Mutiara Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. No. Juli 2025 e-ISSN 3025-1028 Available at: https://jurnal. tiga-mutiara. com/index. php/jimi/index Investasi Asing Langsung dan Pertumbuhan Ekonomi di Negara OKI: Peran Moderasi Stabilitas Politik *Muhammad Nurwahyudi1. Wendy2. Anggraini Syahputri3. Anwar Azazi4. Uray Ndaru Mustika5 1,2,3,4,5 Universitas Tanjungpura E-Mail: wahyudi5867@student. wendy@ekonomi. anggrainisyahputri@ekonomi. azazi@ekonomi. urayndarumustika@ekonomi. Abstract Economic growth is a key indicator in assessing a country's ability to sustainably increase the output of goods and services. This study aims to analyze the effect of trade openness (TO) and the interaction between foreign direct investment (FDI) and political stability (PS) on economic growth in member countries of the Organization of Islamic Cooperation (OIC). The study utilizes panel data from 30 OIC member countries over the period 2005Ae2023, sourced from the World BankAos World Development Indicators (WDI). The analytical method employed is panel data regression using the Fixed Effect Model (FEM) to control for individual heterogeneity across countries, as well as Moderated Regression Analysis (MRA) to test the moderating role of PS in the relationship between FDI and economic The estimation results show that both TO and FDI have a positive and significant impact on economic growth. However, the interaction between FDI and PS exhibits a negative and significant effect, which contradicts conventional theoretical expectations that political stability should enhance the positive impact of FDI. These findings suggest that in several OIC countries, despite relatively low political stability. FDI continues to flow in response to economic opportunities, strategic interests, or domestic market appeal. In other words, political instability does not always serve as a major barrier to foreign investment, especially when the economic potential remains high. Moreover. FDI under such conditions may serve as an important instrument to strengthen international economic cooperation, expand production capacity, and drive long-term economic growth. These findings provide strategic implications for the formulation of investment and institutional stability policies in OIC countries. Keywords: Political Stability. Trade Openness. Foreign Direct Investment. Economic Growth. Abstrak Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama dalam menilai kemampuan suatu negara untuk meningkatkan output barang dan jasa secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterbukaan perdagangan (Trade Openness/TO) dan interaksi antara Foreign Direct Investment (FDI) dengan stabilitas politik (Political Stability/PS) terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Studi ini menggunakan data panel dari 30 negara anggota OKI selama periode 2005Ae Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 54 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2025 2023, yang diperoleh dari World Development Indicators (WDI) milik Bank Dunia. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) untuk mengontrol heterogenitas individu antarnegara, serta Moderated Regression Analysis (MRA) guna menguji peran moderasi PS terhadap hubungan antara FDI dan pertumbuhan ekonomi. Hasil estimasi menunjukkan bahwa TO dan FDI masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, interaksi antara FDI dan PS justru menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, yang menyimpang dari ekspektasi teoritis konvensional yang menyatakan bahwa stabilitas politik seharusnya memperkuat dampak positif FDI. Temuan ini menunjukkan bahwa di sejumlah negara OKI, meskipun stabilitas politik relatif rendah. FDI tetap mengalir sebagai respons terhadap peluang ekonomi, kepentingan strategis, atau daya tarik pasar domestik. Dengan kata lain, ketidakstabilan politik tidak selalu menjadi penghalang utama bagi investasi asing, terutama ketika potensi ekonomi yang ditawarkan masih tinggi. Selain itu, keberadaan FDI dalam konteks tersebut dapat menjadi instrumen penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi internasional, memperluas kapasitas produksi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Temuan ini memberikan implikasi strategis bagi perumusan kebijakan investasi dan stabilitas kelembagaan di negara-negara OKI. Kata-kata Kunci: Stabilitas Politik. Keterbukaan Perdagangan. Investasi Asing Langsung. Pertumbuhan Ekonomi. PENDAHULUAN Pertumbuhan ekonomi merupakan proses multifaktor yang dipengaruhi oleh berbagai indikator saling terkait, terutama dalam konteks negara-negara berkembang. Bagi negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), pertumbuhan ekonomi memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Pembentukan OKI pada tahun 1969 mencerminkan komitmen untuk memperkuat integrasi ekonomi global melalui pembentukan pasar bersama dan pusat produksi kolektif. Dalam konteks ini. Foreign Direct Investment (FDI) menjadi instrumen penting yang menunjukkan korelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya ketika didukung oleh kebijakan keterbukaan pasar dan iklim investasi yang kondusif. 