Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol. No. Desember 2019. Hal. p-ISSN: 2339-2665, e-ISSN: 2502-8448 DOI: 10. 31293/teknikd Earned Value Analysis Terhadap Perhitungan Biaya Proyek Pembangunan Gedung Prasarana Pendukung Pertanian Desa Sidomulyo Kec. Anggana Septian Mahendra Putra Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Email: septianmahendrap@gmail. Artikel Informasi Riwayat Artikel Diterima, 13/09/2019 Direvisi, 15/10/2019 Disetujui, 22/11/2019 Kata Kunci: Earned Value Analysis. Biaya. Proyek Keywords: Earned Value Analysis. Cost. Project ABSTRAK Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan yang berbasis sumber daya lokal, khususnya infrastruktur di Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kutai Kartanegara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran perhitungan biaya pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan, dengan menggunakan metode Earned Value sebagai alat analisa. Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa biaya aktual pada akhir waktu pelaksanaan proyek tersebut sebesar Rp. 386,05 dan persentasi keuntungan pelaksana pada akhir waktu pelaksanaan proyek tersebut adalah 3,80% dengan ditunjukannya hasil perhitungan CPI (Cost Performance Inde. sebesar 1,04 > 1 yang artinya kinerja penyelenggaraan proyek lebih baik dari pada perencanaan atau biaya pengeluaran lebih kecil dari biaya anggaran rencana. ABSTRACT Regional Socio-Economic Infrastructure Development (PISEW) aims to accelerate the development and economic improvement of rural communities based on local resources, especially infrastructure in Sidomulyo Village. Anggana District. Kutai Kartanegara. This study aims to determine the amount of the cost calculation at the end of the execution time, using the Earned Value method as an analytical tool. From the calculation results it can be concluded that the actual cost at the end of the project implementation time is Rp. 1,049,263,386. 05 and the percentage of implementing profits at the end of the project implementation time was 80% with the results of the calculation of the CPI (Cost Performance Inde. 04 > 1, which means the project implementation performance is better than planning or more expenses smaller than the cost of the budget This is an open access article under the CC BY-SAlicense. Penulis Korespondensi: Septian Mahendra Putra Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Email: septianmahendrap@gmail. Journal homepage: http://ejurnal. untag-smd. id/index. php/TEKNIKD/index Earned Value Analysis Terhadap Perhitungan Biaya Proyek Pembangunan Gedung Prasarana. (Septian Mahendra Putr. PENDAHULUAN Seiring dengan gencarnya program pemerintah untuk mengatasi kesenjangan infrastruktur antar wilayah, maka pemerintah melalui berbagai kebijakan membuat berbagai macam kegiatan yang salah satunya adalah dengan program AuPengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi WilayahAy (PISEW) yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan yang berbasis sumber daya lokal. Hal tersebut memicu harusnya membangun infrastruktur secara cepat dan dengan tata kelola yang serius agar dapat mencapai hasil yang diinginkan oleh pemerintah. Proyek konstruksi bersifat unik dan selalu berbeda dalam setiap pelaksanaannya, hal ini disebakan oleh berbagai macam kondisi yang dapat dipengaruhi oleh lokasi geografis, karakteristik penduduk setempat, iklim dan perbandingan harga satuan yang berbeda di setiap lokasi proyek yang akan dikerjakan. Pelaksanaan