GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 201 -209 PENGARUH LIKUIDITAS. LEVERAGE. DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (Studi Kasus Pada PT Sepatu Bata Tbk Periode 2012-2. Ragil Putri Setianingrum Supriadi Universitas Islam Kadiri Indah Yuni Astuti Universitas Islam Kadiri Beny Mahyudi Saputra Universitas Islam Kadiri Korespondensi penulis : ragilputri603@gmail. Abstract. The company was founded with the aim of making a profit. Financial Distress can be predicted by using financial ratios. Investors assess a company in investing in the company by looking at its financial condition which is proxied by the current ratio, debt equity ratio and the age factor of the company and the size of the company itself. This study aims to determine the effect of liquidity, leverage, and firm size on financial distress The sampling technique in this study used purposive sampling method. The population in this study is all data from the 1982-2020 financial statements, while the sample used is the quarterly financial statements of PT Sepatu Bata Tbk for the 2012-2019 period, which is 32 samples. The data analysis technique used is multiple linear regression. From the results of the analysis that has been carried out, the results of the study show that liquidity is partially but not significant on financial distress, leverage partially has a negative and significant effect on financial distress, company size partially has a negative and significant effect on financial distress. Liquidity, leverage, and firm size simultaneously have a significant and significant effect on financial distress. Keywords: Liquidity. Leverage. Firm Size, and Financial Distress Abstrak. Perusahaan didirikan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Financial Distress dapat diprediksi dengan menggunakan rasio keuangan. Investor menilai suatu perusahaan dalam menanamkan modal di perusahaan melihat dari kondisi keuangannya yang diproxykan dengan current ratio, debt equity ratio serta faktor umur perusahaan dan ukuran perusahaan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap financial distress. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh data laporan keuangan tahun 1982-2020, sedangkan sampel yang digunakan adalah laporan keuangan triwulan PT Sepatu Bata Tbk periode tahun 2012-2019, yakni sebanyak 32 sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, hasil penelitian menunjukkan bahwa lukiditas secara parsial berpengaruh namun tidak signifikan terhadap financial distress, leverage secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress, ukuran perusahaan secara parsial berpengaruh Received Agsutus 30, 2022. Revised September 2, 2022. Accepted September 22, 2022 *Corresponding author, e-mail address ragilputri603@gmail. GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 201 -209 negatif dan signifikan terhadap financial distress. Likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh dan signifikan terhadap financial distress. Kata kunci: Likuiditas. Leverage. Ukuran Perusahaan, dan Financial Distress. LATAR BELAKANG Perusahaan didirikan dengan tujuan untuk mendapatkan laba, yang kemudian akan digunakan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Perubahan kondisi ekonomi seringkali mempengaruhi kinerja keuangan usaha kecil, menengah dan besar. Jika manajemen tidak menanganinya dengan baik, perusahaan akan menghadapi bayangbayang penurunan kinerja keuangan bahkan risiko kebangkrutan. Financial Distress dapat diprediksi dengan menggunakan rasio keuangan. Perusahaan besar juga cenderung lebih terdiversifikasi dan lebih tahan terhadap risiko kebangkrutan. Perusahaan berskala besar dapat meminimalisir risiko kebangkrutan dan dapat menurunkan biaya monitoring dikarenakan perusahaan besar dapat menyediakan informasi yang lebih banyak. PT Sepatu Bata Tbk merupakan perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang produksi persepatuan. Perushn mnufktur sektor alas kaki dipilih sebgi objek penelitin kren msih jrng ditemui penelitin tentng finncil distress pd stu sektor ush sj. Nilai likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaa pada PT Sepatu Bata Tbk cenderung fluktuatif dari tahun ke tahun. Selin itu, sektor alas kaki keberdnny dpt dirskn lngsung oleh seluruh lpisn msyrkt kren brng yng dihsilkn berhubungn dengn industri-industri linny. KAJIAN TEORITIS Pengertian likuiditas menurut (Hanafi dan