Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 Journal of Islamic Business Management P-ISSN x-x. E-ISSN x-x Volume 1 Issue 2. July- December 2025 https://jurnal. id/index. php/kasbuna Pengaruh Keunggulan Produk. Digital Marketing dan Modal Usaha Terhadap Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah Di desa Tambakmas Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 Universitas Islam Negeri Ponorogo. Indonesia. Funaini06@gmail. Universitas Islam Negeri Ponorogo. Indonesia, rahmawati@iainponorogo. Article Info Abstract Article history: Received November 25, 2025 Revised December 16, 2025 Accepted December 23, 2025 Available online December 23. Keywords: Product Excellence. Digital Marketing. Business Capital and Competitiveness Introduction: Competitiveness is the concept of comparing the ability and performance of a company, sub-sector or country to sell or supply goods or services provided in the market. Research Methods: The aim of this research is to test and analyze partially or simultaneously the influence of product excellence, digital marketing and business capital on the competitiveness of micro, small and medium enterprises in Tambakmas village. This research uses quantitative methods. The sampling technique uses non-probability sampling techniques. The samples taken were 40 respondents. The data collection technique uses a questionnaire. The analysis techniques used are instrument testing, classical assumption testing, multiple linear regression, hypothesis testing. Conclusion: The results of this research show that . Product excellence has a positive and significant effect on the competitiveness of micro, small and medium enterprises . digital marketing has a positive and significant effect on the competitiveness of micro, small and medium enterprises . Business capital has a positive and significant effect on the competitiveness of micro, small and medium enterprises in Tambakmas village. DOI: 10. 21154/kasbuna. Page: 82-97 Kasbuna with CC BY license. Copyright A 2025, the author. *Corresponding author email : Funaini06@gmail. Kasbuna: Journal of Islamic Business Management | 82 Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 PENDAHULUAN Menurut Porter daya saing adalah kemampuan yang membuat suatu bisa bersaing di pasar tertentu. Daya saing ini dibangun dengan terus menerus meningkatkan semua bagian dalam usaha, terutama dibagian produksi. Jika sebuh usaha terus berkembang kinerjanya akan semkain baik. Menurut Sumihardjo . daya saing berarti kekuatan untuk menjadi lebih baik darpada yang lain. Kata AudayaAy beratti kekuatan dan AusaingAy berarti menjadi lebih baik atau berbeda dalam hal kualitas. Jadi daya saing adalah kekutan untuk berusaha menjadi yang terbaik dalam hal tetentu yang dilakukan oleh seseorang, kelompok atau industi. Menurut Henard dan Szimans berarti produk itu lebih bagus atau berbeda dari produk pesaing. Keunggulan ini bisa berupa keunikan, nilai dan bermanfaat yang dilihat dari sudut pandang pelanggan. Artinya produk itu harus sesuai dengan apa yang pelanggan butuhkan dan inginkan serta apa yang mereka suka. Keunggulan produk bisa membuat produk itu jadi lebih menarik dan berbeda di Penting untuk diingat bahwa keunggulan produk dapat berubah seiring waktu, tergantung pada perkembangan industri, tren pasar, dan respons konsumen. Pemasaran digital atau digital marketing yang dikemukakan oleh Chaffey dan Chadwick . Digital marketing adalah cara menjual barang atau jasa menggunakan internet dan alat-alat digital seperti situs web, media sosial, email dan TV digital. Tujuannya adalah untuk menarik konsumen lebih banyak orang agar tertarik dengan apa yang dijual dan memahami apa yang mereka suka, seberapa baik produk itu, dan seberapa setia mereka. Digital marketing membantu pereusahaan mempromosikan barang atau jasa mereka secara online dan memudahkan orang untuk menemukan informasi yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan. Modal menurut