proyek dilaksanakan di Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kutai Kartanegara, dalam hal ini pelaksana ingin mengetahui besaran perhitungan biaya pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan secara detail dan seberapa besar persentasi keuntungan terhadap nilai kontrak yang didapat pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan. Dalam hal ini metode Earned Value sangat cocok digunakan sebagai alat analisa untuk mendapatkan hasil perhitungan dengan detail. Dari latar belakang tersebut maka titik fokus analisa dititik beratkan pada perhitungan biaya pada akhir waktu pelaksananaan proyek, biaya pelaksanaan aktual setiap minggunya dan persentasi keuntungan pelaksana pada akhir waktu pekerjaan proyek tersebut. Maksud dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kondisi proyek tersebut dengan analisa dari data yang ada. Konsep nilai hasil (Earned Valu. diharapkan dapat memberikan gambaran biaya pada pelaksanaan proyek setiap minggunya dan akhir waktu pelaksanaan Sedangkan tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besr biaya aktual pelaksanaan proyek tersebut terhadap nilai kontrak, mengetahui perhitungan biaya aktual pada akhir waktu pelaksanaan proyek tersebut, dan untuk mengetahui besaran persentasi keuntungan yang didapat oleh pelaksana pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan. Untuk membatasi luasnya ruang lingkup penelitian, maka penelitian ini dilakukan pada proyek Pembangunan Gedung Prasarana Pendukung Sentra Pertanian Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kutai Kartanegara, analisa menggunakan konsep nilai hasil atau Earned Value Analysis, perhitungan analisa dititik beratkan terhadap biaya dan perhitungan Overhead untuk biaya aktual sebesar 5%. METODE PENELITIAN Lokasi Penelitian Lokasi penelitian yang ditinjau adalah Gedung Prasarana Pendukung Pertanian. Desa Sidomulyo. Kecamatan Anggana. Kutai Kartanegara. Yang terletak pada titik koordinat 523660, 117. Data Penelitian Untuk mempermudah penelitian ini, maka dibutuhkan data Ae data sebagai bahan acuan. Data yang dikumpulkan yaitu: Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol. No. Desember 2019. Hal. Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Data Dokumentasi Lapangan Data RAB dan Laporan mingguan pekerjaan. Laporan mingguan Proyek Daftar harga dan upah kerja Rekapitulasi Perhitungan Proyek RAB. Data-data tersebut diperoleh dari konsultan perencana dan konsultan pengawas di lokasi Tahap Analisa Teknik dalam menganalisis data merupakan urutan langkah yang dilaksanakan secara sistematis dan logis sesuai dasar teori permasalahan sehingga didapat analisis yang akurat untuk mencapai tujuan. Tahapan tersebut yaitu : Tahap 1 Sebelum melakukan penelitian perlu dilakukan studi literatur untuk memperdalam ilmu yang berkaitan dengan topik penelitian. Kemudian menentukan rumusan masalah sampai dengan kompilasi data. Tahap 2 Menghitung ACWP,BCWP,BCWS. ACWP dihitung dari total biaya langsung. BCWP dihitung dari bobot aktual terhadap seluruh pekerjaan terhadap nilai kontrak. BCWS dihitung dari bobot pekerjaan terhadap rencana anggaran biaya. Tahap 3 Menghitung SV. CV. BV. CPI. SPI. ETC. SV dihitung dari selisih BCWP dan BCWS. dihitung dari selisih BCWP dengan ACWP. BV dihitung dari selisih antara BCWS dan ACWP. CPI dihitung dari perbandingan BCWP dengan ACWP. SPI dihitung dari BCWP / BCWS. ETC dihitung dari selisih BAC dengan BCWP dibagi CPI. Menghitung EAC. EAC dihitung dengan menggunakan rumus