Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri. Volume 3 No. 1 November 2024 E-ISSN 2964-0857 GAMBARAN PENANGANAN SAMPAH KELAPA MUDA DI PANTAI PADANG DAN PENGOLAHAN SABUT KELAPA MUDA MENJADI COCOPEAT TAHUN 2024 Dinda Azzhara. Mahaza. Irmawartini. Mukhsin Riviwanto. Awalia Gusti (Kemenkes Poltekkes Padan. Absract The abundance of green coconut aste around Padang beaches increases every day, causing waste generation to become a factor that affects the environment and health. Many young coconut traders along the coast of Padang do not pay attention to handling and what is There are no young coconut traders along the Padang coast who use young coconut waste. The aim of this research is to find out an overview of the handling of young coconut waste along the Padang coast and the production of cocopeat. This type of research is descriptive, namely describing the handling of young coconut waste along the Padang coast and the manufacture of cocopeat. Data analysis was carried out using a univariate The results of the study stated that the average generation of young coconut waste along Padang Beach was 10. 8 kg/unit/day. Waste sorting in the good category . 2%) and bad category . 8%). Waste containers in the bad category . %). and young coconut waste is used as cocopeat. For handling young coconut waste, it is hoped that young coconut traders along the coast of Padang will be able to pay attention to the generation of young coconut waste that is produced every day. Pay attention to the container for young coconut waste. Utilizing young coconut waste into something useful. Keywords: Waste management. waste generation. Cocopeat Abstrak Sampah kelapa muda yang banyak disekitaran pantai Padang yang meningkat setiap harinya menyebabkan timbulan sampah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi lingkungan Penghasil sampah kelapa muda terutama pedagang kelapa disepanjang pantai Padang banyak yang tidak memperhatikan penanganan sampah kelapa mudanya. Pedagang kelapa muda disepanjang pantai padang tidak ada yang melakukan pemanfaatan terhadap sampah kelapa muda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penanganan sampah kelapa muda disepanjang pantai Padang dan pembuatan cocopeat. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif yaitu menggambarkan penanganan sampah kelapa muda disepanjang pantai padang dan pembuatan cocopeat. penelitian menyatakan rata rata timbulan sampah kelapa muda disepanjang pantai padang sebesar 10,8 kg/unit/hari. Pemilahan sampah kategori baik . ,2%) dan kategori buruk . ,8%). Pewadahan sampah kategori kategori buruk . %). dan sampah kelapa muda dimanfaatkan sebagai cocopeat. Untuk penanganan sampah kelapa muda diharapkan pedagang kelapa muda disepanjang pantai Padang diharapkan dapat memperhatikan timbulan sampah kelapa muda yang dihasilkan setiap hari. Memperhatikan pewadahan sampah kelapa muda. Memanfaatkan sampah kelapa muda menjadi sesuatu yang berguna. Kata Kunci: Penanganan sampah. Timbulan sampah. Cocopeat PENDAHULUAN Sampah merupakan salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan yang sampai saat ini masih tetap menjadi masalah besar. sampah sudah menjadi persoalan serius bagi masyarakat. Produksi sampah didunia semakin meningkat, sedangkan pengurangan sampah lebih kecil daripada produksinya, hal ini menyebabkan sampah semakin menumpuk. 1 Kesehatan Lingkungan merupakan salah satu dari enam usaha dasar Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang , http://jurnal. id/ojs/index. php/kesling/index Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri. Volume 3 No. 1 November 2024 E-ISSN 2964-0857 kesehatan masyarakat. Didalam kesehatan lingkungan sering juga kita mendengar bermacam macam pencemaran lingkungan yaitu seperti pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah, salah satu penyebab pencemaran tersebut yaitu penumpukkan sampah limbah sabut kelapa2. Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk Pengurangan sampah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 huruf a meliputi kegiatan3: pembatasan timbulan sampah, pendauran ulang sampah dan pemanfaatan kembali sampah. Paradigma pengelolaan sampah yang bertumpu pada pendekatan akhir sudah saatnya ditinggalkan dan diganti dengan paradigma baru pengelolaan sampah. Paradigma baru memandang sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan, misalnya, untuk energi, kompos, pupuk ataupun untuk bahan baku Dari data sistem informasi pengelolaan sampah nasional tahun 2023 pengurangan sampah di indonesia sebanyak 16. 24 %. Jumlah timbulan sampah tahunan yang dihasilkan dikota padang sebanyak 236,296. 62 ton, sedangkan jumlah timbulan sampah harian yang dihasilkan dikota padang sebanyak 647. 39 ton. Dari data Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang tahun 2024, jumlah sampah dikota padang dalam ramadhan mengalami peningkatan yang didominasi oleh sampah kelapa muda. terjadi peningkatan sampah kelapa muda dari 4 truk menjadi 6 truk sehari21. Dari data ritase angkutan pada masing masing TPS. Timbulan sampah diarea pemukiman meningkat, sedangkan area industri dan perkantoran Namun secara keseluruhan se-kota padang timbulan sampah nya tetap sama rata rata 640 ton perhari. Kota Padang merupakan ibu kota provinsi sumatera barat yang terkenal dengan pantainya dan alamnya yang indah. Padang disebut juga dengan kawasan pesisir karena merupakan kawasan yang sangat kaya akan potensi yang dimilikinya yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan contohnya saja pembangunan wisata dan lain Pantai padang atau popular disebut dengan taplau adalah sebuah pantai yang terletak di kota padang. Pantai Purus ini terletak pada kawasan padat perkotan di kecamatan padang barat, dan membentang dari daerah purus hingga muara batang harau. Panjangnya sekitar 1 kilometer membentang menghadap langsung ke samudera hindia. Kelurahan purus merupakan salah satu kelurahan di kecamatan padang barat kota padang. Kelurahan purus terletak di wilayah pantai padang . Kawasan Pantai Padang adalah salah satu tempat wisata dikota padang yang ramai dikunjungi orang. Untuk itu banyak pedagang kaki lima memanfaatkan lokasi ini untuk berjualan, salah satunya yaitu pedagang kelapa muda. Pedagang kelapa muda yang berjualan kelapa muda Jl. Samudera. Berok Nipah. Kec. Padang Barat Kota Padang. Sumatera Barat yang ramai dilewati kendaraan. Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang , http://jurnal. id/ojs/index. php/kesling/index Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri. Volume 3 No. 1 November 2024 E-ISSN 2964-0857 Pengambilan sampah kelapa muda dalam penelitian ini diambil di pantai Padang. Timbulan sampah kelapa muda di pantai Padang menumpuk, pemilahan sampah dibeberapa kios padagang ada yang memisahkan sampah kelapa muda dengan sampah lainnya dan ada juga yang masih mencampurkan sampah kelapa muda dengan sampah lainnya, untuk pengumpulan sampah kelapa muda pedagang memasukkan nya kedalam karung dan ada juga yang menumpukkan sampah kelapa muda tersebut sampai diangkut oleh petugas kebersihan, untuk pengangkutan sampah kelapa muda pedagang membawa sampah kelapa tersebut untuk dibawa ke TPS, untuk pemanfaatan sampah kelapa muda tersebut setelah ditanya ke pedagang kelapa tersebut mereka tidak ada yang melakukan pemanfataan terhadap sampah kelapa tersebut tetapi ada sesuatu yang bisa dimanfaatkan dari sampah kelapa muda tersebut yang berasal dari sabut kelapa muda salah satunya yaitu dimana cocopeat terbuat dari sabut kelapa yang dihaluskan hingga menjadi serbuk sabut kelapa yang dimana proses pembuatan cocopeat lebih sederhana dibandingkan dengan pembuatan kompos serta untuk sampah kelapa muda yang berserakan di sekitar area pantai bisa menjadi container berkembang biaknya vektor seperti jentik nyamuk dan merusak estetika lingkungan disekitar pantai Purus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penanganan sampah kelapa muda disepanjang pantai Padang dan pembuatan cocopeat. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk menggambarkan penanganan sampah kelapa muda di pantai Padang dan pengolahan sabut kelapa muda menjadi cocopeat Tahun 2024. Penelitian ini dilakukan di Pantai Padang Kota Padang dengan sampel sebanyak 33 kios pedagang. jenis data yang dikumpulkan dari penelitian ini adalah data primer yaitu data yang diperoleh dari observasi dan wawancara dengan lembar Data yang dikumpulkan adalah identitas responden dan juga dilakukan pengolahan sabut kelapa muda menjadi cocopeat serta data perhitungan berat sampah kelapa muda yang dihasilkan disetiap kios pedagang kelapa muda. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu lembar observasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisa secara deskriptif. Penyajian data diuraikan dalam bentuk tabel frekuensi yang berfungsi untuk melihat gambaran penanganan sampah kelapa muda dan pengolahan sampah kelapa muda menjadi cocopeat. Data yang diperoleh akan diolah pada aplikasi pengolahan data. Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang , http://jurnal. id/ojs/index. php/kesling/index Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri. Volume 3 No. 1 November 2024 E-ISSN 2964-0857 HASIL PENELITIAN Timbulan sampah Berdasarkan penelitian diperoleh data tentang timbulan sampah pada tabel sebagai Tabel 1. Distribusi Timbulan Sampah Di Pantai Padang Kota Padang Tahun 2024 Timbulan Sampah Kelapa Muda Mean Median Minimum Maximum 10,8 Kg/Pedagang/Hari 27,367 Kg 27,200 Kg 19,1 Kg 35,2 Kg Berdasarkan tabel 4. 1 pengukuran timbulan sampah yang dilakukan maka dari hasil tabel pengukuran timbulan sampah diperoleh rata rata timbulan yang dihasilkan di pantai Padang setiap harinya menghasilkan 10,8 kg/Pedagang/hari. Pemilahan sampah Berdasarkan penelitian diperoleh data tentang timbulan sampah pada tabel sebagai Tabel 2. Hasil Pemilahan Sampah Kelapa Muda Di PantaiKota Padang Tahun 2024 Pertanyaan Tidak Melakukan pemilahan antara sampah kelapa muda dan 23 sampah lainnya Melakukan pemilahan sampah untuk dimanfaatkan 33 Sampah kelapa muda dibuang ke tempat yang berbeda Berdasarkan tabel 4. 2 dapat dilihat bahwa persentase pemilahan sampah sebanyak 23 kios pedagang kelapa muda dengan persentase 69,7%, 33 kios pedagang kelapa muda tidak melakukan pemilahan sampah untuk dimanfaatkan kembali dengan persentase 100% dan 23 kios pedagang kelapa muda membuang sampah kelapanya ketempat yang berbeda dengan persentase 69,7%. Pewadahan Sampah Berdasarkan penelitian diperoleh data tentang timbulan sampah pada tabel sebagai Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang , http://jurnal. id/ojs/index. php/kesling/index Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri. Volume 3 No. 1 November 2024 E-ISSN 2964-0857 Tabel 3. Hasil Pewadahan Sampah Kelapa Muda Di Pantai Padang Kota Padang Tahun 2024 Pertanyaan Tidak Ada wadah tempat pengumpulan sampah kelapa muda Dipisahkan tempat pewadahan sampah kelapa muda Apakah tempat pengumpulan sampah kelapa muda dibedakan 33 100 dengan sampah lainnya Diambil setiap hari untuk dibawa ke container sampah 33 100 Tempat pewadahan sampah kuat Tempat pewadahan sampah kedap air Tempat pewadahan sampah mudah dibersihkan Berdasarkan tabel 4. 