Khasmir ialah sesuatu yang diperlukan untuk membiyai operasi perusahaan mulai dari berdiri sampai beroperasi modal terdiri dari uang dan tenaga. Modal usaha adalah uang atau barang yang digunkana untuk memulai atau menjalankan bisnis, supaya bisnis itu bisa mengahasilkan lebih banyak uang atau barang Kasbuna: Journal of Islamic Business Management | 83 Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 Pertama, meskipun banyak studi telah membahas keunggulan produk secara umum, terdapat keterbatasan dalam penelitian yang fokus pada keunggulan produk spesifik untuk UMKM makanan lokal, seperti kue manco cimut di Grogol Tambakmas. Penelitian yang ada belum banyak membahas bagaimana kendala produksi, seperti pengaruh cuaca terhadap proses produksi, dapat mempengaruhi keunggulan produk dan daya saing. Kedua, mengenai digital marketing, meskipun ada kajian mengenai efektivitas berbagai platform digital dalam meningkatkan visibilitas dan penjualan UMKM, belum banyak studi yang mengeksplorasi dampak digital marketing secara spesifik pada UMKM makanan lokal di daerah tertentu serta tantangan dalam ekspansi pasar internasional melalui platform Ketiga, terkait modal usaha, penelitian sering kali fokus pada peran umum modal dalam pengembangan UMKM, namun masih kurang membahas bagaimana modal usaha mempengaruhi kapasitas produksi dan kemampuan UMKM makanan untuk mengatasi kendala operasional spesifik, seperti pengaruh cuaca. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji bagaimana keunggulan produk, strategi digital marketing, dan modal usaha secara khusus mempengaruhi daya saing UMKM dalam konteks industri makanan lokal serta tantangan yang dihadapi dalam konteks tersebut. METODE Metode penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis secara parsial maupun simultan pengaruh keunggulan produk, digital marketing dan modal usaha terhadap daya saing usaha mikro kecil menengah di desa Tambakmas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling. Sampel yang diambil sebanyak 40 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data penelitian diperoleh kuesioner, sehingga laporan akhir berupa deskripsi tertulis. peneliti secara langsung menyerahkan kuesioner kepada responden dan memberikan kebebasan kepada mereka buat mengisi jawaban sinkron dengan jadwal yang telah Dan skala yang digunkan dalam penelitian ini menggunakan skala Kasbuna: Journal of Islamic Business Management | 84 Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 likert dengan pernyataan diberikan dengan kode skor 1-4 ( Sangat Tidak Setuju. Tidak Setuju. Setuju. Sangat Setuju ). Teknik analisis yang digunakan adalah uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji hipotesis. Data yang diperoleh kemudian di olah menggunakan aplikasi SPPS 25. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Tabel 1 Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorove-Smirnov Test Ustandardized Residual Normal Parametersa b Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Test Stastic Asymp. Sig . -taile. Sumber: Pengolahan menggunakan SPSS 25 Dari data tabel1 terlihat bahwa hasil Kolmogorov-Smirnov lebih besar dari 0,05 yaitu 0,200. Ini berarti data tersebar seperti biasanya jadi model yang dibuat mengikuti aturan normalitas dengan baik. Dengan begitu, bisa bilang model regresi yang dibuat sudah memenuhi aturan normalitas atau dianggap normal. Kasbuna: Journal of Islamic Business Management | 85 Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 Uji Multikolineritas Tabel 2 Hasil Uji Multikolineritas Coefficientsa Unstandardi Standardize Model Coefficients Coefficients (Constan. Keunggula n Produk Digital Marketing Modal Usaha Collinearity Std. Error Statistics Sig. Toleranc Beta VIF Dependent Variable: Daya Saing Sumber: Pengelohan menggunakan SPSS versi 25. Hasil dari Tabel 2 di atas menyajikan informasi bahwa variabel X1 . eunggulan produ. , meliki nilai tolerance sebesar 0,941 dan nilai VIF Sekitar 1,063. Sementara