SOSIALISASI ETIKA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENCEGAH BULLYING PADA SISWA MTS USHRIYYAH PURBALINGGA Abstrak Sejarah artikel Diterima: 23 Desember 2022 Revised: 09 Januari 2023 Diterima: 10 Januari 2023 Teknologi komunikasi dan informasi mempengaruhi perkembangan platform media sosial yang beredar di masyarakat. Penggunaan media sosial memiliki dampak negatif dan dampak positif. Saat ini siswa juga sudah menggunakan media sosial, namun konten video atau foto yang diupload pada media sosial masih banyak ditemui yang tidak sesuai dengan etika dan mengarah cyberbullying pada media sosial. Berdasarkan obeservasi dan wawancara siswa MTs Ushriyyah Purbalingga belum mengetahui etika dalam penggunaan medisa sosial. Tim pengabdian Universitas Amikom Purwokerto melakukan kegiatan pengabdian masyarakat sosialisasi etika penggunaan media sosial untuk mencegah Tujuan kegiatan pengabdian ini memberikan edukasi kepada siswa mengenai etika dalam Penggunan Media sosial untuk menumbuhkan kesadaran siswa agar tidak melakukan bullying pada media Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dengan memberikan pertanyaan secara langsung dan dalam bentuk soal, siswa dapat menjawab semua pertanyaan yang diberikan secara langung, rata-rata siswa juga dapat menjawab dengan benar 7 soal dari 10 soal yang diberikan. Maka dapat disimpulkan bahwa siswa sudah memahami etika penggunaan media sosial dan memahami tindakan yang mengarah pada cyberbullying. Email: taqwa@amikompurwokerto. Kata kunci: Etika. Media Sosial. Cyberbullying Taqwa Hariguna1. Berlilana 2. Retno Waluyo3 Sistem Informasi. Universitas Amikom Purwokerto Abstract Communication and information technology influences the development of social media platforms circulating in society. The use of social media has both negative and positive impacts. Currently students are also using social media, but there are still many video or photo content uploaded on social media that are not in accordance with ethics and lead to cyberbullying on social media. Based on observations and interviews. MTs Ushriyyah Purbalingga students did not know the ethics of using social The Amikom Purwokerto University service team conducted community service activities to socialize the ethics of using social media to prevent cyberbullying. The purpose of this service activity is to educate students about ethics in using social media to raise student awareness so they don't bully on social media. Based on the results of the evaluation carried out by asking questions directly and in the form of questions, students can answer all the questions given directly, on average students can also answer correctly 7 questions out of 10 questions given. So it can be concluded that students already understand the ethics of using social media and understand the actions that lead to cyber bullying. Keywords : Ethics. Social Media. Cyberbullying AU n 107 Copyright . 2023 Taqwa Hariguna1. Berlilana2. Retno Waluyo3 Karya ini berlisensi di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. org/10. 34306/adimas. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi menjadikan media sosial semakin maju dan berkembang . Jumlah penggunaan media sosial di Indonesia juga terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Jumlah pengguna media sosial pada tahun 2022 sudah mencapai 191 juta pengguna atau meningkat sebesar 12,35% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 170 juta pengguna . Penggunaan media sosial sebagai media komunikasi digital telah digunakan oleh berbagai kalangan dan usia, termasuk generasi muda kalangan siswa . Adanya inovasi dalam bidang komunikasi ini dapat digunakan oleh siswa untuk mengekspresikan diri seperti menulis dan memposting karya seni . erupa gambar maupun vide. , serta untuk berinteraksi antara satu sama lain untuk mendapatkan teman atau relasi baru . Pada media sosial seringkali ditemukan perilaku yang tidak sesuai dengan etika menggunakan media sosial oleh siswa mengingat usia yang masih muda dan belum memiliki kematangan berpikir sehingga dapat berdampak negatif pada melemahnya etika . Padahal sejatinya setiap pengguna media sosial seharusnya dapat mengontrol perilakunya dalam bermedia sosial. Hal ini dapat dilihat dari masih maraknya muatan di media sosial yang menyinggung unsur SARA, berbau kekerasan dan kebencian, mengandung hoaks sampai cyberbullying . Cyberbullying merupakan kasus yang terjadi menimpa pada usia sekolah pada media sosial. Oleh karen itu etika dalam bermedia sosial khususnya untuk kalangan siswa sangatlah penting . Berdasarkan wawancara dengan siswa di MTs Ushriyyah Purbalingga, siswa belum mengetahui etika dalam penggunaan sosial, siswa menggunakan media sosial sesuai dengan keinginannya