Jurnal Pendidikan Bahasa Arab p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 id/tatsqifiy Multiple Intellegences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Siti Susanti Pendidikan Bahasa Arab. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Djuanda Volume 1 Nomor 2 Juli 2020: 57-85 DOI: 10. 30997/tjpba. Article History Submission: 19-05-2020 Revised: 02-06-2020 Accepted: 14-06-2020 Published: 04-07-2020 Kata Kunci: Kecerdasan majemuk, karakteristik, model Keywords: Multiple Intelligences, characteristic, models of Korespondensi: Siti Susanti 0857-7869-0691 sitiisusantii095@gmail. Abstrak: Seorang guru dituntut untuk memahami kecerdasan yang dimiliki oleh setiap peserta didik agar terciptanya pembelajaran yang efektif dan efisien sehingga tujuan pembelajaran pun dapat tercapai dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecerdasan pada peserta didik dengan berdasarkan teori Howard Gardner. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan dalam teknik pengumpulan data penulis menggunakan teknik triangulasi sumber data yaitu penulis mengumpulkan beberapa dokumen berupa teori-teori yang akan memperkuat substansi dari artikel ini. Data penelitian ini diperoleh dari dokumen Silabus dan RPP kelas 4 semester 1/ganjil. Hasil penelitian dari artikel ini yaitu terlihat bahwa kecerdasan verbal-linguistik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan spasial yang lebih unggul ada dalam proses pembelajaran bahasa arab tersebut. Di samping itu terdapat karakteristik dan model pembelajaran yang lebih tepat dengan kecerdasan yang dimiliki oleh setiap peserta didik tersebut. Maka selanjutnya, saran yang ditujukan kepada seorang guru dalam lembaga pendidikan tersebut hendaknya lebih memperkaya pengetahuan tentang kecerdasan yang dimiliki oleh peserta didik itu sehingga peran guru dalam membimbing peserta didik pun menjadi sangat penting dan tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Multiple Intelligences in Learning Arabic in Madrasas Abstract: A teacher is required to understand the intelligence possessed by each student to create effective and efficient learning so that learning objectives can be achieved This study aims to determine the intelligence of students based on Howard Gardner's theory. The author uses a qualitative approach with the case study method and in the data collection technique the writer uses the technique Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Copyright @ 2020 Universitas Djuanda. All Rights Reserved p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 58 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah of triangulation of data sources, the author collects several documents in the form of theories that will strengthen the substance of this article. The data of this study were obtained from the syllabus document and RPP grade 4 semester 1 /odd. The results of this article show that verbal-linguistic intelligence, interpersonal intelligence, intrapersonal intelligence and spatial intelligence are superior in the Arabic learning process. In addition, there are characteristics and learning models that are more appropriate with the intelligence possessed by each of these students. And then, suggestions addressed to a teacher in an educational institution should further enrich the knowledge of intelligence possessed by the learners so that the teacher's role in guiding students becomes very important and learning objectives can be achieved properly. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan hal yang sumber-sumber otentik didalam ajaran Islam. perlu diperhatikan keberadaannya. De- Bahasa Arab pun menjadi bahasa ngan pendidikan kehidupan manusia didalam kitab Al-QurAoan yang menjadi menjadi lebih bermakna dengan ilmu rujukan bagi umat Islam. Lebih dari itu, pengetahuan yang didapat. Di samping Bahasa Arab juga kini telah menjadi itu pendidikan juga sudah tentu pasti salah satu bahasa Internasional setelah didalamnya terdapat pembelajaran un- Bahasa Inggris, sehingga penguasaan tuk membantu proses pendidikan ter- terhadap Bahasa Arab akan sangat sebut yaitu dalam mentransfer ilmu pe- berguna bagi pengembangan kemam- ngetahuan dari seorang pendidik atau puan dalam komunikasi antar bangsa guru kepada peserta didik/siswa. Ma- (Helmanto. & Hidayat. , 2. Se- ka, pengembangan kualitas proses pem- hingga sampai sekarang Bahasa Arab belajaran di lembaga-lembaga pendidik- banyak dipelajari oleh masyarakat Indo- an perlu mendapatkan prioritas yang nesia, seperti di pesantren dan madra- Karena, dalam konteksnya da- sah, baik ditingkat IbtidaAoiyah. Tsanawi- lam sebuah lembaga pendidikan Islam, yah. Aliyah, bahkan di perguruan tinggi pengembangan kualitas pembelajaran yang berbasis pendidikan Islam. bahasa Arab merupakan proses pem- Bahasa Arab juga menjadi salah belajaran yang menjadi sangat ur- satu mata pelajaran yang wajib ada di gent/penting, karena merupakan kunci lembaga pendidikan yang berbasis Is- dan modal dasar untuk memahami lam tersebut. Selain itu, bahasa Arab Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 59 DOI: 10. 30997/tjpba. juga banyak dipelajari secara informal bagi semua orang. Karya yang sampai di pondok-pondok pesantren. TPA (Ta- sekarang masih dimanfaatkan adalah man Pendidikan Al-Qura. , dan lain se- seperti dibidang tafsir, hadis, fikih, aqi- Dengan demikian, bahasa dah dan di bidang ilmu-ilmu keislaman Arab menjadi salah satu mata pelajaran lainnya yang tertulis dalam bahasa prioritas dalam pendidikan di Indone- Arab. sia, khususnya dalam lembaga pendi- Kondisi tersebut tentu disebabkan dikan yang berbasis Islam. Akan tetapi, oleh banyak faktor. Salah satunya ada- sejauh ini didalam sebuah lembaga pen- lah kurang berkembangnya model-mo- didikan khususnya yang ada di Indo- del pembelajaran bahasa Arab yang nesia mengenai pembelajaran bahasa efektif yang seharusnya digunakan pa- Arab ini belum sepenuhnya dikuasai da saat pembelajaran bahasa Arab ber- oleh seluruh peserta didik meskipun Selain itu, pengetahuan me- peserta didik sudah mendapatkan ma- ngenai potensi setiap peserta didik ha- teri bahasa Arab ini sejak tingkat dasar rus diperhatikan karena, inilah faktor bahkan sampai perguruan tinggi yang terbesar yang ada didalam proses pem- berbasis Islam pun masih belum mam- belajaran bahasa Arab ini. Jika hal pu berbahasa Arab dengan baik. tersebut tidak diperhatikan maka, akan Oleh karena ini, bisa dikatakan menjadi hambatan bagi lembaga pen- bahwa pelajaran bahasa Arab ini yang didikan didalam mencapai tujuan yang ada disebuah lembaga pendidikan be- telah ditentukan sebelumnya. Oleh ka- lum begitu efektif. Bahkan bahasa Arab rena itu, dalam implementasinya pem- telah menjadi salah satu pelajaran yang belajaran bahasa Arab bisa berjalan menakutkan bagi para peserta didik dengan baik dan efektif jika, seorang dan menganggapnya sebagai materi pe- pendidik harus memperhatikan perbe- lajaran yang sulit untuk dipelajari. Pa- daan-perbedaan individual pada diri dahal bahasa arab juga dapat menjadi masing-masing peserta didik, seperti bahasa tulisan. Dengan tulisan bahasa perbedaan potensi dan kecerdasan, ka- Arab tersebut menjadikan seseorang di- rena setiap peserta didik mempunyai kenal oleh dunia. Karena, karya-kar- keunikan masing-masing yang tidak yanya yang dapat memberikan manfaat sama antara satu dengan yang lain. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 60 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Konsep dan teori kecerdasan manusia kaitan dengan konsep kecerdasan. Pada tersebut berkembang dengan pesat, sei- awalnya kecerdasan IQ intelektual men- ring dengan berbagai penelitian dalam jadi tolak ukur kecerdasan pada peserta disiplin ilmu psikologi modern. Pada Akan tetapi, keragaman individu umumnya orang dapat mengembang- dalam aspek kecerdasan yang lain ku- kan setiap kecerdasan sampai pada ting- rang mendapat perhatian. Padahal fakta kat penguasaan yang memadai apabila menunjukkan bahwa orang yang sukses ia memperoleh cukup dukungan, pe- dalam hidupnya tidak selalu tergantung ngayaan, dan pengajaran. Oleh karena pada tingkat kecerdasan intelektualnya itu, didalam pembelajaran bahasa Arab saja akan tetapi, kesuksesan hidup sese- ini yang merupakan salah satu pelajaran orang banyak terjadi dalam berbagai yang kebanyakan peserta didik tidak Ada yang sukses di bidang seni, menyukainya sehingga dianggap bah- olahraga, sosial, dan lain sebagainya. wa pembelajaran ini belum berjalan Menurut Dave Meier (Abidin, 2. secara efektif. Maka dari itu, peran Gradasi tingkat kecerdasan manusia di- seorang pendidik menjadi sangat pen- bagi dalam beberapa stratum atau kate- ting dalam pengembangan pembela- gori, antara lain idiot, imbecile, normal jaran bahasa Arab pada diri seorang dan genius. Sehingga semakin berkem- peserta didik tersebut yaitu dengan bangnya kecerdasan manusia maka, memperhatikan setiap kecerdasan atau potensi yang secara pikologis berbeda- bahwa kesempurnaan kecerdasan ma- beda pada setiap peserta didik. nusia bukan hanya dilihat dari prestasi Berkaitan tes IQ-nya saja, tetapi lebih dari itu, yang memperhatikan keragaman poten- kecerdasan seseorang bisa dilihat dari si pada setiap peserta didik tersebut maka, muncullah teori yang dikemuka- seperti kecerdasan emosional, kecer- kan oleh Howard Gagner yang diberi dasan spiritual, kecerdasan sosial dan nama teori Multiple Intelligences (Ke- cerdasan Majemu. Lahirnya teori ini empiris, konsep kecerdasan yang dida- memunculkan paradigma baru pendi- sarkan pada otak manusia saja, atau dikan dan pembelajaran, terutama ber- kecerdasan intelektual saja tidak mam- Karena. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 61 DOI: 10. 30997/tjpba. pu secara efektif menyelesaikan berba- Bila dikaji kembali, sebenarnya teori gai problema atau permasalahan yang Multiple Intelligences dasarnya sudah ada didalam ruang lingkup kehidupan ada dalam pendidikan yang di ajarkan manusia, tidak sedikit penyandang pre- oleh Ki Hajar Dewantara dalam pendi- dikat manusia tercerdas secara intelek- dikan di Indonesia. Oleh karenanya, tual sekali pun, tetapi merasa tersisih konsep Multiple Intelligences bisa diteri- dan terbuang atau gagal dalam per-sa- ma dan diaplikasikan di Indonesia. Ke- ingan hidup, bahkan ada beberapa ka- cerdasan seseorang sebagaimana yang sus yang memutuskan untuk mengam- telah dipaparkan oleh Howard Gardner bil jalan pintas mengakhiri hidupnya. seorang tokoh besar yang menggu- Sehingga dengan konsep baru ini me- nakan konsep kecerdasan majemuk, ngenai Multiple Intelligences/ kecerdas- baik di Negara barat maupun di Indo- an majemuk tersebut dalam konteks nesia, yaitu terdapat sembilan macam ilmu psikologi dan pendidikan, didasari yang mana setiap manusia oleh beberapa alasan rasional dan rea- tentunya beragam dan berbeda-beda, litas empiris yang mengindi-kasikan ada yang memiliki satu jenis bahkan ada bahwa seseorang yang sukses dalam tes yang memiliki lebih dari tiga jenis ke- IQ dengan kategori jenius, atau orang cerdasan dalam dirinya, akan tetapi yang ber-IQ jenius, ternyata gagal da- setiap manusia normalnya hanya mam- lam pergaulan sosial dan kompetisi pu mempunyai dua sampai tiga jenis global di dunia ini (Abidin, 2. Wa- kecerdasan saja terkecuali jika manusia laupun demikian tes IQ hing-ga seka- itu dikategorikan sebagai manusia jeni- rang masih tetap digunakan se-bagai standar untuk mengukur tingkat kecer- Sebagaimana telah diketahui bahwa dasan manusia dan rujukan stan-dar banyak sekali pembelajaran bahasa A- yang digunakan bagi tes IQ di era rab yang dipandang kurang sesuai ka- rena, adanya penekanan pada satu sisi Maka, tidak sedikit lembaga pendi- keterampilan, bahkan yang diperhati- dikan di Indonesia yang berkiblat pada kan hanya beberapa peserta didik yang teori ini menghasilkan output yang luar memiliki kemampuan tinggi saja. Selain biasa pada suatu lembaga pendidikan. itu, peserta didik menganggap bahwa Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 62 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah bahasa Arab itu sulit untuk dipelajari lam proses analisis yang dimana prose- karena melihat strategi yang digunakan dur didalam pengembangan artikel ini seorang guru bahasa Arab kurang se- adalah semua dokumen yang terkum- suai dengan keadaan dan gaya belajar pul tersebut melalui tahapan sebagai be- peserta didik. Oleh karena itu, dari pa- rikut: . Membaca dan memahami isi radigma di atas, penerapan pembela- dari setiap dokumen yang didapat yang jaran berbasis kecerdasan majemuk atau sesuai dengan pembelajaran bahasa A- Multiple Intelligences ini dapat mening- rab berbasis Multiple Intelligences dise- katkan hasil belajar bahasa Arab pada buah lembaga pendidikan Islam. Me- seorang peserta didik. Maka dari itu, pe- nganalisis hal-hal yang penting dan nulis berasumsi bahwa dari teori Multi- relevan serta berkesinambungan de- ple Intelligences ini akan menjadi solusi ngan pembelajaran bahasa Arab ber- sebagai pengambilan model pembela- basis Multiple Intelligences berdasarkan jaran yang dominan dalam satu kelas dokumen-dokumen tersebut. tersebut, sehingga dapat meningkatkan Penelitian ini adalah suatu peneli- hasil belajar peserta didik sesuai dengan tian yang menghasilkan data yang ber- yang diharapkan. Di samping itu penu- sifat deskriptif . enggambaran yang be- lis juga menggunakan Silabus dan RPP rupa kata-kata tertulis maupun lisan da- yang ada dalam pembelajaran bahasa ri setiap perilaku orang-orang yang dia- Arab tersebut untuk melihat kecerdasan Sebagai sebuah studi kasus maka, yang dimiliki pada setiap peserta didik data yang dikumpulkan untuk mem- yang berbeda dalam menangkap setiap perkuat isi dari artikel penulis yang materi yang disampaikan tersebut. berasal dari beberapa sumber dan hasil METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus dan cenderung menggunakan analisis. Maka dari itu, penulis hanya mengumpulkan beberapa teoriteori dan beberapa dokumen mutakhir dari para pakar untuk memperkuat da- penelitian ini hanya berlaku pada kasus atau topik yang akan diselidiki oleh Selanjutnya penulis menganalisis data berupa Silabus dan RPP yang terdapat di Madrasah atau lembaga pendidikan Islam yang didalamnya memuat pelajaran bahasa Arab dengan teknik pengumpulan data mengguna- Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 63 DOI: 10. 