EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 1. Nomor 1. Desember 2023. Halaman 1-7 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Journal Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/p3m/index MOTIVASI DAN MANAJEMEN ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN PERFORMA ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) DI SMKN 2 TULUNGAGUNG Riyanto1. Sevia Umi Wardini 2. Fakhruddin Al Farisy 3 Sekolah Tinggi Agama Islam KH. Muhammad Ali Shodiq123 riyan22@gmail. com1, viasevia117@gmail. com 2, farisy. mpi@stai-mas. Abstrak: Mengelola sebuah organisasi perlu adanya motivasi dan pemahaman manajemen organisasi yang baik. Terkadang di masyarakat dan disekolah organisasi hanya dijadikan ajang kumpul dan saling sapa saja, serta yang terpenting melakukan kegiatan seperti yang sudah-sudah. Hal inilah yang menjadikan bahwa motivasi dan manajemen organisasi itu sangat penting untuk keberlangsungan organisasi di masyarakat maupun sekolah. Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode Service Learning (SL). Service-Learning atau SL merupakan aktivitas yang melibatkan pengalaman praktis, pembelajaran akademik dan keterlibatan masyarakat. Masyarakat yang dimaksud dalam penelitian ini adalah peserta didik di SMKN 2 Tulungagung. Sehingga mereka bisa mendapatkan manfaat langsung dari PkM tersebut. Hasil pertama dari PkM ini adalah peserta didik menjadi bersemangat dalam melakukan kegiaytan organisasi dan menjadi termotivasi dalam melakukan kegatan belajar maupun kegiatan lainya. Kedua adalah peserta didik semakin mahir dan paham akan tanggugjawab dalam mengelola organisasinya terkhusus OSIS SMKN 2 Tulungagung. Kata Kunci: Motivasi. Manajemen Organisasi. OSIS Abstract: Managing an organization requires motivation and a good understanding of organizational Sometimes in the community and at school, organizations are only used as a place to gather and greet each other, and the most important thing is to carry out activities as before. This is what makes that motivation and organizational management are very important for the sustainability of organizations in society and schools. The method applied in the implementation of this community service is the Service Learning (SL) method. Service-Learning or SL is an activity that involves practical experience, academic learning and community involvement. The community referred to in this research is students at SMKN 2 Tulungagung. So that they can get direct benefits from the PkM. The first result of this PkM is that students become enthusiastic in carrying out organizational activities and become motivated in carrying out learning activities and other activities. Second, students are more adept and understand the responsibilities in managing their organizations, especially the Student Council of SMKN 2 Tulungagung. Keywords: Motivation. Organization Management. OSIS PENDAHULUAN Secara garis besar pengalaman seseorang dalam mengelola organisasi diwalai dari sekolah. Jika peserta didik sejak awal diberikan pengetahuan yang memadai terkait manajemen organisasi maka akan berhasil pada kebberhasilan mereka dalam Motivasi juga sangat diperlukan dalam melakukan tugas-tugas Sangat dimungkinkan bahwa peserta didik hilang semangtanya atau tidak ada motivasi dalam melakukan kegiatan sekolah maupun rganisasinya. Perntingnya akan motivasi dan manajemen organisasi inilah yang mendasari bahwa perlu adanya pemberdayaan ditingkat sekolah. EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 1. Nomor 1. Desember 2023. Halaman 1-7 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Kita semua tahu bahwa motivasi itu sanngatlah penting, apalagi di sekolah yang memilki banyak jurusan Teknik. Pastinya banyak kegiatan praktik akan sedikit mengurangi motivasi dalam pembelajaran dan berorganisasi karena sudah Lelah menjalankan kativitas fisik praktik. Pentingnya motivasi dan memberikan pengetahuan bagaimana memanajemen organisasi baik dalam diri sendiri maupuan dalam skala organisasi berbentuk kelompok. Manajemen organisasi diberikan agar peserta didik mampu mengelola waktunya yang sedemikian rupa agar semunya bisa berjalan dengan SMK 2 Tulungagung merupakan sekolah yang memiliki jurusan teknik pastinya nanti akan terus terlibat dengan orang dan organisasi ketika merka sudah berada lingkungan kerja. Pemberian pengetahuan terkait dengan motivasi dan manajemen organisai ini sejalan dengan visi SMK 2 Tulungagung yakni AuMewujudkan SMK Negeri 2 Tulungagung Menjadi Sekolah Unggul. Berbudaya Lingkungan dan Lulusannya yang Berkarakter, serta Mampu Bersaing di Era Revolusi Industri 4. 