Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X ANALISIS VISUAL COVER MAJALAH BOBO TAHUN 2015 Abdul Rahman Prasetyo1, Nila Rahmawati2, Ayu Pramudya Kusumanada3 1,2,3 Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang Jl. Semarang No. 5, Malang, 65145, 0341 551312 E-mail : prasetyo.fs@um.ac.id1, nila.rahmawati.2001219@students.um.ac.id2, ayunada97@gmail.com3 Abstrak Majalah Bobo merupakan majalah khusus anak-anak legendaris di Indonesia. Cover Majalah Bobo memiliki daya tarik dan karakter yang kuat sehingga mudah dikenali oleh pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih detail tentang standar desain visual meliputi ilustrasi, warna, tipografi, dan layout cover Majalah Bobo Edisi Khusus Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada cover majalah Bobo edisi khusus tahun 2015 menggunakan ilustrasi digital dengan tokoh kelinci yang dipersonifikasikan sebagai bentuk manusia. Tipografi yang digunakan berupa jenis font Fantasy dan San Serif. Warna yang disajikan tergolong full color, mencolok, cerah dan terkesan tidak suram. Layout diposisikan asimetris namun tetap menerapkan prinsip kesatuan(unity), keseimbangan (balance), irama (ritme), dan penekanan (emphasis). Bobo memiliki ciri khas berupa ilustrasi kelinci yang dipersonifikasikan sebagai manusia bernama Bobo yang menjadi tokoh utama pada setiap edisinya. Selain itu, ciri khas lainnya berupa bentuk logo/nameplate, font yang sama pada setiap edisi kecuali headline. Slogan “Teman Bermain dan Belajar” juga merupakan ciri khas yang terdapat pada Majalah Bobo. Warna yang digunakan juga sesuai dengan usia anak-anak yang menyukai warnawarna yang colorfull, mencolok dan cerah. Kata Kunci : Analisis Visual Cover, Cover Bobo, Majalah Bobo. Abstract Bobo Magazine is a special magazine for legendary children in Indonesia. The cover of Bobo Magazine has a strong appeal and character so that it is easily recognized by readers. This study aims to find out in more detail about visual design standards including illustrations, colors, typography, and cover layouts for the 2015 Special Edition of Bobo Magazine. This study uses a descriptive qualitative method. The results showed that on the cover of the 2015 special edition of Bobo magazine, digital illustrations were used with the character of a rabbit personified as a human form. The typography used is Fantasy and San Serif fonts. The colors presented are classified as full color, striking, bright and not gloomy. The layout is positioned asymmetrically but still applies the principles of unity, balance, rhythm, and emphasis. The conclusion of this study is that Bobo has a characteristic in the form of an illustration of a rabbit personified as a human named Bobo who is the main character in each edition. In addition, other characteristics include the shape of the logo/nameplate, the same font in each edition except for the headline. The slogan "Friends to Play and Learn" is also a characteristic found in Bobo Magazine. The colors used are also in accordance with the age of the children who like colorful, striking and bright colors. Keywords: Visual Analysis Cover, Bobo Cover, Bobo Magazine. __________________________________________________________________________ 1. PENDAHULUAN Sejak tahun 1973, anak-anak di Indonesia diperkenalkan dengan Majalah Bobo. Majalah Bobo merupakan majalah anak berwarna pertama di Indonesia (Witari and Wardana, 2017). Asal mula nama Bobo sendiri diambil dari majalah anak di Belanda yang diterbitkan secara bulanan oleh penerbit Malmberg merupakan milik CV Oberon. Pihak Bobo kemudian membeli copyright-nya sampai saat ini. Sebagian artikel pada versi Belanda, 10 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X diterjemahkan ke Bahasa Indonesia untuk diterbitkan dalam versi cetak Majalah Bobo di Indonesia. Berjalannya waktu isi Majalah Bobo seluruhnya dibuat dikerjakan oleh staf redaksi Bobo Indonesia. Beragam unsur dimasukkan untuk menambah nuansa isi dan penampilannya pun di buat semakin bervariasi. Namun tokoh Bobo sebagai maskot tetap dipertahankan hingga saat ini (Kurniawan et al., 2018). Majalah Bobo yang ada di Belanda masih terbit hingga saat ini. Meskipun majalah ini berasal dari Belanda, namun desain visual keseluruhan cover Majalah Bobo di Indonesia berbeda dengan Majalah Bobo di Belanda. Perbedaan