ACWP ETC HASIL DAN PEMBAHASAN Analisa perhitungan dengan metode Earned Value pada proyek Pembangunan Gedung Prasarana Pendukung Pertanian Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kutai Kartanegara dikerjakan dalam waktu 12 minggu dan 90 hari kerja dengan anggaran sebesar Rp. 825,77 (Satu Milyar Sembilan Puluh Juta Tujuh Ratus Tiga Belas Ribu Delapan Ratus Dua Puluh Lima Rupia. sebelum PPN. Sedangkan apabila ditambah dengan PPN (Pajak Pertambahan Nila. sebesar 10% maka nilai anggaran menjadi Rp. 208,35 (Satu Milyar Seratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Lima Ribu Dua Ratus Delapan Rupia. dengan pembulatan menjadi Rp. 00 (Satu Milyar Dua Ratus Juta Rupia. Untuk analisa pada penelitian ini dilakukan perhitungan dengan nilai anggaran sebelum ditambah PPN sebesar 10% pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut. p-ISSN: 2339-2665, e-ISSN: 2502-8448 DOI: 10. 31293/teknikd Earned Value Analysis Terhadap Perhitungan Biaya Proyek Pembangunan Gedung Prasarana. (Septian Mahendra Putr. Tabel 1. Daftar Rekap Item Pekerjaan dan jumlah harga ITEM PEKERJAAN JUMLAH HARGA Pekerjaan Persiapan Rp. 030,20 Pekerjaan Tanah Dan Pondasi gedung Rp. 655,31 Pekerjaan Beton Rp. 632,57 Pekerjaan Lantai Rp. 391,70 Pekerjaan Dinding Rp. 005,35 Pekerjan Pintu Dan Jendela Rp. 000,00 Pekerjan Penggantung Dan Pengunci Rp. 963,00 Pekerjan Atap Dan Plafond Rp. 705,00 Pekerjaan Sanitair Rp. 210,00 Pekerjaan Listrik Rp. ,25 Pekerjaan Pengecatan Rp. ,66 Pekerjan Atap Teras Rp. Pekerjan Jalan Dan Lantai Jemur Rp. 127,95 Pekerjan Dapar Rp. 466,85 Pekerjan Dudukan Mesin Rp. 923,31 JUMLAH Rp. 825,77 PPN 10% Rp. 382,58 JUMLAH TOTAL Rp. 208,35 DIBULATKAN Rp. 000,00 TERBILANG ## SATU MILYAR DUA RATUS JUTA RUPIAH Sumber : Data Proyek Tabel 2. Bobot Persentase Rencana Setiap Item Pekerjaan Con ITEM PEKERJAAN NILAI BOBOT Pekerjaan Persiapan 0,42 % Pekerjaan Tanah Dan Pondasi gedung 14,47 % Pekerjaan Beton 20,01 % Pekerjaan Lantai 5,47% Pekerjaan Dinding 21,50 % Pekerjan Pintu Dan Jendela 2,54 % Pekerjan Penggantung Dan Pengunci 0,23 % Pekerjan Atap Dan Plafond 13,37 % Pekerjaan Sanitair 0,11 % Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol. No. Desember 2019. Hal. Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Pekerjaan Listrik 0,48 % Pekerjaan Pengecatan 1,08 % Pekerjan Atap Teras 2,77 % Pekerjan Jalan Dan Lantai Jemur 15,50 % Pekerjan Dapar 1,00 % Pekerjan Dudukan Mesin 1,05 % JUMLAH TOTAL BOBOT PERSENTASE 100,00 % Sumber : Data Proyek BCWS Analisa jumlah anggaran biaya yang dihitung berdasarkan rencana kerja yang telah disusun terhadap waktu (BCWS) atau ukuran yang menyatakan besarnya biaya yang dianggarkan untuk pekerjaan yang sesuai dengan Time Schedule yang telah dibuat. Nilai BCWS dapat diperoleh dari nilai bobot persentase yang selaras dengan time schedule, dapat dihitung sebagai berikut : Untuk perhitungan pada akhir waktu pelaksanaan pekerjan proyek pada minggu ke-12 : Total Anggaran Proyek (BAC) = Rp. 825,77 Nilai BCWS12 = BCWS12 x Total Anggaran (BAC) = 100 % x Rp. 825,77 = Rp. 825,77 Untuk melihat perhitungan nilai BCWS pada setiap minggunya dapat dilihat pada tabel 3. dibawah ini : Tabel 3. Rekapitulasi Perhitungan Nilai BCWS Setiap Minggunya Bobot Rencana Kumulatif 4,00% BCWS Mingguan (R. 533,03 BCWS Kumulatif (R. 533,03 8,00% 555,03 106,06 15,00% 967,80 073,87 24,00% 244,32 318,18 34,00% 382,58 700,76 49,00% 073,87 774,63 64,00% 073,87 848,49 76,00% 659,09 507,58 85,00% 244,32 751,90 92,00% 719,71 97,00% 691,29 411,00 100,00% 414,77 825,77 Minggu Ke- Sumber : Data Proyek p-ISSN: 2339-2665, e-ISSN: 2502-8448 DOI: 10. 