Vol. 1, No. 2, Oktober 2022 e-ISSN: 2962-1631 p-ISSN: 2961-9912 Progressive of Cognitive and Ability http://journals.eduped.org/index.php/jpr Penerapan Strategi Picture Word Inductive Model untuk Meningkatkan Hasil Belajar dalam Menyusun Teks Deskriptif Berbahasa Inggris Siswa Rudi Firmansyah MAN 2 Cirebon, Cirebon, Indonesia Info Artikel Riwayat Artikel: Diterima 21 September 2022 Direvisi 27 September 2022 Revisi diterima 4 Oktober 2022 Kata Kunci: Hasil Belajar, Picture Word Inductive, Teks Deskriptif. Descriptive Text, Learning outcomes, Picture Word Inductive. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi picture word inductive model untuk meningkatkan hasil belajar dalam menyusun teks deskriptif berbahasa inggris siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di kelas XI MIPA-1 MAN 2 Cirebon. Untuk tahun pelajaran 2021/2022, jumlah keseluruhan siswa kelas adalah 34 siswa yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 27 siswa perempuan dan semuanya dijadikan objek penelitian. Setiap siklus ditempuh dengan empat langkah atau tahap yaitu perencanaan (planning), penerapan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Instrumen pengumpulan data yaitu berupa instrumen tes dan lembar observasi. Adapun analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik sederhana, yaitu dengan analisis deskriptif. Analisis deskriptif adalah model analisis dengan cara membandingkan rata-rata prosentasenya, kemudian kenaikan rata-rata pada setiap siklus. Disini yang dianalisis yaitu hasil ulangan pada setiap siklus. Dari hasil ulangan tersebut, dapat ditafsirkan tentang ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan Strategi Picture Word Inductive Model dapat meningkatkan hasil belajar dalam menyusun teks Deskriptif berbahasa Inggris bagi siswa kelas XI MIPA-1 semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Hal ini dibuktikan ada peningkatan hasil belajar dari siklus 1 ke siklus 2 meningkat 9,99 point sedangkan dari siklus 2 ke siklus 3 meningkat 7,53 point. Selanjutnya dari segi kategori juga meningkat dari C pada siklus 1, B pada siklus 2 dan A pada siklus 3. ABSTRACT This study aims to determine the application of the picture word inductive model strategy to improve learning outcomes in compiling students' English descriptive texts. This research is a classroom action research. This Classroom Action Research was conducted in class XI MIPA-1 MAN 2 Cirebon. For the academic year 2021/2022, the total number of class students is 34 students consisting of 7 male students and 27 female students and all of them are used as research objects. Each cycle is taken with four steps or stages, namely planning (planning), application of action (acting), observation (observing), and reflection (reflecting). Data collection instruments are in the form of test instruments and observation sheets. The data analysis in this study used a simple statistical analysis technique, namely descriptive analysis. Descriptive analysis is an analytical model by comparing the 91 | Progressive of Cognitive and Ability Hal. 91 - 98 Vol. 1, No. 2, Oktober 2022 e-ISSN: 2962-1631 p-ISSN: 2961-9912 average percentage, then the average increase in each cycle. Here what is analyzed is the results of repetition in each cycle. From the results of the test, it can be interpreted about student learning completeness. The results showed that by applying the Picture Word Inductive Model Strategy, it could improve learning outcomes in compiling English descriptive texts for students of class XI