Analisis Kelayakan Usaha Tani Jagung (Zea mays ) Varietas NK 212 di Lahan Tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora (Feasibility Analysis of Corn Farming Business (Zea may. Variety NK 212 in Dry Land of Gawe Rejeki Farmer Group. Nglengkir Village. Bogorejo District. Blora Regenc. Endang Susmiati *). Karyadi **), dan Rumiyadi **) Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Gogorejo. Kabupaten Blora **) Staf Pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang Program Studi Agribisnis. Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang Email: endangsusmiati01@gmial. ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui kelayakan Anansial, dan sarana produksi terhadap pendapatan usaha tani jagung varietas NK 212 di lahan tegalan di Kelompok Tani Gawe Rejeki desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitis kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel stratiAed random sampling sehingga memperoleh sampel sebanyak 33 petani dari populasi total 111 petani. Analisis pendapatan dihitung menggunakan rumus analisis biaya usaha tani (Pd =TR - TC). Kelayakan Anansial dihitung menggunakan BEP. RCR, dan ROI. Pengaruh sarana produksi dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan koeAsien determinasi yang dihitung menggunakan aplikasi pengolah data statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tani jagung varietas NK 212 di desa Nglegkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora memperoleh pendapatan rata-rata per petani sebesar Rp 9. 704 /Ha/Musim. Nilai BEP. RCR, dan ROI menunjukkan bahwa usaha tani tersebut efektif, menguntungkan, dan layak diusahakan, hasil keseluruhan menunjukkan bahwa sarana produksi berpengaruh 88,2% terhadap pendapatan. Kata kunci: Benih. jagung NK 212, kelayakan Anansial. tenaga kerja. usaha tani ABSTRACT This study was conducted to determine the Anancial feasibility, and production facilities for the income of corn farming business variety NK 212 in dry land in Gawe Rejeki Farmer Group. Nglengkir Village. Bogorejo District. Blora Regency. This research method is descriptive analytical quantitative with a stratiAed random sampling technique so that a sample of 33 farmers was obtained from a total population of 111 farmers. Income analysis is calculated using the farm cost analysis formula (Pd = TR - TC). Financial feasibility is calculated using BEP. RCR, and ROI. The inCuence of production facilities is analyzed using multiple linear regression and the coeEcient of determination calculated using the SPSS statistical data processing application. The results showed that the NK 212 corn farming business in Nglegkir Village. Bogorejo District. Blora Regency obtained an average income per farmer of Rp 9,681,706 / Ha / Season. The BEP. RCR, and ROI values indicate that the farming business is eAective, proAtable, and feasible. The overall results show that the inCuence of facilities production is 88. 2% on income. Keywords: Corn NK 212. Anancial feasibility. Endang Susmiati *). Karyadi **), dan Rumiyadi **) :Analisis Kelayakan Usaha Tani Jagung (Zea mays ) Varietas NK 212 di Lahan Tegalan PENDAHULUAN Indonesia merupakan negara pertanian, artinya pertanian memegang peran penting dari keseluruhan perekonomian nasional. Sub sektor tanaman pangan sebagai bagian dari sektor pertanian memiliki peranan yang sangat penting dalam ketahanan pangan nasional, pengentasan kemiskinan, penyerapan tenaga kerja dan penerimaan devisa, serta menjadi penarik bagi pertumbuhan industri hulu dan pendorong pertumbuhan