Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN 02 PANDANSARI KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG Zaenal Fanani1 1Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Malang Email: zaenalfanani2017@gmail. DOI: Received: 07-03-2024 Accepted: 20-04-2024 Published: 30-04-2024 Abstrak: Peningkatan mutu pendidikan memerlukan perencanaan pendidikan yang akurat dan sistematis terhadap perkembangan pendidikan melalui kerjasama dengan tokoh masyarakat, melalui suatu wadah formal yang disebut dengan komite sekolah, yang akan memberikan subangsih pemikiran dan kontrol terhadap pelaksanaan pendidikan. Begitu pula yang terjadi di SDN 02 Pandansari Kec. Poncokusumo Kab. Malang ini, komite sekolah sebagai sarana dalam upaya peningkatan mutu sekolah itu sendiri. Fokus dan tujuan penelitian untuk mendiskripsikan dan menganalisis peran komite sekolah dan berbagai faktor yang mempengaruhi dalam meningkatkan mutu pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis studi kasus, pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipasi dan dokumentasi, kemudian data dianalisis. Adapun hasil penelitian ini antara lain . Peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan Agama Islam yaitu. Sebagai pemberi pertimbangan . , . Sebagai badan pendukung . , . Sebagai badan pengontrol . , . Sebagai badan mediator (Executiv. Faktor pendukung nya antara lain. ada kesamaan visi, komunikasi intensif , kerjasama dan saling terbuka. Sedangkan faktor penghambatnya antara lain. ada SDM yang masih kurang, kurangnya koordinasi dengan pengurus lembaga. Kata Kunci: Peran Komite. Peningkatan Mutu. Pendidikan Agama Islam PENDAHULUAN Pendidikan Agama Islam merupakan suatu proses bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan Al-QurAoan. As-sunnah, dan ijtihad yang dilakukan oleh seorang pendidik kepada peserta didik agar ia memiliki kepribadian muslim. dalam Undang-Undang RI No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 3, disebutkan bahwa: Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi, agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab (Sukmadinata: 2. Untuk mewujudkan pendidikan tersebut, selanjutnya dijabarkan ke dalam kompetensi lintas kurikulum, yaitu pernyataan tentang keterampilan. Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang sikap, dan nilai-nilai yang direlefleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak yang mencakup kecakapan sepanjang hayat dan keterampilan hidup yang seharusnya dimiliki. Hasil dari kompetensi lintas kurikulum ini perlu dicapai melalui pembelajaran-pembelajaran dari semua rumpun pembelajaran. Pada sisi lain untuk mewujudkan lembaga pendidikan yang bermutu tidak bisa dilepaskan dari peran serta masyarakat yang terwakili salah satunya dalam wadah komite sekolah. Karena mereka salah satu stakeholder sekolah yang lebih tahu kebutuhan masyarakat yang menjadi konsumen sekolah tersebut sehingga komite ini seyogyanya dilibatkan dalam membuat perencanaan sekolah agar program sekolah benar-benar sesuai dengan kebutuhan Hal yang demikian ini terkadang banyak dilupakan oleh lembagalembaga pendidikan, mereka membuat program sekolah yang tidak menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat / stakeholder sehingga tidak jarang sekolah tersebut akhirnya mutunya semakin menurun dan masyarakat tidak berminat. Pendidikan jangan hanya dipandang sebagai suatu kewajiban, tapi kita harus pandai merencanakan, mengorganisir, mengemas, melaksanakan, mengevaluasi serta menindaklanjuti suatu proses pendidikan yang dilakukan secara bersinergi dan berkesinambungan. Di lingkungan lembaga pendidikan terlibat sejumlah manusia yang harus bekerja sama dalam mencapai satu tujuan yakni pendidikan yang bermutu (Wardiah: 2. Peningkatan mutu sekolah tersebut tidak lepas dari peran komite sekolah yang dibentuk oleh sekolah. Keikutsertaan komite, orangtua/wali dapat memberikan masukan kepada kepala sekolah menuju kearah perbaikan. Perbaikan tersebut dapat berupa perbaikan akademik maupun non akademik. Komite sekolah di lembaga menjadi wadah atau sarana untuk merealisasikan semua kegiatan agar berjalan dengan lancar. Kerjasama yang dilakukan komite sekolah dengan sekolah sangat baik. Dalam Surat keputusan (SK) Mendiknas No. 004/2002 tentang dewan pendidikan dan komite sekolah, 1dinyatakan bahwa: Komite sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan efesiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik pada pendidikan pra sekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan luar sekolah (Qumaroh: 2. Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan komite sekolah di SDN 02 Pandansari semakin baik. Pada pelaksanaannya komite sekolah sangat berperan penting dalam mencapai visi dan misi sekolah. Banyak perkembangan yang signifikan dari sekolah tersebut dengan banyak prestasi dalam bidang akademik maupun non akademi, baik dari segi kepala sekolah, guru maupun siswanya. Pengurus dan anggota komite sekolah relatif optimal dalam melaksanakan tugas dan fungsinya yakni dalam memberikan pertimbangan, masukan dan rekomendasi, mendukung, mengontrol serta menjadi mediator antara pemerintah dengan masyarakat. Sudah sangat baik Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. :April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang dalam menjalankan fungsinya yaitu dalam mendorong partisipasi masyarakat terhadap peningkatan kinerja sekolah, dalam evaluasi terhadap kinerja sekolah maka fungsi komite