MIPA-1 even semester of the academic year 2021/2022. This is evidenced by an increase in learning outcomes from cycle 1 to cycle 2 increased by 9.99 points while from cycle 2 to cycle 3 it increased by 7.53 points. Furthermore, in terms of categories, it also increased from C in cycle 1, B in cycle 2 and A in cycle 3. This is an open access article under the CC BY license. Penulis Koresponden: Rudi Firmansyah MAN 2 Cirebon Jalan Desa Babakan Ciwaringin Kab. Cirebon, Jawa Barat, Indenesia rudifirmansyah69@gmail.com How to Cite: Firmansyah, Rudi. (2022). Penerapan Strategi Picture Word Inductive Model untuk Meningkatkan Hasil Belajar dalam Menyusun Teks Deskriptif Berbahasa Inggris Siswa. Journal Progressive of Cognitive and Ability, 1(2) 91-98. https://doi.org/10.56855/jpr.v1i2.36 PENDAHULUAN Menulis adalah salah satu ketrampilan bahasa yang harus dipelajari siswa. Dengan menulis, seseorang bisa menyampaikan gagasan, pikiran dan perasaannya kepada orang lain. Salah satu kelebihan menulis dibandingkan dengan berbicara adalah siswa memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk merangkai kata-kata guna menyampaikan gagasan, pikiran dan perasaannya kepada orang lain. Selain itu, kesalahan siswa tidak diketahui secara langsung oleh orang lain, sehingga siswa tidak perlu merasa takut. Namun demikian, menulis tidak hanya sekedar menyusun/merangkai kata- kata, frasa, atau kalimat. Siswa perlu mengikuti aturan bahasa tertentu untuk bisa memproduksi tulisan yang bisa dipahami dan diterima oleh pembaca. Menurut rangkaian kelangsungan belajar bahasa yang diusulkan oleh Hammond, dan kawan-kawan (2003), menulis lebih baik diberikan kepada siswa SMA pada tingkat akhir. Namun ketrampilan menulis secara sederhana telah diberikan kepada siswa sejak duduk dibangku SMP. Walau keterampilan menulis ini sudah diajarkan sejak duduk dibangku SMP, namun hasil belajar menulis bahasa Inggris saat ini masih kurang memuaskan. Hal ini bisa dilihat dari kemampuan rata-rata menulis bahasa Inggris siswa kelas XI MIPA-1 MAN 2 Cirebon masih rendah. Siswa kelas XI MIPA-1 ini adalah kelas Fullday yang ada di MAN 2 Cirebon. Pada kelas X mereka telah dibekali pembelajaran Bahasa Inggris di lapangan, dengan tinggal di Pare Kediri (sebuah tempat/lingkungan kampung Inggris). 92 | Progressive of Cognitive and Ability Hal. 91 - 98 Vol. 1, No. 2, Oktober 2022 e-ISSN: 2962-1631 p-ISSN: 2961-9912 Berdasarkan hasil Uji Pengetahuan Kompetensi (UPK) khusus mengenai keterampilam menulis di kelas XI MIPA-1 MAN 2 Cirebon ternyata dari jumlah 35 siswa hanya 15 orang atau 42,86% yang nilainya melebihi batas nilai KKM yang telah ditentukan yaitu 78. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar bahasa Inggris khususnya keterampilan menulis di kelas MIPA-1 masih rendah. Rendahnya hasil belajar ini banyak faktor yang mempengaruhinya, salah satu diantaranya adalah metode pembelajaran bahasa Inggris yang dirasakan masih monoton atau masih berpusat pada guru. Siswa tidak bisa mengungkapkan makna dalam teks tulis fungsional dan esei pendek sangat sederhana berbentuk deskriptif dan prosedur untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat dengan baik. Untuk itu perlu adanya inovasi pembelajaran yang dilakukan dengan harapan disamping memiliki keterampilan berbicara juga memiliki keterampilan menulis dalam bidang bahasa Inggris, misal untuk berkomunikas secara lisan dan tulis untuk menyelesaikan masalah atau memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti menulis pesan singkat, kartu ucapan/undangan, pengumuman