JURNAL RISET DAN INOVASI PENDIDIKAN SAINS (JRIPS) Vol. 4 No. http://jurnal. id/index. php/JRIPS/ p-ISSN: 2809-5200 e-ISSN: 2809-5219 KEANAKARAGAMAN SERANGGA PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa L) DIKECAMATAN KEDURANG KABUPATEN BENGKULU SELATAN Shinta Tiara Rizki1. Tomi Hidayat2. Santoso3. Pariyanto4 1*,2,3,4 Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu *Coresponden Author: shintatiararizki@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga pada tanaman padi (Oryza sativa L) Dikecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian dilaksanakan pada 19 Desember 2022 sampai 19 Januari 2023 di Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode penelitian yaitu menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel yaitu menjelajahi lokasi penelitian. Hasil penelitian ditemukan 11 spesies yaitu Appias libythea. Atractomorpha crenulata. Bactrocera dorsalis. Cofana spectra (Distan. Diplacodes trivalist. Leptocorisa acuata Thunberg. Orthetrum sabina. Oxya serville. Physomerus grossipes. Scudderia pistillata. Valanga nigricornis, ke 11 Spesies ini masuk kedalam golongan 9 famili. Indeks keanekarangaman serangga di Kecamatan Kedurang kabupaten Bengkulu Selatan yaitu HAo = 2,4416 dikatagorikan sedang. Kata Kunci : Keanekaragaman. Serangga. Tanaman Padi (Oryza satava L). PENDAHULUAN Kedurang adalah sebuah kecamatan di kabupaten Bengkulu Selatan. Bengkulu. Indonesia. Kecamatan Kedurang terletak di sebelah timur laut Kabupaten Bengkulu Selatan. Secara Astronomis Kecamatan Kedurang terletak pada 4A 16Ao 57Ay s. d 4A 31Ao 18Ay Lintang Selatan dan 103A 6Ao 58Ay s. d 16Ao 32Ay Bujur Timur. Luas wilayah administrasinya menurut Badan Pertahanan Nasional Kabupaten Bengkulu Selatan mencapai lebih kurang 234, 55 Km! (BPS, 2. Kecamatan kedurang terdiri atas 19 desa. Mayoritas pekerjaan masyarakat kedurang adalah sebagai petani padi. Padi merupakan tanaman bahan mentah pangan penghasil beras yang memegang peranan penting dalam kehidupan ekonomi Indonesia. Menurut Saragih . menyatakan bahwa padi sebagai tanaman pangan yang dikonsumsi kurang lebih 90% dari keseluruhan penduduk Indonesia untuk bahan makanan pokok. Tanaman padi (Oryza sativa L. ) merupakan salah satu tanaman yang dikembangkan sebagai tanaman yang dibudidaya dan budidaya monokultur. Namun budidaya tanaman monokultur dapat mendorong ekosistem pertanian rentan terhadap serangan karena ketersediaan makanan yang terus menerus bagi serangga. Selain itu, perluasan tanaman monokultur dengan pengalihan lahan vegetasi alami dapat menurunkan keragaman habitat, ketidakstabilan ekosistem, dan meningkatnya serangga (Nair, 2. Luas penen lahan padi sawah pada tahun 2020 di kecamatan Kedurang adalah 2 793 ha dengan produksi 12 397 ton. Mengalami penurunan produksi sebesar 290 ton jika dibandingkan dengan tahun 2019 (BPS, 2. Penurunan hasil produksi padi tersebut salah satunya disebabkan oleh Organisme Penggangu Tanaman (OPT) salah satunya adalah serangga hama. Berdasarkan survei awal dan pengamatan langsung ke persawahan padi (Oryza sativa L. ) di desa Muara Tiga Ilir, desa Muara Tiga dan desa Tanjung Besar Kecamatan kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan, persawahan masyarakatnya memiliki Strata umur yang hampir sama pada setiap sawahnya, dan ditemukan beberapa serangga seperti kepik, belalang, wereng, walang sangit, penggerek batang padi. Batasan masalah yang dikemukakan pada penelitian ini adalah sebagai A pengambilan sampel dilakukan di 3 desa dari 19 