sekolah di SDN 02 Pandansari terimplementasi secara maksimal tentang tujuan dan fungsi komite sekolah sesuai yang disyaratkan dalam panduan umum tentang dewan sekolah dan komite sekolah (Wawancara dan Dokumentasi SDN 02 pandansar. Adapun fokus dan tujuan Penelitian ini adalah mendiskripsikan,menganalisis dan menelaah lebih jauh terkait peran komite sekolah dan berbagai faktor yang mempengaruhinya dalam meningkatkan mutu pendidikan Agama Islam di SDN 02 Pandansari. Terdapat beberapa penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian kali ini diantaranya adalah. AuKepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Memberdayakan Komite Sekolah di MIN Pahandut dan MIN Langkai Palangka Raya. Ay Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis peran komite madrasah, model kepemimpinan kepala madrasah dalam memberdayakan peran komite madrasah dan hasil pemberdayaan peran komite madrasah. AuPeran Komite Sekolah Dalam Membangun Kewirausahaan. Ay Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran komite sekolah sebagai unit kewirausahaan di SMK Sunan Drajat Paciran Lamongan. Mendeskripsikan peran komite sekolah di SMK Sunan Drajat Paciran Lamongan. Mendeskripsikan usaha-usaha komite sekolah di SMK Sunan Drajat Paciran Lamongan. AuPeranan dan Pemberdayaan Komite Sekolah Dalam Penyelenggaraan Pendidikan SMA Negeri Di Kota Binjai. Ay Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sebenarnya peran yang dilakukan oleh Komite Sekolah dalam membuat perencanaan pendidikan pada SMA Negeri di Kota Binjai. AuKontribusi Komite Sekolah Terhadap Proses Manajemen Sarana Dan Prasarana Sekolah di Sekolah Dasar Islam Al-Munawarah Pamekasan. Ay Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kontribusi komite sekolah terhadap proses manajemen sarana prasarana sekolah yang meliputi pengadaan, inventarisasi, pendistribusian, pemeliharaan, penghapusan dan pengamanan sarana prasarana sekolah, dan alasan dilakukan proses manajemen sarana dan prasarana. AuPemberdayaan Komite Sekolah DI SMA Unggulan Kota Yogyakarta. Ay Tujuan penelitian ini adalah pelaksanaan program kerja, upaya pemberdayaan, dan dampak kinerja komite sekolah di SMA Unggulan Kota Yogyakarta. Selanjutnya yang menjadi perbedaan dengan penelitian kali ini adalah bahwa penelitian ini untuk mengetahui apa saja peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan atau totalitas tidak hanya dalam perencanaan saja akan tetapi mulai dari input sampai pada out put yang dihasilkan, serta hal-hal apa saja yang dapat mempengaruhi komite sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan selama proses berlangsung, karena dalam setiap proses pendidikan akan melibatkan banyak faktor baik pendidik, peserta didik, proses pembelajaran. Hal inilah yang menjadi nilai kebaruan dalam penelitian yang dilakukan. Di SDN 02 Desa Pandansari ini pengurus dan anggota komite sekolah Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang relatif optimal dalam melaksanakan tugas dan fungsinya yakni dalam memberikan pertimbangan, masukan dan rekomendasi, mendukung, mengontrol serta menjadi mediator antara pemerintah dengan masyarakat. Sudah sangat baik dalam menjalankan fungsinya yaitu dalam mendorong partisipasi masyarakat terhadap peningkatan kinerja sekolah, dalam evaluasi terhadap kinerja sekolah maka fungsi komite sekolah di SDN 02 Pandansari terimplementasi secara maksimal tentang tujuan dan fungsi komite sekolah sesuai yang disyaratkan dalam panduan umum tentang dewan sekolah dan komite sekolah ( Dokumentasi SDN 02 Pandansar. Dengan demikian peran komite sekolah di SDN 02 Pandansari dalam mendukung terlaksananya program sekolah, serta membantu sekolah dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan dengan memberikan sumbangan pemikiran dan kerjasama yang kuat dengan elemen masyarakat dan pemerintah untuk memperbaiki kualitas sekolah telah dilakukan dengan baik, sehingga inilah yang mendorong peneliti untuk melakukan penelusuran lebih lanjut terkait dengan peran yang dilakukan oleh komite sekolah secara leih rinci. Menurut Nanang Fattah dikemukakan bahwa AuKomite Sekolah merupakan suatu badan atau lembaga non politis dan non profit, yang dibentuk berdasarkan musyawarah yang demokratis oleh para stakeholders pendidikan ditingkat sekolah sebagai representasi dari berbagai unsur yang bertanggung jawab terhadap peningkatan kualitas proses dan hasil pendidikanAy ( Nanang:2. Dengan demikian. Komite Sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik pada pendidikan prasekolah, jalur pendidikan sekolah, maupun luar sekolah. Nama dan ruang lingkup wadah ini disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan seperti Komite Sekolah. Komite Pendidikan. Komite Pendidikan Luar Sekolah. Dewan Sekolah. Menejemen Sekolah. Manajemen Madrasah. Komite TK, atau nama lain yang sesuai dengan kriteria pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan sekolah dengan fokus pemenuhan mutu kompetitif. Tugas dan Sifat Komite Sekolah Selanjutnya terkait beberapa tugas Komite Sekolah adalah sebagai berikut: . Mengorganisasi sumbangan dari orang tua dan masyarakat, . mengawasi pengelolaan keuangan sekolah, . ikut menyusun atau memilih kurikulum dan bahan ajar, . membentuk dan mengasawi proses belajar mengajarAy ( Depdiknas: 2. Sedangkan sifat Komite Sekolah merupakan badan yang bersifat mandiri, tidak mempunyai hubungan hierarkis dengan sekolah maupun lembaga pemerintah lainnya. Komite Sekolah dan sekolah memiliki kemandirian