31293/teknikd Earned Value Analysis Terhadap Perhitungan Biaya Proyek Pembangunan Gedung Prasarana. (Septian Mahendra Putr. BCWP Analisa jumlah anggaran biaya yang dihitung berdasarkan kemajuan persentasi progress actual dikali keseluruhan anggaran. Nilai BCWP dapat diperoleh dari nilai aktual bobot persentase kemajuan pelaksanaan pekerjaan, dapat dihitung sebagai berikut : Untuk perhitungan pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan proyek pada minggu ke-12 : Total Anggaran Proyek (BAC) = Rp. 825,77 Nilai BCWP12 = BCWP12 x Total Anggaran (BAC) = 100 % x Rp. 825,77 = Rp. 825,77 Untuk melihat perhitungan nilai BCWP pada setiap minggunya dapat dilihat pada tabel 4. dibawah ini : Tabel 4. Rekapitulasi Perhitungan Nilai BCWP Setiap Minggunya Bobot Aktual Kumulatif 4,54% 8,69% 623,77 031,46 14,89% 257,20 288,66 24,89% 382,58 671,23 35,63% 664,89 336,12 49,49% 936,25 272,37 65,18% 999,26 271,64 76,55% 161,99 433,63 85,69% 243,68 677,30 92,51% 682,92 360,22 98,28% 187,75 547,97 100,00% Minggu Ke- BCWP Mingguan (R. 407,69 BCWP Kumulatif (R. 407,69 Sumber : Analisa Perhitungan ACWP Analisa jumlah biaya aktual (ACWP) didapat dari biaya aktual dilapangan yang telah ditambahkan biaya Overhead sebesar 5% yang dikeluarkan sesuai dengan pekerjaan yang telah Nilai ACWP dapat diperoleh dari data jadwal pelaksanaan kemajuan setiap item pekerjaan, dihitung sebagai berikut : Untuk perhitungan pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan proyek pada minggu ke-12 : Total Anggaran Proyek (BAC) = Rp 1. 825,77 Bobot ACWP = ACWP12" /"Total Anggaran (BAC)"x 100 = Rp. 386,05" /"Rp. 825,77 x 100 = 96,19 % Untuk melihat perhitungan nilai ACWP setiap minggunya dapat dilihat pada Tabel 5. Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol. No. Desember 2019. Hal. Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Tabel 5. Rekapitulasi Perhitungan Nilai ACWP Setiap Minggunya Bobot Aktual Kumulatif 4,54% ACWP Mingguan (R. 557,73 ACWP Kumulatif (R. 557,73 8,69% 430,52 988,25 14,89% 329,94 318,18 24,89% 338,61 656,79 35,63% 887,66 544,45 49,49% 905,31 449,76 65,18% 425,27 875,03 76,55% 246,99 122,02 85,69% 673,48 795,51 92,51% 762,93 558,43 98,28% 497,38 055,81 100,00% 330,24 386,05 Minggu Ke- Total Anggaran Proyek (BAC) = Rp 1. 825,77 Bobot ACWP ACWP12 Total Anggaran (BAC) Rp. 386,05 Rp. 825,77 = 96,19 % Dari perhitungan BCWS. BCWP dan ACWP maka didapat nilai pada setiap akhir waktu pelaksanaan proyek adalah : Tabel 6. Nilai Hasil Perhitungan BCWS. BCWP dan ACWP Minggu Ke- BCWS (R. BCWP (R. ACWP (R. 1,090. 825,77 1,090. 825,77 386,05 Sumber : Analisa Perhitungan Penyimpangan Terhadap Waktu (SV) Untuk mendapatkan nilai penyimpangan terhadap waktu (SV) maka perhitungan dapat dilakukan dengan cara yaitu : SV = BCWP Ae BCWS Analisa penyimpangan terhadap waktu (SV) pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan minggu ke-12 : BCWP12 = Rp. 825,77 BCWS12 = Rp. 825,77 SV12 = BCWP12 Ae BCWS12 SV12 = Rp. 825,77Ae Rp. 825,77 SV12 p-ISSN: 2339-2665, e-ISSN: 2502-8448 DOI: 10. 31293/teknikd Earned Value Analysis Terhadap Perhitungan Biaya Proyek Pembangunan Gedung Prasarana. (Septian Mahendra Putr. Untuk melihat perhitungan analisa penyimpangan waktu (SV) setiap minggunya dapat dilihat pada tabel 7. dibawah ini: Tabel 7. Analisa Schedule Varians (SV) Setiap Minggunya Minggu Ke- BCWP (R. BCWS (R. 407,69 533,03 031,46 106,06 288,66 073,87 671,23 318,18 336,12 700,76 272,37 774,63 271,64 848,49 433,63 507,58 677,30 751,90 360,22 719,71 547,97 411,00 825,77 SV (R. 5,889,854. 