JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2025. Hal. DOI: 10. 29062/jihapenmas. Pentingnya Manajemen Manusia dalam Organisasi Eddy Madiono Sutanto*1. Nony Kezia Marchyta2 Department of Business Management. Petra Christian University. Surabaya. Indonesia *e-mail: esutanto@petra. Nomor Telepon Author: 0818391691 Received: Revised: Accepted: Available online: Abstract: Human management (HM) is a key factor in the success of organizations, including educational institutions such as the Adjarmanu Foundation in Sumba. Challenges faced include limited skilled labor, lack of training, and lack of performance evaluation. This community service aims to improve participants' understanding and abilities regarding HM through online training. The training was attended by 45 participants: teachers, administrative staff, students, and foundation partners. The methods include an initial survey, material delivery, interactive discussion, and activity evaluation. The results showed that this training improved participants' understanding of HM concepts, especially effective management strategies and the importance of the role of However, obstacles such as limited internet access in the Sumba region remained a challenge during the training. This activity was concluded to be effective in encouraging strategic HM and positively contributing to the foundation's development. Continuous training, government support, and a reward-based evaluation system are needed to strengthen the foundation's sustainability in the future. Adjarmanu Foundation is expected to be a strong foundation for advancing education in the region through human resource development. Keywords: human management, education foundation, training. Abstrak: Manajemen manusia (MM) merupakan faktor kunci dalam keberhasilan organisasi, termasuk lembaga pendidikan seperti Yayasan Adjarmanu di Sumba. Tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan tenaga kerja terampil, kurangnya pelatihan, serta minimnya evaluasi Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta mengenai MM melalui pelatihan daring. Pelatihan diikuti oleh 45 peserta yang terdiri dari guru, staf administrasi, dan mahasiswa, serta mitra yayasan. Metode yang digunakan meliputi survei awal, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep MM, khususnya strategi pengelolaan yang efektif dan pentingnya peran pemimpin. Namun, hambatan seperti keterbatasan jaringan internet di wilayah Sumba tetap menjadi tantangan selama pelatihan berlangsung. Kegiatan ini disimpulkan efektif dalam mendorong pengelolaan manusia yang strategis dan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan yayasan. Pelatihan berkelanjutan, dukungan pemerintah, dan sistem evaluasi berbasis penghargaan diperlukan untuk memperkuat keberlanjutan yayasan di masa depan. Yayasan Adjarmanu diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi kemajuan pendidikan di wilayah tersebut melalui pengembangan manusia. Kata kunci: manajemen manusia, yayasan pendidikan, pelatihan. PENDAHULUAN Elemen terpenting dalam keberhasilan organisasi, termasuk lembaga pendidikan dan yayasan sosial yaitu manajemen manusia (MM) (Becker & Huselid, 2007. Safitri, 2023. Adiwinata et al. , 2024. Muktamar et al, 2. Manajemen manusia tidak hanya terkait aspek administratif, tetapi juga meliputi pengembangan hubungan interpersonal, kepercayaan, dan semangat tim yang solid. Bagi yayasan pendidikan, pengelolaan manusia yang efektif dapat meningkatkan kinerja tenaga kerja, memperkuat budaya organisasi, dan mendukung tercapainya tujuan lembaga. Menurut Asriyanti et al. dan Putri . menyatakan bahwa strategi MM yang baik dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan melalui perencanaan manusia, proses rekrutmen E-ISSN: 3046-7578 JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2025. Hal. DOI: 10. 29062/jihapenmas. yang efektif, pengembangan karyawan, manajemen kinerja, serta adanya komunikasi yang terbuka dan jelas. Selain itu, pengembangan kompetensi manusia melalui pelatihan dan pendidikan juga akan berkontribusi pada peningkatan kualitas lembaga pendidikan (Sihombing et al. , 2022. Sella & Riofita. Namun, terdapat tantangan yang besar dalam manajemen manusia di yayasan pendidikan, terutama di daerah terpencil seperti Sumba. Keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan, dan minimnya pemahaman tentang pentingnya MM menjadi hambatan dalam pengelolaan manusia yang Sejauh ini yang menjadi prioritas yaitu asalkan ada orang yang berminat, walaupun tidak memiliki keahlian, maka akan diterima sebagai tenaga pendidik/staf. Oleh karena itu, diperlukan dukungan tidak hanya melalui dana, tetapi juga melalui pelatihan dan pendampingan guna meningkatkan kapasitas manusia di Yayasan Adjarmanu. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan pelatihan manajemen manusia dalam organisasi kepada para guru, staf, dan mahasiswa di Yayasan Adjarmanu. Sumba. Pelatihan mencakup materi tentang pentingnya MM, tujuan MM, tantangan yang dihadapi yayasan dalam pengelolaan manusia, strategi MM yang efektif, peran pemimpin dalam mengelola staf, serta dampak positif dari pengelolaan manusia yang baik. Melalui pelatihan yang diberikan diharapkan para peserta dapat memahami pentingnya manajemen manusia, tidak hanya sekadar administrasi, tetapi terkait membangun hubungan, kepercayaan, dan semangat tim untuk memperkuat yayasan mencapai tujuan organisasi. METODE Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan secara daring melalui platform Google Meet pada awal bulan April 2025. Peserta kegiatan berjumlah 45 orang yang terdiri dari guru, staf administrasi, dan mahasiswa yang tergabung dalam Yayasan Adjarmanu beserta mitra Yayasan Adjarmanu. Sumba. Metode pelatihan yang digunakan terdiri dari beberapa tahap, yaitu: Survei awal Di awal kegiatan, peserta diwawancarai untuk mengukur pemahaman awal terkait konsep manajemen manusia dalam organisasi. Penyampaian Materi Pelatihan Materi pelatihan mencakup topik: Definisi manajemen manusia Pentingnya manajemen manusia dalam organisasi Tujuan dan fungsi manajemen manusia Tantangan manajemen manusia di yayasan Strategi manajemen manusia yang efektif Peran pemimpin dalam pengelolaan staf Dampak positif pengelolaan manusia yang baik Sesi Tanya Jawab dan Diskusi Sesi ini memberikan wadah bagi peserta untuk menyampaikan pengalaman, kendala, dan pertanyaan terkait implementasi manajemen manusia di Yayasan Adjarmanu maupun pada mitra Yayasan Adjarmanu. E-ISSN: 3046-7578 JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2025. Hal. DOI: 10. 29062/jihapenmas. Evaluasi Kegiatan Pada akhir kegiatan, peserta diminta untuk mengisi angket evaluasi yang bertujuan untuk mengukur keberhasilan pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan, kesesuaian materi yang disampaikan dengan kebutuhan mitra, pelayanan pelaksanaan kegiatan dengan sepenuh hati, dan kemampuan penyelenggara menyelesaikan masalah yang terjadi saat kegiatan sedang berlangsung. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengabdian masyarakat bertujuan untuk memperlengkapi para guru, staf administrasi, dan mahasiswa yang tergabung dalam Yayasan Adjarmanu beserta mitra Yayasan Adjarmanu. Sumba untuk dapat memiliki keahlian dalam manajemen manusia pada organisasi. Meskipun minat merupakan dasar awal para guru dan staf administrasi tergabung dalam Yayasan Adjarmanu, tetapi keahlian dalam manajemen manusia merupakan keahlian yang penting untuk dimiliki. Para peserta mengikuti kegiatan pelatihan dengan antusias terlihat dari Gambar 1 dan Gambar 2. Melalui survei awal yang dilakukan, sebagian peserta ada yang sudah familiar dengan manajemen manusia, tetapi banyak juga yang belum mengenal dan mengetahui manajemen manusia. Melalui sesi diskusi, ditemukan bahwa para guru, staf administrasi, dan mahasiswa yang tergabung dalam Yayasan Adjarmanu beserta mitra Yayasan Adjarmanu. Sumba mengalami tantangan keterbatasan manusia yang mempunyai keahlian yang memadai. Oleh karena itu penting adanya pelatihan rutin. Selain itu belum adanya sistem evaluasi kinerja yang terstruktur disertai adanya penghargaan yang Oleh karena itu diperlukan adanya sistem evaluasi kerja berbasis kinerja disertai adanya dukungan dari pemerintah daerah, investor, maupun donatur. Berdasarkan angket evaluasi yang dibagikan, seluruh peserta sepakat bahwa kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar, materi/layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mitra, pelaksana kegiatan melayani dengan sepenuh hati, dan pelaksana kegiatan segera merespon masalah yang terjadi ketika kegiatan sedang berlangsung. Gambar 1. Pembicara Menyampaikan Materi Pelatihan E-ISSN: 3046-7578 JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2025. Hal. DOI: 10. 29062/jihapenmas. Gambar 2. Foto Bersama Pembicara dan Para Peserta KESIMPULAN Pelatihan manajemen manusia dalam organisasi yang diberikan kepada para guru, staf, dan mahasiswa di Yayasan Adjarmanu. Sumba, terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap pentingnya pengelolaan manusia secara strategis. Kegiatan ini menegaskan bahwa manajemen manusia bukan hanya sekadar administrasi, tetapi tentang membangun hubungan, kepercayaan, dan semangat kerja tim. Guna meningkatkan keahlian para guru, staf, dan mahasiswa pada lingkungan Yayasan Adjarmanu, maka diperlukan adanya pelatihan berkelanjutan yang dibuat secara rutin. Melalui pengelolaan manusia yang baik diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi pengembangan dan keberlanjutan Yayasan Adjarmanu di masa mendatang. Kekurangan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu terkait kendala jaringan, dikarenakan terkadang cuaca di daerah Sumba tiba-tiba buruk menyebabkan jaringan internet hilang atau terganggu, sehingga beberapa peserta mengalami gangguan jaringan saat kegiatan pelatihan dilakukan. Sebagai solusi, kegiatan pelatihan akan dilakukan sewaktu musim kemarau sebagai antisipasi jaringan internet yang kurang baik. DAFTAR PUSTAKA