Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X ANALISIS PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA KANTOR CAMAT LAHOMI KABUPATEN NIAS BARAT Piardin Gulo Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nias Raya piardingulopiardin@gmail. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mengidentifikasi analisis kebutuhan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias Barat, menjelaskan metode yang digunakan dalam pelatihan dan pengembangan, menjelaskan manfaat yang didapat dari pelatihan dan pengembangan, menjelaskan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelatihan dan pengembangan, beserta metode mengevaluasi kegiatan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias Barat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan temuan penelitian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di Kantor Camat Lahomi dilaksanakan berdasarkan analisis kebutuhan pekerjaan dan individu pegawai. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan pegawai agar dapat menjalankan fungsi jabatan dan tanggungjawab dengan baik. Peneliti memberikan berupa saran yaitu: untuk mengidentifikasi yang terstruktur, menggunakan metode wawancara, survey, dan forum diskusi terbuka dalam membantu memahami dengan lebih mendalam kebutuhan individu dan organisasi. Kata Kunci: Pelatihan. Pengembangan Sumber Daya Manusia Abstract The purpose of this research is to explain and identify the analysis of training and human resource development needs at the Lahomi District Head Office. West Nias Regency, explain the methods used in training and development, explain the benefits obtained from training and development, explain the supporting factors and inhibiting factors in training and development. along with methods for evaluating training and human resource development activities at the Lahomi District Head Office. West Nias Regency. The type of research used in this research is qualitative research, with a descriptive approach. Data collection methods used include observation, interviews and documentation. Based on research findings, the results of this research indicate that training and development of human resources at the Lahomi Subdistrict Office is carried out based on an analysis of job needs and individual employees. This aims to increase employee knowledge, abilities and skills so that they can carry out their position functions and responsibilities well. Researchers provide suggestions, namely: to identify structured ones, use interview methods, https://jurnal. id/index. php/jim Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X surveys and open discussion forums to help understand more deeply the needs of individuals and Key Words: Training. Human Resources Development Pendahuluan Dalam setiap organisasi, termasuk pemerintah daerah, sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu sumber daya yang paling berharga. Dalam mengelola wilayahnya, dan memberikan pelayanan publik, pemerintah daerah memainkan peran strategis yang sangat penting. Pada tingkat pemerintah daerah, seperti Kantor Camat, kualitas SDM yang ada akan berpengaruh langsung terhadap efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan serta pelayanan kepada Pemerintah kewajiban untuk memberikan pelayanan Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kualitas pelayanan tersebut adalah kompetensi para pegawai di kantor-kantor pemerintahan, termasuk Kantor Camat Lahomi. Meningkatkan kualitas pekerja, membantu mereka mencapai potensi penuh mereka, dan pengetahuan terbaru terkait pekerjaan pelatihan dan pengembangan SDM. Dalam konteks Kantor Camat Lahomi di Kabupaten Nias Barat, ada beberapa masalah yang perlu dianalisis secara Tanpa pemahaman yang jelas tentang organisasi,program Pelatihan diselenggarakan mungkin tidak relevan atau efektif. Ketika individu atau organisasi https://jurnal. id/index. php/jim diperlukan untuk menghadapi tuntutan menghambat kinerja dan produktivitas. Jika peserta tidak terlibat aktif dalam program pelatihan dan pengembangan, baik karena kurangnya minat atau motivasi, maka manfaat yang diperoleh dari program tersebut dapat terbatas. Penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung keterlibatan peserta dan memotivasi mereka untuk belajar dan mengembangkan diri. Dukungan Jika manajemen tidak memberikan dukungan yang cukup terhadap program pelatihan dan pengembangan, hal