Halim, 2016:. , rasio likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek perusahaan dengan melihat aktiva lancar perusahaan relatif terhadap utang lancarnya . tang dalam hal ini merupakan kewajiban perusahaa. Menurut (Kasmir, 2017:. leverage merupakan rasio yang digunakan untuk menunjukkan besarnya kebutuhan dana atau aktiva perusahaan yang dibiayai oleh hutang. Semakin naik tingkat leverage nya, maka akan lebih besar total hutang yang dipakai, dan menyebabkan semakin besar risiko bisnis yang dihadapi dan timbulnya kerugian. Akan GEMILANG - VOLUME 2. NO. Oktober 2022 PENGARUH LIKUIDITAS. LEVERAGE. DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (Studi Kasus Pada PT Sepatu Bata Tbk Periode 2012-2. tetapi ada kesempatan untuk memperoleh laba yang besar. Sebaliknya, apabila leverage lebih kecil tentunya mempunyai risiko kerugian lebih kecil. Menurut (Brigham dan Houston, 2010:. Auukuran perusahaan merupakan ukuran besar kecilnya seubuah perusahaan yang ditunjukkan atau dinilai oleh total aset, total penjualan, jumlah laba, beban pajak dan lain-lainAy. Menurut (Wati, 2019:. menyatakan bahwa ukuran perusahaan merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan invesrtor dalam melakukan investasi. Ukuran perusahaan menunjukkan adanya perbedaan risiko usaha perusahaan besar dan kecil. Pltt dn Pltt . lm Hanifa, 2. , menytkn bahwa finncil distress dlh thp penurunn kondisi keungn yng terjdi sebelum terjdiny kebngkrutn tu likudisi. Menurut (Almilia dan Kristijadi, 2. menytkn bhw perushn yng menglmi finncil distress dlh perushn yng selm beberp thun menglmi lb bersih opersi . et opertion incom. negtif dn selm lebih dri stu thun tidk melkukn pembyrn dividen. METODE PENELITIAN Peneliti menggunakan jenis dan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan triwulan keseluruhan dari PT Sepatu Bata Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1982-2020. Data yang digunakan adalah data sekunder yang meliputi seluruh data tentang likuiditas, leverage, ukuran perusahaan, dan financial distress yang diambil dari laporan keuangan tahunan PT Sepatu Bata Tbk selama sepuluh tahun terakhir pada periode 2012-2019. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling yaitu berdasarkan kriteria tertentu sesuai dengan tujuan penelitian yang dianggap mewakili penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Asumsi Klasik Berikut merupakan hasil uji asumsi klasik penelitian yang diolah menggunakan alat analisis data berupa program SPSS versi 25,00 : Sig Variabel Tabel 1 Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas 0,200 > 0,05 Berdistribusi Normal Uji Linearitas F Sig. Kriteria Keterangan GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 201 -209 Likuiditas Leverage Ukuran Perusahaan Variabel Likuiditas Leverage Ukuran Perusahaan 0,133 > 0,05 0,498 > 0,05 0,992 > 0,05 Uji Multikolinearitas Tolerance VIF 0,90 11,050 0,10-10 0,100 10,030 0,10-10 0,031 1,959 0,10-10 Uji Heteroskedastisitas Sig 1,2437 Linear Linear Linear Keterangan Ada gejala Ada gejala Ada gejala Tidak terjadi Heteroskedastisitas 0,774 > 0,05 Uji Autokorelasi Kriteria dW < dL 1,169 Keterangan Terdapat Autokorelasi Positif 1,169 < 1,2437 Sumber : Data diolah hasil output SPSS versi 25,00 Tahun 2022 . Regresi Linear Berganda Analisis regresi linear berganda pada penelitian ini digunakan untuk mengetahui bagaimana pengaruhnya . ositif atau negati. antara variabel bebas dengan likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap variabel terikat financial distress. Berikut hasil analisis regresi linear berganda : Variabel Likuiditas Leverage Ukuran Perusahaan Tabel 2 Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Regresi (B) Sig-t -1,323 -1,253 2,04841 0,220 -5,927 -2,430 2,04841 0,022 -3,120 -2,278 2,04841 Tingkat kesalahan Konstanta . Nilai Korelasi (R) Nilai Koefisien Determinan (R. Fhitung Ftabel Signifikasi F 0,031 Keterangan H0 diterima Ha diterima Ha diterima 0,05 73,690 0,751 0,563 12,046 2,95 0,000 Ha diterima Financial Distress Sumber : Data diolah hasil output SPSS versi 25,00 Tahun 2022 Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda pada tabel 2 diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut : Y = 73,690 Ae 1,323 X1 Ae 5,927 X2 Ae 3,120 X3 GEMILANG - VOLUME 2. NO. Oktober 2022 PENGARUH LIKUIDITAS. LEVERAGE. DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (Studi Kasus Pada PT Sepatu Bata Tbk Periode 