tanpa memperhatikan etika dalam penggunaannya . Tanpa disadari mereka telah mengunggah video atau konten yang arahnya perbuatan cyberbullying terhadap orang lain. Dari permasalahan tersebut Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Amikom Purwokerto yang terdiri dari dosen dan mahasiswa akan melakukan sosialisasi Etika Penggunaan Media Sosial pada Siswa MTs Ushriyyah Purbalingga dengan tujuan memberikan edukasi kepada siswa mengenai etika dalam Penggunan Media sosial untuk menumbuhkan kesadaran siswa agar tidak melakukan bullying pada media sosial . Setelah diadakan Kegiatan sosialisasi etika penggunaan media sosial pada MTs Ushriyyah Purbalingga diharapkan siswa dapat mengetahui etika penggunaan media sosial sehingga dapat mencegah terjadinya cyberbullying lewat media sosial . METODE PELAKSANAAN Pelaksanaan kegiatan pengabdian sosialisasi penggunaan media sosial untuk mencegah bullying pada siswa MTs Ushriyyah Purbalingga dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto, sedangkan kerangka kerja pengabdian terdapat pada gambar 1. Gambar 1. Kerangka Kerja Pengabdian SOSIALISASI ETIKA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL. n 108 doi. org/10. 34306/adimas. Berdasarkan Kerangka kerja pada gambar 1. Langkah-langkah kegiatan pengabdian dapat diuraikan sebagai berikut: Menentukan Mitra Sasaran Tahap ini Tim Pengabdian Masyarakat melakukan penentuan mitra sasaran Kegiatan Pengabdian masyarakat . Analisis Kebutuhan Mitra Tahap ini tim melakukan observasi dan wawancara terhadap siswa untuk mengetahui kebutuhan siswa terkait materi yang akan diberikan berkaitan dengan etika penggunaan media sosial. Merencanakan Kegiatan Pengabdian Tahap ini Tim menentukan materi dan waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian yang akan diusulkan ke sekolah untuk memperoleh persetujuan. Mempersiapkan Kebutuhan Alat dan Materi Tahap ini Tim memperisapkan peralatan yang akan digunakan untuk kegiatan pengabdian dan menyiapkan materi yang akan diberikan kepada siswa selama kegiatan berlangsung. Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Tahap ini merupakan pelaksananaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim, adapun metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi etika penggunaan media sosial ini antara lain Presentasi materi, diskusi dan tanya jawab. Evaluasi Kegiatan Pengabdian Evaluasi merupakan tahap akhir dari kegiatan pengabdian masyarakat untuk mengetahui ketercapaian tujuan kegiatan sosialisasi etika penggunaan media sosial untuk mencegah terjadinya bulliying, khususnya dilingkungan siswa MTs Ushriyyah Purbalingga. PEMBAHASAN Kegiatan Pengabdian Masyarakat sosialisasi etika penggunaan media sosial untuk mencegah bullying pada siswa MTs Ushriyyah Purbalingga yang dilakukan oleh Tim Universitas Amikom Purwokerto terdiri dari dosen dan mahasiswa, dalam pelaksanaannya dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: Menentukan mitra sasaran Setelah dilakukan musyawarah oleh tim pengabdian masyarakat dan dengan berbagai pertimbangan, memutuskan untuk melakukan kegiatan pengabdian di tiingkat SMP atau sederajat, kemudian terdapat lima usulan tempat mitra . Tim melakukan musyawarah dan kami sepakat untuk memilih mitra MTs Ushriyyah Purbalingga sebagai mita pengabdian kepada masyarakat. Analisis kebutuhan mitra Pada tanggal 10 Juni 2022 tim bersilaturahmi untuk meminta ijin akan melaksanakan kegiatan pengabdian. Tim disambut baik oleh perwakilan MTs Ushriyyah Purbalingga, selanjutnya meminta ijin untuk melakukan wawancara kepada siswa untuk mendapatkan informasi mengenai penggunaan media sosial oleh siswa. Setelah mendapatkan informasi yang diperlukan, berdasarkan hasil wawancara dan observasi ditemukan konten siswa yang sebenarnya mengarah ke bullying, namun siswa tidak mengetahuinya bahawa konten tersebut termasuk bullying . Merencanakan kegiatan pengabdian Tim melakukan diskusi untuk menentukan tema yang akan diberikan dan waktu pelaksanaan. Tim sepakat akan memberikan materi etika penggunaan media sosial untuk mencegah bullying siswa. Tim juga mengusulkan waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian untuk mendapat persetujuan dari MTs Ushriyyah Purbalingga. Pada tanggal 11 Juni 2022 perwakilan tim menuju MTs Ushriyyah Purbalingga, saat sampai di sekolah kami bertemu dengan kepala sekolah MTs Ushriyyah Purbalingga dan disambut dengan baik, selanjutnya perwakilan tim menyampaikan mengenai materi yang akan disampaikan dan waktu pelaksanaan kegiatan tanggal 15 Juni 2022. Kepala sekolah sangat mendukung mengenai materi yang akan diberikan, karena dirasa siswa perlu memahami etika penggunaan media sosial, sehingga siswa dapat terhindar dari dampak negative adanya media social. Waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian juga mendapat persetujuan kepala sekolah. Mempersiapkan kebutuhan alat dan materi SOSIALISASI ETIKA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL. n 109 doi. org/10. 