untuk industri hilir yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Pertanian merupakan mata pencarian utama bagi mayoritas penduduk Indonesia. Salah satu komoditas tanaman pangan yang penting dan mengambil peran pembangunan sektor pertanian adalah komoditas jagung. Jagung merupakan barang substitusi bagi beras dan ubi kayu. Selain sebagai barang konsumsi langsung, jagung juga banyak digunakan sebagai pakan ternak dan bahan baku industri etanol. Kebutuhan jagung terus meningkat, baik untuk pangan dan pakan maupun sebagai bahan baku maupun industri. Prospek budi daya jagung sangat baik, baik dari aspek harga jual maupun permintaan. Kabupaten Blora merupakan salah satu sentra jagung di Jawa Tengah setelah Kabupaten Grobogan. Kabupaten Blora Pada tahun 2022 luas panen jagung yang ditanam di lahan tegalan seluas 72. 981,80 ha yang tersebar di 16 kecamatan dengan ratarata produktivitas sebesar 5. 9 ton/ha. Sedangkan untuk luas panen jagung yang dilahan sawah seluas 11. 137 ha dengan rata-rata produktivitas 6,2 ton/ha. (BPS Provinsi Jawa Tengah, 2. Dengan alasan ini maka penelitian akan dilakukan di kelompok tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir dengan luas lahan 35,5 ha. Luas wilayah Desa Nglengkir adalah 254 ha, dimana 122 ha merupakan tegalan yang ditanami Ada beberapa Varietas jagung yang ditanam di lahan tegalan, diantaranya yaitu Bisi 18, dengan ratarata hasil produksi 8,7 ton/ha Pertiwi, hasil produksi 7,9 ton/ha. P 35 hasil produksi 7,5 ton/ha dan NK 212 hasil produksi 9,5,ton/ha . Karena NK 212 hasil produksi yang lebih tinggi sehingga varietas NK 212 yang paling diminati dan dianggap paling cocok dan paling menguntungkan bila di tanam di lahan tegalan oleh petani di Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora. Upaya peningkatan produksi terus dilakukan melalui penggunaan benih unggul baru yang berkualitas, teknologi pemupukan yang optimal, serta upaya pengendalian hama dan penyakit dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan ekonomi usaha tani jagung di lahan kering dengan penerapan inovasi penggunaan benih varietas unggul baru jagung hibrida. Pada kenyataannya analisis usaha tani, terutama pada tanaman jagung sangat perlu dilakukan karena selama ini petani jagung banyak yang tidak melakukan analisis usaha sehingga banyak petani yang kurang tahu apakah selama ini dalam usaha jagung mengalami keuntungan ataupun Sehingga dalam manajemen jagung baik berupa benih, teknologi yang digunakan, maupun sarana dan prasarana yang mendukung dalam pelaksanaan budi daya sangatlah penting di lakukan analisis usaha tani. Analisis usaha tani perlu diakukan dengan tujuan untuk mengetahui besarnya investasi, unsur biaya, tingkat produksi yang harus harga jual yang dan besarnya keuntungan yang akan diraih. Analisis usaha tani dapat berupa pembiayaan keuntungan usaha. dan analisis kelayakan usaha yang terdiri dari . Vol. No. 1 Maret 2025 analisis break even point (BEP), return cash ratio (R/C), dan beneAt cost ratio (B/C). Ada dua biaya utama pada usaha budi daya jagung, yaitu biaya tetap atau biaya yang sudah pasti pengeluaranya dan biaya variabel atau biaya yang di keluarkan sesuai dengan apa yang Penanaman jagung merupakan kegiatan pertanian utama yang dilakukan oleh petani desa Nglengkir. Sesuai dengan hasil pengamatan langsung yang di lakukan oleh penulis di Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora dapat di katakan sebagai desa yang berpotensi sebagai penghasil jagung. Kondisi lahan di Desa Nglengkir sangatlah mendukung karena