desa di kecamatan Kedurang dikarenakan keterbatasan waktu penelitian, tenaga dan biaya. desa tersebut yaitu Desa Muara Tiga Ilir. Muara Tiga, dan Tanjung Besar. Dari 3 desa tersebut dianggap dapat mewakili kecamatan kedurang. A Tanaman padi yang diteliti dalam penelitian ini adalah fase Pemasakan . mur 90 hari s/d 120 har. METODE PENELITIAN Gambar 1. Peta Lokasi Penelitian Tempat Penelitian ini dilaksanakan di persawahan Desa Muara Tiga Ilir. Desa Muara Tiga dan Tanjung Besar Kecamatan kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan. Waktu dalam penelitian ini dilaksanakan bulan Desember 2022 sampai dengan Februari 2023. Identifikasi dilakukan di laboratorium biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Bahan dan alat Bahan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Alkohol 70 %. Alat yang digunakan adalah toples, pinset, buku tulis, pena, kamera, penggaris, styrofoam, kertas temple, jaring serangga . nsect ne. Termohigrometer, jarum suntik. Metode dalam penelitian ini dilakukan dengan metode survei yaitu penangkapan serangga dilakukan dengan menjelajahi lokasi penelitian dan dengan cara: Pencuplikan . langsung dan menggunakan alat tangkap serangga yaitu insect net. Teknik Pengumpulan Sampel A Pengambilan sampel dilakukan langsung ke tempat penelitian di tiga persawahan di Kecamatan Kedurang. A Penangkapan dilakukan di lokasi penelitian pada waktu pagi hari pukul 00 WIB dan siang hari pukul 13. 00 WIB. A Pengambilan sampel dilakukan dengan metode survei, yaitu menangkap secara langsung sampel atau serangga yang ada di lokasi dengan menjelajahi lokasi penelitian. Penangkapan sampel menggunakan alat penangkap yaitu jaring serangga . nsect ne. menangkap langsung serangga yang ditemukan di lokasi penelitian. A Serangga yang didapat dimasukan kedalam toples, kemudian serangga yang sudah mati diawetkan menggunakan alkohol. A Setelah selesai pengambilan sampel, selanjutnya identifikasi ciri-ciri Identifikasi sampel dilakukan di laboratorium Biologi UMB. Analisis Data Analisis data untuk mengetahui Keanekaragaman Jenis Serangga menggunakan indeks Shanon-Weiner (HA. dengan rumus : H= -Oc Pi Ln Pi dimana Pi= HASIL DAN PEMBAHASAN Jenis-Jenis serangga Berdasarkan hasil penelitian dan identifikasi yang dilakukan di 3 lokasi yaitu Persawahan di Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan ditemukan jenisjenis serangga pada tanaman Padi (Oryza sativa L) di Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan terdapat serangga sebanyak 11 spesies. Tabel 1. Keragaman Serangga Pada Tanaman Padi (Oryza sativa L) Dikecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan. Famili Spesies Acrididae Oxya serville Valanga Alydidae Cicadellidae Coreidae Libellulidae Pieridae Pyrgomorphidae Tephritidae Tettigoniidae Bahasa Indonesia Belalang hijau Belalang kayu Nama Daerah Leptocorisa Thunberg Cofana (Distan. Physomerus Diplacodes Orthetrum Sabina Walang Sangit Pianggang Tonggeret padi Sesiagh kepik kaki daun Pianggang Appias Atractomorph a crenulata Kupu Rumput Liar Kupu-Kupu Belalang kukus Belalang guse Bactrocera Scudderia Lalat buah Lalat Belalang Sepat Belalang Kayu Capung tengger Kerkanji abuabu Capung rawa hijau elang Kerkanji ijang Tonggeret semak Belalang bersayap lebar Berdasarkan Tabel 1. dapat dilihat bahwa jenis-jenis serangga di tanaman padi (Oryza sativa L) yang dominan ditemukan spesiesnya yaitu pada famili Libellulidae dan Acrididae sebanyak 2 spesies dan famili Alydidae. Cicadellidae. Coreidae. Pieridae. Pyrgomorphidae. Tephritidae. Tettigoniidae