Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia di Era Digital pada Pegawai Lembaga Pendidikan Tajaul Karomah Desa Situ Gadung Kabupaten Tangerang Ratna Sari1. Endang Sugiarti2. Desi Prasetiyani3 Universitas Pamulang. Indonesia dosen02442@unpam. id1, dosen00725 @unpam. id2, dosen02496@unpam. Submitted: 12th April 2025 | Edited: 30th June 2025 | Issued: 01st July 2025 Cited on: Sari. Sugiarti. , & Prasetiyani. Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia di Era Digital pada Pegawai Lembaga Pendidikan Tajaul Karomah Desa Situ Gadung Kabupaten Tangerang. Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 5. , 605-613. ABSTRACT The rapid development of digital technology demands that educational institutions continuously enhance the competencies of their human resources to stay relevant and This Community Service Program (PKM) aimed to improve the digital competencies of staff at the Tajaul Karomah Education Institute in Situ Gadung Village. Tangerang Regency. The main objective was to equip teachers, administrative staff, and students with the necessary knowledge and skills to adapt to and utilize digital tools effectively in their educational and administrative activities. The PKM was conducted on May 3Ae4, 2025, at the Tajaul Karomah School by a team of 15 lecturers from Universitas Pamulang. The activity involved 45 participants, including teachers, administrative staff, and students. The implementation consisted of three stages, preparation, execution, and reporting. During the execution stage, the PKM team used a combination of lectures, hands-on practice, discussions, and Q&A sessions to deliver the training. As a result, participants showed a marked increase in understanding and ability to operate various digital tools and platforms relevant to their roles. Feedback indicated high satisfaction and a strong desire for continued training in digital literacy. This PKM has contributed significantly to enhancing the digital competency and readiness of educational human resources in the region. Keywords: Digital Competency. Community Service. Human Resources. Education. Technology Integration PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang pesat telah mengubah berbagai sektor kehidupan, termasuk Pendidikan (Rogers, 2. Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar dapat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi (Van Dijk. Era Revolusi Industri 4. 0 dan pergeseran menuju masyarakat 5. 0 menempatkan penguasaan teknologi digital sebagai kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan (Rustandi et al. , 2022. OECD, 2. Pendidikan Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. yang berbasis teknologi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang mendesak agar lembaga pendidikan dapat tetap relevan, kompetitif, dan responsif terhadap tantangan zaman. Kompetensi digital bukan hanya mencakup kemampuan menggunakan perangkat digital, tetapi juga keterampilan berpikir kritis dalam memilih dan mengelola informasi, kemampuan berkomunikasi secara daring, menciptakan konten digital, serta menerapkan prinsip etika dan keamanan siber dalam penggunaan teknologi (Wardani & Santosa, 2022. Rahmandani et al. , 2. Framework seperti DigCompEdu dan TPACK telah digunakan sebagai acuan dalam mengukur dan mengembangkan kemampuan digital guru dan tenaga kependidikan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun demikian, penerapan framework tersebut masih menghadapi tantangan besar di daerah yang memiliki keterbatasan sumber daya, baik dari aspek infrastruktur maupun SDM (Becker, 2. Kesenjangan kompetensi digital antara tenaga pendidikan di wilayah perkotaan dan pedesaan menjadi salah satu permasalahan mendasar yang perlu segera diatasi. Penelitian yang dilakukan di berbagai wilayah Indonesia menunjukkan bahwa guru dan staf administrasi di daerah pedesaan masih memiliki keterampilan digital yang sangat terbatas (Mariana & Nurjanah, 2024. Purwati et al. , 2. Mereka kerap mengalami pembelajaran daring, serta mengelola data dan informasi secara efisien. Keterbatasan ini berpotensi menghambat efektivitas proses pembelajaran, mengurangi kualitas layanan pendidikan, serta memperlebar kesenjangan digital antarwilayah. Dampak dari rendahnya kompetensi digital ini terlihat jelas selama masa pandemi COVID-19, ketika proses pembelajaran terpaksa harus dilakukan secara daring. Banyak mengimplementasikan pembelajaran berbasis digital (Khotimah & Reza, 2. Hal ini mengakibatkan penurunan kualitas interaksi pembelajaran dan melemahnya motivasi belajar siswa. Tidak hanya itu, kelemahan dalam pengelolaan administrasi berbasis Kondisi menggarisbawahi pentingnya pelatihan dan penguatan kompetensi digital bagi SDM di lembaga pendidikan, khususnya di daerah yang belum sepenuhnya terjangkau teknologi. Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Beberapa kajian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik, diskusi kelompok, refleksi diri, dan pemecahan masalah riil secara kolaboratif mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam penggunaan teknologi pendidikan (Yulin & Danso, 2025. Amilusholihah et al. , 2. Pelatihan semacam ini tidak hanya memberikan wawasan teoretis, tetapi juga mendorong perubahan sikap dan perilaku dalam penggunaan teknologi secara aktif dan produktif (Setiawan & Nuraini. Dengan demikian, model pelatihan yang adaptif dan kontekstual perlu dirancang secara sistematis agar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing lembaga Pendidikan (Wahyuni & Arifin, 2. Dalam konteks pengembangan SDM pendidikan, lembaga seperti Tajaul Karomah yang berada di Desa Situ Gadung. Kabupaten Tangerang, menghadapi tantangan besar dalam membangun kapasitas digital tenaga pendidik dan kependidikan. Meskipun memiliki potensi sumber daya manusia yang besar, keterbatasan akses terhadap pelatihan digital yang berkualitas membuat lembaga ini memerlukan intervensi yang tepat melalui program pemberdayaan masyarakat. Penguatan kompetensi digital di lingkungan sekolah menjadi strategi utama dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran dan pelayanan pendidikan secara keseluruhan (Yuvita et al. , 2024. Rahadian, 2. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menjadi salah satu pendekatan strategis untuk menjawab permasalahan tersebut. Melalui kegiatan PKM, para dosen dan praktisi pendidikan dapat terlibat langsung dalam membangun kapasitas SDM di tingkat lokal melalui pelatihan intensif dan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kolaboratif dan partisipatif, pelatihan dapat disesuaikan dengan latar belakang peserta, baik guru, staf administrasi, maupun siswa. Pelaksanaan PKM ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk tanggung jawab sosial akademisi, tetapi juga sebagai sarana implementasi hasil riset dan pengembangan teknologi dalam konteks Oleh karena itu, kegiatan PKM yang berfokus pada peningkatan kompetensi digital SDM di lembaga pendidikan Tajaul Karomah menjadi sangat relevan dan Dengan pendekatan yang terstruktur dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kemampuan digital peserta. Selain itu, kegiatan ini dapat menjadi Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. model replikasi untuk lembaga pendidikan lain di wilayah pedesaan dalam mengatasi kesenjangan digital. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam kegiatan PKM ini tidak hanya berkontribusi terhadap penguatan kapasitas lokal, tetapi juga memperkuat peran pendidikan tinggi dalam pembangunan masyarakat berbasis METODE Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Sekolah Tajaul Karomah. Desa Situ Gadung. Kabupaten Tangerang pada tanggal 03-04 Mei Peserta yang terlibat berjumlah 45 orang, terdiri dari guru, staf administrasi, dan siswa yang berada di lingkungan sekolah tersebut. Pelaksana kegiatan PKM adalah 15 dosen dari Universitas Pamulang yang memiliki kompetensi di bidang teknologi pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital para pegawai lembaga pendidikan melalui metode yang interaktif dan partisipatif. Metode pelaksanaan PKM mengintegrasikan beberapa pendekatan pembelajaran, antara lain pemaparan materi, praktik langsung, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab. Pemaparan materi bertujuan memberikan dasar teori dan konsep terkait kompetensi digital di era teknologi informasi. Selanjutnya, praktik langsung dilakukan agar peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh secara nyata, sehingga memperkuat pemahaman dan keterampilan teknis mereka. Diskusi dan tanya jawab juga menjadi bagian penting, memungkinkan peserta untuk berbagi pengalaman, mengatasi kendala, serta mendapatkan solusi bersama dari para narasumber. Pelaksanaan PKM dilakukan secara sistematis melalui tiga tahapan utama, yakni persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Tahap persiapan meliputi koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan materi pelatihan, serta pengorganisasian teknis kegiatan. Tahap pelaksanaan berlangsung selama dua hari, dimana seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran dan interaksi dengan peserta dijalankan sesuai rencana. Setelah kegiatan selesai, tahap pelaporan dilakukan untuk mendokumentasikan seluruh proses dan hasil kegiatan, serta merumuskan rekomendasi untuk tindak lanjut pengembangan kompetensi sumber daya manusia di sekolah tersebut. Pendekatan yang terstruktur ini Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. diharapkan dapat memberikan dampak maksimal bagi peningkatan kompetensi