3 dapat dilihat bahwa persentase wadah tempat pengumpulan sampah kelapa muda dipantai padang masih buruk dengan persentase 100% karena tempat wadah pengumpulan sampah kelapa muda yang hanya dibiarkan ditempat terbuka karena tidak adanya pewadahan sampah kelapa muda dipantai padang. Pengolahan sabut kelapa muda menjadi cocopeat Pengolahan sampah kelapa muda menjadi cocopeat merupakan proses yang melibatkan beberapa langkah penting untuk menghasilkan produk akhir yang berkualitas Cocopeat adalah bahan organik yang terbuat dari serat kelapa, yang memiliki banyak aplikasi dalam pertanian modern sebagai media tanam yang baik. Cara proses pengolahan sabut kelapa menjadi cocopeat dengan cara pertama tama, proses dimulai dengan pengumpulan sampah kelapa muda yang berasal dari pantai padang. Sabut kelapa ini merupakan serat yang terdapat diantara kulit luar dan daging buah kelapa. Kualitas sabut kelapa muda sangat penting karena akan mempengaruhi kualitas cocopeat yang dihasilkan Dalam penelitian ini menggunakan sebanyak 5Kg sampah kelapa muda dimana yang digunakan untuk menjadi bahan pembuatan cocopeat sebanyak 3kg. pengurangan dari sampah kelapa menjadi cocopeat sebanyak 2kg. PEMBAHASAN Timbulan sampah adalah banyaknya sampah yang timbul dari masyarakat dalam satuan volume perhari, atau perluas bangunan, atau perpanjang jalan. Jumlah timbulan sampah sampah setiap tempat tempat umum bergantung terhadap aktifitas yang berlangsung di tempat tersebut. Besarnya jumlah timbulan sampah per hari dapat menyebabkan bersarangnya vector dan binatang pengganggu yang dapat membawa sumber penyakit. Adapun potensi bahaya yang disebabkan oleh banyaknya timbulan sampah seperti penyakit diare, kolera, tifus, dan penyakit berbasis lainnya. Jadi, sebaiknya untuk pemilahan sampah di 33 kios pedagang kelapa muda harus dilakukan antara pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah organik bisa dijadikan sesuatu yang lebih berguna oleh pedagang seperti menjadi kompos dan dijadikan cocopeat, sementara untuk sampah anorganik bisa dimanfaatkan atau digunakan kembali atau bisa Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang , http://jurnal. id/ojs/index. php/kesling/index Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri. Volume 3 No. 1 November 2024 E-ISSN 2964-0857 juga dijadikan sebagai sesuatu yang lebih bermanfaat daripada hanya digabungkan antara sampah organik dan anorganiknya serta disamakan antara semua pedagang sesuai dengan ketetapan atau peraturan yang berlaku. Pewadahan sampah merupakan tempat penampungan awal sebelum sampah dipilah untuk dibuang Jadi, seharusnya untuk pewadahan sampah harus memenuhi syarat yaitu kuat, kedap air, dan mudah dibersihkan. Cocopeat merupakan produk hasil olahan pemanfaatan limbah sabut kelapa, dimana hasil pemisahan sabut kelapa menghasilkan serbuk-serbuk kelapa yang dapat dijadikan sebagai media tanam. Cocopeat merupakan luaran limbah sabut kelapa yang telah diolah, memiliki nilai ekonomis, dan sebagai media tanam alternative untuk budidaya berbagai jenis tanaman. SIMPULAN DAN SARAN Jumlah timbulan sampah yang diperoleh di pantai Padang kota Padang sebesar 10,8 Kg/Pedagang/hari. Sebagian besar pedagang kelapa muda di pantai Padang kota Padang yang tidak melakukan pemilahan sampah dengan kategori buruk . ,8%) dan pemilahan sampah dengan kategori baik . ,2%). Tersedianya pewadahan disetiap kios pedagang kelapa muda di pantai Padang kota Padang dikategorikan buruk . %). Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap sampah kelapa muda dengan melakukan pemanfaatan sampah kelapa muda menjadi cocopeat dimana dimulai dari proses pengumpulan sampah kelapa muda, pemisahan sabut kelapa muda, pengayakan, pencucian, pengeringan hingga Disarankan kepada pedagang kelapa muda di pantai Padang untuk mengelola sampah menjadi hal yang lebih bermanfaat seperti pembuatan cocopeat agar sampah kelapa muda tersebut tidak hanya dibuang begitu saja ke TPA. Disarankan kepada pedagang kelapa muda untuk lebih memperhatikan timbulan sampah kelapa muda yang dihasilkan setiap hari supaya tidak terjadi penumpukan di kios kelapa muda. Disarankan kepada pedagang kelapa muda untuk memilki tempat pewadahan sementara sampah kelapa muda yang kuat, kedap air, dan mudah dibersihkan. DAFTAR PUSTAKA