30997/tjpba. kan teknik triangulasi sumber data di- kan, mana pandangan yang berkata sa- mana data yang diperoleh dapat diban- Setelah itu, dianalisis oleh penulis dingkan dengan data yang lain sehingga sehingga dapat menghasilkan suatu ke- terdapat berbagai kutipan yang sama simpulan yang selanjutnya dapat mem- dari beberapa artikel atau data yang ber- perkuat isi dari artikel ilmiah yang pe- beda dengan sumber yang berbeda pu- nulis susun. Teknik ini dilakukan secara terusmenerus sampai mendapatkan beberapa data yang relevan dengan topik yang diambil oleh penulis. Penulis dapat menganalisis data sesuai dengan penelitian kualitatif ini yaitu dengan mengklarifikasikan data secara Sistematis dengan kutipan dari para pakar yang Karena, data penelitian ini diperoleh dari dokumen Silabus dan RPP Teknik triangulasi sumber data ini menguji validasi dan kredibilitas data yang penulis lakukan sehingga data yang diperoleh menjadi valid dan ini merupakan proses uji keabsahan dalam sebuah penelitian. Triangulasi sumber dengan cara mengecek data yang diperoleh melalui beberapa sumber. Penulis mengambil judul Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah menganalisis sebuah Silabus dan RPP. Silabus merupakan pengembangan kurikulum yang memuat capaian pokok dan kompetensi dasar yang akan dipelajari oleh setiap peserta didik. Dalam implementasinya, dapat dijabarkan di dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sampai pada pencapaian akhir /tahap evaluasi. Seorang pendidik atau kelas 4 semester 1/ganjil. HASIL & PEMBAHASAN Penelitian ini dilakukan dengan diperoleh dari berbagai sumber/ peneliti yang dideskripsikan, dikategorisasi- guru mengkaji dan mengembangkan Silabus secara berkelanjutan dan mempertimbangkan hasil evaluasi pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas dan evaluasi prosedur yang benar. Komponen-komponen silabus dianalisis dan dinilai agar dapat ditentukan alokasi waktu, materi pelajaran, dan sumber-sumber belajar yang akan mengukur pencapaian kompetensi inti dan kompetensi dasar bagi peserta didik (Sagala, 2. Sedangkan Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran/ RPP merupakan lang- Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 64 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah kah yang sangat penting sebelum pelak- minimal didalam ruang lingkup belajar sanaan pembelajaran tersebut berlang- bersama dengan teman-teman sekelas Tujuan diadakannya Rencana Pe- /sebayanya. laksanaan Pembelajaran/RPP ini agar Materi Pokok: Peralatan Sekolah pembelajaran dapat berjalan secara e- aAeE aI e a aOaca a ea a aOA fektif dan efisien. Rencana Pelaksanaan Alokasi Waktu: 4 x 35 Menit . Ja. Pembelajaran/ RPP memuat kompeten- Inti dari pembelajaran ini adalah si inti, kompetensi dasar, indikator yang memperkenalkan berbagai macam kosa akan dicapai, tujuan pembelajaran, ma- kata/mufrodat dalam bahasa Arab teri yang akan dipelajari, metode pem- mengenai peralatan sekolah bahkan su- belajaran, media pembelajaran, dan dah mulai diberikan gramatikal bahasa sumber belajar serta penilaian/tahap arab tentang isim dhamir, isim Aoalam (Susetya, 2. dan isim mufrad. Serta dalam materi ini Berdasarkan uraian diatas maka, membedakan peralatan sekolah yang penulis mengambil Silabus dan RPP berbentuk muannast dan mudzakkar. kelas 4 semester 1/ganjil pada mata Materi Pokok: Macam-macam Profesi pelajaran Bahasa Arab dalam satuan aAeE aINa aIa aAe aA pendidikan Madrasah Ibtidaiyah yang Alokasi Waktu : 4x35 Menit . Ja. merupakan sebuah lembaga pendidikan Inti dari pembelajaran ini adalah yang berbasis Islam. Sesuai dengan pemberian materi oleh guru mengenai Rencana Pembelajaran nama-nama profesi dalam bahasa Arab /RPP pada semester ganjil ini menca- serta memahami gramatikal bahasa kup beberapa materi pokok yaitu: Arab secara menyeluruh. Pelaksanaan Materi Pokok: Perkenalan Diri aAeOeAA a AEacA Berdasarkan materi-materi didalam a a AaEIac eAA Silabus Alokasi Waktu: 4 x 35 Menit . Ja. adanya Rencana Pelaksanaan Pembela- Inti dari pembelajaran ini yaitu ba- jaran/RPP gaimana seorang peserta didik dalam harus disesuaikan juga dengan kebera- daan para peserta didik yang mem- menggunakan bahasa arab bahkan da- punyai keberagaman karakter yang lam melakukan percakapan sehari-hari berbeda-beda bahkan dalam penyerap- Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 65 DOI: 10. 30997/tjpba. an pada setiap materi pun akan beda cipta sehingga peserta didik mampu seperti ada peserta didik/siswa yang membangkitkan rasa lambat dalam menangkap materi de- syukur kepada-Nya. Selain itu, ngan baik atau ada juga peserta didik seorang guru harus mampu memotivasi /siswa yang cepat dalam menangkap rasa ingin tahu terhadap keberadaan semua materi. Maka tidak menutup ke- bahasa Arab kepada peserta didik kare- mungkinan bahwa peran seorang guru na, tidak menutup kemungkinan bahwa dengan melihat situasi dan permasa- mata pelajaran ini tidak banyak peserta lahan yang melibatkan peserta didik didik menyukainya. tersebut sangat perlu untuk diperhati- Berdasarkan Silabus dan RPP me- Terlebih materi bahasa Arab meru- ngenai materi pertama sampai dengan pakan materi pelajaran yang sangat sulit materi ketiga memiliki kualitas isinya untuk dipelajari bagi peserta didik yang masing-masing. Terlihat bahwa setiap lemah dalam menyerap materi tersebut. materi dilaksanakan dengan dua kali Oleh karena itu, setiap peserta didik Sehingga dalam pencapaian dapat memiliki kecerdasan yang ber- target pun akan terlaksana de-ngan beda-beda yang mungkin lebih menon- Akan tetapi, dengan keadaan pe- jol dalam penyerapan setiap materi serta didik dalam menyerap semua ma- yang disampaikan oleh seorang guru teri berbeda-beda. Menurut Thomas Maka, didalam Silabus ma- Amstrong (Muharramah, 2. kecer- ta pelajaran Bahasa Arab kelas 4 dasan peserta didik yang terpenting semester 1/ganjil dijelaskan sebagai adalah kecerdasan dalam kemampuan pengantar untuk pembelajaran Bahasa untuk bertindak secara terarah dan ra- Arab tersebut adalah dengan memper- sional serta dapat berperilaku dalam kenalkan kepada peserta didik menge- menghadapi lingkungan sekitarnya se- nai bahasa Arab itu sendiri bahwa ba- cara efektif. Kecerdasan bekerja secara hasa tersebut merupakan bahasa Al- kompleks maka, muncullah teori Ho- QurAoan dan merupakan perantara da- ward Gardner yaitu mengenai kecer- lam memahami ajaran Agama Islam. dasan majemuk (Multiple Intelligence. Dengan berbahasa termasuk anugerah yang bisa digunakan untuk menyesu- yang diberikan oleh Sang Maha Pen- aikan dengan setiap materi yang di- Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 66 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah berikan kepada peserta didik. Karena, ngat meningkatkan efektivitas pada teori kecerdasan majemuk (Multiple proses pembelajaran. Intelligence. ini telah membawa berba- Melihat paparan di atas yang sudah gai macam aspek menuju keberhasilan dijelaskan maka, penulis akan menga- dalam suatu pendidikan. Multiple Intel- nalisisnya berdasarkan Silabus dan RPP ligences atau biasa disebut dengan kelas 4 semester 1/ganjil disebuah satu- an lembaga pendidikan yaitu Madrasah keterampilan dan bakat yang dimiliki Ibtidaiyah. Berdasarkan Silabus yang siswa untuk menyelesaikan berbagai sudah ditentukan oleh lembaga pen- persoalan dalam pembelajaran. Macam- didikan tersebut maka, dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran tersebut ter- dikemukakan oleh Howard Gardner ini dapat materi yang akan disampaikan mencakup atas 9 kecerdasan diantara- oleh seorang guru kepada peserta didik. nya yaitu kecerdasan verbal-linguistik. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran/ kecerdasan matematis, kecerdasan visu- RPP ini disajikan agar langkah-langkah al spasial, kecerdasan Jasmaniah kines- pembelajaran yang disusun tidak ter- tetik, kecerdasan berirama musik, kecer- lepas dari unsur-unsur yang ada pada dasan interpersonal, kecerdasan Intra- kurikulum 2013 atau pada Silabus yang personal, kecerdasan naturalistik, dan sudah ditentukan sebelumnya oleh pi- kecerdasan eksistensial. Selanjutnya, hak lembaga pendidikan tersebut dian- Walter taranya yaitu mengamati, menanya. McKenzie Multiple Intelligences and Instructional Technology, telah memasukkan kecer- men, mengolah informasi, dan mengo- dasan eksistensial sebagai salah satu bagian dari kecerdasan jamak (Aminah. Berdasarkan materi pada perte- Zukhaira, & Hasyim, 2. Bila semua muan pertama ini dilakukan selama 4 x kecerdasan majemuk (Multiple Intel- 35 menit atau sekitar 4 jam. Akan tetapi, ligence. ini diperhatikan keberadaan- dilaksanakan dengan dua kali perte- nya, dikembangkan dan dilibatkan da- muan, setiap pertemuan memiliki alo- lam proses pembelajaran, maka akan sa- kasi waktu 70 menit karena, agar materi dapat tersampaikan dengan baik dan Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 67 DOI: 10. 30997/tjpba. dapat dipahami oleh peserta didik dengan materi topik pertama yaitu secara bertahap. Oleh karena itu, sesuai memberikan praktek dengan mengama- alokasi waktu pembelajaran tersebut ti bentuk gambar dan mencocokkannya sesuai dengan apa yang didengarnya memberikan pemahaman bunyi dan berdasarkan materi yang telah disam- makna ungkapan sederhana sesuai de- paikan oleh seorang guru. Pengamatan ngan unsur kebahasaan terkait topik ini dilakukan dengan cara membentuk yang dibahas baik lisan maupun ter- kelompok diskusi/panel discussion de- Setelah itu, mulailah untuk mem- ngan pengerjaan poster session sebagai praktikkannya dengan cara mendemon- akhir dari pembelajaran yang nanti akan strasikan bunyi dan makna mufradat dari uraian kata sederhana sesuai struk- oleh setiap peserta didik didepan tur bahasa Arab terkait topik yang teman-teman dibahas pada materi pertemuan terse- Dengan pengerjaan poster secara ber- Pada pembelajaran ini menekankan kelompok tersebut akan mampu me- kepada peserta didik untuk mampu ngembangkan keaktifan peserta didik melafalkan perkenalan dan percakapan dalam berkreasi dan berpikir kreatif. dengan bahasa Arab dengan baik sesuai Berdasarkan materi pertama yang dengan gramatikal bahasa Arab. Kare- membahas mengenai topik Perkenalan na, dengan pelaksanaan seperti itu akan Diri aAeOeAA a A aEIac eAAini telah menunjukkan a Aa EacA membuat peserta didik memiliki kebia- bahwa kemampuan peserta didik dalam saan untuk bercakap-cakap dengan gu- menangkap materi tersebut berbeda- ru atau temannya dengan berbahasa Oleh karena itu, kecerdasan atau Arab, sehingga jika terdapat teman yang kemampuan yang sesuai dengan materi belum menguasai hal tersebut dapat termotivasi jika melihat keseharian di linguistik, kecerdasan spasial dan kecer- sekolah tersebut yang sudah menerap- dasan interpersonal. Keterkaitan kecer- kan sistem penggunaan bahasa Arab dasan dengan materi tersebut dapat dalam proses percakapannya. Di sam- terlihat didalam tabel berikut ini: ping itu, seorang guru dalam melaksanakan proses pembelajaran ini sesuai Tabel 1 Materi Perkenalan Diri aAeOeAA a AaEIac eAA a Aa EacA dengan Multiple Intelligences Peserta Didik Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 68 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah No. Jenis Unsur Materi Kecerdasan Kecerdasan Melakukan perkenalan Verbaldiri didepan kelas dan Linguistik melakukan percakapan menggunakan bahasa Arab Kecerdasan Mengamati Spasial gambar/benda dalam memahami materi sebagai pengembangan keaktifan peserta didik dalam berkreasi dengan membuat poster session Kecerdasan Melakukan diskusi Interpersonal panel/panel discussion sesuai materi yang Pembelajaran ini pun dilakukan dengan cara berdiskusi antar teman dan guru sebagai pembimbing dalam dikusi tersebut. Serta mendemonstrasikan hasil diskusi sesuai materi tersebut untuk mengembangkan keaktifan siswa dalam bekerja sama. Di samping itu sesuai dengan materi maka, dibutuhkan benda fisik/gambar yang dapat digunakan untuk memperkenalkan kosa kata/mufrodat mengenai materi tersebut. Dalam proses pengamatan pun dapat Materi pada pertemuan selanjutnya dilakukan dengan cara menampilkan ini merupakan materi lanjutan dari ma- gambar visual/ video yang menggam- teri sebelumnya. Akan tetapi, materi ini menambahkan gramatikal bahasa Arab yang lebih kompleks yaitu mengenai isim dhomir, isim Aoalam, dan isim mufrod serta memberikan materi mengenai Pembelajaran ini dilakukan pertemuan dengan keseluruhan waktu 4x35 menit atau sekitar 4 jam. Materi ini berkaitan dengan berbagai macam peralatan sekolah. Selain itu peserta didik juga melakukan dialog bahasa Arab yang merupakan kompetensi inti untuk dapat membiasakan setiap peserta didik yang dapat disesuaikan dengan materi yang sedang dibahas pada pertemuan seorang guru menempelkan induk kata pada papan tulis/ white board sehingga potongan-potongan mufrodat menjadi satu kesatuan yang sesuai dengan induk kata yang ditempel oleh seorang guru tersebut dan ini dilakukan secara berkelompok. Materi kedua ini dapat diasosiasikan dengan dengan kehidupan nyata. Sehingga pembelajaran pada materi kedua ini terdapat kecerdasan/kemampuan setiap peserta didik yang dapat dilihat berdasarkan tabel dibawah ini: Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 69 DOI: 10. 