ini dapat Dukungan yang diperlukan mencakup alokasi sumber daya yang memadai, waktu yang cukup, dan komitmen untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Menilai dan mengukur keberhasilan inisiatif pelatihan dan pengembangan sangatlah penting. Menentukan seberapa baik kinerja suatu program dalam tantangan jika sistem penilaiannya buruk atau masukan dari peserta tidak memadai. Keadaan organisasi tidak memiliki akses yang memadai atau dapat diterima terhadap sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan atau melaksanakan operasinya disebut sebagai keadaan terbatas sumber daya. Banyak aspek kehidupan dan bisnis dapat terkena Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 dampak signifikan akibat kurangnya sumber daya. Terbatasnya sumber daya, baik dalam hal anggaran maupun tenaga pelatih, dapat menjadi hambatan dalam menyelenggarakan pelatihan yang efektif. Untuk memastikan bahwa sumber daya yang tersedia digunakan secara efektif, penilaian harus dilakukan. Organisasi menggunakan program pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan kemampuan staf. Pengusaha mengantisipasi bahwa melalui pelatihan dan pengembangan, pekerja akan dapat beroperasi secara lebih produktif dan efektif dengan meningkatkan kinerja dan Tidaklah cukup hanya bergantung pada informasi yang dikumpulkan saat merekrut Organisasi, termasuk instansi di Kantor Camat Lahomi. Kabupaten Nias Barat, mempunyai tanggung jawab untuk Salah satu komponen terpenting keberhasilan suatu perusahaan adalah sumber daya manusianya. Dunia usaha harus memastikan bahwa pengetahuan, kemampuan, dan kompetensi tenaga organisasi serta ekspektasi pasar dalam menghadapi persaingan tenaga kerja yang Program pengembangan dan pelatihan sumber daya manusia sangat penting untuk mencapai hal ini. Perlu juga dipahami bahwa memiliki tenaga kerja yang mampu memenuhi semua tuntutan sangatlah penting untuk mengikuti kemajuan dan perubahan di berbagai bidang yang berdampak pada beban kerja para Oleh karena itu, seorang pemimpin harus terampil dalam mengelola https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X sumber daya, khususnya dalam mengelola sumber daya manusia. Faktor penting dalam menghasilkan kinerja pegawai yang berkualitas adalah perluasan pengetahuan dan keahlian Sumber Daya Manusia di Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias Barat melalui pelatihan sumber daya manusia. Selain itu, pengembangan juga berdampak pada sikap anggota organisasi dan menyediakan jalur karier yang fleksibel untuk mencapai tujuan organisasi. Tercapainya tujuan organisasi yang maksimal tidak bisa tanpa Sumberdaya Manusia yang berkualitas. Keterbatasan membuat kualitas pegawai jadi rendah. Kantor camat Lahomi merupakan salah satu instansi pemerintah di Kabupaten Nias Barat yang mempunyai kontribusi dalam masyarakat setempat, kurangnya efektif dan efesien pegawai dalam menjalankan tanggung jawab menyebabkan kualitas Sumberdaya Manusia menjadi lemah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana program pelatihan pengembangan sumber daya manusia dilaksanakan di Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias Barat. Sejumlah topik penting akan dibahas dalam ujian ini, termasuk desain program pelatihan, strategi penerapannya, kemanjurannya, dan pengaruhnya terhadap bisnis dan Peningkatan pengembangan sumber daya manusia di Kantor Camat Lahomi. Kabupaten Nias Barat, menjadi tujuan utama penelitian ini. Upaya perusahaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna mencapai tujuan strategisnya diharapkan Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 dapat memanfaatkan temuan penelitian Dalam menghadapi situasi tersebut, organisasi akan menghadapi berbagai pengembangan untuk pegawai mereka. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul AuAnalisis Pelatihan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias BaratAoAo. Metode Penelitian Penelitian deskriptif kualitatif yang peneliti gunakan dalam penelitian ini, dijelaskan oleh Hamzah . , yang kualitatif sebagai penyajian permasalahan, pengklasifikasian macam-macam, atau menguraikan langkah-langkah dengan kata-kata menggambarkan situasi yang sebenarnya. Artinya, penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dapat dipahami sebagai salah satu jenis penelitian yang menggambarkan dan menjelaskan tentang suatu keadaan ataupun situasi yang benar-benar terjadi dengan menggunakan kata-kata. Penilitian ini membahas tentang analisis Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias Barat. Data kualitatif adalah jenis yang digunakan dalam penelitian ini. Data kualitatif mengacu pada informasi yang disajikan sebagai gambaran kondisi atau fenomena aktual yang diciptakan dengan menggunakan bahasa atau kata-kata, bukan statistik. Data kualitatif menurut Sondak dkk. , merupakan penelitian fenomena yang dirasakan responden https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X penelitian secara holistik dan melalui deskripsi verbal dan linguistik, dalam setting alam tertentu, dan dengan menggunakan berbagai metodologi alam. Data primer merupakan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini. Data primer adalah informasi yang peneliti kumpulkan langsung dari sumbernya. Data primer adalah data yang peneliti peroleh Handayani . Hal ini menunjukkan bahwa data asli yang digunakan dalam melakukan wawancara dan observasi staf di kantor Camat di Lahomi Kabupaten Nias Barat langsung dari sumber primer. Penelitian dilaksanakan di Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias Barat yang berlokasi di Desa Sitolu Banua, kemudian waktu penelitian ini di laksanakan di bulan September setelah ada surat izin penelitian. Subjek penelitian ini adalah perwakilan yang bekerja di kantor Camat Lahomi. Kabupaten Nias Barat. Sementara objek penelitiannya adalah Camat Lahomi. Kabupaten Nias Barat. Pada pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan wawancara langsung kepada informan atau kepada pegawai yang bekerja di Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias Barat dengan mengajukan beberapa pertanyaan atau pernyataan, kemudian melakukan observasi, serta mengambil dokumentasi sebagai bukti atau keterangan pada penelitian yang telah Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif. Dengan menjelaskan dan mendeskripsikan suatu keadaan dan kondisi yang sebenarnya terjadi di Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias Barat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Hasil Penelitian dan Pembahasan Model Miles dan Huberman dari buku metodologi penelitian Profesor Sugiyono merupakan model analisis yang digunakan Untuk narasumber untuk mengumpulkan data, yang selanjutnya dirangkum . Setelah itu dibuat deskripsi naratif atau penyajian data. Untuk mendeskripsikan dan memahami Analisis Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias Barat, penulis menutup penelitian dengan verifikasi atau kesimpulan. Analisis Kebutuhan Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Persyaratan Pengembangan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia di Kantor Camat Lahomi perlu Untuk memastikan bahwa program pelatihan dan pengembangan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan kebutuhan personel, dilakukan analisis Karyawan akan berpartisipasi dalam pelatihan yang relevan sebagai hasil dari analisis kebutuhan ini, yang pada akhirnya akan bermanfaat bagi pekerjaan masing-masing. Analisis awal perlu dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan di Kantor Camat Lahoomi. Ini bisa melibatkan wawancara dengan pegawai, survei kepuasan kerja, dan evaluasi kinerja untuk menentukan area di mana peningkatan Menurut mathis dan Jackson 2010:261 terdapat tiga sumber penting menjadi https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X pertimbangan menganalisis . Analisis organisasional . Analisis pekerjaan . Analisis individual Dukungan Manajemen Melalui hasil wawancara dengan Bapak DERITAANI menyebutkan bahwa AuDukungan manajemen terhadap program pelatihan diukur dengan alokasi anggaran dan fasilitasi yang disediakan oleh kantor camatAy. Memperoleh dukungan manajemen merupakan salah satu faktor yang pengembangan, menurut Marwansyah 2012:158. Dukungan kepemimpinan dari atas diperlukan agar program pelatihan dan pengembangan berhasil. tanpa dukungan manajemen, inisiatif ini akan gagal. Keterlibatan eksekutif dalam penciptaan sumber daya lembaga/organisasi merupakan pendekatan terbaik untuk menjamin keberhasilan program. Evaluasi dan umpan balik Komponen penting pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang ditekankan dalam penelitian ini adalah evaluasi dan umpan balik. Temuan pentingnya implementasi evaluasi secara berkelanjutan dan pengumpulan umpan balik dari peserta setelah setiap sesi Dalam konteks ini, digunakan