Jurnal Kebidanan Besurek ISSN: 2527 - 3698 PENGARUH VIDEO ASI EKSKLUSIF TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF Effect Of Exclusive Asside Video On Knowledge And Mother Attitudes In Providing Exclusive Assembly Nispi Yulyana Poltekes Kemenkes Bengkulu. Jurusan kebidanan nispiyulyana21@gmail. Abstrak Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Tahun 2015 didapatkan bahwa cakupan ASI eksklusif di Provinsi Bengkulu sebesar 52%. Cakupan ASI eksklusif terendah di Kota Bengkulu sebesar 38% diikuti Kabupaten Bengkulu Tengah 41% dan Kabupaten Seluma 45%. Selanjutnya, pada tahun 2016cakupan ASI eksklusif di Provinsi Bengkulu mengalami peningkatan menjadi 63%. Kabupaten Seluma merupakan Kabupaten dengan cakupan pemberian ASI terendah sebesar 42%, diikuti dengan Kabupaten Rejang Lebong 52% dan Kabupaten Muko-Muko 53%. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh video ASI eksklusif terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma tahun 2017. Jenis penelitian menggunakan metode Quasi Ekperimen dengan rancangan AuTwo Gruop Pretest-PostestAy. Sampel penelitian dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester i diambil dengan tekhnik purposive sampling. Sampel berjumlah 26 orang. Hasil uji statistik menggunakan Independent T-Test dan Mancova. Ada beda pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi antara kelompok intervensi dengan kelompok pembanding . -value=0. Ada beda sikap sebelum dan sesudah intervensi antara kelompok intervensi dengan kelompok pembanding . value=0. Faktor pendidikan berpengaruh terhadap sikap dengan p-value = Diharapkan Dapat memfasilitasi dengan cara mensosialisasikan hasil penelitian ini kepada masyarakat dengan cara memberikan penyuluhan menggunakan media video untuk meningkatkan cakupan ASI esksklusif Kata Kunci : ASI Eksklusif. Pengetahuan. Sikap. Video Abstract Data from Bengkulu Provincial Health Office 2015 found that the coverage of exclusive breastfeeding in Bengkulu Province was 52%. The lowest exclusive ASI coverage in Bengkulu City was 38% followed by Central Bengkulu Regency 41% and Seluma Regency 45%. Furthermore, in 2016 exclusive breastfeeding coverage in Bengkulu Province increased to 63%. Seluma Regency is the district with the lowest coverage of breastfeeding by 42%, followed by Rejang Lebong Regency 52% and Muko-Muko Regency 53%. The objective of this research is to know the effect of exclusive ASI video on mother's knowledge and attitude in giving exclusive breastfeeding in the working area of PHC Penago II of Seluma Regency in 2017. The research used Quasi Ekperimen method with "Two Gruop Pretest-Postest" design. Research sample in this research is pregnant mother of trimester i taken with purposive sampling technique. Sample amounted to 26 people. Statistical test results Vol. No. Juni 2017 : 13-25 Jurnal Kebidanan Besurek ISSN: 2527 - 3698 using Independent T-Test and Mancova. There is a difference of knowledge before and after intervention between the intervention group and the comparison group . -value = 0. There are different attitudes before and after intervention between the intervention group and the comparison group . -value = 0. Educational factors have an effect on attitude with p-value = 0. Expected Can facilitate by disseminating the results of this research to the community by way of give counseling using video media to increase coverage exclusive breastfeeding Keywords: Exclusive Breastmilk. Knowledge. Attitude. Video PENDAHULUAN Pemberian ASI eksklusif di negara berkembang hanya sebesar 39% ibu-ibu yang memberikan ASI eksklusif kepada bayinya (UNICEF, 2. Cakupan ASI eksklusif di Negara ASEAN seperti India sudah mencapai 46%. Philipina 34%. Vietnam 27% dan Myanmar 24% dan di Indonesia 33,6%. Secara nasional capaian pemberian ASI eksklusif di Indonesia pemerintah yaitu sebesar 80% pada bayi 0-6 bulan (Informasi Data Buletin ASI. Salah satu upaya meningkatkan cakupan ASI eksklusif yaitu memberikan tambahan informasi kepada ibu-ibu untuk bisa menyusui bayinya secara eklusif. Pemberian informasi bisa dilakukan dengan memberikan video tentang ASI Keuntungan kesehatan dengan menggunakan video mampu memperbesar objek yang kecil, objek yang dihasilkan dengan dapat diperbanyak dengan proses editing, dapat memanipulasi tampilan