1 Keterbukaan ekonomi dapat membantu mengatasi hambatan dan batasan yang dihadapi investor, yang pada akhirnya memfasilitasi aliran FDI yang lebih besar. Tania Megasari dan Samsubar Saleh. AuDeterminant of FDI Inflows in OIC Countries,Ay IJIEF: International Journal of Islamic Economics and Finance 4, no. : 31Ae50, https://journal. id/index. php/ijief/article/view/9473. Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 55 Muhammad Nurwahyudi. Wendy. Anggraini Syahputri. Anwar Azazi. Uray Ndaru Mustika: Investasi Asing Langsung dan Pertumbuhan Ekonomi di Negara OKI: Peran Moderasi Stabilitas Politik FDI Inflows Kazakhstan Uzbekistan Saudi Arabia Cote d'Ivoire Turkmenistan Egypt. ArabA Sierra Leone Gabon Niger Uganda Albania Gambia. The Bahrain Senegal United ArabA Gambar 1. FDI di 15 Negara OKI Pada Tahun 2019-2023 Sumber: World Bank, 2025 Grafik ini menunjukkan variasi aliran masuk Foreign Direct Investment (FDI) di 15 negara anggota OKI selama periode 2019Ae2023, dengan Bahrain. Senegal, dan Mesir sebagai penerima terbesar, sementara Iran dan Kazakhstan mencatatkan tingkat aliran yang rendah, kemungkinan akibat instabilitas politik dan ekonomi. Stabilitas politik (Political Stability/PS) memainkan peran krusial dalam menjaga ketahanan nasional, mendukung respons negara terhadap krisis, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi perdagangan dan investasi berkelanjutan. Oleh karena itu. PS menjadi faktor determinan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang melalui penguatan hubungan internasional dan konsistensi kebijakan domestik. Perbaikan kualitas institusi politik misalnya melalui penguatan sistem demokrasi dan penerapan tata kelola yang transparan dapat meningkatkan rasa aman bagi investor asing. Meningkatkan kualitas kelembagaan merupakan langkah kritis agar sistem politik suatu negara selaras dengan standar global investasi. 3 Tingkat PS yang tinggi mampu mendorong arus FDI dengan menciptakan lingkungan investasi yang lebih terprediksi dan berisiko 4 Ketidakpastian kebijakan dan instabilitas politik merupakan faktor yang dapat Abderrazek Ben Hamouda. AuOn the Link Between FDI. Political Risk and Economic Growth in SubSaharan Africa: A Panel VAR Approach,Ay Journal of Economic Impact 5, no. : 171Ae180, https://w. com/journals/index. php/jei/article/view/617. Rogneda I. Vasilyeva dan Oleg S. Mariev. AuDeterminants of Foreign Direct Investment in Developed and Developing Countries: Impact of Political Stability,Ay Economy of Regions 17, no. : 1390Ae1404, https://w. net/publication/357457150_Determinants_of_Foreign_Direct_Investment_in_Deve loped_and_Developing_Countries_Impact_of_Political_Stability. Jansen Kiptoo. AuThe Influence of Political Stability on Foreign Direct Investment (FDI),Ay International Journal Developing Country Studies . 74Ae86, https://carijournals. org/journals/index. php/IJDCS/article/view/2165. Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 56 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2025 menurunkan kepercayaan investor, sehingga menghambat arus masuk Foreign Direct Investment (FDI). Sebaliknya, negara dengan stabilitas politik yang terjaga cenderung menarik lebih banyak FDI karena mampu menyediakan lingkungan bisnis yang aman, prediktif, dan berkelanjutan. Bangladesh Cameroon Egypt. ArabA Indonesia Guinea-Bissau Gambia. The Algeria Comoros Iran. IslamicA Cote d'Ivoire Burkina Faso Albania Gabon Bahrain BruneiA Trade Openness Gambar 2. TO di 15 Negara OKI Pada Tahun 2019-2023 Sumber: World Bank, 2025 Keterbukaan Perdagangan (TO) Bahrain tahun 2019-2023 sebesar 135,42 sampai 166,35 dan Brunei Darussalam sebesar 108,51 sampai 147,12. Nilai di atas 100% mengindikasikan ketergantungan tinggi pada perdagangan internasional, umumnya karena sumber daya terbatas. Misalnya. Brunei bergantung pada ekspor migas atau Bahrain dengan kebijakan ekonomi berbasis perdagangan sektor finansial dan logistik. TO Bangladesh sebesar 26,27 sampai 33,78 dan Mesir sebesar 29,86 sampai 40,44. Nilai di bawah 50 menunjukkan dominasi sektor domestik atau kebijakan proteksionisme untuk melindungi industri lokal. Tren peningkatan terjadi di Mesir terkait liberalisasi bertahap. TO merujuk pada kebijakan suatu negara dalam memperbolehkan transaksi barang dan jasa secara lintas batas tanpa pembatasan signifikan. Negara dengan kebijakan perdagangan terbuka cenderung menarik lebih banyak penanaman modal asing, sebab minimnya hambatan perdagangan memberikan kemudahan bagi pelaku bisnis global untuk menjangkau pasar domestik. Walaupun terdapat hubungan positif antara FDI dan kebijakan perdagangan terbuka terhadap pertumbuhan ekonomi, dampak nyatanya bisa sangat berbeda tergantung pada kemampuan ekonomi suatu negara dalam menghadapi guncangan. John Wiredu. Emmanuel Nketiah, dan Mavis Adjei. AuThe Relationship between Trade Openness. Foreign Direct Investment and Economic Growth in West Africa: Static Panel Data Model,Ay Journal of Human Resource Sustainability Studies . 18Ae34, https://w. org/journal/paperinformation?paperid=98489. Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 57 Muhammad Nurwahyudi. Wendy. Anggraini Syahputri. Anwar Azazi. Uray Ndaru Mustika: Investasi Asing Langsung dan Pertumbuhan Ekonomi di Negara OKI: Peran Moderasi Stabilitas Politik TO yang dihitung sebagai total ekspor dan impor dalam persentase PDB, merupakan strategi utama bagi negara-negara berkembang di OKI. Keterbukaan ini mendukung akses ke pasar dunia, mendorong persaingan dan mempermudah perpindahan teknologi. Minimnya hambatan perdagangan dapat mendorong lonjakan FDI, yang pada gilirannya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi serta memperkuat integrasi dalam pasar global. Faktor kualitas institusi misalnya transparansi kebijakan dan kepatuhan hukum memainkan peran krusial. TO yang tinggi, jika didukung oleh kerangka kelembagaan yang kuat, mampu menciptakan lingkungan investasi yang stabil dan meminimalkan risiko bagi investor. GDP Growth Algeria Senegal Gambia. The Iran. Islamic Rep. Indonesia Turkiye Guinea-Bissau Uganda Kazakhstan Sierra Leone Bangladesh Cote d'Ivoire Uzbekistan Turkmenistan Gambar 3. GDP Growth di 14 Negara OKI Pada Tahun 2019-2023 Sumber: World Bank, 2025 Grafik Pertumbuhan Ekonomi ini menggambarkan fluktuasi ekonomi di berbagai negara dari 2019 hingga 2023. Penurunan signifikan pada 2020 akibat pandemi COVID-19, kemudian pemulihan pada 2021 dan variasi pada 2022-2023. Turkmenistan. Cyte d'Ivoire, dan Uzbekistan menonjol dengan pertumbuhan tinggi, sementara Iran dan Algeria menunjukkan kontraksi. Mencerminkan kemampuan berbagai negara untuk pulih dari krisis global dengan tingkat keberhasilan yang berbeda-beda. Pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh berbagai faktor dan elemen yang penting untuk memahami bagaimana dinamika negara di pasar global. 8 Hal ini menggarisbawahi perlunya kerangka kebijakan yang disesuaikan Malsha Mayoshi Rathnayaka Mudiyanselage dan Gheorghe Epuran. AuThe Impact of Trade Openness on FDI Inflows in Asian Emerging Economies,Ay Proceedings of the International Conference on Business Excellence 16, no. : 228Ae238, https://sciendo. com/article/10. 2478/picbe-2022-0022. Regina Niken Wilantari et al. AuForeign Direct Investment (FDI). Computer Information Technology. Corruption Perceptions. Economic Growth, and Trade Openness in BRICS Countries,Ay KnE Social Sciences 9, 21 . : 712Ae720, https://kneopen. com/kne-social/article/view/16778/. Ahmad Ghazy Al Mubarok et al. AuAnalisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Meningkatnya Pertumbuhan Ekonomi Singapura,Ay Jurnal Ekonomi. Akuntansi, dan Perpajakan 2, no. : 173Ae192, https://ejournal. id/index. php/JEAP/article/view/825. Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 58 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2025 untuk memaksimalkan manfaat investasi asing, sembari mempertimbangkan potensi disparitas ekonomi yang mungkin timbul pada waktunya. Investasi Asing Langsung Penanaman Modal Asing Langsung (Foreign Direct Investment/FDI) merupakan bentuk investasi lintas negara yang mencakup akuisisi modal, reinvestasi laba, serta peningkatan kendali atas operasi entitas bisnis di negara penerima. FDI tidak hanya berfungsi dalam ekspansi kapasitas produksi, tetapi juga memainkan peran strategis dalam mempercepat proses modernisasi ekonomi melalui alih teknologi, adopsi praktik manajerial yang lebih maju, serta integrasi ke dalam jaringan rantai nilai global. 9 Berbagai studi sebelumnya menunjukkan bahwa FDI memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi suatu negara, sehingga diperlukan analisis yang berkelanjutan terhadap faktor-faktor yang mendorong atau menghambat arus masuk FDI. 10 Pemahaman ini penting untuk mengidentifikasi dinamika aliran FDI dalam konteks ekonomi global. Dalam kerangka teori pertumbuhan ekonomi neoklasik, peningkatan FDI dipandang sebagai penambahan stok modal di negara penerima, yang pada akhirnya mendorong peningkatan produktivitas dan berkontribusi pada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Oleh karena itu. FDI sering dianggap sebagai katalisator utama bagi produktivitas dan inovasi, karena kemampuannya dalam mentransfer teknologi dan praktik terbaik yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi domestik. Keterbukaan Perdagangan Keterbukaan perdagangan merupakan konsep fundamental dalam teori ekonomi global yang mengukur tingkat integrasi ekonomi suatu negara dengan sistem perdagangan internasional melalui liberalisasi kebijakan ekspor-impor. Keterbukaan perdagangan berfungsi sebagai katalisator transfer teknologi global dan pengetahuan antarnegara yang bisa memperkuat kapasitas inovasi dan keunggulan kompetitif sektor industri dalam 11 Secara struktural, prinsip ini merepresentasikan sinergi antara dinamika pasar bebas dengan tujuan peningkatan produktivitas ekonomi berbasis pengetahuan. Keterbukaan pasar Sebastian Tocar. AuDeterminants of Foreign Direct Investment: A Review,Ay Review of Economic and Business Studies . 165Ae196, https://w. net/publication/326154950_Determinants_of_Foreign_Direct_Investment_A_Revi Bashu Dev Dhungel dan Pitamber Lamichhane. AuImpact of Foreign Direct Investment on Economic Growth,Ay Humanities Social Sciences Journal 1Ae2 . 