dan lain-lain. Untuk mengatasi permasalahan siswa tersebut, peneliti mencoba menerapkan strategi Power Word Inductive Model guna membantu siswa dalam menemukan sebanyak mungkin kosa kata untuk kemudian disusun menjadi frase, kalimat, paragraf dan teks pendek sangat sederhana yang berbentuk dekriptif untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat. Penelitian ini menarik dilakukan karena peneliti berasumsi bahwa siswa akan dapat menuliskan banyak kosa kata secara bersama-sama dengan menggunakan strategi tersebut. Adapun judul penelitian yang akan dilakukan adalah: “Penerapan Strategi Picture Word Inductive Model Guna Meningkatkan Hasil Belajar dalam Menyusun Teks Deskriptif Berbahasa Inggris bagi Siswa Kelas XI MIPA-1 Semester Genap Tahun Pelajaran 2021/2022”. METODOLOGI Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di kelas XI MIPA-1 MAN 2 Cirebon. Untuk tahun pelajaran 2021/2022, jumlah keseluruhan siswa kelas adalah 34 siswa yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 27 siswa perempuan serta semuanya dijadikan objek penelitian. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan pada semester genap tahun pelajaran 2021/2022, dimulai pada bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2022. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga (3) siklus dengan metode yang berbeda seperti yang telah diuraikan sebelumnya. Setiap siklus ditempuh dengan empat langkah atau tahap yaitu perencanaan (planning), penerapan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Setiap penerapan tindakan dilakukan pembelajaran dengan empat (4) tahap, yaitu BKoF, MoT, JCoT, dan IcoT. Instrumen pengumpulan data yaitu berupa instrumen tes dan lembar observasi. Adapun analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik sederhana, yaitu dengan analisis deskriptif. Analisis deskriptif adalah model analisis dengan cara membandingkan rata-rata prosentasenya, kemudian kenaikan rata-rata pada setiap siklus. Disini yang dianalisis yaitu hasil ulangan pada setiap siklus. Dari hasil ulangan tersebut, dapat ditafsirkan tentang ketuntasan belajar siswa. 93 | Progressive of Cognitive and Ability Hal. 91 - 98 Vol. 1, No. 2, Oktober 2022 e-ISSN: 2962-1631 p-ISSN: 2961-9912 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian pada Siklus 1 1. Perencanaan Hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam penelitian ini meliputi: a. Rencana pembelajaran, lengkap dengan metode, materi, dan penilaiannya, b. Gambar- gambar benda tertentu guna pelaksanaan strategi pembelajaran (Picture Word Inductive Model) c. Instrumen penelitian 2. Pelaksanaan Tindakan dilaksanakan dalam 4 tahap, seperti pada pembelajaran sehari- hari, yaitu Building Knowledge of the Text (BkoF), Modeling of the Text (MoT), Joint Construction of the Text (JCoT), dan Independent Consrtuction of the Text (IcoT). Namun pengamatan hanya difokuskan pada saat siswa mengikuti tahap Joint Construction of the Text (JCoT), dan Independent Consrtuction of the Text (IcoT). Pada tahap JcoT, siswa bekerja sama untuk menyusun sebuah teks deskriptif tentang benda tertentu dengan tahapan seperti di dalam model. 3. Pengamatan Pengamatan terhadap hasil belajar menulis berbahasa Inggris Siswa Kelas XI MIPA-1 MAN 2 Cirebon pada siklus 1 yaitu bahwa hasil belajar Kemampuan Menulis Berbahasa Inggris pada Siklus 1 adalah nilai tertinggi yang diraih dari hasil belajar pada siklus 1 = 85, nilai terendahnya adalah 60 dan rata-rata nilai kelas yang diperoleh adalah sebesar 75,56. Selanjutnya, dengan batas nilai KKM mata pelajaran Bahasa Inggris sebesar 78, pada siklus ini terdapat 19 siswa (55,88%) yang tuntas dan 15 siswa (44,22%) yang tidak tuntas. 