Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 7 No 1. Juli 2023 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN ERITROSIT PADA SAMPEL URINE YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN METODE DIPSTICK DAN MIKROSKOPIS DI RSUD KOTA KENDARI Asni Ramayana Tina1,Sri Anggarini Rasyid2. Selin Anugrah3 D-IV Teknologi Laboratorium Medis Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya Email: selinanugrah@gmail. ABSTRAK Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi yang paling umum terjadi di komunitas masyarakat bahkan di rumah sakit. Biasanya pada urine pasien dengan infeksi saluran kemih akan ditemukan eritrosit dalam jumlah rendah hingga tinggi tergantung pada seberapa besar luka yang menyebabkan infeksi di dalam saluran kemih, pada tahun selanjutnya 2020 jumlah pasien ISK menurun sebanyak 5 orang. Tujuan penelitian untuk membandingkan hasil pemeriksaan eritrosit pada sampel urine yang mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan metode Dipstick dan Mikroskopis Di RSUD Kota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian obsevasional analitik dengan pendekatan cross Metode yang digunakan yaitu metode dipstick dan mikroskopis. Dengan jumlah sampel 23 pasien dan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dan total Berdasarkan hasil penelitian pada uji wilcoxon. Test Statistics diperoleh nilai Signifikan atau p-value sebesar 0,564. Nilai p-value > . ,564 > 0,. yang menujukan bahwa tidak ada perbandingan hasil pemeriksaan eritrosit pada sampel urine yang mengalami infeksi saluran kemih (ISK) dengan metode dipstick dan mikroskopis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat di simpulkan Tidak ada perbandingan atau perbedaan hasil pemeriksaan eritrosit pada sampel urine yang mengalami infeksi saluran kemih (ISK) dengan metode dipstick dan mikroskopis. Kata Kunci : Infeksi Saluran Kemih (ISK). Pemeriksaan Eritrosit Urine. Metode Dipstick. Metode Mikroskopis. Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 7 No 1. Juli 2023 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 oleh patogen sehingga menyebabkan PENDAHULUAN Penyakit infeksi merupakan salah Saluran Kemih satu masalah kesehatan utama pada secara umum dibagi menjadi dua yaitu Salah satu penyakit infeksi ISK atas yang melibatkan ginjal dan yang sering ditemukan adalah infeksi ISK bawah. Gejala yang paling umum saluran kemih (ISK) yang merupakan ditimbulkan ISK adalah nyeri perut bakteri pada bawah atau nyeri pada regio suprapubis Infeksi saluran kemih. Infeksi yang di perburuk pada saat buang air peringkat kedua yang ada . 9%) di kecil dan disertai demam sumer-sumer. negara berkembang setelah infeksi luka Beberapa orang lebih rentan untuk menderita ISK diantaranya adalah orang Sedangkan prevalensi ISK komunitas dengan abnormalitas struktur dan fungsi adalah sekitar 10%. Infeksi ini lebih pada saluran kemih seperti adanya kista sering terjadi pada wanita dibandingkan dan divertikel, serta defek neurologis dengan pria (Pradani, 2. yang menyebabkan retensi urin. Adanya Infeksi (ISK) merupakan infeksi yang paling umum terjadi di komunitas masyarakat bahkan di menurunnya status imunitas juga dapat rumah sakit. Kasus ISK tertinggi terjadi memicu timbulnya ISK (Rane, 2. pada anak-anak terutama pada perempuan Menurut WHO . karena pendeknya saluran kemih atau uretra terdapat sebanyak 25 juta kematian dan lebih dekat dengan anus, hanya 8% infeksi saluran kemih. Biasanya pada urine Sedangkan Departemen pasien dengan infeksi saluran kemih akan Kesehatan Republik Indonesia ditemukan eritrosit dalam jumlah rendah . jumlah penderita ISK di hingga tinggi tergantung pada seberapa Indonesia besar luka yang menyebabkan infeksi di mencapai 90-100 kasus per 100. dalam saluran kemih (Robinson, 2. penduduk pertahunya atau sekitar Infeksi keadaan dimana saluran kemih terinfeksi ISK. 000 kasus baru pertahun. Infeksi disebabkan oleh bakteri. Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 7 No 1. Juli 2023 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. jamur dan virus juga dapat menjadi p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 jumlah pasien yang menderita ISK Bakteri infeksi saluran kemih ialah Eschericia coli. Oktober Desember untuk pasien laki-laki yaitu organisme sebanyak 5 orang kemudian pasien yang dapat ditemukan pada anus. Selain perempuan sebanyak 27 orang. Dan coli bakteri yang dapat menyebabkan pada tahun 2020 jumlah pasien dari infeksi saluran kemih ialah golongan bulan Oktober sampai Desember Proteus, untuk pasien laki-laki sebnayak 1 Klebsiella. Pseudomonas eterokok, dan Staphylococcus. Adanya infeksi saluran kemih akan membuat sebanyak 4 orang. Dari data diatas eritrosit meningkat yang disebut pyuria bahwa dari tahun 2019 jumlah (Nuari dan Widayanti, 2. pasien ISK meningkat sebanyak 32 Eritrosit orang dan pada tahun selanjutnya 2020 jumlah pasien ISK menurun sebanyak 5 orang maka penelitian hemoglobin bebas urine. Pada populasi selanjutnya akan di laksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota asimptomatik adanya hematuria bisa Kendari Penelitian sebelumnya serupa nephropathy. IgA nephropathy, non-IgA namun dengan uji yang berbeda oleh Fairus Brilliani . perbandingan uji dipstick dengan uji glomeruloscleroris dan kelainan ringan mikroskopis pada pasien infeksi saluran kemih di pusat kesehatan Hematuria disebabkan oleh penyakit neoplasma atau non neoplasma maupun adanya trauma Untuk mengetahui kesesuain hasil . ermasuk bat. pada ginjal atau traktua uji mikroskopis dengan uji dipstick Hematuria biasa di jumpai pada pasien isk, hasil uji Chi square setalah lari maraton disebabkan oleh dengan p value nitrit dan leukosit pendarahan mukosa kandung kemih terhadap uji mikroskopis adalah (Rossalia ddk, 2. 0,128 Berdasarkan RSUD kota kendari dari tahun 2019 0,170 Selatan. kesesuaian secara klinis antara kedua Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 7 No 1. Juli 2023 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. Namun secara statistik tidak p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 munculnya sedimen dalam urine bermakna sedangkan hasil odd ratio seperti leukosit, eritrosit, sel epitel, (OR) dari nitrit dan leukosit estarase silinder, bakteri, dan kristal non terhadap uji mikroskopis adalah 0,70 dan 8,800, artinya leukosit estarase lebih sedimen urine meliputi identifikasi dan kuantisasi dari sedimen tersebut. ISK dibandingkan nitrit. Pemeriksaan (Strasinger dan Lorenzo, 2. Pemeriksaan Pemeriksaan menggunakan dipstick urine mencakup pemeriksaan glukosa, protein . , bilirubin, urobilinogen, pH, berat jenis, saluran kemih serta memantau hasil darah . , benda keton . sam pengobatan (Brunzel, 2. asetoasetat dan/atau aseto. , nitrit, dan METODE PENELITIAN leukosit esterase (CLSI, 2. Dengan Jenis parameter tersebut telah dapat diperiksa dengan menggunakan strip reagen atau pendekatan cross sectional untuk Dipstick akan menyerap dan terjadi reaksi kimia yang kemudiaan pemeriksaan eritrosit pada sampel urine yang mengalami ISK dengan hitungan detik atau menit. Warna yang terbentuk dibandingkan dengan bagan masing-masing metode dipstick dan mikroskopis. HASIL Telah dilakukan penelitian menentukan hasil tes. Jenis dan tingkat perubahan warna memberikan jenis dan eritrosit pada sampel urine yang kadar zat-zat kimia tertentu yang ada di mengalami infeksi saluran kemih urine (Gandasoebrata, 2. (ISK) dengan metode dipstick dan Pemeriksaan mikroskopis atau mikroskopis di RSUD Kota Kendari pemeriksaan sedimen urine bertujuan pada tanggal 08 juni- 01 agustus untuk mendeteksi dan identifikasi bahan 2022 di laboratorium RSUD Kota yang tak larut dalam urine. Darah, ginjal. Kendar. kontaminasi eksternal dapat memicu Karakteristik responden Umur Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 7 No 1. Juli 2023 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. Pada p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 responden laki-laki. Tabel 2. Distribusi Responden Pasien penelitian yang menujukkan infeksi saluran kemih Berdasarkan Jenis bahwa karakteristik responden Kelamin di Laboratorium RSUD Kota yang banyak berumur 20-29 Kendari pada bulan juni- agustus 2022 tahun di bandingkan 60-69 No Jenis kelamin Tabel 1. Distribusi responden berdasarkan Perempuan 56,52 umur pasien infeksi saluran kemih di RSUD Laki-laki 43,48 kota kendari pada bulan juni- agustus 2022 Total Berdasarkan tabel 2 di atas, maka Rentang dapat diketahui bahwa pasien dengan jenis 17,39 kelamin perempuan lebih banyak