masing-masing sebanyak 1 spesies. Jumlah dan daftar serangga pada tanaman padi yang ditemukan Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan di Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan ditemukan sebanyak 329 individu yang termasuk dalam 9 family. Tabel 2. Jumlah Setiap Spesies Serangga Yang Ditemukan Pada Tanaman Padi (Oryza sativa L) Berdasarkan Lokasi Dikecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan. Spesies Total Appias libythea Atractomorpha crenulata Bactrocera dorsalis Cofana spectra Distant Diplacodes trivialist Leptocorisa acuta Thunberg Orthetrum Sabina Oxya serville Physomerus grossipes Scudderia pistillata Valanga nigricornis Lokasi Penelitian / Desa Oc Keterangan : A = Desa Muara Tiga B = Desa Muara Tiga Ilir C = Desa Tanjung Besar Oc = Jumlah seluruh Spesies Berdasarkan Tabel 2. dapat dilihat pada tabel diatas bahwa terdapat jumlah setiap spesies serangga pada tanaman Padi (Oryza sativa L) di Kecamatan Kedurang jumlah yang paling banyak ditemukan yaitu Leptocorisa acuta Thunberg dengan jumlah spesies 66 dan jumlah yang paling sedikit ditemukkan Scudderia pistillata dengan jumlah 10 spesies. Tabel 3. Indek Keanekaragaman Jenis (HA. Serangga Pada Tanaman Padi(Oryza sativa L) Di Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan. Spesies Oc Pi. /N) Ln Pi Appias libythea 0,048632 -3,02347 -0,14704 0,14704 Atractomorpha 0,057751 -2,85162 -0,16468 0,16468 Bactrocera dorsalis 0,033435 -3,39816 -0,11362 0,11362 Cofana spectra Distant 0,151976 -1,88403 -0,28633 0,28633 Diplacodes trivialist 0,066869 -2,70502 -0,18088 0,18088 Leptocorisa acuta Thunberg 0,200608 -1,6064 -0,32226 0,32226 Orthetrum Sabina 0,12766 -2,05839 -0,26277 0,26277 Oxya serville 0,106383 -2,24071 -0,23837 0,23837 Physomerus grossipes 0,06079 -2,80033 -0,17023 0,17023 Scudderia pistillata 0,030395 -3,49347 -0,10618 0,10618 Valanga nigricornis 0,115502 -2,15847 -0,24931 0,24931 Jumlah Individu 2,24167 2,241675 5 -28,2201 (P. (Log H' P. Faktor Ekologi di Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan Hasil pengamatan faktor ekologi pada 3 lokasi penelitian diperoleh rata-rata suhu dan kelembaban yang berbeda seperti pada Desa Muara Tiga suhu udara rata-rata yaitu 29 AC dengan kelembaban udara rata-rata bekisar 84 %. Desa Muara Tiga Ilir Suhu udara rata-rata yaitu 28 AC dengan Kelembaban udara 83 %, dan pada Desa Tanjung Besar suhu udara rata-rata yaitu 31AC dengan kelembapan udara rata rata 83% . KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan tentang keanekaragaman Serangga Pada Tanaman Padi (Oryza sativa L) Di Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Ditemukan serangga sebanyak 11 spesies yang termasuk dalam 9 famili. Indeks keanekaragaman serangga di Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan dikatagorikan sedang yaitu = 2,2416 Pengukuran faktor ekologi pada Desa Muara Tiga. Desa Muara Tiga Ilir, dan desa Tanjung Besar Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan diperoleh rata-rata suhu 29 AC dengan kelembaban udara rata-rata 83 %. Saran Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi perbandingan untuk penelitian-penelitian selanjutnya dengan mengembangkan hasil dari penelitian Juga diharapkan setelah ini akan ada penelitian lebih lanjut mengenai keanekaragaman keanekaragaman serangga pada tanaman Padi (Oryza sativa L) yang terdapat di Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan serta cara penanggulangan Hama. DAFTAR PUSTAKA