34306/adimas. Setelah mendapatkan persetujuan tema dan waktu pelaksanaan. Tim mempersiapkan kebutuhan peralatan yang akan Peralatan yang akan digunakan oleh tim antara lain LCD Proyektor. Kabel HDMI. Roll Kabel. Laptop dan Banner. Tim juga membuat materi yang akan disampaikan ke peserta sosialisasi dan mencari video tentang perbuatan bullying untuk ditayangkan kepada peserta sehingga peserta mengetahui perbuatan bullying yang sering terjadi terhadap siswa . Pelaksanaan kegiatan pengabdian Pelaksanaan kegiatan Pengabdian sesuai waktu yang disepakati dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2022. Tim pengabdian Universitas Amikom Purwokerto sampai di MTs Ushriyyah Purbalingga pada jam 06. 45 wib. Tim bertemu dengan perwakilan dari sekolah dan meminta ijin untuk menyiapkan tempat dan peralatan yang Tim bekerja sama melakukan seting tempat pelaksanaan yang dimulai dari memasang baner dan kemudiaan pemasangan LCD Proyektor. Kegiatan pengabdian masyarakat diiukuti oleh 34 peserta dari kalangan siswa yang dimulai pada jam 08. 00 wib. Acara diawali dengan pembukaan acara oleh pembawacara. Acara selanjutnya sambutan-sambutan. Sambutan pertama oleh ketua tim pengabdian masyarakat yang menyampaikan terima kasih kepada kepala MTs Ushriyyah Purbalingga beserta guru dan karyawan yang telah memberikan ijin serta mendukung pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada manyarakat sehingga kegiatan pengabdian masyarakat dapat berjalan lancar . Sambutan kedua oleh kepala MTs Ushriyyah Purbalingga, beliau menyampaikan terima kasih telah diadakan kegiatan sosialisasi ini, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa dan dapat menambah pengetahuan siswa terhadap cyber bullying yang terjadi di media sosial sehingga siswa dapat terhindar dari dampak negatif media sosial . Pada jam 08. 45 dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh perwakilan Tim pengabdian. Pemateri menyampaikan meteri perlunya etika penggunaan media sosial. Dampak positif dan negatif media sosial, cyberbullying. Materi disampaikan dengan metode presentasi, pada saat spresentasi juga memutar video mengenai tindakan cyberbullying. Pemateri melakukan diskusi disela-sela memaparkan materi agar peserta tidak merasa bosan mengikuti kegiatan sosialisasi . Penyampaiam materi juga dilakukan secara bergantian agar tidak kelelahan. Pada jam 10. 30 materi selesai dipresentasikan oleh pemateri yang dilanjutkan dengan diskusi, pada saat diskusi siswa menunjukan video yang ada di media sosial, siswa meminta pendapat pemateri apakah video tersebut termasuk tindakan cyberbullying. Pemateri memberikan tanggapan bahwa video tersebut termasuk dalam cyberbullying, hal ini di dasari dari isi video yang menunjukan siswa yang sedang di olok-olok, walupaun niat dari siswa hanya untuk bercanda . Pada jam 00 wib acara pemaparan materi selesai dilaksanakan dan dilanjutkan dengan melakukan evaluasi kegiatan Gambar 2. Penyampaian Materi SOSIALISASI ETIKA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL. n 110 doi. org/10. 34306/adimas. Gambar 3. Sesi Tanya Jawab Evaluasi Kegiatan pengabdian Evaluasi dilakukan dengan memberikan pertanyaan baik secara lisan maupun berupa soal kepada peserta sosialisasi. Panitia memberikan pertanyaan secara lisan kepada peserta dan menunjuk secara acak siswa untuk menjawab pertanyaan yang diberikan. Dari 5 pertanyaan yang diberikan secara lisan dapat dijawab semua oleh siswa yang ditunjuk oleh panitia. Jumlah soal pertanyaan yang diberikan sejumlah 10 soal. Siswa menjawab pertanyaan di selembar kertas yang nanti dikumpulkan ke tim pengabdian, dari hasil jawaban peserta yang telah dilihat oleh panitia, rata-rata siswa dapat menjawab benar 7 soal dari pertanyaan yang diberikan. Acara selesai jam 12. 00 wib yang ditutup oleh tim pengabdian, kemudian di lanjutkan dengan sesi foto bersama tim pengabdian dengan guru dan siswa peserta sosialisasi. Gambar 4. Sesi Foto Bersama Peserta SOSIALISASI ETIKA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL. n 111 doi. org/10. 34306/adimas. KESIMPULAN Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahawa kegiatan yang dilakukan telah berjalan dengan lancar dan siswa dapat mengetahui etika penggunaan media sosial dan mengetahui tindakan-tindakan yang dapat mencegah cyberbullying, sehingga siswa tidak melakukan cyberbullying terhadap teman atau orang lain di media sosial. Saran untuk kegiatan selanjutnya dilakukan pengabdian mengenai literasi internet untuk siswa MTs Ushriyyah Purbalingga. DAFTAR PUSTAKA