ini disebabkan oleh kreasi dari illustrator yang membuat desain visual sesuai dengan karakter anak di Indonesia. Majalah Bobo Indonesia ini diterbitkan oleh Kompas Gramedia. Isi Majalah Bobo secara umum adalah tentang cerita pendek, dongeng, cerita bergambar, rubrik tentang pengetahuan flora dan fauna, pengetahuan dalam negeri maupun luar negeri, hingga soal-soal latihan untuk anak Sekolah Dasar (Antara, Drs. Agus Sudarmawan and Suartini, 2014). Pada saat ada event-event khusus, Majalah Bobo juga mengeluarkan edisi khusus tentang event tersebut, misalnya edisi khusus tahun baru, edisi khusus ulang tahun Bobo, edisi khusus hari kemerdekaan, dan sebagainya. Majalah Bobo ini berhasil menguasai pasaran majalah untuk segmentasi anak-anak mengalahkan majalah anak lainnya. Dilihat dari hasil topbrand-award.com, bahwa majalah bobo menjadi majalah dengan presentase tertinggi selama 6 tahun berturut-turut dari tahun 2012 hingga 2018 mengalahkan majalah anak lainnya. Top brand award merupakan penghargaan yang diberikan kepada merk-merk pilihan pelanggan. Hasil riset diselenggarakan Frontier Group yaitu perusahaan yang berjalan di bidang riset, pemasaran, teknologi, dan digital. Hasil riset yang dilakukan murni dari pelanggan di kota besar seluruh Indonesia. Data-data dari Top Brand Award merupakan data yang valid karena survey yang dilaksanakan sudah 18 tahun, dipublikasikan di media dan dipergunakan oleh banyak perusahaan maupun sebagai data mahasiswa untuk study-nya. Tahun 2012, Majalah Bobo menempati urutan pertama dengan presentase 84,0% mengalahkan Majalah Ananda dengan presentase 4,4%. Pada tahun 2013, Majalah Bobo menempati urutan pertama juga dengan presentase 84,1% mengalahkan Majalah Mentari yang hanya mendapatkan 2,2%. Pada tahun 2014, Majalah Bobo kembali mendapatkan urutan pertama dengan presentase 83,8% mengalahkan Majalah Ananda yang mendapatkan presentase 4,3%. Pada tahun 2015 majalah Bobo mendapat presentase 87,8%, tahun 2015 merupakan tahun dengan presentase tertinggi mengalahkan tahun-tahun yang lain. Pada tahun selanjutnya, Majalah Bobo mendapat presentase tertinggi lagi yaitu 87,0% (‘MAJALAH ANAK KIDS 2018’, 2018). Tahun 2017, Majalah Bobo mendapatkan presentase 80,5%. Hingga tahun 2018 Majalah Bobo masih menjadi urutan yang pertama dengan presentase 77,1% mengalahkan Majalah Ananda dengan presentase 12,8%. Ciri utama yang membedakan antara Majalah Bobo dengan majalah lain terletak pada covernya. Cover merupakan unsur penting dalam membangun sebuah identitas dan karakter dalam sebuah majalah. Berkaitan dengan pengaruh cover bahwa cover majalah merupakan daya tarik tersendiri. Cover adalah ibarat pakaian dan aksesorisnya pada manusia. Cover biasanya menggunakan kertas yang bagus dengan gambar dan warna yang menarik pula. Menarik tidaknya cover suatu majalah sangat bergantung pada tipe majalahnya, serta konsistensi majalah tersebut dalam menampilkan ciri khasnya. inilah yang menjadi ciri utama yang membedakan majalah Bobo dengan majalah anak lainnya. Dari data yang diambil langsung oleh peneliti kepada 11 anak-anak tentang cover majalah, bahwa anak-anak lebih menyukai cover Majalah Bobo daripada majalah pembandingnya yaitu Majalah Mombie, Mentari, Majalah Donal Duck, dan Majalah Ananda. Dari penjabaran diatas, maka peneliti fokus pada penelitian Visual Desain Cover Majalah Bobo Edisi Khusus Tahun 2015. Edisi khusus tersebut meliputi edisi khusus Tahun Baru 2015, edisi khusus Hari Ulang Tahun Majalah Bobo yang ke-42, edisi khusus Hari Kemerdekaan, dan edisi khusus Hari Raya Idul Fitri karena Majalah Bobo memiliki cover 11 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X yang ikonik dan menarik sehingga dapat menjadikan Majalah Bobo sebagai referensi membuat standar visual yang baik kepada illustrator majalah lain juga kepada peneliti. Masalah dalam penelitian ini meliputi: 1) Bagaimana elemen visual yang terdapat pada cover majalah bobo tahun 2015?, (2) Bagaimana interpretasi dari hasil analisis visual cover majalah bobo tahun 2015?. 