variabel X2 . igital marketin. menunjukkan nilai tolerance sekitar 0,938 dan VIF sebesar 1,066. Terakhir, variabel X3 . odal usah. memliki nilai tolerance sekitar 0,997dan nilai VIF sebesar 1,003. Jadi, bisa disimpulkan bahwa semua variabel yang mempengaruhi dalam penelitain ini tidak memilki masalah besar. Nilai toleransinya lebih dari 0,1 dan nilai VIF-nya kurang dari 10 jadi tidak ada hubungan yang sangat kuat di antara variabel-variabel ini. Kasbuna: Journal of Islamic Business Management | 86 Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 Uji Heterokedastisitas Tabel 3 Hasil Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta Sig. 1 (Constan. Keunggulan - . Produk Digital Marketing Modal Usaha Dependent Variable: ABS_RES Dari data Tabel 3 nilai-nilai untuk keunggulan produk, digital marketing dan modal uaha semuanya lebih besar dari 0,05. Ini berarti tidak ada masalah dengan penyebaran data yang tidak sama. Uji Autokorelasi Tabel 4 Hasil Uji Autokorelasi Nilai Drubin Tabel Durbin Waston Waston 2,102 Keterangan 4-dU Tidak ada autokorelasi positif 1,709 2,291 dan negative Sumber: Pengolahan menggunakan SPSS versi 25 Dari hasil yang tertera pada Tabel 4 di atas, dapat diidentifikasi bahwa nilai Durbin Waston yang dihasilkan adalah 2,102. Variabel independen yang dgunkan penelitian ini mencakup 4 variabel, dengan Kasbuna: Journal of Islamic Business Management | 87 Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 melibatkan 40 responden, sehingga melimliki k=4 dan n=40. Dengan tingkat kesalahan sebesar 5%, diperoleh dU = 1,709 dan 4-dU = 4 -1,709 = 2,291. Penjelasan tersebut menyatakan bahwa nilai Durbin Waston berada di antara dU . C DW . C 4-dU = . Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat indikasi autokorelasi positif dan negatif yang signifikan antara variabel keunggulan produk, digital marketing, dan modal usaha terhadap daya saing. Regresi Liner Berganda Tabel 5 Hasil Uji Regresi Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model 1 (Constan. Std. Error Beta Sig. - . Dependent Variable: Y Dari hasil perhitungan, ditemukan bahwa nilai koefisien variabel modal usaha adalah 0,632. Ini menunjukkan bahwa jika modal usaha meningkat satu satuan atau ditingkatkan satu tingkat, diperkirakan daya saing akan mengalami peningkatan sebesar 0,632 satuan dengan asumsi variabel lainnya tetap. Kasbuna: Journal of Islamic Business Management | 88 Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 Uji Koefisien Determinasi (R) Tabel 6 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Modal Usaha. Keunggulan Produk. Digital Marketing Dependen variabel: Y Sumber: Pengelolaan menggunakan SPSS versi 25 Dari Tabel 6 dapat disimpulkan nilai R yang tercatat sebesar 0,729. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara variabel keunggulan produk (X. digitala marketing (X. , dan modal usaha (X. mempengaruhi variabel daya saing (Y) cukup kuat, mengingat nilai R mendekati satu . , sementara itu, nilai R Square yang tercatat sebesar 0,531 mengindikasikan bahwa variabel X1 . eunggulan produ. X2 . igital marketin. , dan X3 . odal usah. secara bersamasama membrikan pengaruh terhadap daya saing (Y) sebesar 55,3% sementara 44,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Uji Partial t Tabel 7 Hasil Analisis Uji t Keunggulan Produk (X. Digital Marketing (X. , dan Modal Usaha (X. Terhadap Daya Saing (Y) Unstandardized Standardize Coefisients Model Coefisients Std. Sig. 2,066 ,046 Beta Error 1 (Constan. 12,503 6,053 Kasbuna: Journal of Islamic Business Management | 89 Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 Keunggulan ,578 ,140 ,380 4,129 ,000 Produk ,533 ,178 ,276 2,993 ,005 Digital ,632 ,080 ,717 7,946 ,000 Marketing Modal Usaha Dependen Variabel: Y Sumber: Pengelolaan menggunakan SPSS Versi 25 Dari Tabel 4. 