instrumen evaluasi yang baik untuk Komponen pengembangan sumber daya manusia Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 (SDM) yang ditekankan dalam penelitian Adanya siklus umpan balik yang baik juga diakui sebagai faktor kunci dalam mendeteksi kelemahan dan merancang Hal menunjukkan bahwa penilaian berkala dan umpan balik yang terstruktur membantu dalam mengidentifikasi area yang perlu serta mengukur pelatihan terhadap pengembangan SDM secara keseluruhan. Proses pemberian informasi yang dapat dipertimbangkan untuk memastikan pelaksanaan, dan efek untuk membantu pengambilan keputusan dikenal sebagai penilaian pelatihan dan pengembangan. Snell dan Bohlander . menyatakan bahwa berikut adalah prosedur evaluasi pelatihan dan pengembangan: Menetapkan tolak ukur untuk mengevaluasi efektivitas inisiatif pelatihan dan pengembangan. Melakukan Pretest adalah penilaian yang dilakukan sebelum pengajaran dan . Mengembangkan atau melatih anggota staf . Setelah pengembangan, laksanakan posttest. Menugaskan pekerja pada posisi . Study lanjut diberikan kepada karyawan yang bersangkutan. Keterlibatan peserta Pentingnya keterlibatan peserta dalam program pelatihan telah ditekankan dalam penelitian ini. Pengusaha dapat menjamin bahwa peserta memiliki minat dan https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X pelajaran yang disampaikan dengan mendorong anggota staf untuk terus berpartisipasi dalam pelatihan yang relevan dengan jurusannya. Hal ini akan meningkatkan keterlibatan peserta dalam merasakan nilai tambahan yang diberikan oleh program organisasi. Insentif seperti bonus, penghargaan, atau promosi dapat menjadi motivasi berpartisipasi aktif dan mengambil manfaat penuh dari pelatihan yang disediakan. Hasibuan 2009:73 bahwa ada dua yang dikatakan sebagai peserta yaitu . Karyawan baru . Karyawan lama Menurut Darma saro putra dan disetujui oleh Kristo alFabet daeli AuPeserta pengembangan terkadang memiliki latar belakang yang berbeda seperti, pelaksnaan pelatihan karena cara mereka melihat, memahami, dan menilai pelatiahan yang diberikan akan berbedaAy. Keterbatasan sumber daya Temuan bahwa strategi efektif untuk mengatasi keterbatasan sumber daya melibatkan pengelolaan yang cermat, pencarian alternatif, dan kolaborasi dengan pihak Dalam konteks Kantor Camat Lahomi, dengan mempraktikkan teknik ini. Anda dapat memaksimalkan keuntungan dan membantu memastikan kelanjutan pelatihan dan inisiatif pengembangan Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 sumber daya manusia yang efektif. Berikut adalah pembahasan mengenai temuan penelitian tersebut: Pengelolaan yang Cermat Kantor Camat Lahomi mengidentifikasi sumber daya yang tersedia, baik itu dalam bentuk anggaran. Administrasi pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia yang hati-hati memerlukan alokasi anggaran yang bijaksana, penjadwalan yang efektif, dan penggunaan sumber daya yang optimal. Pencarian alternative Menurut Deritaani Hia AuKantor Camat Lahomi dapat mencari alternatif yang kreatif untuk mengatasi keterbatasan Misalnya, keterbatasan anggaran. Kantor Camat Lahomi dapat mencari sponsor atau mitra kerja yang bersedia memberikan dukungan Jika terdapat keterbatasan tenaga kerja. Kantor Camat Lahomi dapat memanfaatkan teknologi atau outsourcing untuk membantu melaksanakan program pelatihanAy. Kolaborasi dengan pihak eksternal Kristo alfabet menjelaskan bahwa AuMengatasi keterbatasan sumber daya juga dapat melibatkan kolaborasi dengan pihak Kantor Camat Lahomi dapat menjalin kerja sama dengan lembaga pelatihan, universitas, atau lembaga pemerintah lainnya yang memiliki sumber daya yang lebih besar atau khusus dalam bidang pelatihan dan pengembangan sumber daya manusiaAy. Deritaani bahwaAy Keterbatasan sumber daya sering kali mengakibatkan pegawai di Kantor Camat Lahomi menghadapi kekurangan dalam pekerjaan sehari-hari. Dengan mengikuti https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X kesempatan pelatihan di tingkat kecamatan keterampilan baru yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab mereka. Hal ini kekurangan dalam pekerjaan sehari-hari dan meningkatkan efektivitas kerja Au. Dalam pegawai untuk mencari kesempatan pelatihan di tingkat kecamatan maupun kabupaten merupakan strategi yang efektif dalam mengatasi keterbatasan sumber daya di Kantor Camat Lahomi. Melalui pelatihan ini, pegawai dapat meningkatkan kapasitas, mengatasi