masing- masing, tetapi tetap sebagai mitra yang harus saling bekerja sama sejalan dengan konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. :April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Tujuan. Peran dan Fungsi Komite Sekolah Tujuan dibentuknya Komite Sekolah adalah sebagai berikut: . Mewadahi dan menyalurkan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebajikan dan program pendidikan di satuan pendidikan . ntuk Komite Sekola. , . Meningkatkan tanggung jawab dan peran serta aktif dari seluruh lapisan masyarakat dalam penyelenggaraan Pendidikan, . Menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel, dan demokratis dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu di satuan Pendidikan ( Sujanto : 2. Sedangkan Peranan yang dijalankan Komite Sekolah sangat berpengaruh dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Adapun peran yang dijalankan Komite Sekolah guna meningkatkan mutu pendidikan di sekolah adalah sebagai berikut: . Sebagai pemberi pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di satuan Pendidikan, . Sebagai pendukung baik yang berwujud finansial, pemikiran, ataupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan Pendidikan, . Sebagai pengontrol dalam rangka transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan di satuan pendidikan, . Sebagai mediator antara pemerintah . dengan masyarakat di satuan Pendidikan ( Mulyasa : 2. Kemudian untuk menjalankan perannya itu. Komite Sekolah memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai berikut: . Mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu, . Melakukan kerjasama dengan masyarakat, baik perorangan maupun organisasi, dunia usaha dan dunia indrustri, pemerintah dan DPRD berkenaan dengan pennyelenggaraan pendidikan yang bermutu, . Menampung dan menganalisis aspirasi, pandangan, tuntunan dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan oleh Masyarakat, . Memberi masukan, pertimbangan dan rekomendasi satuan pendidikan mengenai kebijakan dan program pendidikan. kriteria fasilitas pendidikan. dan hal-hal lain yang terkait dengan Pendidikan, . Mendorong orang tua dan masyarakat berpartisipasi dalam pendidikan dan memegang dana masyarakat dalam rangka pembiayaan penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan. (Sujanto: 2. Selain itu. Komite Sekolah merupakan wadah untuk menyampaikan ketidakpuasan para orang tua murid kepada sekolah akan rendahnya prestasi yang dicapai oleh suatu sekolah tersebut. Dewan pendidikan atau Komite Sekolah tidak perlu melaksanakan kegiatan studi atau penilaian pendidikan, tetapi cukup dengan menggunakan data-data yang tersedia atau hasil-hasil penilaian yang sudah ada sebagai bahan untuk menyampaikan kepuasan atau ketidakpuasan masyarakat terhadap Dinas Pendidikan atau kepada masingmasing sekolah. Dengan demikian, diperlukan suatu mekanisme akuntabilitas pendidikan yang dibentuk melalui suatu Peraturan Daerah di bidang Kepengurusan dan Pembentukan Komite Sekolah Menurut Bedjo Sujanto dalam bukunya manajemen pendidikan berbasis Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang sekolah mengatakan bahwa "Pengurus Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah ditetapkan berdasarkan AD/ART yang sekurang-kurangnya terdiri atas seorang ketua, sekretaris, bendahara. Apabila dipandang perlu, kepengurusan dapat dilengkapi dengan bidang-bidang tertentu sesuai kebutuhan. Selain itu dapat pula diangkat petugas khusus yang menangani urusan administrasi" ( Bedjo: Jadi kepengurusan Komite Sekolah ditetapkan berdasarkan AD/ART yang biasanya hanya terdiri dari ketua, wakil dan sekretaris, tetapi jika dibutuhkan kepengurusan yang lebih besar lagi, dapat dibentuk kepengurusan yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian agar Komite Sekolah itu dapat berjalan lebih baik sehingga tercapainya tujuan yaitu memajukan sekolah dengan peran aktif masyarakat. Pembentukan Komite Sekolah harus dilakukan secara transparan, akuntabel dan demokratis. Dilakukan secara transparan adalah bahwa komite sekolah harus dibentuk secara terbuka dan diketahui oleh masyarakat secara luas mulai dari tahap pembentukan panitia persiapan, proses sosialisasi oleh panitia persiapan, kriteria calon anggota, proses seleksi calon anggota, pengumuman calon anggota, proses pemilihan dan penyampaian hasil Dilakukan secara akuntabel adalah bahwa panitia persiapan hendaknya menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerjanya maupun penggunaan dana kepanitiaan. Dilakukan secara demokratis adalah bahwa dalam proses pemilihan anggota dan pengurus dilakukan dengan musyawarah Jika dipandang perlu pemilihan anggota dan pengurus dapat dilakukan melalui pemungutan suara ( Bedjo:2. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembentukan Komite Sekolah harus dilakukan secara transparan, akuntabel dan demokratis agar dapat menghasilkan pengurus Komite Sekolah yang dapat bertanggung jawab dalam pekerjaannya. HASIL DAN PEMBAHASAN Perencanaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Mata Pelajaran TIK Penencanaan merupakan suatu proses memikirkan kegiatan dan merupakan langkah awal yang harus dilakukan sebelum melakukan kegiatankegiatan selanjutnya pada masa yang akan datang secara terpadu dan sistematis, prinsip-prinsip dasar dan data informasi yang terkait serta menggunakan sumber-sumber daya lainnya dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan selanjutnya. Perencanaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan persiapan kegiatan pengadaan melalui serangkaian proses dengan perhitungan yang matang. Proses perencanaan sarana dan prasarana pendidikan dilakukan agar kebutuhan sarana dan prasarana dapat terpenuhi secara efektif dan efisien (Barnawi&M,Arifin, 2016:. Berdasarkan teori diatas tentang perencanaan sarana dan prasarana Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. :April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang pendidikan dalam meningkatkan minat belajar siswa mata pelajaran TIK di SMP Negri 4 Donorojo adalah untuk . Mencegah terjadinya keterlambatan pemenuhan kebutuhan Lab komputer seperti jaringan listrik dan internet yang berdampak langsung kepada penundaan penyampaian materi pembelajaran TIK, . Membangkitkan minat siswa dalam mata pelajaran TIK dan semangat guru dalam melakukan eksperimen atau menguji cobakan penggunaan model pembelajaran TIK tertentu. singkat kata, perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan disekolah dimaksudkan untuk memberikan jaminan kepada segenap civitas sekolah tentang kepastian ketersediaan barang disekolah ketika dibutuhkan. Pemanfaatan Sarana dan Prasarana Pendidikan Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Mata Pelajaran TIK Pemanfaatan Lab komputer Sebagai Media Pembelajaran TIK bukan merupakan teknologi yang berdiri sendiri, tetapi merupakan kombinasi dari hardware dan software. Ada hal penting yang harus diperhatikan dalam memanfaatkan TIK sebagai media pembelajaran yaitu hardware dan software yang tersedia. Beberapa pemanfaatan TIK dalam pembelajaran yaitu . presentasi, presentasi merupakan cara yang sudah lama digunakan, dengan menggunakan OHP atau chart. Peralatan yang digunakan sekarang biasanya menggunakan sebuah komputer/laptop dan LCD proyektor. Ada beberapa keuntungan jika kita memanfaatkan TIK diantaranya kita bisa menampilkan animasi dan film, sehingga tampilannya menjadi lebih menarik dan memudahkan siswa untuk menangkap materi yang kita sampaikan. Software yang sering digunakanuntuk presentasi adalah Microsoft Powerpoint. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan bahan presentasi, diantaranya Jangan terlalu banyak tulisan yang harus ditampilkan. Tulisan jangan terlalu kecil karena harus dilihat oleh banyak siswa. Perbanyak memasukkan gambar dan animasi. Usahakan bentuk presentasi yang interaktif. Virtual Experiment. Maksud dari virtual eksperimen disini adalah suatu kegiatan laboratorium yang dipindahkan di depan komputer. Anak bisa melakukan beberapa eksperimen dengan memanfaatkan software virtual . Kelas virtual Maksud kelas virtual di sini adalah siswa belajar mandiri yang berbasiskan web, misalnya menggunakan moodle. Pada kelas maya ini siswa akan mendapatkan materi, tugas dan test secara online sehingga guru memperoleh kemudahan dalam memeriksa tugas dan menilai hasil ujian Terutama hasil ujian siswa akan dinilai secara otomatis (Barnawi & M. Arifin, 2016:. Hal-hal yang Perlu diperhatikan dalam penggunaan sarana pendidikan menurut Endang Herawan dan Sukarti Nasihin adalah . Penyusunan jadwal penggunaan harus dihindari benturan dengan kelompok lainnya, . Hendaknya kegiatan-kegiatan pokok sekolah merupakan prioritas utama, . Waktu/jadwal penggunaan hendaknya diajukan pada awal tahun ajaran, . Penugasan atau penunjukan personel sesuai dengan keahlian pada bidangnya, misalnya petugas laboratorium, perpustakaan, operator Komputer dan sebagainya, . Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Penjadwalan dalam penggunaan sarana pendidikan, antara kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler harus jelas (Endang Herawan & Sukarti Nasihin, 2001:. Berdasarkan teori diatas menunjukkan bahwa proses pemanfaatan sarana dan prasarana di SMP Negri 4 Donorojo sesuai dengan teori yang telah dikemukakan, dengan adanya penjadwalan yang jelas untuk penggunaan sarana maupun prasarana seperti laboratorium komputer dan sebagainya tidak terjadi benturan dan listrik tidak mudah padam karena terlalu banyak mengkonsumsi Dalam penjadwalan penggunaan sarana dan prasarana ada penugasan atau penunjukan personel sesuai dengan keahlian pada bidangnya, misalnya petugas laboratorium, perpustakaan. Operator komputer dan sebagainya, serta penjadwalan dalam penggunaan sarana pendidikan, pada semua kegiatan sudah Penggunaan komputer di lab komputer selain dilakukan penjadwalan karena menghindari benturan juga karena daya listrik yang kurang sehingga untuk meminimalisir listrik mati mendadak digunakan penjadwalan tersebut. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Mata Pelajaran TIK Pemeliharaan sarana pendidikan adalah kegiatan untuk melaksanakan pengurusan dan pengaturan agar semua sarana dan prasarana selalu dalam keadaan baik dan siap untuk digunakan secara berdaya guna dan berhasil guna dalam mencapai tujuan pendidikan. Pemeliharaan merupakan kegiatan penjagaan atau pencegahan dari kerusakan suatu barang sehingga barang tersebut kondisinya baik dan siap digunakan (Eka Prihatin, 2014:. Begitu barang-barang perlengkapan yang telah diadakan itu didistribusikan kepada bagian kelas TIK, perpustakaan,laboratorium IPA, tata usaha, atau personel sekolah berarti barang-barang perlengkapan itu sudah berada dalam tanggung jawab bagian-bagian atau personal sekolah tersebut. Atas pelimpahan itu bagian-bagian atau personel sekolah tersebut berhak memakainya untuk kepentingan proses pendidikan di sekolahny (Ari H Gunawan, 2002:. Dari teori diatas pemeliharaan sarana sekolah di SMP Negri 4 Donorojo menjadi tanggung jawab bersama. Pemeliharaan sarana pendidikan yang tidak terpakai menggunakan gudang penyimpanan sedangkan untuk sarana yang terpakai seperti komputer dan perangkatnya dilakukan pengecekan setiap hari. Pemeliharaan prasarana sekolah dilakukan dengan pengecekan secara berkala. Hal ini sesuai dengan teori yang ada yaitu selalu mengupayakan agar sarana dan prasarana tetap dalam kondisi baik dan berfungsi dengan baik sehingga meningkatkan minat belajar siswa mata pelajaran TIK. Tujuannya untuk pengoptimalan pemakaian, mendukung kelancaran kegiatan di sekolah, menjamin ketersediaan sarana yang diperlukan dan menjamin keselamatan orang yang memakai sarana tersebut. Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. :April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus yaitu berusaha mendeskripskan suatu latar, objek atau peristiwa tertentu secara rinci dan mendalam mengenai unit sosial tertentu, yang meliputi individu, kelompok, lembaga dan Masyarakat ( Yatim: 2. Data dikumpulkan dari latar yang alami . atural settin. sebagai sumber data langsung. Pendekatan kualitatif ini digunakan untuk menemukan dan memahami apa yang tersembunyi di balik fenomena kadangkala merupakan sesuatu yang sulit untuk diketahui atau dipahami, pendekatan ini juga diharapkan mampu memberikan penjelasan secara utuh dan terperinci tentang fenomena yang menjadi focus penelitian penulis. Pendekatan ini diarahkan pada latar dan individu tersebut secara holistik dan . Jadi, dalam hal ini tidak boleh mengisolasikan individu atau organisasi kedalam variable atau hipotesis, tetapi perlu memandangnya sebagai bagian dari suatu keutuhan ( Moleong 2. Prosedur pengumpulan datanya menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipasi dan studi dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis diskriptif model interaktif yang dapat dilihat pada gambar berikut ( Miles. Selanjutnya teknik uji keabsahan data menggunakan asas keterpercayaan (Credibilit. , keteralihan (Transferabilit. , ketergantungan (Dependabilit. , dan asas kepastian (Confirmabilit. HASIL DAN PEMBAHASAN Peningkatan mutu pendidikan pada pendidikan formal dibutuhkan suatu komite sekolah yang akan memberikan subangsih pemikiran dan kontrol terhadap pelaksanaan pendidikan. Selain itu diperlukan pula suatu perencanaan pendidikan yang akurat dan sistematis terhadap perkembangan pendidikan melalui kerja sama dengan tokoh masyarakat, melalui suatu wadah formal yang Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang disebut dengan komite sekolah. Komite sekolah di SDN 02 Pandansari ini sebagai sarana dalam upaya peningkatan mutu sekolah itu sendiri. Peningkatan mutu sekolah tersebut dulunya masih kurang, tetapi sekarang mengalami kemajuan yang sangat Itu semua karena kepala sekolah yang berprestasi dan adanya kerjasama dengan komite sekolah. Peningkatan mutu pendidikan di SDN 02 Pandansari ini tidak lepas dari peran serta dari pihak lain baik pihak yang berada di dalam lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Pihak yang termasuk dalam lingkungan sekolah adalah kerja sama yang baik antara kepala sekolah dan guru, semua melaksanakan kewajiban sesuai dengan tugasnya masing-masing dengan baik (. asil wawancara di SDN 02 Pandansar. Semua itu tidak lepas dari peran orang tua murid maupun masyarakat Orang tua bisa memberikan kritik dan saran kepada sekolah melalui komite sekolah guna untuk memperbaiki sekolah menujuarah yang labih baik. Orang tua dan masyarakat sekitar bisa memberikan pemikiran dan mengontrol setiap kegiatan yang diadakan di lingkungan sekolah. Mutu pendidikan yang ada di SDN 02 Pandansari sangat baik. Itu semua dibuktikan dengan adanya berbagai prestasi baik akademik maupun non akademik yang telah diraih oleh sekolah tersebut. Salah satu contohnya Juara1Lomba Pencak silat, dan Juara 3 Lomba Lari Putri Se-Kabupaten Malang. Peningkatan mutu sekolah tersebut tidak lepas dari peran komite sekolah yang dibentuk oleh sekolah tersebut. Keikutsertaan komite, orang tua/wali dapat memberikan masukan kepada kepala sekolah menuju ke arah perbaikan. Perbaikan tersebut dapat berupa perbaikan akademik maupun non akademik. Peran komite di SDN 02 Pandan sari yang beranggotakan pihak sekolah, orang tua murid, dan tokoh masyarakat ini relatif optimal dengan melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik yaitu memberikan pertimbangan, masukan dan rekomendasi, mendukung, serta mengontrol. Komite sekolah tersebut mempunyai peran yang sangat besar dengan adanya dukungan dan pihak-pihak yang bersangkutan yang berada dalam lingkup sekolah. Komite sekolah tersebut mengadakan evaluasi setiap tiga bulan sekali. Semua anggota dikumpulkan dalam satu ruangan untuk membahas masalah yang berhubungan dengan sekolah. Masalah-masalah yang ada di lembaga tersebut berupa kritikan dan saran kepada Sekolah. Bahan pertimbangan mengenai kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan selanjutnya, mendukung berbagai kegiatan-kegiatan baik berupa materi ataupun tenaga guna memperlancar jalanya suatu kegiatan di SDN 02 Pandansari. Kegiatan-kegiatan yang akan direalisasikan adalah kegiatan akhir semester dan bilingual. Bilingual adalah proses belajar mengajar siswa dilatih dengan menggunakan bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang diterapkan di kelas1-6, kegiatan ini diterapkan setiap hari senin sampai hari kamis. Untuk mendukung kegiatan tersebut pihak sekolah menyediakan