Journal of Accounting and Business Issues (JABI) Volume 05 Nomor 01 Tahun 2025 Hal : 61-65 https://ojs. id/index. php/jabi ISSN2828-1411 FINANCIAL PERFORMANCE ANALYSIS OF COMPANIES USING A MANAGEMENT ACCOUNTING APPROACH IN THE CREATIVE INDUSTRY SECTOR Jelita Puspita Mardani1 1 STIE Sutaatmadja Subang. Indonesia INFO ARTIKEL ABSTRACT Histori Artikel : Tgl. Masuk : 27-11-2025 Tgl. Diterima : 28-11-2025 Tersedia Online : 30-11-2025 Keywords: This study aims to analyze the impact of management accounting implementation on the financial performance of companies in the creative industry sector. Although the creative industry contributes significantly to IndonesiaAos Gross Domestic Product, businesses in this sector continue to face financial management challenges, particularly due to revenue uncertainty and high production Management accounting plays a crucial role in providing relevant information for strategic decisionmaking, cost control, and budget planning. This research employs a quantitative approach using a survey method involving 30 purposively selected creative industry Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression. The results show that the application of management accounting has a positive effect on financial performance, especially in improving cost efficiency, profitability, and strategic decision-making. These findings highlight the importance of enhancing management accounting literacy among competitiveness and business sustainability. Management Accounting. Creative Industry. Financial Performance. Cost Efficiency. Decision-Making PENDAHULUAN Industri kreatif merupakan sektor dengan pertumbuhan pesat dan kontribusi signifikan terhadap PDB Indonesia, mencapai 7,44% pada tahun 2023. Sektor ini meliputi berbagai subsektor seperti seni, musik, film, desain, dan media digital. Namun, banyak perusahaan di dalamnya masih menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan keuangan, terutama karena pendapatan yang tidak stabil, perubahan tren pasar, dan kurangnya Akuntansi manajemen berperan penting dalam perencanaan, pengendalian biaya, dan pengambilan keputusan strategis, namun penerapannya masih terbatas, terutama pada perusahaan kecil dan Perkembangan digitalisasi turut memperumit struktur pendapatan di industri ini, sehingga dibutuhkan sistem akuntansi yang lebih adaptif. Selain itu, kurangnya tenaga ahli dan rendahnya literasi keuangan juga menghambat efisiensi operasional. Oleh karena itu, manajemen dalam meningkatkan kinerja keuangan dan daya saing perusahaan di sektor industri kreatif. Rumusan masalah dalam penelitian ini difokuskan pada empat aspek utama yang berkaitan dengan penerapan akuntansi manajemen di sektor industri Volume 05. No. 01 Ae Pertama, bagaimana pengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan dalam sektor ini. Kedua, tantangan apa saja yang dihadapi perusahaan dalam manajemen secara efektif. Ketiga, bagaimana perusahaan industri kreatif mengelola ketidakpastian pendapatan teknik-teknik akuntansi manajemen. Keempat, sejauh mana akuntansi manajemen dapat keputusan strategis dalam lingkungan bisnis yang dinamis dan kompetitif. terhadap kinerja keuangan perusahaan. Sementara dari sisi praktis, hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan bagi manajemen untuk meningkatkan efisiensi biaya dan profitabilitas. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan mampu memberikan rekomendasi strategis bagi pengambil keputusan di perusahaan dalam merancang sistem pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur dan berbasis informasi akuntansi manajemen yang akurat. Berdasarkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana penerapan perusahaan industri kreatif. Selain itu, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan dalam penerapan teknik akuntansi manajemen, serta meneliti strategi yang digunakan untuk menghadapi ketidakpastian pendapatan melalui pendekatan tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk menilai peran akuntansi manajemen dalam mendukung pengambilan keputusan strategis yang berbasis data dan efisiensi pengelolaan sumber daya. KERANGKA TEORITIS DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS Adapun manfaat penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu manfaat teoritis dan manfaat praktis. Dari sisi teoritis, penelitian literatur mengenai akuntansi manajemen, khususnya dalam konteks industri kreatif yang masih relatif terbatas kajiannya. Penelitian ini juga diharapkan dapat teknik-teknik Industri kreatif, yang mencakup bidang seperti seni, desain, musik, film, dan media digital, merupakan sektor dengan pertumbuhan pesat dan kontribusi Indonesia, menyumbang 7,44% terhadap PDB pada tahun 2023 (BPS, 2. Namun, perusahaan-perusahaan di sektor ini masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan, terutama akibat ketidakpastian pendapatan dan fluktuasi permintaan pasar. Untuk itu, penerapan akuntansi manajemen menjadi penting dalam membantu efisiensi pengelolaan biaya dan pengambilan keputusan Akuntansi manajemen menyediakan informasi keuangan dan non-keuangan untuk mendukung fungsi manajerial, pengendalian biaya, dan evaluasi kinerja. Teknik seperti Activity-Based Costing (ABC), penganggaran, dan analisis biaya (Kaplan Anderson, 2. Studi Dube . menunjukkan bahwa penerapan akuntansi manajemen yang baik di sektor kreatif berkorelasi dengan efisiensi biaya dan kualitas keputusan yang lebih baik. Dalam Journal of Accounting and Business Issues (JABI) pengendalian biaya dan perencanaan anggaran dapat membantu meminimalkan pengeluaran berlebih dan meningkatkan margin keuntungan (Foster & Young. Pengukuran kinerja keuangan dalam sektor ini biasanya menggunakan rasio profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas. Penelitian Riahi . mengungkapkan