Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU DALAM MEMBERIKAN STIMULASI TUMBUH KEMBANG PADA BALITA USIA 1-3 TAHUN Betristasia Puspitasari 1. Erma Herdyana 2 1, 2 Akademi Kebidanan Dharma Husada Kediri Jl. Balowerti Gang II No. 25-27 Kec. Kota. Kota Kediri e-mail : betristasya@gmail. com, herdyanaerma@gmail. Artikel Diterima : 5 Agustus 2022. Direvisi : 7 September 2022. Diterbitkan : 27 September 2022 ABSTRAK Pendahuluan: Stimulasi merupakan salah upaya untuk mencerdaskan anak. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan ibu dapat menyebabkan penyimpangan perkembangan pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada balita usia 1-3 tahun. Metodologi: Metodologi penelitian desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai anak usia 1-3 tahun di RW 02 Desa Sidomulyo Kec. Semen Kab. Kediri sebanyak 32 orang. Teknik sampling dengan total sampling. Variabel independennya adalah pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang pada balita usia 1-3 tahun dan variabel dependen adalah Sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada balita usia 1-3 tahun. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengolahan data editing, coding, scoring dan tabulating. Analisa data menggunakan chi kuadrat. Hasil: Hasil penelitian dari 32 responden sebagian besar responden berpengetahuan kurang sebanyak 16 responden . %), berpengetahuan cukup sebanyak 14 responden . ,75%) dan berpengetahuan baik sebanyak 2 responden . ,25%), sedangkan untuk sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang dengan kategori sikap positif sebanyak 18 responden . ,25%) dan sikap negatif sebanyak 14 responden . ,75%). Dari uji analis Chi Kuadrat didapatkan nilai hitung = 7,649 dan tabel = 5,991 dengan taraf signifikan 5 %. Jadi hitung > tabel. Ho ditolak dan H1 di terima, artinya ada hubungan. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada balita usia 13 tahun. Petugas kesehatan seharusnya lebih meningkatkan pengetahuan ibu agar lebih baik. Apabila pengetahuan baik, sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang juga akan meningkat sehingga tumbuh kembang balita berjalan secara optimal. Kata Kunci : balita usia 1-3 tahun, ibu, pengetahuan, sikap, stimulasi tumbuh kembang Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 22 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 ABSTRACT Introduction: Stimulation is one of the efforts to educate the child. Lack of knowledge and skills of the mother can lead to developmental deviations in the child. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and maternal attitudes in providing growth and development stimulation in toddlers aged 1-3 years. Method: Research methodology of research design correlation with cross sectional approach. The population of this study was all mothers who had children aged 1-3 years in RW 02 Sidomulyo Village. Semen District. Kediri, as many as 32 people. Sampling technique with total sampling. The independent variable is the mother's knowledge of growth and development stimulation in toddlers aged 1-3 years and the dependent variable is the mother's attitude in providing growth and development stimulation in toddlers aged 1-3 years. Data collection using questionnaires, data processing editing, coding, scoring and tabulating. Data analysis using chi squared. Result: The results of the study from 32 respondents, most of the respondents were less knowledgeable as many as 16 respondents . %), knowledgeable enough as many as 14 respondents . 75%) and well-informed as many as 2 respondents . 25%), while for the attitude of mothers in providing growth and development stimulation with the category of positive attitudes as many as 18 respondents . 25%) and negative attitudes as many as 14 respondents . 