gambaran sesuai dengan tentuan pesan yang ingin disampaikan, mampu membuat objek disimpan dalam durasi tertentu, video menjadikan audiens tertarik, serta mampu informasi yang paling baru, hangat dan aktual (Putri 2012 dan Zulkarnain 2. Penelitian yang dilakukan Lestari . menunjukkan peningkatan secara bermakna pada perubahan tingkat pengetahuan sebesar . -value=0,. , 41,33% . Vol. No. Juni 2017 : 13-25 value=0,. dan motivasi menyusui 19,34% . value=0,. Penelitian yang dilakukan Bintarawati . menunjukkan bahwa media film berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan tentang IMD pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kalicacing Kota Salatiga . value=0,. PenelitianHanafi . bahwa hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan, sikap dan kebiasaan berpengaruh terhadap pemberian ASI Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Tahun didapatkan bahwa cakupan ASI eksklusif di Provinsi Bengkulu sebesar 52%. Cakupan ASI eksklusif terendah di Kota Bengkulu sebesar 38% diikuti Kabupaten Bengkulu Tengah 41% dan Kabupaten Seluma 45% (Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, 2. Selanjutnya, pada tahun 2016cakupan ASI eksklusif di Provinsi Bengkulu menjadi 63%. Kabupaten Seluma merupakan Kabupaten dengan cakupan pemberian ASI terendah sebesar 42%, diikuti dengan Kabupaten Rejang Lebong 52% dan Kabupaten Muko-Muko 53% (Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. Data diatas menunjukkan bahwa terjadi penurunan cakupan ASI di Kabupaten Seluma tahun 2015 ke tahun 2016 dari 45% menjadi 42%. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma tahun 2016 dari 22 Puskesmas yang berada di Kabupaten Seluma didapatkan bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif terendah berada di Puskesmas Penago II Jurnal Kebidanan Besurek . ,67%). Puskesmas Sukamerindu . ,02%) dan Puskesmas Air Periukan . ,78%) (Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, 2. Survey awal yang dilakukan di Puskesmas Penago II pada tanggal 25 Juli 2016pada 10 orang ibu hamil i pemeriksaan kehamilan. Dari 10 orang ibu hamil yang dilakukan wawancara 6 orang diantara mereka merupakan hamil anak pertama didapatkan hasil bahwa mereka tidak mengetahui banyak tentang ASI eksklusif dikarenakan pada pemeriksaan ANC hanya Bidan yang memberikan konseling tentang ASI eksklusif dikarenakan jumlah tenaga Bidan yang masih sedikit dan belum adanya petugas Gizi yang memberikan ASI Selain itu, ibu hamil juga belum pernah mendapatkan informasi dalam bentuk leaflet atau video. Kemudian, 4 diantara mereka hamil anak pertama pengetahuan mereka tentang ASI ISSN: 2527 - 3698 eksklusif lebih baik daripada 6 orang ibu hamil tersebut karena mereka banyak mendapatkan informasi tentang ASI eksklusif dari saudara mereka. Namun, belum pernah mendapatkan informasi dalam bentuk leaflet atau video tentang ASI eksklusif sehingga perlu pengaruh video ASI eksklusif terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam memberikan ASIeksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma tahun 2017 BAHAN DAN CARA KERJA Jenis penelitian menggunakan metode Quasi Ekperimen dengan AuTwo Gruop PretestPostestAy. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil trimester i diambil dengan tekhnik purposive Sampel berjumlah 26 orang. Hasil Independent T-Test dan Mancova. HASIL Tabel 1 Distribusi Frekuensi Karateristik Ibu (Umur. Pekerjaan. Pendidika. Kelompok Intervensidi Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017 Variabel Jumlah Umur <20 tahun dan >35 tahun 20-35 tahun Pekerjaan Tidak bekerja Bekerja Pendidikan Rendah Tinggi Total Sumber: Data Primer terolah 2017 Tabel 1 didapatkan bahwa sebagian besar responden . memiliki umur 20-35 tahun, sebagian besar responden . 5%) tidak bekerja Vol. No. Juni 2017 : 13-25 dan hampir seluruh responden . berpendidikan tinggi. Jurnal Kebidanan Besurek ISSN: 2527 - 3698 Tabel 2 Distribusi Frekuensi Karateristik Ibu (Umur. Pekerjaan. Pendidika. Kelompok Pembandingdi Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017 Variabel Jumlah Umur <20 tahun dan >35 tahun 20-35 tahun Pekerjaan Tidak bekerja Bekerja Pendidikan Rendah Tinggi Total Sumber: Data Primer terolah 2017 Tabel 2 didapatkan bahwa sebagian besar responden . memiliki umur 20-35 tahun, sebagian besar responden . 