1Ae13, https://w. info/index. php/hssj/article/view/63734. Hari Setiawan Saragih. AuPengaruh Perdagangan Internasional dan Investasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia,Ay Journal Social Research . 377Ae383, https://ijsr. com/index. php/ijsr/article/view/37. Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 59 Muhammad Nurwahyudi. Wendy. Anggraini Syahputri. Anwar Azazi. Uray Ndaru Mustika: Investasi Asing Langsung dan Pertumbuhan Ekonomi di Negara OKI: Peran Moderasi Stabilitas Politik memiliki korelasi positif dengan pertumbuhan arus FDI, yang menegaskan pentingnya penerapan kebijakan perdagangan yang mendukung investasi sebagai strategi efektif dalam menarik modal dari luar negeri. Stabilitas Politik mempertahankan keberlanjutan struktur pemerintahan dan kerangka kelembagaan negara. Penelitian yang ada, menunjukkan bahwa langkah-langkah jelas dalam PS dapat memberikan dampak positif terhadap FDI, membawa pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di masa depan. Teori kelembagaan Hessel dan Terjesen, berkembang sebagai landasan teoretis utama dalam mengkaji pengaruh kualitas dan struktur institusi terhadap stabilitas politik serta arus Investasi Asing Langsung (FDI) di suatu 14 Perbaikan kualitas institusi politik misalnya melalui penguatan sistem demokrasi dan penerapan tata kelola yang transparan dapat meningkatkan rasa aman bagi investor Pertumbuhan Ekonomi Pentingnya pengetahuan dan inovasi teknologi sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi jangka panjang. 16 Hubungan antara perdagangan. FDI, dan pertumbuhan ekonomi, dengan menekankan pentingnya hubungan ini dalam mendorong inovasi, terutama di sektor yang terlibat dalam riset dan pengembangan. 17 Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, stabilitas politik diposisikan sebagai faktor penyeimbang kritis yang menentukan sejauh mana FDI dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong kemajuan ekonomi jangka panjang. Akhirnya, adaptasi kebijakan terhadap fluktuasi politik menjadi kunci utama untuk menarik FDI yang tidak hanya masif, tetapi juga berkontribusi signifikan pada pertumbuhan ekonomi. Megasari dan Samsubar Saleh. AuDeterminant of FDI Inflows in OIC Countries. Ay Benny Budiawan Tjandrasa. AuDeterminants of Political Stability to Support Foreign Investment in Indonesia,Ay Petra International Journal of Business Studies 4, no. : 97Ae108, https://ijbs. id/index. php/ijbs/article/view/138. Hamouda. AuOn the Link Between FDI. Political Risk and Economic Growth in Sub-Saharan Africa: A Panel VAR Approach. Ay Yosef Yepta Kristofano dan Ratu Eva Febriani. AuThe Role of Political Stability and Foreign Direct Investment in IndonesiaAos Economic Growth,Ay Asian Journal of Applied Business and Management 3, no. : 261Ae276, https://journal. org/index. php/ajabm/article/view/10680. Jeffrey A. Frankel dan David Romer. Does Trade Cause Growth? (New York: Routledge, 2. Issoufou Oumarou dan Ousseini A. Maiga. AuA Causal Relationship Between Trade. Foreign Direct Investment and Economic Growth in Niger,Ay Journal of Social and Economic Statistics 8, no. : 24Ae 38, https://sciendo. com/article/10. 2478/jses-2019-0003. Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 60 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2025 Kerangka Konseptual Gambar 4. Kerangka Konseptual Hipotesis Investasi Asing Langsung (FDI) terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Selain itu, keterbukaan perdagangan juga menunjukkan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja ekonomi di kawasan tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin terbuka suatu negara terhadap perdagangan internasional, semakin besar kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi. Lebih lanjut, interaksi antara stabilitas politik dan aliran FDI juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Kombinasi antara lingkungan politik yang stabil dan masuknya investasi asing menciptakan kondisi yang kondusif bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan di negara-negara OKI. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan strategi analisis berbasis data panel18 untuk menginvestigasi hubungan antara investasi asing langsung (Foreign Direct Investmen. , keterbukaan perdagangan (Trade Opennes. , dan stabilitas politik terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Selain menguji pengaruh langsung antar variabel, penelitian ini juga mengevaluasi peran stabilitas politik sebagai variabel moderasi dalam interaksi antara FDI dan pertumbuhan ekonomi. Kombinasi data cross section . dan time series . ahun 2005Ae2. digunakan untuk membentuk struktur panel, memungkinkan analisis Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R & D (Bandung: Alfabeta, 2. Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 61 Muhammad Nurwahyudi. Wendy. Anggraini Syahputri. Anwar Azazi. Uray Ndaru Mustika: Investasi Asing Langsung dan Pertumbuhan Ekonomi di Negara OKI: Peran Moderasi Stabilitas Politik longitudinal lintas negara yang lebih akurat dalam mengidentifikasi tren dan dinamika Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive, dengan mempertimbangkan ketersediaan data yang lengkap, konsisten, dan bebas dari pencilan ekstrem. 