terletak di daerah perbukitan (Bloranews, 2. Untuk saprodi seperti pupuk pestisida juga bisa di dapatkan di toko. Di samping itu untuk mendapatkan benih yang berkualitas juga mudah didapatkan. sehingga perlu adanya AuAnalisis Usaha Tani Jagung (Zea Mays L) Varietas NK 212 di Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten BloraAy. Adapun penelitian ini dilakukan untuk mengetahui berapa pendapatan bersih, kelayakan Anansial, dan pengaruh sarana produksi . enih, pupuk, pestisida dan biaya tenaga kerj. terhadap pendapatan usaha tani jagung varietas NK 212 di lahan tegalan di Kelompok Tani Gawe Rejeki desa Nglegkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok Tani Gawe Rejeki desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai September 2024. Pemilihan lokasi ini dengan pertimbangan karena desa Nglengkir termasuk desa yang potensi penghasil jagung di Kecamatan Bogorejo. Desa Nglengkir merupakan salah satu daerah yang mayoritas pekerjaan penduduknya adalah sebagai petani dan kondisi lahan tegalan yang mendukung untuk dilakukan usaha tani jagung terutama varietas NK 212. Metode penelitian yang digunakan ada dua metode yaitu metode deskriptif analisis dan metode ex post Ini dianggap sesuai untuk menggambarkan keadaan petani Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo yang melakukan usaha tani jagung varietas NK 212. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode stratiAed random sampling. Dalam hal ini dilakukan berdasarkan strata luas lahan yang dimiliki. Metode tersebut dipilih karena kepemilikan luas lahan yang beragam ,populasi luas lahan antara 0,01-0,90 ha. Luas kepemilikan lahan petani di stratiAkasi atau dikelompokkan menjadi 3 . strata, yaitu strata 1 dengan kepemilikan 0,200,43 ha adalah 24 orang, strata 2 dengan kepemilikan 0,44-0,67 ha adalah 5 orang, dan strata 3, kepemilikan lahan 0,68-0,91 ha adalah 4 orang. Populasi petani jagung varietas NK 212 sebanyak 111 petani . Kemudian diambil sampel sebanyak 30% dari populasi Jenis data yang akan digunakan pada penelitian ini berupa data primer berupa kuesioner dan wawancara, serta data sekunder berupa data yang diperoleh dari dinas pangan pertanian Peternakan dan Perikanan (DP. kabupaten Blora , balai penyuluhan pertanian (BPP) kecamatan Bogorejo dan balai Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini meliputi Analisis Pendapatan Usaha Tani. Analisis Kelayakan, dan Analisis Regresi Linier Berganda. Analisis Penerimaan Usaha Tani terdiri dari beberapa analisis, di Endang Susmiati *). Karyadi **), dan Rumiyadi **) :Analisis Kelayakan Usaha Tani Jagung (Zea mays ) Varietas NK 212 di Lahan Tegalan Pertama, analisis penerimaan yang diformulasikan sebagai berikut: TR = P x Q Kedua. Analisis Pendapatan yang diformulasikan sebagai berikut: I = TR Ae TC Ketiga. Biaya Total yang diformulasikan sebagai berikut: TC = TFC TVC Analisis kelayakan adalah upaya untuk mengetahui tingkat kelayakan suatu jenis usaha yang terdiri dari Analisis BEP merupakan analisis untuk menentukan titik impas suatu usaha tani. Ratio Antara Penerimaan dan Biaya (R/C Rati. BEP produksi. BEP Harga dan analisis ROI (Analisis Return on Invesmen. Rumus dari RC Ratio adalah sebagai berikut: RCR = TR/TC Kriteria : RCR > 1, usaha tani tersebut eAsien dan menguntungkan serta layak diusahakan RCR < 1, usaha tani tersebut mengalami kerugian dan tidak layak diusahakan RCR = 1, usaha tani tersebut tidak untung dan tidak rugi . BEP adalah Analisis titik impas dimana revenue . enerimaan dan hasil penjualan ) sama dengan total cost . otal biaya produks. BEP dapat dihitung dengan beberapa cara, yaitu BEP Produksi dan BEP Harga BEP Produksi (BEP Q ), yaitu perhitungan berapa minimal volume produksi yang harus dicapai agar modal biaya produksi dapat kembali. Berikut adalah rumus BEP (Q): Dengan kriteria uji : Bila nilai BEP(Q) < Produksi Riil maka usaha tani layak Bila Nilai BEP(Q) > Produksi Riil maka usaha tani tidak layak diusahakan Bila Nilai BEP(Q) = Produksi Riil maka usahatan telah tercapai titik impas BEP Harga (BEP), yaitu perhitungan minimal rupiah per ton produk yang harus ditawarkan . , agar modal sebagai biaya produksi dapat dikembangkan. Dengan kriteria uji : Bila BEP(R. < Harga riil maka usaha tani layak Diusahakan Bila BEP(R. > Harga riil maka usanatani tidak Layak diusahakan Bila BEP(R. = Harga riil maka usaha tani tercapai titik impas ROI (Return of Investmen. adalah nilai keuntungan yang diperoleh dari sejumlah uang yang dinvestasikan pada kurun waktu tertentu. Analisis ROI digunakan untuk mengukur eAsiensi penggunaan modal. Dengan kriteria uji : ROI < Tingkat suku bunga Bank, maka usaha tidak layak ROI > tingkat suku bunga Bank, maka usaha layak diusahakan Untuk mengetahui besarnya pengaruh penggunaan faktor sarana produksi usaha tani jagung varietas NK 212 di lahan tegalan dapat dianalaisi dengan menggunakan fungsi produksi tipe Cobb-Douglas (Soekartawi, 1. Untuk mengetahui besarnya pengaruh factor sarana produksi . Vol. No. 1 Maret 2025 digunakan sebuah rumus yang dengan sistematis dapat ditulis sebagai berikut: Y = a b1,X1 b2X2 b3X3 b4X4 U Keterangan: = Prediksi pendapatan usaha tani = Konstanta Regresi = Biaya benih (Rp ) = Biaya pupuk ( Rp ) = Biaya Pestisida ( Rp ) = Biaya tenaga kerja ( Rp ) = Standart Error b1, b2,b3,b4 = KoeAsien Regresi Untuk menganalisa kecocokan modal regresi maka dilakukan pengujian menggunakan analisis koeAsien determinasi (RA), analisis koeAsien determinasi untuk mengetahui besarnya kontribusi variable X . ndependent Berdasarkan tabel 1 biaya tetap usaha tani jagung varietas NK 212 sebesar Rp 2. yang terdiri dari biaya sewa lahan sebesar Rp 2. /ha, biaya pajak sebesar Rp 117. 560/ha. yang adalah faktor produksi terhadap nilai variable Y . ependent variabl. atau pendapatan usaha tani maka digunakan koeAsien determinasi (RA). Apabila jumlah variable, >2 variabel, maka digunakan koeAsien determinasi yang disesuaikan (Adjusted R Squar. Besarnya nilai koeAsien determinasi adalah antara nol sampai dengan 1 ( 0 O RA O 1 ) dan dinyatakan dalam persen. Adjusted R Square bernilai 0 berarti tidak ada hubungan antara variable x dengan variable Y. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Biaya Produksi Usaha tani Jagung NK 212 Analisis biaya digunakan untuk menghitung biaya dalam usaha tani jagung NK 212 yang meliputi biaya tetap dan biaya variable. Dan biaya penyusutan sebesar Rp 25. 301 pada satu kali musim tanam . Perhitungan biaya variabel dapat dilihat pada Tabel 2. Endang Susmiati *). Karyadi **), dan Rumiyadi **) :Analisis Kelayakan Usaha Tani Jagung (Zea mays ) Varietas NK 212 di Lahan Tegalan Biaya variabel pada usaha tani jagung varietas NK 212 dilahan tegalan terdiri dari biaya pembelian benih ,pupuk, pestisida ,tenaga kerja dan pengairan. Kebutuhan benih per hektar untuk tanaman jagung hibrida adalah 15 kg per Pada Tabel 2. Dapat dilihat bahwa pembelian benih sebesar Rp 1. Harga benih yang dikeluarkan untuk membeli benih pada musim periode itu cukup tinggi karena harga benih yang mahal serta menggunakan varietas Harga jagung paada saat itu adalah Rp 98. 