0Ay. Pemberian motivasi dan pemehaman tentang manajemen organisasi yang baik akan memberikan pengalaman dan pengetahuan yang cukup untuk mewujudkan visi tersebut apalagi yang berkaitan dengan budaya lingkungan. Adanya visi tersebut dan adanya kebutuhan yang berhubungan dengan motivasi dan manajemen organisasi didalam dunia kerja dan keaktifan peserta didik dalam sekolah maka perlu untuk memberikan pengetahuan yang lebih. Untuk menambahkan pengetahuan tersebut maka pemberdayaan ini akan berfokus pemberian pelatihan dan pemahaman tentang motivasi dan manajemen organisasi dalam meningkatkan performa organisasi siswa intra sekolah (OSIS) di SMKN 2 Tulungagung. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara kondisi subjek adalah adanya kurangnya motivasi belajar dan beroganisasi setelah kelelahan praktik. Sehingga setelah kegiatan sekolah siswa menjalankan organisasi hanya untuk kumpul-kumpul saja serta membuat laporan bahwa kegiatannya berjalan dengan baik. Selain itu organisai yang dilajankan hanya berjalan baik jika ada kegiatan tahuan seperti diklat, musyawarah dan lainnya. Peserta didik juga merasa bahwa organisasi hanya sebagai tempat mencari teman baru dan bukan untuk belajar bagaimana menjalankan organisasi dengan baik. Selain itu juga organisasi menjadi tempat singgah saat jenuh belajar dikelas dan pada saat mengalami kurang motivasi pada saat mengerjakan tugas. Maka hal inilah yang menjadikan pendampingan ini sanngat perlu untuk meberikan pemahaman bagaimana mengelola oragnisasi dengan baik dan juga memahami motivasi secara luas. METODE PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode Service Learning (SL). Service-Learning atau SL merupakan aktivitas yang melibatkan pengalaman praktis, pembelajaran akademik dan keterlibatan Jenis metode Service Learning (SL) yang digunakan adalah Direct Service (Pelayanan Langsun. Direct Service (Pelayanan Langsun. adalah praktik yang paling umum dalam Service-Learning, dimana pelaksana PkM langsung berkegiatan di Riyanto. Sevia Umi Wardini. Fakhruddin Al Farisy EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 1. Nomor 1. Desember 2023. Halaman 1-7 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Komunitas/Instansi dan melakukan program dan pembelajaran langsung di tengah Terdiri dari Langkah-langkah: . tahap perispan meliputi penyusunan proposal, observasi, dan penyusunan jadwal kegiatan, . tahap pelaksanaan, . tahap pendampingan yakni penguatan materi yang telah disampaikan, . tahap monitoring ddan evaluasi yakni peninjauan keberhasilan program, mengukur tingkat kebermanfaatan, kekurangan dan kelemahan dari kegiatan yang telah terlaksana untuk kebaikan pada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pada masa mendatang. HASIL DAN PEMBAHASAN Motif dalam bahasa inggris adalah motive, berasal dari kata motion yang berarti gerakan atau sesuatu yang bergerak. Sedangkan motivasi juga berasal dari bahasa inggris yaitu motivation. 2 Motivasi adalah istilah yang umum yang menunjukkan pada seluruh proses pergerakan dalam mencapai suatu tujuan. Motivasi berarti penerapan dari motif yakni menggerakan seseorang agar berproses untuk berbuat sesuatu dalam rangka mencapai suatu tujuan. Banyak pengertian motivasi diluar sana, beberapa ahli memang berbeda pendapat tetapi mereka memiliki kesamaan pada bahwa motivasi pasi memiliki Autujuan atau arahAy. Motivasi Menurut Para Ahli sebagai berikut. Menurut Sardiman, pengertian motivasi merupakan daya penggerak dari dalam diri untuk bergerak melakukan kegiatan mencapai tujuan. Menurut Hamalik, pengertian motivasi merupakan perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. Menurut Mulyasa, pengertian motivasi merupakan tenaga pendorong atau penarik yang menyebabkan adanya tingkah laku ke arah suatu tujuan Secara etimologi, motivasi berasal dari bahasa Latin AumovereAy yang berarti Selain itu, kata motivasi juga berasal dari bahasa Inggris AumotivationAy yang bisa diartikan sebagai Audaya batinAy atau AudoronganAy. Jadi, motivasi adalah suatu bentuk perubahan yang terjadi pada seorang individu akibat adanya gejala perasaan, jiwa