2. METODE 2.1. Jenis, objek, dan data Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan dua jenis sumber data yaitu data primer dan data sekunder (1) Sumber Data Primer yang digunakan oleh peneliti adalah 4 cover dari Majalah Bobo edisi khusus tahun 2015, wawancara online dengan illustrator Majalah Bobo (2) Sumber Data Sekunder yang digunakan oleh peneliti adalah buku dan jurnal ilmiah. Subyek penelitian yaitu Irman Permana selaku freelancer illustrator cover Majalah Bobo dan Donny Suryanto selaku illustrator utama Majalah Bobo. Obyek penelitian yaitu Majalah Bobo edisi tahun baru 2015, Majalah Bobo edisi ulang tahun Bobo, Majalah Bobo edisi idul fitri dan Majalah Bobo edisi hari kemerdekaan. Teknik pengumpulan data menggunakan 3 teknik yaitu observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Tahap penelitian dibagi menjadi 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian (Riyan Isnandar, 2013). 2.2 Teknik Analisis Data Teknik analisis data menggunakan tiga teknik yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan atau validitas data menggunakan teknik triangulasi data. Triangulasi teknik berarti peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda-beda untuk mendapatkan data yang sama (Sugiyono, 2008). Data visual yang menjadi fokus penelitian yaitu 1) elemen visual meliputi nameplate/logo, slogan, headline, running head, inzet & capture, signature, masthead, dan ilustrasi. 2) Tipografi. 3) Layout cover majalah bobo. Cover Majalah Bobo Analisis Visual Elemen Visual Tipografi Layout Hasil Analisis Kesimpulan Bagan 1: Alur analisis visual cover majalah Bobo 3. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Hasil Analisis Elemen Visual Cover Analsis elemen visual cover malajah bobo meliputi nameplate/logo, slogan, headline, running head, inzet & capture, signature, masthead, dan ilustrasi yang terdapat pada cover. Fokus analisis ini bertujuan untuk memetakan kelengkapan elemen visual dan posisinya. Hasil analisis elemen visual akan dijadikan data bahan triangulasi dengan kajian hasil analisis layout dan tipografi cover. Rincian hasil analisis elemen visual sebagai berikut: 12 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X 3.1.1 Nameplate/Logo Nameplate/logo merupakan identitas dari sebuah majalah (Riyan Isnandar, 2013). Pada Majalah Bobo terdapat kata bertuliskan “Bobo” yang merupakan nameplate dari majalah itu sendiri. Nameplate Majalah “Bobo” terletak di sebelah kiri atas dengan ukuran font yang besar. Warna yang diaplikasikan pada nameplate ini adalah warna biru pada huruf pertama, warna kuning pada huruf kedua, warna merah pada huruf ketiga, dan warna hijau pada huruf terakhir. 3.1.2 Slogan Slogan pada Majalah Bobo berupa “Teman Bermain dan Belajar”. Slogan “Teman Bermain dan Belajar” menggambarkan tentang visi dari majalah tersebut. Maksud dari slogan tersebut adalah menciptakan suatu majalah yang dapat menjadi teman bermain sekaligus belajar pada anak-anak. Slogan ini berukuran kecil dengan jenis font Sans Serif. Slogan ini diletakkan secara vertikal dan diletakkan dibawah logo Majalah Bobo. 3.1.3 Headline Headline atau judul dari sebuah cover majalah digunakan untuk menjelaskan inti dari isi sebuah majalah(Henderson, Iacobucci and Calder, 1998). Biasanya sebuah headline ditampilkan semenarik mungkin untuk menarik perhatian pembaca. Headline yang dibuat sangat diperhatikan mulai dari font, warna, ukuran, serta tata letaknya. Font yang terdapat pada headline cover Majalah Bobo ini berbeda pada setiap edisi sesuai dengan kreativitas desainer. Namun, sebagian besar font menggunakan font Fantasy. Headline pada cover Majalah Bobo menggunakan ukuran font yang besar. Sebagian besar Majalah Bobo meletakkan headline pada tengah bawah cover di bawah ilustrasi. Namun, ada sebagian juga yang meletakkan headline di atas ilustrasi atau di samping ilustrasi. 3.1.4 Running Head Running Head merupakan judul buku, bab atau topik yang sedang dibaca, nama pengarang, atau informasi lainnya pada setiap halaman dan diletakkan pada header. Pada sebuah cover Majalah Bobo, running head menjelaskan tentang judul cerpen, cerbung atau informasi bab yang ada pada isi majalah yang diletakkan pada header. Running head pada Majalah Bobo menggunakan font Sans Serif dengan warna yang berbeda pada setiap edisinya. 