jumlahnya 30,43 dibandingkan dengan laki-laki, yaitu dari 23 21,74 orang pasien yang diperiksa dipstick urine 8,70 8,70 Total terdapat 13 orang perempuan . ,52%) dan 10 orang laki-laki . ,48%). Persentase Metode Dipstick Dari tabel 1 di atas, maka dapat di ketahui bahwa dari total frekuensi 23 responden selama penelitian jumlah responden terbanyak yang berumur 20-29 tahun yaitu sebanyak 7 orang . ,43%) dan jumlah responden terendah yaitu 50-59 tahun sebanyak 2 orang . ,70%) dan 60-69 tahun sebanyak 2 orang . ,70%). Jenis kelamin Pada dan sedimen urine secara mikroskopis Tabel Hasil mengalami infeksi saluran kemih metode Interpretasi Hasil 47,83 52,17 Total Pada tabel 3 Hasil pemeriksaan berlangsung diperoleh jumlah menggunakan metode dipstick menujukan banyak dibandingkan jumlah hasil positif 2 sebanyak 11 sampel dengan . ,83%), dan hasil positif 3 sebanyak 12 Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 7 No 1. Juli 2023 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 mikroskopik <0,001 lebih rendah 0,05 maka sampel dengan . ,17%). data tidak berdistribusi normal Sampel Persentase Metode Mikroskopis Tabel 4. Hasil sampel urine yang mengalami infeksi saluran kemih metode mikroskopis Interpretasi Hasil 52,17 47,83 Total Paired Samples T-Test, namun uji ini tidak dapat dilakukan karena data tidak berdistribusi Jadi dilakukan uji alternatif yaitu uji Wilcoxon Signed Rank Test. Pada tabel 4 Hasil pemeriksaan eritrosit Uji Wilcoxon Signed Rank Test Tabel 6. Hasil Uji Wilcoxon Signed Rank Test pada pasien yang mangalami infeksi saluran kemih pada sampel urine yang menggalami infeksi Metode Mikroskopik mikroskopis menujukan hasil positif 2 sebanyak Metode Dipstick 11 sampel dengan . ,83%), dan hasil positif 3 - 0,577 sebanyak 12 sampel dengan . ,17%). Sig 0,564 Uji Normalitas Shapiro-Wilk Berdasarkan hasil pada uji wilcoxon Tabel 5. Hasil Uji Normalitas Shapiro-Wilk maka dapat dilihat Dari tabel Test Statistics pada pasien yang mengalami infeksi saluran di atas diperoleh nilai Signifikan atau p- value sebesar 0,564. Nilai p-value > Metode Shapiro-Wilk ,564 > 0,. yang menujukan bahwa tidak Statistic Sig ada perbandingan hasil pemeriksaan eritrosit <0,001 pada sampel urine yang mengalami infeksi Dipstick Metode saluran kemih (ISK) dengan metode dipstick <0,001 dan mikroskopis. Mikroskopik Dari hasil uji normalitas pada pasien yang mangalami infeksi saluran kemih maka Nilai signifikan metode dipstick <0,001 lebih rendah 0,05 maka data tidak berdistribusi normal. Nilai signifikan metode PEMBAHASAN Infeksi keadaan dimana saluran kemih terinfeksi oleh patogen sehingga menyebabkan adanya eritrosit pada urin yang dihasilkan. Infeksi saluran kemih secara umum dibagi menjadi Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 7 No 1. Juli 2023 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 (Eritrosi. Dengan dua yaitu infeksi saluran kemih atas yang melibatkan ginjal dan infeksi saluran kemih perkembangan teknologi, semua parameter Gejala yang paling umum ditimbulkan infeksi saluran kemih adalah nyeri perut bawah menggunakan strip reagen atau dipstick. atau nyeri pada regio suprapubis yang di Dipstick akan menyerap dan terjadi reaksi perburuk pada saat buang air kecil dan disertai kimia yang kemudiaan akan mengubah Beberapa orang lebih rentan untuk warnanya dalam hitungan detik atau menit. menderita infeksi saluran kemih diantaranya Warna yang terbentuk dibandingkan dengan adalah orang dengan abnormalitas struktur dan bagan warna masing-masing strip untuk fungsi pada saluran kemih seperti adanya kista menentukan hasil tes. Jenis dan tingkat dan divertikel, serta defek neurologis yang perubahan warna memberikan jenis dan menyebabkan retensi urin. adanya benda asing kadar zat-zat kimia tertentu yang ada di pada saluran kemih, keabnormalitasan metabolik Dan pemeriksaan mikroskopis atau dan menurunnya status imunitas juga dapat pemeriksaan sedimen urine bertujuan untuk memicu timbulnya infeksi saluran kemih. mendeteksi dan identifikasi bahan yang tak Penyebab perempuan lebih sering terkena larut dalam urine. Seperti darah dalam Infeksi saluran kemih dikarenakan jarak uretra Pemeriksaan perempuan jauh lebih pendek daripada laki-laki identifikasi dan kuantisasi dari sedimen sehingga