digital para peserta. PEMBAHASAN Gambaran Umum Objek PKM Sekolah Tajaul Karomah merupakan lembaga pendidikan yang berlokasi di Desa Situgadung. Kecamatan Pagedangan. Kabupaten Tangerang. Banten. Sekolah ini memiliki alamat lengkap di Jalan Malagas RT05/01. Kp. Pegadengan. Desa Situgadung. Pagedangan. Cicalengka. Kec. Pagedangan. Kab. Tangerang. Banten 15339. Meskipun informasi spesifik mengenai jenis dan jenjang pendidikan yang diselenggarakan oleh sekolah ini tidak tersedia dalam sumber yang ditemukan, lokasinya berada di wilayah yang berkembang pesat di Kabupaten Tangerang. Kecamatan Pagedangan, tempat sekolah ini berada, merupakan daerah yang terus mengalami pertumbuhan infrastruktur dan populasi, dengan estimasi jumlah penduduk mencapai 111. 222 jiwa pada pertengahan tahun 2023 . Hal ini mencerminkan kebutuhan akan lembaga pendidikan yang berkualitas untuk mendukung perkembangan sumber daya manusia di wilayah Sekolah Tajaul Karomah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pedesaan melalui berbagai program dan kegiatan, termasuk pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik dan kependidikan. Dengan adanya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang melibatkan dosen Universitas Pamulang, sekolah ini menunjukkan upaya nyata dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di era digital. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan kesiapan peserta didik dalam menghadapi tantangan global. Masalah yang Dihadapi Sekolah Tajaul Karomah yang berlokasi di Desa Situ Gadung menghadapi tantangan signifikan dalam mengembangkan kompetensi digital para tenaga pendidik, staf administrasi, dan siswa. Keterbatasan akses terhadap pelatihan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan rendahnya kemampuan dalam memanfaatkan berbagai perangkat digital dan aplikasi pembelajaran berbasis daring. Hal ini berimbas pada efektivitas proses pembelajaran dan pengelolaan administrasi sekolah yang masih Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. konvensional, sehingga kurang mampu mengikuti perkembangan pesat di era digital. Selain itu, infrastruktur teknologi yang belum optimal dan kurangnya pemahaman tentang keamanan data dan etika digital juga menjadi kendala utama yang menghambat optimalisasi peran teknologi dalam pendidikan di sekolah ini. Para peserta PKM, yang terdiri dari guru, staf administrasi, dan siswa, juga mengalami kesulitan dalam mengadopsi dan mengimplementasikan teknologi digital dalam kegiatan sehari-hari. Guru-guru belum sepenuhnya menguasai keterampilan pedagogis berbasis teknologi, sementara staf administrasi kurang familiar dengan sistem digital untuk pengelolaan data dan informasi yang efisien. Siswa pun terbatas dalam penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran yang interaktif dan kreatif. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi digital yang perlu segera diatasi melalui pelatihan intensif dan pendampingan agar seluruh elemen di lingkungan sekolah dapat beradaptasi dengan tuntutan era digital dan meningkatkan mutu pendidikan secara Pelaksanaan Kegiatan PKM Pelaksanaan kegiatan PKM diawali dengan sesi pembukaan yang dilakukan secara resmi oleh koordinator pelaksana dari Universitas Pamulang bersama kepala sekolah Tajaul Karomah. Pada tahap ini, peserta diberikan sambutan dan penjelasan singkat mengenai tujuan serta manfaat kegiatan yang akan dilaksanakan. Pembukaan ini juga berfungsi untuk membangun motivasi dan antusiasme peserta agar siap mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan fokus dan semangat yang tinggi. Selanjutnya, kegiatan berlanjut ke pembahasan materi yang merupakan inti dari PKM ini. Materi disusun berdasarkan kebutuhan peserta yang terdiri dari guru, staf administrasi, dan siswa, dengan fokus utama pada peningkatan kompetensi digital di era teknologi informasi. Materi pertama membahas konsep dasar kompetensi digital, meliputi pengenalan teknologi informasi, pemahaman perangkat keras dan lunak, serta peran teknologi dalam dunia pendidikan modern. Pada sesi berikutnya, peserta diajarkan cara memanfaatkan aplikasi pembelajaran daring seperti platform LMS (Learning Management Syste. , media sosial edukatif, serta teknik pembuatan konten digital yang menarik dan interaktif. Bagian penting dari pembahasan materi PKM ini adalah pelatihan praktik penggunaan teknologi digital secara langsung oleh peserta, di mana mereka diberikan Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. kesempatan untuk mengoperasikan berbagai perangkat komputer dan aplikasi yang relevan dengan kebutuhan lembaga pendidikan di era digital. Pelatihan dimulai dengan pengenalan pembuatan dokumen elektronik menggunakan aplikasi pengolah kata dan spreadsheet, yang sangat dibutuhkan dalam aktivitas