75%). The results of the study from the Chi Square analyst test obtained the value of count = 7,649 dan table = 5,991 with a significant level of 5 %. Ho is rejected and H1 is accepted, meaning there is a Discussion: It can be concluded that there is a relationship between knowledge and the mother's attitude in providing growth and development stimulation to toddlers aged 1-3 Health workers should further improve the mother's knowledge to make it better. If the knowledge is good, the mother's attitude in providing growth and development stimulation will also increase so that the growth and development of toddlers runs optimally. Keyword : toddlers aged 1-3 years, mother, knowledge, attitude, stimulation of growth and Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 23 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index PENDAHULUAN Anak merupakan penerus generasi bangsa yang juga merupakan aset berharga bagi bangsa Indonesia. Tumbuh kembang anak memerlukan pembinaan sejak dini, termasuk kesempatan seluas-luasnya untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental maupun sosial. Agar tumbuh dan berkembang secara optimal, selain nutrisi yang baik dan kasih sayang yang cukup, bayi dan anak balita juga membutuhkan stimulasi yang tepat (Maryunani, 2. Stimulasi merupakan salah upaya untuk mencerdaskan anak. Stimulasi harus dilakukan sedini mungkin, bahkan sejak dalam kandungan. Sebaiknya dilakukan perkembangan, dengan melibatkan ibu atau anggota keluarga lainnya. (Soetjiningsih & Ranuh, 2014 : . Stimulasi merupakan hal yang penting dalam tumbuh kembang anak. Anak yang mendapatkan stimulasi terarah, teratur dan dilakukan sejak lebih dini akan lebih cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang atau terlambat mendapatkan stimulasi. (Aritonang, 2. Menurut Sulistyawati . stimulasi perkembangan anak adalah kegiatan merangsang kemampuan dasar anak usia 0-6 tahun agar berkembang secara Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin secara dini dan terus-menerus Stimulasi perkembangan anak dilakukan oleh ibu, ayah, pengasuh anak, anggota keluarga lain dan kelompok masyarakat di lingkungan Kurangnya stimulasi dapat kembang bahkan gangguan yang bersifat Pengetahuan merupakan faktor yang sangat penting dalam untuk membentuk HASIL JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 perilaku seseorang (Notoadmojo, 2. Pengetahuan orangtua mengenai tumbuh kembang anak dan dapat meningkatkan persepsi mengenai pentingnya stimulasi dan dalam menstimulasi perkembangan anak sesuai tahapan (IDAI, 2. Sebelum orangtua memerlukan bekal pengetahuan tentang stimulasi karena merupakan faktor pendukung perilaku stimulus terkait dengan perkembangan anak. Untuk mendapatkan stimulasi yang terarah, pengetahuan merupakan faktor dominan yang penting yang dapat mempengaruhi sikap dan perilaku orangtua dalam memberikan stimulasi agar perkembangan anak sesuai dengan tahapannya dan sesuai dengan tugas (Arya Ramadia, dkk. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul Hubungan pengetahuan dengan sikap ibu dalam melakukan stimulasi tumbuh kembang pada balita usia 1-3 tahun. BAHAN DAN METODE Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan Croos Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu Balita usia 1-3 tahun di RW 02 Desa Sidomulyo Kec. Semen Kab. Kediri sebanyak 32 responden. Sampel dalam penelitian diambil seluruhnya dari populasi sebanyak 32 responden. Dalam penelitian ini teknik yang dipilih adalah total sampling. Jenis instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk Data Umum Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 24 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Anak No. Umur Frekuensi 1 1-2 tahun 2 2-3 tahun Jumlah Presentase 65,62 34,38 Berdasarkan tabel I diatas dari 32 responden didapatkan sebagian besar responden berumur 1-2 tahun sebanyak 21 orang . ,62% ), dan berumur 2-3 tahun sebanyak 11 orang ( 34,38%). II. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan No. Pendidikan Frekuensi Presentase 6,25 SMP 31,25 SMA 56,25 6,25 Jumlah Berdasarkan tabel II diatas dari 32 responden didapatkan 2 responden yang berpendidikan SD . ,25%), responden yang berpendidikan SMP sebanyak 10 responden . ,25%). SMA sebayak 18 responden . ,25%) dan PT sebanyak 2 responden . ,25%). Karakteristik Berdasarkan Pekerjaan No. Responden Pekerjaan Frekuensi Presentase IRT 81,25 Petani 3,125 Wiraswasta 15,625 Jumlah Berdasarkan tabel i diatas dari 32 responden didapatkan sebagian besar responden pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga (IRT) sebanyak 26 responden ,25 %), petani sebanyak 1 responden JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 ,125%), wiraswasta sebanyak 5 responden ( 15,625%) Data Khusus Pengetahuan Ibu Balita tentang stimulasi tumbuh kembang Distribusi Frekuensi Pengetahuan Ibu Balita tentang stimulasi tumbuh kembang No. Pengetahuan Baik Cukup Kurang Jumlah Frekuensi Presentase 6,25 43,75 