kuman dari kulit sekitar anus dan Pemeriksaan mikroskopis urine genitelia lebih mudah mencapai kandung kemih. memberikan manfaat untuk mendeteksi Tujuan dalam pemeriksaan disptick urine kelainan ginjal dan saluran kemih serta adalah untuk melihat salah satu parameter yang memantau hasil pengobatan. ada dalam urine yaitu eritrosit. Sedangkan pada Tabel 4, menujukan bahwa total mikroskopisnya adalah untuk melihat jumlah frekuensi 23 responden selama penelitian Jumlah sampel dalam penelitian ini jumlah responden berdasarkan umur yang sebanyak 23 sampel pasien infeksi saluran termuda sampai tertua, terbanyak yang kemih (ISK) yang positif dari jumlah sampel 23 berumur 20-29 tahun yaitu sebanyak 7 pasien dari perempuan sebanyak 13 orang pasien orang . ,43%) dan jumlah responden infeksi saluran kemih dan laki-laki berjumlah 10 terendah yaitu 50-59 tahun sebanyak 2 orang pasien infeksi saluran kemih. ,70%) dan 60-69 tahun sebanyak 2 Metode yang digunakan yaitu dipstick Pemeriksaan kimia urine menggunakan dipstick urine mencakup pemeriksaan salah satunya orang . ,70%). Kemudian pada tabel 5, maka dapat Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 7 No 1. Juli 2023 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. kelamin perempuan lebih banyak jumlahnya p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 dan leukosit pada sampel urin dengan dibandingkan dengan laki-laki, yaitu dari 23 metode dipstick dan mikroskopis di RSUD orang pasien yang diperiksa dipstick urine dan Bahteramas provinsi sulawesi tenggara dari sedimen urine secara mikroskopis terdapat 13 40 jumlah sampel yang di periksa dengan orang perempuan . ,52%) dan 10 orang laki- laki . ,48%). Pada tabel 8. Dari hasil uji normalitas dengan hasil pemeriksaan yang abnormal menggunakan metode dipstick pada pasien yang dari jumlah yang di periksa. Menurut Fairus . , yang meneliti tentang perbandingan didapatkan nilai signifikan. Yaitu <0,001 maka uji dipstick dengan uji mikrobiologis pada data tidak berdistribusi normal. nilai signifikan Kesehatan Tanggerang <0,001 dari hasil analisis disimpulkan data tidak berdistribusi normal yang dilakukan didapatkan dengan nilai p Sampel berpasangan menggunakan uji Paired value 0,170 artinya tidak ada perbedaan. Samples T-Test, namun uji ini tidak dapat Dari kedua metode tersebut, dapat di dilakukan karena data tidak berdistribusi normal. Jadi dilakukan uji alternatif yaitu uji Wilcoxon Signed Rank Test. puskesmas maupun di rumah sakit memiliki Pada tabel 9. Berdasarkan hasil pada uji keakuratan hasil pemeriksaan yang sama wilcoxon maka dapat dilihat Dari tabel Test dengan metode konvensional yaitu metode Statistics di atas diperoleh nilai Asymp. Sig. atau p-value sebesar 0,564. Nilai p-value KESIMPULAN > . ,564 > 0,. maka dapat disimpulkan tidak ada perbandingan antara metode dipstick dan mikroskopis dalam hasil pemeriksaan eritrosit Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat di simpulkan bahwa. Hasil pada sampel urine yang mengalami infeksi sampel urine yang menggalami infeksi saluran kemih. Pada hasil hasil yang di dapatkan saluran kemih menggunakan metode dipstick menunjukkan hasil positif 2 perbedaan hanya tiga sampel yang berbeda pada sebanyak 11 sampel dengan . ,83%), metode dipstick dan mikroskopis. dan hasil positif 3 sebanyak 12 sampel Pada dilakukan oleh Suhartina . , yang meneliti tentang gambaran hasil pemeriksaan eritrosit dengan . ,17%). Hasil sampel urine yang menggalami infeksi Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 7 No 1. Juli 2023 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. DOI : https://doi. org/10. 36566/medilab. v5i1 juli. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 mikroskopis menunjukkan hasil positif 2 Bunga Dewanti, dkk. Pengaruh sebanyak 11 sampel dengan . ,83%), dan Penundaan Pemeriksaan Urin hasil positif 3 sebanyak 12 sampel dengan Terhadap Jumlah Leukosit Pada . ,17%). Penderita Infeksi Saluran Kemih. Tidak ada perbandingan atau perbedaan ISSN Online : 2549-1520. ISSN hasil pemeriksaan eritrosit pada sampel Cetak : 2338 Ae 1159. Vol. No. urine yang mengalami infeksi saluran Juni 2019. kemih (ISK) dengan metode dipstick dan Brunzel N. Fundamentals of urine and Body Fluid Analysis. 3 edition. DAFTAR PUSTAKA