kamus bahasa yang Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. :April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang dapat digunakan sebagai panduan dan pedoman untuk berbicara dengan bahasa inggris maupun bahasa arab. Kegiatan yang kedua adalah kegiatan akhir semester yaitu dengan mengadakan pelepasan kelas 6 dengan mengundang wali murid kelas1sampai kelas 5, dan tokoh mayarakat lainya (Wawancara dengan Kepala sekolah SDN 02 Pandansar. Peran Komite Dalam Meningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menyatakan bahwa komite sekolah adalah partisipasi yang berlaku pada masyarakat selama ini belum diartikan secara Makna partisipasi yang berlaku secara universal adalah kerja sama yang erat antara perencana dan rakyat dalam merencanakan, melaksanakan, melestarikan dan mengembangkan suatu program pembangunan (Departemen Agama:2. Komite sekolah diatur dalam Keputusan menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 044/U/2002 Tahun 2002, tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. Komite sekolah merupakan suatu badan atau lembaga non-profit dan non-politis, yang dibentuk berdasarkan musyawarah demokratis para stakeholder pendidikan sekolah, sebagai representasi dari berbagai unsur yang bertanggungjawab terhadap peningkatan kualitas proses dan hasil Pendidikan. Komite sekolah itu tidak selalu berorientasi pada uang, tetapi juga pada hal-hal yang dapat diadakan bersama, seperti membentuk sistem belajar yang baik, turut serta memecahkan persoalan-persoalan yang ada dan masih banyak lagi kegiatan lainnya yang dapat dikerjakan bersama tanpa harus mengeluarkan Jadi komite sekolah itu tidak harus dibentuk untuk membiayai sekolah tersebut dan yang terpenting jika suatu daerah tergolong miskin bukan berarti tidak dapat terbentuk komite sekolah, sebab dalam meningkatkan mutu pendidikan dapat dengan berbagai cara dan tidak hanya dengan uang. Kontribusi komite sekolah terhadap sekolah yang menyangkut kelembagaan dapat dilakukan dengan mengadakan pertemuan terjadwal untuk menampung dan membahas berbagai kebutuhan, masalah, aspirasi, serta ide-ide yang disampaikan oleh anggota komite sekolah, memikirkan upaya-upaya yang mungkin dilakukan untuk memajukan sekolah, terutama yang menyangkut kelengkapan fasilitas sekolah, fasilitas pendidikan, pengadaan biaya pendidikan dan membahas laporan tahunan sekolah sehingga memperoleh gambaran yang tepat atas penerimaan komite sekolah. Komite sekolah merupakan badan yang bersifat mandiri dan tidak mempunyai hubungan hirarkis dengan sekolah maupun lembaga pemerintah lainnya. Adapun peran yang dijalankan oleh Komite Sekolah yang ada di SDN 02 Pandansari dalam meningkatkan mutu pendidikan Agama Islam sebagai berikut (Departemen Agama: 2. Sebagai pemberi pertimbangan . : Komite SDN 02 Pandansari sebagai mitra kerja kepala sekolah telah memberikan pertimbangannya dalam setiap rencana dan program yang telah disusun oleh sekolah, misalnya pengadaan ruang sholat . , pengadaan perlengkapan sholat Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang . ukenah, sarung, tikar sholat dan sajada. , selain itu juga komite sekolah memiliki peran mengidentifikasi sumber daya pendidikan yang ada disekolah serta memberikan masukan dan pertimbangan dalam menetapkan RAPBS termasuk dalam penyelenggaraan rapat-rapat RAPBS. Sebagai badan pendukung . , peran komite sekolah sebagai badan pendukung bagi upaya peningkatan mutu pendidikan terutama pendidikan agama islam di SDN 02 Pandansari, dapat berupa dukungan finansial, tenaga, dan dukungan pikiran. Misalnya, komite sekolah ikut membantu dan menunjang dalam masalah sarana dan prasarana sekolah, dan juga dalam pengembangan fisik sekolah komite sekolah melakukan serangkaian kegiatan dari perencanaan, penggalian dana, pelaksanaan sampai pelaporan, dan juga dalam pengembangan fisik sekolah komite sekolah memberikan dukungan seperti mengadakan peggalangan dana kepada orangtua siswa yang berlandaskan keikhlasan orangtua siswa tersebut, ini dilakukan agar SDN 02 Pandansari bisa juga bersaing dengan sekolah lain karena meningkatnya sarana dan prasarana ataupun pengembangan fisik sekolah. Sebagai badan pengontrol . , komite sekolah di SDN 02 Pandansari melakukan kontrol atau pengawasan pengambilan keputusan kepala sekolah atau perencanaan pendidikan disekolah, dan juga mengawasi kualitas pendidikan di SDN 02 Pandansari dengan mengontrol proses belajar mengajar, dan juga mengawasi atau mengontrol penambahan fasilitas sekolah seperti, penambahan gambar-gambar huruf hijaiyah, dan gambargambar yang bernuansa islami dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan agama Islam. Hasil pengawasan terhadap sekolah akan dijadikan bahan pertimbangan yang cukup menentukan bagi penyelenggara pendidikan dan peningkatan mutu pendidikan terutama mutu pendidikan agama Islam. Sebagai badan mediator (Executiv. , komite sekolah sebagai penghubung atau mediator antara pemerintah, sekolah, orangtua dan masyarakat memiliki arti, bahwa aspirasi orangtua dan masyarakat ataupun ada penyampaian sekolah terhadap orang tua siswa semuanya itu melalui komite Peran sebagai mediator ini memerlukan kecermatan dalam mengedintifikasi kepentingan, kebutuhan dan keluhan orang tua dan Aspirasi yang disalurkan melalui komite sekolah dimanfaatkan oleh sekolah sebagai masukan bagi koreksi kearah perbaikan. Keberadaan komite sekolah di SDN 02 Pandansari ini banyak memberi manfaat, yang mana dengan adanya komite sekolah maka aspirasi orangtua bisa terwakilkan dan juga apabila ada penyampaian sekolah kepada orangtua itu disampaikan oleh komite sekolah secara kekeluargaan. Selain itu pihak sekolah juga selalu mendapat dukungan dari komite sekolah agar terus dapat meningkatkan mutu pendidikan agama Islam. Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. :April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Faktor Pendukung dan Penghambat Peran Komite Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Setiap lembaga suatu organisasi pasti memiliki faktor-faktor yang mendukung dan menghambat jalannya sebuah organisasi tersebut. Faktor pendukung dan penghambat dalam suatu kegiatan pastilah ada, begitu juga dengan organisasi komite sekolah yang ada di SDN 02 Pandansari dalam menjalankan fungsinya. Dalam pelaksanaan peningkatan mutu, sekolah memiliki faktor yang dapat mensukseskan program-program yang telah direncanakan oleh sekolah dengan Komite Sekolah. Dengan faktor pendukung ini, sekolah lebih mudah untuk melaksanakan program-program yang terkait dengan upaya peningkatan mutu, karena selain mempermudah pelaksanaannya juga dapat dijadikan motivasi dalam proses berlangsungnya program tersebut. Adapun faktor pendukung itu diataranya: . Ada kesamaan visi antara sekolah dan Komite Sekolah, . Komunikasi dan koordinasi yang baik dan harmonis antara sekolah dengan Komite Sekolah yang sudah terjalin, . Adanya saling keterbukaan antara Komite Sekolah dengan sekolah, sehingga sekolah tidak merasa diawasi, . Kerjasama yang baik yang telah terbina antara unsur-unsur didalam sekolah dan unsur-unsur dalam masyarakat bersama anggota Komite Sekolah, . Terwujudnya kekompakan walimurid dalam melaksanakan hasil kesepakatan dalam mendukung program Dengan adanya faktor pendukung ini kita bisa melihat bahwa adanya kesamaan antara visi sekolah dan komite sekolah, yang menjadikan kerjasama yang baik dan dorongan yang baik dimana terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dan harmonis sehingga terjadi kekompakan dalam menjalankan sebuah program kerja yang membuat wali murid juga ikut sepakat dan mendukung program kerja sekolah. Dari beberapa faktor pendukung yang teridentifikasi diatas, antara sekolah. Komite dan masyarakat berusaha seoptimal mungkin untuk mendukung dan melaksanakan program-program yang terkait dengan upaya peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam. Selain faktor pendukung, peran komite sekolah juga memiliki faktor penghambat terhadap peningkatan mutu pendidikan agama Islam di SDN 02 Pandansari. Lembaga komite sekolah telah ada dan dibentuk disetiap sekolah di Indonesia. Tetapi keberadaan komite sekolah masih banyak menghadapi beberapa Iambatan. Penyebabnya antaralain : . karena pelaksanaan dan fungsi komite sekolah tidak selalu dapat memenuhi harapan tersebut, . pelaksanaan peran dan fungsi komite sekolah masih sangat variative (Renani : 2. Beberapa masalah pokok lain yang dihadapi tentang komite ini yang akhirnya dikatakan peranannya belum optimal, mungkin ini dikarenakan komite sekolah yang ada di SDN 02 Pandansari hanya bersifat sementara. Adapun yang menjadi faktor penghambat diantaranya: . Masalah kurangnya SDM . umber daya manusi. , . Kurangnya waktu yang tersisihkan untuk Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang organisasi, . Kurangnya koordinasi antara pengurus. Dari masalah diatas bisa dilihat bahwa, adanya beberapa faktor yang menjadi penghambat peran komite sekolah mungkin dikarenakan pengurus komite sekolah hanya bersifat sementara dan adanya masalah kurangnya SDM dan Cuma komite sekolah yang aktif dalam kepengurusan ini. Selanjutya, kurangnya waktu yang tersisihkan untuk organisasi, ini dikarenakan pengurus berlatar belakang yang berbeda dan menganggap bahwa organisasi komite sekolah bukan pekerjaan pokok mereka, sehigga harus ada keikhlasan menyisihkan waktu untuk organisasi ini. Selanjutnya, kurangnya koordinasi antara pengurus, ini diakibatkan kurangnya pertemuan antar pengurus karena pengurus mempunyai kesibukan masing-masing seperti petani, wiraswasta, dan tokoh masyarakat. Dari beberapa faktor penghambat peran komite sekolah yang sudah dijelaskan diatas yang menyangkut anggota komite sekolah, ini merupakan tantangan tersendiri bagi komite sekolah di SDN 02 Pandansari, bagaimana kedepannya agar segala yang menjadi faktor penghambat dapat diatasi agar komite sekolah lebih terorganisasi dengan baik dan dapat meningkatkan mutu pendidikan khususnya pendidikan agama islam di SDN 02 Pandansari. KESIMPULAN Peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan Agama Islam di SDN 02 Pandansari adalah sebagai berikut: Sebagai pemberi pertimbangan . : Komite SDN 02 Pandansari. Sebagai mitra kerja kepala sekolah telah memberikan pertimbangannya dalam setiap rencana dan program yang telah disusun oleh sekolah, misalnya pengadaan ruang sholat . , pengadaan perlengkapan sholat . ukenah, sarung, tikar sholat dan sajada. , selain itu juga komite sekolah memiliki peran mengidentifikasi sumber daya pendidikan yang ada disekolah serta memberikan masukan dan pertimbangan dalam menetapkan RAPBS termasuk dalam penyelenggaraan rapat-rapat RAPBS. Sebagai badan pendukung . , peran komite sekolah sebagai badan pendukung bagi upaya peningkatan mutu pendidikan terutama pendidikan Agama Islam di SDN 02 Pandansari, dapat berupa dukungan finansial, tenaga, dan dukungan pikiran. Misalnya, komite sekolah ikut membantu dan menunjang dalam masalah sarana dan prasarana sekolah, dan juga dalam pengembangan fisik sekolah komite sekolah melakukan serangkaian kegiatan dari perencanaan, penggalian dana, pelaksanaan sampai pelaporan, dan juga dalam pengembangan fisik sekolah komite sekolah memberikan dukungan seperti mengadakan peggalangan dana kepada orangtua siswa yang berlandaskan keikhlasan orangtua siswa tersebut, ini dilakukan agar SDN 02 Pandansari bisa juga bersaing dengan sekolah lain karena meningkatnya sarana dan prasarana ataupun pengembangan fisik sekolah. Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. :April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Sebagai badan pengontrol . , komite sekolah di SDN 02 Pandansari melakukan kontrol atau pengawasan pengambilan keputusan kepala sekolah atau perencanaan pendidikan di sekolah, dan juga mengawasi kualitas pendidikan di SDN 02 Pandansari dengan mengontrol proses belajar mengajar, dan juga mengawasi atau mengontrol penambahan fasilitas sekolah seperti, penambahan gambar-gambar huruf hijaiyah, dan gambargambar yang bernuansa islami dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan agama Islam. Hasil pengawasan terhadap sekolah akan dijadikan bahan pertimbangan yang cukup menentukan bagi penyelenggara pendidikan dan peningkatan mutu pendidikan terutama mutu pendidikan agama Islam. Sebagai badan mediator (Executiv. , komite sekolah sebagai penghubung atau mediator antara pemerintah, sekolah orangtua dan masyarakat memiliki arti, bahwa aspirasi orangtua dan masyarakat ataupun ada penyampaian sekolah terhadap orangtua siswa semuanya itu melalui komite sekolah. Peran sebagai mediator ini memerlukan kecermatan dalam mengedintifikasi kepentingan, kebutuhan dan keluhan orangtua dan masyarakat. Aspirasi yang disalurkan melalui komite sekolah dimanfaatkan oleh sekolah sebagai masukan bagi koreksi kearah perbaikan. Keberadaan komite sekolah di SDN 02 Pandansari ini banyak memberi manfaat, yang mana dengan adanya komite sekolah maka aspirasi orangtua bisa terwakilkan dan juga apabila ada penyampaian sekolah kepada orangtua itu disampaikan oleh komite sekolah secara kekeluargaan. Selain itu pihak sekolah juga selalu mendapat dukungan dari komite sekolah agar terus dapat meningkatkan mutu pendidikan agama Islam. Faktor pendukung dan penghambat peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam di SDN 02 Pandansari, yaitu: Faktor pendukung yaitu: . Ada kesamaan visi antara sekolah dan Komite Sekolah, . Komunikasi dan koordinasi yang baik dan harmonis antara sekolah dengan Komite Sekolah yang sudah terjalin, . Adanya saling keterbukaan antara Komite Sekolah dengan sekolah, sehingga sekolah tidak merasa diawasi, . Kerjasama yang baik yang telah terbina antara unsur-unsur didalam sekolah dan unsur-unsur dalam masyarakat bersama anggota Komite Sekolah, . Terwujudnya kekompakan walimurid dalam melaksanakan hasil kesepakatan dalam mendukung program sekolah. Adapun faktor penghambat. Masalah kurangnya SDM . umber daya manusi. , . Kurangnya waktu yang tersisihkan untuk organisasi, . Kurangnya koordinasi antara pengurus. DAFTAR PUSTAK Bedjo Sujanto,( 2. Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah. Jakarta: Sagung Seto Depdiknas, ( 2. Dewan Sekolah dan Komite Sekolah. Jakarta: Komite Sekolah Depertamen Agama RI. Pedoman Komite Sekolah Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Mulyasa, . Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Lexy J. Moleong,. Metodologi Penelitian Kualitatif,Bandung: PT. Remaja Rosda Karya Miles. & Huberman,A. Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods. Thousand Oaks. CA:Sage Nana Saodih Sukmadinata,. Pengendalian Mutu Pendidikan Sekolah Menengah. Bandung:PT Refika Aditama Siti Qumaroh Ugarohana, . Peran Komite Dalam Menunjang Kegiatan Proses Belajar Mengajar Pendidikan Agama Islam Di Sekolah dasar Islam Surya Buana Kota malang. Skripsi . alang:UIN Malan. Sri Wardiah, . AuStrategi Komite Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta Sri Renani Pantjastuti,. Komite Sekolah. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya Yatim Riyanto, . Metodologi penelitian Pendidikan. Surabaya: SIC. Bedjo Sujanto,( 2. Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah. Jakarta: Sagung Seto Depdiknas, ( 2. Dewan Sekolah dan Komite Sekolah. Jakarta: Komite Sekolah Depertamen Agama RI. Pedoman Komite Sekolah Mulyasa, . Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Lexy J. Moleong,. Metodologi Penelitian Kualitatif,Bandung: PT. Remaja Rosda Karya Miles. & Huberman,A. Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods. Thousand Oaks. CA:Sage Nana Saodih Sukmadinata,. Pengendalian Mutu Pendidikan Sekolah Menengah. Bandung:PT Refika Aditama Siti Qumaroh Ugarohana, . Peran Komite Dalam Menunjang Kegiatan Proses Belajar Mengajar Pendidikan Agama Islam Di Sekolah dasar Islam Surya Buana Kota malang. Skripsi . alang:UIN Malan. Sri Wardiah, . AuStrategi Komite Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. :April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index Zaenal Fanani. Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sdn 02 Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Sri Renani Pantjastuti,. Komite Sekolah. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya Yatim Riyanto, . Metodologi penelitian Pendidikan. Surabaya: SIC. Managerial: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 03 No. : April ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/managerial/index