3.1.5 Inzet & Caption Inzet merupakan elemen pendukung untuk memberi informasi yang lebih detail pada elemen visual layout (Prasetyo et al., 2021). Pada Majalah Bobo terdapat beberapa inzet pada setiap edisinya. Inzet tersebut menjelaskan informasi tentang beberapa bahasan yang terdapat pada majalah, selain itu terdapat juga informasi tentang bonus yang ada pada Majalah Bobo edisi tersebut. Caption merupakan elemen teks yang menjelaskan tentang elemen visual. Caption berisi informasi tentang elemen visual yang disajikan (Cahyorini and Rusfian, 2012). Pada Majalah Bobo, caption berfungsi untuk menjelaskan inzet. Namun, ada juga caption tanpa ada inzet, fungsinya untuk menjelaskan tentang salah satu isi yang ada pada majalah. 3.1.6 Signature Signature merupakan informasi tambahan pada suatu majalah (Meinel and Leifer, 2012). Terdapat signature pada Majalah Bobo yang merupakan logo dari Top Brand for Kids. Logo tersebut memberi informasi tambahan kepada pembaca bahwa Majalah Bobo terdaftar sebagai Top Brand for Kids. Signature pada Majalah Bobo biasanya diletakkan diatas masthead, namun ada juga yang diletakkan dibawah slogan majalah. 13 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X 3.1.7 Masthead Masthead merupakan elemen pada sebuah majalah yang berisi informasi tentang penerbit, alamat, dan tahun terbit. Pada Majalah Bobo terdapat masthead yang berisi tentang tahun terbit, kode bar, harga majalah dan nomor seri terbit. Masthead diletakkan tidak sama pada setiap edisinya, biasanya diletakkan pada pojok kiri bawah, pojok kanan atas, dan pojok kanan bawah. Tipografi yang digunakan sama pada setiap edisinya yaitu menggunakan Sans Serif. 3.1.8 Ilustrasi Ilustrasi merupakan suatu gambar yang berfungsi untuk menjelaskan suatu cerita (Effects of text illustrations: A review of research | SpringerLink, no date). Pada Majalah Bobo ilustrasi yang disajikan menggunakan digital ilustration. Majalah Bobo menggunakan ilustrasi yang sama pada setiap edisinya. Jenis ilustrasi yang digunakan adalah ilustrasi kartun yang menggunakan tokoh kelinci bernama Bobo dan keluarga Bobo yang dipersonifikasikan sebagai manusia. Tabel 1. Visual Ilustrasi Majalah Bobo Edisi Majalah Majalah Bobo Edisi Tahun Baru 2015 Majalah Bobo Edisi Ulang Tahun Bobo Ilustrasi Cover Keterangan Terdapat 6 tokoh kelinci pada cover yang sedang merayakan tahun baru diantaranya: 1. Tokoh bernama Bobo digambarkan dengan kulit berwarna biru, memakai baju merah dan topi berwarna kuning dan merah. 2. Tokoh bernama Coreng digambarkan dengan kulit berwarna kuning tua, memakai baju biru dan memakai topi berwarna merah. 3. Tokoh bernama Upik digambarkan dengan kulit berwarna medium orchid, memakai baju hijau, dan sedang meniup terompet. 4. Tokoh bernama Emak Bobo digambarkan dengan kulit berwarna kuning tua, memakai baju ungu, serta membawa beberapa minuman untuk dihidangkan. 5. Tokoh bernama Bapak Bobo digambarkan dengan kulit berwarna hijau, memakai baju berwarna kuning, serta membawa toples berisi beberapa biskuit. 6. Tokoh bernama Cimut terletak pada barisan paling depan merupakan tokoh yang paling kecil. Tokoh ini digambarkan dengan tubuh berwarna pink dan memakai baju berwarna kuning. Terdapat Tokoh tunggal pada cover Majalah Edisi Ulang Tahun Bobo yaitu kelinci bernama Bobo yang digambarkan dengan wajah close up, mata melihat kearah tulisan “Selamat Ulang Tahun Bobo. Karakter yang digambarkan terlihat bahagia. 14 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Majalah Bobo Edisi Hari Raya Idul Fitri Terdapat dua tokoh pada cover Majalah Edisi Khusus Hari Raya Idul Fitri, diantaranya: 1. Tokoh bernama Bobo digambarkan dengan kulit berwarna biru, memakai baju koko berwarna merah dan biru serta menyatukan kedua telapak tangan yang diletakkan di depan dada. 2. Tokoh bernama Coreng digambarkan dengan kulit berwarna pink, memakai baju berwarna ungu muda dan putih serta terdapat pula bandana berwarna ungu muda yang dipasangkan pada kepalanya. Tokoh ini juga menyatukan kedua telapak tangan yang diletakkan di depan dada. Majalah Bobo Terdapat 3 tokoh utama dan 3 tokoh Edisi Hari sampingan yang sedang merayakan lomba Kemerdekaan balap karung. 3 tokoh utama diantaranya: 1. Tokoh bernama Bobo berada pada barisan paling depan yang sedang memegang karung berwarna cokelat. 2. Tokoh bernama Coreng berada di belakang sebelah kanan Bobo. Coreng juga sedang memegang karung berwarna cokelat. 