9%) tidak bekerja dan sebagian besar responden . berpendidikan rendah. Tabel 3:Rerata Pengetahuan dan Sikap Kelompok Intervensi dan Kelompok Pembanding di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017 Variabel Min Max Pengetahuan Kelompok Intervensi Sebelum Sesudah Pengetahuan Kelompok Pembanding Sebelum Sesudah Sikap Kelompok Intervensi Sebelum Sesudah Sikap Kelompok Pembanding Sebelum Sesudah Mean Mean Median Sumber : Data Primer Terolah 2017 Rata-rata variabel pengetahuan terjadi peningkatan sebelum dan sesudah kelompok intervensi terjadi peningkatan intervensi yaitu 9. 54 menjadi 12. Ratasebelum dan sesudah intervensi yaitu rata variabel sikap kelompok intervensi 08 menjadi 16. Rata-rata variabel terjadi peningkatan sebelum dan sesudah pengetahuan kelompok pembanding intervensi yaitu 08 menjadi Vol. No. Juni 2017 : 13-25 Jurnal Kebidanan Besurek Rata-rata variabel sikap kelompok pembanding terjadi peningkatan sebelum ISSN: 2527 - 3698 dan sesudah intervensi yaitu Tabel 4:Pengaruh Video ASI eksklusif pada kelompok intervensi terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma tahun 2017 Variabel Pengetahuan Sebelum Mean Sesudah Sikap Sebelum Sesudah Sumber : Data Primer 2017 Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 000 lebih kecil dari nilai =0. artinya ada pengaruh video ASI eksklusif Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 000 lebih kecil dari nilai =0. artinya ada pengaruh video ASI eksklusif Pengetahuan Mean P value 0,000 0,000 terhadap pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma tahun 2017. terhadap sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma. Tabel 5 Pengaruh Perlakuan Kelompok Pembanding terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma tahun 2017 Variabel Pengetahuan Sebelum Sesudah Sikap Sebelum Pengetahuan Mean Mean Sesudah Sumber: Data Primer 2017 Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 000 lebih kecil dari nilai =0. pembanding terhadap pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Vol. No. Juni 2017 : 13-25 P value 0,000 0,001 Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 001 lebih kecil dari nilai =0. artinya ada pengaruh perlakuan kelompok pembanding terhadap sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma. Jurnal Kebidanan Besurek ISSN: 2527 - 3698 Tabel 6 Perbedaan Pengetahuan dan Sikap pada kelompok intervensi dan kelompok pembanding di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017 Variabel Mean Pengetahuan kelompok intervensi Pengetahuan Sikap kelompok intervensi Sikap kelompok pembanding Pengetahuan Mean 0,000 Sumber: Data Primer 2017 Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 000 lebih kecil dari nilai =0. artinya ada perbedaan pemberian video terhadap pengetahuan tentang ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma tahun 2017. P value 0,000 Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 000 lebih kecil dari nilai =0. artinya ada perbedaan pemberian video terhadap sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tabel 7 Hubungan Pendidikan. Pekerjaan dan Umur Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017 Pengetahuan Kurang Baik Variabel Umur <20 dan >35 tahun 20-35 tahun Pekerjaan Tidak bekerja Bekerja Pendidikan Rendah Tinggi p-value Total Sumber : data Primer 2017 Hasil uji statistik tidak ada hubungan umur dan pekerjaan dengan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Vol. No. Juni 2017 : 13-25 Penago II Kabupaten Seluma Tahun Hasil uji statistik ada hubungan dengan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di Wilayah Jurnal Kebidanan Besurek ISSN: 2527 - 3698 Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017. Tabel 8 Hubungan Pendidikan. Pekerjaan dan Umur Terhadap Sikap dalam ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun Sikap Tidak Mendukung Variabel 20-35 tahun Tinggi Mendukung Umur <20 dan >35 tahun Pekerjaan Tidak bekerja Bekerja Pendidikan Rendah p-value Total Sumber : Data primer 2017 Hasil uji statistik tidak ada hamil tentang ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten dengan pengetahuan ibu Seluma Tahun 2017. Tabel 9 Analisa Multivariat Pengaruh Pendidikan. Pekerjaan dan Umur Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Terhadap ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017 Source Metode Dependent Variable Sikap Type i Sum of Squares d Mean Square SNoncent. Parameter Observe Powerb Pengetahuan Pendidikan Sikap Pengetahuan Hasil menunjukkan bahwa dari hasil uji multivariat didapatkan bahwa pendidikan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap sikap ibu dalam pemberian ASI ekslusif dengan nilai p=0. 