dan emosi sehingga memberikan dorongan untuk melakukan suatu tindakan yang menjadi kebutuhan atau tujuan yang ingin dicapainya, baik secara positif maupun negatif. Kesimpulannya bahwa motivasi merupakan suatu daya untuk pendorong jiwa, dengan tujuan menjadikan daya penggerak utama bagi seseorang dalam berupaya untuk mendapatkan atau mencapai apa yang diinginkannya. Selain itu Motivasi merupakan suatu perubahan yang terjadi pada diri seseorang yang muncul adanya Agus Afandi, dkk. Metodologi Pengabdian Kepada Masyarakat. Diktis Kementerian Agama RI, 2022. Hlm. Sarlito Wirawan Sarwono. Pengantar Psikologi Umum, (Jakarta: Rajawali Pers, 2. , hlm. Sardiman. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar,(Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Oemar Hamalik. Psikologi Belajar dan Mengajar,(Bandung: CV Sinar Baru Offset,1. Mulyasa,. Kurikulum Berbasis Kompetensi. (Bandung: Remaja Rosda Karya,2003,) hlm. Riyanto. Sevia Umi Wardini. Fakhruddin Al Farisy EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 1. Nomor 1. Desember 2023. Halaman 1-7 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x gejala perasaan, kejiwaan dan emosi sehingga mendorong seseorang untuk melakukan atau bertindak sesuatu yang disebabkan karena kebutuhan. Motivasi dapat muncul dari dalam diri seseorang pada saat seseorang tersebut mempunyai mimpi dalam meraih apa yang di inginkan. Motivasi selain muncul dari dalam diri sendiri melainkan juga dapat timbul karena mendapatkan dorongan semangat dari orang lain. Biasanya terjadi ketika seseorang melihat kesuksesan dari teman nya. Dengan demikian motivasi sangat berguna bagi setiap manusia agar mempunyai pergerakan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. Manajemen adalah proses menyelesaikan sesuatu secara efektif dan efisien melalui dan dengan orang lain. Proses berarti ada sekumpulan kegiatan yang dilakukan secara sistematis yaitu perencanaan . , pengorganisasian . , pemberian pengaruh . , dan pengawasan . Menyelesaikan sesuatu maknanya adalah mencapai tujuan tertentu yang sudah ditetapkan sebelumnya. Dari makna tersebut jika kita masuk dalam seuah organisasi pastinya memiliki tujuan yang hendak dicapai. Penjelasan dari manajemen sebagai proses penyelesaian pekerjaan secara efektif dan efisien yang dilakukan atau bekerjasama dengan tim adalah: . Proses adalah rencana pelaksanaan serangkaian kegiatan: perencanaan, pengorganisasian, pengaruh . , dan pengawasan . Menuntaskan pekerjaan atau Mencapai sesuatu dengan tujuan tertentu yang telah ditentukan sebelumnya. Efisiensi dikaitkan dengan pencapaian tujuan, sedangkan efisiensi dikaitkan dengan penggunaan sumber daya yang ada. Semakin tepat sasaran pencapaian tujuan maka akan semakin efektif. Semakin sedikit sumber daya yang dikonsumsi, semakin tinggi . Manajer atau pimpinan berusaha mencapai tujuan organisasi melalui dan bersama tim dan berpartisipasi dalam proses kerja dengan bantuan anggota organisasi lainnya. Pentingnya memahami majamene organisasi dalam lingkup sekolah adalah untuk mengetahu proses sebuah manajemen yang baik dan nantinya memiliki arah dalam mengembangkan organisasi yang efektif dan tepat tujuan. Efektif terkait pencapaian dengan tujuan sedangkan efisien terkait penggunaan sumber daya. Semakin mengarah pada pencapaian tujuan berarti makin efektif. Demikian pula semakin minimal penggunaan sumber daya maka semakin efisien. Melalui dan dengan orang lain maksudnya manajer pencapaian tujuan organisasi. dan secara bersama-sama terlibat dalam proses bekerja dengan bantuan orang lain dalam organisasi. Setelah tahu bahwa mereka perlu menggunakan manajemen dalam sebuah oranisasi maka perlu tahu organisasi itu seperti apa juga. Organisasi merupakan susunan orang-orang secara teratur . dan bersama-sama untuk mencapai beberapa tujuan tertentu. Dalam mencapai tujuan bersama itulah kiita perlu adanya motivasi yang mampu meningkatkan kinerja organisasi. Stephen P. Robbins. Decenzo. David A. , & Coulter. Mary. Fundamentals Of Management Essential Concepts And Applications 8th Edition. Pearson Education. New Jersey. Riyanto. Sevia Umi Wardini. Fakhruddin Al Farisy EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 1. Nomor 1. Desember 2023. Halaman 1-7 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Organisasi sendiri adalah suatu susunan teratur orang-orang . yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. 