30997/tjpba. Tabel 2 Materi Peralatan Sekolah aeEa a aOA aA eE aI e a aOacAdengan Multiple Intelligences Peserta Didik Jenis No. Unsur Materi Kecerdasan Kecerdasan Melakukan dialog Verbaldengan peserta didik Linguistik yang lain mengenai topik yang dibahas Kecerdasan Menyesuaikan Spasial potongan-potongan dan arti kata/mufrodat menjadi satu kesatuan yang utuh dengan penampilan video/gambar visual sesuai materi yang Kecerdasan Melakukan diskusi Interpersonal panel/panel discussion atau dengan small Kecerdasan Intrapersonal Mengaitkan hasil diskusi sesuai dengan materi dan kehidupan nyata dari peserta didik memahami materi tersebut maka, dilakukan dengan berdiskusi antara teman dan seorang guru sebagai pembimbing pada saat diskusi tersebut Diskusi dilakukan sesuai dengan materi yang dibahas dan dapat menggunakan media berupa gambar/ kartu dengan mencari pasangan sesuai dengan gambar/kartu yang didapat sehingga dapat melatih ketelitian berpikir peserta didik dalam bekerja sama dengan teman kelompok dan dapat menambah kosa kata/mufrodat disetiap materi yang disampaikan. Jika dilihat dari kecerdasan peserta didik mengenai materi tersebut Dalam Silabus terdapat beberapa maka, penulis dapat menganalisis bah- materi yang dilaksanakan selama dua wa terdapat kecerdasan yang menonjol semester di kelas 4 jenjang pendidikan Madrasah Ibtidaiyah/MI akan tetapi, macam-macam setiap semester terdapat 3 materi pokok Berbasis Multiple yang harus disampaikan kepada peserta Kecerdasan Maka dari itu, materi ketiga berdasarkan tabel dibawah ini: didalam semester 1/ganjil ini adalah mengenai macam-macam profesi ae aA aAE aINa aIA. Materi macam-macam profesi dengan menambahkan gramatikal bahasa Arab dengan mengenalkan tarkib mengenai kalimat istifham (AIIAU AIAU A)NEA. Berdasarkan ke- Profesi Materi aAeE aINa aIA ae aA Intelligences/ Tabel 3 Materi macam-macam Profesi aAeE aINa aIa aAe aA dengan Multiple Intelligences Peserta Didik No. Jenis Kecerdasan Kecerdasan VerbalLinguistik Unsur Materi Melakukan dialog dengan peserta didik yang lain dan membaca berbagai materi mengenai topik yang dibahas mampuan peserta didik untuk dapat Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 70 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Kecerdasan Spasial Kecerdasan Interpersonal Mencari pasangan dari beberapa kartu/gambar dengan cara berpikir dan melatih ketelitian Melakukan diskusi panel/panel discussion dan dapat mengomunikasikannya didepan kelas Perkenalan Diri aAeOeAA a A aEIac eAAterdapat tiga a Aa EacA kecerdasan yang menonjol didalam materi tersebut diantaranya kecerdasan verbal-linguistik, dan kecerdasan interpersonal. Penulis menganalisis kesesuaian materi dengan Berdasarkan beberapa materi yang kecerdasan ini berdasarkan dengan inti penulis analisis berbasis Multiple Intel- materi yang berkaitan dengan bahasa ligences/ Kecerdasan majemuk yang dalam memperkenalkan diri didepan dimi-liki oleh setiap masing-masing kelas dan dengan berdiskusi dalam peserta didik maka, dapat terlihat bah- membahas materi yang sudah diten- wa dari sembilan kecerdasan yang di- tukan sebelumnya. Karena, melalui kemukakan oleh Howard Gardner ber- pem-belajaran bahasa Arab mengenai dasarkan materi pada pembelajaran perkenalan diri ini akan membuat bahasa Arab kelas 4 semester 1/ganjil peserta didik mengetahui tentang kai- kecerdasan majemuk /Multiple Intel- dah-kaidah yang benar dalam gramati- ligences yang lebih menonjol ada pada kal bahasa Arab, tujuan kecerdasan pembelajaran ini dapat digambarkan bahasa . erbal-lingusiti. yang berisi dengan diagram lingkaran/pie seperti kemampuan untuk berpikir dengan dibawah ini: kata-kata dan menggunakan bahasa Persentase Multiple Intelligences Kecerdasan Verbal-Linguistik Kecerdasan Spasial Kecerdasan Interpersonal Kecerdasan Intrapersonal kompleks serta dapat mengemukakan teman-temannya, sehingga mampu memperoleh peserta didik yang baik. Model pembelajaran yang sesuai dengan materi dan kecerdasan yang dimiliki oleh peserta Gambar 1 Persentase Materi Mata Pelajaran Bahasa Arab Berbasis Multiple Intelligences Peserta didik Sehingga dapat disimpulkan bahwa pada Tabel 1 materi pertama mengenai didik ini adalah Model Pembelajaran Kooperatif kegiatan pembelajaran dengan cara berkelompok dan bekerja sama dalam menyelesaikan suatu per- Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 71 DOI: 10. 30997/tjpba. soalan dengan orang lain melalui jalan nyata maka, dengan begitu akan men- (Fathurrohman, 2. dorong peserta didik dalam membuat Selanjutnya berdasarkan Tabel 2 Materi hubungan antara pengetahuan yang Peralatan dimilikinya dengan penerapannya da- Sekolah aA eE aI e a aOaca a ea a aOAterdapat empat lam kehidupan nyata. (Hasibuan, 2. kecerdasan yang dimiliki peserta didik Tabel 3 pada materi ketiga yaitu sesuai dengan materi yang disampaikan mengenai macam-macam Profesi ae aA pada pembelajaran bahasa Arab ter- aA eE aINa aIAterdapat tiga kecerdasan yang kecerdasan verbal-linguistik, kecerdas- kecerdasan verbal-linguistik, kecerdas- an spasial, kecerdasan interpersonal dan an spasial dan kecerdasan interpersonal. kecerdasan intrapersonal. Didalam ke- Sehingga dapat disimpulkan bahwa cerdasan penulis menganalisis bahwa kecerdasan/ kemampuan yang dimiliki selain melakukan dialog dan berdiskusi oleh peserta didik yang terlihat menon- menggunakan bahasa Arab. Peserta jol didalam kelas tersebut pada materi didik juga diarahkan untuk mengaitkan yang telah disesuaikan adalah kecer- dengan kehidupan nyata . ntraperson- dasan verbal-linguistik, kecerdasan spa- a. dari hasil diskusi tersebut sesuai sial dan kecerdasan interpersonal. Sesu- ai dengan persentase pada diagram pie mengenai peralatan sekolah. Dengan di atas yaitu memperlihatkan bahwa kecerdasan spasial peserta didik dapat didalam suatu lembaga pendidikan Is- mempraktikkannya dengan mengguna- lam atau lebih tepatnya di Madrasah kan media gambar/benda fisik untuk dalam mata pelajaran bahasa Arab ter- mengasah daya pikir pada peserta sebut terdapat kecerdasan yang diang- Model pembelajaran yang cocok gap lebih dominan yang ada didalam agar pembelajaran ini dapat berjalan kelas tersebut sesuai dengan materi dengan baik yaitu dengan mengguna- yang disampaikan oleh seorang guru. kan Model Pembelajaran Kooperatif a- Kecerdasan yang ada pada peserta didik tau Model Pembelajaran Kontekstual tersebut adalah kecerdasan verbal-li- adalah konsep belajar yang mengaitkan nguistik, kecerdasan spasial, kecerdasan materi yang dibahas dengan kehidupan interpersonal dan kecerdasan intra- Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 72 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Keempat kecerdasan tersebut keterampilan dalam hitungan. Secara sangat mempengaruhi peserta didik da- realitas dibeberapa madrasah para pe- lam meningkatkan hasil belajar. serta didik diajarkan beberapa disiplin Akan tetapi, berdasarkan jenis-jenis ilmu yang mendukungnya, antara lain kecerdasan/Multiple Intelligences yang dikemukakan oleh Howard Gardner Bahkan dalam beberapa yang berjumlah 9 tersebut akan terlihat madrasah di samping mata pelajaran pada diri seorang peserta didik ketika matematika, juga diajarkan ilmu mantiq dapat disesuaikan dengan materi yang . yang mengajarkan bagaimana menjadi bahan pokok dalam pembela- berpikir dengan benar, karena antara jaran sehingga seorang guru dapat matematika dan logika termasuk ilmu mengetahui model pembelajaran yang yang paling tua dalam