048 lebih kecil dari nilai =0. PEMBAHASAN Karateristik Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017 Hasil penelitian didapatkan bahwa bahwa dari 11 orang ibu dengan umur Vol. No. Juni 2017 : 13-25 <20 dan >35 tahun hampir seluruh . pengetahuan baik. Kemudian, dari 11 orang ibu dengan umur <20 dan >35 tahun sebagian besar responden . memiliki sikap mendukung. Jurnal Kebidanan Besurek Hal pengalaman ibu bahwa yang memiliki umur >35 lebih banyak berpengalaman pengetahuan yang baik sehingga akan memberikan ASI secara eksklusif kepada Walaupun, ibu yang usianya lebih dari 35 tahun pengeluaran ASI-nya lebih sedikit dibandingkan dengan yang berusia reproduktif (Hanifah dkk, 2. Umur kurang dari 20 tahun perkembangan organ- organ reproduksi dan fungsi fisiologinya belum optimal termasuk pengeluaran air susu. Namun, adanya tambahan informasi mengenai manfaat ASI eksklusif yang didapatkan akan menambah pengetahuan dan sikap dalam pemberian ASI eksklusif (Hanifah dkk, 2. Hasil tabel diatas menunjukkan bahwa dari 11 orang ibu dengan umur <20 dan >35 tahun hampir seluruh . pengetahuan baik. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 612 lebih besar dari nilai =0. 05 artinya tidak ada hubungan umur dengan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017. Hasil tabel diatas menunjukkan bahwa dari 11 orang ibu dengan umur <20 dan >35 tahun sebagian besar . 6%) memiliki sikap Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 391 lebih besar dari nilai =0. artinya tidak ada hubungan umur dengan sikap ibu hamil dalam pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun Hasil penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian Sariyanti . bahwa dari 13 responden ibu yang memiliki umur <20 tahun sebanyak 10 responden . ,9%) tidak memberikan ASI eklusif kepada bayinya dan terdapat hubungan umur ibu dengan pemberian ASI eksklusif . = 0,. Vol. No. Juni 2017 : 13-25 ISSN: 2527 - 3698 Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 8 orang ibu yang bekerja seluruh responden . %) memiliki pengetahuan baik. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 063 lebih besar dari nilai =0. 05 artinya tidak ada hubungan pekerjaan dengan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 8 orang ibu yang bekerja seluruh responden . %) memiliki sikap mendukung dalam pelaksanaan ASI Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 063 lebih besar dari nilai =0. artinya tidak ada hubungan pekerjaan dengan sikap ibu hamil dalam pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Maylangkay dkk . bahwa tidak ada hubungan antara pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif diwilayah kerja Puskesmas Modoinding Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan. Apabila status pekerjaan ibu bekerjamaka besar kemungkinan ibu ASI padabayinya, dan apabila status pekerjaan kemungkinanibu dapat memberikan ASI Karena kebanyakan ibu bekerja, waktumerawat bayinya lebih sedikit, sehinggamemungkinkan ibu tidak memberikanASI eksklusif pada bayinya. Ibu yang bekerja memiliki waktu yang terbatas untuk menyusui bayinya, selain itu tenaga yang terkuras selama bekerja biasanya menjadikan ibu terlalu letih untuk menyusui bayinya (Sanda A & Syam A, 2. Sebenarnya apabila ibu bekerja masih bisa memberikan ASI eksklusif pada bayinya dengan cara memompa atau dengan memerah ASI, lalu kemudian disimpan dan diberikan pada bayinya nanti (Dahlan dkk, 2. Sebaliknya, ibu yang tidak bekerja mempunyai lebih Jurnal Kebidanan Besurek banyak waktu dirumah sehingga memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk dapat menyusui setiap kali sang bayi meminta (Sanda A & Syam A, 2. Hasil penelitian ini ibu yang tidak bekerja cenderung yang lebih banyak tidak memberikan ASI eklusif. Justru berbanding terbalik dengan teori yang Namun, berdasarkan penelitian hal ini dipengaruhi oleh pengetahuan ibu yang kurang mengenai pengertian mengenai ASI eklusif sehingga mereka banyak yang tidak memberikan ASI eklusif kepada bayinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 14 orang ibu yang berpendidikan tinggi hampir seluruh responden . 