19 Dari total 57 negara anggota OKI, hanya 30 negara yang memenuhi kriteria tersebut dan dapat dianalisis secara statistik tanpa mengganggu validitas model. Negara-negara tersebut meliputi Albania. Aljazair. Bahrain. Bangladesh. Brunei Darussalam. Burkina Faso. Kamerun. Komoro. Pantai Gading. Mesir. Gabon. Gambia. Guinea-Bissau. Indonesia. Iran. Yordania. Kazakhstan. Malaysia. Maroko. Niger. Arab Saudi. Senegal. Sierra Leone. Tunisia. Turki. Turkmenistan. Uganda. Uni Emirat Arab. Uzbekistan, serta Palestina (Tepi Barat dan Gaz. Sumber data diperoleh dari World Bank Database, yang menyediakan data makroekonomi dengan standar internasional dan keandalan tinggi. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS) untuk mengestimasi pengaruh langsung FDI. TO, dan PS terhadap pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya. Moderated Regression Analysis (MRA)21 digunakan untuk menguji efek interaksi antara FDI dan stabilitas politik dalam memoderasi pengaruh terhadap variabel dependen. Model estimasi dirumuskan dalam dua bentuk: model dasar tanpa interaksi, dan model moderasi dengan interaksi antara FDI dan PS. Formulasi ini dirancang untuk menangkap baik efek langsung maupun efek kondisional, sehingga dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai dinamika pertumbuhan ekonomi dalam konteks integrasi pasar dan stabilitas kelembagaan di negara-negara OKI. Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek (Jakarta: PT. Rineka Cipta. Data. AuIndicators,Ay World Bank Group, last modified 2025, https://data. org/indicator. Teguh Widodo dan Falih Bagus Prasetyo. AuThe Effect of Social Media Marketing towards Purchase decision mediated by Brand Awareness, and Willingness to Buy, and moderated by Income Level, and Educational Level,Ay in 3rd Asia Pacific International Conference on Industrial Engineering and Operations Management (Michigan: IEOM Society International, 4560Ae4568, https://index. org/index. cfm/article/view/ID/12000. Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 62 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil FDI Mean Median Maximum Minimum Observations Tabel 2. Hasil Analisis Statistik Deskriptif Sumber: E-Views 13, 2025 Hasil analisis statistik deskriptif pada tabel 2 menunjukkan bahwa jumlah data observasi dari penelitian sebanyak 570 sampel. Rata-rata FDI sebesar 3. 24 dengan nilai maksimum sebesar 23. 53 menunjukkan periode dengan aliran FDI tinggi, sementara nilai 75 mengindikasikan adanya penarikan modal . et outflo. Nilai median 25 lebih rendah dari mean, menunjukkan distribusi data tidak simetris dengan beberapa outlier nilai FDI tinggi. Rata-rata PS sebesar -0. 51 dan median sebesar -0. menunjukkan bahwa sebagian besar data menunjukkan ketidakstabilan politik dengan skor yang di bawah nol. Rentang nilai dari -2. 26 hingga 1. 39 menunjukkan fluktuasi kondisi politik selama periode observasi. Nilai PS yang negatif disinyalir dapat menghambat investasi dan perdagangan karena risiko kebijakan dan rentan terhadap guncangan global. Rata-rata TO sebesar 70. 09% menunjukkan ekonomi yang sangat terbuka terhadap perdagangan internasional. Nilai minimum sebesar 25. 61% dan maksimum 203. mencerminkan variasi signifikan antar negara dengan perbedaan kebijakan perdagangan. Model yang terpilih adalah FEM, karena nilai Uji Hausman yang didapat sebesar Observasi yang cukup besar, non-normalitas mungkin tidak kritis karena Teorema Limit Sentral. Uji asumsi klasik yang digunakan adalah multikolinearitas dan Semua korelasi variabel < 0. 8, sehingga tidak menunjukkan multikolinearitas parah. Karena tidak ada multikolinearitas parah, semua variabel dapat dipertahankan dalam model. Variabel interaksi FDI dan PS tetap digunakan untuk menguji efek moderasi stabilitas politik pada hubungan FDI terhadap Pertumbuhan Ekonomi (GDP). Semua variabel memiliki nilai yang tidak signifikan dengan nilai p > 0. 05, sehingga uji heteroskedastisitas terpenuhi. Asumsi klasik telah terpenuhi, sehingga hasil estimasi regresi penelitian ini dapat dianggap valid. Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 63 Muhammad Nurwahyudi. Wendy. Anggraini Syahputri. Anwar Azazi. Uray Ndaru Mustika: Investasi Asing Langsung dan Pertumbuhan Ekonomi di Negara OKI: Peran Moderasi Stabilitas Politik Variabel Model 1 155635 . *** *** Model 2 FDI *** *** FDI*PS R-squared Adj R-squared F-statistik Prob (F-statisti. Uji LR Uji Hausman Durbin-Watson * = 10 %. ** = 5%. *** = 1 % Tabel 3. Hasil Model Penelitian Berdasarkan pada tabel 3, setiap kenaikan 1 unit FDI akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0. 122115 unit. Nilai p sebesar 0. 0379 < 0. 05 menunjukkan bahwa FDI berpengaruh signifikan. Peningkatan FDI dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi perlu diiringi kebijakan yang memitigasi efek negatif interaksi dengan PS. Koefisien TO sebesar 0. 037249, maka TO signifikan secara statistik. Nilai p sebesar 0. < 0. 05 menunjukkan bahwa FDI berpengaruh signifikan pada tingkat kepercayaan 99%. Artinya, hanya 0. 06 % kemungkinan bahwa hubungan FDI dan pertumbuhan ekonomi terjadi secara kebetulan. TO berpengaruh signifikan terhadap GDP, maka setiap kenaikan 1 unit TO meningkatkan GDP sebesar 0. 037 unit. TO terbukti efektif, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Koefisien PS sebesar 1. 617 dan p sebesar 0. 0009 < 0,05. Efek PS pada GDP, untuk setiap 1 unit skala PS akan meningkatkan GDP sebesar 1. 617 unit. Negara dengan stabilitas politik rendah, variabel FDI dapat memberikan kontribusi positif terhadap GDP. Sebaliknya, negara dengan stabilitas politik yang tinggi berpotensi mengurangi GDP. FDI di negara stabil dilakukannya kebijakan proteksionisme, sehingga dapat menghambat arus FDI ke sektor produktif. Koefisien FDI*PS sebesar -0. 190406 dan p sebesar 0. 0309 < 0. Interaksi FDI*PS signifikan, tetapi arahnya negatif. Efek FDI pada GDP berkurang 190 unit untuk setiap peningkatan 1 unit stabilitas politik. Artinya, stabilitas politik memoderasi hubungan FDI dan GDP secara negatif. Di negara dengan PS tinggi, dampak FDI pada GDP lebih kecil atau bahkan negatif jika interaksi dominan. Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 64 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2025 Hasil uji MRA, pada output 1 memperoleh nilai p FDI sebesar 0. 0000 dan PS dengan nilai p sebesar 0. Hasil pada output 2, nilai interaksi didapat variabel moderasi Stabilitas Politik (PS) memiliki hubungan signifikan output kedua-duanya signifikan, jadi variabel PS bersifat Quasi Moderator. Hasil Uji F-statistik menunjukkan nilai probabilitas F-statistik adalah 6. 121895 > 2,620704597, maka hipotesis diterima. Menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan secara keseluruhan signifikan dalam menjelaskan hubungan antara variabel dependen dan independen. Hasil pengujian adjusted R-Squared mendapatkan nilai sebesar 0. Menunjukkan bahwa kemampuan variabel FDI. PS. TO dan PS*TO dalam menjelaskan variabel pertumbuhan ekonomi sebesar 22% sedangkan sisanya sebesar 78% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan di penelitian ini. Pembahasan FDI memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan teori pertumbuhan endogen. FDI mendorong akumulasi modal melalui transfer teknologi dan peningkatan produktivitas sektor domestik yang secara langsung berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. 22,23 Hubungan positif ini konsisten terjadi di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia dan negara anggota OKI. 24 Lebih lanjut menguatkan temuan ini dengan analisis regresi linier berganda di skala Indonesia, menegaskan bahwa FDI berperan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi ketika dipadukan dengan kebijakan tenaga kerja dan fiskal yang tepat. Pemerintah perlu merancang regulasi yang mendukung investasi, seperti insentif pajak dan penyederhanaan birokrasi dengan tujuan untuk memaksimalkan manfaat FDI. Akhirnya, temuan menjadi selaras pada bukti global yang menekankan FDI sebagai pilar strategis dalam mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, khususnya di negara dengan sumber daya terbatas. TO memiliki pengaruh yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan teori pertumbuhan endogen Paul Romer, perdagangan internasional memfasilitasi transfer teknologi, pengetahuan, dan inovasi, yang mendorong pertumbuhan jangka panjang. Peningkatan 1% rasio perdagangan terhadap GDP meningkatkan pendapatan per kapita Rafika Maharani Azzahra dan Muhammad Ghafur Wibowo. AuDeterminan Pertumbuhan Ekonomi di Negara-negara Oki,Ay Ekuilnomi: Jurnal Ekonomi Pembangunan 6, no. : 719Ae728, https://jurnal. id/index. php/ekuilnomi/article/view/714. Fakhrizal. Mulyadi, dan Sulthan Alfaris. AuPengaruh Investasi Asing Langsung. Tenaga Kerja dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia,Ay JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa 5, no. : 1Ae20, https://journal. id/index. php/jim/article/view/5893. Abdul Hamid Shahab. Muhammad Alwi, dan Gusti Ayu Arini. AuAnalisis Pengaruh Investasi Asing Langsung. Investasi dalam Negeri dan Tenaga Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 20142023,Ay Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi . 137Ae150, https://journal. id/index. php/jurmie/article/view/190. Frankel dan David Romer. Does Trade Cause Growth? Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 65 Muhammad Nurwahyudi. Wendy. Anggraini Syahputri. Anwar Azazi. Uray Ndaru Mustika: Investasi Asing Langsung dan Pertumbuhan Ekonomi di Negara OKI: Peran Moderasi Stabilitas Politik 5 sampai dengan 2%, tergantung pada institusi dan kebijakan domestik. TO secara empiris berkontribusi positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Mekanisme utama yang mendasari hubungan ini meliputi akumulasi modal, stimulasi inovasi, dan transfer teknologi yang dihasilkan dari intensifikasi interaksi perdagangan lintas 26 Temuan ini konsisten dengan teori keunggulan komparatif, spesialisasi ekonomi memfasilitasi alokasi sumber daya yang lebih optimal sehingga mendorong pertumbuhan 27 Perumusan kebijakan perlu menyeimbangkan dinamika pasar internasional dengan kapasitas adaptasi ekonomi dalam negeri guna memaksimalkan manfaat pertumbuhan jangka panjang dan memperkuat posisi kompetitif di perekonomian global. Stabilitas politik memainkan peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan kerangka institusional yang mendukung pelaksanaan reformasi struktural, konsistensi penegakan hukum, serta pengawasan yang efektif. 