4. Refleksi Pada saat dilaksanakan refleksi, siswa menyampaikan bahwa siswa masih menemui kesulitan untuk menuliskan kata-kata yang mendeskripsikan benda tertentu. Guru menyampaikan kembali bahwa yang harus dilakukan siswa pertama kali adalah menyebutkan semua benda yang terlihat di dalam gambar. Siswa tidak perlu terpaku harus menuliskan banyak benda apabila yang ada di dalam gambar memang tidak terdapat banyak benda. Kemudian baru menyebutkan kata yang menerangkan benda tersebut (kata sifat), dan seterusnya. Guru masih belum banyak memberikan bantuan kepada siswa pada siklus ini. Guru masih sibuk mengamati siswa. Dari hasil tersebut, direncanakan dalam tindakan pada siklus ke dua. Hasil Penelitian pada Siklus 2 1. Perencanaan Pada siklus 2 ini Peneliti lebih meningkatkan kegiatan pembelajaran berdasarkan apa yang telah dilakukan pada siklus I, yaitu ingin meningkatkan aktifitas kegiatan siswa dan guru serta hasil belajar siswa kelas XI MIPA-1 dengan menerapkan strategi Picture Word Inductive Model. 2. Pelaksanaan Seperti pada tindakan siklus satu, tindakan pada siklus ini juga dilaksanakan dalam 4 tahap, seperti pada pembelajaran sehari-hari, yaitu Building 94 | Progressive of Cognitive and Ability Hal. 91 - 98 Vol. 1, No. 2, Oktober 2022 e-ISSN: 2962-1631 p-ISSN: 2961-9912 Knowledge of the Text (BkoF), Modeling of the Text (MoT), Joint Construction of the Text (JCoT), dan Independent Consrtuction of the Text (IcoT). Berikut penjelasannya. Pada tindakan siklus ke dua, siswa masih bekerja berkelompok empat kemudian mandiri untuk mendeskripsikan orang tertentu. Pelajaran dimulai dengan mereview cara mendiskripsikan gambar benda tertentu menggunakan prosedur seperti dalam strategi PWIM. Kemudian siswa diminta berlatih melakukannya di depan kelas. Pada kegiatan ini guru mengoreksi siswa apabila terjadi kesalahan dalam mendiskripsikan gambar benda tertentu. Siswa bekerja berkelompok 4 pada tahap JCoT. Pada tahap ini siswa bersama-sama menuliskan beberapa kata benda yang ada di dalam gambar maupun yang berhubungan dengan gambar tapi tidak ada di dalam gambar. Kemudian mereka mencoba menuliskan kata sifat apa saja yang bisa menerangkan kata benda tersebut, untuk kemudian disusun menjadi frase kata benda, kalimat, paragraf dan dilanjutkan dengan membuat teks diskriptif. 3. Pengamatan Pengamatan terhadap hasil belajar menulis berbahasa Inggris Siswa Kelas XI MIPA-1 MAN 2 Cirebon pada siklus 1 yaitu bahwa hasil belajar Kemampuan Menulis Berbahasa Inggris pada Siklus 2 adalah nilai tertinggi yang diraih dari hasil belajar pada siklus 2 = 90, nilai terendahnya adalah 70 dan rata-rata nilai kelas yang diperoleh adalah sebesar 82,18. Selanjutnya, dengan batas nilai KKM mata pelajaran Bahasa Inggris sebesar 78, pada siklus ini terdapat 28 siswa (82,35%) yang tuntas dan 6 siswa (17,65%) yang tidak tuntas. 4. Refleksi Berdasarkan refleksi pembelajaran yang dilakukan sesuai kegiatan, didapat keterangan bahwa siswa lebih menikmati kegiatan dengan berbagi kosa kata yang mereka munculkan untuk mendeskripsikan orang tertentu. Untuk membantu memunculkan kosa kata baru dari siswa guru memberikan umpan balik elisitasi. Untuk memastikan apakah peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis berbahasa Inggris disebabkan adanya penggunaan Picture Word Inductive Model maka dilakukan tindakan pada siklus ke tiga. Hasil Penelitian pada Siklus 3 1. Perencanaan Pada siklus 3 ini Peneliti lebih meningkatkan kegiatan pembelajaran berdasarkan apa yang telah dilakukan pada siklus 2, yaitu ingin meningkatkan aktifitas kegiatan siswa dan guru serta hasil belajar siswa kelas XI MIPA-1 dengan menerapkan strategi Picture Word Inductive Model. 