2012-2. Dari persamaan regresi linear berganda di atas dapat dijelaskan sebagai berikut : Nilai konstanta . adalah sebesar 73,690. Artinya, jika likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan nilainya adalah 0 maka financial distress nilainya positif yaitu sebesar 73,690. Nilai koefisien regresi variabel independen likuiditas . bernilai negatif yaitu 1,323. Artinya, setiap peningkatan likuiditas sebesar 1% maka financial distress akan menurun sebesar 13,23% dengan asumsi variabel independen lain bernilai tetap. Nilai koefisien regresi variabel independen leverage . bernilai negatif yaitu 5,927. Artinya, setiap peningkatan leverage sebesar 1 maka financial distress akan menurun sebesar 59,27% dengan asumsi variabel independen lain bernilai tetap. Nilai koefisien regresi variabel independen ukuran perusahaan . bernilai negatif yaitu -3,120. Artinya, setiap peningkatan ukuran perusahaan sebesar 1 maka financial distress akan menurun sebesar 31,20% dengan asumsi variabel independen lain bernilai tetap. Uji Hopotesis Uji hipotesis merupakan metode pengambilan keputusan berdasarkan analisis Melalui program aplikasi softwere SPSS 25,00, berikut tampilan hasil dari pengujian hipotesis : Tabel 3 Hasil Pengujian Hipotesis Hipotesis Hasil Analisis Diduga likuiditas berpengaruh signifikan terhadap financial thitung -1,253 < ttabel 2,04841 distress pada PT Sepatu Bata Tbk Sig. 0,220 > 0,05 periode 2012-2019 Diduga leverage berpengarug signifikan terhadap financial thitung -2,430 > ttabel 2,04841 distress pada PT Sepatu Bata Tbk Sig. 0,022 > 0,05 periode 2012-2019 Diduga berpengaruh signifikan terhadap thitung -2,278 > ttabel 2,04841 financial distress pada PT Sepatu Sig. 0,031 > 0,05 Bata Tbk periode 2012-2019 Diduga likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan berpengaruh Fhitung 12,046 > Ftabel 2,95 terhadap financial distress pada Sig. 0,000 < 0,05 PT Sepatu Bata Tbk periode 20122019 Keterangan H0 diterima Ha diterima Ha diterima Ha diterima GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 201 -209 Sumber : Data diolah hasil output SPSS versi 25,00 Tahun 2022 Pengujian secara parsial, dilakukan uji-t untuk menguji pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat dan tingkat kesalahan 0,05. Pada variabel independen likuiditas diperoleh t hitung sebesar -1,253 dan nilai Sig. sebesar 0,220 yang artinya nilai Sig. > 0,05 maka H01 diterima. Sehingga likuiditas secara parsial berpengaruh namun tidak signifikan terhadap financial distress pada PT Sepatu Bata Tbk Periode 2012-2019. Pada variabel independen leverage diperoleh t hitung sebesar -2,430 dan nilai Sig. 0,022 yang artinya nilai Sig. < 0,05 maka Ha2 diterima. Sehingga leverage secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress pada PT Sepatu Bata Tbk Periode 2012-2019. Pada variabel independen ukuran perusahaan diperoleh t hitung sebesar -2,278 dan nilai Sig. 0,031 yang artinya niali Sig. < 0,05 maka Ha3 diterima. Sehingga ukuran perusahaan secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress pada PT Sepatu Bata Tbk Periode 2012-2019. Koefisien Determinasi (R. Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda diperoleh nilai R Square atau koefisien determinasi sebesar 0,563 yang dapat diartikan bahwa likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan memiliki kontribusi sebesar 56,3% terhadap financial distress dan 43,7% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar variabel bebas. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil analis data dan pembahasan mengenai pengaruh likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap financial distress pada PT Sepatu Bata Tbk periode tahun 2012-2019, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Likuiditas secara parsial berpengaruh namun tidak signifikan terhadap financial distress pada PT Sepatu Bata Tbk Periode 2012-2019. Leverage secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress pada PT Sepatu Bata Tbk Periode 2012-2019. Ukuran perusahaan secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap financial distress pada PT Sepatu Bata Tbk Periode 2012-2019. Likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap financial distress pada PT Sepatu Bata Tbk Periode 2012-2019. GEMILANG - VOLUME 2. NO. Oktober 2022 PENGARUH LIKUIDITAS. LEVERAGE. DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (Studi Kasus Pada PT Sepatu Bata Tbk Periode 2012-2. Saran