Jurnal Abdimas PHB Vol.5 No.1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Pembuatan Program Aplikasi Antrian Bongkar Kapal Ikan Di Pelabuhan Perikanan Kota Tegal Berbasis Web Untuk Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) Muchamad Sobri Sungkar*1, Bahrun Niam2, Martselani Adias Sabara3 1,2 Institution/affiliation; Jalan Mataram no 9 Pesurungan Lor Kota Tegal 3 Program Studi Teknik Elektronika, Politeknik Harapan Bersama 1 e-mail: * sobrisungkar@gmail.com, 2bahrun08@gmail.com, 3baradiaz@yahoo.com Abstrak Kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) ini memiliki tujuan: 1).Memberikan Kemudahan para pemilik kapal untuk melakukan pendaftaran antrian bongkar kapal Ikan, 2).Memberikan Kenyamanan para pemilik kapal dalam mengantri bongkar kapal ikan, 3).Membantu PNKT dalam meminalisir permasalahan di saat pelaksaan bongkar ikan. Metode pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan wawancara terhadap Ketua PNKT untuk mengetahui alur dan tatacara pembongkaran ikan, setelah mendapatkan data kita membuatkan sebuah program Antrian Bongkar Kapal Ikan berbasis Web dan Android untuk dilakukan evaluasi alur dari proram, setelah adanya evaluasi perbaikan dari program, setelah program diperbaiki dan disempurnakan maka dilakukannya uji coba program setelah program running dan tidak terjadi error maka dilakukannya sosialisasi penggunaan program untuk antrian bongkar kapal ikan di pelabuhan perikanan pantai tegal sari. Hasil Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini mengsilkan kesimpulan akhir sebagai berikut : 1) Para Nelayan sangat antusias terhadapa sistem yang dibuat untuk mempermudah dalam bongkar ikan, 2) tidak adanya pengelompokan wilayah masing – masing untuk kelompok atau keluarga nelayan untuk menempati area bongkar kapal, 3) Dengan adanya sistem antrian bongkar kapal ikan menjadikan kapal lebih awet (tidak rusak) pada saat melakukan antri bongkar ikan karena penuhnya lahan untuk bongkar ikan dipakai untuk sandar. Kata kunci: bongkar kapal ikan, PNKT, Web dan Android 1. PENDAHULUAN 1.1 Pendahuluan Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) berdiri sejak tahun 2010, PNKT merupakan organisasi yang independen dimana organisasi ini didirikan untuk menjadi wadah bagi para Nelayan untuk mengatasi permasalahan yang dialami para nelayan Kota Tegal. PNKT saat ini membantu para nelayan dalam masalah perijinan, Permasalahan tentang cara penangkapan ikan dan masalah lainya yang berkaitan dengan nelayan Kota Tegal, serta sebagai perwakilan Nelayan Kota Tegal dalam mewakili Aspirasi para Nelayan. PNKT saat ini memiliki kantor yang fasilitas didalamnya terdapat internet dan sarana pendukung lainnya, Saat ini Kegiatan PNKT sepenuhnya didukung oleh para nelayan di Kota Tegal, setiap kegiatan yang dilakukan PNKT juga didanai oleh para nelayan dan untuk nelayan Kota Tegal. Saat ini Administrasi dalam Antrian Bongkar Ikan dilakukan di kantor PNKT secara manual, dimana setiap kapal ikan yang datang dan akan melukakn bongkar mengantri dengan cara menitipkan Buku Pas Besar (kapal) dimana hal ini sangat rawan karena tidak adanya transparansi tentang siapa yang dahuluan mengantri, hal ini bisa mengakibatkan keribuatan diantara pemilik kapal. Kondisi saat ini Pelabuhan Perikanan Kota Tegal hanya dapat melayani 61 Jurnal Abdimas PHB Vol.5 No.1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X bongkar ikan hanya 17 kapal sedangkan waktu bongkar kapal juga memakan waktu 2 – 3 hari tergantung hasil tangkapan. Kondisi saat ini di Kota Tegal terdapat sekitar 