3. Tokoh bernama Upik berada dibelakang sebelah kiri Bobo. Upik digambarkan memakai baju hijau dan memegang karung berwarna cokelat. Ilustrasi cover majalah bobo selalu menampakan karakter tokoh dengan konsep/ tema yang sedang diangkat oleh redaksi. Pada pemetaan cover fokus pada hari ulang tahun bobo, kemerdekaan, dan hari raya idul fitri. Masing-masing karakter menggunakan kostum tematik namun masih kuat mencerminkan karakter tokoh. Tabel 2. Analisis Tipografi Edisi Majalah Majalah Bobo Edisi Tahun Baru 2015 Indikator Tipografi Logo/ Nameplate Slogan Identifikasi Kelompok Font Fantasy Jenis Font Custome Ukuran Font 191 pt San Serief Gill Sans Ultra Blod Condens ed Kapsalon Condens ed Kapsalon Condens ed 18,97 pt Running Head San Serief Caption San Serief 15 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022 14,33 pt 17,02 pt Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 Majalah Bobo Edisi Ulang Tahun Bobo Majalah Bobo Edisi Hari Raya Idul Fitri ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Headline Fantasy Suidae Hog 41,43 pt 61,48 pt Masthead San Serief Callibri 7,83 pt Logo/ Nameplate Slogan Fantasy Custome 191 pt San Serief 18,97 pt Running Head San Serief Caption San Serief Gill Sans Ultra Blod Condens ed Kapsalon Condens ed Kapsalon Condens ed Headline Fantasy Candice 53,02 pt 76,51 pt Masthead San Serief Callibri 7,83 pt Logo/ Nameplate Slogan Fantasy Custome 191 pt San Serief 18,97 pt Running Head San Serief Caption San Serief Gill Sans Ultra Blod Condens ed Kapsalon Condens ed Kapsalon Condens ed Headline Fantasy Caliph 74 pt 16 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022 16,44 pt 24,44 pt 17,16 16,86 pt 21,49 pt 52,58 pt 41,79 pt Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 Majalah Bobo Edisi Hari Kemerdeka an ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Masthead San Serief Callibri 7,83 pt Logo/ Nameplate Slogan Fantasy Custome 191 pt San Serief 18,97 pt Running Head San Serief Caption San Serief Gill Sans Ultra Blod Condens ed Kapsalon Condens ed Kapsalon Condens ed Headline Fantasy Candice 62,53 pt Masthead San Serief Callibri 7,83 pt 16,44 pt 32,4 pt 18,4 pt 18,33 pt Tipografi pada cover majalah bobo didominasi pada penggunaan font san serief dan fantasi. Font fantasi cenerung digunakan pada penjelasan gambar baik pada headline, maupun nameplate. Sedangkan font jenis san serief cenderung pada Masthead dan Caption. Konsistensi penggunaan font ditemukan pada masing-masing cover yang terbit di tahun 2015 pada 3 edisi yang berbeda. Tabel 3. Analisis Layout Cover Majalah Bobo Layout Keterangan Majalah Bobo Edisi Tahun Baru 2015 17 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Majalah Bobo Edisi Ulang Tahun Bobo Majalah Bobo Edisi Hari Raya Idul Fitri Majalah Bobo Edisi Hari Kemerdekaan 3.2 Pembahasan 3.2.1 Majalah Bobo Edisi Khusus Tahun Baru 2015 Pada edisi khusus Tahun Baru 2015 terdapat ilustrasi kelinci yang dipersonifikasikan sebagai manusia bernama Bobo dan keluarga Bobo. Pada cover tersebut, Bobo dan keluarga Bobo digambarkan sedang merayakan tahun baru. Jenis ilustrasi menggunakan ilustrasi kartun. Terdapat 6 tokoh karakter yang terdapat pada cover tersebut. Tipografi yang disajikan menggunakan jenis San Serif dan Fantasy. Pada nameplate/logo cover, tipografi yang digunakan berupa Fantasy dengan bentuk yang 18 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X didesain oleh ilustrator Majalah Bobo. Pada running head dan caption menggunakan bentuk font Kapsalon Condensed. Pada slogan cover menggunakan Gill Sans Ultra Bold Condense, sedangkan pada masthead menggunakan font berupa Callibri. Ketiga font tersebut masuk kedalam jenis font San Serif. Terakhir, pada headline jenis tipografi yang digunakan berupa Fantasy dengan bentuk font Suidae Hog. Warna yang terdapat pada cover ini termasuk kedalam warna yang Colorfull. Pada edisi ini, banyak warna yang digunakan sehingga terlihat ramai. Warna yang banyak juga digunakan sebagai pendukung agar nuansa meriah perayaan tahun baru pada ilustrasi cover semakin dapat dirasakan juga oleh pembaca. Secara keseluruhan warna yang ditampilkan pada cover ini yaitu warna biru muda, merah, medium orchid yang masuk kedalam kelompok warna ungu, kuning muda, hijau muda, dan cokelat. Balance layout diposisikan secara simetris dimana ruang kanan, kiri, atas, dan bawah seimbang. Kesan yang ditampilkan pada balance yaitu terkesan lebih formal, namun meskipun kesan yang ditimbulkan adalah kesan formal, konsep yang dibawa tetap mempengaruhi desain yang dibawa. Desain yang dibawa memiliki konsep ilustrasi, tipografi dan warna yang menyesuaikan dengan karakter anak, jadi meskipun keseimbangan yang diterapkan simetris, namun tidak menghilangkan kesan informal pada anak-anak. Emphasis yang digunakan pada layout cover ini yaitu ilustrasi cover dan headline yang dibuat pada center layout sehingga menarik perhatian. Ilustrasi juga mendominasi sebagian besar bidang. Unity yang ditampilkan secara keseluruhan memiliki perpaduan ilustrasi, tipografi dan warna yang menyatu. 3.2.2 Majalah Bobo Edisi Khusus Ulang Tahun Bobo Pada majalah Bobo edisi khusus Ulang Tahun Bobo ini terlihat ilustrasi tunggal karakter Bobo sebagai tokoh utama Majalah Bobo yang digambarkan secara close up hanya wajah yang hampir mendominasi keseluruhan bidang cover. Wajah Bobo digambarkan sebagai anak yang bahagia menyambut ulang tahunnya. Seperti pada cover sebelumnya, tipografi yang disajikan juga menggunakan San serif dan Fantasy. Pada nameplate cover, tipografi yang digunakan berupa Fantasy dengan bentuk yang di desain oleh illustrator Majalah Bobo. Pada running head dan caption, tipografi yang digunakan berupa Kapsalon Condensed. Pada slogan cover menggunakan Gill Sans Ultra Bold Condense, sedangkan pada masthead menggunakan bentuk font calibri. Pada headline, jenis tipografi yang digunakan berupa Fantasy dengan bentuk font berupa Candice. Seperti pada cover sebelumnya, warna yang terdapat pada cover ini termasuk kedalam warna yang colorfull. Secara keseluruhan warna yang ditampilkan pada cover adalah peach, biru muda, hijau, biru tua, merah, magenta dan pink. Meskipun warna background pada edisi ini merupakan warna yang tergolong dalam soft colour, namun didukung oleh warna warna lain seperti biru muda, biru tua, merah, dan sebagainya sehingga tetap terlihat menarik. Warna peach juga mengartikan sebagai warna kebahagiaan yang artinya menampakkan rasa bahagia atas bertambahnya usia tokoh Bobo. Balance layout diposisikan secara asimetris namun tetap memperhatikan keseimbangan yang harmonis. Balance layout secara asimetris ini informal atau tidak resmi. Layout yang dibuat asimetris ini memberikan kesan adanya gerakan sehingga dinamis dan tidak kaku atau santai. Emphasis yang digunakan pada layout cover ini yaitu ilustrasi cover yang dibuat pada center layout sehingga menarik perhatian. Ilustrasi juga mendominasi sebagian besar bidang. Bidang yang kosong diisi dengan nameplate yang ditempatkan pada kiri atas, slogan ditempatkan dibawah nameplate, dan running head selalu ditempatkan di tepi atas cover majalah sama seperti edisi sebelumnya. 19 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X 3.2.3 Majalah Bobo Edisi Khusus Hari Raya Idul Fitri Ilustrasi yang digunakan pada edisi ini juga menggunakan jenis ilustrasi kartun. Ilustrasi pada Majalah Bobo edisi khusus Idul Fitri menampilkan Bobo dan Coreng yang tersenyum dengan menyatukan kedua telapak tangan di depan dada. Pada edisi khusus idul fitri, terdapat ilustrasi karakter Bobo dan Coreng yang sedang menyambut idul fitri, terlihat dari kedua karakter tersebut yang sedang menyatukan kedua telapak tangan mereka di depan dada yang identik dengan gaya sedang menyambut idul fitri. Seperti pada cover sebelumnya, tipografi yang disajikan juga menggunakan San Serif dan Fantasy. Pada nameplate tipografi yang digunakan berupa Fantasy dengan bentuk yang di desain oleh ilustrator Majalah Bobo. Pada running head dan caption menggunakan tipografi berupa Kapsalon Condensed. Pada slogan cover menggunakan Gill Sans Ultra Bold Condense, sedangkan pada masthead menggunakan calibri. Hanya saja berbeda pada headline yang menggunakan tipografi Fantasy dengan bentuk font berupa Caliph. Warna pada edisi ini juga sama seperti warna pada majalah Bobo edisi sebelumnya yaitu menggunakan warna yang Colorfull. Hanya saja pada edisi ini hampir sebagian besar warna di dominasi oleh warna hijau. Terdapat empat warna hijau pada edisi ini diantaranya green celery, green sage, hijau muda, dan hijau tua. Selain warna hijau terdapat warnawarna pendukung yang lain yaitu warna merah, merah bata, biru tua, biru muda, ungu muda, pink, oranye tua, kuning dan yang terakhir adalah mustard. Sama seperti edisi sebelumnya, balance layout diposisikan secara asimetris namun tetap memperhatikan keseimbangan yang harmonis. Balance layout diposisikan secara asimetris namun tetap memperhatikan keseimbangan yang harmonis. Balance layout secara asimetris ini informal atau tidak resmi. Layout yang dibuat asimetris ini memberikan kesan adanya gerakan sehingga dinamis dan tidak kaku atau santai. Penempatan layout pada cover Majalah Bobo edisi Hari Raya Idul Fitri terdapat beberapa penempatan layout yang sama namun terdapat juga penempatan yang berbeda pada edisi ini dengan edisi sebelumnya. Emphasis yang digunakan pada layout cover ini yaitu ilustrasi cover dan headline yang dibuat pada center layout sehingga menarik perhatian. Ilustrasi juga mendominasi sebagian besar bidang. Unity yang ditampilkan secara keseluruhan memiliki perpaduan ilustrasi, tipografi dan warna yang menyatu. 3.2.4 Majalah Bobo Edisi Khusus Hari Kemerdekaan Seperti edisi-edisi sebelumnya, jenis ilustrasi yang digunakan berupa ilustrasi kartun. Majalah Bobo edisi khusus hari kemerdekaan yang diselenggarakan setiap 17 Agustus menampilkan ilustrasi 6 tokoh yang sedang merayakan hari kemerdekaan dengan melaksanakan lomba balap karung. Seperti pada cover sebelumnya, tipografi yang disajikan juga menggunakan San Serif dan Fantasy. Pada nameplate tipografi yang digunakan berupa Fantasy dengan bentuk yang di desain oleh ilustrator Majalah Bobo. Pada running head dan caption menggunakan tipografi berupa Kapsalon Condensed. Pada slogan cover menggunakan Gill Sans Ultra Bold Condense, sedangkan pada masthead menggunakan calibri. Perbedaan tipografi hanya terletak pada headline yaitu menggunakan fantasy dengan jenis font custome yang dikreasi oleh illustrator cover. Pada Majalah Bobo edisi Hari Kemerdekaan, pewarnaan sebagian besar menggunakan warna merah dan putih. Merah dan putih melambangkan bendera Indonesia sebagai perayaan hari kemerdekaan. Meskipun di dominasi oleh merah dan putih, desain cover Majalah Bobo pada edisi ini masih tetap menggunakan warna-warna lain yang sama seperti edisi sebelumnya yaitu colorfull, mencolok dan menarik perhatian anak-anak. Selain warna merah dan putih, terdapat juga warna-warna lain yaitu warna biru muda, hijau, kuning, biru tua, cokelat muda dan ungu muda. Sama seperti edisi sebelumnya, balance layout diposisikan secara asimetris namun tetap memperhatikan keseimbangan yang harmonis. Balance layout secara asimetris ini 20 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X informal atau tidak resmi. Layout yang dibuat asimetris ini memberikan kesan adanya gerakan sehingga dinamis dan tidak kaku atau santai. Terdapat beberapa penempatan yang sama namun terdapat juga penempatan yang berbeda pada edisi ini dengan edisi sebelumnya. Emphasis yang digunakan pada layout cover ini yaitu ilustrasi cover dan headline yang dibuat pada center layout sehingga menarik perhatian. Ilustrasi juga mendominasi sebagian besar bidang. Unity yang ditampilkan secara keseluruhan memiliki perpaduan ilustrasi, tipografi dan warna yang menyatu. 4. KESIMPULAN Analisis visual 4 edisi khusus Majalah Bobo tahun 2015 bertujuan untuk mengetahui desain visual pada cover majalah Bobo melipui ilustrasi, warna, tipografi dan layout. Pada hasil penelitian keseluruhan cover Majalah Bobo edisi khusus tahun 2015, ilustrasi yang digunakan adalah ilustrasi digital. Jenis ilustrasi keseluruhan berupa ilustrasi kartun. Keseluruhan cover Majalah Bobo menggunakan tokoh kelinci yang dipersonifikasi sebagai bentuk manusia. Tokoh kelinci tersebut merupakan tokoh karakter dari majalah itu sendiri. Majalah Bobo menggunakan tokoh binatang sebagai tokoh utama, hal ini dikarenakan anakanak menyukai tokoh-tokoh binatang. Tokoh kelinci ini menjadi ciri khas pada Majalah Bobo. Majalah Bobo menggunakan kelinci karena kelinci merupakan binatang yang bentuknya lucu. Selain itu, kelinci juga merupakan binatang yang dekat dengan dunia anak-anak. Ilustrasi yang diciptakan disesuaikan dengan karakteristik pembaca yaitu umur 6-12 tahun. Anak berusia 6-12 tahun mempunyai imajinasi yang tinggi dan dipengaruhi oleh fantasinya, sehingga itulah mengapa anak-anak lebih menyukai tokoh-tokoh binatang yang dipersonifikasi sebagai manusia daripada karakter yang berbentuk manusia sesungguhnya. Ilustrasi yang digambarkan pada keempat cover edisi khusus Majalah Bobo tersebut cukup dapat menjelaskan peristiwa di dalamnya. Meskipun ilustrasi yang disajikan pada keseluruhan edisi khusus Majalah Bobo ini