ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. No. Juli 2022 Hal. 33 - 40 e-ISSN: 2723-6269 Pendampingan Guru SD IT Bina Insani Muslim Pada Pembelajarn Fiqh Amali Mia Fitriah Elkarimah*1. Zainal Arifin Madzkur2 karimah@gmail. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Fakultas Bahasa & Seni Universitas Indraprasta PGRI LPMQ Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama. Received: 14 Mei 2022 Accepted: 29 July 2022 Online Published: 31 July 2022 DOI: 10. 29408/ab. Abstrak: Lemahnya proses pembelajaran merupakan salah satu problem dalam dunia pendidikan di Indonesia saat ini. Dalam proses pembelajaran, anak kurang didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir, mereka cenderung diarahkan untuk menghafal informasi sehingga murid lebih kepada pintar secara teoritis tetapi lemah dalam aplikasi. Ditambah dengan pembelajaran jarak jauh juga memberikan hasil yang tidak memuaskan bagi siswa karena hanya menerima materi tanpa tidak dipraktekkan. Melihat realitas inilah perlunya perubahan dalam proses pembelajaran. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan tentang pembelajaran Fiqih praktis pada guru-guru SD IT Bina Insani Muslim. Walaupun kajian materi pada Fiqih praktis tidak terlalu dalam, diharapkan guru mampu memberikan pengajaran yang maksimal sebab Islam memberikan perhatian yang lebih terhadap ibadah sehari-hari . Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dilakukan kegiatan meliputi pelatihan dan pendampingan guru SD IT Bina Insani Muslim pada Pembelajarn Fiqh Amali (Fiqh Prakti. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SD IT Bina Insani Muslim yang berada di Jatimulya Tambun Selatan. Mitra pengabdian adalah seluruh guru di SD IT Bina Islam Muslim. Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 14 dan 15 Juni 2021. Bertempat di aula SDIT Bina Islam Muslim dihadiri 23 guru yang dibagi 2 sesi Mengingat pandemi COVID ini belum kunjung usai maka acara pelatihan dan pendampingan ini dibagi dua hari. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan ini adalah ceramah dan demonstrasi atau pelatihan secara langsung. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan kemampuan dan pemahaman para pendidik dalam hal materi tentang fiqh praktis dan meningkatkan dan mengembangkan pemahaman peserta pendidik dalam hal masalah fiqh di kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Fiqh Praktis. Pendampingan. Guru SD IT Bina Insani Muslim. Abstract: The weakness of the learning process is one of the problems in Indonesia's education world today. the learning process, children are less encouraged to develop thinking skills, and they tend to be directed to memorize information so that students are more theoretically brilliant but weak in the application. Coupled with distance learning also gives unsatisfactory results for students because they only receive material without not being practiced. There is a need for changes in the learning process. The purpose of this community service activity is to provide assistance on practical Fiqh learning to teachers at SD IT Bina Insani Muslim. Although the study of material on Fiqh is practically not too deep, it is hoped that the teacher will be able to provide the whole teaching because Islam gives more attention to daily worship. To achieve this goal, training and mentoring SD IT Bina Insani Muslim teachers is a need of Islamic Fiqh Learning (Practical Fiq. This service activity was carried out at SD IT Bina Insani Muslim in Jatimulya Tambun Selatan. Service partners are all teachers at SD IT Bina Islam Muslim. This service was held on June 14 and 15, 2021. Located in the hall of SDIT Bina Islam Muslim, attended by 23 teachers who were divided into two sessions. Given that the COVID pandemic has not yet ended, this training and mentoring event is divided into two days. The methods used in this implementation are lectures and demonstrations or direct training. The results of community service activities are increasing the ability and understanding of educators in terms of practical fiqh material and increasing and developing the understanding of educator participants in terms of fiqh problems in everyday life Keywords: Mentoring. Pactical Fiqh. SD IT Bina Insani Muslim teacher. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. Juli 2022 | 33 Elkarimah. Madzukr. Pendampingan Guru SD IT Bina Insani Muslim pada pembelajarn Fiqh Amali. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3. , 33-40. doi:10. 29408/ab. PENDAHULUAN Pembelajaran Fiqih merupakan salah satu mata pelajaran pendidikan agama islam yang diarahkan untuk menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami pokok-pokok hukum Islam dan tata cara pelaksanaannya. Adanya pembelajaran Fiqih yang termaktub ke dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) yang terdiri dari berbagai materi-materi rumpun keislaman yang secara khusus menyatu ke dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam. Fiqih yang diajarkan di madrasah dan sekolah umum secara teori pada dasarnya tidak berbeda secara fundamental. Sebab di madrasah Fiqih menjadi mata pelajaran khusus sementara disekolah umum Fiqih menyatu di dalam pendidikan agama Islam, sehingga hal ini yang membuat Fiqih menjadi sebagai materi dan terbatas dari praktik (Mansir. Sementara di sekolah mitra PKm pembelajaran fiqh sebagai mata pelajaran tersendiri secara otomatis memiliki materi dan waktu yang panjang, termasuk di dalamnya teori dan praktik yang begitu banyak. Sebagai mitra dalam pelaksanaan PKM ini adalah SD IT Bina Insani Muslim yang berlokasi di Jatimulya Tambun Selatan Bekasi, sekolah baru yang berbasis Al-QurAoan di dirikan oleh Yayasan Hayatinnur. Sekolah ini mulai berdiri sejak tahun 2016 (Elkarimah, 2. Pendidikan yang baik bagi anak salah satunya adalah dengan memilih sekolah yang mampu membentuk pribadi yang unggul dan berakhlak mulia. Munculnya sekolah Islam atau yang lebih dikenal dengan istilah Sekolah Islam Terpadu dapat menjadi alternatif pilihan bagi orang tua dalam memilih sekolah. Motivasi orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah Islam terpadu pun berbeda-beda. Ada sebagian orang tua yang hanya sekadar mengikuti saran dari kerabat maupun teman. dan ada juga orang tua yang merasa dirinya belum maksimal dalam membimbing anak-anaknya di rumah tentang pengetahuan agama. ada juga yang menginginkan pembiasaan ibadah anaknya (Heryanto. Amda, & Ristianti, 2. Kegiatan ibadah khususnya di lembaga pendidikan Islam adalah hal Berdasarkan analisis situasi dapat teridentifikasi beberapa permasalahan yang dihadapai oleh mitra, yaitu: banyak peserta didik yang melakukan kegiatan ibadah tanpa mengerti, salah satu faktornya adalah ketika proses pembelajaran khususnya pada pelajaran fiqh, cenderung besifat konvensional dengan metode ceramah, dan kadang juga pendidik setelah menyampaikan materi kemudian menggunakan metode penghafalan, hal inilah yang membuat pelajaran Fiqh terlihat kaku. Rata-rata siswa/I SD IT Bim belum terbiasa dengan thaharah, dilihat dari ketidakmampuan mereka untuk membersihkan diri setelah buang air besar dan kecil. Selain itu, dari pihak sekolah juga tidak menyediakan media ataupun alatalat peraga fiqh . umpun pendidikan Agama Isla. yang dapat digunakan oleh guru dalam melaksanakan pembelajaran. Hal ini berdampak pada pelaksanaan pembelajaran fiqh berlangsung dengan cara yang kurang bermakna dan didominasi oleh ceramah secara daring oleh guru. Proses pembelajaran dapat dikatakan efektif tergantung dari sudut pandang pengukuran tingkat keefektifan proses pembelajaran. Proses pembelajaran dapat dikatakan efektif ketika siswa mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuannya dalam proses Jika siswa terus termotivasi pada saat proses pembelajaran, maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran tersebut dapat dikatakan efektif (Elkarimah & Sutisna, 2. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. Juli 2022 | 34 Elkarimah. Madzukr. Pendampingan Guru SD IT Bina Insani Muslim pada pembelajarn Fiqh Amali. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3. , 33-40. doi:10. 29408/ab. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh mitra, beberapa alternatif solusi yang dapat ditawarkan adalah sebagai berikut Pendampingan Guru-Guru SD IT Bina Insani Muslim Materi Pembelajarn Fiqih Amali (Fiqh Prakti. Urgensi pelatihan dan pendampingan yang diselenggarakan agar para guru mempunyai kompetensi yang unggul, baik dari sisi pengetahuan tentang ilmu Fiqh praktis. Pelatihan ini memadukan antara teori dan praktik, terlebih pelatihannya lebih kepada pentingnya Fiqh praktis. Guru mata pelajaran Fiqih harus bisa menciptakan suasana belajar mengajar yang nyaman dan menyenangkan dengan menggunakan metode dan media pembelajaran yang bervariatif agar peserta didik tidak merasa bosan (Saihu, 2. Pelatihan di SD ini bukan pertama kalinya, pernah di tahun 2021 LKPPQ Lembaga Kajian dan Pengembangan Pendidikan Al-Qur'an (LKPPQ) Ar-Rahmah Cilengsi Bekasi QurAoan guru QurAoan SD IT Bina Insani Muslim Jatimulya Tambun Selatan Bekasi. Pelatihannya lebih kepada pentingnya Ilmu Tajwid yang bagi guru Al-Qur'an menjadi sebuah keniscayaan (Saputra, 2. Target luaran yang dihasilkan pada kegiatan ini pada lembaga pendidikan SDIT Bina Islam Muslim diharapkan memberikan pengaruh yang positif terhadap pengembangan kualitas pembelajaran, keterampilan para guru SDIT Bina Islam Muslim, dan kemampuan belajar peserta didik. Selain itu, diharapkan dapat memotivasi guru untuk terus berkarya dan selalu mengasah kemampuan yang dimiliki, dan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik serta dapat mendukung peningkatan kecerdasan bangsa dan menjaga pelestarian lingkungan (Prihatiningtyas et al. , 2. METODE Waktu dan tempat Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal tanggal 14 dan 15 Juni bertempat di aula SDIT Bina Islam Muslim dihadiri 23 guru yang dibagi 2 sesi. Tempat pelaksanaan pelatihan di SD IT Bina Insani Muslim yang beralamat di Jl. Gang mushala RT 04/07. Jatimluya Tambun Selatan Bekasi Prosedur pelaksanaan Metode pelaksanaan pengabdian ini dimulai dengan analisis situasi. Tujuan dari analisis situasi ini adalah agar permasalahan dapat diidentifikasikan dengan tepat, sehingga solusi yang diberikan dapat sesuai dengan permasalahan mitra. Setelah terdeskripsikan dengan jelas masalah dan solusinya, maka langkah selanjutnya adalah dengan memberikan bantuan berupa pemberian produk dan pelatihan. Mekanisme dari pengabdian ini dapat digambarkan sebagai berikut: Rancangan mekanisme pelaksanaan kegiatan PKM ini dilakukan dengan mengadopsi langkah-langkah action research yang terdiri dari 4 . tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi (Dahlan & Mutahrom, 2. Kegiatan-kegiatan atau aktivitas-aktivitas dari masing-masing tahapan yaitu: Perencaanaan: pada tahap ini dilakukan koordinasi awal antara tim pengusul program kemitraan bersama tim sekolah mitra untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada, analisis kebutuhan mitra, dan analisis potensi sekolah, selanjutnya disusun program ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. Juli 2022 | 35 Elkarimah. Madzukr. Pendampingan Guru SD IT Bina Insani Muslim pada pembelajarn Fiqh Amali. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3. , 33-40. doi:10. 29408/ab. Pelaksanaan Tindakan: Tindakan dalam kegiatan ini berupa implementasi Program. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam implementasi program meliputi. Tim Pelaksana, dan pelaksanaan Pelatihan. Observasi dan Evaluasi: Observasi dilakukan terhadap proses pembelajaran guru fiqh Instrumen yang digunakan berupa catatan lapangan Refleksi: Refleksi dilakukan terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan. Hal ini dilakukan semata-mata untuk mengetahui kekurangan-kekurangan atau kelebihan-kelebihan terhadap kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan dalam rangka untuk menetapkan rekomendasi terhadap keberlangsungan atau pengembangan kegiatan-kegiatan berikutnya. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Mata pelajaran fiqih adalah salah satu bagian dari Pendidikan Agama Islam yang mempelajari tentang Fiqih ibadah, terutama menyangkut pengenalan dan pemahaman tentang cara-cara pelaksanaan rukun islam mulai dari ketentuan dan tata cara pelaksanaan taharah, shalat, puasa, zakat, sampai dengan pelaksanaan ibadah haji, serta ketentuan tentang makanan dan minuman, khitan, kurban, dan cara pelaksanaan jual beli dan pinjam meminjam. Materi ajar fiqih yang ada diatas, merupakan bagian dari hukum Islam. Secara garis besar hukum Islam terbagi dua, yaitu ibadah dan muamalah. Fiqih ibadah membahas mengenai hubungan langsung dengan Allah, dari mulai masalah taharah, salat, puasa, zakat, dan haji. Sedangkan muamalah membahas hubungan dengan sesama manusia . alam pengertian lua. , dan inilah yang disebut fiqh amali (Hermawan, 2. Program pembelajaran di SD IT Bina Insani Muslim Jatimulya dikembangkan dalam rangka membentuk pribadi yang Islami sesuai fase perkembangan anak serta paradigma pendidikan Islam. Sistem pendidikan di SD IT Bina Insani Muslim Jatimulya didesain untuk mendorong siswa agar mulai terbiasa mengamalkan nilai-nilai Islam. Terutama ubudiyah yang disebut fiqh praktis. Pelatihan dan pendampingan pembelajaran fiqh praktis adalah pelatihan meningkatkan kualitas guru Ae guru SD IT Bina Insani Muslim Jatimulya yang materi fiqh praktis adalah materi bertolak pada rutinitas siswa-siswi setiap harinya, pelatihan dan pendampingan materi ini diharapkan para siswa dapat semakin baik dan terarah dalam hal amaliah ubudiyah kesehariannya. Gambar 1. Penyampaian Materi ke guru-guru SD IT BIM ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. Juli 2022 | 36 Elkarimah. Madzukr. Pendampingan Guru SD IT Bina Insani Muslim pada pembelajarn Fiqh Amali. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3. , 33-40. doi:10. 29408/ab. Hasil dari pengabdian ini terdiri dari: Memberikan pengayaan materi pada guru dan staf, yang terkait dengan cara mengembangkan pembelajaran fiqh praktis berupa Pelatihan dan Pendampingan Guru-Guru SD IT Bina Insani Muslim materi fiqh praktis ini bertujuan untuk merangkum amaliyah ubudiyah siswa/siswi sdit Bina Insani Muslim dengan sesederhana mungkin untuk mudah dipahami, sehingga meningkatkan minat belajar guru dan staf. Guru dan staf mempunyai kesempatan untuk mengemukakan masalah dalam sesi tanya jawab dan tim pengabdian membantu mencarikan solusinya. Sesi ini mendekatkan secara emosional antara guru, staf, dan tim pengabdian sehingga pelatihan dapat berjalan dengan suasana yang akrab dan kekeluargaan. Dalam pelaksanaannya, keberhasilan program pengabdian ini tidak terlepas dari beberapa faktor yang mendukung dan menghambat. karena masih dalam masa mencegah terpaparnya virus corona maka pendampingan dan pelatihan di bagi dua sesi. Faktor penghambat adalah sarana dan prasarana yang belum memadai dalam mendukung pelaksaanan pelatihan pembelajaran interaktif menarik dan cenderung membosankan. Sedangkan factor pendukung adalah antusiasme guru dan staf dalam menjalankan pelatihan ini. Gambar 2. Buku fiqih praktis Pada sesi pertama peserta mendapatkan materi fiqh praktis dari mulai pengertian hukum islam, rukun iman dan islam, aurat, thaharah dan sebagainya. Metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi metode ceramah, tanya jawab, metode diskusi, metode demonstrasi, metode resitasi, metode drill dan metode kerja kelompok. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat dilakukan di Bulan Juni 2021. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, pelatihan, dan ceramah melalui tatap muka. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di SD IT Bina Insani Muslim Jatimulya. Berikut tahapan pelaksanaan kegiatan disajikan pada Tabel 1. Tabel 1. Pelaksanaan Kegiatan Jenis Kegiatan Bukti Dokumen Koordinasi awal atau observasi pengabdian dan pengabdian Penyusunan materi tentang Fiqh Surat kesediaan Buku Waktu Pelaksanaan Juni 2021 Juni 2021 ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. Juli 2022 | 37 Elkarimah. Madzukr. Pendampingan Guru SD IT Bina Insani Muslim pada pembelajarn Fiqh Amali. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3. , 33-40. doi:10. 29408/ab. Perkenalan Proses penjelasan Fiqh praktis . Proses penjelasan Fiqh praktis . Ice breaking & penutupan Daftar hadir & media tulis & foto & foto Foto kegiatan 14 Juni 2021 14 Juni 2021 15 Juni 2021 14 & 15 Juni 2021 Evaluasi tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan beberapa instrument penilaian pada setiap tahapan kegiatan. Instrumen penilaian pada tahapan kegiatan meliputi: . lembar observasi pelaksanaan kegiatan, . lembar penilaian kinerja, . catatan pada kegiatan penjelasan. Empat unsur dalam pendidikan yang membentuk suatu sistem dalam proses pendampingan ini yakni adanya. tujuan, isi atau materi, proses atau metode, dan evaluasi atau penialain (Sutisna. Elkarimah, & Asma, 2. Tabel 2. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Jenis Kegiatan Instrumen Evaluasi Waktu Pelaksanaan 1 Koordinasi awal atau observasi Surat Balasan Ijin Juni 2021 kelokasi pengabdian dan ijin Pengabdian. Foto Kegiatan 2 Penyusunan materi tentang inovasi Buku Juni 2021 3 Perkenalan Presensi Sminar Fiqh Juni 2021 4 Proses penjelasan tentang Fiqh Modul. Buku. Alat Tulis. Juni 2021 praktis & ice breaking. Foto Kegiatan Setelah pemaparan, tim dosen juga menjelaskan bahwa Guru merupakan faktor yang sangat dominan dan paling penting dalam pendidikan formal pada umumnya karena bagi siswa, guru sering dijadikan tokoh teladan bahkan menjadi tokoh identifikasi diri (Suryana, 2. Sebagus apapun sarana dan prasarana sebuah lembaga pendidikan, jika tidak memiliki guru yang memiliki standar kualitas, tentu akan sulit mengharapkan hasil lulusan yang baik. Standar kualitas guru menjadi sangat penting untuk menjamin anak-anak yang belajar mendapatkan pengajaran yang benar. Gambar 3. Foto Bersama dengan mitra PKM ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. Juli 2022 | 38 Elkarimah. Madzukr. Pendampingan Guru SD IT Bina Insani Muslim pada pembelajarn Fiqh Amali. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3. , 33-40. doi:10. 29408/ab. PEMBAHASAN Pelatihan dan pendampingan pembelajaran fiqh praktis dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas guru Ae guru SD IT Bina Insani Muslim Jatimulya, dengan buku yang disusun secara sederhana oleh peserta PKM dengan materi fiqh praktis. yakni bertolak pada rutinitas siswa-siswi setiap harinya, pelatihan dan pendampingan materi ini diharapkan para siswa dapat semakin baik dan terarah dalam hal amaliah ubudiyah kesehariannya. Dalam pelaksanaannya, keberhasilan program pengabdian ini tidak terlepas dari beberapa faktor yang mendukung dan menghambat. Indikator yang dijadikan sebagai tolak ukur dalam menyatakan bahwa suatu proses kegiatan ini dapat dikatakan berhasil, adalah: Daya serap peserta didik dari siswa-siswi SD IT Bina Insani Muslim Jatimulya terhadap materi ini yang dilihat dari perilaku yang digariskan dalam tujuan pengajaran telah dicapai siswa baik individu maupun klasikal. SIMPULAN Pembelajaran Fiqih tidak hanya menekankan pada aspek kognitif saja, tetapi sangat diwarnai dengan aspek keterampilan. Aspek keterampilan ini digunakan dalam bentuk praktikpraktik Gerakan ibadah. Pelatihan ini meningkatkan kualitas ngajar fqih dan bahan pelatihan berisikan materi yang mudah dimengerti sehingga menjadikan pelatihan ini menjadi lebih Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat dapat disimpulkan hal-hal antaralain membantu peran guru dalam pendampingan proses belajar mengajar SD IT Bina Insani. Muslim yang berlokasi di Jatimulya Tambun Selatan Bekasi. membantu memberikan pendampingan peserta didik dalam proses pembelajaran SD IT Bina Insani Muslim pada mulok Fiqh praktis DAFTAR PUSTAKA