Vol. 2 No. 2 Desember 2018 ISSN : 2597-3673 (Onlin. ISSN : 2579-5201 (Printe. TEKNIK TRANSMISI SYNCHRONOUS UNTUK SISTEM KENDALI RUANG KARAOKE Zulfian Azmi1. Hario Tamtomo Sinaga2 Program Studi Sistem Komputer. STMIK Triguna Dharma Jl. Nasution N0. 73 F-Medan E-mail : zulfian,azmi@gmail. ABSTRAK Ruangan karaoke merupakan salah satu bentuk hiburan yang dimana seseorang menyanyi dan diiringi dengan musik dan teks lirik yang ditunjukkan pada sebuah layar televisi. Ruangan karaoke memiliki fasilitas didalam ruangannya seperti Lampu. AC (Air Conditione. , televisi dan mikrofon. Sistem pengendalian ruang karaoke pada saat ini dilakukan secara manual dan ketika terjadi penumpukan pelanggan maka petugas akan membutuhkan waktu yang lama untuk mempersiapkan semua fasilitas yang ada didalam ruangan. Dengan permasalahan tersebut, maka penggunaan teknik komunikasi serial synchronous menjadi solusi dalam membantu meringankan dan mempercepat petugas dalam aktivitas menghidupakan semua fasilitas yang ada didalam ruangan dan menggunakan arduino uno sebagai sistem kendali yang dirancang untuk mempermudah petugas dalam pegendalian fasilitas ruangan. Sistem ini dapat mengendalikan fasilitas yang ada didalam ruangan hanya dengan menggunakan komputer. Sistem ini dirancang dengan jumlah 3 ruangan yang dikontrol oleh seorang petugas yang dapat menghidupkan dan mematikan fasilitas yang ada didalam ruangan. Kata Kunci : Ruang Karaoke. Transmisi Synchronous. Kendali PENDAHULUAN Perkembangan teknologi sistem kendali cerdas sudah mulai diterapkan dalam lingkungan masyarakat untuk mempermudah aktivitas sehari-hari. Beberapa sistem yang sudah ada juga perlahan mulai tergantikan dengan pembaruan sistem yang lebih efektif dan Salah satunya adalah ruang karaoke yang merupakan salah satu tempat hiburan, dimana seseorang menyanyi diringi dengan musik dan teks lirik yang ditunjukkan pada sebuah layar televisi. Ruang karaoke memiliki fasilitas didalam ruangannya seperti lampu. AC, mikrofon dan juga televisi. Salah satu kendala dari usaha ruang karaoke adalah sistem yang digunakan masih manual dalam mempersiapkan dan mengakhiri penggunaan ruang karaoke. Sehingga apabila terjadi antrian pelanggan petugas akan mengalami kesulitan dalam mempersiapkan fasilitas ruang karaoke. Teknologi berbasis sistem kendali dapat digunakan pada suatu ruangan yang dapat dimonitoring agar ruangan tetap bisa digunakan secara Dan mempermudah dalam sistem pengawasan saat dilakukan ketika terjadi pergantian pelanggan sehingga tidak mengalami kesulitan dalam mempersiapkan fasilitas didalam ruangan. II. TINJAUAN PUSTAKA 1 Ruang Karaoke Menurut Sulfasyah dan MasAoud Ibrahim, . Au Hiburan karaoke ini berasal dari jepang yaitu AukaraokeAy menurut bahasa aslinya adalah sebuah singkatan dari kaara kara dan oke, kara berarti kosong sedangkan oke berarti orkestraAy. Karaoke berarti sebuah musik orkestra yang kosong atau tidak dilengkapi dengan suara vokal. Karaoke didefinisikan sebagai sebuah bentuk hiburan di mana seseorang menyanyi diiringi dengan musik dan teks lirik. Layanan karaoke mencakup beberapa komponen penting yang terintegrasi yaitu video, text dan suara. Video merupakan sarana visual yang dapat mengarahkan dan memudahkan seseorang saat Video terintegrasi dengan teks dan suara. Teks dalam video karaoke merupakan lirik lagu