sejarah sains cocok pada setiap kecerdasan tersebut. yang berinduk pada filsafat. Pertama. Kecerdasan linguistik di Model pembelajaran yang tepat madsarah bisa didapatkan oleh peserta adalah Kooperatif dan Problem Solving didik dari mata pelajaran lainnya yang yaitu kemampuan berpikir kritis peserta berkaitan dengan aspek pengembangan didik karena kemampuan memecahkan kecerdasan linguistik tersebut, misalnya masalah . roblem solvin. (Ristiasari, dari pelajaran bahasa Inggris termasuk Priyono, & Sukaesih 2. bahasa Indonesia. Dengan demikian inti Ketiga, kecerdasan spasial didalam dari tujuan kecerdasan bahasa . inguis- pembelajaran pendidikan agama Islam ti. yang berisi kemampuan untuk di madrasah diajarkan sejak usia dini, berpikir dengan kata-kata dan meng- peserta didik diperkenalkan juga nilai- gunakan bahasa untuk mengekspresi- nilai estetika . dalam pembelajaran. kan arti yang kompleks, dapat diperoleh Di samping pembelajaran agama mere- peserta didik dengan baik. ka juga diberikan beberapa pemahaman Model pembelajaran yang cocok adalah Kooperatif atau berdiskusi. Kedua, kecerdasan matematis-logis yang berorientasi pada pengembangan melakukan kegiatan-kegiatan berupa kesenian yang bertujuan mengembangkan potensi estetika peserta didik. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 73 DOI: 10. 30997/tjpba. Model pembelajaran yang cocok didalam pembahasan materi tersebut adalah Kooperatif karena dapat dila- kukan secara berkelompok dan bekerja (Solihah, 2. sama satu sama lain. Keempat, permainan/games. Kelima, kecerdasan musikal adalah jenis kecerdasan yang dibuktikan de- didalam pembelajaran di Madrasah ngan adanya rasa sensitif terhadap secara realitas mengedepankan proses nada, irama musik, melodi atau yang pembelajaran praktek di samping tentu- berkaitan dengan musik. Kecerdasan nya pembelajaran yang berbasis teori musikal dalam pembelajaran agama Dalam prakteknya kecerdas- Islam di Madrasah dapat dikembang- an kinestetik dapat dikembangkan me- kan dengan memberikan pelajaran seni lalui pembelajaran olahraga kesehatan suara atau seni musik tradisional Islam, atau pendidikan jasmani yang berusaha dalam rangka pengembangan minat mengambangkan motorik siswa sehing- dan bakat peserta didik. Seni baca Al- ga aktif dan sehat. Pengembangan ke- QurAoan yang menekankan keindahan cerdasan kinestetik juga bisa dikem- suara . iraAoa. , sekaligus penekanan bangkan melalui pembelajaran yang keharusan bacaan yang benar sesuai membutuhkan praktek misalnya pem- qaidah-qaidah belajaran fikih, yang mengajari gerakan- dengan ilmu tajwid . Sedangkan gerakan yang benar dalam shalat dan lain sebagainya, pelajaran ilmu faraid, ilmu falak dan lain sebagainya. aspek seni suara yang diiringi oleh musik bisa dikembangkan melalui seni Model pembelajaran yang cocok rebana, hadrah, qasidah dan sebagainya adalah bisa dengan menggunakan Koo- yang bernuansa religi. Model pembe- peratif atau model pembelajaran Teams lajaran yang cocok dan tepat diterapkan Games Tournament/TGT yaitu model pada kecerdasan ini adalah model pembelajaran kooperatif yang mudah pembelajaran kooperatif atau bisa juga diterapkan yang melibatkan aktivitas dengan menggunakan model pembe- seluruh peserta didik tanpa harus ada lajaran individual yaitu menitikberat- perbedaan status dan melibatkan selu- kan pada pemberian bantuan dan ruh peserta didik untuk ikut berperan bimbingan belajar kepada masing-ma- Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 74 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah sing peserta didik secara individual. Model pembelajaran yang cocok susunan tujuan belajar yang didesain dan tepat untuk kecerdasan ini adalah untuk belajar mandiri harus disesuaikan model pembelajaran interaksi sosial dengan karakteristik individual dan yaitu suatu model pembelajaran yang kebutuhan tiap siswa. (Wibawa, 2. menekankan pada terbentuknya hu- karena, dengan model pembelajaran ter- bungan antara peserta diklat yang satu sebut dapat dilakukan dengan metode dengan yang lainnya. Dalam konteks tallaqi karena, kecerdasan ini berkaitan yang lebih luas, hubungan itu mengarah dengan seni baca Al-QurAoan. pada hubungan individu dengan ma- Keenam, kecerdasan interpersonal. Oleh karena itu, proses pem- yaitu kapasitas yang dimiliki seseorang belajaran dapat menjadi wahana untuk untuk dapat memahami dan dapat me- peserta didik dalam berinteraksi dengan lakukan interaksi secara efektif dengan (Bali, 2. orang lain. Pengembangan kecerdasan Ketujuh, kecerdasan intrapersonal, interpersonal ditekankan untuk diberi- yaitu kecerdasan yang dapat diper- kan kepada peserta didik karena ini lihatkan dalam bentuk kemampuan un- merupakan kunci kesuksesannya, beru- tuk membangun persepsi tentang diri pa pembelajaran yang menekankan sendiri dan menggunakan kemampuan relasi sosial dan relasi dengan ling- tersebut dalam membuat rencana dan kungan masyarakat di mana saja mere- mengarahkan orang lain sesuai dengan ka nanti bekerja dan berperan dalam apa yang direncanakannya. Kecerdasan pergaulan sosial. Pembelajaran yang berdimensi pengembangan kecerdasan melalui kegiatan-kegiatan ekstrakuri- interpersonal, didapatkan peserta didik kuler yang diadakan di Madrasah yang dari jenis pembelajaran akhlak yang berorientasi bagi pengembangan ke- mampuan individual sekaligus kemam- mulia peserta didik sesuai dengan etika puan sosial peserta didik, diharapkan Islam . khlak al-karima. akan menjadi generasi masa depan yang guru agama secara keseluruhan mem- tangguh melalui latihan-latihan kepe- bentuk kepribadian sesuai dengan nilai- mimpinan, keperwiraan, kewirausaha- nilai keislaman. an dan lain sebagainya. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 75 DOI: 10. 30997/tjpba. Model pembelajaran yang cocok puan menjawab persoalan-persoalan dan tepat berdasarkan dengan kecer- eksistensi manusia atau, sopan santun, dasan ini adalah model pembelajaran individual atau model pembelajaran . piritual quotien. Kecerdasan eksten- interaksi sosial. sial dapat dikembangkan dengan mene- Kedelapan kecerdasan naturalis, kankan kemampuan spiritual peserta yaitu bentuk kecerdasan berupa ke- didik, berupa kemampuan memahami mampuan mengategorikan spesies-flora dan fauna dilingkungannya. Kecerdas- Dalam konteks ini pembe- an naturalis dapat dikembangkan mela- lajaran di Madrasah secara faktual lui pemberian pelajaran- pelajaran yang mengajarkan hal-hal yang berkaitan menekankan pesan-pesan ideal untuk dengan kebutuhan dimensi spiritual senantiasa menjaga kelestarian ling- peserta didik dan kesadaran akan arti kungan alam, serta larangan untuk penting kehidupan sesama manusia, mengeksploitasi alam yang dapat me- toleransi, empati terhadap sesama dan rusak lingkungan. Hampir semua pem- belajaran agama Islam di Madrasah pembelajaran agama. konten kurikulumnya berisi tentang la- Model pembelajaran yang cocok rangan berbuat kerusakan di muka bu- mi, sebagaimana yang disebutkan da- kecerdasan ini adalah model pem- lam Al- QurAoan, serta larangan