administrasi dan pengelolaan data sekolah, diikuti dengan latihan menggunakan sistem administrasi berbasis digital untuk penginputan data siswa, pengelolaan jadwal, dan pelaporan online guna meningkatkan efisiensi kerja staf administrasi. Selain itu, peserta juga dibekali keterampilan menggunakan alat komunikasi daring seperti aplikasi konferensi video dan platform pembelajaran online yang penting untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh, khususnya di masa pandemi dan era digital saat ini. Selama sesi praktik, dosen pendamping dari Universitas Pamulang secara aktif memberikan bimbingan langsung, menjawab berbagai pertanyaan, serta membantu mengatasi kendala teknis yang dialami peserta, sehingga setiap peserta dapat memahami dan mengaplikasikan teknologi dengan baik. Pendampingan intensif ini memastikan peningkatan kompetensi digital yang signifikan, tidak hanya dalam aspek teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lingkungan sekolah. Diskusi dan tanya jawab menjadi tahap selanjutnya yang sangat vital dalam proses pembelajaran ini. Peserta diberikan ruang untuk berbagi pengalaman terkait tantangan dalam menggunakan teknologi digital di lingkungan sekolah masing-masing. Diskusi ini juga membuka peluang untuk bertukar ide dan solusi kreatif yang dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. Pendekatan dialogis ini membantu memperdalam pemahaman materi sekaligus memperkuat jejaring kerja antar peserta. Manfaat dari kegiatan PKM ini mulai dirasakan oleh peserta sejak hari pertama Guru dan staf administrasi melaporkan peningkatan rasa percaya diri dalam menggunakan perangkat dan aplikasi digital, sementara siswa lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi. Peningkatan kompetensi ini diharapkan dapat mendorong transformasi proses belajar mengajar dan administrasi sekolah menjadi lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Menjelang akhir kegiatan, dilakukan evaluasi singkat berupa kuis dan diskusi reflektif untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Hasil evaluasi ini digunakan sebagai dasar untuk merancang tindak lanjut pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Selain itu, peserta juga memberikan feedback positif Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. terkait metode pelatihan yang interaktif dan aplikatif, serta menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat rutin diselenggarakan di masa mendatang. Kegiatan PKM ditutup secara resmi dengan pemberian pelakat kepada sekolah Tajaul Karomah. Penutupan juga diisi dengan pesan dan harapan dari para dosen serta pimpinan sekolah untuk terus mengembangkan kompetensi digital demi kemajuan lembaga pendidikan Tajaul Karomah. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, diharapkan peningkatan kapasitas SDM dalam penggunaan teknologi digital dapat berkontribusi positif terhadap kualitas pendidikan di sekolah dan lingkungan sekitarnya. KESIMPULAN Kegiatan PKM yang dilaksanakan di Sekolah Tajaul Karomah berjalan dengan lancar dan diikuti dengan antusias oleh para peserta. Melalui rangkaian pelatihan yang meliputi pemaparan materi, praktik langsung, diskusi, dan tanya jawab, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran dan pengelolaan administrasi sekolah. Peningkatan keterampilan ini sangat penting mengingat tuntutan era digital yang menuntut adaptasi cepat agar pendidikan dapat berjalan efektif dan efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan praktik penggunaan aplikasi digital dan perangkat komputer secara langsung memberikan dampak positif yang signifikan. Peserta menjadi lebih percaya diri dalam mengoperasikan teknologi serta mampu mengaplikasikannya dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah. Selain itu, diskusi dan interaksi yang terjadi selama pelatihan memperkuat motivasi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan digital mereka. Dengan kompetensi yang lebih baik, diharapkan proses belajar mengajar dapat menjadi lebih interaktif dan administrasi sekolah lebih tertata rapi, sehingga kualitas pendidikan di sekolah meningkat. Implikasi dari kegiatan PKM ini menegaskan pentingnya pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan terutama dalam hal kompetensi digital di lingkungan pendidikan pedesaan. Keberhasilan program ini membuka peluang bagi sekolah untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan institusi pendidikan tinggi guna mengadakan pelatihan serupa secara berkala. Selain itu, penguatan kompetensi digital di tingkat sekolah diharapkan dapat mempercepat transformasi pendidikan yang adaptif Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. terhadap kemajuan teknologi, sehingga peserta didik siap menghadapi tantangan global di masa depan. DAFTAR PUSTAKA