Berdasarkan tabel diatas dari 32 responden didapatkan bahwa dari 32 responden yang diteliti, dapat diketahui berpengetahuan kurang sebanyak 16 responden . %). Lainnya berpengetahuan cukup sebanyak 14 responden . ,75%). Dan sebagian kecil berpengetahuan baik sebanyak 2 responden . ,25%). Sikap Memberikan Stimulasi Tumbuh Kembang Balita Usia 1-3 Tahun Distribusi Frekuensi Sikap ibu dalam Memberikan Stimulasi Tumbuh Kembang Balita Usia 1-3 Tahun No. Sikap Frekuensi Presentase 1 Positif 56,25 2 Negatif 43,75 Jumlah Dari data tabel diatas menunjukkan bahwa dari 32 responden yang diteliti, yang memiliki sikap positif sebanyak 18 responden . ,25%), dan 14 responden ( 43,75 % ) memiliki sikap negatif. Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 25 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Tabulasi Silang Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Tumbuh Kembang Dengan Sikap Ibu Dalam Memberikan Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia 1-3 Tahun Tabel Silang Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Dalam Memberikan Stimulasi Tumbuh Kembang Balita Usia 1-3 Tahun Sikap Positif Pengetahu N Baik 2 11,11 Cukup 11 61,11 Kurang Jumlah Negatif N % Jumlah 2 6,25 21, 14 43,75 5 27,78 11 78, 16 18 100 14 100 32 100 Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa dari 32 responden: Responden pengetahuan baik dengan sikap positif sebanyak 2 responden . ,11%), sedangkan yang berpengetahuan baik dengan sikap negatif sebanyak 0 responden . % ). Responden pengetahuan cukup dengan sikap ibu . ,11%), berpengetahuan cukup dengan sikap ibu negatif 3 responden . ,42%) . Responden pengetahuan kurang dengan sikap ibu positif sebanyak 5 responden . ,78%), sedangkan yang berpengetahuan kurang dengan sikap ibu negatif sebanyak 11 responden ( 78,58% ). Berdasarkan hasil uji analisis ChiSquare menunjukkan nilai JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 7,649 > tabel = 5,991 dengan taraf signifikan 5 %. Jadi Ho ditolak dan H1 di terima. Artinya pengetahuan dengan sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada balita usia 1-3 tahun PEMBAHASAN Dari hasil penelitian pada tabel data khusus tentang pengetahuan menunjukkan bahwa dari 32 responden yang diteliti, dapat diketahui bahwa sebagian besar responden yang mempunyai pengetahuan kurang sejumlah 16 responden . %), dan yang terkecil berpengetahuan baik sejumlah 2 responden . ,25%). Lainnya berpengetahuan cukup sejumlah 14 responden . ,75%) tentang stimulasi tumbuh kembang. Menurut Mubarak Pengetahuan adalah kesan didalam pikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca Pengetahuan sangat berbeda dengan kepercayaan . , takhayul . , dan penerangan-penerangan yang keliru . Pengetahuan adalah segala apa yang kita ketahui berdasarkan pengalaman yang didapatkan oeh setiap manusia. Kurangnya pengetahuan tentang stimulasi tumbuh kembang dapat didukung pula dengan minimnya informasi yang diberikan oleh tenaga kesehatan tentang stimulasi tumbuh kembang atau informasi yang diberikan sulit dipahami. Untuk itu diperlukan adanya kerjasama dari petugas kesehatan dan tokoh masyarakat untuk memberikan informasi yang lebih luas kepada para ibu melalui penyuluhan atau konseling tentang Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 26 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index stimulasi tumbuh kembang itu diberikan pada anak. Demonstrasi juga perlu dilakukan untuk memudahkan ibu menangkap penjelasan dari tenaga kesehatan, karena biasanya jika hanya lewat penyuluhan dan konseling saja ibu kurang memahaminya atau ibu mudah lupa begitu saja karena hanya mendengarkan teori tanpa demonstrasi. Disini Tenaga kesehatan perlu memperagakan tentang bagaimana cara memberikan stimulasi yang baik pada anak. Dengan cara mempraktekannya langsung, ibu bisa melihat bagaimana cara memberikan stimulasi tumbuh kembang yang tepat. Berdasarkan hasil penelitian pada tabel sikap menunjukkan dari 32 responden didapatkan 18 responden . ,25%) memiliki sikap positif, dan 14 responden . ,75%) memiliki sikap Sikap . merupakan konsep paling penting dalam psikologi sosial yang membahas unsur sikap baik sebagai individu maupun kelompok (Wawan & Dewi,2011:. Sikap adalah perasaan mendukung atau memihahak . maupun perasaan tidak mendukung atau tidak memihak . pada obyek Secara lebih spesifik sikap sebagai derajat efek positif atau efek negatif terhadap suatu obyek psikologis (Azwar S, 2011: . Ibu yang bersikap negatif pada penelitian ini cenderung tidak mampu memberikan stimulasi tumbuh kembang dengan baik pada anaknya. Sehingga anak yang seharusnya mendapatkan rangsangan tumbuh kembang yang baik dan sesuai dengan umurnya tidak dilakukan dengan baik oleh ibunya. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa ibu yang memiliki sikap positif lebih tinggi dibandingkan yang memiliki JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 sikap negatif, jadi data tersebut menunjukan bahwa responden yang memiliki sikap positif lebih dominan dan ini menunjukan ibu mampu memberikan stimulasi tumbuh kembang. Walaupun sikap positif ibu sudah cukup, namun ibu kurang memperhatikan perkembangan yang terjadi anaknya, dan perkembangan itu sudah sesuai usia anak atau belum. Maka dari itu, tenaga memberikan penyuluhan serta informasi tentang stimulasi tumbuh kembang, agar perkembangan anaknya. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah di lakukan, pada tabel silang pengetahuan dengan sikap dapat diketahui bahwa responden yang mempunyai pengetahuan baik dengan sikap ibu positif sebanyak 2 responden . ,1%), sedangkan yang berpengetahuan baik dengan sikap ibu negatif sebanyak 0 responden . %). Berdasarkan pengumpulan data dari 32 responden kemudian dilakukan analisa data dengan menggunakan perhitungan chi kuadrat didapatkan nilai hitung = 7,649 dan tabel = 5,991 dengan taraf signifikan 5 %. Jadi Ho ditolak dan H1 di terima. Artinya ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada anak balita usia 1-3 tahun. Hasil penelitian sebelumnya oleh Arya Ramadia, dkk . , dalam penelitiannya menyebutkan Ada hubungan antara pengetahuan stimulasi dengan perkembangan anak Usia 1-3 Tahun dengan nilai p value = 0,033. Diambil sampel sebanyak 84 orangtua dan anak usia 1-3 tahun yang diambil dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 27 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Hasil analisis kolmogrov-smirnov menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan orangtua tentang stimulasi dengan tahap tumbuh kembang anak usia 1-3 tahun dengan p value 0,033 . <0,. Pengetahuan adalah kesan didalam pikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca inderanya. Pengetahuan sangat berbeda dengan kepercayaan . , takhayul . , dan peneranganpenerangan yang keliru . Pengetahuan adalah segala apa yang kita ketahui berdasarkan pengalaman yang didapatkan oeh setiap manusia (Mubarak, 2011: . Sedangkan sikap . merupakan konsep paling penting dalam psikologi sosial yang membahas unsur sikap baik sebagai individu maupun kelompok (Wawan & Dewi,2011:. Dari hasil penelitian diatas seorang ibu perlu mempunyai pengetahuan tentang stimulasi tumbuh kembang pada anak. Ibu yang berpengetahuan baik dikarenakan sudah mendapat informasi-informasi. Faktor pendidikan juga mempengaruhi ibu dalam pemahaman karena makin tinggi pendidikan seseorang maka semakin banyak seseorang menerima informasi sehingga ibu dapat memahami dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada anak. Pengetahuan responden yang masih cukup dapat di tingkatkan lagi dengan meminta penjelasan dari orang yang lebih mengerti atau petugas kesehatan. Petugas Sehingga nantinya dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada anak juga positif. Pola pikir seseorang dipengaruhi oleh umur karena semakin bertambahnya usia maka semakin berkembang daya tangkap dan pola pikir Dan diharapkan pengetahuan JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Dari uji analis Chi Kuadrat didapatkan nilai hitung = 7,649 dan tabel = 5,991 dengan taraf signifikan 5 %. Jadi Ho ditolak dan H1 di terima, artinya Ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada balita usia 1-3 tahun. Saran Stimulasi tumbuh kembang anak seharusnya dimulai sejak dini agar tumbuh kembang berjalan optimal. Para orangtua khususnya Ibu balita diharapkan lebih termotivasi untuh menambah pengetahuan tentang stimulasi tumbuh kembang pada anak dengan cara mengikuti kegiatan kesehatan, lebih aktif bertanya kepada petugas kesehatan bila belum mengerti. UCAPAN TERIMAKASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada ibu balita usia 1-3 tahun yang bersedia menjadi responden dan kepada semua pihak yang telah membantu hingga kami bisa menyelesaikan penelitian ini. KEPUSTAKAAN