berbuat belajaran perilaku yaitu menekankan berlebih-lebihan, yang dapat merusak pada perubahan perilaku yang tampak lingkungan alam. dari peserta didik, sehingga konsisten Model pembelajaran yang cocok dengan konsep dirinya. Dengan mema- hami dirinya sendiri akan membuat dengan model interaksi sosial karena, seorang peserta didik dapat memahami agar peserta didik dapat mengeksplor arti sebuah kehidupan dengan baik. dunia luar dan lebih berinteraksi de- (Fitroini, 2. ngan orang lain. Teori kecerdasan (Multiple Intel- Kesembilan, kecerdasan eksisten- ligence. atau ada yang menyebutnya sial, yaitu kecerdasan berupa kemam- sebagai teori AuKecerdasan GandaAy yang Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 76 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah terkenal belakangan ini, untuk pertama jadi didalam kehidupannya. Ke- Howard mampuan menciptakan solusi pada se- Gardner dari Harvard Graduate School tiap persoalan yang muncul. Ke- mampuan untuk menciptakan sesuatu Harvard University Amerika Serikat. dan memberikan penghargaan dalam Dalam bukunya Frames of Mind . , budaya seseorang. Gardner menyatakan bahwa pada da- sarnya manusia mempunyai tujuh jenis Gardner ini yang ada pada setiap kecerdasan, yaitu kecerdasan bahasa, manusia adalah: Education Psychology Kecerdasan yang Howard matematis logis, spasial, kinestetis jas- . Kecerdasan Verbal-Linguistik mani, musikal, interpersonal dan kecer- Kecerdasan ini merupakan kemam- dasan intrapersonal. Kemudian pada puan seseorang dalam berfikir dan tahun 2000. Gardner dalam bukunya, menggunakan bahasa dan kata-kata Intelligences Reframed, menambahkan 2 secara efektif, baik secara tertulis mau- lagi jenis kecerdasan yaitu kecerdasan pun lisan untuk mengekspresikan ga- naturalis dan kecerdasan eksistensialis. gasan dan pendapatnya secara rasional. Jadi, terdapat 9 jenis kecerdasan manu- Kecerdasan ini meliputi kemampuan sia yang disebut sebagai kecerdasan memanipulasi struktur bahasa, fono- Konsep kecerdasan majemuk logi, semantik, dimensi pragmatik, dan ini mendapat perhatian utama manusia Menggunakan bahasa meru- pada abad ke-20 dan mampu menggeser pakan cara utama untuk berpikir dan sedikit demi sedikit dominasi teori menyelesaikan masalah bagi orang yang kecerdasan intelektual (Abidin, 2. memiliki kecerdasan ini. (Dewi, 2015. Menurut Gardner kecerdasan manusia Irvaniyah & Akbar, 2. tidak bersifat tunggal, artinya kecerdas- Seseorang yang memiliki kecerdas- an manusia tidak bisa hanya diukur dari an ini cenderung menggunakan kata kecerdasan dalam menjawab materi- untuk membujuk, mengajak, memban- materi dalam pembelajaran saja, akan tah, menghibur atau membelajarkan tetapi kecerdasan manusia itu juga orang lain. dapat dinilai berdasarkan: . Kemam- Menurut (Hidayah, 2. Seseorang puan menyelesaikan masalah yang ter- yang memiliki kecerdasan verbal-lingu- Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 77 DOI: 10. 30997/tjpba. istik dapat dilihat dari karakteristik sebagai berikut: Mampu Senang mengisi teka-teki silang. Kecerdasan Matematis-Logis Kecerdasan logis matematis me- menggunakan bahasa yang baik dan muat kemampuan seseorang dalam benar serta dapat dipahami oleh menggunakan angka dengan baik dan banyak orang. melakukan penalaran yang benar se- Suka mengarang kisah-kisah dengan diksi yang baik. perti berpikir logis dan menggunakan logika dengan baik. (Irvaniyah & Akbar. Berbicara secara efektif, sederhana. Zulfairanatama & Hadi, 2. Me- fasih, persuasif, atau bergairah pada nurut Winataputra (Khilmiyah, 2. waktu yang tepat. Ini penting bukan karakteristik kecerdasan matematis-lo- hanya untuk keterampilan berkomu- gis diantaranya adalah: nikasi melainkan juga penting untuk Kemampuan dalam mengungkapkan pikiran, keinginan, memecahkan masalah. dan pendapat seseorang. Pandai Suka menuliskan pengalaman kesehariannya. Bekerja dalam konsep abstrak. Suka mendengar pernyataan-pernyataan lisan . erita, ulasan radi. dan merespon setiap suara. Memiliki daya ingat yang kuat Mampu rantai rasio. Senang melaksanakan eksperimen terhadap nama-nama orang, istilah- Senang silogisme. istilah baru, dan hal-hal kecil la- Mengoleksi benda-benda. Kecerdasan Interpersonal Banyak membaca . uku, koran, ma- kecerdasan interpersonal adalah jalah, artikel di internet, dan lain kemampuan untuk memahami perasa- an, emosi, suasana hati, maksud dan pendapat, masukan, kriktikan pada keinginan orang lain serta mampu orang lain. berkomunikasi baik dengan orang lain. Memperlihatkan menguasai bahasa asing. (Saufi & Royani, 2016. Lailiyah, 2. Secara umum orang yang memiliki Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 78 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah kecerdasan interpersonal yang tinggi suasana hatinya, sisi emosionalnya dan cenderung mudah melakukan diskusi mereka juga mampu menyadari pe- dengan orang lain. Hal ini disebabkan rubahan-perubahan yang terjadi dalam karena didalam kegiatan diskusi ter- dirinya sendiri baik secara fisik maupun dapat interaksi sosial yang membu- (Rosida, 2018. Krobo, 2. Berikut ini ciri-ciri peserta didik Kemampuan bekerja sama yang yang mempunyai kecerdasan intra- baik dimiliki orang yang mempunyai personal, yaitu: kecerdasan interpersonal yang tinggi. Memperlihatkan sikap independen Ciri-ciri peserta didik yang memiliki kecerdasan Interpersonal menurut Amstrong (Lailiyah, sebagai berikut: dengan kemampuan yang kuat. Bekerja atau belajar dengan baik seorang diri. Memiliki rasa percaya diri yang Mempunyai banyak teman. Banyak bersosialisasi di sekolah atau di lingkungan sekolah. Banyak belajar dari kesalahan masa Berperan sebagai penengah keluarga ketika terjadi pertikaian. Berpikir fokus dan terarah pada pencapaian tujuan. Menikmati permainan kelompok. Banyak terlibat dalam hobi atau Berempati besar terhadap perasaan proyek yang dikerjakan sendiri. orang lain. Kecerdasan Spasial Selalu dicari sebagai penasehat atau Kecerdasan Spasial adalah kecer- pemecah masalah oleh teman te- dasan memahami bentuk tiga dimensi, mampu melihat bentuk-bentuk gambar Terlihat mempunyai bakat dalam dan memahami bagaimana memani- pulasi dimensi ruang menjadi karya . Kecerdasan Intrapersonal yang bernilai. Kecerdasan ini meliputi Kecerdasan kepekaan terhadap warna, garis, ben- menunjukkan kemampuan anak dalam tuk, ruang dan hubungan antar unsur memahami diri sendiri dan mempunyai Orang yang memiliki kecer- kepekaan yang tinggi dalam memahami dasan jenis ini cenderung berpikir Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 79 DOI: 10. 