7,525,925. ,199,785. 9,707,353. 17,778,635. 5,344,497. 12,870,423. 5,998,926. 7,525,925. 5,562,640. 13,961,136. Sumber : Analisa Perhitungan Penyimpangan Terhadap Biaya (CV) Untuk mendapatkan nilai hasil dari penyimpangan terhadap biaya (CV) maka perhitungan dapat dilakukan dengan cara yaitu: = BCWP Ae ACWP Analisa penyimpangan biaya (CV) pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan minggu ke 12 : BCWP12 = Rp. 825,77 ACWP12 = Rp. 386,05 CV12 = BCWP12 Ae ACWP12 CV12 = Rp. 825,77Ae Rp. 386,05 CV12 = Rp. 439,72 Untuk melihat perhitungan analisa penyimpangan biaya (CV) setiap minggunya dapat dilihat pada tabel 8. dibawah ini : Tabel 8. Analisa Cost Varians (CV) setiap minggunya Minggu Ke- BCWP (R. ACWP (R. CV (R. 407,69 557,73 1,881,849. 031,46 988,25 3,602,043. 288,66 318,18 6,171,970. 671,23 656,79 10,317,014. 336,12 544,45 14,768,791. 272,37 449,76 20,513,822. Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol. No. Desember 2019. Hal. Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil 271,64 875,03 27,017,396. 433,63 122,02 31,730,311. 677,30 795,51 35,518,881. 360,22 558,43 38,345,801. 547,97 055,81 40,737,492. 386,05 41,450,439. Sumber : Analisa Perhitungan Penyimpangan Anggaran (BV) Untuk mendapatkan nilai hasil dari penyimpangan anggaran (BV) maka perhitungan dapat dilakukan dengan cara : = BCWS Ae ACWP Analisa penyimpangan anggaran (BV) pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan pada minggu ke-12 : BCWS12 = Rp. 825,77 ACWP12 = Rp. 386,05 BV12 = BCWS12 Ae ACWP12 BV12 = Rp. 825,77Ae Rp. 386,05 BV12 = Rp. 439,72 = 3,24 % Untuk melihat perhitungan analisa penyimpangan anggaran (BV) setiap minggunya dapat dilihat pada tabel 4. dibawah ini : Tabel 9. Analisa Penyimpangan Anggaran (BV) setiap Minggunya Minggu Ke- BCWS (R. ACWP (R. BV (R. 533,03 557,73 . ,008,004. 106,06 988,25 ,923,882. 073,87 318,18 7,371,755. 318,18 656,79 609,661. 700,76 544,45 ,009,843. 774,63 449,76 15,169,324. 848,49 875,03 14,146,973. 507,58 122,02 25,731,385. 751,90 795,51 27,992,956. 719,71 558,43 32,783,161. 411,00 055,81 26,776,355. 825,77 386,05 41,450,439. Sumber : Analisa Perhitungan Indeks Kinerja Jadwal (SPI) Untuk mendapatkan nilai hasil dari indeks kinerja jadwal (SPI) maka perhitungan dapat dilakukan dengan cara : SPI = "BCWP" /"BCWS" p-ISSN: 2339-2665, e-ISSN: 2502-8448 DOI: 10. 31293/teknikd Earned Value Analysis Terhadap Perhitungan Biaya Proyek Pembangunan Gedung Prasarana. (Septian Mahendra Putr. Analisa indeks kinerja jadwal (SPI) pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan pada minggu ke12: BCWP12 = Rp. 825,77 BCWS12 = Rp. 825,77 SPI12 = "BCWP12" / "BCWS12" SPI12 = "Rp. 825,77" / ("Rp. 825,77" @) SPI12 = 1,00 Untuk melihat perhitungan analisa Indek kinerja jadwal (SPI) setiap minggunya dapat dilihat pada tabel 10. dibawah ini : Tabel 10. Analisa Indeks Kinerja Jadwal (SPI) pada tiap minggunya Minggu Ke- BCWP (R. BCWS (R. SPI 407,69 533,03 031,46 106,06 288,66 073,87 671,23 318,18 336,12 700,76 272,37 774,63 271,64 848,49 433,63 507,58 677,30 751,90 360,22 719,71 547,97 411,00 825,77 Sumber : Analisa Perhitungan Indek Kinerja Biaya (CPI) Untuk mendapatkan nilai hasil Indeks Kinerja Biaya (CPI) maka perhitungan dapat dilakukan dengan cara : CPI = "BCWP" / "ACWP" Analisa Indeks kinerja jadwal (CPI) pada akhir waktu pelaksanaan pekerjan pada minggu ke12 : BCWP12 = Rp. 825,77 ACWP12 = Rp. 386,05 CPI12 = "Rp. 825,77" / "Rp. 976,64" CPI12 = 1,04 Untuk melihat perhitungan analisa Indeks kinerja biaya (CPI) setiap minggunya dapat dilihat pada tabel 11. dibawah ini : Tabel 11. Analisa Indeks Kinerja Biaya (CPI) Setiap Minggunya Minggu Ke- BCWS (R. ACWP (R. CPI 533,03 557,73 106,06 988,25 Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol. No. Desember 2019. Hal. Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil 073,87 318,18 318,18 656,79 700,76 544,45 774,63 449,76 848,49 875,03 507,58 122,02 751,90 795,51 719,71 558,43 411,00 055,81 825,77 386,05 Sumber : Analisa Perhitungan Perhitungan Untuk Biaya Yang tersisa (ETC) Untuk mendapatkan nilai hasil perhitungan untuk biaya yang tersisa (ETC) maka perhitungan dapat dilakukan dengan cara : ETC = "BAC - BCWP" / "CPI" Analisa perhitungan untuk biaya yang tersisa (ETC) pada akhir waktu pelaksanaan pekerjan pada minggu ke-12 : BAC = Rp. 825,77 BCWP12 = Rp. 825,77 CPI12 = 1,03 ETC = Rp. 825,77- Rp. 825,77 / 1,03 ETC = Rp 0 PEMBAHASAN Dari pengumpulan data Ae data yang diambil dari konsultan perencana dan pengawas serta hasil perhitungan diatas maka didapat analisa seperti berikut : Total Anggaran Biaya Sebelum PPN (BAC) = Rp. 825,77 Total Anggaran Biaya Setelah PPN 10% = Rp. 028,35 BCWS (Sampai akhir waktu pelaksanaa. = Rp. 825,77 BCWP (Sampai akhir waktu pelaksanaa. = Rp. 825,77 ACWP (Sampai akhir waktu pelaksanaa. = Rp. 386,05 Dari indikator yang didapat dari analisa hasil perhitungan biaya maka didapat : Penyimpangan Terhadap Jadwal (SV) = BCWP Ae BCWS Analisa penyimpangan terhadap waktu (SV) pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan minggu ke-12 : BCWP12 = Rp. 825,77 BCWS12 = Rp. 825,77 SV12 = BCWP12 Ae BCWS12 SV12 = Rp. 825,77 Ae Rp. 825,77 SV12 p-ISSN: 2339-2665, e-ISSN: 2502-8448 DOI: 10. 31293/teknikd Earned Value Analysis Terhadap Perhitungan Biaya Proyek Pembangunan Gedung Prasarana. (Septian Mahendra Putr. Hasil menunjukan angka 0, yang berarti tidak ada penyimpangan jadwal atau waktu pelaksanaan pekerjaan. Penyimpangan Terhadap Biaya (CV) = BCWP Ae ACWP Analisa penyimpangan biaya (CV) pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan minggu ke BCWP12 = Rp. 825,77 ACWP12 = Rp. 386,05 CV12 = BCWP12 Ae ACWP12 CV12 = Rp. 825,77Ae Rp. 386,05 CV12 = Rp. 439,72 Hasil menunjukan angka positive, yang berarti biaya pelaksanaan pekerjaan proyek < biaya anggaran yang telah direncanakan. Indek Kinerja Jadwal (SPI) BCWP SPI = BCWS Analisa indeks kinerja jadwal (SPI) pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan pada minggu ke-12 : BCWP12 = Rp. 825,77 BCWS12 = Rp. 825,77 BCWP12 SPI12 = BCWS12 SPI12 Rp. 825,77 = Rp. 825,77 SPI12 Hasil menunjukan angka 1, yang berarti tidak ada penyimpangan waktu pada pelaksanaan pekerjaan atau selaras dengan waktu jadwal rencana. Indek Kinerja Biaya BCWP CPI = ACWP Analisa Indeks kinerja jadwal (CPI) pada akhir waktu pelaksanaan pekerjan pada minggu ke-12 : BCWP12 = Rp. 825,77 ACWP12 = Rp. 386,05 Rp. 825,77 CPI12 = Rp. 386,05 CPI12 = 1,04 Hasil menunjukan angka > 1, yang berarti kinerja penyelenggaraan proyek lebih baik dari pada perencanaan atau biaya pengeluaran lebih kecil dari biaya anggaran rencana. Perhitungan Untuk Biaya Yang Tersisa (ETC) BAC-BCWP ETC CPI Analisa perhitungan untuk biaya yang tersisa (ETC) pada akhir waktu pelaksanaan pekerjan pada minggu ke-12 : BAC = Rp. 825,77 BCWP12 = Rp. 825,77 CPI12 = 1,04 Rp. 161,20 - Rp. 161,20 ETC 1,04 ETC = Rp 0 Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol. No. Desember 2019. Hal. Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Hasil menunjukan angka 0, yang berarti biaya penyelenggaraan proyek selaras dengan anggaran biaya rencana. Perhitungan Biaya Pada Saat Penyelesaian Proyek (EAC) EAC = ETC ACWP Analisa perhitungan biaya pada saat penyelesaian proyek pada akhir waktu pelaksanaan pekerjan pada minggu ke-12 : ETC = Rp. ACWP12 = Rp. 386,05 EAC = Rp 0 Rp. 386,05 EAC = Rp. 386,05 Hasil menunjukan angka positive, yang berarti biaya pengeluaran lebih kecil dari anggaran biaya rencana. Keuntungan Keuntungan = Total Anggaran Sebelum PPN (BAC) Ae EAC = Rp. 825,77 Ae Rp. 386,05 = Rp. 439,72 = 3,80 % KESIMPULAN Hasil analisa dengan metode Earned Value Analysis pada proyek Pembangunan Gedung Prasarana Pendukung Pertanian Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara dapat disimpulkan : Besaran biaya aktual pelaksanaan proyek Pembangunan Gedung Prasarana Pendukung Pertanian Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara terhadap nilai kontrak sebelum PPN pada setiap minggunya adalah: Tabel 12. Biaya Aktual Pelaksanaan Proyek Per-minggunya Minggu Ke - Bobot Aktual Mingguan Nilai Biaya Mingguan (R. 557,73 Nilai Biaya Kumulatif (R. 557,73 430,52 988,25 329,94 318,18 338,61 656,79 887,66 544,45 905,31 449,76 425,27 875,03 246,99 122,02 673,48 795,51 762,93 558,43 497,38 055,81 330,24 386,05 p-ISSN: 2339-2665, e-ISSN: 2502-8448 DOI: 10. 31293/teknikd Earned Value Analysis Terhadap Perhitungan Biaya Proyek Pembangunan Gedung Prasarana. (Septian Mahendra Putr. Besaran biaya aktual akhir waktu pada pelaksanaan proyek Pembangunan Gedung Prasarana Pendukung Pertanian Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara ialah sebesar Rp. 386,05 (Satu Milyar Empat Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Enam Puluh Tiga Ribu Tiga Ratus Delapan Puluh Enam Rupia. Besaran persentasi keuntungan yang didapat oleh pelaksana pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan proyek Pembangunan Gedung Prasarana Pendukung Pertanian Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara ialah sebesar : 3,80% (Hal ini dengan ditunjukannya nilai CPI . ost performance inde. pada akhir waktu pelaksanaan proyek minggu ke 12 dengan indeks biaya sebesar 1,04 > 1 yang artinya kinerja penyelenggaraan proyek lebih baik dari pada perencanaan atau biaya pengeluaran lebih kecil dari biaya anggaran rencana. SARAN Pelaksana masih bisa menekan biaya pelaksanaan dengan cara memanfaatkan tenaga kerja dari masyarakat sesuai dengan tujuan utama program Pembangunan Infrastruktur Sektor Ekonomi Wilayah (PISEW) yang memanfaatkan sekitar 15 % pekerja dari masyarakat desa setempat khususnya Desa Sidomulyo. Pelaksana masih bisa melakukan percepatan waktu pelaksanaan dengan cara mobilisasi material lebih cepat dikarenakan pada bulan Desember terdapat libur besar hari Natal dan tahun baru yang dapat mengganggu terpenuhinya material dilapangan. Time Schedule yang dibuat oleh konsultan perencana hendaknya masih bisa menggunakan metode yang lain seperti Microsoft Project sehingga dapat membuat lintasan kritis pekerjaan lebih jelas dan tidak terjadi tumpang tindih antar pelaksanaan item pekerjaan tertentu yang menyebabkan terjadinya kepadatan pelaksanaan pekerjaan dilapangan. Melakukan survey yang lebih detail terhadap pelaksana untuk mengetahui nilai biaya aktual agar mendapatkan nilai ACWP sampai akhir pelaksanaan pekerjaan agar dapat menyempurnakan penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA