Lensa Ilmiah Ae Jurnal Manajemen dan Sumberdaya (EISSN: 2964-7. Volume 3. Nomor 2. Juni, 2024 . Pengaruh Literasi Keuangan dan Sikap Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM Mulyati1, *Muh. Syahru Ramadhan2. Dwi RezkyAmelya3 1,2,3Program Studi Manajemen. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis Dompu Email: yhatisweet19@gmail. Article Info Article History Submission: 2024-05-06 Accepted: 2024-06-13 Published: 2024-06-15 Keywords: Financial Literacy. Financial Attitude. Financial management. Artikel Info Sejarah Artikel Penyerahan: 2024-05-06 Diterima: 2024-06-13 Dipublikasi: 2024-06-15 Kata kunci: Literasi Keuangan. Sikap Keuangan. Pengelolaan Keuangan. Abstract The results of the National Financial Literacy Survey (SNLK) conducted by the OJK in recent years show that financial literacy in the MSME group is still fluctuating. This reflects the low level of knowledge about financial literacy and financial attitudes among MSME owners, which is the background for this research. This research aims to determine the influence of financial literacy and financial attitudes on the financial management of MSMEs in Dompu District. This research used a descriptive quantitative method with a sample of 82 respondents from MSMEs throughout Dompu District, using a simple random sampling method. The analytical method used is multiple linear regression analysis to test the influence of the independent variable on the dependent variable. Data were collected through questionnaires and processed using SPSS 25. The research results showed that financial literacy had a significant effect on financial management, while financial attitudes had no significant effect on financial management partially . However, simultaneously . , the variables financial literacy and financial attitude have a significant effect on financial management. Abstrak Hasil Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK) yang dilakukan oleh OJK dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa literasi keuangan pada kelompok UMKM masih fluktuatif. Hal ini mencerminkan rendahnya pengetahuan tentang literasi keuangan dan sikap keuangan di kalangan pemilik UMKM, yang menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan sikap keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Dompu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 82 responden dari UMKM se-Kecamatan Dompu, menggunakan metode simple random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan diolah menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan, sementara sikap keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan secara parsial . Namun, secara simultan . , variabel literasi keuangan dan sikap keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan. This is an open access article under the CC BY-SA license. PENDAHULUAN UMKM (Usaha Mikro. Kecil, dan Menenga. memegang peranan penting dalam perekonomian suatu negara, khususnya dalam meningkatkan Hadirnya UMKM (Usaha Mikro. Kecil, dan Menenga. membawa dampak positif yang luas bagi perekonomian suatu negara, terutama dalam konteks pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi lokal, dan pengurangan kemiskinan. Berikut ini adalah beberapa aspek penting yang dipengaruhi oleh keberadaan UMKM. UMKM menjadi pilar penting bagi Indonesia perekonomian nasional. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi di Kabupaten Dompu menyatakan bahwa dari total seluruh sektor usaha yang ada 99,99% dipenuhi oleh UMKM yang jumlahnya mencapai 1. http://journal. org/index. php/lms unit pada tahun 2019 pada Kabupaten Dompu, kemudian tahun 2019 jumlah sama dengan tahun 2020 dikarenakan terjadi Covid-19 melanda seluruh dunia, lalu terjadi peningkatan di tahun 2021 menjadi 248 unit UMKM, peningkatan terus menerus terjadi ditahun 2022 menjadi 2557 unit UMKM, terakhir ditahun 2023 mengalami kenaikan menjadi 3. 040 unit UMKM. Meningkatnya total UMKM memberikan dampak yang masyarakat karena akan mampu menjaring total tenaga kerja yang ada. Sehingga peran UMKM sangat besar dalam pertumbuhan perekonomian nasional dan mampu menurunkan tingkat pengangguran. Bersumber dari data tersebut dapat dikatakan bahwa pertumbuhan UMKM di Kabupeten Dompu samat besar, namun insiden tersebut tidak lepas dari hambatan dan tantangan yang akan dialami oleh Lensa Ilmiah Ae Jurnal Manajemen dan Sumberdaya (EISSN: 2964-7. Volume 3. Nomor 2. Juni, 2024 . para pelaksana UMKM seperti: Akses terhadap pembiyaan Banyak UMKM kesulitan mendapatkan pembiayaan dari bank dan lembaga keuangan Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya jaminan, riwayat kredit yang terbatas, dan proses aplikasi yang rumit, selain itu keterampilan dan sumberdaya manusia menjadi bagian yang mampu menghambat. Banyak UMKM mengalami kekurangan dalam hal keterampilan manajerial, teknis, dan bisnis. Hal pengembangan bagi para karyawan serta pemilik Hal lainnya adalah inovasi dan teknologi UMKM sering kali menghadapi kesulitan dalam mengadopsi teknologi baru dan berinovasi. Hal ini dapat disebabkan oleh keterbatasan dana, pengetahuan, dan sumber daya untuk investasi dalam teknologi dan penelitian dan pengembangan. Mengidentifikasi dan mengatasi tantangan ini. UMKM dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk tumbuh dan bersaing di pasar yang semakin Pertumbuhan perekonomian di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Pertumbuhan ekonomi yang meningkat mengindikasikan bahwa kesejahteraan ekonomi di Indonesia semakin membaik. Dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat harus diimbangi dengan pengetahuan serta kemampuan yang baik dalam mengelola keuangan yang disebut dengan literasi keuangan dan sikap keuangan. Dalam rangka peningkatan literasi keuangan dan sikap keuangan penduduk Indonesia, pemerintah terus berupaya dengan program Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI). Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi Keuangan dan Inklusi Nasional Keuangan (SNLIK) tahun 2019 yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa Indeks Literasi Keuangan di Indonesia mengalami peningkatan menjadi 38,03% dari sebelumnya yaitu 29,66% pada tahun 2016. Artinya berdasarkan data tersebut menunjukkan hanya 38,03% masyarakat Indonesia yang memiliki literasi keuangan yang baik. Sementara untuk indeks inklusi keuangan 2019 mencapai 76,19% yang meningkat dibandingkan dengan hasil survei pada tahun 2016 yang hanya sebesar 67,8%. Namun khusus pada sektor UMKM. Menurut hasil Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK) yang dilakukan OJK tahun 2016 tingkat literasi keuangan pada kelompok UMKM hanya sebesar 15,68%. Hal tersebut mencerminkan masih rendahnya pengetahuan mengenai literasi keuangan dan sikap keuangan di kalangan pemilik UMKM. II. METODE PENELITIAN Data Dan Sumber Data Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Menurut Hermawan . data primer merupakan data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti untuk tujuan penelitian yang dilakukan menggunakan metode pengumpulan data berupa survei ataupun Data primer pada penelitian ini diperoleh langsung dari pemilik UMKM yang berada di wilayah Kecamatan Dompu. Kemudian menurut Hermawan . data sekunder merupakan data yang telah terkumpul yang telah dihimpun sebelumnya oleh pihak lain. http://journal. org/index. php/lms Data sekunder pada penelitian ini diperoleh dari penelitian terdahulu, buku, jurnal serta literatur lain yang memiliki relevansi yang sama dengan penelitian ini. Kemudian teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi, kemudian menggunakan kuisioner dan dokumentasi sebagai alat ukur keabsahan data. Teknik Pengambilan Sampel Teknik pengumpulan sampel dalam penelitian ini adalah sampel acak sederhana . imple random Didalam RuqoAoiye . 2:53-. menyatakan definisi sampel acak sederhana . imple pengambilan sampel dengan memilih langsung dari populasi dan besar peluang setiap anggota populasi untuk menjadi sampel sangat besar. Pelaksanaan sample random sampling disebabkan homogen karena sampel yang diambil adalah pelaku UMKM di Kecamatan Dompu. Menurut Arikunto . sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Arikunto . mengatakan bahwa apabila subjeknya kurang dari 100, maka seluruh populasi menjadi sampel penelitian. Tetapi jika subjeknya lebih dari 100 maka dapat diambil 10-15% atau 1525%. Berdasarkan definisi diatas dapat dikatakan hasil penjumlahan sampel penelitian ini adalah 533 x 10% = 82 sampel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif maksudnya jenis riset yang tersusun dengan jelas dimana jenis data yang dibutuhkan serta siapa . an berapa besarnya sampe. yang dibutuhkan sudah tersusun sebelum dilakukan pengumpulan data (Suhartanto 2014:. Teknik analisis data menurut Sugiyono . 6: . adalah Aukegiatan setelah data dari seluruh responden Kegiatan dalam analisis data adalah mengolompokkan data berdasarkan variabel jenis responden, metabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden, menyajikan data tiap variabel yang diteliti, melakukan perhitungan untuk menguji hipotesis yang telah diajukanAy. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis statistik dengan rumus regresi linier berganda. Analisis korelasi yang digunakan untuk mengetahui derajat hubungan antar variabel yang diteliti. Teknik kolerasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kolerasi produk moment pearson yaitu untuk mengetahui derajat atau kekuatan hubungan timbal balik antara 2 variabel. Hubungan dua variabel terdiri dari dua macam yaitu hubungan yang positif dan hubungan yang negatif. Ukuran yang dipakai untuk mengetahui kuat atau tidaknya hubungan antara X dan Y disebur koefisien korelasi. Uji t dan Uji F. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian . Pengaruh Literasi Keuangan Pengelolaan Keuangan Pada tabel dapat di ketahui bahwa variabel X1 yaitu literasi keuangan memiliki signifikasi Lensa Ilmiah Ae Jurnal Manajemen dan Sumberdaya (EISSN: 2964-7. Volume 3. Nomor 2. Juni, 2024 . sebesar 0,015 < 0,05, artinya bahwa literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Dompu. Berdasarkan hasil uji t tentang pengaruh literasi keuangan (X. terhadap pengelolaan keuangan (Y) diperoleh nilai thitung 2,480 > ttabel 1,99 dengan probabilitas Sig 0,015 lebih kecil dari = 0,05. Dapat di simpulkan bahwa literasi keuangan (X. secara parsial mempunyai pengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan (Y) pada UMKM di Kecamatan Dompu. dengan lebih akurat. Ini membantu dalam mengelola likuiditas dan menghindari kekurangan Literasi keuangan juga membantu UMKM mengevaluasi biaya dan manfaat dari berbagai sumber pembiayaan, memahami suku bunga, dan mengatur jadwal pembayaran yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka, sehingga menghindari utang berlebih dan masalah Pemilik UMKM dengan literasi keuangan yang baik dapat membuat keputusan investasi yang tepat dan strategis, mengevaluasi potensi keuntungan dan risiko dari berbagai peluang investasi, dan lebih efektif dalam mengidentifikasi serta mengelola risiko keuangan. Mereka dapat melindungi bisnis dari fluktuasi pasar, perubahan ekonomi, dan risiko operasional lainnya. Literasi keuangan meningkatkan kepercayaan diri pemilik UMKM, mendorong mereka untuk proaktif dalam mencari peluang bisnis baru, bernegosiasi dengan pemasok, dan mengelola hubungan dengan lembaga keuangan. Selain itu, dengan literasi keuangan yang baik. UMKM dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya, produktivitas, dan profitabilitas. UMKM yang memahami konsep keuangan dan memiliki laporan keuangan yang baik cenderung lebih mudah mendapatkan akses ke pembiayaan dari bank dan lembaga keuangan lainnya, karena lembaga keuangan lebih percaya memberikan pinjaman kepada UMKM yang menunjukkan pengelolaan keuangan yang baik. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak berpengaruh signifikan antara sikap keuangan terhadap pengelolaan keuangan. Hal ini dapat dilihat pada P values dengan nilai sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel sikap keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Karena setiap responden memiliki sudut pandang yang berbeda-beda dengan responden yang lain terhadap keuangan dan termasuk dalam menyikapi keadaan keuangan yang ada, variabel lain yang relevan dan memastikan bahwa metodologi penelitian sudah tepat. Ini juga menekankan perlunya pendekatan yang lebih holistik dan praktis dalam membantu UMKM mengelola keuangan mereka dengan lebih Pengaruh Sikap Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan. Berdasarkan hasil olah data variabel X2 yaitu sikap keuangan memiliki signifikasi sebesar 0,000 < 0,05, artinya bahwa sikap keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Dompu. Dari hasil uji t tentang pengaruh sikap keuangan (X. terhadap pengelolaan keuangan (Y) diperoleh nilai thitung 5,449 > ttabel 1,99 dengan probabilitas Sig 0,000 kurang dari = 0,05. Dapat di simpulkan bahwa sikap keuangan (X. secara parsial tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan (Y) pada UMKM di Kecamatan Dompu. Berdasarkan hasil olah data diperoleh nilai f hitung sebesar 58. 236 jika dibandingkan dengan f tabel pada tingkat signifikan 5% sebesar 2,70. Maka nilai f hitung lebih besar dari f tabel . > 2,. dan nilai signifikan . sebesar 0,000 pada tabel diatas menunjukan bahwa variabel literasi keuangan dan variabel sikap keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan di UMKM di Kecamatan Dompu. Hal ini disebabkan karena nilai signifikasi . 0,000 lebih kecil dari nilai a=5% . Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa variabel literasi keuangan, variabel sikap keuangan berpengaruh signifikan terhadap variabel pengelolaan keuangan atau Ha diterima. Pembahasan . Pengaruh Literasi Keuangan pengelolaan Keuangan di Kecamatan Dompu Literasi keuangan (X. mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM, dengan koefisien regresi positif, artinya jika literasi keuangan semakin tinggi mengakibatkan pengelolaan keuangan UMKM semakin baik, dan sebaliknya jika literasi mengakibatkan pengelolaan keuangan UMKM juga akan semakin menurun. Literasi keuangan membantu pemilik dan pengelola UMKM memahami konsep dasar keuangan seperti arus kas, neraca, dan laporan laba rugi, memungkinkan mereka membuat Dengan literasi keuangan yang baik. UMKM dapat merencanakan keuangan mereka dengan lebih efektif, menyusun anggaran, http://journal. org/index. php/lms Pengaruh literasi keuangan dan sikap keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Dompu Dalam menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan literasi keuangan, sikap keuangan pengelolaan keuangan. Hal dibuktikan dengan hasil f hitung sebesar 58. dan f tabel sebesar 3. 12 dengan signifikansi sebesar 0,000 oleh karena itu f hitung 58. 236 > f 12 dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka penelitian ini berhasil membuktikan hipotesis ketiga yang menyatakan Auliterasi Lensa Ilmiah Ae Jurnal Manajemen dan Sumberdaya (EISSN: 2964-7. Volume 3. Nomor 2. Juni, 2024 . keuangan dan sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuanganAy hal ini disebakan oleh beberpa hal IV. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Berdasarkan penelitian mengenai pengaruh literasi keuangan dan sikap keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Dompu, keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,015 < 0,05, sementara sikap keuangan tidak memiliki pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, nilai f hitung 58. 236 lebih besar dari f tabel 2,70 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, menunjukkan adanya pengaruh positif dan pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Dompu. Saran