000/ kg. Biaya yang dikeluarkan untuk pembelian pupuk pada usaha tani jagung varietas NK 212 sebesar Rp 1. Biaya ini dikeluarkan untuk pembelian pupuk organik dan an organik /cair. Pupuk cair lebih banyak digunakan karena lebih mudah terserap tanaman karena lahan tanaman merupakan lahan tadah hujan Dengan penggunaan pupuk yang tepat di harapkan hasil produksi jagung akan Biaya yang dikeluarkan untuk pembelian pestisida sebesar Rp 377. per hektar ,dan ini merupakan biaya terkecil karena pada saat sebelum tanam di lakukan seed tretment atau perlakuan benih , hal ini dilakukaan untuk menekan timbulnya serangan hama dan penyakit pada tanaman jagung , sehingga biaya untuk pembelian pestisida bisa Dari biaya variabel yang paling banyak dikeluarkan adalah dari biaya tenaga kerja yaitu sebesar Rp 5. per hektar . Hasil penelitian ini menunjukkan pola yang sama dengan penelitian sebelumnya bahwa pengeluaran yang terbesar pada usaha tani jagung digunakan untuk biaya tenaga kerja Ashari,UlAra 2. Biaya tenaga kerja yang di keluarkan untuk usaha tani jagung antara lain biaya untuk penyiapan lahan , penanaman , pemupukan yang terdiri dari pemupukan dasar dan lanjutan , peyemprotan ,pengairan ,penyiangan dan biaya panen . Total Biaya Produksi Hasil analisa total biaya produksi uasahatani jagung varietas NK 212 di lahan tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo di sajikan pada Tabel 3. Total biaya produksi adalah seluruh biaya yang dikeluarkan oleh petani untuk melakukan usaha tani jagung , terdiri dari biaya tetap dan biaya tidak tetap . Rata-rata total biaya produksi yang di keluarkan dalam usaha tani jagung varietas NK 212 di lahan tegalan sebesar Rp 11. 942 per hektar dalam satu musim. Biaya tersebut diperoleh dari penjumlahan biaya tetap dan dan biaya tidak tetap . ariabel )yang dibutuhkan dalam satu kali musim tanam yaitu sebesar Rp 9. jumlah biaya tetap yang di perlukan usaha tani jagung dalam satu kali musim tanam yaitu Rp 2. Biaya tetap pada usaha tani jagung di kelompok tani Gawe Rejeki desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora di peroleh dari hasil sewa lahan, pajak ,dan biaya Adapun biaya tidak tetap . Vol. No. 1 Maret 2025 . yang dikeluarkan untuk usaha tani jagung meliputi biaya benih , pupuk , pestisida dan tenaga kerja. Hasil penelitian di Desa Nglengkir ,biaya produksi yang dikeluarkan petani cukup tinggi karena biaya tenaga kerja yang mahal terutama tenaga kerja yang dari luar daerah kecamatan Bogorejo yaitu untuk tenaga kerja laki-laki Rp 000/hari dan tenaga kerja wanita Rp Karena musim tanam yang bersamaan sehingga petani kesulitan untuk mencari tenaga kerja ,dan pada akhirnya mencari tenaga kerja dari luar daerah Kecamatan Bogorejo. Untuk tenaga kerja lokal di Kecamatan Bogorejo rata-rata tenaga kerja pria sebesar Rp 80. 000 /hari dan tenaga Kerja Wanita sebesar Rp 50. /hari. Analisis Pendapatan Usaha Tani Jagung NK 212 Analisis pendapatan merupakan analisis untuk mengetahui tingkat pendapatan petani pada usaha tani jagung varietas NK 212 seperti pada Tabel 4 Menurut Tabel 4 dapat diketahui bahwa rata-rata penerimaan usahatani jagung varietas NK 212 dilahan tegalan di kelompok tani Gawe Rejeki desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora sebesar Rp 347,yang dipeeroleh dari jumlah produksi jagung 5,370 kg /ha dengan harga jual Rp 4000/ kg . Pendapatan per hektar usaha tani jagung dalam satu musim tanam yaitu dari penerimaan di kurangi biaya total produksi, sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp Penerimaan pada usaha tani