200an orang pemilik kapal dengan jumlah Kapal mencapai 500an dimana kapasitas Bongkar ikan di Kota Tegal kurang memadai apalagi diwaktu – waktu tertentu nelayan pulang berbarengan sehingga untuk melakukan bongkar ikan untuk semua kapal tidak dimungkinkan. Kurang tertibnya dari para nelayan dalam melakukan bongkar ikan menjadi tantangan dalam PNKT untuk menata Para anggotanya untuk Tertib administrasi dalam pelaksanaan bongkar ikan di Pelabuhan Perikanan Kota Tegal. Aplikasi Berbasis Web adalah Aplikasi yang dapat dijalankan menggunakan Browser untuk semua Komputer/ Perangkat yang terhubung pada jaringan komputer. Aplikasi berbasis web ini dapat dijalankan pada jaringan Lokal maupun juga dapat beroperasi dijaringan Internet, dimana untuk menampilkan dokumen pada perangkat kita bisa cukup dengan adanya koneksi internet dan web browser, aplikasi ini bisa juga digabungkan menjadi aplikasi mobil (Android). 1.2 Permasalahan Mitra Antrian kapal yang dilakukan secara manual kadang timbul masalah karena dianggap kurang transparan dan dengan antrian kapal yang sekarang pemilik kapal tidak bisa mendapat kepastian apakah kapal yang sudah sandar di Pelabuhan perikanan tegal dapat melakukan bongkar ikan dengan segera atau waktu yang layak ditunggu dan PNKT susah melakukan monitoring kapal yang sudah selesai bongkar. Berdasarikan penjelasan diatas maka permasalahan mitra dapat diuraikan sebagai berikut: 1. 2. 3. Tidak dapat melihat antrian kapal secara Transparan Pemilik Kapal tidak dapat memperkirakaan estimasi waktu untuk kapalnya dapat melakukan bongkar ikan di Pelabuhan Perikanan Tegal. PNKT selaku paguyuban susah dalam mentertibkan kapal yang sudah selesai melakukan bongkar ikan untuk keluar dari area bongkar ikan 2. METODE 2.1 Metode Kegiatan 1. Tempat dan Waktu Kegiatan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat “Pembutan Program Aplikasi Antrian Bongkar Kapal Ikan Di Pelabuhan Perikanan Kota Tegal Berbasis Web Untuk Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT)” Kegiatan ini dilakukan selama 1 Bulan yaitu pada tanggal 11 November – 10 Desember 2021. 2. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat “Pembutan Program Aplikasi Antrian Bongkar Kapal Ikan Di Pelabuhan Perikanan Kota Tegal Berbasis Web Untuk Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT)” ini dilakukan dengan cara : a. Pengumpulan data Pengumpulan data dilakukan untuk mendata kebutuhan dan alur program yang akan dibuat, meliputi beberapa pengelola dari Aplikasi tersebut dan format yang dibutuhkan dalam pembuatan laporan. b. Pembuatan Program Pembuatan Program Aplikasi dilakukan kurang lebih memakan waktu hingga 2 minggu c. Trial and error Adaya Trial and Error disini merupakan tahapan ceklist dan penyempurnaan program agar sesuai dengan apa yang diharapkan. d. Pelatihan Pelatihan disini yaitu melatih admin dalam pengoperasionalan program dan Menginput data yang diperlukan untuk akses program 62 Jurnal Abdimas PHB Vol.5 No.1 Tahun 2022 e. p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Sosialisasi Adanya sosilasi program ini setelah program menjalani Trial and Error serta adanya Pelatihan (Input data selesai) kepada pengguna program tersebut yaitu para (Pemilik Kapal serta para Nahkoda). 