28 Kondisi politik yang stabil dapat berpengaruh besar terhadap peningkatan akses FDI dan pengurangan risiko konflik yang pada akhirnya mendukung perkembangan sektor industri dan infrastruktur. Tidak adanya stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi berpotensi tidak mencapai level optimal karena ketidakpastian dan inkonsistensi kebijakan dapat menjadi penghambat bagi investasi itu sendiri. 29 Stabilitas politik memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan mendorong peningkatan investasi dan pengembangan sektor industri. Kondisi politik yang stabil menciptakan iklim investasi yang kondusif serta mendukung pemanfaatan sumber daya alam secara lebih optimal oleh sektor publik dan swasta. FDI dengan PS terhadap pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh yang negatif dan Semakin tinggi PS, efek positif FDI terhadap pertumbuhan ekonomi semakin Sebaliknya, ketidakstabilan politik justru meningkatkan dampak FDI terhadap pertumbuhan ekonomi. Stabilitas politik yang tinggi justru mengurangi manfaat FDI bagi pertumbuhan ekonomi, berlawanan dengan ekspektasi teoritis. Menurut teori institusional, bahwa stabilitas politik berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Sri Amanda Fitriani. Dedi Budiman Hakim, dan Widyastutik Widyastutik. AuAnalisis Kointegrasi Keterbukaan Perdagangan dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia,Ay JEKP: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik 12, no. : 103Ae116, https://vs-dprexternal3. id/index. php/ekp/article/view/2033. Khoirul Ifa dan Moh. Yahdi. AuTrade Openness and Economic Growth in Indonesia,Ay Wiga: Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi . 163Ae170, https://ejournal. id/index. php/wiga/article/view/599. Khubbi Abdillah. Rossanto Dwi Handoyo, dan Wasiaturrahma. AuThe Effect of Control Corruption. Political Stability. Macroeconomic Variables on Asian Economic Growth,Ay Ekuilibrium: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi 15, no. : 161Ae169, https://journal. id/index. php/ekuilibrium/article/view/2678. Arjun Kumar Dahal. Ganesh Bhattarai, dan Prem Bahadur Budhathoki. AuNexus Between Political Stability and Economic Growth: An Empirical Study From Nepal,Ay WSB Journal of Business and Finance 58, 1 . : 62Ae72, https://sciendo. com/article/10. 2478/wsbjbf-2024-0007. Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 66 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2025 Meskipun FDI secara konvensional dianggap sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi, penelitian terkini mengungkap kompleksitas hubungan tersebut ketika dikaitkan dengan variabel PS. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara FDI dan PS justru dapat menghasilkan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dalam kondisi 30,31 Fenomena ini mengisyaratkan adanya mekanisme transmisi FDI yang tidak proporsional dengan jumlah investasi yang masuk dan stabilitas politik yang tampak kondusif berpotensi memicu hambatan struktural atau kelemahan institusional, sehingga menghambat penyerapan manfaat FDI secara optimal. 32,33 Efektivitas FDI juga bergantung pada kualitas institusi dan tata kelola pemerintahan. Negara yang stabilitas politik tinggi disinyalir memiliki kerangka regulasi yang kaku, sehingga berisiko bisa mengurangi dampak positif FDI terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini, bahwa pentingnya pendekatan multidimensi dalam merancang kebijakan FDI. Memaksimalkan kontribusi FDI diperlukannya pemahaman secara komprehensif terhadap dinamika interaksi antara stabilitas politik, kapasitas institusional dan karakteristik struktural ekonomi domestik. Oleh karena itu, setiap negara sebaiknya merancang reformasi struktural yang mampu menyelaraskan kebijakan investasi dengan dinamika politik yang adaptif. Langkah ini penting untuk meminimalkan dampak negatif dari interaksi antara ketidakstabilan politik dan aktivitas investasi. KESIMPULAN Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak keterbukaan perdagangan . rade openness/TO) dan investasi asing langsung . oreign direct investment/FDI) terhadap pertumbuhan ekonomi negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Hasil Sharnit Shalveen Gosai. AuAnalysing Relationship Between FDI and Economic Progress: Contemplating the Variations of FijiAos Political Disequilibrium . ,Ay International Finance and Banking 9, no. : 1Ae19, https://w. org/journal/index. php/ifb/article/view/20544. Muh Afdhal Mubarak AS dan Ibnu Muhdir. AuPeran Investasi Asing Langsung dan Bantuan Luar Negeri dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi: Efek Moderasi Stabilitas Politik di Negara D-8,Ay MES: Jurnal Magister Ekonomi Syariah . 