7 Memaknai manajemen organisasi adalah sama halnya kita memahami proses berjalannya organnisasi. Amu dibawa kearah mana organisasi itu tergantung bagaimana tujuan dan sumberdaya manusia yang ada. Bisa dikatakan bahwa manajemen organisasi adalah cara yang digunakan untuk memperoleh hasil kerja organisasi dengan efektif dan efisien secara sempurna. Kinerja Organisasi adalah totalitas hasil kerja yang dicapai suatu organisasi tercapainya tujuan organisasi berarti bahwa, kinerja suatu organisasi itu dapat dilihat dari tingkatan sejauh mana organisasi dapat mencapai tujuan yang didasarkan pada tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya. 8 Ketika suatu organisasi mencapai tujuannya dengan tepat sasaran maka bisa dikatakan performa organisasinya baik dan mantab. Pentingya Pendidikan dalam sebuah organisasi itu adalah nyata. Belajar manajemen organisasi salah satu cara menambahkan pengetahuan kepada peserta Salah satu hal yang diharapkan dalam pembelajaran adalah peserta didik mampu berfikir kritis dan mampu diajak bermuyawarah sehingga secara cepat bisa menyelesaikan masalah dan mencari solusinya dengan cepat dan tepat. Kegiatan pengabdian ini memiliki hasil yang baik bagi peserta didik di SMKN 2 Tulungagung. Hasilnya adalah peserta didik menjadi bersemangat dalam melakukan kegiaytan organisasi dan menjadi termotivasi dalam melakukan kegatan belajar maupun kegiatan lainya yang bersifat membangun. Rasa malas yang tadinya sangat besar menjadi berubah bersemangat saat mengetahui bagaimana memotivasi diri dan peserta didik lebih tahu akan tujuannya dalam menggapai cita-cita. Hasil kedua adalah peserta didik semakin mahir dan paham akan tanggugjawab dalam mengelola organisasinya terkhusus OSIS. Hal ini tampak dari observasi keberlanjutan olleh guru yang memberikan laporan kepada pelaksana PKM. Sebagai tindak lanjut kegiatan PKM ini adalah terjalinnya kerja sama yang antara SMKN 2 Tulungagung dengan STAI KH. Muhammad Ali Shodiq. Yang nantinya akan memberikan symbiosis saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Sehingga dengan addanya PKM ini diharapkan akan membawa kemajuan untuk kedua lembaga Pendidikan. Ibid. Surjadi. Pengembangan Kinerja Pelayanan Publik. Bandung: Refika Aditama. Hlm. Riyanto. Riyanto. "Strategi Pendidikan Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Critical Thinking Peserta Didik. " SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 1. , hlm. Riyanto. Sevia Umi Wardini. Fakhruddin Al Farisy EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 1. Nomor 1. Desember 2023. Halaman 1-7 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Gambar 1. Motivasi dan Manajemen Organisasi Pengurus OSIS SMK Negeri 2 Tulungagung KESIMPULAN Kesimpulan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat sangat bagus dan dapat memberikan pengalam baru kepada dua belah pihak yaitu antara SMKN 2 Tulungagung dengan STAI KH. Muhammad Ali Shodiq. Kesimpulan dari semua rangkaian pengabdian kepada masyarakat adalah: Kemampuan siswa dalam mengenal dan mengelola diri yang lebih baik lagi karena mampu memotivassi dirinya sendiri. Memahami pentingnya manajemen organisasi dan mampu menerapkannya dalam sebuah organisasi khususnya OSIS. Motivasi belajar semua siswa SMKN 2 Tulungagung yang mengikuti kegiatan ini meningkat dengan adanya motivasi yang tepat. Saran Dengan adanya kegiatan ini mampu mendorong untuk semua pihak selalu melakukan kolaborasi antar Lembaga sekolah maupun non sekolah. Selain diharapkan: Mampu menjalin hubungan yang berkesinambungan dengan kedua belah pihak. Pemantauan kegiatan setelah pengabdian sangatlah penting karena untuk mengetahui dan membiassakan sisiwa untuk mampu menjalankan organisasinya dengan baik dan selalu memiliki motivasi untuk menjalankan kegiatan. Adanya pengabdian ini diharapkan peserta didik dan para guru sadar bahwa pentinya memanajemen sebuah organisasi sehingga meningkatkan performa organisasi. Selain itu guru harus mampu memahami peserta didiknya dengan baik dengan selalu memberikan motivasi atau dukungan dalam menjalankan organisasi. Riyanto. Sevia Umi Wardini. Fakhruddin Al Farisy EL-KHIDMAH: JURNAL DISEMINASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 1. Nomor 1. Desember 2023. Halaman 1-7 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x DAFTAR PUSTAKA