yang berjalan sesuai nada lagu yang diperdengarkan. Suara dalam video karaoke merupakan suara musik instrumental dari sebuah lagu. Fasilitas di dalam ruangan karaoke merupakan suatu hal yang sangat penting karena dapat mempengaruhi kelancaran dan kenyamanan pengguna ruang. Ruang karaoke meiliki fasilitas seperti lampu, televisi, microfon/ speaker dan AC sebagai sarana dan prasarana dalam kegiatan 2 Teknik Transmisi Synchronous Transmisi synchronous merupakan suatu pengiriman data yang dikirim dengan kecepatan tinggi dan data yang dikirim pada blok, dimana setiap blok data akan dicek ulang oleh Block Check Character (BCC). Transmisi ini digunakan untuk transmisi data dengan kecepatan yang tinggi. Data yang dikirimkan berupa satu blok data. Sinkroniasi terjadi dengan cara mengirimkan pola data tertentu antara pengirim dan Pola data ini disebut dengan karakter sinkronisasi . ynchronization characte. Dengan transmisi synchronous, suatu blok bit di transmisikan dalam suatu deretan tanpa kode start dan stop. Panjang blok tersebut bisa terdiri dari bit-bit yang begitu Untuk mencegah ketidak sesuaian waktu diantara transmitter dan receiver detaknya dengan cara apapun harus dibuat sinkron. Salah satu kemungkinannya adalah dengan menyediakan sebuah jalur detak terpisah diantara transmitter dan receiver. Salah satu sisi . ransmitter maupun receive. mengatur jalur secara teratur dengan satu pulsa pendek per bit waktu. Sisi yang lain menggunakan pulsa regular ini sebagai detak. Teknik ini akan bekerja Published by : LP3M STMIK Jayakarta. Jln. Salemba I No. 10 Jakarta Pusat 10430 Indonesia. Telp. 62-21-3905050. URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Vol. 2 No. 2 Desember 2018 ISSN : 2597-3673 (Onlin. ISSN : 2579-5201 (Printe. dengan baik untuk jarak pendek, namun untuk jarak yang lumayan panjang pulsa detak akan menjadi sasaran gangguan-gangguan yang sama seperti yang terjadi pada sinyal data, ditambah lagi dengan adanya kesalahan dalam hal waktu. DISKUSI DAN PEMBAHASAN 1 Algoritma Sistem Algoritma sistem yaitu aliran proses atau proses-proses yang dilakukan oleh sistem sesuai dengan fungsinya. Berikut ini adalah algoritma Sistem kendali ruangan Karaoke Menggunakan Komunikasi Serial Synchronous. Proses Pengaktifan Sistem Koneksi Laptop dengan alat Pengiriman data dari laptop Sinkronisasi karakter/ kata: ditandai awal dan akhir untuk masing-masing karakter/ satuan kecil lainnya dari data. Sinkronisasi block/ pesan: ditandai awal dan akhir dari satuan besar data. Dan untuk pesan yang besar, dibagi-bagi menjadi beberapa blok kemudian baru dikirimkan pengurutan blok-blok yang telah dibagi tersebut adalah tugas dari timming. Sedangkan pengaturan level sinyal adalah tugas dari sintax dan untuk melihat arti dari pesan adalah tugas dari 3 Block Diagram Blok Diagram gambar 3. 2 berikut ini menjelaskan konfigurasi sistem maupun input/output sistem dimana input sistem adalah sebuah tampilan Visual Basic (VB) yang dimasukkan oleh user laptop, laptop akan mengirimkan perintah sesuai dengan yang diinginkan user. Komputer akan mengeluarkan perintah untuk mengendalikan fasilitas sesuai dengan perintah dari user untuk menghidupkan fasilitas Dengan demikian output sistem adalah kondisi fasilitas hidup atau mati. Proses kontrol beban fasilitas dilakukan oleh sebuah mikrokontroler Terdapat beberapa blok yang akan bertugas sesuai dengan fungsinya masing-masing. Pembacaan data Tampilkan Hasilnya Gambar 3. 