1Ae21, https://ejournal. id/febi/jmes/article/view/1986. Arfan Shahzad et al. AuAn Empirical Investigation on The Effect of Business Environment Factors on The FDI Inflows in Pakistan: The Moderating Role of Political Stability,Ay Business and Economic Research 2, no. : 156Ae170, https://ideas. org/a/mth/ber888/v2y2012i2p156-170. Lateef Ademola Olatunji dan Muhammad Sadiq Shahid. AuFDI and Economic Growth in Nigeria: A Co-integration Analysis,Ay Business and Economic Research 5, no. : 243Ae261, https://w. org/journal/index. php/ber/article/view/6647. Abdillah. Rossanto Dwi Handoyo, dan Wasiaturrahma. AuThe Effect of Control Corruption. Political Stability. Macroeconomic Variables on Asian Economic Growth. Ay Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 67 Muhammad Nurwahyudi. Wendy. Anggraini Syahputri. Anwar Azazi. Uray Ndaru Mustika: Investasi Asing Langsung dan Pertumbuhan Ekonomi di Negara OKI: Peran Moderasi Stabilitas Politik temuan menunjukkan bahwa FDI berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui dua jalur utama, yaitu peningkatan akumulasi modal dan transfer teknologi lintas negara. Temuan ini konsisten dengan teori pertumbuhan endogen serta berbagai studi empiris sebelumnya yang menekankan pentingnya FDI dalam mendorong efisiensi dan produktivitas ekonomi. Dalam rangka memaksimalkan dampak positif FDI, perbaikan regulasi investasi menjadi suatu keharusan, terutama dalam bentuk penyederhanaan prosedur birokratis dan peningkatan kepastian hukum bagi investor asing. Stabilitas politik . olitical stability/PS) juga terbukti memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan investasi yang aman dan menarik, sehingga memperkuat daya tarik negara terhadap arus masuk FDI dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Namun demikian, interaksi antara FDI dan PS menunjukkan dinamika yang Temuan penelitian mengindikasikan bahwa stabilitas politik yang tinggi justru dapat menurunkan kontribusi positif FDI terhadap pertumbuhan ekonomi dalam konteks Hal ini dimungkinkan karena negara dengan PS yang tinggi lebih cenderung memberlakukan kebijakan proteksionis atau pembatasan tertentu terhadap investor asing demi menjaga kepentingan nasional. Kebijakan semacam ini dapat memicu defisiensi institusional yang menghambat efektivitas FDI. Sebaliknya, tingkat PS yang rendah tidak selalu menandakan risiko investasi yang tinggi, selama negara tersebut menunjukkan komitmen dalam memperkuat kerja sama ekonomi internasional dan mengembangkan kapasitas institusional. Oleh karena itu, yang lebih penting bukan hanya tingkat PS secara absolut, melainkan kemampuan institusi domestik dalam menyerap dan mengelola investasi asing secara efisien. Penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan tata kelola, serta integrasi kebijakan investasi dengan strategi pembangunan nasional merupakan prasyarat utama agar FDI dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara OKI. Kesimpulan ini menekankan perlunya pendekatan kebijakan yang terintegrasi dan kontekstual dalam mengelola arus investasi internasional di tengah dinamika politik dan ekonomi global. KONTRIBUSI PENELITIAN Pendekatan yang mengakomodasi heterogenitas struktural antarnegara menjadi sangat penting dalam merespons dinamika globalisasi ekonomi. Heterogenitas ini mencerminkan variasi dalam kapasitas institusional, struktur pasar, dan kerangka regulasi, yang secara langsung memengaruhi efektivitas strategi integrasi global. Dalam hal ini. Copyright A2025. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 68 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Juli 2025 kapasitas institusional berperan sebagai determinan utama dalam mengakselerasi pemanfaatan investasi asing langsung (FDI), tidak hanya sebagai sumber modal eksternal, tetapi juga sebagai katalisator transformasi struktural. Keberhasilan integrasi terhadap ekonomi global sangat bergantung pada kemampuan institusi domestik dalam mengelola asimetri informasi, memitigasi risiko eksternal, serta mengarahkan arus investasi ke sektorsektor produktif, khususnya pada bidang penelitian dan pengembangan yang memiliki nilai tambah tinggi dan potensi difusi teknologi. REKOMENDASI PENELITIAN LANJUTAN Berdasarkan hasil temuan penelitian ini, disarankan agar kajian selanjutnya memberikan perhatian yang lebih mendalam terhadap peran keterbukaan perdagangan serta interaksi antara investasi asing langsung (FDI) dan stabilitas politik dalam memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini memiliki sejumlah keterbatasan, khususnya dalam aspek metodologis dan cakupan variabel. Oleh karena itu, studi lanjutan diharapkan dapat mengintegrasikan pendekatan ekonometrika yang lebih robust, seperti model panel data dinamis . Generalized Method of Moments/GMM), guna menangkap dinamika hubungan kausal antarvariabel secara lebih akurat. Selain itu, pengayaan model melalui penambahan variabel kontrol seperti Rule of Law, tingkat inflasi. Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index/HDI), serta indikator kebijakan fiskal, dinilai penting untuk memperluas cakupan analisis dan meningkatkan validitas empiris dari temuan yang Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih substantif terhadap literatur mengenai determinan pertumbuhan ekonomi dalam konteks negara REFERENSI