30997/tjpba. dalam atau dengan gambar dan cen- Serta mampu mengubah derung mudah belajar melalui sajian- objek dalam imajinasinya menjadi sajian visual seperti film, gambar, video, sesuatu yang nyata. dan peragaan yang menggunakan model dan slide. (Ahmad 2015. Eviani. Mampu melihat sesuatu dalam cara dan perspektif yang berbeda, ataupun mendeteksi objek yang Auber- Karakteristik sembunyiAy di antara objek lainnya. menurut Syamsu Yusuf dan Juantika . Kecerdasan Musikal Nurihsan (Eviani, 2. Kecerdasan musikal adalah ke- Belajar dengan cara melihat dan memahami dengan baik gambar untuk mengingat rangkaian nada dan wajah, objek, bentuk, dan warna irama serta mengekspresikannya mela- lui aktivitas musik. Kecerdasan ini meli- pandangan dari benda tersebut. batkan kepekaan ritme, melodi, dan bu- Mengemudikan diri dengan baik nyi musik lainnya dari sesuatu ciptaan (Musfiroh & Teoretis, 2014. Widhianawati, 2. perjalanan dalam bentuk suatu celah Ada beberapa ciri-ciri anak yang atau menemukan jalan di hutan memiliki kecerdasan musikal, antara tanpa ada jejak sebelumnya. Mampu membaca dan menyajikan grafik, peta serta diagram dan bentuk visual lainnya. Senang dan selalu menikmati ketika Mampu mengingat melodi musik dengan baik. Mempunyai dalam menyanyi. sedang menggambar, melukis, me- Mampu memainkan alat musik. mahat, serta pekerjaan lainnya yang Bernyanyi dengan baik. Mempunyai berhubungan dengan bentuk-bentuk Senang terhadap benda tiga dimensi, seperti origami, mainan berbentuk Peka terhadap suara di sekitarnya. Kecerdasan Naturalis jembatan, rumah-rumahan atau konTatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 80 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Menurut Muhammad Yaumi. Siti Fatimah S. Sirate dan Amstrong bahwa Kecerdasan naturalistik adalah kemam- dengan baik. (Ahmad, 2015. Suhaimi. Kecerdasan puan seseorang dalam memahami alam karakteristik sebagai berikut: lingkungan sekitarnya secara alamiah. Menggunakan fisiknya dalam mela- Kecerdasan ini merupakan keahlian kukan kemampuan dan keterampil- dalam mengenali dan mengklasifikasi- an yang tinggi, untuk tujuan me- kan berbagai spesies flora dan fauna. (Agustin & Wahyudi, 2011. Wijilestari, berorientasi pada hasilnya. Bekerja dengan terampil dan meng- Kecerdasan Naturalis memiliki ciri- gunakan objek, antara lain dengan ciri antara lain: melibatkan gerakan motorik yang Senang memelihara berbagai hewan baik dari jari dan tangan serta mengeksploitasi kemampuan moto- Sangat menikmati alam terbuka. rik yang lain pada tubuhnya mi- Suka berkebun atau dekat dengan salnya menggambar, memahat dan taman dan memelihara binatang. Menghabiskan waktu didekat aku- Mengontrol Suka membawa pulang serangga, gerakan tubuh kapasitas untuk menangani suatu Mengontrol anggota tubuh untuk Berprestasi dalam mata pelajaran IPA. Biologi, dan lingkungan hidup. Kecerdasan Kinestetik menghasilkan suatu gerakan yang gesit dan cekatan. Mampu berkomunikasi dengan ba- Kecerdasan gerak-kinestetik berka- hasa non verbal atau dengan gerak- itan dengan kemampuan menggunakan an tubuh untuk menyampaikan gerak seluruh tubuh untuk mengeks- presikan ide dan perasaannya sehingga Mampu mempelajari hal-hal yang membutuhkan kemampuan gerakan dan menguasainya dengan cepat Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 81 DOI: 10. 30997/tjpba. seperti bersepeda, menari, berolah- dengan kemampuan individu dalam Mencari koneksi di seluruh Suka ide-ide berdasarkan pembelajaran mereka. Menikmati sastra dan adat istiadat dari budaya lain. Memiliki hubungan yang kuat dengan keluarga dan teman-teman. Mengembangkan identitas yang kuat dengan lingkungan mereka dan Dapat memiliki komitmen yang Cenderung informasi relatif terhadap konteks yang SIMPULAN Pendidikan merupakan ujung tom- menyadari dan menghayati dengan bak dalam menciptakan generasi yang benar akan keberadaan atau eksistensi unggul maka, peran guru pun harus dirinya di dunia. Kecerdasan ini dapat dapat dikembangkan dalam proses dikembangkan melalui aktivitas refleksi pembelajaran yang dilaksanakan pada Pengembangan kecerdasan ini satuan lembaga pendidikan. Terutama dapat dilakukan melalui bertanya akan pada mata pelajaran bahasa Arab yang keberadaan tentang asal dan tujuan harus menjadi perhatian pada lembaga hidup seseorang. Dengan memperba- nyak membaca buku agama, filsafat. Ibtidaiyah. Karena, bahasa Arab yang dan buku-buku rohani lainnya dapat tidak semua peserta didik menyukai- membantu mengembangkan kecerdas- Oleh karena itu, model pembela- an eksistensial. (Eviani, 2015. Wahyudi, jaran pun harus disesuaikan dengan materi pembelajaran tersebut. Di sam- raga dan lain sebagainya. Dapat menirukan gerakan orang lain dengan sangat baik ketika diberi Dapat mengoordinasikan anggota tubuhnya dengan baik, misalnya mengikuti irama musiknya dan lain . Kecerdasan Eksistensial Kecerdasan eksistensial, berkaitan Islam Madrasah Peserta didik dengan kecerdasan ping itu, setiap peserta didik tentulah eksistensial yang kuat memiliki ciri-ciri berbeda-beda dalam menyerap setiap sebagai berikut: pembelajaran yang ada maka. Howard Mencari Gardner Psikologi Amerika Serikat menyertakan 9 kecer- Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 82 Siti Susanti Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah dasan yang sesuai dengan keadaan pada diri seseorang, diantaranya adalah Karena, kecerdasan peserta didik kecerdasan verbal-linguistik, matema- berbeda-beda tis-logis, kinestetik, spasial, musikal, didalam mengembangkan materi terse- but harus maksimal. Sehingga tujuan Oleh karena itu, pembelajaran pun akan tercapai dengan dan intrapersonal. penulis menganalisis bahwa terdapat kecerdasan yang sesuai dengan materi Oleh karena itu, seorang guru pada mata pelajaran bahasa Arab kelas bukan menuntut peserta didik untuk 4 semester satu/ganjil di Madrasah mampu menguasai semua materi pem- yang berada pada Silabus dan Rencana belajaran apalagi pada mata pelajaran Pelaksanaan Pembelajaran/RPP. Secara bahasa Arab yang sering kali dihindari garis besar memberikan pemahaman oleh peserta didik karena, kejenuhan kepada penulis bahwa pada materi yang yang ada pada materi tersebut. Akan dibahas terdapat kecerdasan peserta tetapi, seorang guru mampu mengem- bangkan bakat dan kemampuan yang kecerdasan verbal-linguistik, kecerdas- dimiliki oleh peserta didik karena, an spasial, kecerdasan interpersonal dan setiap orang pasti mempunyai salah Dimana Howard keempat kecerdasan ini yang lebih dominan ada pada peserta didik ter- tersebut, bukan berarti peserta didik khusus sesuai dengan materi tersebut. tidak unggul dalam hal intelektualnya Sehingga seorang guru mampu melihat akan tetapi, peserta didik dapat unggul model pembelajaran yang cocok dan Gardner Sehingga seorang guru harus mem- Multiple punyai wawasan dan pengetahuan da- lam penyampaian setiap pembelajaran peserta didik. Dalam memahami konsep dengan menyesuaikan kecerdasan yang Multiple dimiliki peserta didik dengan beberapa karakteristik didalamnya akan mem- strategi pembelajaran bahkan meng- permudahkan seorang gunakan model pembelajaran yang Intelligences Intelligences guru dalam Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020:57-85 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 83 DOI: 10. 30997/tjpba. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut untuk suatu jenjang pendidikan seperti di Madrasah maka, tujuan pembelajaran khususnya didalam mata pelajaran bahasa Arab. DAFTAR PUSTAKA