jagung varietas NK 212 sebesar Rp 347 per hektar dengan harga jual jagung Rp 4000 . Faktor yang sangat menentukan dalam penerimaan usaha tani adalah produksi dan harga jual . Semakin tinggi produksi dan harga jual maka semakin tinggi pula penerimaan , begitu juga sebaliknya . Jika produksi rendah dan harga jual juga yang rendah maka penerimaanya juga akan rendah . Harga jual pada periode bulan Maret Ae Juni 2024 adalah Rp 4000 ,harga jual ini tergolong rendah dibanding dengan harga jual sebelumya karena pada saat itu sedang panen raya. Untuk harga jagung Periode November . 3 ) Ae Februari 2024 pada saat itu rata-rata adalah Rp 4500-5000 /kg . Endang Susmiati *). Karyadi **), dan Rumiyadi **) :Analisis Kelayakan Usaha Tani Jagung (Zea mays ) Varietas NK 212 di Lahan Tegalan Analisa Kelayakan Finansial Usaha Tani Jagung NK 212 Kelayakan usaha tani jagung dapat di ketahui dengan menggunakan beberapa analisis diantaranya yaitu RC Ratio. BEP dan ROI. Hasil analisa kelayakan usaha tani jagung varietas NK 212 di lahan tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kab Blora dapat di lihat pada Tabel 5 Pada Tabel 5 dapat di ketahui bahwa usaha tani jagung varietas NK 212 memiliki nilai RC Ratio 1,83. Usaha tani tersebut dikatakan menguntngkan karena nilai RC ratio > 1. Menurut Tabel 10 diperoleh BEP volume produksi usaha tani jagung varietas NK 212 934 kg. Apabila dibandingkan dengan produksi riil sebesar 5. 350 kg/ha . Hal ini menunjukkan bahwa BEP(Q ) produksi lebih kecil (<) dari produksi riil . Hal ini berarti usaha tani jagung varietas NK 212 layak untuk diusahakan Menurut Tabel 5 BEP harga produksi usaha tani jagung varietas NK 212 sebesar Rp 2189 . Apabila dibandingkan dengan riil sebesar Rp 4000 , maka BEP harga lebih kecil (< ) dari harga jual riil. Hal ini berarti usaha tani jagung varietas NK212 layak untuk diusahakan Perolehan nilai tersebut menunjukkan bahwa usaha tani jagung NK 212 di Lahan Tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora menguntungkan dan layak untuk Hasil analisis kelayakan usaha tani jagung varietas NK 212 di kelompok tani Gawe Rejeki Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora di peroleh ROI sebesar 82,88% per musim,hal ini menunjukkan bahwa ROI usaha tani jagung lebih besar dari tingkat suku bunga bank yang berlaku ( 6,18% ), sehingga usaha tani jagung NK 212 di Lahan Tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora menguntungkan dan layak untuk ROI sebesar 82,88% ini mnggambarkan bahwa dari modal 100% yang ditanam /dikeluarkan akan menghasilkan pendapatan sebesar 82,88 % dari investasi modal yang Pengaruh Faktor Produksi Pendapatan Usaha tani Jagung Varietas NK 212 Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel bebas dalam penelitian ini. Hasil pengolahan data ditunjukkan oleh tabel berikut: Vol. No. 1 Maret 2025 Menurut Tabel 6. persamaan regresi linier berganda usaha tani jagung varietas NK 212 sebagai Y = -514. 437 2,532(X. 1,121(X. 0,920(X. 0,922(X. Persamaan di atas menjelaskan . Nilai a = -514. 