase beton pracetak adalah dengan menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Tahun 2016. Pengamatan lansung hanya berupa tinjauan dan tidak dapat dilakukan pengambilan data karena penelitian ini merupakan pekejaan drainase yang sudah dilaksanakan Waktu total = Pekerjaan galian Pekerjaan beton k-175 = 10 hari 7 hari = 17 hari Pembahasan Setelah perbandingan drainase batu kali dan drainase beton pracetak maka dapat diperoleh beberapa hasil pembahasan. Berdasarkan hasil analisa di atas dari segi biaya dapat dilihat bahwa biaya drainase batu kali lebih murah dibandingkan drainase beton pracetak, dimana biaya yang Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. pasangan batu kali sebesar Rp. 509,05. Sedangkan untuk drainase beton pracetak biaya yang dibutuhkan adalah Rp. 600,00. Sehingga selisih biaya drainase batu kali dengan drainase beton pracetak sebesar Rp. 090,75. Dari segi waktu pelaksanaan, durasi untuk drainase batu kali lebih lama jika dibandingkan dengan drainase beton pracetak, dimana waktu pasangan batu kali adalah 56 hari sedangkan untuk drainase beton pracetak waktu yang dibutuhkan adalah 17 hari dengan jumlah tukang yang sama-sama 5 orang dan jumlah pekerja bervariasi. Sehingga selisih waktu drainase batu kali dengan drainase beton pracetak selama 39 hari. KESIMPULAN Berdasarkan analisis yang dilakukan pada pekerjaan dinding bata merah dan batako pada pada gedung bertingkat, maka dapat diambil kesimpulan yaitu : Adapun biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan drainase batu kali Rp. 509,05. Sedangkan untuk drainase beton pracetak biaya yang dibutuhkan adalah sebesar Rp. 600,00. Sehingga selisih biaya drainase batu kali dengan drainase beton pracetak sebesar Rp. 090,75. Adapun Waktu pelaksanaan untuk pekerjaan drainase batu kali dibutuhkan selama 56 hari, sedangkan waktu pelaksanaan pekerjaan drainae beton pracetak selama 17 hari dengan jumlah tukang antara keduanya sama sebanyak 5 orang dan jumlah Sehingga diperoleh selisih waktu selama 39 hari, dimana pekerjaan drainase beton pracetak lebih efisien. Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . DAFTAR PUSTAKA