Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS PADA NY. M DENGAN PEMBERIAN TERAPI JUS BUAH BIT UNTUK MENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN MASALAH RISIKO PERDARAHAN PADA IBU HAMIL DENGAN MASALAH ANEMIA DI RUMAH SAKIT HARAPAN BUNDA BATAM FADIYA WAHYUNI1. RESI NOVIA2 Mahasiswa Prodi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Institut Kesehatan Mitra Bunda1. Dosen Prodi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Institut Kesehatan Mitra Bunda2 Email: Fadiyawahyuni@gmail. Abstract: Anemia in pregnant women is a condition in which the mother has a hemoglobin (H. level in her blood of less than 11gr/dl as a result of the inability of the red blood cellforming tissue to produce it to maintain the Hb concentration at a normal level. This scientific paper aims to provide Maternity Nursing Care to Mrs. M by Providing Beetroot Juice Therapy to Increase Hemoglobin Levels in Pregnant Women with Anemia Problems at Harapan Bunda Hospital. Batam in 2024. The method used in this scientific paper is a case study conducted based on the stages of nursing care including assessment, diagnosis, intervention,implementation, evaluation. The results of this scientific paper obtained the provision of beetroot juice for 5 days of giving the results of data analysis showed several diagnoses, namely the risk of bleeding related to pregnancy complications and fatigue related to anemia and the provision of beetroot juice therapy as one of the interventions that can be given to pregnant women who experience anemia to increase Hemoglobin levels in pregnant women Trimester i from Hb levels of 7. 2 mg / dl to 11. 9 with the criteria for the results of the patient does not feel a headache, does not feel weak in the body, the patient looks more relaxed and fresh. Therefore it can be concluded that intervention in beetroot juice can increase Hemoglobin in pregnant women who experience anemia. Suggestions for anemia sufferers in pregnant women to do non-pharmacological therapy of Beetroot juice in order to be able to increase Hb levels in pregnant women. Keywords: Anemia. Hemoglobin, beetroot juice Abstrak: Anemia in pregnant women is a condition in which the mother has a hemoglobin (H. level in her blood of less than 11gr/dl as a result of the inability of the red blood cellforming tissue to produce it to maintain the Hb concentration at a normal level. This scientific paper aims to provide Maternity Nursing Care to Mrs. M by Providing Beetroot Juice Therapy to Increase Hemoglobin Levels in Pregnant Women with Anemia Problems at Harapan Bunda Hospital. Batam in 2024. The method used in this scientific paper is a case study conducted based on the stages of nursing care including assessment, diagnosis, intervention,implementation, evaluation. The results of this scientific paper obtained the provision of beetroot juice for 5 days of giving the results of data analysis showed several diagnoses, namely the risk of bleeding related to pregnancy complications and fatigue related to anemia and the provision of beetroot juice therapy as one of the interventions that can be given to pregnant women who experience anemia to increase Hemoglobin levels in pregnant women Trimester i from Hb levels of 7. 2 mg / dl to 11. 9 with the criteria for the results of the patient does not feel a headache, does not feel weak in the body, the patient looks more relaxed and fresh. Therefore it can be concluded that intervention in beetroot juice can increase Hemoglobin in pregnant women who experience anemia. Suggestions for anemia sufferers in P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal pregnant women to do non-pharmacological therapy of Beetroot juice in order to be able to increase Hb levels in pregnant women. Kata Kunci: Anemia. Hemoglobin. Jus buah bit Pendahuluan Kehamilan Adalah proses pembuahan yang terjadi secara alami dan menghasilkan janin yang tumbuh diti Rahim ibu. Kehamilan Adalah suatu kondisi yang tejadi Ketika terdapat pembuahan dan perkembangan janin di dalam Rahim. Kehamilan normal akan berlangsung dalam waktu 40 minggu atau 10 bulan atau 9 bulan menurut kalender internasional, dihitung di hari pertama menstruasi terakhir (Depkes RI. Anemia pada ibu hamil merupakan kondisi ibu dengan kadar hemoglobin (HB) dalam darahnya kurang dari 11 gr/dl sebagai akibat ketidakmampuan jaringan pembentuk sel darah merah dalam produksinya untuk mempertahankan konsentrasi Hb pada Tingkat normal (Waryana,2. Berdasarkan data dari dinas kesehatan provinsi kepulauan riau didapatkan ibu hamil dengan anemia sebesar 30,17%. Data Dinas Kesehatan Kota Batam, ibu hamil yang mengalami anemia yaitu 71. 40% berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan penulis pada tanggal 26 agustus 2024 didapati pasien dengan HB 7,2 mg/dl dengan diagnose anemia. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan penulis didapati 3 pasien dengan keluhan pusing, lemas, tidak mampu beraktivitas dan pasien mengatakan sudah mengalaminya sejak kehamilan 11 minggu . (Statistik penduduk lanjut Usia 2. Penyebab utama anemia pada ibu hamil yaitu kekurangan zat besi dan kekurangan asam WHO memperkirakan angka kejadian anemia pada keluarga dengan status ekonomi sedang dan ekonomi rendah mencapai 42% jika tidak ditangani anemia dapat mengakibatkan pertumbuhan sel terhambat sehingga mengakibatkan hipoksia baik ke tubuh maupun ke otak. (Sundari,2. Adapun bagi janin anemia bisa menyebabkan keguguran, persalinan premature. BBLR, bayi mati dalam kandungan,Asfiksia, pertumbuhan janin tidak normal selama Usaha pemerintah dalam menanggulangi anemia baik ibu hamil maupun Wanita usia subur antara lain melalui kebijakan Indonesia sehat dan Pembangunan jangka Panjang dengan pemberian tablet zat besi secara bertahap (Audina and Suwarti 2. Penanganan anemia bisa dilakukan dengan dua cara yaitu dengan farmakologis dan Cara farmakologis Adalah dengan memberikan tablet zat besi dan asam Sedangkan nonfarmakologis penanganan anemia yaitu makan makanan yang mengandung zat besi, sayuran, buahan. Salah satunya dengan mengkonsumsi sari buah kelebihan dari cara nonfarmakologis Adalah meningkatkan pemahamam pasien tentang penyakit, meningkatkan kemandirian dan keterampilan klien dalam menangani penyakit itu (Sitti Zahyrah 2. Hasil penelitian Anggraini (Prasetia 2. melakukan penelitian pada tanggal 16 ibu hamil dengan diberikan jus buah bit 200 ml selama 7 hari. Intervensi ini juga memberikan hasil yang signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil (Stephana W. Hasil penelitian yang dilakukan oleh suryandari 2015. Bahwa pemberian jus bit merah ditambah dengan tablet fe selama 1 minggu pada ibu hamil terbukti signifikan dapat meningkatkan kadar hemoglobin lebih tinggi dibandingkan tablet Fe saja. ( Surya 2. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh handayani yang mengungkapkan bahwa hasil asuhan keperawatan yang dilakukan 7 hari di mulai tanggal 22 Ae 29 Agustus 2023 banyak dampak positif terhadap peningkatan kadar hemoglobin dari 8. 8 g/dl naik menjadi 9. 5 g/dl. (Handayani 2. Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal Dampak mengkonsusmsi sari buah jus bit dapat menaikan kadar hemoglobin dan Upaya pencegahan lain pada anemia dalam kehamilan dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan dan merubah sikap menjadi positif melalui edukasi tentang asupan gizi yang cukup selama kehamilan. dimana pentingnya menjaga pola makan seperti sari buah jus bit dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. (Novyriana,2. Metedologi Penelitian Penelitian ini menggunakan metode studi kasus terhadap pasien binaan dengan melakukan perencanaan asuhan keperawatan dari tahap pengkajian keperawatan, dignosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, evaluasi keperawatan. Tahap Pengkajian Berdasarkan pengkajian yang telah dilakukan pada hari senin tanggal 26 Agustus 2024 penulis mengumpulan data dari wawancara, observasi dan mendokumentasikan catatan dari beberapa sumber yaitu dari pasien, tenaga kesehatan, dan buku status pasien di rumah hasil pengkajian keperawatan yang dilakukan penulis terhadap Ny. M yang berumur 25 tahun, status perkawinan menikah, agama islam, alamat Bengkong Indah Swadebi Blok N. Status obstetri : G2 P1 A0 H1. Usia Kehamilan 38 minggu. Diagnosa keperawatan Berdasarkan pengumpulan data dalam pengkajian yang telah dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah merumuskan diagnosa keperawatan. Adapun diagnosa keperawatan yang penulis rumuskan berdasarkan data subjektif dan objektif yaitu masalah anemia dengan pemberian jus buah bit yaitu risiko perdarahan berhubungan dengan komplikasi kehamilan. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rani Zuhraini et al. yaitu didapatkan hasil diagnosa keperawatan keletihan karena kondisi anemia, perbaikan sirkulasi dapat dicapai melalui rekomendasi rutin berolahraga bagi pasien, tindakan pencegahan pengukuran darah di area ekstremitas dengan sirkulasi terbatas, serta pengikutan program diet seperti mengonsumsi jus buah bit yang bertujuan untuk memperbaiki sirkulasi secara menyeluruh. (PPNI, 2. Analisa Intervensi Keperawatan Berdasarkan perencanaan diatas, peneliti berasumsi bahwa dalam merumuskan intervensi keperawatan atau menyusun perencanaan, merumuskan tujuan serta kriteria hasil disusun sesuai dengan teori yang ada. Rencana tindakan yang disusun berfokus pada perubahan status kesehatan ibu hamil yang lebih baik. Mulai dari kadar Hb yang meningkat dan hilangnya tanda dan gejala anemia pada ibu hamil. Peneliti juga akan melakukan pemberian asupan zat besi secara oral yang bersumber dari jus buah bit. Berdasarkan perencanaan diatas, peneliti berasumsi bahwa dalam merumuskan intervensi keperawatan atau menyusun perencanaan, merumuskan tujuan serta kriteria hasil disusun sesuai dengan teori yang ada. Rencana tindakan yang disusun berfokus pada perubahan status kesehatan ibu hamil yang lebih baik. Mulai dari kadar Hb yang meningkat dan hilangnya tanda dan gejala anemia pada ibu hamil . (Handayani 2. Analisa Implementasi Keperawatan Berdasarkan tahap implementasi hanya mengatasi masalah keperawatan dengan diagnosa keperawatan perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan anemia (D. Implementasi keperawatan dilakukan penulis terhadap Ny. M selama 5 hari yaitu sebagai P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal berikut, yaitu Ny. M dengan diagnosa risiko perdarahan berhubungan dnegan komplikasi kehamilan dan dilakukan selama 5 hari. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Anurogo , . Diantara semua buah. Buah bit adalah salah satu buah yang tinggi kadar asam folat yaitu 108 mg dari buah lainnya. Buah Bit yang dikenal dengana kar bit maupun bit merah ini merupakan salah satu jenis tanaman dari kelompok Amaranthaceace dan memiliki nama latin Beta Vulgaris. Buah Bit mengandung tembaga dan zat besi serta asam folat yang sangat baik untuk membantu pembentukan otak bayi dan mengatasi masalah anemia. Analisa Evaluasi Keperawatan Berdasarkan Hasil evaluasi keperawatan Pada kasus Ny. M terapi pemberian jus buah bit selama 5 hari berjalan dengan lancar. Dimana evaluasi tentang pengkajian, pendidikan kesehatan dan menganjurkan terapi jus buah bit berjalan dengan baik serta di mengerti dan dipahami oleh pasien dan keluarga Hal ini sejalan juga dengan penelitian yang dilakukan oleh Liananiar et al. , . yaitu penelitian dengan mengkonsumsi sari buah jus bit yaitu untuk menganalisis pengaruh faktor yang mempengaruhi kadar Hb ibu hamil trimester i di UPTD Puskesmas Jeumpa Kabupaten Bireuen Tahun 2019. Desain yang digunakan ialah Pretest-Posttest Control Group Desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 orang ibu hamil trimester i dengan jumpah sampel 24 orang, yaitu 12 responden untuk kelompok eksperimen dan 12 responden untuk kelompok (Liananiar 2. Penutup Setelah dilakukan asuhan keperawatan maternitas pada Ny. M di temukan kesimpulam Tahap pengkajian pada Ny. M didapatkan dengan keluhan kepala pusing, badan lemas saat duduk kemudian berdiri, pasien mengatakan sering merasa mual tapi tidak muntah. Pasien mengatakan keluhan ini muncul sejak hamil. Hasil pemeriksaan fisik TD saat ini 90/ 70 mmHg. TD sebelum hamil 110/80 mmHg. Nadi 50 x/mnt. Suhu 36,5 AC. Pernafasan 18 x/mnt, kadar Hb 7,2 mg/dl menjadi 11, 2 mg/dl. Tahap diagnosa keperawatan pada Ny. M dapat ditegakkan diagnosa utama, yakni : risiko perdarahan berhubungan dengan komplikasi kehamilan dan diagnosa kedua yaitu : Keletihan berhubungan dengan kondisi fisiologis (Anemi. Tahap intervensi keperawatan yang dilakukan penulis pada Ny . M yaitu memberikan terapi jus buah bit untuk meningkatkan kadar hemoglobin sehingga hemoglobin pada pasien normal dan tidak ada tanda tanda anemia dan keletihan berkurang Keperawatan yang dilakukan penulis selama 5 hari kepaa Ny. M diberikan edukasi, mengenai pengertian, penyebab, tanda dan gejala, komplikasi dan cara pencegahan anemia pada pasien serta mampu melakukan terapi dengan meningkatkan kadar Hemoglobin pasien menjadi 11,2 mg/dl. Tahap Evaluasi tindakan yang dilakukan pada Ny. M yaitu pasien mampu mengikuti terapi pemberian jus buah bit dengan baik Daftar Pustaka