bahwa perusahaan dengan praktik akuntansi manajemen yang lebih baik cenderung memiliki rasio keuangan yang lebih sehat, yang menunjukkan peran penting akuntansi manajemen dalam menjaga stabilitas dan daya saing finansial di tengah ketidakpastian pasar. Landasan Teori Penelitian ini didasarkan pada empat teori utama yang mendukung penerapan perusahaan, khususnya di sektor industri Teori Pengendalian Biaya menekankan pentingnya pengelolaan biaya untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi pemborosan, terutama melalui teknik seperti ActivityBased Budgeting dan break-even analysis (Horngren, 2. Teori Pengambilan Keputusan menyoroti peran informasi akuntansi dalam mendukung manajer membuat keputusan strategis di tengah ketidakpastian pasar, termasuk dalam proses penganggaran dan pengendalian biaya (Brown & Dube, 2. Selanjutnya. Resource-Based View (RBV) menekankan bahwa keunggulan pengelolaan sumber daya internal yang unggul, seperti kreativitas, teknologi, dan modal, yang dapat dioptimalkan dengan dukungan akuntansi manajemen (Barney. Teori Rasio Keuangan mendukung penggunaan indikator seperti ROA. Current Ratio, dan Debt to Equity Ratio untuk mengevaluasi kesehatan finansial perusahaan, terutama di sektor dengan pendapatan yang fluktuatif seperti industri kreatif (Riahi, 2. Secara keseluruhan, teori-teori ini manajemen berperan penting dalam efisiensi sumber daya, peningkatan profitabilitas, dan pengambilan keputusan berbasis data, yang pada akhirnya memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha di tengah dinamika pasar. Kerangka Pemikiran (Model Konseptua. Model konseptual penelitian ini manajemen sebagai variabel independen dengan kinerja keuangan perusahaan sebagai variabel dependen. Teknik seperti penganggaran, pengendalian biaya, dan perencanaan strategis diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. Kinerja keuangan diukur melalui rasiorasio keuangan yang mencerminkan Keterangan: Penerapan akuntansi manajemen mencakup penggunaan teknik seperti penganggaran, pengendalian biaya, dan perencanaan strategis guna mendukung pengelolaan keuangan Penganggaran berperan memastikan pengeluaran tetap dalam batas wajar, dan perencanaan strategis diarahkan pada pencapaian tujuan jangka panjang. Kinerja keuangan perusahaan diukur melalui rasio-rasio keuangan, seperti ROA untuk profitabilitas. Current Ratio untuk likuiditas, dan Debt to Equity Ratio untuk solvabilitas. Rasio-rasio ini perusahaan mengelola keuangan dan memenuhi kewajiban finansialnya. Volume 05. No. 01 Ae Hipotesis Penelitian Hipotesis ini mengasumsikan bahwa penerapan akuntansi manajemen yang keuangan perusahaan, yang dapat dilihat dari peningkatan rasio profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas perusahaan. Dengan kata lain, perusahaan yang mengimplementasikan teknik akuntansi manajemen yang baik diharapkan dapat mengelola sumber daya keuangan mereka dengan lebih efisien, yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan mereka. METODOLOGI PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode Pendekatan kuantitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk terhadap kinerja keuangan perusahaan secara objektif dan numerik. Metode survei digunakan untuk mengumpulkan data dari perusahaan-perusahaan di sektor industri kreatif melalui kuesioner yang akan disebarkan kepada responden masing-masing Populasi dan Sampel Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang bergerak di sektor industri kreatif yang terdaftar di Asosiasi Industri Kreatif Indonesia (AICI). Populasi ini mencakup berbagai subsektor dalam industri kreatif, seperti film, musik, desain, seni pertunjukan, dan media digital, yang secara aktif mengimplementasikan teknik akuntansi manajemen dalam operasional Sampel penelitian terdiri dari 30 perusahaan yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, yaitu perusahaan yang telah menerapkan teknik akuntansi manajemen dalam pengelolaan keuangan mereka. Pemilihan sampel ini dilakukan untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan relevan dengan tujuan penelitian, yaitu untuk manajemen dan dampaknya terhadap kinerja keuangan perusahaan di sektor industri kreatif. Teknik Pengumpulan Data Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengukur tingkat penerapan teknik akuntansi manajemenAi seperti penganggaran, pengendalian biaya, dan perencanaan strategisAiserta kinerja keuangan perusahaan yang dinilai melalui rasio profitabilitas, likuiditas, dan Kuesioner disebarkan kepada manajer keuangan atau staf akuntansi yang memiliki pemahaman langsung terhadap sistem akuntansi perusahaan. Instrumen ini terdiri dari pertanyaan tertutup dan terbuka yang disusun Teknik Analisa Data Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan analisis regresi linier Teknik ini digunakan untuk menguji hubungan antara penerapan akuntansi manajemen sebagai variabel independen dengan kinerja keuangan perusahaan sebagai variabel dependen. Analisis memungkinkan untuk mengetahui apakah terhadap kinerja keuangan perusahaan, serta seberapa besar kontribusi teknik akuntansi manajemen terhadap variabel kinerja keuangan. Selain itu, analisis deskriptif juga akan karakteristik data yang terkumpul, seperti frekuensi distribusi penerapan akuntansi manajemen di perusahaan-perusahaan Journal of Accounting and Business Issues (JABI) yang disurvei dan kondisi kinerja keuangan perusahaan berdasarkan rasiorasio yang digunakan. Proses analisis data akan dilakukan menggunakan software statistik seperti SPSS atau STATA untuk memastikan bahwa pengolahan data dilakukan secara akurat dan efisien. Hasil analisis regresi linier akan memberikan gambaran yang jelas tentang pengaruh teknik akuntansi manajemen terhadap kinerja keuangan perusahaan di sektor industri kreatif. REFERENCES