menjelaskan peristiwa yang sedang terjadi, hanya satu edisi Majalah Bobo yang kurang menjelaskan peristiwa ini yaitu Majalah Bobo edisi khusus ulang tahun Bobo. Ilustrasi yang digambarkan kurang menjelaskan peristiwa tersebut, jika tidak ada tipografi yang bertuliskan “selamat ulang tahun Bobo” maka pembaca tidak akan mengerti bahwa hari itu adalah hari ulang tahun Bobo. Penggunaan jenis font yang konsisten pada setiap edisi kecuali pada headline yang selalu berubah-ubah disesuaikan dengan peristiwa yang sedang berlangsung. Karakter tipografi disesuaikan dengan karakter anak usia 6-12 tahun yaitu sederhana, mudah dibaca, dibuat lebih bulat dan tidak bersudut berupa jenis San Serif dan Fantasy. Tipografi berupa san serif dan fantasy pada cover majalah ini menyesuaikan dengan karakter anak-anak yaitu sederhana, mudah terbaca, tidak tajam, tidak bersudut dan cenderung bulat. Warna yang digunakan adalah warna yang colorfull, mencolok dan cerah sehingga terkesan tidak suram. Selain itu majalah Bobo menggunakan warna yang beragam namun tetap memiliki perpaduan warna yang harmonis. Tata letak/layout yang diterapkan pada Majalah Bobo edisi khusus Tahun Baru 2015 berupa simetris dan tata letak asimetris terdapat pada ketiga edisi khusus Majalah Bobo lainnya yaitu edisi khusus Ulang Tahun Bobo, Hari Raya Idul Fitri dan Hari Kemerdekaan. Emphasis yang digunakan pada keseluruhan layout cover Majalah Bobo edisi khusus tahun 2015 yaitu ilustrasi cover dan headline yang dibuat pada center layout sehingga menarik perhatian. Ilustrasi juga mendominasi sebagian besar bidang. Unity yang ditampilkan secara keseluruhan memiliki perpaduan ilustrasi, tipografi dan warna yang menyatu. DAFTAR PUSTAKA Antara, I.G., Drs. Agus Sudarmawan, M.S. and Suartini, D.L. (2014) ‘KAJIAN SEMIOTIK DESAIN SAMPUL MAJALAH BOBO PRIODE FEBRUARI – APRIL 2013’, Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha, 4(1). Available at: https://doi.org/10.23887/jjpsp.v4i1.3179. 21 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Abdul Rahman Prasetyo, Nila Rahmawati, Ayu Pramudya Kusumanada Analisis Visual Cover Majalah Bobo Edisi Tahun 2015 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Cahyorini, A. and Rusfian, E.Z. (2012) ‘The Effect of Packaging Design on Impulsive Buying’, BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi, 18(1). Available at: https://doi.org/10.20476/jbb.v18i1.970. Effects of text illustrations: A review of research | SpringerLink (no date). Available at: https://link.springer.com/article/10.1007%2FBF02765184 (Accessed: 19 January 2021). Henderson, G.R., Iacobucci, D. and Calder, B.J. (1998) ‘Brand diagnostics: Mapping branding effects using consumer associative networks’, European Journal of Operational Research, 111(2), pp. 306–327. Available at: https://doi.org/10.1016/S0377-2217(98)00151-9. Kurniawan, H. kurniawan et al. (2018) ‘KEPRIBADIAN MORAL IDEAL ANAK DALAM CERITA ANAK PADA MAJALAH BOBO DAN HARIAN KOMPAS’, Lingua, 14(2), pp. 226–240. ‘MAJALAH ANAK KIDS 2018’ (2018) Top Brand Award, 10 May. Available at: https://www.topbrand-award.com/en/2018/05/majalah-anak-2018/ (Accessed: 19 July 2022). Meinel, C. and Leifer, L. (2012) ‘Design Thinking Research’, in H. Plattner, C. Meinel, and L. Leifer (eds) Design Thinking Research: Studying Co-Creation in Practice. Berlin, Heidelberg: Springer (Understanding Innovation), pp. 1–11. Available at: https://doi.org/10.1007/978-3-642-21643-5_1. Prasetyo, A.R. et al. (2021) ‘Incubation and Optimization of Visual Assets of Micro-Start-Ups Through Asset-Based Community Development Design Training’, EDUTEC : Journal of Education And Technology, 4(4), pp. 675–690. Riyan Isnandar, A. (2013) Analisis dan persepsi visual tipografi pada logo band forgotten. diploma. Universitas Komputer Indonesia. Available at: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptunikompp-gdlatangriyan-31974 (Accessed: 27 July 2021). Sugiyono (2008) Metode penelitian pendidikan:(pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R & D). Alfabeta. Witari, N.N.S. and Wardana, K.N.H. (2017) ‘ANALISIS VISUAL SAMPUL MAJALAH “BOBO” EDISI BULAN APRIL 2016’, Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya, 12(01), pp. 50–60. Available at: https://doi.org/10.23887/prasi.v12i01.13917. 22 | Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022