2. Pelaksanaan Seperti pada tindakan kedua siklus sebelumnya, tindakan pada siklus ini juga dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu Building Knowledge of the Text (BkoF), Modeling of the Text (MoT), Joint Construction of the Text (JCoT), dan Independent Consrtuction of the Text (IcoT). Berikut penjelasannya. a. Building Knowledge of the Field (BkoF) 1) Guru mereview cara mendeskripsikan benda dan orang tertentu seperti pada pertemuan sebelumnya. 95 | Progressive of Cognitive and Ability Hal. 91 - 98 Vol. 1, No. 2, Oktober 2022 e-ISSN: 2962-1631 p-ISSN: 2961-9912 2) Guru menunjukkan gambar tempat tertentu 3) Guru mengajukan beberapa pertanyaan yang bisa memancing siswa untuk menyebutkan beberapa kata (kata benda/sifat) tentang gambar tersebut. Contoh: What picture is it? What can you see in it? Mention it. How is it?, dst. b. Modeling of the Text (MoT) Dengan pengetahuan cara mendeskripsikan benda/orang tertentu pada pertemuan sebelumnya, siswa diajak untuk mendeskripsikan gambar tempat tertentu tanpa melalui prosedur seperti dalam PWIM. c. Joint Construction of the Text (JcoT) 1) Siswa dibagi berkelompok empat 2) Masing-masing kelompok diberi gambar tempat tertentu yang berbeda. 3) Siswa diminta mendeskripsikan gambar tersebut secara berkelompok empat dengan cara yang sama seperti di dalam contoh/tahap Modeling of the text yaitu langsung mendiskripsikan gambar tempat tertentu tanpa melalui prosedur PWIM. 4) Guru mengamati pekerjaan siswa sambil mencatat hal-hal yang penting dan memberikan penjelasan. d. Independent Construction of the Text (IcoT) 1) Guru mendisplay gambar tempat tertentu. 2) Siswa diminta mendeskripsikan gambar secara individu 3. Pengamatan Pengamatan terhadap hasil belajar Kemampuan Menulis Berbahasa Inggris pada Siklus 3 adalah nilai tertinggi yang diraih dari hasil belajar pada siklus 3 = 100, nilai terendahnya adalah 80 dan rata-rata nilai kelas yang diperoleh adalah sebesar 88,03. Selanjutnya, dengan batas nilai KKM mata pelajaran Bahasa Inggris sebesar 78, pada siklus ini semua siswa yaitu 34 siswa (100%) tuntas.. 4. Refleksi Berdasarkan refleksi pembelajaran yang dilakukan sesuai kegiatan, didapat keterangan bahwa siswa sangat menikmati kegiatan dengan berbagi kosa kata yang mereka munculkan untuk mendeskripsikan orang tertentu. Untuk membantu memunculkan kosa kata baru dari siswa guru memberikan umpan balik elisitasi. Hal ini juga memastikan bahwa peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis berbahasa Inggris disebabkan adanya penggunaan Picture Word Inductive Model. Pembahasan Dari hasil penelitian tindakan kelas selama siklus 1 sampai dengan siklus 3 dilakukan pengelompokkan hasil-hasil nilai kinerja guru, aktifitas kegiatan siswa dan hasil belajar. Hal ini untuk memudahkan dalam menganalisis. Sedangkan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan teknik statistik sederhana yaitu dengan menggunakan analisis deskriptif. Analisis deskriptif adalah model analisis dengan cara 96 | Progressive of Cognitive and Ability Hal. 91 - 98 Vol. 1, No. 2, Oktober 2022 e-ISSN: 2962-1631 p-ISSN: 2961-9912 membandingkan rata-rata prosentasenya serta kenaikan rata-rata pada tiap-tiap siklus. Analisis yang dilakukan adalah untuk menjawab kebenaran hipotesis dalam penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil belajar keterampilan menulis berbahasa Inggris Siswa Kelas XI MIPA-1 mengalami peningkatan, diantaranya: 1. Ada peningkatan perolehan nilai tertinggi dari siklus 1 (85) meningkat 5 point pada siklus 2 (90) dan dari siklus 3 meningkat 10 point, sehingga siklus 3 menjadi 100; 2. Ada peningkatan perolehan nilai terendah dari siklus 1 (60) meningkat 10 point pada siklus 2 (70) dan dari siklus 2 meningkat 10 point, sehingga siklus 3 menjadi 100; 3. Adanya peningkatan rata-rata nilai dari siklus 1 (75,56) meningkat 6,62 point pada siklus 2 (82,18) dan dari siklus 2 meningkat 5,85 pada siklus 3 (88,03); 4. Ada peningkatan % ketuntasan dari siklus 1(55,88) meningkat 26,47 pada siklus 2 (82,35) dan dari siklus 2 meningkat 17,65 pada siklus 3 (100). Adanya perkenbangan hasil belajar ini bila digambarkan dengan diagram batang sebagai berikut: 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 Nilai Tertinggi Nilai Terendah Rata-rata Jumlah Siswa Yang Tuntas Jumlah Siswa Yang Tidak Tuntas % Ketuntasan % Ketidaktuntasan Nilai Pos Tes 1 1 2 3 4 5 6 7 Nilai Pos Tes 2 Nilai Pos Tes 3 Gambar 1. Perkembangann Peningkatan Hasil Belajar Berdasarkan perkembangan pengingkatan prestasi belajar keterampilan Menulis Berbahasa Inggris Siswa Kelas XI MIPA-1 MAN 2 Cirebon Semester Genap Tahun Pelajaran 2021/2022 dari Pra PTK ke Siklus 1 dan dari Siklus 1 ke Siklus 2, maka dapat disimpulkan bahwa jika Strategi Picture Word Inductive Model diterapkan, maka dapat meningkatkan aktivitas belajar dalam menyusun teks Deskriptif berbahasa Inggris bagi siswa kelas XI MIPA-1 semester genap tahun pelajaran 2021/2022. 97 | Progressive of Cognitive and Ability Hal. 91 - 98 Vol. 1, No. 2, Oktober 2022 e-ISSN: 2962-1631 p-ISSN: 2961-9912 KESIMPULAN Setelah peneliti cermati selama dalam kegiatan Penelitian Tindakan Kelas dari proses sampai hasil, maka Peneliti menyimpulkan bahwa dengan menerapkan Strategi Picture Word Inductive Model dapat meningkatkan hasil belajar dalam menyusun teks Deskriptif berbahasa Inggris bagi siswa kelas XI MIPA-1 semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Hal ini dibuktikan adanya peningkatan prestasi belajar dari siklus 1 ke siklus 2 meningkat 9,99 point sedangkan dari siklus 2 ke siklus 3 meningkat 7,53 point. Selanjutnya dari segi kategori juga meningkat dari C pada siklus 1, B pada siklus 2 dan A pada siklus 3. DAFTAR PUSTAKA Baharudin, Esa Nur, 2008. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jogyakarta: Ar-ruzz Media. Dimyati, Mudjiono. 1998. Belajar Pembelajaran. Jakarta: Asdi Mahasatya. Miftahul Huda.2013.Model-model Pengajaran dan Pembelajaran.Yogyakarta: Pustaka Pelajar Mulyasa, E. 2004. Implementasi Kurikulum 2004 (Panduan Pembelajaran KBK). Bandung: Rosdakarya. Nurhadi, Yasin BY, Senduk AG. 2004. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapan dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang. Ruseffendi. 1991. Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito. Sanjaya, Mina. 2008. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana. Suharsimi Arikunto.2010.Penelitian Tindakan Kelas.Yogyakarta: Aditya Media. Suryabrata S, 1984. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Rajawali Pers. Suryabrata S, 2003. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Rajawali Pers. Witherington. 1986. Psikologi Pendidikan.Bandung: Jemmars Bandung. Zaenal A, 2006. Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru. Bandung: Yrama Widya. 98 | Progressive of Cognitive and Ability Hal. 91 - 98