9%) memiliki pengetahuan Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 037 lebih kecil dari nilai =0. artinya ada hubungan pendidikan dengan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 14 orang ibu yang berpendidikan tinggi hampir seluruh responden . 6%) memiliki sikap mendukung dalam pemberian ASI Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. lebih kecil dari nilai =0. 05 artinya ada hubungan pendidikan dengan sikap ibu hamil dalam pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Maylangaky, dkk . ada hubungan antara yang bermakna antara status pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif diwilayah kerja Puskesmas Modoinding Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Hilala A . nilai p=0,000 menggambarkan ada hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Penelitian Yolanda D . hasil uji Vol. No. Juni 2017 : 13-25 ISSN: 2527 - 3698 analisis dengan chi-square diperoleh p= 0,000 ini berarti ada hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu dengan pemberian ASI ekslusif Pendidikan adalah dasar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan pengajaran dan latihan bagi perannya dimasa yang akan datang (UU. RI No. Tahun 2. Tujuan pendidikan adalah membentuk dan meningkatkan kemampuan manusia yang mencakup cipta, rasa, karsa dan kemampuan tersebut dikembangkan bersama-sama secara seimbang sehingga terbentuk manusia seutuhnya . Ibu tidak memberikan ASI eksklusif terjadi karena adanya beberapa faktor kondisi ekonomi dan daya Ibu balita dengan pendidikan menengah sampai tinggi cenderungbekerja mencari nafkah untuk menopang ekonomi keluarganya, dan menyebabkan ibu balita memilih untuk pengganti ASI agar lebih praktis dan derajat sosial keluarga dimata masyarakat semakin meningkat. Pendidikan menjadi salah satu faktor yang menentukan pengetahuan seseorang sehingga walaupun tingkat pendidikan ibu dominan sudah baik namun masih perlu ditingkatkan kembali pembinaan dan penyuluhan terutama mengenai ASI eksklusif agar pengetahuan mengenai ASI khususnya ASI eksklusif dapat menjadi lebih baik selain menggali pengetahuan ibu karena pengetahuan dipengaruhi oleh banyak faktor selain pendidikan (Notoatmodjo, 2. Namun hasil ini didukung oleh hasil analisis Survei Demografi Kesehatan Indonesia tahun 2012 mengatakan bahwa pemberian ASI meningkatnya pendidikan ibu. Pengaruh video ASI eksklusif terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Jurnal Kebidanan Besurek Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma tahun 2017 Hasil penelitian dari 13 sampel, rerata skor pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan intervensi video terjadi peningkatan sebesar 2. Rerata skor sikap sebelum dan sesudah diberikan intervensi video terjadi peningkatan Penelitian Ambarwati . menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata setiap kelompok yaitu pada leaflet adalah 10,82 dan pada video adalah 19, 29. Adanya peningkatan video dan sikap pada kelompok yang diberikan video karena melalui video akan memberikan kesan yang tebih membekas dalam penerapan konseling menyusui dan ktien dapat langsung membayangkan atau mendapat gambaran teknik sesuai dengan Video informasi yang nyata seperti aslinya yang menyebabkan informasi itu tersimpan lama pada ibu menyusui dan mudah Hal ini sesuai dengan pendapat Hilger bahwa ranah gambar bergerak seperti film atau video pada proses pembelajaran mampu meningkatkan (Long Term Memor. atau ingatan jangka panjang, sehingga ibu mudah untuk mengingat posisi yang benar saat Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 000 lebih kecil dari nilai =0. artinya ada pengaruh video ASI eksklusif terhadap pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma tahun 2017. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 000 lebih kecil dari nilai =0. artinya ada pengaruh video ASI eksklusif terhadap sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma. Penelitian ini sejalan dengan Mutmainah penyuluhan dengan media audio visual . <0. dan media leaflet . <0. Vol. No. Juni 2017 : 13-25 ISSN: 2527 - 3698 terhadap pengetahuan MP ASI ibu. Penyuluhan menggunakan media audio visual lebih efektif meningkatkan pengetahuan MP ASI ibu daripada media leaflet . = 0. Perbedaan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil pada Kelompok Intervensi Kelompok Pembanding Terhadap ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Tahun 2017 Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata nilai pengetahuan pada kelompok video lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok Hal ini karena penyajian melalui media audiovisual dirasakan lebih menarik daripada dengan leaflet. Melalui media audiovisual seseorang tidak hanya dapat melihat atau mengamati sesuatu, melainkan sekaligus dapat mendengar sesuatu yang divisualisasikan (Arsyad. Media menggunakan indera penglihatan dan indera pendengaran. Teori pembelajaran Edgar Gale juga menyatakan bahwa bila menggunakan media audio visual, akan tersimpan sebanyak dalam memori otak sebesar 50% dan akan cenderung menerapkan hasil pengamatan yang Faktor lain yang mempengaruhi adalah tingkat pendidikan. Pendidikan pada kelompok video terdapat ibu yang menamatkan perguruan tinggi. Ibu yang memiliki pendidikan tinggi akan mudah menerima informasi tentang ASI eklusif yang mengakibatkan ibu akan bertindak rasional terhadap semua memberikan nutrisi kepada bayinya. Ibu yang memiliki pendidikan tinggi akan cenderung memberikan ASI secara eklusifkepada bayinya untuk memenuhi kebutuhan gizi bayinya (Notoatmodjo. Jurnal Kebidanan Besurek Tingkat pendidikan menentukan mudah tidaknya seseorang menyerap dan memahami mengenai informasi apa yang Jika seseorangdengan tingkat pendidikan rendah,akan menghambat terhadappenerimaan, informasi, dan nilainilaiyang baru diperkenalkan sehingga menyebabkan ibu yang memiliki pendidikan rendah banyak yang tidak memberikan ASI secara eklusif kepada Penelitian Yolanda D . hasil uji analisis dengan chi-square diperoleh p= 0,000 ini berarti ada pendidikan ibu dengan pemberian ASI Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 000 lebih kecil dari nilai =0. artinya ada perbedaan pemberian video terhadap pengetahuan tentang ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma tahun 2017. Penelitian ini sejalan dengan penelitian Lestari dkk . menunjukkan bahwa hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan secara bermakna pada perubahan tingkat pengetahuan sebesar 28% . =0,. , kemampuan menyusui sebesar 41,33% . =0,. dan motivasi menyusui sebesar 19,34% . =0,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata sikap pada kelompok video lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok lainnya. Adanya peningkatan sikap setelah menonton video, mengindikasikan bahwa dikarenakan video mengandung animasianimasi yang memiliki kelebihankelebihan sehingga bisa melakukan sikap yang lebih positif (Rahmatullah, 2. Perubahan dipengaruhi oleh pengetahuan yakni pengalaman pribadi, media massa dan pengaruh atau intervensi dari orang lain dapat menjadi dasar pembentukkan sikap. Pengalaman pribadi berpengaruh pada Vol. No. Juni 2017 : 13-25 ISSN: 2527 - 3698 pembentukan sikap. Pengalaman pribadi pendidikan kesehatan yang diberikan. Perubahan sikap juga dipengaruhi oleh umur. Sebagian besar ibu mempunyai umur 20-30 tahun, umur 2030 tahun banyak yang memberikan ASI eklusif dikarenakan pada usia 20-30 tahun adalah masa reproduksi sehat sehingga ibu mampu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dengan lebih matang secara emosional, terutama dalam menghadapi kehamilan, persalinan, nifas dan merawat bayinya. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0. 000 lebih kecil dari nilai =0. artinya ada perbedaan pemberian video terhadap sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma Penelitian ini sejalan dengan Hanafi et al . bahwa hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan, sikap dan pemberian ASI eklusif. SIMPULAN Ada pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi antara kelompok intervensi dengan kelompok pembanding . value=0. Ada beda sikap sebelum dan sesudah intervensi antara kelompok intervensi dengan kelompok pembanding . -value=0. Faktor berpengaruh terhadap sikap dengan pvalue = 0. SARAN Diharapkan kesehatandapat mensosialisasikan hasil penelitian ini kepada masyarakat dengan menggunakan media video untuk meningkatkan cakupan ASI esksklusif Jurnal Kebidanan Besurek DAFTAR PUSTAKA