14, terlihat uji parsial menunjukkan bahwa variabel keunggulan produk memilki nilai thitung sebesar 4,129 sedangkan ttabel 2,024 oleh karena itu, thitung 4,129 > ttabel 2,024 dan signifikannya 0,000 < 0,05. Maka H01 ditolak dan Ha1 diterima. Kesimpilannya adalah terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel keunggulan produk terhadap daya saing. Artinya, jika keunggulan produk meningkat, daya saing juga meningkat, dan sebaliknya jika keunggulan produk menurun maka daya saing juga akan menurun. Uji F Tabel 8 Hasil Analisis Uji F Model Sum of Square Mean Sig. 13,599 ,000b Square Regression 103,045 34,348 Residual 90,930 2,526 Total 193,975 Dependen Variabel: Daya saing Predictors: (Constan. , modal usaha, keunggulan produk, digital Sumber: Pengelolaan menggunakan SPSS versi 25. Dari analisis yang terdapat dalam Tabel 4. 15 dapat diambil kesimpulan bahwa uji secara bersama-sama menunjukkan Fhitung sebesar 13,599 dengan nilai signifikansi 0,000. Sementara itu, nilai Ftabel pada kolom 3 lajur df (N) = 37 di peroleh nilai 3,25. Maka Fhitung > Ftabel . ,599 Kasbuna: Journal of Islamic Business Management | 90 Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 > 3,. , sehingga H04 ditolak dan Ha4 diterima artinya secara simultan keunggulan produk, digital marketing dan modal usaha berpengaruh terhadap daya saing. Pengaruh keunggulan produk terhadap daya saing Hasil analisis menggunakan perangkat SPPS 25. Menunjukkan bahwa variabel keunggulan produk memilki nilai thitung sebesar 4,129 sedangkan ttabel 2,024 oleh karena itu, thitung 4,129 > ttabel 2,024 dan signifikannya 0,000 < 0,05. Maka H01 ditolak dan Ha1 diterima. Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel keunggulan produk terhadap daya saing. Menurut Henard dan Szimanski keunggulan produk berarti produk itu lebih baik atau berbeda dari produk lain. Keuggulan produk seperti keunikan dan manfaat harus dilihat dari sudut pandang pelanggan. Artinya, apa yang membuat produk itu istimewa atau menyenangkan bagi orang yang membelinya. Penelitian ini menunjukkan bahwa jika produk memilki keunggulan yang baik usaha kecil dan menenggah di desa Tambakmas akan lebih mudah bersaing. Artinya produk yang lebih baik membuat usaha menjadi lebih kuat. Sebaliknya jika produk kurang bagus, usaha menjadi lebih sulit Pengaruh digital marketing terhadap daya saing Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara digital marketing terhadap daya saing usaha mikro kecil menengah di desa Tambakmas. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji t diperoleh nilai thitung sebesar 2,993, sedangkan ttabel 2,024. Dengan demikian thitung 2,993 > ttabel 2,024 dan signifikansinya 0,005 < 0,05 maka H02 diterima dan Ha2 ditolak. Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel digital marketing terhadap daya saing. Artinya, jika digital marketing meningkat maka daya saing akan meningkat, sedangkan jika digital marketing menurun maka daya saing akan menurun juga. Kasbuna: Journal of Islamic Business Management | 91 Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 Pengaruh modal usaha terhadap daya saing Hasil analisis dengan bantuan siftware SPSS 25. Menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara signifikan anatara modal usaha terhadap daya saing usaha mikro kecil menengah variabel modal usaha diperoleh thitung sebesar 7,946, sedangkan ttabel 2,024. Dengan demikian thitung 7,946 > ttabel 2,024 dan signifikansinya 0,000 < 0,05. Hal ini berarti H03 ditolak dan Ha3 diterima . agal ditola. Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel digital marketing terhadap daya saing. Dari hasil penelitian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa kepercayaan memliki pengaruh positif signifikan terhadap daya saing usaha mikro kecil menengah di desa Tambakmas. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat modal usaha maka semakin tinggi pula untuk daya saing usaha mikro kecil menengah. Pengaruh keungulan produk, digital marketing dan modal usaha terhadap daya saing Berdasarkan hasil uji bahwa uji secara bersama-sama menunjukkan Fhitung sebesar 13,599 dengan nilai signifikansi 0,000. Sementara itu, nilai Ftabel pada kolom 3 lajur df (N) = 37 di peroleh nilai 3,25. Maka Fhitung > Ftabel . ,599 > 3,. , sehingga H04 ditolak dan Ha4 diterima artinya secara simultan keunggulan produk, digital marketing dan modal usaha berpengaruh terhadap daya saing. Hubungan antara keunggulan produk, digital marketing, dan modal usaha memiliki damapak pada daya saing. Tingkat keunggulan produk yang tinggi dapat meningkatkan produktivitas, sementara digital marketing dapat lebih meningkatkan dalam mengoperasikan digitalnya. Modal usaha yang positif juga dapat meningkatkan penjualan usahanya akan semakin Keseimbangan yang tepat diantara ketiga variabel tersebut dapat menciptakan kondisi yang bagus untuk meningkatkan usaha kue manconya yang optimal terhadap daya saing usaha mikro kecil menengah di desa Tambakmas. Kasbuna: Journal of Islamic Business Management | 92 Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 Meskipun terdapat berbagai faktor yang memepengaruhi daya saing, tidak dapat disangkal bahwa unsur keunggulan produk, digital marketing dan modal usaha merupakan faktor kunci yang berperan dalam mempengaruhi daya saing. Melalui penelitian dan teori yang ada dapat disimpulkan bahwa keunggulan produk, digital marketing dan modal usaha memliki dampak bersama-sama terhadap daya saing usaha mikro kecil menegah di desa Tambakmas. KESIMPULAN Berdasarkan hasil hipotesis yang telah dilakukan secara parsial menujukkan bahwa keunggulan produk mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap daya saing usaha mikro kecil menengah di desa Tambakmas. Di buktikan dengan variabel keunggulan produk memiliki nilai 0,412 dan signifikannya 0,000 < 0,05. Maka H01 ditolak dan Ha1 diterima. Hal ini di buktikan dengan angket atau kuesioner dari 40 jawaban responden yang menyatakan lebih memilih dengan pertanyaan bahwa mayoritas responden memberikan tanggapan positif terhadap keunikan produk yang ditawarkan. Berdasarkan hasil hipotesis yang telah dilakukan secara parsial menujukkan bahwa digital marketing mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap daya saing usaha mikro kecil mennegah di desa Tambakmas. Di buktikan dengan variabel digital marketing menunjukkan nilai 0,299 dan signifikansinya 0,005 < 0,05 maka H02 ditolak dan Ha2 diterima. Hal ini di buktikan dengan angket atau kuesioner dari 40 jawaban responden yang menyatakan lebih memilih dengan pertanyaan bahwa mayoritas responden menyatakan setuju terhadap kemudahan transaksi, interaktivitas, dan program yang kami tawarkan. Tanggapan positif ini mencerminkan bahwa upaya kami dalam menyediakan pengalaman pengguna yang mudah dan menyenangkan telah berhasil memenuhi harapan konsumen. Berdasarkan hasil hipotesis yang telah dilakukan secara parsial menujukkan bahwa modal usaha mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap daya saing usaha mikro kecil mennegah di desa Tambakmas. Di buktikan dengan variabel modal usaha menunjukkan nilai 0,794 dan signifikansinya 0,000 < Kasbuna: Journal of Islamic Business Management | 93 Funani Eno Amelina1*. Yunaita Rahmawati2 0,05 maka H03 ditolak dan Ha3 diterima. Hal ini di buktikan dengan angket atau kuesioner dari 40 jawaban responden yang menyatakan lebih memilih bahwa mayoritas umkm setempat menyatakan setuju terhadap struktur permodalan yang diterapkan serta pemanfaatan modal tambahan oleh perusahaan. Respon positif ini mengindikasikan kepercayaan yang tinggi dari para pemangku kepentingan terhadap strategi keuangan yang Keunggulan produk, digital marketing dan modal usaha berpengaruh signifikan secara bersama-sama . terhadap daya saing usaha mikro kecil menengah di desa Tambakmas. Produk-produk UMKM di Desa Tambakmas yang memiliki ciri khas, kualitas tinggi, dan inovasi yang terus berkembang, mampu menarik minat konsumen baik di tingkat lokal maupun lebih luas. Keunggulan ini membuat produk UMKM lebih mudah diterima oleh pasar, sekaligus meningkatkan loyalitas konsumen. REFERENCES