2.2 Kerangka Pemecahan Masalah Untuk membuat keteraturan pada antrian bongkar kapal ikan perlu adanya system yang menjembatani antara pengelola pelabuhan dengan para nelayan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di PNKT Kota Tegal khususnya untuk menjembatani antara nelayan dengan PPPTPI sebagai operator pelabuhan. Diharapkan dengan adanya sistem aplikasi antrian bongkar kapal ikan ini dapat memberikan ketertiban di pelabuhan perikanan pantai tegal sari. 2.3 Realisasi Pemecahan Masalah Pelabuhan di Indonesia khususnya di Kota Tegal kondisinya saat ini sangat memprihatinkan khusunya di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari dimana kapasitas bongkar dengan jumlah kapal tidak memadai hal ini sangat menghambat bongkar kapal ikan di pelabukan perikanan pantai tegalsari. Dengan kapasitas tempat bongkar yang kurang mengakibatkan pembongkaran ikan harus berdesak2kan sehingga mengakibatkan beberapa kapal mengalami kerusakan, adapula kapal yang mengantri dibelakangnya harus didahului kapal yang lainya karena satu pemilik yang sama, hal ini tentu bisa mengakibatkan kecemburuan bahkan pertengkaran dikalangan pemilik kapal, untuk itu Pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah membuat Program Aplikasi Bongkar kapal Ikan berbasis web dimana hal ini melibatkan banyak pihak untuk ketertiban dan keamanan serta kelancaran pada proses bongkar kapal ikan di pelabuhan perikanan pantai tegalsari. Dimana aplikasi ini bisa diakses oleh semua orang dan sangat transparant mengenai antrian kapal untuk melakukan bongkar ikan. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, Para pihak yang terlibat pada didalam sistem Program Antrian Bongkar Kapal Ikan merasa senang karena dengan adanya program tersebut para pemilik kapal lebih bisa menghemat anggaran untuk perbaikan kapal dikarenakan kapal terparkir dengan rapih dan nyaman saat manuver setelah selesai bongkar ikan dan tidak adanya pengelompokan area pelabuhan perikanan terhadapa satu atau dua orang kelompok pemilik kapal yang menguasai area pelabuhan karena sejatinya pelabuhan perikanan tersebut dibangun untuk semua nelayan yang ada bukan satu atau dua orang kelompok saja. 3. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat ini menghasilkan beberapa point yang dapat digambarkan sebagai berikut : (1) sistem bongkar ikan dipelabuhan Parikanan Pantai Tegalsari semua kapal yang datang bisa langsung melakukan bongkar ikan tanpa adanya antrian (setelah melaporkan berkas ke petugas) dengan catatan ada space untuk kapal bisa masuk area bongkar atau dengan melewati kapal – kapal yang didepan area bongkar/TPI (2) Setelah adanya Program Antrian Bongkar kapal ikan diPelabuhan Pantai Tegalsari menjadi lebih tertib dan tertata antara kapal yang sedang bongkar dengan kapal yang mengantri untuk bongkar (3) area bongkar kapal ikan hanya dipakai untuk melakukan bongkar ikan (dipergunakan semestinya) yang sebelumnya juga dipergunakan untuk memuat perbekalan hal ini mengakibatkan space bongkar ikan lebih sedikit. Dan dokumentasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah sebagai berikut: 63 Jurnal Abdimas PHB Vol.5 No.1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Gambar 1. Proses Wawancara dengan Ketua PNKT Gambar 2. Pembuatan Program serta demo Awal terkait Interface Gambar 3. Demo Program terhadap pengelola Program Antrian Kapal Gambar 4. Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Bongkar Kapal Ikan 3.2 Pembahasan Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat ini seharusnya dilaksanakan 1 Bulan akan tetapi dilaksanakan lebih dari 2 Bulan dikarenakan Antusiasnya PNKT terhadap Program yang akan dibuat dan banyaknya penyempurnaan dari pihak – pihak terkait. Hasil dari pengabdian masyarakat yang dilakukan kesimpulan sebagai berikut : (1) PNKT sangat senang sekali dengan adanya pengabdian masyarakat ini, (2) Dengan adanya Aplikasi Bongkar kapal ikan dapat memberikan rasa keadilan terhadap semua nelayan terkait area bongkar, (3) Para nelayan merasa Puas karena Antrian bongkar dilaksanakan secara Transparan (dapat dilihat oleh semua orang), serta mengurangi terjadinya kerusakan kapal akibat berebut area bongkar kapal ikan. 4. KESIMPULAN Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini disimpulkan bahwa PNKT merasa senang dengan adanya Sistem Antian Bongkar Ikan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari hal ini didasarkan pada hasil monev yang dilakukan oleh TIM P3M Politeknik Harapan Bersama, serta dengan berjalannya sistem tersebut membuat Para Pemilik kapal lebih tertib dalam administrasi dan Bongkar kapal karena tercatat dalam sistem baik waktu bongkar dan estimasi bongkar berdasarkan besaran Kapal. 64 Jurnal Abdimas PHB Vol.5 No.1 Tahun 2022 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X 5. SARAN Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini maka perlu adanya pengembangan dari sitem tersebut antaralain dengan Penambahan papan informasi berupa video tron yang dapat mencatumkan daftar antrian dan bongkar kapal ikan secara langsung serta perlu adanya dukungan dari stakeholder untuk pengabungan beberapa sistem kedalam sistem Induk PNKT agar sistem yang ada tidak terpisah – pisah. UCAPAN TERIMA KASIH Kegiatan PKM tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dari berbagai pihak.Oleh karena itu dalam kesempatan ini perkenankan kami menyampaikan terima kasih kepada : 1. Agung Hendarto, S.E., M.A. selaku Direktur Politeknik Harapan Bersama. 2. Kusnadi, M.Pd selaku ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian MasyarakatPoliteknik Harapan Bersama. 3. Qirom, S.Pd,MT. selaku Ketua Program Studi DIII Teknik ElektronikaPoliteknik Harapan Bersama. 4. Berbagai pihak yang tidak kami sebutkan satu persatu yang telahmembantu terlaksananya kegiatan PKM ini. DAFTAR PUSTAKA [1] Kosasi, S. (2014). Pembuatan sistem informasi penjualan berbasis web untuk memperluas pangsa pasar. Prosiding Snatif, 225-232. [2] Dhika, H., Lukman, L., & Fitriansyah, A. (2016). Perancangan sistem informasi jasa pengiriman barang berbasis web. Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer, 7(1), 51-58. [3] Aziz, S. B., Riza, T. A., & Tulloh, R. (2015). Perancangan Dan Implementasi Aplikasi Sistem Antrian Untuk Pasien Pada Dokter Umum Berbasis Android Dan Sms Gateway. Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan, 2(1). [4] Rachmat, N. (2018). Perancangan dan Implementasi Aplikasi Pengambilan dan Pemanggilan Antrian SAMSAT Berbasis Web. Jurnal Ilmiah KOMPUTASI, 17(2), 119130. [5] Indra, E., Aminatunnisa, S., Sembiring, D. M. S., Gultom, Y., & Matondang, E. (2019). Penerapan Metode Monte Carlo Untuk Simulasi Sistem Antrian Service Sepeda Motor Berbasis Web. Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Prima (JUSIKOM PRIMA), 2(2), 77-84. [6] Darmawan, A. I., & Firmansyah, R. (2021). PERANCANGAN SISTEM APLIKASI ETICKET ANTRIAN SERVICE BENGKEL MOTOR BERBASIS MOBILE ANDROID. eProsiding Teknik Informatika (PROTEKTIF), 1(1), 72-82. [7] Rachmat, Z., & Fadli, Z. (2021). Perancangan Aplikasi Nomor Antrian Nasabah Berbasis Web Pada Bank Sulsel Cabang Soppeng. Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika “JISTI”, 4(1), 35-46. [8] Rizaldi, A., Pranatawijaya, V. H., & Putra, P. B. A. A. (2021). Penerapan Antrian dan Pemesanan Online di Aplikasi Pearl Salon And BarberShop Berbasis Mobile. Journal of Information Technology and Computer Science, 1(1), 1-9. 65