kekurangan dalam pekerjaan sehari-hari, meningkatkan motivasi dan keterlibatan, serta memperoleh kesempatan untuk berkolaborasi dan melakukan pertukaran pengalaman. Dengan demikian. Kantor Camat Lahomi akan dapat mengoptimalkan potensi pegawai dan meningkatkan kualitas pelayanan yang Penutup Berdasarkan hasil analisis pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia pada Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias Barat dengan menggunakan analisis disimpulkan bahwa Pendekatan partisipatif dan survei kebutuhan terbukti sebagai strategi efektif dalam mengidentifikasi kebutuhan pelatihan di Kantor Camat Lahomi. Pelatihan komunikasi interpersonal dan pemahaman teknologi informasi menjadi prioritas. Sumber Daya Manusia membutuhkan peningkatan dalam aspek tersebut. Dukungan manajemen terhadap program pelatihan diukur melalui alokasi anggaran dan fasilitasi yang Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Peningkatan komunikasi dan pemahaman manfaat nyata program dapat terhadap pelatihan dan pengembangan Sumber Daya Manusia di Kantor Camat Lahomi. Implementasi berkelanjutan dan umpan balik dari peserta merupakan elemen penting. Penggunaan instrumen evaluasi yang baik dan siklus umpan balik yang terstruktur membantu mengukur efektivitas program serta mengidentifikasi area perbaikan. Intensif, pengembangan materi menarik, dan pembentukan kelompok belajar atau Mendukung partisipasi aktif dan motivasi peserta untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam konteks pekerjaan sehari-hari dapat meningkatkan efektivitas program. Strategi efektif untuk mengatasi keterbatasan sumber daya melibatkan pengelolaan yang cermat, pencarian alternatif, dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Identifikasi dan alokasi sumber daya dengan bijak dapat pelatihan dan pengembangan dengan manfaat maksimal. Penelitian ini secara signifikan memberikan gambaran lengkap tentang inisiatif yang mungkin diambil untuk meningkatkan kinerja pegawai dan kualitas Temuan penelitian, saran, dan solusi diharapkan dapat menjadi landasan bagi pertumbuhan dan perkembangan masa depan di Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias Barat. Berdasarkan analisis, temuan, dan kesimpulan penelitian terhadap pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di Kantor Camat Lahomi Kabupaten Nias https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Barat, peneliti memberikan saran yang bertujuan untuk meningkatkan mengembangkan organisasi: Analisis kebutuhan pelatihan dan . Melakukan survey kebutuhan secara berkala untuk terus mengidentifikasi kebutuhan pelatihan yang relevan . Menyusun keterampilan komunikasi interpersonal terstruktur dan berkelanjutan. Contohnya : Melakukan sesi diskusi kelompok dengan berbagai level dan departemen untuk mengetahui kebutuhan pelatihan yang sesuai dengan kondisi di Kantor Camat Lahomi. Dukungan Manajemen Lebih baiknya komunikasi antara unit memastikan dukungan yang lebih besar terhadap program pelatihan. Misalnya, kemajuan program dan manfaat yang telah dicapai dapat membantu manajemen memahami pentingnya investasi dalam pengembangan SDM. Evaluasi dan umpan balik Menggunakan hasil evaluasi untuk melakukan perbaikan dan peningkatan program secara berkelanjutan Contohnya : Menggunakan survei online atau kuesioner dengan pertanyaan terstruktur untuk mendapatkan umpan balik yang lebih mendalam dari peserta Keterlibatan peserta Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Memberikan insentif kepada peserta, menyusun konten pelatihan yang menarik, dan membentuk kelompok belajar atau mentoring adalah langkah-langkah praktis untuk meningkatkan keterlibatan peserta. Misalnya, memberikan sertifikat atau menunjukkan hasil yang baik dari tambahan bagi mereka. Keterbatasan sumber daya Menyarankan perhatian khusus pada manajemen sumber daya yang lebih efisien, terutama dalam hal alokasi anggaran. Pencarian pengelolaan yang cermat dapat membantu mengatasi keterbatasan sumber daya. Contohnya : Menyusun rencana anggaran tahunan yang mencakup alokasi dana untuk pelatihan dan pengembangan, serta mencari sponsor atau donatur eksternal yang dapat mendukung programprogram tersebut. Dengan menerapkan saran-saran ini, diharapkan Kantor Camat Lahomi dapat pelatihan dan pengembangan SDM mereka, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan organisasi di masa depan. Daftar Pustaka