437 artinya apabila biaya benih, biaya pupuk, biaya pestisida, dan biaya tenaga kerja sebesar 0, maka pendapatan akan berkurang sebesar Rp 514437 . Nilai koeAsien regresi variabel biaya benih (X 1 ) adalah 2,532 artinya dengan asumsi biaya lain bernilai tetap ( tidak berubah /positif ) maka apabila ada penambahan biaya benih sebesar Rp 1000 akan meningkatkan pendapatan sebesar Rp 2,532 . Karena nilai X1 signiAkan . , maka biaya benih sangat berpengaruh terhadap pendapatan usaha tani Jagung NK 212 di Lahan Tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora. Nilai koeAsien regresi variabel biaya pupuk ( X2 ) adalah 1,121 artinya dengan asumsi biaya lain bernilai tetap tidak berubah maka setiap peningkatan biaya pupuk sebesar Rp 1000 akan meningkatkan pendapatan sebesar Rp 1. KoeAsien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara biaya pupuk dengan pendapatan. Karena nilai X2 signiAkan . , maka biaya pupuk berpengaruh terhadap pendapatan usahtani Jagung NK 212 di Lahan Tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora. Nilai koeAsien regresi variabel pestisida ( X3 ) adalah 0,920 artinya dengan asumsi biaya lain bernilai tetap tidak beruba. , maka setiap peningkatan biaya pestisida sebesar Rp 1000 akan meningkatkan sebesar Rp 0,920 . KoeAsien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara biaya pestisida dengan pendapatan,. Karena nilai X3 signiAkan . maka biaya pestisida berpengaruh terhadap pendapatan usaha tani Jagung NK 212 di Lahan Tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora. Nilai koeAsien regresi variabel tenaga kerja ( X4 ) adalah 0,922 artinya dengan asumsi biaya lain bernilai tetap tidak beruba. , maka setiap Endang Susmiati *). Karyadi **), dan Rumiyadi **) :Analisis Kelayakan Usaha Tani Jagung (Zea mays ) Varietas NK 212 di Lahan Tegalan peningkatan biaya tenaga kerja sebesar Rp 1000 akan menurunkan pendapatan sebesar Rp 0,922. KoeAsien bernilai negatif artinya terjadi hubungan positif antara biaya tenaga kerja dengan pendapatan, yaitu semakin tinggi biaya tenaga kerja maka pendapatan akan semakin Karena nilai X4 signiAkan . , maka biaya tenaga kerja sangat berpengaruh terhadap pendapatan usaha tani Jagung NK 212 di Lahan Tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora. Berdasarkan hasil uji koeAsien determinasi (RA) dari analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Diketahui nilai R2 adalah 0, 998 berarti 99,8 % pendapataan usaha tani jagung NK 212 di lahan tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora dipengaruhi oleh biaya benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja . Hasil akhir dari uji koeAsien determinasi menyatakan bahwa pendapataan usaha tani jagung NK 212 di lahan tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora sangat dipengaruhi oleh faktor dan sarana produksi meliputi biaya benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pembahasan mengenai analisis kelayakan usaha tani jagung NK 212 di Lahan Tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora pada bab sebelumnya, maka penulis memperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut: Usahatani jagung NK 212 di lahan tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora memperoleh pendapatan sebesar Rp 9. 744,405. /Ha/ Musim sehingga apabila pendapatan tersebut dibagi 3 bulan yang merupakan durasi satu musim tanam, maka diperoleh hasil Rp 3. 248,135 /Ha/Bulan sebagai pendapatan petani selama sebulan. Usahatani jagung NK 212 di lahan tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora dinilai menguntungkan dan layak untuk diusahakan berdasarkan perhitungan R C Ratio sebesar1,83 ,(BEP(Q ) sebesar 2934 (BEP R. sebesar 2189 dan ROI sebesar 82,88% Pengujian menggunakan metode analisis regresi linier berganda memperoleh hasil bahwa sarana produksi . enih, pupuk, pestisid. dan produksi . iaya tenaga kerj. berpengaruh secara signiAkan terhadap pendapatan usaha tani jagung . varietas NK 212 di lahan tegalan Kelompok Tani Gawe Rejeki Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora. DAFTAR PUSTAKA