1 Algoritma Sistem Berikut adalah penjelasan dari algoritma sistem dari 1 di atas: Proses pengaktifan sistem: yaitu pertama kali sistem atau alat dijalankan pada saat catu daya Koneksi Laptop dengan alat: yaitu saat laptop komunikasi serial. Pengiriman data dari laptop: yaitu data dikirim berupa satu baris data-data yang memuat informasi pengendalian ruang karaoke. Pembacaan data: yaitu menerapkan perintahperintah data dari laptop ke dalam sistem arduino. Sistem Bekerja: Proses menampilkan hasil yang telah di lakukan. 2 Transmisi Sinkronisasi Untuk blok-blok data yang cukup besar, transmisi sinkronisasi jauh lebih efisien dari pada Transmisi asinkron memerlukan overhead 20% atau lebih. Bila menggunakan transmisi sinkron biasanya lebih kecil dari 1000 bit, yang mengandung 48 bit kontrol informasi . ermasuk fla. , maka untuk pesan 1000 bit, overheadnya adalah 48 / 1048 X 100% = 4. Urutan pengerjaan sinkronisasi yaitu: Sinkronisasi bit: ditandai awal dan akhir untuk masing-masing bit. Gbr 3. 2 Blok Diagram Berikut penjelasan dari block proses: Led Putih Led putih yang dimaksud adalah simulasi dari lampu yang menjadi keluaran dari sistem sebagai penerang fasilitas ruangan. Motor DC Motor DC yang dimaksud adalah simulasi dari pendingin ruangan/ AC (Air Conditione. yang menjadi keluaran dari sistem sebagai pendinginan dalam ruangan tersebut. LCD LCD yang dimaksud adalah simulasi dari televisi yang menjadi keluaran dari sistem. Buzzer Buzzer yang dimaksud adalah simulasi dari mikrofon yang menjadi keluaran dari sistem. Motor Servo Published by : LP3M STMIK Jayakarta. Jln. Salemba I No. 10 Jakarta Pusat 10430 Indonesia. Telp. 62-21-3905050. URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Vol. 2 No. 2 Desember 2018 ISSN : 2597-3673 (Onlin. ISSN : 2579-5201 (Printe. Motor Servo yang dimaksud adalah simulasi dari pengunci pintu yang menjadi keluaran dari Catu Daya Catu Daya berfungsi sebagai sumber energi atau tegangan semua rangkaian elektronika yang telah dibuat agar bekerja sesuai 4 Perancangan Model Hardware Pada perangkat model hardware ini dirancang diimplementasikan oleh penggunaan sistem. Sistem ini bersifat prototype dengan ukuran skala perancangan sistem dibuat lebih kecil dari yang sebenarnya namun fungsionalnya dapat digunakan untuk kondisi sebenarnya. Berikut gambar tata letak perangkat Televisi, lampu. AC dan pintu pada ruangan karaoke yang dirancang untuk dikendalikan. Gbr. 3 Tata letak perangkat Televisi, lampu. AC dan pintu pada ruangan karaoke Dibawah ini terlihat menu sistem kendali untuk perangkat pada ruang Karaoke pada 3 berikut ini. Ruang Kone Disc KARAOKE Lamp Televi Mikro Pintu Ruangan Lamp Televi Mikro si Pintu fon IV. KESIMPULAN Berdasarkan analisa pada permasalahan yang terjadi dalam kasus yang diangkat, maka dapat ditarik kesimpulan yaitu : Sistem Kendali ruangan karaoke menjadi sangat membantu meringankan dan mempercepat petugas dalam aktivitas menghidupkan semua fasilitas yang ada didalam ruangan dan menggunakan komputer. Penggunaan teknik Transmisi Synchronous dapat dimplementasikan dalam merancang sistem kendali berbasis arduino uno untuk mempermudah petugas dalam pegendalian fasilitas ruangan Karaoke. REFERENSI